cover
Contact Name
Alinea Dwi Elisanti
Contact Email
alinea@polije.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
gizi_klinik@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip POBOX 164 Jember
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
HARENA: Jurnal Gizi
ISSN : -     EISSN : 27747654     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
HARENA : Jurnal Gizi provides a platform for the discussion of Health and Nutritions and or related to it with a range of themes such as: clinical nutrition, nutritionist, public health nutritionists, registered dietitians, functional food, nutrition and food
Arjuna Subject : -
Articles 80 Documents
Hubungan Konsumsi Protein Hewani dan Tablet Tambah Darah Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di SMPN 1 Tanggul Ignur Ridwan, Deily; Endah Werdiharini, Agustina
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 2 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (April 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i2.5089

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan salah satu masalah kesehatan yang menjadi fokus pemerintah Indonesia. Anemia terjadi disebabkan oleh kekurangan zat besi yang berperan dalam pembentukan hemoglobin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi protein hewani dan tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 1 Tanggul Kabupaten Jember. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yang bersifat observasional analitik dengan desain cross sectional. Responden dalam penelitian ini berjumlah 104 remaja putri, yang dipilih dengan simple random sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan hasil cek hemoglobin, hasil recall 24 jam selama 3 hari, dan pengisian kusioner tablet tambah darah. Analisis statistik pada penelitian ini menggunakan Uji Chi – Square pada SPSS versi 26. Hasil uji statistik diperoleh hasil p = 0,027 < (0,05) yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara asupan protein dengan kejadian anemia pada remaja putri dan diperoleh hasil p = 0,030 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan antara konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMPN 1 Tanggul.  
Pengaruh Pemberian Jus Buah Tin (Ficus Carica L.) Terhadap Kadar Trigliserida Tikus Galur Wistar Dislipidemia Yuanta, Yohan; Rifki Nur Aisyah
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 2 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (April 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i2.5880

Abstract

Gaya hidup yang tidak sehat, pola makan yang cenderung mengonsumsi makanan tinggi lemak menjadi salah satu faktor penyebab dislipidemia. Dislipidemia ditandai dengan peningkatan kadar trigliserida. Buah tin memiliki kandungan flavonoid yang mampu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus buah tin terhadap kadar trigliserida. Penelitian ini menggunakan desain true eksperimental dengan pendekatan pretest posttest with control group. Penelitian ini menggunakan 24 ekor tikus galur wistar umur 2-3 bulan dengan berat 130-230 gram yang terbagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif yang diberikan pakan standar 30 gram/tikus/hari, kelompok kontrol positif diberikan pakan tinggi lemak dan kelompok kontrol perlakuan diberikan pakan tinggi lemak dan sonde minuman berupa jus buah tin 8 ml/tikus/hari sebanyak 2 kali sehari. Hasil penelitian menunjukkan kadar trigliserida masing-masing kelompok sebelum dan sesudah intervensi tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok kontrol positif (p = 0,161, pretest = 167 mg/dl, posttest = 110 mg/dl). Terdapat perbedaan pada kelompok negatif (p = 0,012, pretest = 95,5 mg/dl, posttest = 85,5 mg/dl) dan kelompok perlakuan (p = 0,012, pretest = 141 mg/dl, posttest = 89 mg/dl). Terdapat perbedaan yang signifikan pada selisih kadar trigliserida kelompok kontrol negatif dan kontrol positif serta kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan (p = 0,011). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat pengaruh pemberian jus buah tin terhadap kadar trigliserida tikus galur wistar dislipidemia.
Daya Terima dan Kandungan Gizi Boterkoek Mocaf dan Penambahan Bubuk Bunga Rosela sebagai Alternatif Jajanan Gluten free Penderita Celiac Disease Nurkitawangi, Rizkarina; Ismawati, Rita
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 2 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (April 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i2.5898

