cover
Contact Name
Sutanto
Contact Email
mastanto5150@gmail.com
Phone
+6282220112411
Journal Mail Official
admin@jurnalgurusd.com
Editorial Address
Desa Plosorejo Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan Jawa Tengah 58191
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
JGSD : Jurnal Guru Sekolah Dasar
ISSN : 30630169     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Guru SD adalah jurnal akses terbuka peer-review yang didirikan oleh Forum Guru Wiyata Bhakti (FGWB) yang berkedudukan di Kabupaten Grobogan. Jurnal ini berfungsi sebagai platform penting yang didedikasikan untuk menerbitkan artikel penelitian berkualitas tinggi, makalah ulasan, dan studi kasus di bidang pendidikan dasar. Misi kami adalah untuk memajukan bidang ini dengan memberikan para pendidik, peneliti, dan praktisi wawasan berharga serta praktik inovatif yang dapat meningkatkan hasil belajar mengajar di sekolah dasar. Fokus dan Lingkup Jurnal: Metode dan strategi pengajaran di sekolah dasar Pengembangan kurikulum dan bahan ajar Teknologi pendidikan dalam pembelajaran Penilaian dan evaluasi pembelajaran Pendidikan inklusif dan kebutuhan khusus Pengembangan profesional guru Kebijakan pendidikan dasar Studi kasus dan laporan pengalaman praktis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 50 Documents
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS BOOKS DESAIN CANVA, WEB TERINTEGRITAS CANVA DAN EVALUATION MENGGUNAKAN WORDWALL Norfaujiah; Muhammad Syabrina; Uswatun Hasanah; Watik Fitrianu
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Desember 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i4.3

Abstract

Di zaman revolusi industry 4.0, bahan ajar perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi untuk siswa dapat tertarik. Jenis bahan ajar yang bisa menarik minat siswa adalah bahan ajar berupa media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar digital berupa media pembelajaran interaktif yang dapat digunakan oleh siswa di kelas III dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini mengikuti model ADDIE dengan lima tahap yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil angket dari ahli materi, desain dan uji coba lapangan memperlihatkan bahwa media pembelajaran interaktif ini sangat sesuai, dengan skor persentase mencapai 95% termasuk Kualifikasi "Sangat Layak" menurut ahli materi 96,43%,  menurut ahli desain 95.20%, penilaian guru sebesar 92,85%, hasil uji coba lapangan 93,02%, Hasil Uji T 0,00 bahwa bahan ajar sangat signifikan dalam meningkatkan hasil belajar, dan Analisis N-gain sebesar 0,75 dengan kriteria tinggi. Kesimpulan penelitian pengembangan bahan ajar dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Literasi Siswa Melalui Model Problem-Based Learning di Sekolah Dasar Jumaidin, Jumaidin; Adiansha, Adi Apriadi; Mulyadi, Mulyadi; Irawan, Ady
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Desember 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i4.4

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi siswa di SD Islam Mananga melalui penerapan model Problem-Based Learning (PBL). Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 80 siswa. Indikator literasi yang dianalisis meliputi kemampuan membaca dan menulis, pemahaman teks, pemanfaatan informasi, kesadaran multikonteks, dan keterampilan komunikasi. Selama proses penelitian, peneliti melibatkan siswa dalam pemecahan masalah nyata yang relevan dengan kehidupan mereka, dengan tujuan untuk meningkatkan keterampilan literasi mereka secara menyeluruh. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan berbagai aspek literasi siswa, termasuk kemampuan membaca dan menulis, serta pemahaman teks yang lebih mendalam. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan dalam pemanfaatan informasi, kesadaran terhadap konteks yang lebih luas, dan kemampuan komunikasi yang lebih efektif. Dengan demikian, model PBL terbukti efektif dalam meningkatkan literasi siswa SD Islam Mananga, dan dapat menjadi alternatif metode pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah lain untuk meningkatkan kualitas literasi siswa secara keseluruhan
OPTIMALISASI PEMAHAMAN MEMBACA SISWA MELALUI PENDEKATAN BERCERITA DI KELAS 3 SEKOLAH DASAR Hani Hasanah; Dedi Suganda; Muh Syauqi Malik
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Desember 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i4.5

