cover
Contact Name
Sutia Budi
Contact Email
sutia.budi@universitasbosowa.ac.id
Phone
+6281342239898
Journal Mail Official
pallangga.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Bosowa, Gedung A, Lt 8. Jl. Urip Sumoharjo Km. 4 Makassar Lt. 8 Gedung A Universitas Bosowa Email: pallangga.jurnal@universitasbosowa.ac.id
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pallangga: Journal of Agriculture Science and Research
Published by Universitas Bosowa
ISSN : 29874149     EISSN : 29875994     DOI : https://doi.org/10.56326/pallangga.v2i2
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian dan hasil pemikiran termasuk pengembangan dan review bidang pertanian yang mencakup antara lain ilmu tanah, budidaya tanaman semusim, budidaya pertanian dan perkebunan, pangan olahan, rekayasa pangan, analisis pangan, mikrobiologi pangan, manajemen agribisnis, ekonomi pertanian dan sosiologi pedesaan. Bagi penulis yang memiliki artikel pada bidang ini dapat disesuaikan dengan panduan penulisan dan template kemudian disubmit secara online di website jurnal dengan melakukan registrasi terlebih dahulu.
Arjuna Subject : -
Articles 124 Documents
Penambahan Bubuk Madu Dalam Pembuatan Teh Daun Sukun (Artocarpus Altilis) Syakirah Khaerunnisah; Fatmawati Fatmawati; Abdul Halik
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4769

Abstract

Breadfruit leaves have unique pharmacological activity and chemical content in the form of phenolic compounds, saponins, tannins, flavonoids, polyphenols, hydrocyanic acid, acetylcholine, and riboflavin. This compound includes secondary metabolites that are beneficial for human health. The breadfruit plant, especially its leaves, is believed to be efficacious in treating various diseases such as kidney, heart, high blood pressure, liver, enlarged spleen, diabetes, alleviating asthma, and so on. Breadfruit leaves have a highwater content so they cannot last long, so it is necessary to process the breadfruit leaves into tea so that they have a longer shelf life. The aim of this research was to determine the effect of adding honey powder to breadfruit leaf tea and the best treatment of breadfruit leaf tea on organoleptic tests (taste, color and aroma) and chemical tests (water content and ash content). The research treatment was the addition of honey powder with concentrations (0%, 15%, 30%, 45%). Data analysis used a completely randomized design (CRD) method with four treatment levels and 3 replications, then analyzed using SPSS and the Least Significant Difference Test (BNT). Based on research, the addition of honey powder in making breadfruit leaf tea (Artocarpus altilis) has a significant effect on water content and ash content, while organoleptic tests on color, aroma and taste. The best results produced by breadfruit leaf tea with the addition of honey powder were in the S4 treatment (45%). Daun sukun memiliki aktivitas farmakologi dan kandungan kimianya yang unik berupa senyawa fenolik, saponin, tanin, flavanoid, polifenol, asam hidrosianat, asetilkolin, dan riboflavin. Senyawa ini termasuk metabolit sekunder yang bermanfaat untuk kesehatan manusia. Tanaman sukun, terutama daunnya dipercaya berkhasiat mengobati berbagai penyakit seperti ginjal, jantung, tekanan darah tinggi, liver, pembesaran limpa, kencing manis, meringankan asma, dan sebagainya. Daun sukun memiliki kadar air yang tinggi sehingga tidak dapat bertahan lama olehnya itu perlu pengolahan daun sukun dibuat menjadi teh agar memiliki daya simpan lebih lama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk madu terhadap teh daun sukun dan perlakuan terbaik teh daun sukun terhadap uji organoleptik (rasa, warna, dan aroma) dan uji kimia (kadar air dan kadar abu). Perlakuan penelitian yaitu penambahan bubuk madu dengan konsentrasi (0%, 15%, 30%, dan 45%). Analisis data menggunakan metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan dan tiga kali ulangan, kemudian dianalisis menggunakan SPSS dan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT). Berdasarkan penelitian penambahan bubuk madu dalam pembuatan teh daun sukun (Artocarpus altilis) berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar abu, sedangkan uji organoleptik pada warna, aroma, dan cita rasa. Hasil terbaik yang dihasilkan teh daun sukun dengan penambahan bubuk madu yaitu pada perlakuan S4 (45%.)
Minat Petani Padi Terhadap Penggunaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Di Desa Abbanuangnge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng Widia Astuti; Faidah Azuz; Aylee Christine Alamsyah Sheyoputri
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4777

