cover
Contact Name
Ahmad Yousuf Kurniawan
Contact Email
frontbiz@ulm.ac.id
Phone
+6281211109125
Journal Mail Official
frontbiz@ulm.ac.id
Editorial Address
Program Studi Agribisnis, Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat Jl. Jend. Ahmad Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan 70714, Indonesia
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Frontier Agribisnis
ISSN : -     EISSN : 30481260     DOI : https://doi.org/10.20527/frontbiz
Frontier Agribisnis adalah jurnal yang dikelola Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Lambung Mangkurat. Tema jurnal ini mencakup agribisnis secara umum, meliputi: analisis penyediaan input pertanian, analisis usaha tani dan perkebunan, analisis pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, penyuluhan dan komunikasi pertanian, pemberdayaan masyarakat, dan analisis kebijakan pertanian. Terbit 4 kali dalam satu tahun (Maret, Juni, September dan Desember).
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 3 (2022)" : 33 Documents clear
Analisis Usaha Pengolahan Gula Aren di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru Hasriati Erawati; Kamiliah Wilda; Nuri Dewi Yanti
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7813

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui besarnya biaya, penerimaan, dan keuntungan dari usaha pengolahan gula aren, serta mengetahui besar nilai tambah yang dihasilkan dari usaha pengolahan gula aren. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan Kabupaten Kotabaru. Terdapat dua desa yang memproduksi gula aren yaitu Desa Teluk Aru dan Desa Teluk Kemuning. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive). yaitu penentuan sampel secara sengaja oleh peneliti berdasarkan pertimbangan tertentu sesuai dengan tujuan penelitian. Pengambilan desa sampel dilakukan dengan pertimbangan yaitu desa yang memiliki unit usaha industri gula aren. Pengambilan responden dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode sensus yaitu semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Adapun jumlah populasi pengrajin gula aren di Kecamatan Pulau Laut Kepulauan berjumlah 27 rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total rata-rata pada usaha pengolahan gula aren adalah sebesar Rp 2.993.234 per bulan, penerimaan rata- rata sebesar Rp 3.769.630 per bulan. Rata-rata keuntungan sebesar Rp 776.396 per bulan. Rata-rata nilai tambah pada usaha pengolahan gula aren adalah sebesar Rp 10.857,31/kg.
Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh terhadap Produksi Usahatani Padi Lokal Pasang Surut Tipe A dan Pasang Surut Tipe B di Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan Muhammad Ariza Fahlefi Alfadillah; Muzdalifah Muzdalifah; Nina Budiwati
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7804

Abstract

Kecamatan Aluh-Aluh di Kabupaten Banjar merupakan salah satu tempat produksi padi lokal terbanyak. Usaha tani padi lokal memiliki beberapa kendala. Diantaranya, hama, penyakit dan penggunaan faktor-faktor produksi yang digunakan petani kurang efisien. Tujuan dari penelitian ini menganalisis proses produksi usahatani padi lokal pasang surut tipe A dan tipe B dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani padi lokal pasang surut tipe A dan tipe B. Jumlah populasi petani padi lokal yang ada di kecamatan tersebut sebanyak 3.593 petani. Dari jumlah tersebut diambil masing-masing sebanyak 30 petani pada lahan tipe A 30 petani dan lahan tipe B 30 petani dengan teknik proporsional. Analisis data dilakukan dengan menggunakan persamaan fungsi produksi Cobb-Douglas dengan model persamaan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses produksi usahatani padi lokal pasang surut, pada fase pembibitan memerlukan waktu 2 bulan , perawatan memerlukan waktu 5 bulan, pase panen memerlukan waktu 1 bulan dan pascapanen 4 bulan. Mengetahui faktor-faktor produksi dengan menggunakan model regresi diperoleh pada Lahan Pasang surut Tipe A penggunaan benih berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi padi, sementara lahan pasang surut tipe B penggunaan pupuk mempengaruhi secara nyata terhadap peningkatan produksi padi di Kecamatan Aluh-Aluh Kabupaten Banjar
Analisis Usahatani Bunga Melati dan Bunga Kenanga terhadap Total Pendapatan Keluarga Petani di Desa Pandak Daun Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Nurul Abadiyah; Luki Anjardiani; Muhammad Husaini
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7795

