cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalpembangunanagribisnis01@gmail.com
Phone
+6285299057470
Journal Mail Official
jurnalpembangunanagribisnis01@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Jl. Soekarno Hatta KM. 9, Palu 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development)
Published by Universitas Tadulako
Jurnal pembangunan agribisnis dalam ilmu pertanian diterbitkan oleh Universitas Tadulako Fakultas Pertanian yang ternit tiga kali dalam setahun (Maret, Juli, dan November), dimana dalam jurnal pembangunan agribisnis penulis dapat mempresentasikan hasil penelitian atau kajian yang telah penulis lakukan pada aspek pertanian secara luas yang meliputi tanaman pangan dan hortikultura, peternakan dan perikanan, perkebunan dan kehutanan secara profesional. Jurnal pembangunan agribisnis meliputi bidang ekonomi pertanian, agribisnis, penyuluhan, perencanaan wilayah dan pedesaan, kelembagaan pertanian, pemasaran pertanian, dan kebijakan pertanian. Hanya manuskrip yang sesuai dengan fokus dan ruang lingkup agribisnis yang akan dipilih untuk ditinjau lebih lanjut. Semua manuskrip yang dipilih kemudian diverifikasi oleh editor jurnal untuk format penulisan berdasarkan pedoman jurnal. Jurnal ini menyediakan akses terbuka bagi siapa saja dengan memberikan akses langsung ke isinya dengan prinsip bahwa pertukaran pengetahuan mengenai penelitian tersedia secara bebas untuk umum.
Articles 180 Documents
ANALISIS PEMASARAN CABAI RAWIT DI DESA TANDAIGI KECAMATAN SINIU KABUPATEN PARIGI MOUTONG Irmayanti, Irmayanti; Hada, Hadayani; Laksmayani, Made Krina
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i2.2657

Abstract

Cabai rawit (Capsicum annum), komoditas hortikultura yang dibudidayakan secara luas digunakan secara ekstensif sebagai bumbu dapur oleh sebagian besar masyarakat. Mengingat permintaan yang tinggi untuk tanaman ini sangat penting bagi petani untuk meningkatkan tingkat produksi mereka untuk memenuhi kebutuhan pasar. Studi ini mengidentifikasi dua saluran pemasaran cabai yang berbeda di Desa Tandaigi. Saluran pertama adalah rantai berurutan yang melibatkan petani, pengumpul, pengecer, dan konsumen, sementara saluran kedua adalah sistem triadik yang lebih langsung yang terdiri dari petani, pengecer, dan konsumen. Margin pemasaran total untuk saluran berurutan (Saluran 1) adalah Rp20.000, dibandingkan dengan Rp15.000 untuk saluran triadik (Saluran 2). Petani lebih diuntungkan dalam model triadik, menerima 66% dari harga jual akhir, sedangkan mereka hanya mendapatkan 60% dalam saluran berurutan. Analisis efisiensi menunjukkan bahwa Saluran 2 lebih efisien, dengan nilai efisiensi 0,74%, dibandingkan dengan Saluran 1 yang sebesar 0,87%. Temuan ini menunjukkan bahwa saluran triadik menawarkan keuntungan yang lebih tinggi bagi petani dan efisiensi keseluruhan yang lebih baik dalam distribusi cabai.
ANALISIS PENDAPATAN DAN KELAYAKAN USAHATANI PADI SAWAH DI DESA SUNJU KECAMATAN MARAWOLA KABUPATEN SIGI Merdika, Aqnesya Puan; Hamzens, Wildani Pingkan S.; R. Malik, Shintami
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i2.2658

