cover
Contact Name
Tegar Roli
Contact Email
amertajurnal@gmail.com
Phone
+6285647771424
Journal Mail Official
amertajurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan GTSI Griya Tegal Sari Indah, Jalan Anggrek No. T2, RT 7 RW X, Desa Ledug, Kecamatan Kembaran, Banyumas
Location
Kab. purbalingga,
Jawa tengah
INDONESIA
Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Published by CV Amerta Media
ISSN : 28095235     EISSN : 28094247     DOI : https://doi.org/10.62630/amerta
Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengembangan Penerbit Amerta Media Purwokerto. Menerima artikel yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya baik dari hasil penelitian, pemikiran konseptual/teoritis, dan penelitian lainnya yang berkaitan dalam bidang ilmu sosial, hukum, budaya, pendidikan, dan seni.
Articles 74 Documents
ANALISIS PADA PENDUDUK YANG PINDAH DAN DATANG ANTAR KAB/KOTA DI PEKANBARU TERHADAP KEMISKINAN Emkhad Arif; Aswanto
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1 (2024): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Poverty is a condition where a person is unable to meet the minimum standard of living, such as not being able to meet the needs for clothing, food and shelter. So it is important that the problem of poverty becomes a priority program for the government. Pekanbaru is the capital of Riau Province, with the largest population compared to other districts/cities. So the population is influenced by the population moving from Pekanbaru and those coming to Pekanbaru, so it will affect Pekanbaru's poverty level. The aim of this research is to analyze poverty for residents who move and come between districts/cities in Pekanbaru City. This research uses secondary data obtained from the official publication of the Pekanbaru City Central Statistics Agency (BPS). The data used in this research is time series data starting from 2017-2023. Meanwhile, the analysis method used is multiple regression using the Eviews 13 application tool. The results of this research show that residents who move from Pekanbaru have a positive and significant effect on poverty in Pekanbaru City, while residents who come to Pekanbaru have a negative and significant effect on poverty in Pekanbaru City.   Keywords: Moving Population, Coming Population and Poverty   Kemiskinan adalah kondisi dimana seseorang tidak mampu memenuhi standar hidup minimum seperti tidak mampu memenuhi kebutuhan sadang, pangan dan papan. Maka penting masalah kemiskinan ini menjadi program prioritas pemerintah. Pekanbaru adalah Ibukotanya Provinsi Riau, dengan jumlah penduduk yang paling banyak dibandingkan dari Kab/Kota lain. Sehingga jumlah penduduk ini dipengaruhi oleh adanya penduduk yang pindah dari Pekanbaru dan yang datang ke Pekanbaru, sehingga akan mempengaruhi tingkat Kemiskinan Pekanbaru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penduduk yang pindah dan yang datang antar Kab/Kota di Kota pekanbaru terhadap kemiskinan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekanbaru. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series yang dimulai dari tahun 2017-2023. Sedangkan metode analisis yang digunakan adalah Regresi berganda dengan penggunaan alat aplikasi Eviews 13. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penduduk yang pindah dari Pekanbaru berpengaruh pesitif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kota Pekanbaru sedangkan penduduk yang datang ke Pekanbaru berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Kota Pekanbaru.   Kata Kunci : Penduduk yang Pindah, Penduduk yang Datang dan Kemiskinan
PEMENUHAN HAK AKSESIBILITAS NASABAH PENYANDANG DISABILITAS DALAM PELAYANAN PERBANKAN Daffa Alkafi; Selamat Widodo
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1 (2024): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyandang disabilitas atau yang bisa dikatakan difabel memiliki kesulitan dalam hal mengakses pelayanan publik seperti bidang kesehatan, pendidikan, dan keuangan, karena minimnya aksesibilitas pendukung bagi kaum penyandang disabilitan pada tempat-tempat pelayanan publik tersebut. Berangkat dari hal tersebut, maka dalam penelitian ini penulis bertujuan untuk mengetahui aksesibilitas yang diperlukan oleh penyandang disabilitas dalam melakukan kegiatan diperbankan dan untuk mengetahui hambatan-hambatan dalam pemenuhan hak aksesibilitas saat mendapatkan pelayanan diperbankan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis empiris. Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data empiris atau fakta-fakta dari Bank BRI KC Purwokerto untuk menguji, mengamati, atau mengalisis aspek-aspek hukum tertentu. Hasil penelitian ini menunjukan berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Tentang Penyandang Disabilitas dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK No. 6 /POJK 07/2022 Tentang Perlindungan Konsumen Dan Masyarakat Di Sektor Jasa Keuangan. Pemenuhan hak aksesibilitas bagi nasabah penyandang disabilitas sebagai bentuk perlindungan dalam pelayanan di Bank BRI KC Purwokerto sudah berjalan dengan semestinya. Pihak bank dapat memastikan hak-haknya sudah terpenuhi dengan cara memberikan pelatihan khusus kepada pegawai bank dan pihak bank mengintegrasikan dengan baik peraturan yang dikeluarkan negara dan OJK. Komunikasi dan fasilitas yang berteknologi digital masih menjadi hambatan dalam pemenuhan hak aksesibilitas bagi nasabah penyandang disabilitas.