Abstract

MOCAF dan bunga rosela dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan kue serta menjadi jajanan gluten free bagi penderita celiac disease karena memiliki kandungan zat besi, fosfor, dan vitamin C untuk mencegah terjadinya penyakit komplikasi. Boterkoek merupakan kue khas Belanda. Belum ditemukan pengembangan produk boterkoek, sehingga diperlukan pengembangan boterkoek gluten free dengan MOCAF dan bunga rosela bagi penderita intoleransi gluten, yaitu celiac disease. Tujuan: mengetahui pengaruh penggunaan MOCAF dan penambahan bubuk bunga rosela terhadap daya terima produk boterkoek serta kandungan zat besi, vitamin C, dan fosfor produk hasil uji daya terima terbaik. Metode: Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen murni dengan desain rancangan acak lengkap menggunakan 4 formula berbeda pada komposisi penambahan bubuk bunga rosela (0 g, 5 g, 7,5 g, dan 10 g). Data diuji menggunakan uji Kruskal wallis dan Mann whitney dengan p-value 0,05. Hasil:  Ada pengaruh daya terima parameter tekstur dan rasa serta tidak terdapat pengaruh parameter warna dan aroma pada setiap formula boterkoek. Formula terbaik adalah formula 1 (MOCAF 185g dan penambahan bubuk bunga rosela 5g), dengan kandungan zat besi 2,77mg/100g, vitamin C 5,46mg/100g, dan fosfor 28,86 mg/100g. Kesimpulan: Formula 1 merupakan produk dengan daya terima warna, aroma, dan rasa tertinggi.
Literature Review: Efek Imunomodulator dari Elderberry (Sambucus nigra) Laili Dyah Kusuma
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 2 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (April 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i2.5940

Abstract

Elderberry (Sambucus nigra) merupakan tumbuhan yang tersebar di Benua Eropa dan terkenal digunakan untuk pengobatan tradisional. Bagian buah, bunga, dan daun elderberry juga seringkali dimanfaatkan dalam industri makanan dan minuman. Elderberry mengandung flavonoid, antosianin, asam fenolik, vitamin, dan polisakarida. Ditemukan elderberry memiliki fungsi sebagai antiviral dan mempengaruhi sistem dan respon imun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian ekstrak maupun produk dengan kandungan elderberry terhadap segala respon imun tubuh dengan meninjau tujuh penelitian eksperimental yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dari sepuluh tahun terakhir (2015-2025) yang bersumber dari PubMed dan ScienceDirect. Ditemukan pemberian ekstrak elderberry secara in vitromaupun ex vivo mempengaruhi kadar sitokin, menurunkan kadar reactive oxygen species (ROS), merangsang sel T, berperan dalam maturasi sel dendrit yang meningkatkan antibodi, dan mencegah infeksi. Dapat disimpulkan bahwa elderberry dapat digunakan untuk mencegah infeksi dan menstimulasi aktivitas sistem imun. Namun, diperlukan studi lebih lanjut mengenai mekanisme kerjanya dan dosis yang efektif.
Hubungan Asupan Protein Dan Frekuensi Hemodialisis Dengan Kadar Serum Kreatinin Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Umum Kaliwates: Hubungan Asupan Protein Dan Frekuensi Hemodialisis Dengan Kadar Serum Kreatinin Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Di Rumah Sakit Umum Kaliwates Agatha Widiyawati; Aulya Wura Rahmanda
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 2 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (April 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i2.5981

Abstract

Menurut data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 prevalensi kategori pernah atau sedang menjalani cuci darah didiagnosis penyakit gagal ginjal kronis tahun 2023 di Indonesia sebanyak 21,1%. Prevalensi penyakit gagal ginjal kronis Provinsi Jawa Timur pada tahun 2023 yaitu 0,12 % dari total penduduk provinsi Jawa Timur. RSU Kaliwates Jember sebagai salah satu rumah sakit yang memiliki layanan hemodialisis mengalami peningkatan yang signifikan sebesar 23%, di tahun 2022-2023. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan asupan protein dan frekuensi hemodialisis dengan kadar kreatinin pasien gagal ginjal kronik di RSU Kaliwates Jember. Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Subjek pada penelitian ini yaitu sebanyak 45 subjek dengan teknik purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan instrumen identitas subjek dan kuesioner food recall 1x24 jam yang dilakukan sebanyak 2 kali. Uji normalitas data menggunakan Shapiro Wilk. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Pearson untuk data yang tedistribusi normal dan Spearman untuk data yang tidak terdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan 86,7% asupan protein kurang, 95,6% menjalani frekuensi hemodialisis 2x/minggu, dan 100% kadar kreatinin subjek tergolong tinggi. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu tidak ada hubungan asupan protein dengan kadar kreatinin pasien gagal ginjal kronik di RSU Kaliwates Jember, serta tidak ada hubungan pada frekuensi hemodialisis dengan kadar kreatinin pasien gagal ginjal kronik di RSU Kaliwates Jember.
RELATIONSHIP BETWEEN FOOD HANDLERS HYGIENE SANITATION KNOWLEDGE AND THE IMPLEMENTATION OF SNACK HIGIENE SANITATION STANDARDS IN ELEMENTARY SCHOOLS Ayu Winarsih, Tendriana; Hariawan, Muhammad Hafizh; Putriana, Dittasari
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 3 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (Agustus 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i3.6269