Abstract

Pertanian merupakan sektor dominan di Indonesia, padi sawah merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang memiliki peranan penting dalam pengembangan sektor pertanian. Komoditas ini menjadi tanaman utama yang dibudidayakan oleh petani di Indonesia karena menghasilkan makanan pokok mayoritas penduduk. Provinsi Sulawesi Tengah merupakan salah satu wilayah utama penghasil padi sawah di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi daerah sangat dipengaruhi oleh komoditas ini, khususnya melalui peningkatan produktivitas, mutu hasil pertanian, serta pendapatan daerah, khususnya bagi petani. Kabupaten Sigi merupakan salah satu daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap produksi padi provinsi ini, yang memiliki lahan yang cukup luas dalam menunjang pengembangan tanaman pangan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui jumlah keuntungan yang diperoleh responden di Desa Sunju, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, dan menilai kelayakan usaha budidaya padi yang mereka laksanakan. Metode purposive digunakan pada penelitian ini dalam pengambilan sampel dengan jumlah responden 33 orang, menggunakan metode sensus atau sampel jenuh. Metode analisis yang digunakan diantaranya analisis pendapatan (π = TR - TC) dan studi kelayakan usaha (R/C = TR/TC). Berdasarkan hasil analisis pendapatan, petani memperoleh pendapatan rata-rata sebesar Rp 2.090.156/0,54 hektar /tahun, atau setara dengan Rp 3.870.659/hektar/musim tanam. Sementara itu, nilai rasio R/C didapatkan sebesar 1,55 mengindikasikan bahwa pengeluaran sejumlah Rp.1.000.000 mampu memberikan pendapatan sejumlah Rp.1.550.000. Sehingga, usahatani padi sawah di Desa Sunju dinyatakan layak dijalankan.
ALIH FUNGSI LAHAN SAWAH MENJADI KEBUN DURIAN MONTONG TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI PETANI DI DESA MAYAJAYA KECAMATAN PAMONA SELATAN KABUPATEN POSO Wal, Wal; Akrab, Ali; Nurdin, Muh Fahruddin
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i2.2659

Abstract

Alih fungsi lahan adalah proses mengubah fungsi lahan dari satu fungsi ke fungsi lain karena meningkatnya kebutuhan lahan yang tidak sebanding dengan ketersediaannya. Fenomena ini semakin umum, terutama di lingkungan pertanian. Ini terjadi di Desa Mayajaya di Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso, dimana banyak petani mengubah sawah mereka menjadi kebun durian montong. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sosial ekonomi petani yang melakukan alih fungsi lahan sawah menjadi kebun durian montong di Desa Mayajaya Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso. Penelitian ini berlokasi di Desa Mayajaya Kecamatan Pamona Selatan Kabupaten Poso, dari Oktober hingga November 2024. Rumus Slovin digunakan untuk menghitung jumlah responden 38 orang dari 263 petani padi sawah yang dipilih secara (Purposive Sampling). Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang dapat mengambarkan secara nyata perubahan sosial ekonomi yang terjadi dikalangan petani. Hasil penelitian menunjukan bahwa Alih fungsi lahan sawah menjadi kebun durian montong memberikan dampak positif bagi petani. Secara ekonomi, durian montong menghasilkan keuntungan lebih besar dibandingkan padi sawah dengan selisih Rp 64.294.374,18/Ha. pendapatan yang meningkatkan memberikan kesejahteraan keluarga petani melalui akses pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan hidup. Secara sosial, meskipun pola gotong royong menjadi kerja individu, interaksi antarwarga tetap terjalin. Perkebunan ini juga menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan upah, dan mengurangi pengangguran. Di tingkat desa, pendapatan pajak meningkat, mendukung pembangunan infrastruktur, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PEMBELIAN BUAH JERUK SUNKIST IMPOR (STUDI KASUS PT BUMI NYIUR SWALAYAN KOTA PALU) Hajar, Siti; Christoporus, Christoporus; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i2.2660

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami pilihan konsumen terkait pembelian jeruk Sunkist impor (studi kasus di P. T. Bumi Nyiur Swalayan, Kota Palu). Penelitian dilakukan antara bulan Juli 2024 hingga September 2024. Sampel yang digunakan untuk menentukan responden berjumlah 30 orang yang membeli jeruk Sunkist. Cara analisis yang digunakan dalam studi ini adalah pengujian chi kuadrat. Hasil dari studi ini dapat dirangkum sebagai berikut:1). Konsumen di BNS Pusat Kota Palu lebih menyukai jeruk Sunkist yang memiliki rasa manis dan warna oranye cerah. 2). Faktor yang paling diutamakan oleh pembeli ketika memilih jeruk Sunkist di BNS Pusat Kota Palu adalah rasa dari jeruk Sunkist itu sendiri. 3). Dengan derajat bebas sebanyak 6, nilai chi kuadrat (tabel X₂) pada tingkat signifikansi 5% adalah 12,592. Diketahui bahwa nilai chi kuadrat (X₂) sebesar 2,106 lebih kecil dibandingkan dengan nilai di tabel chi kuadrat (tabel X₂). Sehubungan dengan itu, hipotesis alternatif (h₁) diterima sementara hipotesis nol (hₒ) ditolak dalam penelitian ini.
ANALISIS PENDAPATAN DAN BREAK EVEN POINT (BEP) USAHA SELADA FIQA HYDROFARM DESA POTOYA KABUPATEN SIGI SETELAH BERMITRA DENGAN PT NINA AGRO JAYA Kahar, Mas Yanti Mursit; Effendy, Effendy; Arfah, Siti Yuliaty Chansa
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i2.2661

