cover
Contact Name
Syafriani
Contact Email
syafrianifani@gmail.com
Phone
+6281276299789
Journal Mail Official
syafrianifani@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota, Kampar
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Medika: Medika
ISSN : -     EISSN : 29857295     DOI : https://doi.org/10.31004/t6azja17
Core Subject : Health,
Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Jurnal Medika ini terbit dua kali selama setahun pada bulan Januari dan Juni. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan ide maupun gagasan hasil dari penelitian dan pengabdian itu sendiri. Jurnal Medika adalah jurnal nasional dengan E-ISSN: 2985-7295. Jurnal Medika mempublikasikan artikel hasil pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan terbitan sebanyak 2 nomor dalam setahun.
Articles 106 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2025)" : 106 Documents clear
Pendidikan Kesehatan Tentang Pertolongan Pertama Pada Nyeri Dada (Sindrom Koroner Akut) Bagi Orang Awam Tamara, Heni Aulia; Dirdjo, Maridi Marsan; Safitri, Shabrina; Aulia, Arinda Fadilla Rizky; Halsar, Nabilah Hana'a Dwi Saputri; Juliana, Ayu Indri; Nadila, Nadila; Diazty, Diazty; Anata, Agil; Arzaaq, Miftahul; Ningtyas, Priska Cahya; Rivansa, Refico; Safitri, Dwi Amelia
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ghvvp292

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejadian sindrom koroner akut (SKA) dan kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai penanganan awal nyeri dada. Edukasi tentang pertolongan pertama pada SKA penting dilakukan agar masyarakat mampu memberikan respons cepat dan tepat saat menghadapi kondisi gawat darurat jantung. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan selama 45 menit di RT 21, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kota Samarinda, yang diikuti oleh 13 peserta. Metode pelaksanaan mencakup pemberian materi edukasi, demonstrasi sederhana, tanya jawab, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta dari rata-rata 4,50 menjadi 7,21 setelah edukasidiberikan, dengan uji statistik menunjukkan signifikansi (p = 0,000). Kegiatan ini juga disertai penggunaan media seperti leaflet, poster, dan video edukatif untuk memperkuat pemahaman peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa edukasi ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai tindakan pertolongan pertama pada SKA. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan jantung.
Penanaman Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Anak Prasekolah di RA Addina Syifa Ningsih, Kursiah Warti; Chayani, Mailiza; gusviyanda, gusviyanda; Novita, Rita; Faiza, Vinda; Sari, Kumala; Hudayani, Ika; Liani, Sasa Try; Wati, Amar; Kurniawan, Kurniawan
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/96msrm45

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan suatu usaha individu atau kelompok untuk menjaga kesehatan melalui penerapan kebiasaan yang sehat, menghindari tindakan yang dapat menyebabkan penyakit, serta menjaga kebersihan di sekitar. Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran kesehatan sejak dini, terutama bagi anak usia prasekolah. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kebiasaan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di RA Addina Syifa Pekanbaru melalui metode edukasi yang interaktif dan menyenangkan. Sebanyak 29 siswa mengikuti kegiatan yang terdiri dari dua sesi: penyampaian materi menggunakan media visual (video, poster, dan presentasi PowerPoint) dan sesi praktik langsung enam langkah cuci tangan sesuai standar WHO. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mampu mengikuti langkah-langkah CTPS dengan benar, meskipun beberapa membutuhkan bimbingan tambahan pada bagian sela jari dan kuku. Kendala seperti keterbatasan fasilitas dan karakter anak yang pemalu dapat diatasi dengan pendekatan yang tepat. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan antusiasme siswa terhadap kebersihan tangan, dan diharapkan kebiasaan CTPS dapat terus diterapkan di sekolah maupun di rumah sebagai upaya pencegahan penyakit.
Edukasi Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Sebagai Deteksi Dini Kanker Servik di Posyandu Tampuk Manggis Petak Wajik Rumbai Barat Gumayesty, Yeyen; Marlina, Hastuti
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/711bm063

