cover
Contact Name
NIA APRILLA
Contact Email
niaaprilla.ariqa@gmail.com
Phone
+6285271713592
Journal Mail Official
admin@excellent-health.id
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No 23 Bangkinang Kota
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
EXCELLENT HEALTH JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 29854822     DOI : 10.31004
Core Subject : Health,
Journal focuses to attract, reviewing, and publishing high-quality original research that contributes to advancing public health science and using it as an important means to improve health quality worldwide. This journal is committed to tackling the most pressing issues across all aspects of public health in emerging and developing countries according to International Monetary Fund. We have a strong commitment to publishing original research articles that explore the topic from a broad array of academic disciplines, methodologies, and public health perspectives
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023" : 9 Documents clear
Hubungan Kehadiran Orang Tua Dengan Tingkat Kecemasan Anak Usia Prasekolah (3-6 Tahun) Saat Dilakukan Tindakan Invasif di Ruang IGD Athariq, Muhammad Advan; Rahman, Zakiah; Siagian, Yusnaini; Kurniati, Safra Ria
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.13

Abstract

Tindakan invasif adalah tindakan yang dapat mempengaruhi keutuhan jaringan tubuh, hal ini stresor kuat yang membuat anak mengalami kecemasan. Hal yang bisa mencegah dampak kecemasan anak dengan adanya kehadiran orang tua. Kehadiran orang tua bisa membantu mengurangi kecemasan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kehadiran orang tua dengan tingkat kecemasan anak usia prasekolah (3-6 tahun) saat dilakukan tindakan invasif. Metode penelitian yaitu kuantitatif menggunakan pendekatan cross sectional, jumlah sampel 40 anak dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner kecemasan Spence Children Anxiety Scale (SCAS) Preschool yang dimodifikasi oleh peneliti. Hasil penelitian menggunakan uji Kolmogorov Smirnov didapati p-value = 0,030 < (0,05), ada hubungan kehadiran orang tua dengan tingkat kecemasan anak usia prasekolah (3-6 tahun) saat dilakukan tindakan invasif di ruang IGD Rumkital Dr. Midiyato Suratani Tanjungpinang. Ketika anak masuk rumah sakit orang tua diharapkan hadir disebelah anak khususnya saat tindakan invasif dan bagi perawat bekerja sama dengan orang tua dengan tetap mempertahankan kehadiran orang tua saat tindakan invasif.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Stunting Pada Balita Usia 24-59 Bulan di Puskesmas Sei Lekop Kabupaten Bintan Rianti, Endang Puji; Liestyaningrum, Wiwiek; Rahman, Zakiah
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.15

Abstract

Stunting merupakan akibat kekurangan gizi yang terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan anak yang dapat menyebabkan hambatan pada pertumbuhan fisik, kerentanan terhadap penyakit, perkembangan kognitif dan juga berdampak pada resiko terjadinya penyakit degeneratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yaitu dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan sampel penelitian secara random sampling yang terdiri dari 62 responden balita usia 24-59 bulan. Penelitian ini menggunakan alat ukur berupa buku KIA dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan pada faktor-faktor terhadap kejadian stunting pada pola asuh ibu dengan p value sebesar 0,006 (≤ 0,05), cara pemberian makan p value sebesar 0,000 (≤ 0,05), kebersihan lingkungan p value sebesar 0,002 (≤ 0,05), kemiskinan/pendapatan p value sebesar 0,008 (≤ 0,05), pengetahuan ibu p value sebesar 0,008 (≤ 0,05), dan tidak ada hubungan terhadap kejadian stunting pada ANC dan post natal care p value sebesar 0,381 (> 0,05), faktor infeksi p value sebesar 0,355 (> 0,05), riwayat BBLR p value sebesar 0,626 (> 0,05) yang menggunakan uji analisis chi-square. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukan adanya hubungan pada faktor pola asuh ibu, cara pemberian makan, kebersihan lingkungan, kemiskinan/pendapatan, dan pengetahuan ibu terhadap kejadian stunting pada balita usia 34-59 bulan di Puskesmas Sei Lekop Kabupaten Bintan Tahun 2022. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi sumber informasi mengenai stunting bagi tenaga kesehatan.
Hubungan Dukungan Suami Dengan Kejadian Postpartum Blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas  Kuala Sempang Sinaga, Restina Domuria; Kurniati, Safra Ria; Nirnasari, Meily
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.16

