cover
Contact Name
Arif Fiandi
Contact Email
ariffiandi03@gmail.com
Phone
+6285274823488
Journal Mail Official
admin@jicnusantara.com
Editorial Address
Jorong Nyiur, AGAM, Sumatera Barat
Location
Kab. agam,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Intelek Insan Cendikia
ISSN : -     EISSN : 30477824     DOI : -
Jurnal Intelek Insan Cendikia (JIIC) adalah jurnal MULTI DISIPLIN ILMU. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dari seluruh bidang ilmu, seperti : keagamaan, pendidikan, ekonomi, sosial, kesehatan, hukum, manajemen, dan seluruh bidang keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,975 Documents
AKULTURASI ARSITEKTUR BALI PADA KLENTENG LING SII MIAO DI KECAMATAN DENPASAR SELATAN, PROVINSI BALI PADA TAHUN 2011-2023 Riski Bagas Prakoso
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Titd Ling Sii Miao Tanah Kilap, Denpasar Yang Penuh Dengan Akulturasi Dua Budaya Antara Tionghoadan Bali Yang Terkandung Dalam Bangunannya Membuat Klenteng Ini Terasa Berbeda. Nilai-Nilai Tri Dharma Dan Budaya Bali Yang Biasa Dirasakan Pengunjung Klenteng Tidak Disadari Bahwa Itu Merupakan Pengaruh Desain Klenteng Ini. Sejarah, Seni, Dan Agama Yang Berjalan Bersama Dari Jaman Itu, Hingga Saat Ini Pun Tidak Dapat Dipisahkan, Karena Setiap Detail Desain Bangunan, Seperti Klenteng Ini, Penuh Dengan Cerita Sejarah, Seni Dan Nilai Tri Dharma Dan Budaya Bali. Penelitian Ini Mempelajari Dan Memahami Setiap Detail Elemen Bangunan Yang Dilihat Dari Arsitektur Dan Interiornya, Tentang Akulturasi Budaya Bali-Tionghoa Dalam Desain Titd Ling Sii Miao Tanah Kilap, Denpasar Ini.
MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SMP SITI CHADIJAH Hamida Amalia; Yahya
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi belajar siswa serta mengkaji pengelolaan sekolah di SMP Siti Chadijah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman. Fokus penelitian ini adalah motivasi belajar siswa dan pengelolaan sekolah berdasarkan hasil observasi serta wawancara dengan guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang memengaruhi motivasi belajar siswa, yang diklasifikasikan menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal mencakup sifat, kebiasaan, kecerdasan, serta kondisi fisik dan psikologis siswa. Sementara itu, faktor eksternal meliputi lingkungan belajar, sarana dan prasarana, peran guru, dan dukungan orang tua. Pengelolaan sekolah di SMP Siti Chadijah ditemukan belum optimal, terutama dalam pengelolaan komponen penting, seperti kurikulum dan program pengajaran, tenaga kependidikan, peserta didik, keuangan dan pembiayaan, sarana dan prasarana, hubungan sekolah dengan masyarakat, serta layanan khusus. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan yang lebih efektif untuk mendukung peningkatan motivasi belajar siswa.
PENYELESAIAN SENGKETA MEDIK MELALUI JALUR HUKUM: PERAN LEMBAGA BANTUAN HUKUM BAGI PASIEN TIDAK MAMPU Muhammad Ikhsan; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem pelayanan kesehatan merupakan elemen vital dalam kehidupan masyarakat untuk menjamin kesejahteraan dan hak dasar atas layanan kesehatan yang layak. Namun, permasalahan sengketa medik kerap muncul akibat berbagai faktor, seperti dugaan malpraktik, ketidakpuasan hasil pelayanan medis, hingga kurangnya komunikasi antara pasien dan tenaga kesehatan. Penyelesaian sengketa medik menjadi isu kompleks karena mencakup aspek hukum, etika, dan hak asasi manusia. Bagi masyarakat tidak mampu, akses ke jalur hukum untuk menyelesaikan sengketa medik sering terkendala tingginya biaya, kurangnya pemahaman hak-hak hukum, dan ketimpangan sumber daya. Dalam situasi ini, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) berperan strategis sebagai fasilitator untuk memastikan masyarakat kurang mampu mendapatkan akses keadilan. LBH menyediakan layanan pendampingan hukum, konsultasi, dan advokasi untuk melindungi hak-hak pasien. Meskipun demikian, peran LBH tidak luput dari berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kompleksitas pembuktian kasus medik, dan tekanan dari pihak berkepentingan. Selain itu, jalur litigasi sering menjadi pilihan terakhir ketika upaya non-litigasi gagal, meskipun jalur ini memiliki tantangan berupa proses yang panjang dan memakan biaya besar. Oleh karena itu, diperlukan kajian komprehensif untuk memahami hambatan yang dihadapi LBH dan merumuskan strategi yang meningkatkan akses keadilan dalam sengketa medik, khususnya bagi masyarakat rentan. Penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan hukum dan kesehatan, guna mewujudkan penyelesaian sengketa medik yang lebih adil, transparan, dan inklusif.
