cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnaldpwppni@gmail.com
Phone
+6285318687966
Journal Mail Official
jurnaldpwppni@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pasteur No.21, Pasir Kaliki, Kec. Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat 40171
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat
Published by PPNI Jawa Barat
ISSN : -     EISSN : 29878764     DOI : -
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat seeks to : Inform practitioners and researchers in nursing; Explore and debate current issues in nursing; Assess the evidence for current practice; Develop best nursing practice; Assess the impact of policy developments; Address issues of governance, quality, and safety. The scope including: Mental health in nursing Community nursing Critical care nursing Medical nursing Pediatric nursing Medical surgical nursing Education in nursing Maternity nursing Geriatric nursing Nursing administration
Articles 32 Documents
HUBUNGAN PENGGUNAAN KB SUNTIK TIGA BULAN DENGAN KEJADIAN FLOUR ALBUS DI TPMB KECAMATAN DUREN SAWIT KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TAHUN 2023 Putri, Suciati Sulistyo; Trisna, Yeti; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 1 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v1i2.11

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Penggunaan KB Suntik Tiga Bulan Dengan Kejadian Flour Albus Di TPMB Kecamatan Duren Sawit Kota Adminitrasi. Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptik analitik dengan menggunakan metode pendekatan study “cross sectional” yang merupakan rancangan penelitian dengan melakukan pengukuran dan dikumpulkan secara simultan, pada saat bersamaan sekali waktu dengan maksud mengetahui hubungan dengan variable independent dan dependent yang diteliti. Penelitian cross-sectional adalah jenis penelitian yang menekankan waktu pengukuran / observasi data variable independent dan dependen hanya satu kali pada saat itu. Dalam rencana penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan penggunaan KB suntik 3 bulan dengan kejadian flour albus di TPMB Kecamatan Duren Sawit Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2023. Berdasarkan hasil analisis rata rata kategori umur paling banyak usia 30-39 tahun (39,1%), katagori Pendidikan responden terbanyak pada Pendidikan rendah (50,4%), katagori lama pemakaian KB suntik 3 bulan > 3 tahun dari 55 responden sebesar (68%)  mengalami flour albus patologis dan (32 %) tidak mengalami flour albus patologis. Pemakaian KB suntik 3 bulan < 3 tahun dari 52 responden sebesar (46,2%) mengalami flour albus patologis dan mengalami flour albus fisiologis (53,8%), berdasarkan uji Chi-Square menggunakan software SPSS diperoleh nilai p =0,013 < α = 0,05 maka dapat dikatakan ada hubungan yang signifikan diantara pengguna KB suntik 3 bulan dengan kejadian flour albus. Hasil variable confound dalam penelitian ini vaginal hygine didapat frequency sebesar 54 (40,6%) responden yang vaginal hygienenya baik dan 79 (59,4%) yang buruk, berdasarkan uji statistic menggunakan software SPSS dengan uji Chi-Square diperoleh p = 0,011 < α = 0,05 maka dapat dikatakan vaginal hygine dapat menjadi factor confound pada kejadian flour albus.
ALASAN ANTENATAL CARE VISIT PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA: STUDI DESKRIPTIF Dewi Marfuah; Wiguna, Melda; Mutiar, Astri; Perdani, Agni Laili
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 1 No 2 (2023): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v1i2.12