Abstract

Penjamah makanan adalah seseorang yang secara langsung menyentuh atau mengolah makanan, dan bisa menjadi sarana masuknya penyakit ke dalam makanan. Faktor sumber daya manusia berpengaruh besar terhadap kondisi higiene dan sanitasi, salah satunya adalah pendidikan yang mempengaruhi tingkat pengetahuan seseorang tentang kebersihan diri dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang higiene sanitasi yang dimiliki oleh penjamah makanan dengan penerapan standar higiene sanitasi jajanan di sekolah dasar. Penelitian ini melibatkan 40 responden yang diambil menggunakan teknik purvosive sampling. Data pengetahuan higiene sanitasi didapatkan dengan cara pengisian kuesioner dengan 12 pertanyaan pilihan ganda oleh penjamah makanan. Sedangkan data penerapan higiene sanitasi diperoleh dengan cara observasi menggunakan formulir gerai pangan jajan keliling. Data kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji chi-square (p-value <0,05)menggunakan STATA 14. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa responden, pengetahuan kurang (45%), penerapan tidak sesuai responden (50%). Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan penerapan higiene sanitasi dengan nilai p-value 0,011 (<0,05). Saran bagi responden diharapkan dapat mengikuti pelatihan atau penyuluhan rutin mengenai prinsip-prinsip higiene dan sanitasi makanan. Kata Kunci: Pengetahuan, Higiene Sanitasi, Penjamah Makanan
Pengaruh Pemberian Cookies Kedelai Kunyit Zaitun Terhadap Kadar HDL dan LDL Pada Tikus Jantan Galur Wistar Dislipidemia Olivia, Zora; Raihan Taqbira Setia Kurniawan; Mutiara Amelia Hapsari
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 3 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (Agustus 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i3.5238

Abstract

Dislipidemia adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan kadar kolesterol total, kolesterol LDL, trigliserida atau kolesterol HDL yang tidak normal. Kunyit dan kedelai mengandung flavonoid yang dapat meningkatkan profil lipid dalam darah dengan cara meningkatkan aktivitas LCAT (Lecithin Cholesterol Acyltransferase). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian cookies kedelai kunyit zaitun terhadap kadar kolesterol HDL dan LDL pada tikus Wistar dislipidemia. Penelitian ini merupakan penelitian True Exsperimental dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. 24 ekor tikus Wistar jantan dengan berat 150-250 gram dan berusia 2-3 bulan dibagi menjadi tiga kelompok. Kelompok kontrol negatif (K-) menerima pakan standar Rat Bio (20 gram/tikus/hari) dan minum ad libitum. Kelompok kontrol positif (K+) diberi pakan tinggi lemak yang dimodifikasi, termasuk injeksi intravena adrenalin 0,006 mg/200 gBB pada hari pertama, diikuti dengan kuning telur bebek (5 g/gBB) secara oral selama 14 hari, dan kemudian lemak sapi (2 g), kuning telur puyuh (1 g), dan mentega (2 g) secara oral. Kelompok intervensi (P) menerima diet tinggi lemak, minum ad libitum, dan cookies kedelai kunyit zaitun 21,7 g/tikus/hari. Kadar HDL dan LDL darah sebelum intervensi adalah homogen (p>0,05). Kelompok intervensi (P) menunjukkan penurunan kadar kolesterol LDL yang lebih rendah yaitu sebesar 2,8 ± 5,7 (p>0,05) dan peningkatan kadar kolesterol HDL yang lebih rendah yaitu sebesar 2,00 ± 3,752 (p>0,05). Oleh karena itu, pemberian cookies kedelai kunyit zaitun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kadar HDL dan LDL darah pada tikus Wistar dislipidemia.
Hubungan Pengetahuan Gizi dan Kemampuan Membaca Informasi Nilai Gizi dengan Frekuensi Konsumsi Minuman Kemasan Berpemanis Sugihartin, Rifdah Haniifah; Galih Purnasari
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 3 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (Agustus 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i3.5306

