cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
ninetymediapublisher@gmail.com
Phone
+6287823402292
Journal Mail Official
ejurnal.almusthafa07@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Tanjung Kapek Gunungsari
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Al-Musthafa: Jurnal Kependidikan dan Keilmuan Berbasis Islam
ISSN : -     EISSN : 27981800     DOI : https://doi.org/10.62552/ejam
Core Subject : Religion, Education,
Al-Musthafa: Jurnal Kependidikan dan Keilmuan Berbasis Islam atau disingkat Al-Musthafa merupakan jurnal nasional yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Aziziyah sejak tahun 2021 dengan E-ISSN : 2798-1800 . Al-Musthafa menerbitkan artikel hasil penelitian di bidang Pendidikan Islam. Al-Musthafa berkomitmen menjadi jurnal nasional terbaik dengan menerbitkan artikel berkualitas dalam bahasa Indonesia dan Inggris serta menjadi rujukan utama para peneliti. Semua kiriman bersifat buta dan ditinjau oleh peninjau sejawat. Semua makalah dapat dikirimkan dalam BAHASA INDONESIA atau BAHASA INGGRIS.
Articles 62 Documents
Tafsir Berparadigma Pendidikan : Kajian Ayat-ayat Metode Pengajaran dalam al-Qur’an (Telaah Terhadap Q.S. al-Maidah: 67) Syamsu Syauqani
eJurnal Al Musthafa Vol 1 No 2 (2021): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Al-Qur’an sebagai tuntunan dan pedoman bagi umat telah memberikan garis-garis besar mengenai pendidikan terutama tentang metode pembelajaran dan metode mengajar. Salah satu ayat al-Qur’an yang berkaitan dengan metode pembelajaran dan mengajar dalam presfektif al-Qur’an adalah Surat al-Maidah ayat 67. Pada surah al-Maidah ayat 67, salah satu dari metode untuk menyampaikan ilmu dalam proses pembelajaran adalah dengan menggunakan metode ceramah atau tabligh semua ilmu yang diturunkan Allah di muka bumi ini. Metode ini merupakan metode yang paling sederhana dalam penyampaian informasi ilmu pengetahuan kepada semua objek pendidikan
TEORI-TEORI EKOLOGI, PSIKOLOGI, DAN SOSIOLOGI UNTUK MENCIPTAKAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN ISLAM Miftah Anshari
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 1 (2022): Oktober-Januari
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i1.28

Abstract

Manusia dibekali dengan berbagai potensi fitrah yang tidak dimiliki makhluk lainnya, sehingga manusia dapat mengemban dua tugas utama, yaitu sebagai khalifatullah di muka bumi dan juga `abdullah untuk beribadah kepada-Nya. Manusia dengan berbagai potensi tersebut membutuhkan suatu proses pendidikan, sehingga apa yang akan diembannya dapat terwujud.Pendidikan Islam mempunyai peran aktif dalam menciptakan generasi yang mampu berinteraksi sosial dengan baik. Ekologi berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. Sebaliknya sosiologi memberikan informasi ke dalam dunia pendidikan tentang nilai-nilai yang berlaku di masyarakat. Psikologi pendidikan Islam merupakan suatu ilmu pengetahuan yang diperuntukkan untuk mengupas tuntas tentang prilaku manusia sebagai pelaku pendidikan berikut potensi dalam upaya pencapaian kesempurnaan dalam hidup manusia itu sendiri sesuai dengan ajaran Islam.Pendidikan agama Islam mengenalkan kepada peserta didik tentang nilai-nilai yang terdapat dalam agama Islam agar kelak ilmu yang dimiliki dapat diamalkan sesuai dengan nilai-nilai dan ajaran keagamaan.
MANAJEMEN KEPEMIMPINAN TGH. HASANAIN JUAINI DALAM MENGEMBANGKAN PONDOK PESANTREN HARAMAIN NARMADA LOMBOK BARAT Wildan
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 1 (2022): Oktober-Januari
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i1.29