Abstract

Kanker serviks adalah keadaan keganasan yang terjadi pada leher Rahim. Penyakit ini menempati urutan keempat kanker terbanyak pada wanita di dunia. Menurut data Global Burden of Cancer (GLOBOCAN) tahun 2020 dengan perkiraan 604.000 kasus baru dan 342.000 kematian (Sung et al., 2021). Penyebab kanker servik adalah human papilloma virus. Sekitar 90% kematian akibat kanker serviks terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah (Haryati et al., 2023). Deteksi dini kanker serviks memiliki peran penting dalam mengurangi angka kematian. Untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang IVA Test, maka perlu di sosialisasikan dalam pertemuan posyandu, pelatihan kader Posyandu, demonstrasi langsung, dan kampanye kesadaran. Kemitraan dengan pusat kesehatan setempat juga merupakan faktor penting dalam memberikan layanan IVA Test secara rutin. Metode Pengabdian masyarakat ini adalah Edukasi dan penyebaran leaflet serta tanya jawab. Media yang digunakan spanduk dan Leafleat. Kegiatan ini dilakukan di bulan Maret 2025. Peserta Pengabdian Masyarakat adalah wanita usia subur yang berkunjung ke posyandu Tampuk Manggis Petak Wajik RW 5 Kelurahan Agrowisata Kecamatan Rumbai Bukit yang berjumlah  25 orang. Hasil kegiatan diperoleh hasil pretest bahwa dari 25 terdapat 80% tidak mengetahui IVA dan 20% yang mengetahui IVA. Untuk hasil posttest didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan menjadi 95%. Hal ini membuktikan adanya perubahan sesudah diberikan kuesioner dan edukasi dengan persentase pengetahuan sebesar 15%. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan peserta terhadap IVA maka peserta dapat memahami manfaat untuk menjaga kesehatan terutama kesehatan reproduksi serta cara mencegah dan menghadapi situasi tersebut.
Profesionalisme Guru Dalam Meningkatkan Mutu Prestasi Siswa Melalui Penelitian Tindakan Kelas di SMPN 3 Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Harisnawati, Harisnawati; Rahayu, Sri; Wahyuni, Yanti Sri; Yoma, Getsa Putri; Andriani, Vivi
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/34a8pt08

Abstract

Pengabdian ini dilakukan kepada guru-guru di SMPN 3, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 09 Januari 2025. Tema pengabdian kepada masyarakat ini adalah Peningkatan Profesionalisme Guru melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SMPN 3 IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan Propinsi Sumatera Barat”. Dalam konteks perbaikan mutu pendidikan, sub unsur kegiatan pengembangan  keprofessian berkelanjutan  dengan membuat  Penelitian Tindakan Kelas (PTK) diharapkan dapat mendorong guru untuk dapat memperbaiki proses pembelajaran di kelasnya. Dengan begitu guru lebih layak disebut telah bertindak profesional. Bagi guru, menulis adalah bagian dari pengembangan profesi. Dengan metode pengabdian dilakukan dengan dua cara yaitu metode ceramah dan pelatihan. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diharapkan para guru mampu meningkatkan  profesionalisme guru secara berkelanjutan dan meningkatkan mutu proses pembelajaran melalui pelatihan Penelitian Tindakan Kelas di SMP Negeri 3 IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan.
The Role of Political Leadership in Crisis Management: Lessons From Global Pandemics Pasaribu, Daniel
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/rhyrad64

Abstract

Political leadership plays a pivotal role in determining the effectiveness of crisis management, particularly during global pandemics that require swift, coordinated, and evidence-based responses. This study investigates the influence of political leadership styles, decision-making approaches, and governance structures on the management of pandemics such as COVID-19, H1N1, and Ebola. Using a comparative qualitative approach, data were collected from official policy documents, public speeches, and international health reports to identify patterns of leadership behavior and their impact on public health outcomes. The findings reveal that leaders who demonstrated transparent communication, strong intergovernmental collaboration, and adaptive policy-making achieved more effective containment and recovery results. Conversely, leadership characterized by delayed responses, politicization of health measures, and lack of trust-building often exacerbated the crisis. This research contributes to the understanding of how political leadership can shape crisis trajectories, offering lessons for future global health emergencies. The implications suggest that leadership training, evidence-based decision-making, and institutional resilience are critical for mitigating the socio-economic and health impacts of pandemics.
PKM Edukasi Anak Usia Dini di TK Kemala Bhayangkari Pekanbaru Tentang Perilaku Kesehatan Fitri, Rahmi Pramulia; Afgany, M. Al; Najmi, Lailatul; Risa, Saskia Al; Aryaningsih, Dwi; Putri, Bella Oktaviani; S, Tania Margaretha; S, Pinarsinta Donna Friska
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/gakxj725

Abstract

Program asistensi mengajar merupakan salah satu bentuk implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan memberikan pengalaman kontekstual kepada mahasiswa dalam dunia pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat di TK Kemala Bhayangkari 02 Brimob Pekanbaru dengan fokus edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), khususnya menjaga kesehatan gigi pada anak usia dini. Metode yang digunakan bersifat edukatif-partisipatif, meliputi penggunaan lagu edukasi, media visual berupa poster, alat peraga nyata (sikat gigi dan pasta gigi), serta simulasi praktik menyikat gigi secara langsung. Kegiatan ini dirancang sesuai prinsip pembelajaran anak usia dini yang mengedepankan pendekatan bermain sambil belajar. Hasil observasi menunjukkan bahwa mayoritas siswa mampu mengingat dan mempraktikkan kembali urutan menyikat gigi dengan benar. Anak-anak juga menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai meniru kebiasaan tersebut dalam rutinitas harian sekolah. Poster edukasi yang dipasang di lingkungan sekolah turut memperkuat pengingatan dan keterlibatan wali murid. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan kebiasaan hidup sehat jangka panjang. Asistensi ini membuktikan efektivitas kolaborasi antara mahasiswa dan sekolah dalam mengembangkan edukasi promotif yang kontekstual dan aplikatif.

Page 11 of 11 | Total Record : 106