cover
Contact Name
Sutanto
Contact Email
mastanto5150@gmail.com
Phone
+6282220112411
Journal Mail Official
admin@jurnalgurusd.com
Editorial Address
Desa Plosorejo Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan Jawa Tengah 58191
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
JGSD : Jurnal Guru Sekolah Dasar
ISSN : 30630169     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Guru SD adalah jurnal akses terbuka peer-review yang didirikan oleh Forum Guru Wiyata Bhakti (FGWB) yang berkedudukan di Kabupaten Grobogan. Jurnal ini berfungsi sebagai platform penting yang didedikasikan untuk menerbitkan artikel penelitian berkualitas tinggi, makalah ulasan, dan studi kasus di bidang pendidikan dasar. Misi kami adalah untuk memajukan bidang ini dengan memberikan para pendidik, peneliti, dan praktisi wawasan berharga serta praktik inovatif yang dapat meningkatkan hasil belajar mengajar di sekolah dasar. Fokus dan Lingkup Jurnal: Metode dan strategi pengajaran di sekolah dasar Pengembangan kurikulum dan bahan ajar Teknologi pendidikan dalam pembelajaran Penilaian dan evaluasi pembelajaran Pendidikan inklusif dan kebutuhan khusus Pengembangan profesional guru Kebijakan pendidikan dasar Studi kasus dan laporan pengalaman praktis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
SCRATCH-PEMAN: Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Scratch MIT untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Pecahan pada Siswa Rokhmaniyah, Faidlatur
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Juni 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v2i1.6

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Scratch MIT bernama SCRATCH-PEMAN (Sarana Cerdas Rekayasa Aplikatif Teknologi Cara Hitung PEcahan MAtematikal untuk aNak) untuk materi pecahan di kelas 2 sekolah dasar. Pengembangan media ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan konsep pecahan yang memerlukan visualisasi konkret untuk memudahkan pemahaman siswa kelas awal. Media pembelajaran dikembangkan menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg & Gall yang dimodifikasi menjadi 10 tahap. Subjek penelitian adalah 43 siswa kelas 2 SD Islam Kradenan Kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket validasi ahli, dan tes hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan media SCRATCH-PEMAN memperoleh penilaian "sangat layak" dari ahli media (89,5%) dan ahli materi (91,2%). Implementasi media ini menghasilkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep pecahan dengan nilai N-gain sebesar 0,67 (kategori sedang). Persentase ketuntasan klasikal meningkat dari 46,5% menjadi 88,4%. Respon siswa terhadap media pembelajaran ini sangat positif dengan tingkat kepuasan 92,7%. Penelitian ini membuktikan bahwa SCRATCH-PEMAN efektif memvisualisasikan konsep pecahan secara interaktif dan menarik, sehingga memudahkan siswa memahami konsep dasar pecahan sesuai tahap perkembangan kognitif siswa
Pengembangan Media Scratch-MIT Dalam Kurikulum Merdeka Untuk Pemahaman Vegetatif-Generatif Di SDN 3 Taruman (Scratch-MIT-Vege-Gen) Wiyani, Jasti
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Juni 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v2i1.4

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berbasis SCRATCH-MIT untuk meningkatkan pemahaman siswa kelas VI SD Negeri 3 Taruman pada topik perkembangan vegetatif-generatif tanaman dalam Kurikulum Merdeka. Metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall diterapkan dalam sepuluh tahap, meliputi analisis kebutuhan, desain produk, validasi ahli, uji coba terbatas, revisi, hingga implementasi. Subjek penelitian melibatkan 36 siswa dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, tes kognitif, dan angket respon siswa. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan signifikan pada nilai post-test (rata-rata 85,2) dibanding pre-test (62,4), serta peningkatan partisipasi aktif siswa dari 47% menjadi 82%. Analisis data menggunakan teknik kualitatif deskriptif dan uji statistik paired sample t-test (α=0,05) membuktikan efektivitas media dalam memfasilitasi pembelajaran mendalam (deep learning). Temuan ini merekomendasikan integrasi SCRATCH-MIT sebagai inovasi pedagogis berbasis teknologi untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka..
Modelo Sirius (Simulasi Interaktif Representasi IPA Untuk Sintesis) Berbasis Scratch MIT Pada Konsep Fotosintesis Siswa Kelas 4 SD Ristiyanti, Eni
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Juni 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v2i1.3

