cover
Contact Name
La Jaali
Contact Email
lajaali1974@gmail.com
Phone
+6282346654876
Journal Mail Official
admin_jurnal@stiaalazka.ac.id
Editorial Address
Jl. YPMM. Air Besar, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Provinsi Maluku
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
Hipotesa
ISSN : 08528977     EISSN : 28071581     DOI : https://doi.org/10.69774/hipotesa
Core Subject : Social,
Jurnal Ilmiah Hipotesa Ilmu-Ilmu Sosial Memuat tulisan atau hasil penelitian dari para dosen baik dosen internal maupun dosen ektsernal yang ingin mempublikasikan tulisannya atau hasil penelitiannya. Jurnal Hipotesa ini diterbitkan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Mei dan bulan November tahun berjalan.
Articles 119 Documents
Akuntabilitas Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Sirimau Kota Ambon Watianan , Suleman
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19 No 1 (2025): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah telah menerbitkan instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres) Nomor 7 Tahun 1999 tentang akuntabilitas kinerja pegawai permerintah. Inpres tersebut mewajibkan setiap pegawai pemerintah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan Negara untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya serta kewenagan pengelolaan sumber daya dengan didasarkan suatu perencanaan strategi yang ditetapkan oleh masing-masing pegawai (Simbolon, 2010:1). Berdasarkan instruksi tersebut, dilakukanlah penelitian dengan judul “Akuntabilitas Kinerja Pegawai Pada Kantor Kecamatan Sirimau Kota Ambon” dengan perolehan data mencakup: (a) ketaatan terhadap pelaksanaan tugas/tanggungjawab terhadap tugas yang diberikan dan dikerjakan dengan optimal, (b) ketepatan waktu dalam menyelesaikan tugas yang diberikan (c) kualitas yang baik terlihat dari hasil pekerjaan yang dihasilkan, (d). keberhasilan dalam melaksanakan suatu pekerjaan.
Implementasi Smart Contract Dalam Bisnis Digital: Prespektif Hukum Perdata Dan Perlindungan Pihak Terlibat Umar , Munazar
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19 No 1 (2025): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi blockchain telah menghadirkan terobosan berupa smart contract, yaitu protokol digital yang secara otomatis melaksanakan isi suatu perjanjian. Kendati menawarkan efisiensi dan keamanan dalam transaksi, penerapan smart contract menghadirkan tantangan hukum, khususnya dalam konteks hukum perdata indonesia yang masih mengacu pada kuh perdata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesesuaian smart contract dengan unsur-unsur sahnya perjanjian sebagaimana tercantum dalam pasal 1320 kuh perdata, serta menganalisis bentuk perlindungan hukum yang layak bagi para pihak yang terlibat. Melalui pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menemukan bahwa belum terdapat landasan hukum yang memadai untuk mendukung implementasi smart contract secara optimal. Tidak adanya regulasi khusus, ketimpangan dalam penguasaan teknologi, serta keterbatasan dalam mekanisme penyelesaian sengketa menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan pembaruan hukum yang bersifat progresif melalui penyusunan regulasi khusus, penetapan standar transparansi algoritmik, serta penguatan sistem e-court dan online dispute resolution demi menjamin kepastian dan keadilan hukum di era digital.
Program Makan Bergizi Gratis (Mbg) Sebagai Utopia/Distopia (Studi Hermeneutika Kekuasaan) Roos, David. O.
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19 No 1 (2025): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The MBG program has significant potential to improve children's health, the agricultural sector, and the local economy, as well as increase student academic achievement and school attendance. However, program implementation faces various challenges, including budget sustainability, regulations, stakeholder synergy, the risk of diversion of funds, and compliance with nutrition and food safety standards. Strengthening regulations and stable funding are crucial to ensure the sustainability of the MBG program.
Strategies For Improving The Quality Of Public Services Through Village Digitalization: A Case Study In Sohuwe Village Warahuwena, Lenci Yakoba; Sipahelut, Semuel Willem; Wokanubun, Paulina
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19 No 1 (2025): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze strategies for improving the quality of public services through digitalization in Sohuwe Village, East Taniwel District, West Seram Regency. Digitalization is seen as a solution to the low efficiency, transparency, and accessibility of village public services, which are still predominantly manual. This research employs a descriptive qualitative approach, utilizing data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The results indicate that digitalization has not been optimally implemented due to infrastructure constraints, low digital literacy among village officials and residents, and a lack of technological devices. However, there is a strong commitment from the village government to accelerate digital transformation. Strategic recommendations include improving digital infrastructure, enhancing digital literacy training, providing technological equipment, and strengthening multi-stakeholder collaboration, including through CSR programs. These strategies are expected to foster faster, more efficient, and more transparent public services.
