cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
karnaenzul1990@gmail.com
Phone
+6281907322456
Journal Mail Official
karnaenzul1990@gmail.com
Editorial Address
Jl. Banda Seraya No. 47 Pagutan Mataram NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
ISSN : 25283162     EISSN : 25804839     DOI : -
Core Subject : Religion, Economy,
TAFAQQUH: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiah is published by the Center for Research, and Community Service (P3M) of Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Pagutan Mataram NTB (STIS DAFA). This journal features studies on Sharia economic law and Islamic family law. It is published biannually, in June and December. The editorial board invites academics, lecturers, and researchers to contribute their original scholarly articles that have not been previously published in other journals. Manuscripts should be typed with 1.5 cm spacing on A4 paper, 10-15 pages, or 3500-5500 words, using Mendeley or Zotero reference management. This e-journal is the online version of the printed edition of TAFAQQUH, published by P3M of Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Darul Falah Pagutan Mataram NTB (STIS DAFA).
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 107 Documents
Penyelesaian Sengketa dalam Hukum Ekonomi Syariâh Muaidi
TAFAQQUH Vol. 2 No. 2 (2017): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/5q3vy867

Abstract

Lahirnya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 Tentang Peradilan Agama telah menambah wewenang lembaga Peradilan Agama antara lain dalam  bidang ekonomi syariah. Yang dimaksud dengan ekonomi syari.ah adalah perbuatan atau kegiatan usaha yang dilaksanakan menurut prinsip syariah. Secara etimologi, menurut KBBI, sengketa adalah sesuatu yang menyebabkan perbedaan pendapat, pertengkaran, perbantahan, atau perselisihan. Adapun secara istilah, sengketa adalah pertentangan antara dua pihak atau lebih yang berawal dari persepsi yang berbeda tentang suatu kepentingan atau hak milik yang dapat menimbulkan akibat hukum bagi keduanya dan dapat diberikan sanksi hukum terhadap salah satu diantara keduanya. tujuan penyelesaian sengketa ekonomi syariah adalah untuk menemukan solusi penyelesaian suatu masalah ekonomi yang terjadi antara satu pihak dengan pihak yang lain yang melakukan kegiatan ekonomi berdasarkan prinsip-prinsip dan asas-asas ekonomi syariah. Penyelesaian masalah pada zaman Nabi atau klasik dengan tiga metode. Pertama Sulh. “sulh†berarti suatu jenis akad atau perjanjian untuk mengakhiri perselisihan/pertengkaran antara dua pihak yang bersengketa secara damai. Kedua dengan tahkim. Tahkim sendiri berasal dari kata “hakkamaâ€. Secara etimologi, tahkim berarti menjadikan seseorang sebagai pencegah suatu sengketa. Ketiga melalui wilayat al Qadha (Kekuasaan Kehakiman). Wilayat al Qadha ini terdiri dari tiga lembaga yaitu Al Hisbah, Al Madzalim dan al Qadha (Peradilan). Seperti metode yang telah diterapkan pada zaman Nabi. penyelesaian masalah ekonomi syariah dalam hukum positif Indonesia juga mengadopsi metode Sulh yang populer disebut dengan Alternative Dispute Resolution (ADR).  
Investasi Emas Alternatif Berinvestasi di Tengah Krisis Global Muhamad Johari
TAFAQQUH Vol. 2 No. 2 (2017): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/gvqzkn55

Abstract

Investasi adalah menempatkan modal atau dana pada suatu asset yang diharapkan memberikan hasil atau meningkat nilainya di masa yang akan datang. Setiap  investasi  berlaku  hukum  semakin  tinggi  return  yang  ditawarkan  maka semakin  tinggi  pula  resiko  yang  harus  ditanggung  investor.  Sehingga  investor  bisa saja  mengalami  kerugian  bahkan  lebih  dari  itu  bisa  kehilangan  semua  modalnya.  Diantara   berbagai   instrumen   investasi,   logam   mulia   emas   merupakan   pilihan investasi    dengan    kategori    aman, sebagai alternatif berinvestasi di tengah krisis global yang terjadi.  
Makna Transaksi Harga Gelar Kebangsawanan dalam Tradisi Perkawinan Adat Sasak di Desa Batujai Lombok Tengah NTB Retno Sirnopati
TAFAQQUH Vol. 2 No. 2 (2017): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/fpkb0n40