Abstract

Pemahaman membaca adalah salah satu keterampilan dasar yang sangat penting bagi siswa sekolah dasar untuk mendukung keberhasilan belajar di berbagai mata pelajaran. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa banyak siswa, khususnya di kelas 3 sekolah dasar, masih menghadapi tantangan dalam memahami bacaan. Hal ini dipengaruhi oleh rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran membaca yang cenderung monoton dan minimnya keaktifan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang mampu menarik perhatian siswa dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Salah satu pendekatan yang dianggap efektif adalah pendekatan bercerita, yang mampu memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dan menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemahaman membaca siswa kelas 3 di SD Negeri Pasarsuuk, Cianjur, melalui pendekatan bercerita. Dalam penelitian ini, pendekatan bercerita diterapkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali kosakata, memahami isi cerita, mengidentifikasi informasi penting, dan menginterpretasikan makna dalam bacaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek pemahaman membaca siswa setelah diterapkannya pendekatan bercerita. Siswa menjadi lebih aktif, mampu menjawab pertanyaan secara kritis, dan menunjukkan daya ingat yang lebih baik terhadap materi bacaan. Selain itu, pendekatan ini mendorong siswa untuk lebih terlibat dalam diskusi dan berbagi pandangan mengenai isi cerita. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan bercerita adalah metode yang efektif untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa sekolah dasar. Harapannya, pendekatan ini dapat diimplementasikan secara luas oleh guru di berbagai sekolah dasar untuk mengatasi tantangan dalam pembelajaran membaca dan meningkatkan literasi siswa di Indonesia
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWTOON PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SDN SUDIMARA 11 CILEDUG Ahda Sabila, Syahrani; Hayun, Muhammad
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Desember 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i4.2

Abstract

Berdasarkan latar belakang permasalah pada penelitian ini adalah media pembelajaran masih kurang maksimal karna penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran yang menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam belajar yang mengakibatkan siswa kurang meningkatkan minat belajar siswa dalam proses pembelajaran IPAS. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran, mengetahui efektivitas media pembelajaran Powtoon dalam mata pelajaran IPAS, mengetahui respon pendidik dan siswa pada mata pelajaran IPAS. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu research and development dengan model Thiagarajan atau disebut dengan 4D yang terdiri dari 4 tahapan utama yakni Define (Pendefinisian), Design (Perancangan), Develop (Pengembangan) dan Disseminate (Penyebaran). Metode Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu dengan memberikan instrumen penelitian berupa angket kepada ahli materi, ahli Bahasa, ahli media, dan uji coba respon siswa. Hasil Penelitian ini yang didapatkan melalui instrumen penelitian yang diberikan oleh para ahli. Ahli Materi memberikan nilai sebesar 86,67 % termasuk kategori sangat valid, ahli Bahasa memberikan nilai sebesar 83,3% termasuk kategori valid, ahli Media memberikan nilai sebesar 100% termasuk kategori sangat valid, untuk uji coba kelompok besar sebesar 97% termasuk kategori sangat valid dan uji kelompok kecil sebesar 96% termasuk kategori sangat valid. Berdasarkan hasil penilaian dari ketiga ahli dan uji coba respon siswa, maka media pembelajaran berbasis Powtoon pada mata pelajaran IPAS kelas IV layak digunakan dalam proses pembelajaran berlangsung.
Pengaruh Model Project Based Learning (PjBl) Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Pada Pembelajaran IPAS Siswa Kelas V SD Ayu Andraini , Mayhati; Hayun, Muhammad
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Desember 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i4.6

Abstract

Penelitian Penelitian ini membahas mengenai kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPAS dengan menggunakan model project based learning (PjBL) pada siswa kelas V di SDN Larangan Selatan 01. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar perbedaan pengaruh model project based learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPAS dengan model konvensional. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan menerapkan desain quasi experimental. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Larangan Selatan 01. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa soal uraian. Hasil penelitian terlihat dari hasil uji normalitas diperoleh nilai signifikan kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas eksperimen 0,231 > 0,05 serta kelas kontrol sebesar 0,333 > 0,05 dengan taraf signifikan 0,05 atau 5%, maka  diterima. Hasil uji homogenitas mendapatkan hasil uji statistic levene test sebesar 0,863 menunjukan nilai signifikan sebesar 0,357 > 0,05. Maka kedua kelompok sampel memiliki kesamaan yang homogen. Hasil uji-t dengan hasil perhitungan   sebesar 14,441 berarti lebih besar dari nilai  sebesar 0,863 dengan taraf signifikan 0,000 < 0,005, hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan kemampuan yang signifikan antara siswa di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dapat diartikan terdapat pengaruh model project based learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif pada pembelajaran IPAS siswa kelas V SDN Larangan Selatan 01. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi berbagai pihak terkait, seperti kepala sekolah, guru, siswa, serta peneliti berikutnya.
Peran Kepala Sekolah dalam Mendukung Implementasi Platform Merdeka Mengajar (PMM) di SDN 1 Sugihmanik Hartanto, Kurnia
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Desember 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i4.8