Implementasi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Sebagai Wujud Otonomi Asli Desa Di Desa Wamlana Kecamatan Fenaleisela La Dimuru, Ali Hadi; Madjid, La
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19 No 1 (2025): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa berperan penting dalam memperkuat otonomi asli desa, mendorong kemandirian dalam mengelola pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat berdasarkan hak asal-usul dan tradisi lokal. Undang-Undang ini memberikan kewenangan lebih besar kepada desa untuk merumuskan kebijakan, mengatur keuangan, serta mengembangkan potensi daerah dengan melibatkan partisipasi aktif warga. Meskipun kebijakan ini membuka peluang besar, pelaksanaannya juga menghadapi tantangan, seperti keterbatasan kapasitas aparatur desa, risiko penyalahgunaan anggaran, potensi konflik kepentingan dengan pemerintah daerah, dan minimnya partisipasi masyarakat. Dengan implementasi yang tepat, Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 diharapkan dapat menciptakan desa yang mandiri, transparan, dan berkelanjutan, serta berperan signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Undang-Undang Desa sebagai wujud otonomi asli desa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan memanfaatkan data primer dan sekunder sebagai sumber informasi. Proses pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggambarkan hasil penelitian berdasarkan variabel-variabel yang diteliti.
Upaya Mengembangkan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mewujudkan Tujuan Pembangunan (Studi Literatur) Selly, Rina Nuraini
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19 No 1 (2025): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan kunci dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Pemberdayaan masyarakat merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi lokal guna mencapai kesejahteraan sosial dan ekonomi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis upaya yang efektif dalam mengembangkan pemberdayaan masyarakat, dalam mewujudkan tujuan pembangunan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan laporan pemerintah. Hasil analisis menunjukkan bahwa keberhasilan pemberdayaan masyarakat desa bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, akademisi, lembaga swadaya masyarakat, masyarakat itu sendiri, dan juga swasta. Kesimpulannya, pperan masyarakat dalam berpartisipasi aktif, melakukan pendekatan berbasis kebutuhan lokal, pelatihan keterampilan, dan dukungan infrastruktur, sinergi dan kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci utama dalam pelaksanaan pemberdayaan. Saran yang diajukan adalah perlunya sinergi antar-pemangku kepentingan serta pendampingan berkelanjutan untuk memastikan keberlanjutan program.
Analisis Kinerja Aparatur Sipil Negara Dalam Pelayanan Publik Di Kota Ambon Hutuely, In
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 19 No 1 (2025): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan pelayanan publik di Kota Ambon. Fokus penelitian diarahkan pada aspek responsivitas, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan yang diberikan ASN kepada masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Responden penelitian terdiri dari ASN yang bertugas di instansi pelayanan publik serta masyarakat pengguna layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja ASN di Kota Ambon masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten, kurang optimalnya pemanfaatan teknologi informasi, serta lemahnya budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan. Meskipun demikian, terdapat upaya perbaikan melalui peningkatan kapasitas ASN, penerapan standar pelayanan minimal, serta penguatan pengawasan kinerja. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kinerja ASN dalam pelayanan publik di Kota Ambon sudah menunjukkan perkembangan positif, namun masih perlu ditingkatkan terutama dalam aspek kecepatan, transparansi, dan konsistensi pelayanan. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengembangan kapasitas aparatur, penguatan sistem evaluasi kinerja, serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam mengawasi pelayanan publik.
Pengaruh Harga Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Di Kota Ambon : Studi Kasus Pada Ritel Modern Indomart Di Desa Batu Merah Kota Ambon Rumra, Amir
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada konsumen indomaret Desa Batu Merah kota ambon. Penelitian ini menggunakan data kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian dalam penelitian ini menggunkan skala likert. Metode Analisis Statistik yang di gunakan dalam penelitian ini adalah pengujian hasil analisis data uji validitas, uji reliabilitas, uji regresi linier berganda, , uji t dan uji F. Hasil uji parsial (Uji t) menunjukkan bahwa nilai signifikasi harga 0,000 < 0,05 artinya harga berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Indomaret Satain Kota Ambon. Sedangkan nilai signifikasi kualitas pelayanan 3.310 < 0,03 artinya kualitas pelayanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Indomaret Desa Batu Merah Kota Ambon. Hasil analisis uji simultan (Uji F) menunjukkan perolehan nilai signifikasi 0,000 < 0,05 Sedangkan Fhitung dalam tabel di atas sebesar 82.063 Sehingga Fhitung> Ftabel atau 82.063 >3,09.artinya regresi yang di hasilkan signifikan. artinya harga dan kualitas pelayanan secara simultan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Indomaret Desa Batu Merah Kota Ambon.