Abstract

Bunga melati dan bunga kenanga banyak diusahakan oleh keluarga petani di desa Pandak Daun Kecamatan Karang Intan. Bunga melati dan bunga kenanga banyak digunakan oleh masyarakat untuk kegaiatan pernikahan, kelahiran, kematian dan acara resmi lainnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, pendapatan total keluarga petani dan kontribusi usahatani bunga melati dan bunga kenanga terhadap total pendapatan keluarga petani Penelitian ini menggunakan metode survei terhadap populasi petani tersebut yang berjumlah 82 orang dan diambil sebagai sampel sebanyak 41 orang dengan teknik proportioneted random sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya total usahatani bunga melati dan bunga kenanga per usahatani sebesar Rp 1.791.738 atau per bulan sebesar Rp 597.246 dengan penerimaan per usahatani sebesar Rp 11.837.278 atau perbulan Rp 3.945.759. Pendapatan yang diperoleh keluarga petani per usahatani sebesar Rp 11.625.138 atau per bulan sebesar Rp 3.292.801 dan keuntungan perusahatani sebesar Rp 10.043.619 atau perbulan sebesar Rp 3.347.873. Pendapatan total keluarga petani selama periode Mei-Juli dari usahatani bunga melati, usahatani bunga kenanga, usaha pertanian (padi) dan non pertanian sebesar Rp 12.050.286 per usahatani, yang terdiri dari usahatani bunga melati dan bunga kenanga sebesar Rp 11.587.456 per usahatani, usaha pertanian (padi) dan usaha non pertanian, masing-masing sebesar Rp282.341 dan 180.488. Kontribusi pendapatan dari usahatani bunga melati dan bunga kenanga terhadap pendapatan total rumah tangga petani, masing-masing sebesar 40% dan 57% sisanya sebesar 3% dari usaha pertanian dan non pertanian.
Analisis Kelayakan Usaha Coffee Shop “Setara” Banjarbaru Kalimantan Selatan (Aspek Manajemen Sumberdaya Manusia dan Aspek Finansial) Rosdiana Rosdiana; Sadik Ikhsan; Umi Salawati
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7786

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sumberdaya manusia dan kelayakan usaha coffee shop Setara pada aspek finansial. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus coffee shop Setara yang berlokasi di Jalan Soeparto No.24 Loktabat Utara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa dari aspek manajemen sumberdaya manusia ada beberapa kriteria yang layak seperti sistem pemutusan hubungan kerja (PHK), jadwal kerja, jumlah tenaga kerja, struktur organisasi, dan job desc. Untuk sistem perekrutan dianggap tidak layak. Biaya yang dikeluarkan terdiri dari biaya inventaris sebesar Rp. 537.156.000 biaya gaji per tahun Rp 309.600.000 biaya operasional per tahun sebesar Rp. 181.860.000, dan biaya produksi per tahun sebesar Rp. 720.536.880. Pendapatan yang diterima per tahun sebesar Rp. 1.885.948.800. Nilai NPV diperoleh sebesar 2.609.785.455, nilai IRR diperoleh sebesar 88,3%, Net B/C diperoleh sebesar 5,859, Gross B/C diperoleh sebesar 1,25, dan untuk payback period diperoleh nilai 6,568 atau 6 tahun 7 bulan. Berdasarkan hasil analisis sensitivitas kelayakan finansial usaha coffee shop Setara masih layak pada tiga simulasi yaitu, pada kenaikan harga produksi sebesar 10%, penurunan pendapatan sebesar 10%, dan secara bersama-sama menaiknya harga produksi dan menurunnya pendapatan masing-masing sebesar 10%.
Persepsi Konsumen tentang Fitur Instagram Freshsayurmarket.Banjarmasin sebagai Media Pemasaran Sayuran secara Online Yuliani Yuliani; Hairin Fajeri; Luthfi Fatah
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan persepsi konsumen menurut usia, pekerjaan, lama penggunaan instagram dan frekuensi transaksi terhadap fitur instagram freshsayurmarket.banjarmasin sebagai media pemasaran sayuran secara online dan menganalisis pengaruh fitur instagram sebagai media pemasaran sayuran secara online terhadap persepsi konsumen. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara online. Selama 20 hari, terkumpul sebanyak 37 konsumen yang bersedia mengisi kuesioner dari 57 pengunjung/konsumen yang memenuhi kriteria. Untuk menganalisis apakah terdapat perbedaan persepsi konsumen menurut usia, pekerjaan, lama penggunaan dan frekuensi transaksi terhadap titur instagram sebagai media pemasaran sayuran secara online digunakan Uji Mann-Whitney. Sedangkan untuk menganalisis ada atau tidaknya pengaruh Fitur instagram sebagai media pemasaran sayuran secara online terhadap persepsi konsumen menggunakan analisis Regresi Linier sederhana. Hasil penelitian pada pengujian Mann-Whitney menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan persepsi konsumen menurut usia, pekerjaan, lama penggunaan dan frekuensi transaksi terhadap fitur instagram sebagai media pemasaran sayuran secara online. Pada analisis Regresi Linier sederhana nilai thitung (5,720) > ttabel (2,030), H0 ditolak dan Ha diterima artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan fitur Instagram terhadap persepsi konsumen.
Analisis Pangsa Pengeluaran Pangan Rumah Tangga Petani di Desa Hakurung Kecamatan Daha Utara Kabupaten Hulu Sungai Selatan Lailatunnazmi Lailatunnazmi; Ahmad Yousuf Kurniawan; Sadik Ikhsan
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7800