Abstract

The leader in an educational institution is highly required to develop an educational institution to its intended purpose. The leader in an educational institution must be able to do his job in determining the performance of institutions, because he determines the existence and performance of an institution. TGH.Hasanain as a leader should be able to affect its members and required to respond the changes of the times. Pondok pesantren as educational institutions, on their way cannot swerve from the influence of time progress accompanied by the advancement of science and technology. Therefore, TGH.Hasanain anticipating to be able to develop pondok pesantren in to face the change of the times. The type of leadership is able to bring a very significant change for Pondok Pesantren Nurul Haramain Narmada.This research aims to uncover the type of leadership used by TGH. Hasanain Juaini in developing the institution, led by sub focus includes: (1) how leadership function of TGH. Hasanain Juaini, (2) how the efforts of TGH. Hasanain Juaini in developing educational institutions, and (3) how leadership typology of TGH. Hasanain Juaini.This research was carried out using qualitative research with case study as design of research. Data collection is done with the interview, observation, and study of the documentation. Meanwhile, the data are analyzed by interactive analysis model that are containing three steps; data reduction, data display, and conclusion. To examine the validity of the data, the researcher use triangulation of methods and triangulation of source of data.The result of this research indicates that, (1) TGH. Hasanain Juaini does the function of managerial leadership in running his leadership, namely by affecting, planning, organizing, directing, and monitoring all activities or human resources of pondok pesantren that he leads, (2) TGH.Hasanain Juaini make efforts to modernize its pondok pesantren, namely by implementing ICT as a tool of learning and teaching, and use foreign languages ( english and arabic ) as the major language of pondok Pesantren Nurul Haramain Narmada, (3) the leadership type of TGH.Hasanain Juaini is visionary leadership, it means that he has the main characteristics of visionary leadership.
OPTIMIZATION OF ONLINE PLATFORM DURING COVID-19 PANDEMIC ADOPTED BY LECTURERS AT STIT AL AZIZIYAH Dedy Ahsan Muttaqin
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 1 (2022): Oktober-Januari
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i1.30

Abstract

This research is motivated by the situation covid-19 pandemics. The existence of various limitations of human resources, study space, and time to face-to face to experience various obstacles to achieve optimal result. Online platform is one of several alternative effort to improve the quality of teaching and learning during covid-19 pandemic. Through online platform, students and lecturers can interact in learning across distance, time and space. The objectives of this study were to obtain an overview of the online platform during covid-19 pandemic at STIT Al Aziziyah Kapek Gunungsari. The data were obtained from students STIT Al Aziziyah Kapek Gunungsari by observation, interview and questionnaire. The result of this study showed that the students’ digital literacy, independence, critical thinking, and retaining information using online platform at STIT Al Aziziyah Kapek Gunungsari was improved through significantly during covid-19 pandemics.
ALIRAN HERMENEUTIKA DALAM PANDANGAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM: Sejarah Perkembangan Aliran Hermeneutika di Dunia Barat, Tokoh-Tokoh dan Pemikirannya, serta Implikasinya dalam Pendidikan Islam Muhammad Irfan Syahroni
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 1 (2022): Oktober-Januari
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i1.33

Abstract

Al-Qur’an sebagai teks keagamaan umat Islam akan selalu menjadi perbincangan dari waktu ke waktu. Hal ini terjadi karena sifat Al-Qur’an yang berbeda dengan kitab-kitab lain. Al-Qur’an merupakan kalam Ilahi yang mempunyai sifat otoritatif (bahasa Tuhan). Gerakan wacana keislaman yang bersumber dari Al-Qur’an tak pernah berhenti bahkan semakin kencang, karena dalam Al-Qur’an terdapat dua gerak yaitu sentripetal dan sentrifugal. Aliran hermeneutika di dunia barat dibagi menjadi enam macam, yaitu: (1) hermeneutika reproduktif-empatis-psikologistis Friedrich Schleiermacher; (2) hermeneutika reproduktif-empatis-epistemologis Wilhem Dilthey; (3) hermeneutika ontologis Martin Heidegger; (4) hermeneutika filosofis Hans-Georg Gadamer; (5) hermeneutika kritis Jurgen Habermas dan Paul Ricoeur; dan (6) hermeneutika dekonstruktif Jacques Derrida. Sementara itu, aliran hermeneutik dalam Islam dibagi menjadi dua kelompok, yaitu: (1) kelompok objektif dipelopori Fazlur Rahman, Mohammed Arkoun dan Nasr Hamid Abu Zaid. Hermeneutik objektif menggunakan hermeneutik dalam tataran intelektual saja; (2) kelompok non-objektif dipelopori Farid Esack dan Ali Asghar Engineer. Pendidikan bukan menanamkan doktrin, tetapi menyiapkan peserta didik untuk bisa menghadapi kenyataan yang terus berubah. Peserta didik diharapkan dapat menginterpretasikan diktum-diktum agama dengan pengalaman yang terus berubah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 2 MAMBALAN GUNUNGSARI LOMBOK BARAT Laila Zarwatun
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.41