Abstract

Postpartum blues merupakan kesedihan atau kemurungan setelah melahirkan, biasanya hanya muncul sementara waktu yakni sekitar dua hari hingga dua minggu semenjak kelahiran bayi. Beberapa penyesuaian di butuhkan oleh wanita dalam menghadapi aktivitas dan peran barunya sebagai ibu pada minggu-minggu atau bulan-bulan pertama setelah melahirkan, baik dari segi fisik maupun segi psikologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan suami kejadian postpartum blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2022 sampai dengan Desember 2022 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang. Desain penelitian menggunakan cross-sectional, Jumlah sampel 36 orang dengan teknik purposive sampling. alat pengumpulan data menggunakan kuesioner EPDS dan kuesioner dukungan suami. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square dengan signifikansi p ≤ 0,05. Hasil Penelitian dimana sebagian responden mengalami postpartum blues (69.4%). Dilain sisi, mayoritas reponden (58.3%) mendapatkan dukungan yang baik dari suami. Hasil Uji statistik chi square diperoleh nilai Nilai Asymp. Sig. (2-sided) pada Pearson Chi square sebesar 0.009 bahwa ada pengaruh Dukungan Suami dengan Kejadian Postpartum Blues di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Kuala Sempang.
Pengaruh Teknik Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur di RSUD Bengkalis Jasri, Jasri; Indrawati, Indrawati; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.17

Abstract

Nyeri merupakan salah satu keluhan tersering pada pasien setelah mengalami suatu tindakan pembedahan. Manajemen nyeri merupakan salah satu cara digunakan dalam bidang kesehatan untuk mengatasi nyeri yang dialami oleh pasien. Teknik relaksasi merupakan salah satu metode manajemen nyeri non farmakologi dalam strategi penanggulangan nyeri. Relaksasi genggam jari adalah sebuah teknik relaksasi yang sangat sederhana dan mudah dilakukan oleh siapapun yang berhubungan dengan jari tanggan serta aliran energy dalam tubuh kita. Tujuan penelian adalah mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur di RUSD Bengkalis Tahun 2016. Desain quasi Experiment melalui rancangan One Grup Pretest-Posttest Desing. Teknik pengambilan sampel purposive sampling. Populasai pada penelitian pasien post op fraktur RSUD Bengkalis dengan sampel sebanyak 30 responden yang dilakukan pada tanggal 16-24 Desember 2016. Instrumen penelitian berupa lembar observasi tingkat nyeri dengan menggunakan uji t- (5,80/1,297 : 5,23/1,073). Terlihat perbedaan nilai mean antara keduanya 0,57 dengan standar deviasi 0,224 secara statistik perbedaan signifikan (p < 0,05). Artinya pemberian relaksasi genggam jari berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur di RSUD Bengkalis. Saran dalam penelitian, diharapkan kepada pasien agar dapat memanfaatkan relaksasi genggam jari sebagai suatu metode menurunkan intensitas nyeri terutama pada kondisi post operasi.
Hubungan Tingkat Stres Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang Sari, Lala; Putri, Mawar Eka; Kurniati, Safra Ria
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.18