Abstract

This study aims to determine the interest of rice farmers in the use of people's business credit and the use of people's business credit in rice farming. This study was conducted in Abbanuangnge Village, Lilirilau District, Soppeng Regency. The research sample used was 20% of the population, namely 76 people consisting of farmers who used and did not use people's business credit using the simple random sampling method. The analysis method used is descriptive qualitative. The types of data used in this study are qualitative and quantitative data. The results of this study indicate that the interest of rice farmers in the use of people's business credit is influenced by factors such as age, education level, number of family members, length of farming, land area, income, knowledge and access. The use of people's business credit in rice farming is utilized well in accordance with the objectives proposed, namely to purchase inputs, invest in modern agricultural equipment and technology. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat petani padi terhadap penggunaan kredit usaha rakyat pada usahatani padi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Abbanuangnge, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng. Sampel penelitian yang digunakan adalah 20% dari jumlah populasi yaitu 76 orang yang terdiri dari petani yang menggunakan dan tidak menggunakan kredit usaha rakyat dengan menggunakan metode simple random sampling. Metode analisis yang digunakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa minat petani padi terhadap penggunaan kredit usaha rakyat dipengaruhi oleh faktor umur, tingkat pendidikan, jumlah tanggungan keluarga, lama berusahatani, luas lahan, pendapatan, pengetahuan dan akses. Penggunaan kredit usaha rakyat pada usahatani padi dimanfaatkan dengan baik sesuai dengan tujuan diajukan yaitu untuk membeli input, berinvestasi dalam peralatan, dan teknologi pertanian modern.
Analisis Fungsi-Fungsi Pemasaran Pada Pengepul Rumput Laut Di Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan Muh. Khalil Abdillah; Faidah Azuz; Aylee Christine Alamsyah Sheyoputri
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4785

Abstract

The study aims to determine the functions of seaweed marketing in Sanrobone Village.          This research was conducted from July to August 2023. The data collection method was carried out by conducting a location survey and recording the total number of seaweed collectors in Sanrobone village. Respondents in this study were 10 seaweed farmers with the snowball sampling method (purposefully selected) the number of informants was 30% of the population, namely 10 respondents with the consideration that the selected respondents could provide accurate information, especially regarding the implementation of seaweed farming production functions. The results of the study show that in the seaweed marketing channel there are marketing agencies or institutions, both individuals and institutions as parties that organize marketing activities or functions where seaweed products move from producers to consumers. Meanwhile, farmers and collector traders in Takalar Regency also carry out marketing functions in the seaweed marketing flow so that seaweed products can move from producers to customers (wholesalers). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi-fungsi pemasaran rumput laut di Desa Sanrobone. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2023. Metode pengumpulan data di lalukan dengan cara melakukan survey lokasi dan mencatat jumlah keseluruhan pengepul rumput laut yang berada di Desa sanrobone, Responden dalam penelitian ini yaitu petani rumput laut sebanyak 10 orang pengepul rumput dengan metode snowball sampling (sengaja dipilih) jumlah narasumber adalah 30% dari jumlah populasi yaitu 10 responden dengan pertimbangan bahwa responden yang dipilih tersebut dapat memberikan informasi yang akurat khususnya yang menyangkut tentang penerapan fungsi-fungsi produksi usahatani rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam saluran pemasaran rumput laut terdapat badan-badan atau lembaga pemasaran, baik perorangan maupun kelembagaan selaku pihak yang menyelenggarakan kegiatan atau fungsi pemasaran yang mana produk rumput laut bergerak dari pihak produsen sampai konsumen; sedangkan petani dan pedagang pengumpul di Kabupaten Takalar juga menyelenggarakan fungsi pemasaran dalam  alur pemasaran rumput laut sehingga produk rumput laut dapat bergerak dari pihak produsen sampai ke pihak pelanggan (pedagang besar).
Strategi Pengembangan Pemasaran Digital (Digital Marketing) Melalui Media Sosial Instagram Dalam Meningkatkan Penjualan Pada Toko Seleraa Buah Makassar Nahda Divanka Indarwati; Baharuddin Baharuddin; A. Tenri Fitriyah
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4787

