cover
Contact Name
Tegar Roli
Contact Email
amertajurnal@gmail.com
Phone
+6285647771424
Journal Mail Official
amertajurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan GTSI Griya Tegal Sari Indah, Jalan Anggrek No. T2, RT 7 RW X, Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Banyumas
Location
Kab. purbalingga,
Jawa tengah
INDONESIA
Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV Amerta Media
ISSN : 28095235     EISSN : 28094247     DOI : https://doi.org/10.62630/amerta
Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Penerbit Amerta Media Purwokerto. Menerima artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya baik dari hasil penelitian, pemikiran konseptual/teoritis, dan penelitian lainnya yang berkaitan dalam bidang ilmu sosial, hukum, budaya, pendidikan, dan seni.
Articles 74 Documents
MANAJEMEN KONFLIK Studi Kasus di Mesjid Cheng Hoo Purbalingga Dengan Masyarakat Sekitar ojsamerta_admin, ojsamerta_admin; Rokhis
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 1 (2021): AMERTA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi konflik akan selalu hadir dalam kehidupan masyarakat. Karena dalam setiap komunikasi atau sosialisasi antar masyarakat, akan terjadi perbedaan pendapat dan pemikiran yang pada ujungnya akan menjadi sebuah konflik jika tidak ditangani dengan serius. Oleh karena itu diperlukan strategi transformasi dan manajemen konflik agar perubahan sosial dan konflik berjalan secara terkendali, sehingga masyarakat bisa hidup secara sehat. Strategi manajemen konflik di tempuh dengan tujuan untuk menjembatani dan menekan masalah agar tidak terjadi konflik yang berakibat fatal. Konflik atau masalah yang terjadi di Mesjid Cheng Hoo Purbalingga dengan masryarakat sekitar, karena masalah praktek keagamaan menjadi pemicu konflik yang bisa memecah belah umat. Untuk menangani konflik tersebut supaya tidak berkepanjangan, penanganan konflik dilakukan dengan mediasi dan negosiasi antar masyarakat yang berkonflik. Dengan dimediasi oleh lembaga pemerintah dan non pemerintah sebagai pihak ketiga atau penengah untuk mencari cara menyelesaikan konflik, bukan saja membuahkan inovasi dan perubahan, tetapi hal tersebut dapat menyebabkan perubahan lebih diterima, bahkan diinginkan bersama
STRATEGI DAKWAH DALAM PENGEMBANGAN MASYARAKAT ojsamerta_admin, ojsamerta_admin; Herdiana, Aan
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 1 (2021): AMERTA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan strategi dakwah dalam pengembangan masyarakat. Sejalan dengan perkembangan zaman yang terus mengalami perkembangan, maka dakwah harus melakukan inovasi dan pembaharuan tiada henti. Hal ini karena, dakwah senantiasa bersentuhan dengan masyarakat yang senantiasa berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dan/atau mengekplorasi beberapa jurnal, buku, dan dokumen-dokumen yang relevan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa perencanaan strategi dalam melakukan aktivitas dakwah menjadi sebuah keharusan untuk hasil yang lebih baik. Bagaimanapun, masyarakat terus mengalami perubahan seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih. Dengan demikian, strategi dakwah harus terus dievaluasi dan dikembangkan untuk menyesuaikan dengan kehidupan masyarakat, selaku objek dakwah.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN E-KTP DI BREBES Ardiansyah , Aqib; Anis, Aswhar
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the public perception of E-KTP servants in Brebes city. The indicators in this study are the simplicity of service procedures, clarity of services (from requirements, work units and service fees), the timeliness of completion of services, product and process safety, facilities and services, as well as access to places and locations of services. The research method uses qualitative descriptive. The source of primary data is obtained by using purposive sampling technique, to determine some people who are consifered to really master the problem related to this research. The study illustrate that public perceptions of E-KTP servants in Brebes city from the simplicity of procedures are not easily understood by the community. Clear service clarity of clear requirements, responsive work units, and free service fees. in accordance with the determined schedule. Product and process safety. Insufficient infrastructure facilities. As well as the place and location of services that are easily accessible in the E-KTP service in the Brebes city. Keywoards: community perception, E-KTP service, Brebes City
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KALANGAN REMAJA Adam Sakti , Wirayuda