Keterkaitan Ikatan Dokter Indonesia Dan Lembaga Bantuan Hukum (Lbh) Jakarta Terhadap Malpraktik Yang Terjadi Di Masyarakat Daris Andalusia; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Malpraktik medis adalah salah satu isu serius yang sering terjadi dalam praktek kedokteran di Indonesia. Kasus-kasus malpraktik ini dapat menimbulkan dampak yang merugikan bagi pasien dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta memiliki peran yang sangat penting dalam penyelesaian kasus malpraktik. IDI sebagai organisasi profesi dokter memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa anggotanya menjalankan profesinya sesuai dengan kode etik kedokteran, sementara LBH Jakarta berfungsi memberikan bantuan hukum bagi korban yang merasa dirugikan akibat tindakan malpraktik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara IDI dan LBH Jakarta dalam menyelesaikan masalah malpraktik yang terjadi di masyarakat Indonesia. Keterkaitan antara Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta dalam konteks hukum kesehatan di masyarakat, terutama berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023, mencerminkan sinergi yang penting untuk perlindungan hak pasien dan profesionalisme dokter. IDI berperan dalam menjaga etika kedokteran dan memberikan dukungan kepada dokter dalam menghadapi isu-isu hukum, sementara LBH Jakarta fokus pada advokasi hak-hak pasien, termasuk dalam kasus malpraktik medis. Dalam kerangka UU Kesehatan yang baru, kedua lembaga ini diharapkan dapat berkolaborasi untuk menciptakan regulasi yang seimbang, melindungi pasien dari praktik medis yang tidak etis, serta memastikan dokter dapat menjalankan profesinya tanpa ketakutan akan sanksi hukum yang tidak adil. Dengan meningkatnya kompleksitas kasus medikolegal, keterlibatan kedua lembaga ini menjadi semakin krusial dalam membangun sistem kesehatan yang adil dan transparan bagi seluruh masyarakat.
PERAN ETIKA DAN HUKUM DALAM PENYELESAIAN SENGKETA MEDIK DI RUMAH SAKIT Artemisya Christian; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sengketa medik di rumah sakit merupakan isu kompleks yang melibatkan aspek etika dan hukum, di mana keduanya memainkan peran penting dalam penyelesaian yang adil dan berimbang. Artikel ini mengkaji peran etika profesional kedokteran dan ketentuan hukum dalam menangani sengketa medik di lingkungan rumah sakit. Tujuan dari kajian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terjadinya sengketa, pendekatan etis yang dapat digunakan untuk mencegah konflik, serta mekanisme hukum yang diterapkan dalam proses penyelesaiannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi studi literatur, analisis kasus, dan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pendekatan etika dan hukum memberikan solusi lebih komprehensif dan efektif dalam menyelesaikan sengketa medik. Selain itu, mediasi dan negosiasi berbasis prinsip etis mampu membangun kembali kepercayaan antara pasien dan tenaga kesehatan, sementara pendekatan hukum memberikan kepastian dan perlindungan bagi kedua belah pihak. Dengan demikian, integrasi prinsip etika dan aturan hukum diharapkan dapat meminimalkan potensi sengketa dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.
PENGATURAN HAK DAN KEWAJIBAN PASIEN DALAM SISTEM HUKUM KESEHATAN INDONESIA Adib Wajih Al-Irfani; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum kesehatan memainkan peran yang sangat penting dalam mengatur sistem kesehatan dan perlindungan hak-hak pasien. Seiring dengan perkembangan teknologi medis dan perubahan sosial yang pesat, tantangan dalam penerapan hukum kesehatan semakin kompleks. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran hukum kesehatan dalam melindungi hak pasien, mengatur tanggung jawab tenaga medis, serta meninjau regulasi terkait pelayanan kesehatan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan peraturan pelaksananya, serta praktik hukum di lapangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun ada upaya regulasi yang jelas, implementasi hukum kesehatan di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, baik dari segi kepatuhan tenaga medis maupun perlindungan pasien. Diperlukan penegakan hukum yang lebih tegas serta peningkatan kesadaran hukum di kalangan profesional kesehatan dan masyarakat. Artikel ini juga menyarankan perlunya reformasi regulasi kesehatan untuk menanggapi tantangan baru, seperti telemedicine dan penggunaan data medis elektronik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan hukum kesehatan yang lebih efektif di masa depan.