Abstract

Pemahaman konsep fotosintesis pada siswa sekolah dasar seringkali terkendala oleh sifatnya yang abstrak dan kompleks. Penelitian ini bertujuan mengembangkan MODELO SIRIUS (Simulasi Interaktif Representasi IPA Untuk Sintesis) berbasis Scratch MIT sebagai media pembelajaran konsep fotosintesis yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg & Gall yang meliputi sepuluh tahapan sistematis. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 5 Godong Kabupaten Grobogan dengan subjek penelitian 37 siswa kelas IV pada Januari hingga April 2025. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket validasi, tes pemahaman konsep, dan angket respons siswa. Hasil validasi menunjukkan MODELO SIRIUS memiliki tingkat kelayakan sangat baik dari ahli materi (92%), ahli media (89%), dan praktisi pendidikan (94%). Uji lapangan operasional menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep fotosintesis dengan nilai rata-rata pretest 62,43 menjadi 85,16 pada posttest, dengan N-gain 0,72 (kategori tinggi). Persentase miskonsepsi siswa tentang bahan yang diperlukan untuk fotosintesis mengalami penurunan dari 75,68% menjadi 18,92%. Respon siswa terhadap MODELO SIRIUS sangat positif (90,86%) dengan aspek tertinggi pada motivasi belajar (95%) dan kemenarikan tampilan (94%). Keunggulan MODELO SIRIUS terletak pada kemampuannya menvisualisasikan proses fotosintesis secara dinamis dan interaktif, mengakomodasi berbagai gaya belajar, serta mendukung pembelajaran mandiri melalui simulasi interaktif dan umpan balik langsung.
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Digital Dalam Meningkatkan Minat Dan Hasil Belajar Siswa Sdn 1 Sarirejo Wiyati, Indar; Sutanto, Sutanto; Santoso, Santoso; Shokib Rondli, Wawan; Raharjo, Ronal
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Juni 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v2i1.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas penggunaan media pembelajaran digital dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di SDN 1 Sarirejo Kecamatan Ngaringan Kabupaten Grobogan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif naratif, dengan pendekatan narasi pengalaman dari guru dan siswa selama proses pembelajaran yang menggunakan media digital. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan siswa, observasi kelas, serta analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran digital, seperti PowerPoint, video interaktif, dan aplikasi pembelajaran, secara signifikan meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan tertarik mengikuti materi yang disampaikan. Selain itu, media digital juga membantu meningkatkan hasil belajar siswa, yang tercermin dalam peningkatan nilai ulangan harian dan kemampuan siswa dalam memahami materi pelajaran. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala dalam implementasi, seperti keterbatasan akses internet di beberapa area, kurangnya keterampilan teknis dari sebagian guru, serta keterbatasan perangkat teknologi yang tersedia di sekolah. Meskipun demikian, kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran digital efektif dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di pendidikan dasar, asalkan didukung oleh infrastruktur teknologi yang memadai dan pelatihan yang cukup bagi guru.
Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Membentuk Karakter Tanggung Jawab Siswa SDN 1 Dimoro Suprapti, Suprapti; Siti Indarwati; Sepdian Retnosari; Ellis Setyowati; Santoso, Santoso; Shokib Rondli, Wawan
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Juni 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v2i1.7