Abstract

This study aims to determine out with the aim of knowing the condition of internal factors (strengths - weaknesses), the condition of external factors (opportunities - threats), formulating alternative marketing strategies and the marketing mix at Toko Seleraa Buah Makassar. This research was conducted from May to August 2024. Respondents consisted of 12 people including owners, employees, and consumers. The data analysis method uses SWOT analysis. The results obtained in this research were, IFAS Internal Strategy Factor Analysis in the form of strengths and weaknesses, obtained a score of 3.19. Meanwhile, the results of the EFAS External Strategy Factor Analysis in the form of opportunities and threats, the total score obtained was 2.8. The most appropriate strategy to be implemented by Toko Seleraa Buah is the S-O Strategy (Strength-Opportunity) which includes maintaining and maintaining the quality of fruit, increasing creativity in promotional activities, expanding connections by collaborating with various business actors and influencers to create brand awareness, maintaining promotions and the facilities offered, as well as taking advantage of the enthusiasm of people with a healthy lifestyle to consume fruit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi faktor internal (kekuatan – kelemahan), kondisi faktor eksternal (peluang – ancaman), merumuskan alternatif strategi pemasaran serta bauran pemasaran pada Toko Seleraa Buah Makassar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei hingga Agustus 2024. Responden terdiri dari 12 orang termasuk pemilik, karyawan dan juga konsumen. Metode analisis data menggunakan analisis SWOT. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu, Analisis Faktor Internal IFAS berupa kekuatan dan kelemahan diperoleh skor sebesar 3,19; sedangkan hasil Analisis Faktol EFAS berupa peluang dan ancaman total skor yang diperoleh sebesar 2,8. Strategi yang paling tepat untuk diterapkan oleh Toko Seleraa Buah yaitu Strategi S-O (Streght-Opportunity) meliputi menjaga dan mempertahankan kualitas buah, meningkatkan kreatifitas dalam kegiatan promosi, memperluas koneksi dengan bekerjasama dengan berbagai pihak pelaku usaha maupun influencer agar terciptanya brand awarness, mempertahankan promo, dan fasilitas yang ditawarkan, serta memanfaatkan antusias masyarakat dengan gaya hidup sehat untuk mengonsumsi buah.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Padi: Studi Kasus Di Desa Tabbinjai Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa Farah Fitriyah; Aylee Christine Alamsyah Sheyoputri; Nurlaela Nurlaela
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4794

Abstract

This study aims to determine the factors that influence income from rice cultivation. The study was conducted in Tabbinjai Village, Tombolopao District, Gowa Regency. The research sample was 10% of the total population, namely 51 people and used the simple random sampling method. The data analysis method used in this study was multiple linear regression analysis with the help of the SPSS (Statistical Products and Services Solutions) application. The type of data used in this study is quantitative data. The results of the study showed that yields, selling prices, seed costs, fertilizer costs, drug costs and labor costs together affected the income of the rice planting industry in Tabbinjai Village. Harvest results, selling prices, fertilizer costs and labor costs partly affected the income of rice cultivation businesses in Tabinjai Village, Tombolopao District, Gowa Regency. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan dari budidaya padi. Penelitian dilakukan di Desa Tabbinjai, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa. Sampel penelitian berjumlah 10% dari total populasi yaitu 51 orang dan menggunakan metode simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS (Statistical Products and Services Solutions). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil, harga jual, biaya benih, biaya pupuk, biaya obat-obatan dan biaya tenaga kerja secara bersama-sama mempengaruhi pendapatan industri penanaman padi di Desa Tabbinjai. Hasil panen, harga jual, biaya pupuk dan tenaga kerja sebagian mempengaruhi pendapatan usaha budidaya padi sawah di desa Tabinjai, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa.
Penggunaan Modal Sosial Antara Petani Kelapa Dan Pengrajin Kopra Di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar Qiqa Maysarah Ramadhani; Faidah Azuz; Aylee Christine Alamsyah Sheyoputri
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 4 No. 1 (2026): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Januari 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v4i1.4796