Abstract

Penelitian ini mengambil tema tentang transaksi harga gelar kebangsawanan dalam tradisi perkawinan adat sasak di desa Batujai Lombok Tengah (NTB). Gelar kebangsawanan dalam tradisi pernikahan adat sasak memiliki nilai yang sangat tinggi di mata masyarakat, hingga terjadi tawar-menawar harga gelar kebangsawanan yang disandang. Ada dua kegelisahan akademik yang akan dicarikan jawabannya dalam penelitian ini, yaitu bagaimana proses transaksi harga gelar kebangsawanan dalam tradisi perkawinan adat Sasak di Desa Batujai Lombok Tengah (NTB) dan mencari bagaimana penetapan dan makna harga gelar kebangsawanan dalam tradisi perkawinan adat sasak yang selama ini terjadi di lapangan khususnya di Desa Batujai Lombok Tengah (NTB) .  Dalam Penelitian ini, peneliti berusaha mengkaji dan menelaah tentang tradisi perkawinan adat Sasak berkaitan dengan gelar kebangsawanan yang di dalamnya terjadi proses tawar-menawar harga gelar tersebut. Secara metodologis, penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif di mana peneliti akan mendiskripsikan rangkaian proses pelaksanaan perkawinan dari pengambilan pengantin wanita sampai dengan acara resepsi kedua pasangan. Pengumpulan data  dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara (interview) tokoh agama dan tokoh adat yang ada di Desa Batujai Lombok Tengah (NTB). Berdasarkan hasil penelitian dilapangan peneliti menemukan bahwa proses transaksi harga gelar kebangsawanan dalam tradisi perkawinan adat sasak di desa Batujai Lombok Tengah NTB dilakukan ketika terjadinya proses Sorong Serah Aji Kerama. Adat sorong serah sebagai salah satu kearifan lokal masyarakat Sasak mengandung nilai budaya dan tidak bisa dipisahkan dengan nilai agama Islam. Sorong Serah Aji Kerama merupakan hukum adat yang wajib dilaksanakan dalam proses perkawinan di masyarakat Batujai. Sedangkan Penetapan harga gelar kebangsawanan dalam tradisi perkawinan adat sasak di desa Batujai Lombok Tengah yang dilakukan ketika proses Sorong Serah Aji Kerama adalah Harga orang itu tergantung kapasitas pengetahuan agama karena orang Sasak dahulu sangat menghargai agama. Penentu kebahagiaan dan kerukunan dalam rumah tangga agar terwujud sakinah, mawaddah wa rahmah selain agama juga adalah ahklak, etika, ilmu pengetahuan.
Tipologi Relasi Suami Istri dan Indikator Terjadinya Nusyuz Ahmad Furqan Darajat
TAFAQQUH Vol. 2 No. 2 (2017): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/ad830b31

Abstract

Nusyuz sebagai salah satu bentuk konflik dalam perkawinan perlu dikenali gejala dan dicari solusinya. ia ditandai dengan sikap merasa lebih tinggi istri pada suami sehingga ia enggan melakukan perintahnya. Nusyuz muncul karena beberapa faktor semisal ketidakadilan, ketidakseimbangan dan ketidakdewasaan baik itu pada istri maupun suami. Untuk itu tulisan ini akan melihat apakah ada indikasi nusyuz pada tipologi relasi suami-istri baik itu. pola owner-properti, pola head-complement, pola senior-junior partner serta pola equal-partner.
Sistem Pengupahan Pada Usaha Waralaba untuk Kesejahteraan Karyawan di Kota Mataram di Tinjau dari Persepektif Islam Muhammad Masruron; Huzaini; Surati
TAFAQQUH Vol. 2 No. 2 (2017): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/jjmqt560