Abstract

Ketahanan pangan tingkat rumah tangga menggambarkan kemampuan keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan untuk konsumsi dan pemenuhan energi para anggota keluarga. Salah satu indikator yang digunakan dalam mengukur ketahanan pangan adalah pangsa pengeluaran pangan. Berdasarkan laporan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam FSVA 2019, masih terdapat 10 desa di Kecamatan Daha Utara, termasuk salah satunya Desa Hakurung yang berada pada kategori rentan rawan pangan. Salah satu penyebabnya adalah tingkat kesejahteraan warga yang rendah. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi dan menganalisis kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani beserta faktor-faktor yang diduga mempengaruhi pangsa pengeluaran pangan rumah tangga petani. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah proportional random sampling dengan 50 responden. Hasil penelitian diperoleh kondisi ketahanan pangan rumah tangga petani, menggunakan indikator pangsa pengeluaran pangan di Desa Hakurung berada pada kondisi tidak tahan pangan dengan rata-rata pangsa sebanyak 75,44%. Pendapatan non-usahatani adalah faktor yang secara signifikan mempengaruhi pangsa pengeluaran petani. Sedangkan tiga faktor lainnya, pendapatan usahatani, jumlah anggota keluarga dan tingkat pendidikan ibu tidak berpengaruh secara signifikan.
Analisis Kepuasan Petani terhadap Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar Heldayanti Heldayanti; Usamah Hanafie; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7791