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini di fokuskan pada kegiatan ekstrakurikuler sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu bagaimana langkah detail pencegahan penyalahgunaan narkoba dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan ekstrakurikuler sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Desain penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Proses analisis data yang dilaksanakan yaitu analisis data sebelum di lapangan dan analisis data di lapangan. Aktivitas dalam analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa kegiatan ekstrakurikuler sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja berdampak positif bagi peserta didik. Kunci: Ekstrakurikuler, pencegahan penyalahgunaan narkoba, remaja
DUKUNGAN SOSIAL, RESILIENSI DENGAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA Pasca Rini, Amanda; Purwanto, Edy; Ananda, Firdaus
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anxiety in students who take part in face-to-face learning needs attention because if left unchecked it can cause students to lose their academic potential. This study intends to determine the relationship between social support, resilience with face-to-face learning anxiety, the subjects in this study amounted to 633 students spread across 9 private schools in the city of Surabaya. The research data were taken using the social support scale (α=0.930), resilience (α=0.878), and anxiety (α=0.960). The results of data analysis using multiple regression showed that social support and resilience harmed anxiety simultaneously. Partially both variables also have a significant negative effect on anxiety. The results of this study implicate the importance of social support from the family environment and the importance of student resilience to be able to adapt when undergoing face-to-face learning so that anxiety does not occur so that academic performance decreases during face-to-face learning amid the covid-19 pandemic. Keywords: Social Support; Resilience; Worry; Face-to-face Learning
PERTANGGUNGJAWABAN PELAKU TINDAK PIDANA PELECEHAN SEKSUAL SECARA VERBAL TERHADAP PEREMPUAN DI MUKA UMUM Hardiman, Ferdianicko Maulana; Saefudin, Yusuf
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Catcalling adalah bentuk pelecehan verbal yang masih marak dan dinormalisasi di Indonesia. Catcalling dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Oleh karena itu penelitian ini menggunakan pendekatan Yuridis Normatif dan sumber hukum yang digunakan yaitu bahan pustakaan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan perundang-undangan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan: pertama, pelecehan seksual secara verbal dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual diatur dalam Pasal 4 huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual ; kedua, korban kekerasan seksual secara verbal dapat melakukan upaya perlindungan hukum yang diatur pada Pasal 5 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, Pasal 67 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. Korban seringkali mendapat stigma jika mereka memprovokasi catcalling dengan pakaian atau perilakunya. TIndakan ini berdampak pada pskikis korban yang merasa malu dan enggan melaporkan kejadian tersebut. Harapannya, dengan adanya dasar hukum ini, catcalling dapat dicegah dan korban tidak perlu merasa takut. Apabila terjadi catcalling, korban dapat melaporkannya kepada pihak yang berwajib Kata Kunci:  Pelecehan seksual, tindak pidana catcalling, dasar hukum pelecehan verbal. Catcalling is a prevalent form of verbal harassment that is still rampant and normalized in Indonesia. Catcalling can happen anytime and anywhere. Therefore, this research employs a Normative Juridical approach, and the legal sources used are library materials. The approach used in this study is a legislative approach. Based on the research findings: firstly, verbal sexual harassment is regulated in Article 4 letter a of the Indonesian Law Number 12 of 2022 concerning Sexual Violence; secondly, victims of verbal sexual violence can seek legal protection as stipulated in Article 5 of the Indonesian Law Number 12 of 2022 concerning Sexual Violence, and Article 67 paragraph 2 of the Indonesian Law on Sexual Violence. Victims often face stigma if they are perceived to provoke catcalling through their clothing or behavior. Such actions impact the psychological well-being of the victims, leading to feelings of shame and reluctance to report the incidents. With the existence of this legal basis, it is hoped that catcalling can be prevented, and victims need not live in fear. In the event of catcalling, victims can report it to the relevant authorities. Keywords: Sexual harassment, catcalling, catcalling crime.