Abstract

This study aims to determine use of social capital between coconut farmers and copra craftsmen in Bontotangnga Village, Bontoharu District, Selayar Islands Regency in May 2024. Respondents consisted of 24 coconut farmers and 8 copra craftsmen. The data analysis technique used scoring techniques, the process of determining the score for the respondent's answer which was carried out by making suitable classifications and categories. The results showed that there are three components of social capital used between coconut farmers and copra artisans in Bontotangnga Village, Bontoharu District, Selayar Islands Regency, namely trust, networks, and norms. In terms of trust between farmers and craftsmen, the level of trust is dominant in the category of trust, meaning that farmers trust the craftsmen who work. In terms of network (network), the relationship between farmers to craftsmen have a very good relationship. As for the norms (norms) or the level of obedience shown by farmers to craftsmen included in the obedient category. In terms of trust (trust) craftsmen against farmers, the level of trust (trust) is dominant in the category of very trusting, meaning that craftsmen have a high level of trust in farmers. In terms of network (network) or the relationship that exists between craftsmen to farmers have a very good relationship. As for norms or the level of integrity shown by craftsmen to craftsmen is included in the very obedient category, meaning that craftsmen are very obedient to the rules and orders given by farmers. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan modal sosial antara petani kelapa dan pengrajin kopra di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar pada bulan Mei 2024. Responden terdiri dari 24 petani kelapa dan 8 pengrajin kopra. Teknik analisis data menggunakan teknik skoring, proses penentuan skor atas jawaban responden yang dilakukan dengan membuat klasifikasi dan kategori yang cocok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga komponen modal sosial yang digunakan antara petani kelapa dan pengrajin kopra di Desa Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar yaitu kepercayaan (trust), jaringan (network), dan norma (norms). Dalam hal kepercayaan (trust) petani terhadap pengrajin, tingkat kepercayaan (trust) dominan pada kategori percaya, artinya petani percaya terhadap pengrajin yang bekerja. Dalam hal jaringan (network), jalinan hubungan yang terjalin antara petani terhadap pengrajin memiliki hubungan yang sangat baik. Adapun untuk norma (norms) atau tingkat ketaatan yang ditunjukkan petani terhadap pengrajin termasuk dalam kategori taat. Dalam hal kepercayaan (trust) pengrajin terhadap petani, tingkat kepercayaan (trust) dominan pada kategori sangat percaya, artinya pengrajin memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap petani. Dalam hal jaringan (network) atau jalinan hubungan yang terjalin antara pengrajin terhadap petani memiliki jalinan hubungan yang sangat baik. Adapun untuk norma (norms) atau tingkat ketaatan yang ditunjukkan oleh pengrajin terhadap pengrajin termasuk dalam kategori sangat taat, artinya pengrajin sangat taat terhadap aturan dan perintah yang telah diberikan oleh petani.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai Glycine max L. Pada Pemberian Kombinasi Arang Sekam Dengan Pupuk Kandang Ayam Stefanus Silalong Palumpun; Andi Muhibudin; Zulkifli Maulana
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4815