Abstract

Latar Belakang: kunjungan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) sangat penting karena akan mengurangi komplikasi kehamilan yang dapat mempengaruhi angka kematian ibu dan bayi. Selama melakukan kunjungan asuhan antenatal, ibu hamil akan mendapatkan serangkaian pelayanan pemeriksaan kehamilan dan informasi sekitar kehamilan. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi Gambaran Alasan Kunjungan Antenatal Care pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan multiple holistic pada ibu hamil primigravida. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam. Data yang didapatkan dilakukan transkripsi dan di analisis secara konten dan interpretasi pemaknaan. Hasil:  Terdapat 5 tema yang di dapatkan yaitu kepatuhan kunjungan antenatal care, Pemahaman positif akan tujuan antenatal care, Support system Antenatal care adalah keluarga, Alasan utama antenatal care adalah kehamilan pertama, Respon positif terhadap antenatal care Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilaksanakan terhadap 4 partisipan, maka peneliti dapat menarik kesimpulan bahwa ibu hamil primigravida patuh dalam melakukan kunjungan antenatal care sesuai dengan yang di tentukan oleh departemen kesehatan, adapun dari hasil studi kasus ini alasan ibu hamil primigravida mengunjungi pelayanan antenatal care yaitu persepsi rasa ingin tahu ibu terhadap kehamilan, adanya dorongan keluarga, pengalaman kehamilan pertama, perasaan ibu primigravida dan mendapat informasi terkait kehamilan. Perawat memiliki peran penting untuk meningkatkan motivasi ibu hamil dalam antenatal care visit.
EFEKTIVITAS KONSUMSI NASI BERAS HITAM TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI INDONESIA Pahlawati, Kartini; Hutagulung, Roindah; Noviyanidinata, Noviyanidinata; Umairo, Gusrida
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i1.13

Abstract

Latar Belakang : Masalah anemia dalam kehamilan sering terjadi disebabkan oleh defisensi zat besi. Anemia kehamilan sering terjadi pada trimester ketiga. Salah satu penanganan anemia adalah melalui konsumsi beras hitam karena terbukti memiliki kandungan zat besi yang sangat tinggi, bila dibandingkan dengan beras putih ataupun beras merah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konsumsi nasi beras hitam terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Indonesia. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang mengalami anaemia. Jumlah sampel sebanyak 94 orang. Pengambilan data kadar Hb menggunakan alat uji kadar Hb Easy Touch GCHb. Analisis data dilakukan melalui uji t paired sample.  Hasil : Hasil Penelitian didapatkan Sebelum konsumsi nasi beras hitam, ibu hamil yang memiliki kadar Hb 10 - 10,9 g/dl sebesar 57,4%. Lalu ibu hamil memiliki kadar HB 7 – 9,9 g/dl 30,9%. Sedangkan ibu hamil yang memiliki kadar Hb <7 g/dl sebesar 11,7%. Setelah konsumsi nasi beras hitam sebagian besar (68,1%) ibu hamil memiliki kadar Hb normal atau >10,9 g/dl terdapat 18,1% ibu hamil yang memiliki kadar Hb 10 – 10,9. Sedangkan kadar Hb 7 – 9,9 g/dl sebesar 13,8%. Hasil p-value = 0,000 (t-hitung = 6,496).  Kesimpulan : Ada efektivitas konsumsi nasi beras hitam terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil di Indonesia.
COMPLIANCE TO BLOOD SUPPLEMENT TABLETS CONSUMPTION AMONG TEENAGERS HIGH SCHOOL AS AN EFFORT TO PREVENT ANEMIA IN INDONESIA Anggraini, Nofa; Lisnawati, Luthfiyah; Juita, Desma; Hariyanti, Ending Tri
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i1.14