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepala sekolah dalam mendukung implementasi Platform Merdeka Mengajar (PMM) di SDN 1 Sugihmanik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian mengeksplorasi strategi dan tantangan pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan dokumentasi. Temuan mengungkapkan bahwa kepala sekolah memainkan peran krusial dalam memotivasi guru, menyediakan akses teknologi, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung. Meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan pemahaman teknologi dan kendala waktu, kepemimpinan kepala sekolah secara signifikan memengaruhi kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Penelitian menekankan pentingnya dukungan institusional dan upaya kolaboratif dalam meningkatkan adopsi teknologi pendidikan.
Optimizing Kindergarten School Leadership Development through Multi-Level Mentoring: A Cascading Network Approach Dangu Asmoro, Sudrajat
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Desember 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i4.7

Abstract

This study investigates the impact of Multi-Level Marketing (MLM) mentoring methodology on transformational leadership development among kindergarten teachers in Grobogan Regency. Employing a mixed-methods approach, the research examines how hierarchical mentorship strategies influence professional identity and organizational commitment. Quantitative and qualitative findings reveal significant improvements in leadership competencies, with key mediating factors including organizational identification and leader-member exchange dynamics. The research addresses systemic challenges in educational leadership coaching, demonstrating the potential of innovative mentoring frameworks to enhance teachers' professional growth and effectiveness in early childhood education settings. 
Sinergi Manajemen Mutu dan Supervisi Pendidikan untuk Mendukung Optimalisasi Mutu Pembelajaran di Sekolah Dasar Mirmanto, Nurman
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 4 (2024): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Desember 2024
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i4.9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sinergi antara manajemen mutu dan supervisi pendidikan dalam mendukung optimalisasi mutu pembelajaran di SDN Bakalan 01 Kec. Polokarto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan di SDN Bakalan 01 Kec. Polokarto lebih berfokus pada aspek administratif dan belum terintegrasi secara optimal dengan manajemen mutu sekolah. Hambatan utama dalam menciptakan sinergi ini meliputi keterbatasan waktu, sumber daya, dan koordinasi antara kepala sekolah, pengawas, dan guru. Meskipun demikian, terdapat peluang besar untuk meningkatkan sinergi melalui kolaborasi yang lebih erat, pelatihan berkelanjutan, dan pendampingan yang terarah dalam proses supervisi. Dengan strategi yang lebih terintegrasi, supervisi dapat berfungsi sebagai alat pembinaan yang mendukung implementasi manajemen mutu secara berkelanjutan
ANALISIS STRATEGI PEMBERIAN REWARD DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PADA SISWA KELAS IV MI DARUL ULUM SEMARANG Nur, Fadia
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 5 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Februari 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i5.1

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberian reward dalam meningkatkan minat belajar pada siswa kelas IV MI Darul Ulum Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumentasi terkait proses belajar mengajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian reward berupa pujian verbal, penghargaan simbolik seperti stiker dan sertifikat, serta pengakuan di depan kelas memiliki pengaruh positif terhadap minat belajar siswa. Strategi ini membuat siswa merasa dihargai, meningkatkan rasa percaya diri, dan mendorong mereka untuk lebih aktif dalam mengikuti pembelajaran. Meskipun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, seperti keterbatasan anggaran untuk hadiah materi dan potensi perasaan tidak adil di antara siswa yang tidak menerima penghargaan. Guru di MI Darul Ulum menghadapi tantangan tersebut dengan pendekatan kreatif, seperti menjelaskan secara transparan kriteria pemberian reward dan melibatkan siswa dalam proses evaluasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan strategi pemberian reward secara konsisten dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif, memperkuat motivasi siswa, serta mendukung perkembangan karakter dan kepercayaan diri siswa.
Penerapan Metode Bermain Dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa di Sekolah Dasar Nurhairunisah, Nurhairunisah; Indah, Indah; Adiansha, Adi Apriadi
JGSD: Jurnal Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 5 (2025): Jurnal Guru Sekolah Dasar Bulan Februari 2025
Publisher : Jurnal Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70277/jgsd.v1i5.2

Abstract

The Application of the Play Method in Enhancing Creativity among Elementary School Students is a study motivated by the need to improve students' creative thinking skills through innovative educational approaches. This research aims to evaluate the effectiveness of the play method as a teaching strategy in developing student creativity, using quantitative data obtained from pre-tests and post-tests. The research employs a quasi-experimental design involving two classes: an experimental class that applies the play method and a control class that uses conventional teaching techniques. Creativity measurement instruments include criteria-based creativity tests and direct observations, supplemented by statistical analysis to measure significant changes. The main results indicate a significant improvement in student creativity in the experimental class compared to the control class, alongside higher achievement of learning objectives. These findings demonstrate that the play method not only enhances creativity but also deepens comprehensive understanding of concepts. What sets this study apart is its integration of interactive digital technology into the play process, distinguishing it from previous research. This innovative approach enables the development of game scenarios tailored to the individual needs of students, thereby increasing engagement and providing more personalized and effective learning outcomes. Consequently, the study offers a new perspective on applying the play method to optimize creativity in the elementary education environment