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan pelaksanaan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam membentuk karakter tanggung jawab siswa SDN 1 Dimoro. Metode kualitatif digunakan dengan teknik wawancara guru dan siswa, observasi partisipatif, serta analisis dokumentasi program sekolah. Temuan menunjukkan bahwa kebiasaan bangun pagi dan tidur cepat meningkatkan kedisiplinan waktu, ibadah dan gemar belajar memperkuat tanggung jawab akademik, sedangkan olahraga, pola makan bergizi, dan partisipasi bermasyarakat mendukung tanggung jawab pribadi dan sosial. Keberhasilan program didorong oleh komitmen guru, dukungan orang tua, dan sarana sekolah, sementara tantangan berupa keterbatasan fasilitas dan kesadaran awal siswa. Rekomendasi meliputi pelatihan guru berkelanjutan, peningkatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan komunitas, serta monitoring rutin untuk mempertahankan dampak positif gerakan ini.
Implementasi Seni Barongan Kudus untuk Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Mohammad Kanzunnudin; Irfai Fathurohman; Raharjo, Ronal
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Agustus 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/

Abstract

Seni tradisional Barongan Kudus merupakan warisan budaya yang sarat dengan nilai-nilai moral, spiritual, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi Barongan Kudus dalam pendidikan karakter di lingkungan sekolah dasar, serta menelaah kontribusinya dalam membentuk pribadi siswa yang berintegritas. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru dan seniman lokal, observasi kegiatan pembelajaran, serta dokumentasi aktivitas seni budaya di sekolah. Temuan menunjukkan bahwa seni Barongan Kudus tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi budaya, tetapi juga menjadi sarana internalisasi nilai-nilai seperti keberanian, kerja sama, tanggung jawab, dan cinta tanah air. Implementasi dilakukan melalui integrasi dalam pembelajaran tematik dan kegiatan ekstrakurikuler berbasis budaya lokal. Keterlibatan aktif siswa dalam latihan dan pementasan Barongan mendorong pembentukan karakter secara kontekstual dan menyenangkan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kemitraan antara sekolah dan komunitas budaya guna mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkaya pendidikan karakter anak-anak usia dini.
Eksplorasi Nilai Kultural dan Potensi Wisata Sendang Bidadari di Kudus Wiyati, Indar; Mohammad Kanzannudin; Irfai Fathurohman
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Agustus 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi wisata dan nilai kultural yang terkandung dalam objek wisata Sendang Bidadari yang terletak di Kudus. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi terkait cerita rakyat dan tradisi lokal yang berkembang di masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sendang Bidadari tidak hanya memiliki daya tarik alam yang indah, tetapi juga menyimpan nilai-nilai kultural yang mendalam, seperti kepercayaan masyarakat setempat yang mengaitkan sendang tersebut dengan keberkahan dan energi positif. Potensi wisata alam yang terhubung dengan elemen-elemen kearifan lokal memberikan peluang besar untuk mengembangkan pariwisata berbasis budaya yang dapat menarik minat wisatawan, sembari menjaga pelestarian budaya. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan potensi wisata di Sendang Bidadari, pengelolaan yang berfokus pada pelestarian nilai kultural, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat setempat sangat diperlukan. Pengelolaan yang baik diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang baik bagi masyarakat maupun untuk pengembangan sektor pariwisata di Kudus.
SCRADECT: Pengembangan dan Validasi Media Pembelajaran Berbasis Scratch untuk Memfasilitasi Deep Learning dan Berpikir Komputasional Siswa Sekolah Dasar Mulyono, Mulyono