Abstract

Siklus menstruasi idealnya teratur setiap bulan dengan rentang waktu 21-35 hari setiap hari dengan lama waktu menstruasi 3-7 hari setiap kali periode menstruasi. Siklus menstruasi sendiri banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah tingkat stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi S1 Keperawatan. Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan studi korelasi analitik dan menggunakan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 44 mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Penelitian menggunakan alat ukur Kuesioner Perceived Stres Scale dan Kuesioner siklus mentruasi. Hasil penelitian ditemukan usia menarche terbanyak adalah 11-13 tahun (75,0%). 11 (25,0%) responden mengalami stres ringan, 19 (43,2%) stres sedang, 14 (31,8%) stres berat. Responden yang mengalami siklus menstruasi normal sebanyak 24 (54,5%) dan responden yang mengalami siklus menstruasi tidak normal sebanyak 20 (45,5%). Hasil dari uji statistic dengan menggunakan uji chi-square didapatkan nilai p value sebesar 0,010 ≤ α (0,05). Ada hubungan tingkat stres dengan siklus menstruasi pada mahasiswi S1 Keperawatan Stikes Hang Tuah Tanjungpinang. Disarankan kepada mahasiswi agar mampu beradaptasi terhadap stressor dengan cara mensubstitusikan menjadi sebuah tantangan yang positif sehingga mahasiswa bisa tetap produktif tanpa harus terpuruk dengan stres yang dialami.
Pengaruh Aromaterapi Peppermint Terhadap Mual Muntah  Pasien Yang Menjalani Kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang Nirnasari, Meily; Diki, Alsyad; Putri, Mawar Eka; Fadhilla, Umu; Sitindaon, Soni Hendra
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.19

Abstract

Mual dan muntah merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan pasien setelah beberapa hari menjalani kemoterapi. Ada 80,5% pasien yang mengalami mual dan muntah setelah menjalani kemoterapi. Mual muntah adalah efek samping dari obat sitotosik yang paling membuat pasien kemoterapi menjadi tidak nyaman. Mual dan muntah dapat ditangani secara farmakologi dan non farmakologi. Aromaterapi peppermint merupakan salah satu terapi non farmakologi yang digunakan untuk mengatasi mual muntah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromaterapi peppermint terhadap mual muntah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasy Eksperimen dengan rancangan pre test and post test without control group. Subjek Penelitian ini adalah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib yang berjumlah 16 responden. Alat yang digunakan untuk mengukur mual dan muntah yaitu, Rhodes Index for Nausea, Vomiting, and Retching (INVR). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan taraf signifikan ≤ 0,05. Hasil Penelitian pada kelompok eksperimen (p = 0,001 < 0,05) menunjukkan bahwa ada pengaruh aromaterapi peppermint terhadap mual muntah pasien yang menjalani kemoterapi di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Berdasarkan hasil tersebut, maka pemberian aromaterapi peppermint bisa menjadi referensi intervensi tambahan untuk mengurangi gejala mual muntah pada pasien yang menjalani kemoterapi.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Peran Kader Jumantik Dalam Pemberantasan DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Aprilla, Nia
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.20

Abstract

Peran jumantik di bidang kesehatan berarti keikutsertaan seluruh anggota masyarakat dalam memecahkan masalah kesehatan secara mandiri. Peran jumantik memiliki kedudukan yang demikian penting, sehingga peran diharapkan dapat semakin bermutu sesuai dengan proses dan tingkat kemajuan yang terjadi dalam masyarakat dari waktu ke waktu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran para kader Jumantik terhadap pemberantasan DBD. Ini merupakan penelitian kuantitatif cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 40 responden, keseluruhan kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) dalam pemberantasan DBD. dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh yang bermakna antara pendidikan, penghasilan, dan jenis pekerjaan dengan peran kader jumantik dalam pemberantasan penyakit DBD dengan nilai (p value 0,000, 0,039 dan 0,030 ) sedangkan faktor ketersediaan fasilitas tidak mempengaruhi dengan nilai p value 0,719. Adapun saran bagi peneliti melakukan penelitian dengan variabel yang berbeda dan melakukan penelitian sampai ke analisis multivariat sehingga kita akan mengetahui seberapa besar nilai-nilai dalam setiap variabel yang diteliti tentang pengaruh antar variabel.
Penerapan Teknik Slow Stroke Back Massage Terhadap Tekanan Darah Pada pasien Hipertensi di RSUD Dr. Moewardi Surakarta Utari, Dewi; Haq, Rosma Karinna; Prajayanti, Eska Dwi
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.22