Abstract

Penelitian ini bertujuan (a) Untuk mengetahui Sistem Pengupahan Pada Usaha Waralaba di Kota Mataram di Tinjau dari Persepektif Islam. (b). Untuk mengetahui  Tingkat Kesejahteraan Karyawan Pada Usaha Waralaba di Kota Mataram di Tinjau dari Persepektif Islam. Karena upah merupakan salah satu pembahasan penting dalam fiqh muamalah yang sebagian besar dilakukan oleh masyarakat terutama yang berkecimpung di dunia usaha. Data yang diperoleh baik dari studi lapangan maupun studi pustaka pada dasarnya merupakan data yang dianalisis secara kualitatif yaitu data yang terkumpul dituangkan dalam bentuk uraian logis dan sistematis, selanjutnya dianalisis untuk memperoleh  kejelasan penyelesaian masalah. Kemudian ditarik kesimpulan secara deduktif yaitu hal yang bersifat umum menuju ke hal yang bersifat khusus. Dalam penelitian ini terdapat lima informan kunci dan satu informan non kunci. Dari hasil penelitian  menunjukkan bahwa (a) sistem pengupahan yang diterapkan menggunakan Upah Minimum Kota/Kabupaten di Nusa Tenggara Barat dinilai dari produktivitas, karir dan ketekunan dalam  bekerja. (b) sistem pengupahan yang diterapkan di Usaha Waralaba sudah sesuai dengan syari’at Islam yaitu terpenuhinya syarat dan rukun ja’alah/pengupahan secara IslamI. yaitu (1). Pemberi Ja’alah (Akad) yaitu antara pemilik usaha dan pekerja didasarkan atas kesukarelaan. (2). Pekerja; mereka yang bekerja sudah balig/dewasa. (3). Upah; berdasarkan standar upah minimum sesuai aturan pemerintahan. (4). Pekerjaan; pekerjaan yang ditawarkan sesuai dengan tingkat kesukaran dan jumlah upah yang diterima. (5)  shighat (ucapan) antara kedua belah pihak sepakat dengan pekerjaan dan ketentuan upah yang akan diterima. (c). tingkat kesejahteraan karyawan di Usaha Waralaba tergolong belum sejahtera, Indikator bersifat material adalah belum terpenuhinya kebutuhan akan sandang, pangan papan dan keamanan dan lain-lainnya, sedangkan indikator yang bersifat spiritual adalah belum terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan seperti hifzud-dien, hifzun-aql, hifzun-nafs, hifzun-nasl dan hifzun-mal. Jika kebutuhan daruriyat salah satu tidak terpenuhi maka belum tergolong sejahtera.
Prediksi Jumlah Kunjungan Wisatawan Kabupaten Lombok Barat Menggunakan Algoritma Long Short Term Memory M. Imam Budi Laksamana; Ema Utami; Hanif Al Fatta
TAFAQQUH Vol. 6 No. 2 (2021): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/4k3jrv73

Abstract

Kabupaten Lombok Barat merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun internasional. Salah satu sektor yang paling terdampak besar terhadap intensitas kunjungan wisata adalah hotel. Untuk meningkatkan diperlukan upaya yang tepat untuk memelihara objek wisata sehingga dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan. Dalam upaya pemeliharaan objek wisata, Dinas Pariwisata Lombok Barat perlu melakuakan analisa dan prediksi kedatangan wisatawan lokal maupun internasional, dalam prosesnya analisa dan prediksi, pemerintah kabupaten Lombok Barat melakukan pengumpulan data kunjungan wisatawan dari setiap pintu masuk objek wisata yang dimana pada prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama dan membutuhkan sumber daya manusia yang cukup tinggi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan proses prediksi menggunakan sistem komputasi dengan machine learning agar nantinya waktu yang dibutuhkan dalam analisa dan prediksi menjadi lebih singkat dan kebutuhan akan sumber daya manusia yang tinggi bisa teratasi. Metode yang akan diterapkan dalam prediksi adalah Long Short Term Memory (LSTM), atribut dan nilai yang digunkan dalam model LSTM adalah nilai input layer 1, lalu nilai epochs 100 dan batch size 1, berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada penelitian ini, Long Short Term Memory (LSTM) memiliki performa yang kurang baik dalam memprediksi jumlah kunjungan wisata kabupaten Lombok Barat menggunakan data rentang waktu bulanan dari tahun 2017-2021, hal ini dibuktikan dengan hasil uji evaluasi yang dilakukan dengan mencari nilai Root Mean Square Error (RMSE), dimana hasil model prediksi akan dikatakan baik jika memiliki nilai error yang lebih kecil. dimana nilai Root Mean Square Error (RMSE) yang dihasil dalam penelitian ini cukup tinggi yaitu 10479,30.
Analisis Praktik Sistem Informasi Akuntansi Lembaga Keuangan Mikro Syariah Melalui Penerapan Mobile Banking Vicky Yuwandy
TAFAQQUH Vol. 3 No. 1 (2018): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/pqgavx67

Abstract

Poverty is a huge danger to humanity and not a few people who fall into civilization are only due to poverty. Poverty reduction efforts continue to be promoted one of them by empowering groups with the development of Microfinance. A country with a Muslim majority like Indonesia, initiatives have been taken to implement Islamic microfinance institutions. One way to measure the financial performance of Islamic microfinance institutions is to look at the implementation of the Accounting Information System (AIS) in loan disbursement and loan repayment. To achieve maximum service performance, innovations such as the use of mobile banking are needed. Based on the above reasons, this study aims to determine the use of information technology in improving the quality of financial reporting on Micro Small and medium enterprises (MSMEs), and the practice of using e-services in facilitating accounting information systems for MSMEs using the services of Islamic Micro Finance in Bogor. This study uses quantitative methods. Data collection techniques using questionnaires, while data analysis techniques using multiple linear regression analysis with the help of SPSS 16. The results of the analysis show that the Accounting Information System has a significant effect on MSME actors facilitated by LKMS in Bogor Regency for financial reporting. On the results of simultaneous testing or F test shows the variable mobile banking has a significant positive effect on the accounting information system and research shows that most respondents use information technology to support their productivity. 
Strategi Pengembangan Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean Rama Putra Haki; Ahmad Shobari; Syarifah Gustiawati
TAFAQQUH Vol. 3 No. 1 (2018): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/1csheh96