Abstract

Kegiatan belajar mengajar atau pembelajaran ebagai kegiatan yang di dalamnya terjadi interaksi antara guru dan siswa merupakan sebuah kegiatan yang memiliki tujuan tercapainya tujuan baik tujuan guru mengajar maupun tujuan siswa belajar. Untuk mencapai tujuan pmbelajaran tersebut guru sebagai perancang dan pelaksana pembelajaran dituntut untuk memiliki kompetensi dan professional dalam melaksanakan kompetensi yang dilakukan. Sebagai guru yang perofesional dalam melaksanakan kompetensi yang dilakukan dituntut untuk memiliki pemahaman tentang konsep-konsep pembelajaran dan terampilan dalam melaksanakannya. Sejumlah teori tentang model-model pembelajaran dapat dijadikan rujukan untuk diterapkan dalam pembelajaran sesuai mata pelajaran yang diajarkan. Salah satu model yang dapat diterapkan adalah pembelajaran Model Teams Games Tournament (TGT) dengan sejumlah langkah yang harus diperhatikan dalam penerapannya antaranya tahap penyajian kelas, tahap belajar dalam kelompok (teams), tahap permainan (games), tahap pertandingan (tournament), dan tahap penghargaan kelompok. Langkah-langkah dalam penerapan model pembelajaran ini data dilakukan oleh guru dalam pembelajaran mata pelajaran yang diajarkan sebagaimana yang dilakukan oleh guru Bahasa Indonesia ketika melaksanakan pembelajaran pada materi membaca di Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 2 Mambalan Kecamatan Gunungsari Lombok Barat yang berdasarkan data hasil temuan memiliki keterbatasan kemampuan dalam menerapkan pembelajaran Model TGT sehingga hasil yang dicapai dalam kegiatan pembelajaran dalam akumulasi kelas tidak dapat mencapai 100 % sesuai nilai KKM Bahasa Indonesia 7,5.
PERAN PEMIMPIN DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-MUSLIMUN NW TEGAL KECAMATAN BATULAYAR LOMBOK BARAT Wildan
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.42

Abstract

Kepemimpinan merupakan unsur pokok dalam sebuah lembaga atau instansi (formal, nonformal) khususnya lembaga pesantren yang menitikberatkan pada perubahan sikap santri kea rah yang lebih baik (berkarakter, berwawasan berdasarkan al-Qur’an dan Hadist) dan atau berakhlak karimah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Pemimpin Dalam Pembinaan Akhlak Santri di Pondok Pesantren Al-Muslimun NW Tegal Kecamatan Batulayar Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Adapun pengumpulan datanya menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan beberpa langkah yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Sedangkan validitas data menggunakan perpanjangan pengamatan, meningkatkan pengamatan, dan trianggulasi. Adapun hasil dari penelitian ini adalah peran yang dilakukan oleh pemimpin Pondok Pesantren Al- Muslimun NW Tegal diantaranya sebagai beikut: Membuat aturan-aturan atau tata tertib yang berkaitan dengan akhlak santri, memberikan hukuman apabila terjadi pelanggaran, memberikan reward atau penghargaan terhadap santri yang mentaati peraturan, memberikan contoh teladan yang baik terhadap santri agar mereka juga dapat melakukannya
PERAN GURU TAHFIDZ DALAM MENINGKATKAN HAFALAN SANTRIWATI DI ASRAMA UTAMA PUTRI AL-AZIZIAH KAPEK GUNUNGSARI LOMBOK BARAT TAHUN 2021 Syarifudin
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.43