Abstract

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah berada diatas 140/90 mmHg. Hipertensi merupakan salah satu pintu masuk atau faktor risiko penyakit seperti gagal ginjal, diabetes, stroke, jantung. Hipertensi menjadi factor resiko terjadinya kerusakan organ penting di manusia seperti, otak, jantung, ginjal, pembuluh darah besar,dan pembuluh darah perifer. Pengobatan hipertensi bisa dilakukan secara farmakologis maupun non farmakologis. Pengobatan non farmakologi yang telah ditemukan untuk membantu menurunkan tekanan darah yaitu berupa tanaman tradisional (Herbal), akupuntur, akupresur, terapi relaksasi, pijat refleksi, massage punggung, senam berupa senam lansia, senam yoga dan lain-lain. Slow stroke back massage merupakan salah satu tindakan massage dengan gerakan sentuhan dan penekanan pada kulit area punggung dengan usapan perlahan selama 3-10 menit yang memberikan efek relaksasi pada otot, tendon dan ligament. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil implementasi pemberian Slow Stroke Back Massage terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Ruang Aster 5 RSUD Dr.Moewardi Surakarta, menggunakan metode studi kasus. Sebelum diberikan intervensi Slow Sroke Back Massage pada Ny. F didapathan hasil tekanan darah 142/92 mmHg, sedangkan Tn.S didapatkan hasil tekanan darah 155/91 mmHg. Tekanan darah pada Ny.F sesudah diberikan penerapan Slow Stroke Back Massage yakni 129/85 mmHg, sedangkan Tn.S didapatkan hasil tekanan darah 143/85 mmHg. Pada Tn.S hasil tekaanan darah masih tergolong tinggi diatas 140/90 mmHg. Didapatkan penurunan tekanan darah pada Ny.F dan pada Tn.S, namun pada Tn. S tidak menunjukan hasil yang signifikan. Diharapkan perawat dapat menggunakan teknik Slow Stroke Back Massage dalam menurunkan tekanan darah pada psien dengan hipertensi.
Penerapan Teknik Alternate Nostril Breathing Exercise Terhadap Tekanan Darah Dan Frekuensi Nafas Pada Pasien CHF di RSUD Dr Moewardi Surakarta Inawijaya, Deya; Haq, Rosma Karinna; Sari, Irma Mustika
Excellent Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Juni 2023
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/excellent.v1i2.21

Abstract

Congestive Heart Failure (CHF) merupakan salah satu dari penyakit kardiovaskuler yang menjadi penyebab utama kematian secara global. Hal ini menjadi suatu tantangan utama bagi dunia kesehatan di abad ke-21. CHF merupakan penyakit progresif yang memiliki angka mortalitas dan morbiditas tinggi baik di negara maju maupun negara berkembang termasuk Indonesia. CHF juga diartikan sebagai ketidakmampuan jantung untuk melakukan tugasnya sehingga kebutuhan jaringan dan nutrisi ke seluruh tubuh belum mencukupi. Observasi yang dilakukan didapatkan hasil bahwa pasien yang dirawat rata-rata mengalami perubahan tanda-tanda vital, dan sesak nafas. Untuk mengurangi permasalahan tersebut dapat dilakukan dengan terapi non farmakologis salah satunya dengan teknik alternate nostril breathing exercise (ANBE). Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui hasil implementasi pemberian teknik alternate nostril breathing exercise dalam menstabilkan tekanan darah dan frekuensi nafas pada pasien CHF di RSUD Dr Moewardi Surakarta. Intervensi pada kasus ini dilakukan dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan sebelum dilakukan intervensi responden mengalami ketidaknormalan pada tekanan darah dan frekuensi nafas namun setelah dilakukan penerapan alternate nostril breathing exercise responden mengalami perubahan pada hasil tekanan darah dan frekuensi nafas. Hal tersebut menunjukan, terdapat perbedaan hasil tekanan darah dan frekuensi nafas sebelum dan sesudah dilakukan teknik alternate nostril breathing exercise pada pasien CHF dalam menstabilkan vital sign. Alternate Nostril Breathing Exercise dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri pada pasien CHF yang mengalami ketidakstabilan tekanan darah dan napas pasien.

Page 1 of 1 | Total Record : 9