Abstract

Sugar-Sweetened Packaged Beverages yang dikenal juga sebagai minuman kemasan berpemanis merupakan jenis minuman kemasan yang mengandung gula atau pengganti gula seperti aspartame, sukralosa, sakarin dan lain sebagainya.  Salah satu kelompok yang banyak mengonsumsi minuman kemasan berpemanis adalah remaja. Pengetahuan gizi terkait minuman kemasan berpemanis dan kemampuan membaca informasi nilai gizi dapat mempengaruhi frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis pada remaja. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah  untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan gizi, dan kemampuan membaca informasi nilai gizi dengan frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis pada remaja. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 10 dan 11 di SMAN Arjasa pada bulan Maret 2024. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis statistik menggunakan SPSS 26 dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 43 subjek (46,2%) memiliki pengetahuan gizi terkait minuman kemasan berpemanis yang baik. Subjek yang memiliki kemampuan membaca informasi nilai gizi dalam kategori baik berjumlah 81 orang atau 87,1%. Subjek dengan frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis tinggi berjumlah 83 orang atau 89,2%. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi terkait minuman kemasan berpemanis dengan frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis pada subjek di SMAN Arjasa (p = 0,063), tidak terdapat hubungan antara kemampuan membaca informasi nilai gizi dengan frekuensi konsumsi minuman kemasan berpemanis pada subjek di SMAN Arjasa (p = 0,45).
Hubungan Pola Makan Dengan Status Gizi dan Kadar Asam Urat Pada Remaja Sammeng, Wahyuni
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 3 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (Agustus 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i3.5959

Abstract

Provinsi Maluku merupakan salah satu provinsi dengan prevalensi asam urat aling tinggi dari prevalensi rata-rata nasional, dimana terjadi peningkatan mencapai angka 8,9% sedangkan dari diagnosis dan gejala meningkat mencapai angka 18,8 %. World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa penderita asam urat meningkat setiap tahunnya di dunia. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional study. Subjek penelitian merupakan remaja 19-25 tahun berjumlah 203 orang. Sampel dihitung dengan menggunakan jumlah sampel minimal yaitu 30 orang yang dipilih dengan purposive sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah status gizi dan kadar asam urat. Variabel independen adalah pola makan yang terdiri dari jumlah asupan purin, jenis makanan tinggi purin dan frekuensi makan. Berdasarkan hasil penelitian, responden paling banyak berada pada umur 20 tahun (46.7%) dan berjenis kelamin perempuan (86.7%). Nilai p pada hubungan jumlah makan dengan status gizi yaitu 0.409, hubungan jenis makan dengan status gizi 0.823 dan hubungan frekuensi makan dengan status gizi 0.269. Nilai p pada hubungan jumlah makan dengan kadar asam urat yaitu 0.681, hubungan jenis makan dengan kadar asam urat 0.321 dan hubungan frekuensi makan dengan kadar asam urat 0.014. Kesimpulannya tidak hubungan pola makan dengan status gizi, tapi terdapat hubungan antara frekuensi makan dengan kadar asam urat.
Pengaruh Edukasi Jajanan Sehat Berbasis Edutainment Terhadap Pengetahuan Siswa SMPN 3 Banguntapan Dwi Cahyani Astriyana Putri; Muhammad Hafizh Hariawan; Ibtidau Niamilah
HARENA : Jurnal Gizi Vol 5 No 3 (2025): HARENA: Jurnal Gizi (Agustus 2025)
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/harena.v5i3.6312

Abstract

Remaja memiliki kecenderungan memilih jajanan tanpa mempertimbangkan aspek gizi dan keamanan pangan. Pangan jajanan anak sekolah di Indonesia selama 3 tahun (2021-2023) tidak memenuhi syarat keamanan makanan. Kondisi ini berpotensi menyebabkan diare. Kasus diare di Yogyakarta, khususnya di Kabupaten Bantul dan wilayah Puskesmas Banguntapan 1, tergolong tinggi. Lokasi SMPN 3 Banguntapan dekat dengan TPST Piyungan yaitu 2,3 km. Metode pembelajaran di SMPN 3 Banguntapan umumnya adalah ceramah. Pembelajaran yang bersifat monoton dapat berdampak pada pengetahuan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi jajanan sehat berbasis edutainmentterhadap pengetahuan siswa SMPN 3 Banguntapan. Metode penelitian ini kuantitatif, menggunakan desain Pre-Eksperiment dengan rancangan One Group Pre and Posttest Design. Sampel penelitian ini adalah sebagian siswa kelas 8 SMPN 3 Banguntapan sebanyak 74 siswa. Pengambilan sampel dilakukan secara random (probability sampling) dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian ini berdasarkan uji Wilcoxon (Wilcoxon Signed Rank Test), diperoleh p-value 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh edukasi jajanan sehat berbasis edutainment terhadap pengetahuan siswa di SMPN 3 Banguntapan.