Abstract

Pondok pesantren Al-Aziziah Kapek Gunungsari Lombok Barat merupakan salah satu pondok yang menyelenggarakan tahfidz al-Qur’an sebagai muatan yang tertuang dalam kurikulum dan semua santri diharuskan untuk menghafal al-Qur’an sebagai ciri khasnya. Kegiatan yang dilakukan oleh ustazah dalam meningkatkan hafalan santri dengan cara memperbaiki bacaan dari sisi makhraj huruf dan tajwid, menggunakan metode tartil dan memberikan bimbingan khusus kepada santri yang belum matang. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran guru tahfidz dalam meningkatkan hafalan santriwati di Asrama Utama Putri Al-Aziziah Kapek Gunungsari Lombok Barat Tahun 2021. Menggunakan pendekatan kualitatif dan guru sebagai responden, dipilih secara purposive sampling, pengambilan data dengan tekhnik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru tahfidz sebagai pendidik yang artinya menjadi tokoh, panutan dan contoh bagi para santriwati dan lingkungannya, sebagai pengajar dan pembimbing dengan menjadi muhafidz dan mustami’, dan sebagai motivator yang memberikan motivasi bagi peningkatan kemampuan menghafal para santri. Sehingga dapat disimpulkan bahwa peran guru tahfidz sebagai pendidik, sebagai pengajar dan pembing, dan sebagai motivator.
SEJARAH DAN DOKTRIN SALAFI: Dirosah Naqdiyah dari Perspektif Pemikiran Islam Syamsu Syauqani
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.44

Abstract

kelompok salafi adalah pembaharuan dari kelompok yang dulunya bernama wahabi yang memiliki legalitas dan kontinuitas dalam pergerakan dan penyebarannya dikarenakan adanya dukungan dari suatu kekuasaan. Ini juga mengakibatkan adanya wabah takfir (pengkafiran), tasyrik (pemusyriakan), tabdi’ (pembid’ahan) dan tasykik (upaya menanamkan keraguan) yang selalu menjadi slogan utama dalam doktrin kelompok ini tanpa ada rasa risih atau toleransi kepada kelompok yang lain dalam agama Islam. Sehingga umat Islam sering terjerumus dalam bingkai doktrin metafora spasial yang berposisi biner seperti mukmin-kafir, tauhid-syirik dan sebagainya, semua ini menjauhkan umat Islam dari rasa kemanusiaan sesama manusia baik dalam satu ideologi agama maupun ideolgi agama yang berbeda. Disisi lain, doktrin seperti ini akan menghilangkan tema sentral tujuan manusia beragama yaitu hidup berdampingan dengan penuh kedamaian, saling pengertian, menjunjung tinggi rasa kebebasan selama tidak keluar dari sifat-sifat kemanusiaan, sebagaimana pesan utama Rasulullah SAW diutus ke muka bumi ini yaitu rahmatan lil ‘alamin (untuk menjadi rahmat bagi semesta alam).
TELAAH KRITIS-ANALITIS PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM : Studi Kasus di SMP Negeri 9 Mataram Muhammad Nasir
eJurnal Al Musthafa Vol 2 No 2 (2022): Februari-Mei
Publisher : STIT Al-Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62552/ejam.v2i2.45

Abstract

Media pembelajaran merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan hasil belajar siswa. Penerapan media pembelajaran dalam proses pembelajaran mampu merangsang dan memenuhi modalitas belajar siswa di samping menunjang kpmponen pembelajaran yang lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam penerapan media pembelajaran pada pembelajaran pendidikan agama islam. Adapun pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kulitatif. Dalam pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan analisis induktif (mengambil kesimpulan dari hal-hal yang bersifat khusus). Sedangkan validitas datanya menggunakan Perpanjangan keikutsertaan, Ketekunan/ Keajegkan Pengamatan, dan Tianggulasi (sumber, metode dan teori). Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam penerapan media pembelajaran pada pembelajaran pendidikan agama islam dilakukan dengan beberapa langkah: Pertama, persiapan. Persiapan-persiapan yang guru PAI lakukan yaitu mencari kertas, biasanya kertas yang berwarna, menggunting sampai dengan menulis pokok-pokok materi yang akan diajarkan. Kedua, pemilihan kriteria. kriteria media pembelajaran yang digunakan harus menarik, gampang/ mudah dipahami, simpel, menyenangkan dan sesuai dengan materi ajar atau Kompetensi Dasar (KD) yang diajarkan. Ketiga, jenis-jenis media yang digunakan. Media yang digunakan oleh guru PAI adalah media audio dan media visual. Kalau media audio atau pendengaran digunakan ketika anak akan menyimak bacaan sholat dan al-Quran. Sedangkan kalau media visualnya menggunakan LKS, buku paket, teks Al-Quran, biasanya untuk menghafal