Abstract

Petani tidak megikuti asuransi pertanian disebabkan karena petani merasa berhasil atau tidak butuh AUTP, sikap negatif dan ketidakpuasan petani terhadap atribut AUTP. Hal ini yang membuat petani tidak ikut kembali asuransi pertanian pada tahun selanjutnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis kepuasan petani terhadap atribut AUTP di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Customer Satisfaction Index atau indek kepuasan konsumen. Berdasarkan hasil penelitian, indeks kepuasan petani terhadap atribut Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Kecamatan Gambut Kabupaten Banjar sebesar 67,11%, termasuk kategori puas. Didukung dengan penilaian terhadap tingkat kepentingan dan kinerja atribut AUTP yang dikelompokkan yaitu produk, harga, tempat, promosi, proses, lingkungan fisik dan stakeholder. Skor rata-rata nilai tingkat kepentingan atribut AUTP sebesar 4,26 yang termasuk kategori sangat penting, sedangkan tingkat kinerja atribut AUTP adalah 3,34 yang termasuk kategori baik.
Analisis Struktur Biaya, Keuntungan, dan Nilai Tambah Kerajinan Eceng Gondok (Eichornia crassipes) di Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara Rieska Farida; Ahmad Yousuf Kurniawan; Yudi Ferrianta
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur biaya dari usaha kerajinan eceng gondok di Desa Banyu Hirang; menganalisis penerimaan dan keuntungan dari usaha kerajinan eceng gondok di Desa Banyu Hirang; dan menganalisis besar nilai tambah dari usaha kerajinan eceng gondok di Desa Banyu Hirang. Penelitian ini dilaksanakan pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Kembang Ilung milik Bapak Supianor yang berlokasi di Desa Banyu Hirang Kecamatan Amuntai Selatan Kabupaten Hulu Sungai Utara. Dilaksanakan pada bulan April 2022 sampai dengan bulan Juli 2022. Jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian biaya variabel usaha kerajinan eceng gondok tahun 2021 sebesar Rp 51.088.000 dan jumlah biaya tetap sebesar Rp 379.590.000, dengan jumlah biaya total adalah sebesar Rp 430.678.000. Total penerimaan usaha kerajinan eceng gondok tahun 2021 adalah sebesar Rp 779.245.000, sehingga keuntungan sebesar Rp 348.567.000. Nilai tambah yang diperoleh yaitu tas sebesar Rp 54.653/unit, kotak tissue sebesar Rp 13.253/unit, baki sebesar Rp 3.949/unit, karpet kecil sebesar Rp 122.653/unit, karpet besar Rp 161.653/unit, meja dan kursi sebesar Rp 4.004.333/unit, dan cermin sebesar Rp 44.453/unit.
Kinerja Penyuluh Pertanian dalam Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Walatung, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah Mas’amah Mas’amah; Mariani Mariani; Masyhudah Rosni
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7805

Abstract

Desa Walatung adalah desa yang berada di Kecamatan Pandawan, selain itu Desa Walatung juga merupakan desa dengan kelompok tani terbanyak di Kecamatan Pandawan. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui kinerja penyuluh pertanian dan pemberdayaan kelompok tani di Desa Walatung, serta mengetahui kendala yang dihadapi penyuluh dalam melaksanakan penyuluhan. Metode dalam pengambilan sampel menggunakan cara pengambilan sampel secara acak terproporsi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus 2020 sampai bulan februari 2021, data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Kinerja penyuluh pertanian di Desa Walatung mencapai persentase sebesar 85,13% dan Pemberdayaan kelompok tani Desa Walatung mendapatkan persentase sebesar 87,54%. Hal ini menunjukan bahwa kinerja penyuluh dan pemberdayaan kelompok tani termasuk dalam kategori tinggi.
Analisis Usaha Pengolahan Kue Berbahan Baku Labu Kuning di Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru (Studi Kasus pada Usaha Kue Labuana) Ratna Sari Utami; Umi Salawati; Nuri Dewi Yanti
Frontier Agribisnis Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/frontbiz.v6i3.7796

Abstract

Usaha Kue Labuana merupakan salah satu UMKM yang mempunyai potensi untuk dikembangkan dengan memanfaatkan sumber daya hasil pertanian khususnya labu kuning sebagai bahan dasar pembuatan kue. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya, penerimaan, keuntungan, kelayakan usaha dan mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh usaha Kue Labuana di Kelurahan Loktabat Selatan Kecamatan Banjarbaru Selatan. Metode analisis data menggunakan pendekatan perhitungan biaya, penerimaan, keuntungan, RCR dan metode analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, biaya usaha pengolahan Kue Labuana selama 1 (satu) minggu dari tanggal 10-16 Oktober 2021 adalah sebesar Rp 10.586.842 dengan penerimaan Rp 14.600.000, maka keuntungan yang diperoleh Rp 4.013.158. Nilai revenue cost ratio (RCR) pada usaha usaha Kue Labuana 1,379. Permasalahan yang dihadapi pada usaha Kue Labuana, yaitu sulit mencari tenaga kerja untuk memproduksi kue ketika pesanan produk meningkat, adanya pandemi COVID-19 dan kebutuhan bahan baku utama labu kuning tergantung tinggi rendahnya produksi labu kuning di tingkat petani.

Page 3 of 4 | Total Record : 33