IMPLEMENTASI PELATIHAN TATA BOGA BAGI IBU-IBU RUMAH TANGGA OLEH KELOMPOK MASYARAKAT KELAPA GADING KELURAHAN KARANG ANYAR Natasya Destia Fahira; Saraka M.Ali; Hepy Tri Winarti
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1 (2024): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The training carried out by the Kelapa Gading community group in Karang Anyar Village, Samarinda City is culinary training which functions to increase the capacity and quality of the community, especially for housewives. This research discusses (1) describing the implementation process of culinary training (2) describing the factors that influence culinary training in Karang Anyar Village. The research uses qualitative research methods. Data collection techniques in research use observation, interviews and documentation studies. Data analysis techniques are carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validity of the data uses triangulation techniques of sources and techniques. The results of this research show that the implementation of the first Culinary Training Training included a planning stage through needs analysis in the form of discussions with the community to determine needs, then designing training procedures was appropriate so that participants felt the benefits. Both implementation stages are carried out in accordance with training needs and use direct practice methods. The third stage of evaluation is carried out by looking at the results of the training carried out by the instructor by looking at the increase in participants' capacity in processing preparations in terms of taste, level of doneness and texture or shape. It also shows that the factors that influence the success of the training include cost effectiveness, teaching materials, adequate facilities and skilled and professional instructors who are able to guide participants and support the successful implementation of the culinary training.   Keywords: Implementation, Culinary Training, Housewife  Pelatihan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat kelapa gading di Kelurahan Karang Anyar kota Samarinda merupakan pelatihan tata boga yang berfungsi sebagai peningkatan kapasitas dan kualitas masyarakat terkhusus bagi ibu-ibu rumah tangga. Penelitian ini membahas tentang (1) mendeskripsikan proses implementasi pelatihan tata boga (2) mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi pelatihan tata boga di Kelurahan Karang Anyar. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian yakni dengan menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan Teknik triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Implementasi Pelatihan Tata Boga yang pertama meliputi tahap perencanaan dengan melalui analisis kebutuhan berupa diskusi dengan masyarakat untuk menentukan kebutuhan, kemudian perancangan prosedur pelatihan telah sesuai sehingga peserta merasakan kebermafaatannya. kedua tahap pelaksanaan dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan pelatihan dan menggunakan metode praktek langsung. ketiga tahap evaluasi dilakukan dengan melihat hasil pelatihan yang dilakukan instruktur dengan melihat peningkatan kapasitas peserta dalam mengolah olahan dari segi rasa, tingkat kematangan dan tekstur atau bentuk. Serta menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan pelatihan ialah terdiri efektivitas biaya, bahan ajar, fasilitas yang memadai dan instruktur yang terampil dan profesional yang mampu membimbing peserta dan mendukung keberhasilan pelaksanaan pelatihan tata boga. Kata Kunci: Implementasi, Pelatihan Tata Boga, Ibu-Ibu Rumah Tangga
NILAI-NILAI SOSIAL DALAM HADIS NABI : (Studi Hadis tentang perumpamaan Muslim sebagai Tubuh) Muhammad Alfreda Daib Insan Labib; Anggi Radar Bintara; Ilham Syamsul; M. Arif Rahman Setiadin
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1 (2024): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses about social values contained in the hadith which contains about tamṡīl Muslims as a whole body. Implicitly, the Prophet ordered his people to always care for others. This is because humans as social creatures cannot be separated from the help of fellow creatures. This research method is qualitative with a descriptive-analytical data processing method, namely presenting data that has been collected and then analyzed in depth to achieve the research objectives. This article starts from three basic questions. 1). What related hadiths have been collected in kutub al-tis’ah? 2). What are the social values contained in the hadith "the parable of the Muslim as the Body"? 