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Agustus 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar menghadapi tantangan signifikan, terutama kesenjangan antara tujuan ideal untuk pembelajaran mendalam (deep learning) dan realitas praktik di kelas yang masih konvensional. Penelitian ini berfokus pada pengembangan dan validasi media pembelajaran berbasis Scratch yang dinamakan SCRADECT (SCRatch for Advancing DEep learning and Computational Thinking) sebagai solusi inovatif untuk mengatasi masalah tersebut. Menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model Borg & Gall yang diadaptasi hingga delapan tahap, produk dikembangkan untuk siswa kelas V di SD Negeri 1 Selojari. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket validasi ahli, angket praktikalitas guru dan siswa, serta tes kemampuan berpikir komputasional (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media SCRADECT memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi, dengan skor rata-rata 92% dari ahli materi dan 90% dari ahli media. Uji praktikalitas juga menunjukkan kategori sangat praktis, dengan skor 91% dari guru dan 94% dari siswa. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir komputasional siswa, dengan nilai rata-rata post-test (82,8) lebih tinggi dari pre-test (55,4), dan hasil uji-t menunjukkan signifikansi (p<0.001). Nilai N-Gain sebesar 0,61 mengindikasikan efektivitas produk dalam kategori sedang. Disimpulkan bahwa SCRADECT merupakan media yang valid, praktis, dan efektif untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka dengan memfasilitasi deep learning dan berpikir komputasional.
HISTODEEP: Komik Android Berbasis Deep Learning untuk Menguatkan Literasi Sejarah Peninggalan Hindu-Buddha Kurikulum Merdeka Monalistyani, Indah; Wiyati, Indar; Prasetyani, Kusumaningrum
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Agustus 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut inovasi media pembelajaran yang adaptif, khususnya dalam meningkatkan literasi sejarah bagi Generasi Alpha yang terbiasa dengan konten visual-interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kevalidan, kepraktisan, serta efektivitas HISTODEEP, sebuah komik Android berbasis deep learning yang dirancang untuk memperkuat literasi sejarah peninggalan Hindu-Buddha di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan, melibatkan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan sistem adaptif, validasi ahli, uji coba kepraktisan, dan uji efektivitas melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HISTODEEP memiliki validitas tinggi (92%), kepraktisan sangat baik (93% siswa menyatakan mudah digunakan dan menarik), serta efektivitas yang signifikan dengan peningkatan rata-rata nilai siswa dari 56 menjadi 84 (gain score 0,68). Penggunaan teknologi deep learning dalam HISTODEEP mendukung pembelajaran yang personal, adaptif, dan menyenangkan, sekaligus memperkuat nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Dengan demikian, HISTODEEP dapat direkomendasikan sebagai media inovatif yang mampu menjawab tantangan rendahnya literasi sejarah dan dapat dikembangkan lebih lanjut pada topik serta jenjang lain.
MEDIA “SEMI”: PENGEMBANGAN SOFTWARE BERBASIS SCRATCH MIT DENGAN DEEP LEARNING UNTUK PEMBELAJARAN EKOSISTEM IPA KELAS 4 KURIKULUM MERDEKA Sutarti, Sutarti
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Agustus 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran “SEMI”, yaitu perangkat lunak berbasis Scratch MIT yang dilengkapi modul deep learning untuk materi ekosistem IPA kelas 4 Kurikulum Merdeka. Tujuan penelitian adalah (1) merancang dan membangun media interaktif yang mampu mengenali dan mengelompokkan komponen ekosistem secara otomatis, serta (2) menguji keefektifan media dalam meningkatkan pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah Research and Development menurut Borg and Gall, meliputi tahapan: analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan prototipe, uji coba ahli, revisi, uji coba lapangan skala kecil dan besar, serta finalisasi. Subjek uji coba lapangan melibatkan 34 siswa kelas 4 SD Negeri 1 Krangganharjo. Instrumen meliputi lembar validasi ahli, angket respons, dan tes prestasi belajar. Hasil validasi ahli menunjukkan rata-rata skor kelayakan media 4,25 pada skala 1–5, kategori sangat baik. Uji coba lapangan menghasilkan skor respon siswa sebesar 4,10 (sangat positif) dan peningkatan rata-rata nilai sebelum (65,2) dan sesudah (82,7) penggunaan media dengan nilai N-gain 0,50 (sedang). Temuan ini mengindikasikan bahwa media “SEMI” layak dan efektif digunakan untuk mendukung pembelajaran ekosistem IPA kelas 4. Rekomendasi penelitian selanjutnya meliputi pengembangan fitur adaptif berbasis data performa siswa dan perluasan ke materi IPA lain.