Abstract

This research aims to find the clear overview about the development strategy of human resource management in dealing with the ASEAN Economic Community (AEC) at PT. Goenoeng Poetri Lestari in Tasikmalaya. This is done considering it needs to develop a good development strategy of human resources management in accordance with broader market coverage like ASEAN. This research used descriptive-qualitative methods. The results of this research shows that social system method approach is utilized by PT. Goenoeng Poetri Lestari in their approach. Furthermore, the results of their SWOT analysis there are such as strength, it comes from their number of human resources that 95% employees who live in Gunung Putri area itself help company easier to mobilize; as their weakness, commonly most of their employees are newbie in their job experience; meanwhile the existence of PT. Goenoeng Poetri Lestari as the only one company in that area becomes their opportunity to develop easier; and last their threat comes from their inexperience human resources. It is worried that they cannot compete with AEC. In addition, the human resources development programs that was carried out by PT. Goenoeng Poetri Lestari are twice apprenticeship programs of the manpower goverment office and several small traingings for each fields.
Konsep Pemikiran Quraish Shihab Tentang Poligami Hijrah
TAFAQQUH Vol. 3 No. 1 (2018): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/vfbnbs28

Abstract

Hukum keluarga Islam adalah hukum yang sangat banyak dibicarakan dan dikaji oleh manusia, salah satunya di Indonesia adalah poligami. Penulis menyimpulkan bahwa poligami memiliki lima hukum sesuai dengan sebab musababnya, yaitu 1. Wajib, 2. Sunnah, 3. Mubah, 4. Makruh, 5. Haram. Hukum poligami menjadi haram jika dalam poligami tersebut terjadi kedzoliman. Hukum poligami menjadi makruh jika dalam poligami tersebut dikhawatirkan akan terjadi kedzoliman. Hukum poligami menjadi mubah jika dalam poligami tersebut tidak dikhawatirkan terjadi kedzoliman tetapi tidak ada jaminan ada kebahagiaan. Hukum poligami menjadi sunnah jika dalam poligami tersebut menyebabkan kemaslahatan bagi suami istri. Dan hukum poligami menjadi wajib jika tidak berpoligami maka akan terjadi kedzoliman bagi laki-laki maupun perempuannya.
Model Pengkaderan Dalam Penciptaan Ahli Hukum Islam Di Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan Kota Mataram Zaenun
TAFAQQUH Vol. 3 No. 1 (2018): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/5crzpv07

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan model Pengkaderan serta output Ponpes Darul Falah Pagutan dalam sektor keagamaan, sosial dan ekonomi. Penelitian dengan menggunakan desain kualitatif. Validitas temuan akan diupayakan melalui upaya memperbanyak informan serta dilakukan cross check antar teknik pengumpulan data. Ditemukan bahwa kurikulum untuk pendidikan agama mengikuti pedoman yang diberikan oleh kementerian agama disesuaikan dengan pembelajaran kitab klasik. Sistem pengkaderan dengan menggunakan metode modern, penggunaan sarana dan prasarananya. Lingkungan internal telah dikelola dengan baik untuk mendukung kedua pembelajarannya serta dianut manajemen yang terbuka serta mengutamakan profesionalisme walupun nuansa traditional. Terdapat pembagian struktur organisasi yang jelas, baik dalam lingkup yayasan, pendidikan agama dan pendidikan umum. Berdasarkan temuan tersebut, maka model pengkaderan yang dianut lebih relevan dengan model kekinian. Fakta empiris output Ponpes Darul Falah Pagutan mempunyai kontribusi yang luas dalam segala bidang, baik politik, ekonomi, terlebih keagamaan. Saran dalam penelitian ini adalah model pengkaderan yang diterapkan di Ponpes Darul Falah Pagutan perlu diberikan nama, agar seluruh sumber daya lebih oriented dalam melaksanakannya. Perpaduan antara metode pengkaderan traditional dengan kekinian menjadi identitas yang cukup unik di ponpes Darul Falah karena metode Tradisional berbasis budaya dengan terintegrasi metode yang mengasah kognitif, afektif, dan psikomotorik.

Page 3 of 11 | Total Record : 107


Filter by Year

2016 2025