3). How is the practice of implementing hadith values related to social life? This research concludes that; 1). There are different editorials of the hadith regarding the “parable of the Muslim as the Body.” 2). The following hadith is full of meaning and social values that are important to be implemented in social life. 3). Implementation of hadith values is carried out by opening communication and good relationships with those closest to you. Keywords: Hadith, social values, Muslims, Social Sciences   Tulisan ini membahas tentang nilai-nilai sosial yang terkandung dalam hadis Nabi yang berisikan tentang tamṡīl Muslim sebagai suatu tubuh yang utuh. Secara implisit, Nabi memerintahkan umatnya untuk selalu peduli terhadap sesama. Hal ini dikarenakan manusia sebagai makhluk sosial tidak terlepas dari bantuan sesama makhluk. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan metode mengolah data deskriptif-analitis, yaitu pemaparan data yang telah dihimpun kemudian dianalisis secara mendalam guna mencapai tujuan penelitian. Tulisan ini berangkat dari tiga pertanyaan mendasar. 1). Apa saja hadis-hadis terkait yang terhimpun kutub al-tis’ah? 2). Bagaimanakah kandungan nilai-nilai sosial dalam hadis “perumpamaan Muslim sebagai Tubuh”? 3). Bagaimanakah praktik implementasi nilai-nilai hadis terkait dalam kehidupan sosial bermasyarakat. Penelitian ini berkesimpulan bahwa; 1). Terdapat berbagai redaksi hadis yang berbeda terkait “perumpamaan Muslim sebagai Tubuh.” 2). Hadis berikut sarat akan makna dan nilai-nilai sosial yang penting untuk diimplementasikan dalam kehidupan sosial. 3). Implementasi nilai-nilai hadis dilakukan dengan membuka komunikasi dan hubungan yang baik terhadap orang-orang terdekat. Kata Kunci: Hadis, Nilai sosial, Muslim, Ilmu Sosial
PERMASALAHAN FUNDAMENTAL PIDANA MATI TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI Prasetyo Budi Wicaksana
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 3 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Corruption is an extra ordinary crime which is very detrimental to the Indonesian nation and state. For this reason, the Government has issued or made a law, namely Law number 31 of 1999 in conjunction with Law number 20 of 2001 concerning the Eradication of Corruption Crimes. That in article 2 paragraph 2 of the Law it is said that the death penalty can be applied if Indonesia is in certain circumstances. This particular situation means if Indonesia is in a state of disaster emergency, a state of war or a disaster emergency. However, the problem that often arises is that a prosecutor does not dare to enforce the charges under Article 2, paragraph 2 of the Corruption Eradication Law. Keywords: corruption Tindak Pidana Korupsi merupakan suatu tindak pidana extra ordinary crime yang sangat merugikan bangsa dan negara Indonesia. Untuk itu Pemerintah telah menerbitkan atau membuat suatu Undang-Undang yaitu Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 jo Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Bahwa di dalam pasal 2 ayat 2 Undang-Undang tersebut dikatakan bahwa Pidana Mati dapat diterapkan bila Indonesia dalam keadaan tertentu. Keadaan tertentu tersebut maksudnya apabila Indonesia dalam keadaan darurat bencana, keadaan perang atau darurat bencana. Akan tetapi permasalahan yang sering muncul yaitu tidak beraninya seorang jaksa memaksukan dakwaan pasal 2 ayat 2 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kata kunci: korupsi
TINJAUAN YURIDIS PERKAWINAN SEDARAH (INCEST) PADA PUTUSAN NOMOR 1160/Pdt.G/2018/PA.Bms Abdus Syakur Faozi
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1 (2024): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Jo Undang-udang Nomor 16 Tahun 2019 Pasal 22 menyatakan Perkawinan dapat dibatalkan apabila para pihak tidak memenuhi syarat-syarat untuk melangsungkan perkawinan. Salah satu contohnya ialah perkawinan yang di dalamnya terdapat hubungan darah antara suami dan istri yang sudah tentu hal tersebut melanggar syarat sahnya perkawinan dan dapat mengakibatkan adanya akibat hukum batalnya perkawinan. Tujuan dari penulis membuat artikel ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan hukum terkait dengan akibat hukum dari perkawinan sedarah atau incest dalam putusan nomor 1160/Pdt.G/2018/PA.Bms dan untuk mengetahui dan menganalisis akibat hukum terhadap status anak yang lahir dari perkawinan sedarah atau incest. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis penelitian hukum yuridis normatif yakni pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini serta wawancara dengan narasumber yang digunakan sebagai data pelengkap. Konsep perkawinan sedarah tidak dapat dibenarkan karena melanggar ketentuan KUHPerdata Pasal 30, UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan Jo. Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 pada Pasal 8. Perkawinan dapat dibatalkan apabila para pihak tidak memenuhi syarat untuk melakukan perkawinan. Pembatalan perkawinan tidak menjadi sebab berubahnya status hak waris anak, serta dalam hal pemeliharaan anak, pembatalan perkawinan tetap membebankan kewajiban pemeliharaan kepada kedua orang tua nya secara seimbang. Perkawinan incest ini juga mengakibatkan seorang bapak dari perkawinan tersebut tidak dapat menjadi wali nikah dari anak perempuannya. Namun, berdasarkan putusan hakim pada putusan tersebut, akibat pembatalan perkawinan incest (sedarah) ini tidak berlaku surut bagi anak-anak yang dihasilkan dari perkawinan tersebut. Akibat hukum dari hukum dari perkawinan sedarah ada pada Pasal 8 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo. Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan yang menyatakan “Perkawinan dapat dibatalkan, apabila para pihak tidak memenuhi syarat-syarat untuk melangsungkan perkawinan”. Akibat hukum anak yang lahir dari perkawinan sedarah (incest) diatur dalam Pasal 28 Ayat 2 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Jo. Undang-undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan. Anak yang lahir dalam perkawinan sedarah dan kedua orangtuanya mengetahui adanya hubungan darah dalam perkawinan tersebut maka status hukum anak tidak berlaku surut. Kata Kunci: Perkawinan, Perkawinan Sedarah (Incest), Status Hukum Anak.
INOVASI DIGITAL UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI Wildan Aji Saputra; Irfan Fatkhurohman
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 3 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas inovasi digital yang dapat digunakan untuk membangun keterampilan bahasa pada anak usia dini dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi di abad 21 semakin pesat dalam perkembangan zaman era digital saat ini, integrasi teknologi menjadi salah satu pendekatan yang menarik untuk memperkaya pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Pendekatan digital yang inovatif memainkan peran penting dalam meningkatkan keterampilan bahasa di anak usia dini. Penelitian menyoroti efektivitas membaca buku cerita digital, terutama bila dilakukan secara dialogis, dalam mendorong perkembangan bahasa anak-anak. Intervensi menggunakan web kata dan perangkat seluler telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam meningkatkan kosakata, perilaku, dan kesejahteraan pada anak-anak dengan gangguan bahasa. Berbagai aplikasi dan platform digital telah dirancang khusus untuk memfasilitasi pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Melalui penggunaan permainan edukatif, aplikasi belajar membaca, dan konten multimedia interaktif, anak-anak dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran bahasa. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mereka, tetapi juga meningkatkan motivasi dan minat mereka terhadap bahasa. Selain itu, pengajaran bahasa yang dibantu seluler melalui teknologi terpilih telah ditemukan untuk secara signifikan meningkatkan kompetensi linguistik pada siswa pendidikan dasar. Selain itu, teknologi dapat membantu dalam mengembangkan keterampilan bahasa dan pengenalan angka di anak usia dini, menekankan pentingnya kegiatan seperti mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis dengan alat digital. Temuan ini secara kolektif menggaris bawahi potensi inovasi digital dalam memelihara kemampuan bahasa. Kata Kunci : Bahasa , Inovasi Digital, Pendidikan Usia Dini
ANALISIS DAMPAK MEDIA DIGITAL TERHADAP POLA KONSUMSI BERITA GENERASI MILENIAL DI INDONESIA Tegar Roli Anugrafianto
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 3 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media digital terhadap pola konsumsi berita di kalangan generasi milenial di Indonesia. Generasi milenial, yang dikenal sebagai digital natives, menunjukkan pergeseran signifikan dalam cara mereka mengakses dan mengkonsumsi berita dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital, terutama platform media sosial dan portal berita online, menjadi sumber utama berita bagi generasi milenial. Faktor-faktor seperti kemudahan akses, kecepatan penyebaran informasi, dan interaktivitas konten berita menjadi alasan utama preferensi ini. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa media digital juga mempengaruhi tingkat kepercayaan dan keterlibatan generasi milenial terhadap berita yang mereka konsumsi. Analisis menunjukkan adanya kecenderungan konsumsi berita yang bersifat selektif dan personalisasi, di mana algoritma media sosial memainkan peran penting dalam menentukan jenis berita yang diterima oleh pengguna. Dampak dari pola konsumsi ini termasuk peningkatan fragmentasi informasi dan risiko paparan terhadap berita palsu atau hoaks. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi para praktisi media dan pembuat kebijakan untuk memahami dinamika konsumsi berita di era digital dan implikasinya terhadap literasi media serta demokrasi di Indonesia. Rekomendasi strategi untuk meningkatkan literasi digital dan memperkuat kepercayaan terhadap sumber berita yang kredibel juga disampaikan sebagai bagian dari kontribusi penelitian ini. Kata kunci: Media digital, pola konsumsi berita, generasi milenial, Indonesia, media sosial, portal berita online, kepercayaan berita, literasi media, fragmentasi informasi, berita palsu, hoaks.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SEKOLAH DASAR Tri Yuliansyah Bintaro
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 1 (2022): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan kepribadian siswa, khususnya di jenjang sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah dasar, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui studi kasus di beberapa sekolah dasar di daerah Jawa Tengah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, dan orang tua siswa, serta observasi langsung kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk menemukan pola-pola penerapan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai kearifan lokal, seperti gotong royong, saling menghormati, dan kejujuran, dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari berhasil meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai moral dan sosial. Guru berperan aktif dalam mengembangkan materi pembelajaran yang kontekstual dan relevan dengan budaya setempat, serta melibatkan siswa dalam berbagai kegiatan praktis yang mendukung penerapan nilai-nilai tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi efektif dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Selain itu, dukungan dari seluruh komunitas sekolah, termasuk orang tua, sangat penting untuk keberhasilan implementasi program ini. Penelitian ini menyarankan perlunya pengembangan panduan praktis bagi guru dalam menerapkan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, serta penguatan kerjasama antara sekolah dan masyarakat dalam melestarikan dan mengajarkan nilai-nilai budaya lokal. Kata kunci: Pendidikan karakter, Kearifan lokal, Sekolah dasar, Nilai-nilai budaya, Pembentukan karakter, Pembelajaran kontekstual, Gotong royong, Integrasi budaya, Pendidikan moral, Partisipasi komunitas sekolah
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Berbasis Nilai – Nilai Islami Fatkhurohman , Irfan; Saputra , Wildan Aji
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2 (2024): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola Pendidikan karakter berbasis Islami di TK Aisyiyah Kab. Tegal adalah subjek dari artikel ini. Pendidikan karakter sejak anak usia dini merupakan hal yang sangat penting generasi yang yang tidak sekedar cerdar, pintar, tetapi juga harus memiliki akhlak moral yang baik dalam menghadapi tantangan di masa depan. Pendidikan di TK Aisyiyah Kab. Tegal melalui tahap awal perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan pembinaan. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana siswa di TK Aisyiyah Kabupaten Tegal diajarkan pola karakter pendidikan dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat meningkatkan pendidikan karakter observasi dilakukan selama enam bulan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini dilakukan terhadap data dengan melalui tahapan reduksi penelitian, penyajian penelitian, dan Menarik kesimpulan Kata kunci: Pendidikan, Karakter, Usia Dini, Islami The pattern of Islamic-based character education in Aisyiyah Kindergarten, Tegal Regency is the subject of this article. Character education since early childhood is very important for a generation that is not just smart, smart, but also must have good moral character in facing future challenges. Education in Aisyiyah Kindergarten Tegal Regency goes through the initial stages of planning, implementation, monitoring and coaching. This descriptive research aims to find out more about how students in Aisyiyah Kindergarten Tegal Regency are taught educational character patterns and how these values can improve character education. Observations were conducted for six months to collect data for this study. The data were conducted through the stages of research reduction, research presentation, and drawing conclusions. Keywords: Education, Character, Early Age, Islamic