Tinjauan Kriminologis Terhadap Tindak Pidana Judi Online Taruhan Sepak Bola Danang Darmawan
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perjudian merupakan suatu tindakan kejahatan, dengan berkembangnya era munculnya teknologi, perjudian pun mulai berkembang bentuk dan jenisnya, salah satunya yang marak saat ini adalah judi online Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fenomena tindak pidana perjudian online serta upaya penanggulangannya di Indonesia. Penelitian ini didesain dengan metode yang digunakan adalah Yuridis Normatif, Penelitian Yuridis Normatif adalah Metode penelitian hukum yang dilakukan dengan cara  meneliti bahan pustaka  atau bahan sekunder belaka.  Hasil penelitian ini yaitu Perjudian jelas dilarang di Indonesia dengan aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah bahwa judi termasuk perbuatan kejahatan, larangan mengenai perjudian terdapat dalam Pasal 303 KUHP. Penanggulangan kejahatan secara preventif dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya atau timbulnya kejahatan yang pertama kali. dalam kaitannya untuk melakukan tindakan preventif adalah pencegahan kejahatan lebih baik dari pada mendidik penjahat menjadi baik kembali, sebab bukan saja diperhitungkang segi biaya tapi usaha ini lebih mudah dan akan mendapat hasil yang memuaskan atau mencapai tujuan Kata Kunci: Judi Online, Tindak Pidana, Upaya Penanggulangan Gambling is an act of crime, with the development of the era of the emergence of technology, gambling began to develop forms and types, one of which is rife today is online gambling which is rife in society. Online gambling is a criminal act that can be called a form of action that violates legal norms. This paper aims to find out how the phenomenon of online gambling crime and efforts to overcome it in Indonesia. The method used is Normative Juridical, Normative Juridical Research is a legal research method carried out by examining library materials or mere secondary materials. The result of this study is that gambling is clearly prohibited in Indonesia with the rules that have been made by the government that gambling is a crime, the prohibition regarding gambling is contained in Article 303 of the Criminal Code. Preventive crime prevention can be done to prevent the occurrence or occurrence of crime for the first time. About preventive action, crime prevention is better than educating criminals to be good again, because not only is it calculated in terms of cost but this effort is easier and will get satisfactory results or achieve goals. Keywords: Online Gambling, Crime, Countermeasures
KUALITAS TERJEMAHAN KALIMAT OPINI OLEH MAHASISWA pascarina, hanifa; Moh. Imam Subuhi
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian keilmuan ini bertujuan untuk menilai kualitas terjemahan secara umum oleh para mahasiswa semester lima D3 Bahasa Inggris pada materi penerjemahan kalimat berita opini dalam mata kuliah Translation Indonesian-English for Specific Purposes dan mengidentifikasi masalah-masalah penerjemahan yang mereka hadapi selama kuliah secara daring. Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan penerjemahan dan merupakan studi kasus terpancang bersifat kontekstual. Fokus penelitian berupa analisis terhadap data yang bersumber dari kalimat opini yang diterjemahkan oleh para mahasiswa semester lima D3 Bahasa Inggris pada materi penerjemahan kalimat berita opini dalam mata kuliah Translation Indonesian-English for Specific Purpose. Data tersebut berupa kalimat opini yang berbahasa sumber (BSu) Bahasa Indonesia sebagai teks sumber (TSu), sedangkan terjemahan kalimat opini tersebut sebagai teks sasaran (TSa), yang diterjemahkan ke dalam Bahasa sasaran (BSa) Bahasa Inggris. Kata kunci: penerjemahan, terjemahan, kualitas terjemahan, penilaian kualitas terjemahan This research aims to assess the quality of translation by fifth-semester English Vocational students on the material of translating opinion sentences in the course of Translation Indonesian-English for Specific Purposes  and identify translation problems they face during the online course. This research is descriptive qualitative with a translation approach and is a contextualized designed case study. The focus of the research is on the analysis of data sourced from opinion sentences translated by fifth-semester English Vocational students on the material of translating opinion sentences in the course of Translation Indonesian-English for Specific Purposes course. The data are opinion sentences in the source language (ST) of Indonesian as the source text (TT), while the translation of the opinion sentences as the target text (TT), which is translated into the target language (ST) of English. Keywords: translation, translation quality, translation quality assessment
PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP UNSUR ‘MENERIMA’ PADA PASAL 3 UNDANG–UNDANG NO 8 TAHUN 2010 TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG (Studi Putusan Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Barat Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt) Ardiansyah, Prasetyo; Saefudin, Yusuf