Abstract

This research aims to determine the effect of a combination of husk charcoal and chicken manure on the growth of soybean plants (Glycine max L.). This research was carried out at the Integrated Farming System Education Garden, Faculty of Agriculture, Bosowa University, on JL. Raya Poros Sapayya, Bontoramba Village, Palangga District, Gowa Regency, South Sulawesi. This research started from May to July 2024. This research used a Randomized Block Design (RAK) with 5 treatments, namely without husk charcoal and chicken manure as a control, 500 g husk charcoal + 50 g chicken manure, 600 g husk charcoal + 60 g chicken manure, 700 g husk charcoal + 70 g chicken manure and 800 g husk charcoal + 80 g chicken manure and 3 repetitions. The results of the research showed that the best growth and production was with a combined dose of 800 g of husk charcoal and 80 g of chicken manure which was able to provide growth and production in terms of plant height, stem diameter, number of pods, weight of the pods contained, seed weight of 100 g/plot, weight of the seed planting. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi takaran arang sekam dan pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan tanaman kedelai (Glycine max L.). Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Pendidikan Integrated Farming System Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, di JL. Raya Poros Sapayya, Desa Bontoramba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Penelitian ini dimulai pada bulan Mei sampai Juli 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan yaitu tanpa arang sekam dan pupuk kandang ayam sebagai kontrol, 500 g arang sekam + 50 g pupuk kandang ayam, 600 g arang sekam + 60 g pupuk kandang ayam, 700 g arang sekam + 70 g pupuk kandang ayam dan 800 g arang sekam + 80 g pupuk kandang ayam serta 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukan pertumbuhan dan produksi terbaik yaitu dengan dosis kombinasi 800 g arang sekam dan 80 g pupuk kandang ayam yang mampu memberikan pertumbuhan dan produksi pada tinggi tanaman, diameter batang, jumlah polong, berat polong berisi, berat biji 100 g/ plot, berat biji pertanaman.
Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L. Dengan Pengaplikasian Pupuk Kompos Ampas Kelapa Dan NPK Mutiara Serly Serly; Amirudin Amirudin; Abri Abri
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4816

Abstract

This research aims to find out how to cultivate pak-coy plants and to determine the response of growth of pak-coy mustard plants in interaction with the provision of shared doses of coconut pulp waste fertilizer and pearl NPK. The usefulness of this research is expected to be able to gain skills in cultivating pakcoy plants and knowing the existing problems and appropriate handling methods in cultivating pakcoy plants. This research was carried out integrated Farming System Education Garden, Faculty of Agriculture, Bosowa University, Village Bontoramba, Palangga District, Gowa Regency. The research started at planting in April 2024 and harvested in May 2024. This research used a Completely Randomized Design (CRD) consisting of 2 factors and 3 replications. The first factor is coconut dregs waste (K) which consists of 4 levels, namely without fertilizer, 300 g/plant (6 tons/ha), 450 g/plant (12 tons/ha), and 500 g/plant. The second factor is NPK (P) fertilizer which consists of 4 levels, namely without fertilizer, 8 g/plant (350 g/ha), 12 g/plant (450 kg/ha), 16 g/plant (550kg/ha). The best treatment, namely coconut dregs compost 500 g/plant (18 tons/ha) and application of NPK Mutiara fertilizer 12g/plant (450 g/ha) had a better effect on pakchoy production. Penelitian bertujuan untuk mengetahui cara budidaya tanaman pakcoy dan dapat mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy secara interaksi terhadap pemberian berbagai takaran pupuk ampas kelapa dan NPK mutiara. Kegunaan dari penelitian ini diharapkan mampu memperoleh keterampilan dalam membudidayakan tanaman pakcoy dan mengetahu permasalahan yang ada dan cara penanganan yang tepat dalam membudidayakan tanaman pakcoy. Penelitian ini di laksanakan di Kebun Pendidikan Integrated Farming System, Fakultas Pertanian Universitas Bosowa, Desa Bontoramba, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa. Penelitian mulai saat tanam pada April 2024 dan dipanen pada Mei 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktoral (RALF) yang terdiri dari 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama ampas kelapa (K) yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontorol, 300g/tanaman, 450g/tanaman, dan 500g/tanaman. Faktor ke dua pupuk NPK (P) yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, 8g/tanaman, 12g/tanaman, dan 16g/ tanaman. Pemberian perlakuan terbaik yaitu pupuk kompos ampas kelapa 500g/tanaman dan pupuk NPK mutiara 12g/tanaman memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap produksi tanaman pakcoy.
Respon Pertumbuhan Tanaman Cabai Merah Capsicum annum L. Pada Pemberian Pupuk Organik Cair Rebung Bambu Dan Trichoderma sp. Hismawati Hismawati; Andi Muhibuddin; Muhammad Arief Nasution
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4818