PENGEMBANGAN WEBSITE PROSES PENENTUAN DAN PENERIMAAN MAHAR PERNIKAHAN ADAT SUKU NIAS DI GUNUNG SITOLI Abraham Lincoln
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman budaya yang baik penting untuk kita miliki, untuk tetap mengetahui jati diri dari setiap orang yang ada salah satunya pemahaman tentang penentuan dan pemeberian mahar yang ada disuku nias, ditengah Perkembangan pesat teknologi informasi memungkinkan orang untuk mempublikasikan informasi tentang objek tertentu dengan cepat dan luas . dan salah satu teknologi informasi yaitu Website, website adalah halaman informasi yang dapat diakses melalui internet dan dapat diakses secara global selama ada koneksi internet.  Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendeskripsikan hasil pembuatan situs web tentang upacara pemberian mahar pada pernikahan Nias dengan Wixsite di Kota Gunung Sitoli.. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif-kualitatif. Penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 fase: 1) Analisis, 2) Desain, 3) Pengembangan, 4) Implementasi, dan 5) Evaluasi. Hasil penelitian ini  menjelaskan proses pembuatan dalam membuat website kebudayaan.dengan begitu Masyarakat dapat mengetahui lebih jauh tentang upacara penentuan penyerahan mas kawin pada pernikahan adat Nias melalui website ini.
PEMENUHAN KEBUTUHAN MANULA: ANALISIS LITERATUR TERHADAP PERAN LEMBAGA SOSIAL DAN KESEHATAN Fauziah Nasution; Afidah Munirah Gea; Intan Permata Sari Nasution; Alya Dwi Hafsah Muwaidah; Nurhalimah Nurhalimah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran lembaga sosial dan kesehatan dalam pemenuhan kebutuhan manusia lanjut usia (manula). Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis (SLR), penelitian ini mengidentifikasi berbagai tantangan yang dihadapi lansia, seperti keterbatasan ekonomi, stigma sosial, serta keterbatasan akses ke layanan kesehatan dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga sosial berperan penting dalam memberikan dukungan sosial dan psikologis, sementara lembaga kesehatan fokus pada pendekatan holistik untuk pencegahan, pengobatan, dan rehabilitasi. Selain itu, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) memainkan peran krusial dalam meningkatkan akses layanan kesehatan dan promosi perilaku hidup sehat.
DINAMIKA PERUBAHAN KEPRIBADIAN DI MASA DEWASA AKHIR Fauziah Nasution; Dea Winanda Tambak; Lailiatul Maghfiroh; M.Fauzil Adhim Karsita; Najwa Chairina; Nazwa Khairunnisa
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika perubahan kepribadian yang terjadi pada masa dewasa akhir, khususnya pada individu yang berusia 70 tahun. Masa usia lanjut merupakan tahap perkembangan terakhir dalam kehidupan manusia yang ditandai dengan penurunan fisik, psikologis, dan sosial. Penelitian ini menggunakan teknik pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terkait objek penelitian. Subjek penelitian berusia 70 tahun yang diharapkan dapat memberikan pandangan yang lebih jelas mengenai perubahan yang terjadi dalam kepribadian mereka. Penelitian ini mengkaji perubahan dalam hubungan sosial, penyesuaian terhadap penurunan fisik, serta bagaimana individu lanjut usia menanggapi tantangan hidup yang dihadapi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam mengenai dinamika perubahan kepribadian pada usia lanjut, serta implikasinya terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan individu. Temuan ini juga dapat menjadi dasar pengetahuan untuk pengembangan intervensi yang mendukung kualitas hidup pada tahap akhir kehidupan, baik secara psikologis, sosial, emosional, fisik, kognitif, maupun spiritual.
TUGAS DAN PERANAN PENTING ORGANISASI PROFESI IKATAN DOKTER INDONESIA (IDI) Chrystofel Babys; Rafles Dioniki; Hudi Yusuf
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia kedokteran adalah salah satu unsur penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Dalam kaitannya dengan hal ini, kesehatan yang merupakan sumber utama kekuatan suatu bangsa harus dijaga dan dikawal sehingga tidak menimbulkan kerugian yang berarti. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai tenaga kesehatan, Dokter harus benar-benar dalam bekerja. Ia dituntut harus menjadi profesional sehingga diperlukan yang namanya norma khusus dalam berpraktik. Dokter yang bergabung pada IDI akan berperan dalam mengembangkan atau menciptakan Kode Etik Kedokteran baru kepada para Dokter agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan dan diharapan Dokter di Indonesia menerapkan serta memahami isi Etik Kedokteran agar terhindar dari sanksi-sanksi yang tidak diinginkan.Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merupakan organisasi profesi yang menaungi seluruh dokter di Indonesia. Sebagai wadah resmi, IDI bertanggung jawab dalam meningkatkan profesionalisme, menegakkan etika kedokteran, dan mendukung kebijakan kesehatan nasional. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) adalah organisasi profesi dokter di Indonesia yang berfungsi sebagai wadah utama untuk meningkatkan kompetensi, kesejahteraan, dan etika profesi dokter. Artikel ini mengulas sejarah pendirian IDI, peran strategisnya dalam bidang kesehatan, dan tantangan yang dihadapinya di era modern, termasuk digitalisasi dan tuntutan globalisasi serta mengkaji tugas utama IDI, peran strategisnya dalam sistem kesehatan, serta kontribusinya dalam pembangunan kesehatan di Indonesia.

Page 97 of 298 | Total Record : 2975