Abstract

Aims : Anemia, a global micronutrient issue, affects 30% of the population, particularly in developing countries. Southeast Asia has a high prevalence of anemia, with women of reproductive age experiencing it at 46.6% in 2019. The Indonesian government has implemented a Blood Supplement Tablet program for teenagers, but coverage remains low at 31.1% in 2021. Objective : to know the factors that affect compliance in teenagers as an effort to prevent anemia. Method : This is a quantitative analytic study with a cross-sectional approach, which population was female students from three schools located in three different provinces in Indonesia. The sample size was calculated using the G-Power Software application, the total sample was found to be 134 which was sorted into three groups with the same proportion. So that each research location got a total sample of 44.67 which was rounded up to 45 samples. Result : From this research, it was found that there was a relationship between attitudes and the support of their friends with the level of consumption of Blood Supplement Tablets in teenagers (p value 0.000) in MAN 4 Karawang (West Java), SMA BPS&K 1 Jakarta (DKI Jakarta), and SMAN 1 Siberut Barat Daya (West Sumatra ) . Then, there is a relationship between knowledge and the level of compliance with consumption of Blood Supplement Tablets in teenagers (p value 0.000) in SMA BPS&K 1 Jakarta (DKI Jakarta) and SMAN 1 Siberut Barat Daya (West Sumatra). Meanwhile, in MAN 4 Karawang (West Java), there was no relationship between knowledge and the level of compliance of Blood Supplement Tablets consumption among teenagers (p value 0.191). Conclusion : There was also an association between parental support and the level of compliance of Blood Supplement Tablets consumption among teenagers (p value 0.000) in MAN 4 Karawang (West Java) and SMA BPS&K 1 Jakarta (DKI Jakarta).
PENGGUNAAN KB SUNTIK TIGA BULAN DENGAN KEJADIAN SPOTTING DI TPMB KECAMATAN TEMPURAN KABUPATEN KARAWANG PROVINSI JAWA BARAT Alsamsiah, Anisah; Rahayu, Sri; Rahmadyanti, Rahmadyanti
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i1.15

Abstract

Latar belakang program KB bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, peran KB sedianya lebih dari itu, yaitu untuk mencegah bertambahnya jumlah AKI dan AKB. Metode kontrasepsi memiliki efek samping khususnya metode kontrasepsi hormonal termasuk kontrasepsi 3 bulan yang mengandung hormon progestin.  Keluhan spotting sering disampaikan oleh akseptor Kb suntik 3 bulan. Tujuan : Mengetahui Penggunaan KB Suntik Tiga Bulan dengan Kejadian Spotting di TPMB Kecamatan Tempuran Kabupaten Karawang Provinsi Jawa Barat Tahun 2023. Metode menggunakan deskriptik analitik dengan pendekatan Cross secsional. Instrumen penelitian menggunakan Lembar Kuisioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua akseptor Kb suntik 3 bulan yang mengalami spotting sebanyak 114 responden. Tehnik pengambilan sampel dengan total sampling. Analisis data menggunakan Uji Chi quare. Hasil: Dari 114 responden, karakteristik berdasarkan umur <20 th terbanyak 60 responden, berdasarkan pendidikan SMA-S1 terbanyak 78 responden, berdasarkan paritas <2 tebanyak 71 responden. lama penggunaan KB suntik 3 bulan yang mengalami spotting mayoritas kurang dari 1 tahun. Terdapat hubungan yang bermakna antara lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan kejadian spotting dengan p value = 0,000. Kesimpulan :  Terdapat hubungan yang bermakna antara lama penggunaan KB suntik 3 bulan dengan kejadian spotting dengan p value = 0,000.
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA DISEKOLAH MENENGAH PERTAMA Lestari, Retno; Lindayani, Linlin
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i1.16

Abstract

Latar Belakang : Masa remaja merupakan tahapan yang sangat penting karena terjadi proses transisi dari masa kanak kanak ke dewasa dan sangat beresiko dengan masalah-masalah kesehatan reproduksi, perilaku seks pranikah, dan Human immunodeficiency virus (HIV). Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pada remaja disekolah menengah pertama. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan rancangan cross sectional. Pengambilan sampel secara convenience sampling pada sejumlah 160 siswa SMPN 2 Katapang.  Analisa data menggunakan person correlation, independent t test serta one-way ANOVA dan menggunakan linear regresi. Hasil : penelitian faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual pada remaja disekolah menengah pertama menggunakan regresi linier menunjukan bahwa harga diri, peran orang tua, peran teman sebaya dan ddepresi ada hubungannya dengan perilaku seksial pada remaja signifikan secara statistik nilai p value < 0.05. Kesimpulan : Pelayanan kesehatan harus berkerja sama dengan pihak sekolahan dalam menurunkan perilaku seksual pada remaja.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN PEMERIKSAAN KESEHATAN PELAUT TERHADAP MINAT BERKUNJUNG KEMBALI Fitriyani, Diyan; Dealistiana, Lia
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i1.17