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pendapatan dan Break Even Point (BEP) Usaha Selada Fiqa Hydrofarm Desa Potoya Kabupaten Sigi yang Bermitra dengan PT Nina Agro Jaya. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purpossive) dengan pertimbangan bahwa di lokasi tersebut merupakan tempat operasional usahatani hidroponik. Pengambilan sampel dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling), untuk mencapai tujuan penelitian ini digunakan analisis data yaitu analisis deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Usaha Fiqa Hydrofarm memperoleh pendapatan pada bulan Juli-Agustus Tahun 2022 sebesar Rp.1.182.251 sedangkan untuk pendapatan pada Bulan Juli-Agustus Tahun 2023 setelah bermitra dengan PT Nina Agro Jaya yaitu sebasar Rp.2.529.751. Sehingga dapat di lihat bahwa usaha Fiqa Hydrofarm memperoleh peningkatan pendapatan setelah bermitra dengan PT Nina Agro Jaya adalah sebesar Rp.1.221.500 per dua kali produksi .Titik impas atau BEP Volume yang diperoleh Fiqa Hydrofarm Sebelum bermitra dengan PT Nina Agro Jaya pada Bulan Juli-Agustus Tahun 2022 yaitu 19 Kg dengan BEP Harga sebesar Rp.14.517 dan pada Bulan Agustus Tahun 2022 BEP Volume Fiqa Hydrofarm yaitu 83 Kg dengan BEP Harga sebesar RP.14.243. Sedangakan Setelah bermitra dengan PT Nina Agro Jaya BEP Volume Fiqa Hydrofarm pada Bulan Juli-Agustus Tahun 2023 yaitu 42 Kg dengan BEP Harga sebesar Rp.9.926. Artinya setelah bermitra dengan PT nina Agro Jaya usaha Fiqa Hydrofarm mengalami keuntungan dan baik untuk dijalankan karena Fiqa Hydrofarm telah memproduksi dan menjual dengan harga lebih dari hasil BEP yang di peroleh.
ANALISIS PROFITABILITAS USAHA ABON SAPI PADA INDUSTRI UKM RAJA BAWANG DI KOTA PALU Suleha, Suleha; Kalaba, Yulianti; Hatmiq, Wira
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i3.2758

Abstract

Harga daging sapi yang relatif tinggi sekitar Rp.125.000/kg mengakibatkan masyarakat lebih memilih mengganti kebutuhan akan protein daging sapi dengan protein lainnya. Salah satu upaya yang dilakukan agar kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi akan daging sapi adalah dengan mengolah daging sapi mentah menjadi abon. Daging sapi mentah tidak semua dapat diproduksi menjadi abon, dari 100kg daging sapi mentah ada sekitar 10kg lemak yang dibuang dan menghasilkan sekitar 50kg abon. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profitabilitas usaha abon sapi. Penelitian ini dilaksanakan pada Industri Raja Bawang di Kota Palu pada Bulan November-Bulan Desember 2024. Penentuan responden penelitian dilakukan secara (purposive) yaitu pimpinan dan karyawan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan metode analisis Gross Profit Margin, Net Profit Margin dan ROI. Hasil penelitian menunjukkan produksi bahwa Produk Abon Sapi pada Bulan Mei-Bulan Oktober nilai profitabilitas dilihat dari rasio Gross Profit Margin (GPM) diperoleh rata-rata sebesar 36,41% termasuk dalam kriteria baik karena >30%, Net Profit Margin (NPM) rata-rata sebesar 34,01% termasuk dalam kriteria baik karena >20%, sedangkan Return On Investment (ROI) diperoleh dengan rata-rata sebesar 2,45% termasuk dalam kriteria kurang baik karena
STRATEGI PENGEMBANGAN PRODUKSI AGRIBISNIS KOMODITI KAKAO DI DESA SIBALAYA BARAT KECAMATAAN TANAMBULAVA KABUPATEN SIGI Aulia, Aulia; Christoporus, Christoporus; Khatima, Husnul
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i3.2759