Abstract

Red chili (capsicum annum L) is one of the important horticultural plants cultivated commercially. This study began in March to July 2024 at the Integrated Farming System Education Garden, Faculty of Agriculture, Bosowa University in Bontoramba Village, Pallangga District, Gowa Regency, South Sulawesi. The purpose of this study was to determine the combination of liquid organic fertilizer from bamboo shoots and Trichoderma sp. which influenced the growth of red chili plants. This study used a randomized block design with five treatments, namely F0 (without POC + Trichoderma sp. as a control), F1 (POC 100ml/liter + Trichoderma sp. 40 g), F2 (POC 150ml/liter + Trichoderma sp. 50 g), F3 (POC 200ml/liter + Trichoderma sp. 60 g), F4 (POC 250ml/liter + Trichoderma sp. 70 g), and 3 replications. The results of the study showed that the best growth was in the F4 treatment with a combination dose of POC 250ml/liter + Trichoderma sp. 70 g which was able to provide growth in plant height, number of leaves, stem diameter, and fruit weight per plant. Cabai Merah Capsicum annum L. merupakan salah satu jenis tanaman hortikultura penting dibudidayakan secara komersial. Penelitian ini dimulai pada bulan Maret sampai Juli 2024 di Kebun Pendidikan Integrated Farming System Fakultas Pertanian Universitas Bosowa di Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kombinasi pupuk organik cair rebung bambu dan Trichoderma sp. yang memberi pengaruh pertumbuhan terhadap tanaman cabai merah. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan yaitu F0 (tanpa POC+ Trichoderma sp. sebagai kontrol), F1 (POC 100ml/liter + Trichoderma sp. 40 g), F2 (POC 150ml/liter + Trichoderma sp. 50 g), F3 (POC 200ml/liter + Trichoderma sp. 60 g), F4 (POC 250ml/liter + Trichoderma sp. 70 g). serta 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan terbaik yaitu pada perlakuan F4 dengan dosis kombinasi POC 250ml/liter + Trichoderma sp. 70 g yang mampu memberikan pertumbuhan pada tinggi tanaman, jumlah helai daun, diameter batang, dan berat buah pertanaman.
Respon Pertumbuhan Tanaman Pakcoy Brassica rapa L Dengan Pemberian POC Air Kelapa Pada System Hidroponik Merianti Datu; Amirudin Amirudin; Abri Abri
PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research Vol. 3 No. 2 (2025): PALLANGGA: Journal of Agriculture Science and Research, Juli 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56326/pallangga.v3i2.4819

Abstract

The aim of this research was to determine the growth response of pakcoy (Brassica rapa L) plants to the application of liquid organic fertilizer (POC) coconut water in a hydroponic system. This research was carried out in Berua Raya subdistrict, Biringkanaya subdistrict, Makassar City, which took place from July to August 2024. This research was designed in the form of an experiment structured using a completely randomized design (CRD) with 3 treatment levels, namely P1 (150 ml poc coconut water/liter of water), P2 (200 ml poc coconut water/liter water), P3 (300 ml poc coconut water/liter of water) where each treatment was repeated 6 times, so that a total of 6x3 = 18 experimental units with a total of 6 plants per experiment so that the total number of plants was 108 plants. The results showed that the POC coconut water treatment gave the best results at plant height at 15 days after planting, number of leaves at 15, 30, and 45 days after planting, root volume gave the best results at P3 treatment and plant weight gave the best results at P3 treatment. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman pakcoy (Brassica rapa L) terhadap pemberian pupuk organik cair (POC) air kelapa pada sistem hidroponik. Penelitian ini di laksanakan di kelurahan Berua Raya, Kecematan Biringkanaya, Kota Makassar yang berlangsung pada Juli sampai Agustus 2024. Penelitian ini di desain dalam bentuk percobaan yang disusun menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 taraf perlakuan yaitu P1 (150 ml poc air kelapa/5 liter air), P2 (200ml poc air kelapa/5 liter air), P3 (300 ml poc air kelapa/5 liter air) yang masing- masing perlakuan di ulang 6 kali, sehingga seluruhnya terdapat 18 satuan percobaan dengan jumlah tanaman setiap percobaan sebanyak 6 tanaman sehingga jumlah keseluruhan tanaman sebanyak 108 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan poc air kelapa memberikan hasil yang terbaik pada tinggi tanaman umur 15 hst, jumlah daun umur 15,30, dan 45 hst, volume akar memberikan hasil terbaik pada perlakuan P3 dan bobot tanaman memberikan hasil terbaik pada perlakuan P3.

Page 11 of 13 | Total Record : 124