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Putusan hakim merupakan puncak penyelesaian perkara yang diadili oleh hakim. Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap terdakwa harus mempertimbangkan faktor yuridis dan non yuridis  yang terungkap di persidangan. Hakim dalam membuat rumusan putusan juga harus memperhatikan aspek kehati- hatian. Hal ini dilakukan demi terciptanya kepastian hukum dalam putusan. Namun, seringkali dalam praktiknya masih ditemukan putusan hakim yang kurang  tepat, terutama dalam tindak pidana pencucian  uang. Hal ini terjadi pada saat Hakim menafsirkan unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 3 UU TPPU.Penelitian ini membahas mengenai 2 rumusan masalah yaitu : pertama, bagaimana pertimbangan hakim dalam menafsirkan unsur "menerima" pada Pasal 3  UU TPPU dalam Putusan  Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt dan Kedua, apakah unsur "menerima" dalam Pasal 3 UU TPPU tepat untuk diterapkan kepada terdakwa dalam Putusan Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisa kedudukan kata “menerima” dalam Pasal 3 UU TPPU pada Putusan Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt dan untuk mengetahui secara tepat penerapan unsur “menerima” dalam Pasal 3 UU TPPU terhadap terdakwa dalam Putusan Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan secara undang-undang (statute approach),  pendekatan  kasus  (case approach) dan pendekatan secara konseptual (conseptual approach). Dalam penelitian ini .sumber bahan hukum yang digunakan adalah data sekunder dan analisis data dilakukan secara deskrtiptif kualitatif. Hasil pembahasan menyatakan bahwa : pertama, terdapat penafsiran hakim yang kurang tepat mengenai unsur “menerima” pada Pasal 3 UU TPPU dalam Putusan Nomor 248/Pid.B/2022/PN.Jkt.Brt, karena penafsiran yang dilakukan oleh Majelis Hakim terkait unsur menerima uang hanya mempertimbangkan keterangan saksi ahli saja, tidak mempertimbangkan keterangan dari saksi dan keterangan para terdakwa bahwa uang tersebut bukan hasil dari tindak pidana melainkan dari modal dari hasil pinjaman kepada Mochamad Max Alatan (broker) untuk membayar pajak 2 sertifikat.  Penerapan  unsur menerima tidak tepat, hal ini para terdakwa termasuk pelaku pasif, hakim seharusnya mempertimbangkan Pasal 5 UU TPPU. Kata kunci : Pertimbangan Hakim, Tindak Pidana Pencucian Uang, Menerima
TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP INFLUENCER YANG MENGIKLANKAN JUDI ONLINE (Studi Putusan Nomor: 871/Pid.Sus/2022/PN Tjk) Vanda Affan; Saefudin, Yusuf
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 1 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecanggihan teknologi informasi membuat judi online semakin berkembang. Hal ini juga menimbulkan maraknya promosi dan iklan judi online, salah satunya seperti yang dilakukan username @abdiiyyy pada tanggal 28 Juni 2022 yang mempromosikan judi online di laman instagramnya. Jenis penelitian ini adalah yuridis normatif. Spesifikasi penelitian dalam penulisan ini adalah deskriptif analitis yang menyangkut tindak pidana terhadap judi online menurut Undang-undang nomor 11 tahun 2008 dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, sosial dan teoritis. Data penelitian yang digunakan dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Berdasarkan hasil pembahasan mengenai penelitian ini berkesimpulan bahwa, pertama seorang influencer dapat menerima tawaran judi online karena tekanan finansial dan menjadikan jasa promosi sumber pendapatan utama. Seorang influencer juga menginginkan audiensnya semakin meningkat, sehingga berani untuk mengiklankan judi online, kedua salah satu cara supaya influencer tidak melakukan promosi judi online yaiu dengan membuat kebijakan larangan promosi judi online di berbagai platform dan memberikan edukasi kepada influencer mengenai dampak negatif jika promosi terhadap judi online tetap dilakukan Kata Kunci: Judi Online, Influencer, Iklan judi online The advancement of electronic information has led to the growing popularity of online gambling. This has also resulted in the proliferation of promotions and advertisements for online gambling, such as the one conducted by the username @abdiiyyy on June 28, 2022, who promoted online gambling on their Instagram page. This research is a normative juridical study with descriptive-analytical specification, involving criminal acts related to online gambling according to Law No. 11 of 2008, with a statutory, conceptual, social, and theoritical approach. An influencer can engage in this crime in relation to sociogenesis theory. It can occur due to financial pressure and a luxurious lifestyle, which forces them to seek additional sources of income. Prevention efforts can be made by implementing policies that prohibit or restrict online gambling advertisements. The government can set strict standards regarding the types of ads that influencers can promote, including a ban on online gambling ads. Based on the results of the discussion regarding this research, it is concluded that, firstly, an influencer can accept online gambling offers due to financial pressure and make promotional services the main source of income. An influencer also wants his audience to increase, so that he dares to advertise online gambling, secondly, one way for influencers not to carry out online gambling promotions is by making policies prohibiting online gambling promotions on various platforms and educating influencers about the negative impacts of promoting online gambling. still doing. Keywords: Online gambling, Social Rehabilitation, Abuse