Abstract

Latar Belakang : Kualitas pelayanan kesehatan merupakan penilaian atau kesan pasien tentang keunggulan. Selain itu, kualitas pelayanan juga mempengaruhi bagaimana pasien menghabiskan waktu dan tenaga (menunggu perawat dan dokter, serta mengantri dirumah sakit) sebagai hal yang berharga dan sebaliknya minat mengunjungi kembali mereka juga akan dipengaruhi oleh sejauh mana mereka menginvestasikan waktu, energi, dan upaya mereka untuk mencari informasi yang relevan. Tujuan Penelitian:  pengaruh kualitas pelayanan pemeriksaan kesehatan pelaut terhadap minat berkunjung kembali. Metode Penelitian : analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang melakukan pemeriksaan kesehatan di Klinik Utama Sehat STIP Jakarta sebanyak 112 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakansSystematic random sampling. Hasil Penelitian : distribusi kualitas pelayanan (tangible, reliability, assurance, emphaty dan responsibility) mayoritas baik dan berminat berkunjung kembali. Ada pengaruh kualitas pelayanan pemeriksaan kesehatan pelaut (tangible, reliability, assurance, emphaty dan responsibility) terhadap minat berkunjung kembali dengan nilai p.value  < 0,05. Kesimpulan dan Saran : Ada pengaruh kualitas pelayanan pemeriksaan kesehatan pelaut terhadap minat berkunjung kembali. Diharapkan para tenaga kerja lebih mengutamakan keramahannya sebagai kesan pertama saat bertemu pasien, karena itu merupakan penilaian pertama kali terbentuk.
PENGARUH DARK CHOCOLATE TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI INDONESIA TAHUN 2023 Idealistiana, Lia; Nofriyana, Nofriyana; Zahra, Haura
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i1.18

Abstract

Latar Belakang : Dismenorea adalah nyeri siklik yang terjadi waktu haid, biasanya terjadi di daerah perut bagian bawah, pinggang hingga menjalar ke kaki. Di Indonesia sendiri angka kejadian dismenorea sebesar 107.673 jiwa (64, 25%), yang terdiri dari 59.671 jiwa (54, 89%) mengalami dismenorhea primer dan 9.496 jiwa (9,36%) mengalami dismenorhea sekunder. Penanganan dismenorea dapat dilakukan dengan cara non farmakologi salah satu nya dengan mengkonsumsi dark chocolate.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh Dark Chocolate terhadap dismenorea pada remaja putri kelas IX SMPN 1 Teluknaga, kelas XI SMAN 75 Jakarta, kelas X SMAN 1 Cikarang Barat tahun 2023. Metode: Penelitian quasi-experiment ini menggunakan rancangan pre and post test with two group design. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 34 responden. 17 responden kelompok yang diberikan 100 gram dark chocolate dan 17 responden kontrol. Penelitian  dilakukan  pada  bulan  Juli  2023. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen menggunakan lembar numeric rating scale. Data dianalisis menggunakan Paired T Test  dan Idependent T Test. Menggunakan 102 responden yang diambil dari 3 sekolah berbeda SMPN 1 Teluknaga, SMAN 75 Jakarta, SMAN 1 Cikarang Barat. Hasil: Rata-rata skor skala nyeri  sebelum diberikan dark chocolate 5 (nyeri sedang), sedangkan setelah diberikan rata-rata skor skala nyeri 3 (nyeri ringan), dan hasil analisis didapatkan p-value 0,000. Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian dark chocolate terhadap nyeri disminorea pada remaja putri. Saran : Diharapkan remaja putri dapat mengonsumsi dark chocolate untuk meringankan nyeri disminorea yang dideritanya.
HUBUNGAN POLA ASUH, PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK BALITA USIA 6-24 BULAN DI WILAYAH POSYANDU DESA SUKASARI CIPANAS LEBAK Faoziah, Neneng; Mariyani, Mariyani
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i1.19