Penggunaan Bahasa Isyarat Dalam Komunikasi Antara Penyandang Tuna Rungu, Guru, Serta Keluarga Di (Sekolah Luar Biasa Pelita Kasih) Rumah Tiga Ambon Kissya, Vransisca
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan Bahasa Isyarat dalam Komunikasi antara Penyandang Tuna Rungu, Guru, serta Keluarga di (Sekolah Luar Biasa Pelita Kasih) Rumah Tiga Ambon. Pembimbing I: Said Lestahulu, dan Pembimbing II: Vransisca Kissya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan bagaimana penggunaan bahasa isyarat dalam komunikasi antara penyandang tuna rungu, guru, dan keluarga di Sekolah Luar Biasa Rumah Tiga Ambon. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa Pelita Kasih Rumah Tiga, Ambon, Maluku. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut: pertama, komunikasi yang dilakukan guru dalam mengenalkan bahasa isyarat menggunakan komunikasi perpaduan antara komunikasi verbal dan nonverbal dengan melibatkan berbagai spektrum bahasa meliputi: lisan, tulisan, gambar, isyarat, ejaan, dan membaca mimik bibir. Kedua, siswa memberikan respons positif ditunjukkan dengan perubahan sikap mengikuti isyarat yang diperagakan oleh guru. Siswa memberikan respons negatif ditunjukkan dengan perubahan emosional seperti ekspresi marah, bingung, diam, bahkan adanya penolakan dari siswa. Ketiga, hambatan komunikasi dalam penelitian ini terletak pada komunikator, pesan, dan komunikan yaitu pada hambatan proses komunikasi, hambatan fisik, dan hambatan semantik. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tidak semua anak tua rungu itu bisa menerima apa yang dijelaskan guru terkait bahasa isyarat maupun bahasa oral yang ada, karena adanya hambatan atau gangguan.
Pengaruh Transportasi Online Terhadap Kepuasan Konsumen Di Kota Ambon Manuhutu, Louisa S.
HIPOTESA - Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Vol 16 No 1 (2022): HIPOTESA
Publisher : STIA Abdul Azis Kataloka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi online yang beroperasi di Kota Ambon saat ini adalah Grab dan Gojek.Transportasi Online menjadi pionir layanan ojek berbasis aplikasi mobile melalui layanan Go-Ride-nya. Dengan metode ini, pengguna aplikasi transportasi online cukup memesan ojek melalui aplikasi mobile secara online dan nantinya akan dijemput oleh supir ojek yang merespon pesanan pengguna atau calon penumpang. Transaksi pembayaran dilakukan saat pengguna sampai ke tujuan kepada supir ojek melalui mobile payment atau tunai. Tarif yang dikenakan bervariasi berdasarkan jarak yang ditempuh atau berdasarkan flat rate yang diberlakukan. Semakin banyaknya transportasi online berdampak pada semakin ketatnya persaingan. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya hal tersebut yakni adanya persaingan harga dan terdapatnya alternatif pilihan jasa transportasi online. Hal ini menjadikan konsumen semakin selektif dalam memilih jasa transportasi. Konsumen akan memilih salah satu diantara pilihan alternatif yang menurutnya sesuai dengan yang diinginkan. Mengantisipasi keadaan tersebut maka transportasi online khususnya Gojek dan Grab harus bisa menciptakan kepuasan konsumennya. Penelitian bertujuan: a) Mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen jasa transportasi Online di Kota Ambon; b) Mengetahui pengaruh harga terhadap kepuasan konsumen jasa transportasi Online di Kota Ambon. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, Uji Signifikasi (Uji t) dan Uji Simultan (Uji F). Hasil analisis data dari uji simultan dan uji signifikansi, dapat diketahui bahwa variabel kualitas pelayanan dan harga terhadap kepuasan konsumen transportasi online mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan, yang dibuktikan dari uji analisis regresi. Bentuk pengaruh dari kualitas pelayanan dan harga dengan kepuasan konsumen tersebut dapat digambarkan dengan persamaan regresi yang diperoleh nilai koefisien regresi yang bertanda positif, hal tersebut menunjukkan bahwa antara kualitas pelayanan dan harga mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan. Dengan demikian dapat dijelaskan bahwa jika variabel kualitas pelayanan ditingkatkan satu point, maka akan diikuti dengan meningkatnya kepuasan pelanggan. Jika harga ditingkatkan satu point maka akan diikuti dengan naiknya kepuasan pelanggan.

Page 9 of 12 | Total Record : 119