Abstract

Desa Sibalaya Barat mempunyai potensi yang besar untuk dilakukan pengembangan usahatani kakao mengingat besarnya hasil permintaan tanaman Perkebunan khususnya kakao. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan eksternal dalam pengembangan usahatani kakao dan startegi apa yang tepat untuk pengembangan tanaman kakao di Desa Sibalaya Barat Kecamatan Tanambulava Kabupaten Sigi. Responden yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 12 petani, penentuan sampel menggunakan metode purposive. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kulitatif. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis SWOT. hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal yang mempengaruhi pengembangan tanaman kakao di Desa Sibalaya Barat. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa posisi petani berada pada kondisi positif. Posisi ini menandakan keadaan petani berada dalam posisi menghadapi peluang yang besar dalam mengembangkan usahataninya. Strategi yang digunakan petani berdasarkan matriks kuadran SWOT yaitu S-O.
DAMPAK PENGGUNAAN PUPUK NONSUBSIDI TERHADAP PENDAPATAN PETANI TOMAT DI KOTA PALU SULAWESI TENGAH Oktavia, Dhea Dziljiana; Damayanti, Lien; Malik, Shintami R
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i3.2761

Abstract

Tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki potensi sebagai sumber pendapatan bagi petani. Keberhasilan budidaya tomat sangat dipengaruhi oleh ketersediaan input pertanian, khususnya pupuk. Saat ini, banyak petani mulai beralih menggunakan pupuk non-subsidi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan pupuk nonsubsidi terhadap pendapatan usahatani tomat di Kota Palu dan menganalisis persepsi petani tomat terhadap penggunaan pupuk nonsubsidi. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan alat analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan analisis persepsi petani terhadap penggunaan pupuk non-subsidi. Penelitian dilaksanakan pada Januari hingga Maret 2025. Responden dalam penelitian ini adalah petani tomat di Kota Palu yang aktif menggunakan pupuk nonsubsidi sebanyak 21 petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk non-subsidi menyumbang sebesar 14,72% dari total biaya variabel dan berdampak pada peningkatan produktivitas serta kualitas hasil panen tomat. Namun, tingginya biaya produksi menyebabkan pendapatan petani sangat bergantung pada harga jual di pasar. Ketika harga rendah, petani berisiko mengalami kerugian.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PRODUKSI JAGUNG DI DESA BENGGAULU KECAMATAN DAPURANG KABUPATEN PASANGKAYU Hasnia, Hasnia; Antara, Made; Alamsyar, Al
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i3.2790

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana pengaruh faktor benih, luas lahan, tenaga kerja, pupuk urea, dan pupuk phonska terhadap hasil produksi jagung di Desa Benggaulu, Kecamatan Dapurang, Kabupaten Pasangkayu. Responden ditentukan melalui metode non-probability sampling dengan teknik observasi serta wawancara, melibatkan 41 petani dari total populasi 164 orang. Analisis data dilakukan menggunakan model fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil studi menunjukkan bahwa secara keseluruhan variabel-variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap produksi jagung pada taraf kepercayaan 95%. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,96 menandakan bahwa 96% variasi produksi dapat diterangkan oleh variabel dalam model, sementara 4% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Secara individu, variabel benih, luas lahan, dan tenaga kerja berpengaruh nyata dalam meningkatkan produksi, sedangkan penggunaan pupuk urea dan phonska tidak memberikan dampak signifikan.
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI CENGKEH TERHADAP PENDAPATAN TOTAL KELUARGA PETANI DI DESA LOMBOK KACAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Alawiah, Lia; Christoporus, Christoporus; Safitri, Dian
Jurnal Pembangunan Agribisnis (Journal of Agribusiness Development) Vol 4 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpa.v4i3.2791

Abstract

Usahatani Cengkeh dianggap mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pemasukan dalam keluarga namun akibat fluktuasi harga cengkeh yang awalnya Rp. 110.000 /kg mengalami penurunan harga hingga Rp. 80.000/kg pada saat musim panen tiba mempengruhi kesejahteraan dan pendapatan keluarga petani. Tujuan Riset untuk mengetahui usahatani cengkeh, produk pengembangan yang sangat penting. cengkeh di Desa Lombok Kecamatan Tinombo. Responden yang terlibat dalam riset diperoleh melalui pengambilan sampel acak sederhana, dengan minimum sampel yang ditetapkan sebanyak 32 individu. Evaluasi data riset ini menggunakan evaluasi pendapatan usahatani cengkeh, evaluasi Pendapatan total petani keluarga dan cengkeh usahatani. Temuan riset menunjuk kan bahwa rata-rata pendapatan petani cengkeh di Desa Lombok adalah sebesar Rp 23.768.911. rata-rata total pendapatan rumah tangga petani cengkeh di Desa Lombok sebesar Rp 44.567.349. Jadi, rata-rata pendapatan petani tergolong signifikan 54% dengan pendapatan yang tinggi pada total keluarga petani.