Abstract

Latar Belakang : Anak Balita usia 6-24 merupakan usia yang rentan mengalami disfungsi otak sehingga memerlukan permeriksaan dini di posyandu untuk mengetahui perkembangannya. Sesuai dengan data World Health Organization (WHO) yang melaporkan bahwa pada tahun 2020 anak usia 2 tahun menderita disfungsi otak minor 15% - 20%, sehingga anak kelak di kemudian hari mempunyai kualitas otak sekitar 80% - 85%. Sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan pola asuh, pemberian ASI ekslusif dan tingkat pengetahuan orang tua terhadap perkembangan anak balita usia 6-24 bulan di wilayah posyandu desa sukasari cipanas lebak. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pola asuh, pemberian ASI eksklusif dan tingkat pengetahuan orangtua terhadap perkembangan anak balita usia 6-24 bulan di wilayah Posyandu Desa Sukasari Kecamatan Cipanas Lebak. Metode Penelitian: Desain penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Variabel terikat pada penelitian ini adalah perkembangan anak balita usia 6-24 bulan. Instrumen yang digunakan peneliti adalah kuesioner, dengan jenis jawaban tertutup dan terbuka. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai anak usia dini usia 6-24 bulan yang berada di Wilayah Posyandu Desa Sukasari Kecamatan Cipanas Kabupaten Lebak Provinsi Banten sebanyak 294 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional stratified random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel 75 responden. Data dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari sumber pertama yaitu kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat chi square. Hasil: Hasil penelitian chi square menunjukan nilai p pola asuh = 0,000, pemberian ASI eksklusif = 0,000 dan tingkat pengetahuan orangtua = 0,000. Kesimpulan: Ada hubungan antara pola, pemberian ASI eksklusif dan tingkat pengetahuan orangtua terhadap perkembangan anak balita usia 6-24 bulan di wilayah Posyandu Desa Sukasari Kecamatan Cipanas Lebak
PERAN PENGETAHUAN DALAM MENINGKATKAN KESIAPSIAGAAN KELUARGA MENGHADAPI BENCANA GEMPA BUMI DI DESA CIBODAS Hanafiah, Lusita Nur; Calisanie, Nyayu Nina Putri
Jurnal Keperawatan PPNI Jawa Barat Vol 2 No 2 (2024): JURNAL KEPERAWATAN PPNI JAWA BARAT
Publisher : DPW PPNI Provinsi Jawa Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70332/jkp.v2i2.20

Abstract

Latar Belakang : Indonesia, sebagai wilayah yang aktif secara seismik, sering kali menghadapi bencana yang tidak dapat diprediksi. Ketidakcukupan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana adalah tantangan utama, kemampuan pengetahuan agar kepala keluarga menyampaikan informasi yang akurat. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap kesiapsiagaan bencana pada keluarga. Metode : Penelitian ini merupakan jenis kuantitatif dengan pendekatan cross – sectional menggunakan kuesioner pengetahuan kesiapsiagaan dan Household Emergency Preparedness Instrument. teknik pengambilan sampel dengan random sampling didapatkan 119 responden di desa Cibodas Lembang. Hasil : Hasil uji Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan reliabilitas, dengan tingkat signifikansi 2-tailed sebesar 0,000. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel pengetahuan dan reliabilitas. Hasil tersebut juga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara jumlah observasi dan reliabilitas hasil. Kesimpulan: Dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang rendah antara pengetahuan dengan kesiapsiagaan.

Page 2 of 4 | Total Record : 32