cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
medicalsains@gmail.com
Phone
+6285691055898
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.ummada.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25482114     EISSN : 25412027     DOI : https://doi.org/10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry . All papers submitted to medical science journals will be examined by peer review partners who are tailored to their respective fields.
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 2 (2022)" : 23 Documents clear
UJI KARAKTERISTIK FISIK DAN HEDONIK DARI AROMATHERAPY HAND CREAM YANG MENGANDUNG MINYAK MELATI : PHYSICAL CHARACTERISTICS AND HEDONIC TEST OF AROMATHERAPY HAND CREAM WITH JASMINE OIL Fransisca Dita Mayangsari; Putri Gita Ayu Safitri; Uswatun Khasanah; Khusnul Khotimah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.325

Abstract

Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) merupakan salah satu ancaman kesehatan terbesar di dunia. Mencuci tangan merupakan salah satu cara untuk mencegah penularan penyakit ini. Namun, sering mencuci tangan dapat menyebabkan kulit kering. Hand cream merupakan salah satu produk pilihan untuk mengatasi masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik fisik dan tingkat kesukaan konsumen (hedonik) terhadap produk hand cream yang mengandung minyak melati 1% (HC-1) dan hand cream tanpa minyak melati (HC-0). Parameter karakteristik fisik yang diamati meliputi organoleptik, homogenitas visual, pH, dan daya sebar. Organoleptik dan homogenitas dianalisis secara deskriptif. Sedangkan pH dan daya sebar dianalisis menggunakan analisis statistik Mann-Whitney. Pada uji hedonik parameter yang dinilai adalah aroma, warna, dan tekstur. Data uji hedonik dianalisis menggunakan analisis statistik Mann-Whitney. Hasil uji karakteristik fisik menunjukkan bahwa HC-1 memiliki aroma melati sedangkan HC-0 tidak memiliki aroma. HC-1 dan HC-0 memiliki warna putih. Kedua formula juga terlihat homogen secara visual. HC-1 memiliki nilai pH 5,69 ± 0,01, sedangkan HC-0 6,04 ± 0,01. Nilai-nilai ini berbeda secara statistik. HC-1 dan HC-0 memiliki nilai daya sebar yang sama, sekitar 3,7 cm. Berdasarkan uji hedonik, penilaian panelis terhadap HC-1 untuk parameter aroma lebih tinggi dibandingkan dengan HC-0. Sedangkan untuk parameter warna dan tekstur tidak ada perbedaan yang signifikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan 1% minyak melati pada hand cream mempengaruhi aroma, pH, dan tingkat kesukaan konsumen (untuk parameter aroma).
FORMULASI, UJI EFEKTIVITAS DAN UJI HEDONIK MASKER GEL PEEL OFF KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) DAN MADU (Mel depuratum) SEBAGAI PENINGKAT ELASTISITAS KULIT: FORMULATIO, EFFECTIVITY TEST AND HEDONIC TEST OF THE PEEL OFF GEL MASK COMBINATION OF TURMERIC RHIZOME EXTRACT (Curcuma longa L.) AND HONEY (Mel depuratum) AS ENHANCER ELASTICITY OF SKIN Monic Sri Cahnia; Muhaimin; Yuliawati; Uce Lestari; Fathnur Sani K
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.328

Abstract

Salah satu upaya untuk mengembalikan kekencangan kulit adalah menggunakan sediaan kosmetik yang mengandung antioksidan. Kandungan yang terdapat dalam kunyit dan madu diketahui memiliki manfaat sebagai antioksidan. Salah satu sedian kosmetik yang dapat meningkatkan kekencangan kulit adalah sediaan masker wajah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formula masker gel peel off ekstrak rimpang kunyit dengan kombinasi madu yang mempunyai sifat fisik yang baik dan untuk mengethaui efektivitasnya dalam mengencangkan kulit wajah. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap. Sediaan masker gel peel off dibuat 3 formula dengan konsentrasi ekstrak kunyit dan madu yang berbeda yaitu F1 (1% : 4%), F2 (2% : 2%) dan F3 (4% : 1%). Tahapan prosedur dalam penelitian ini meliputi determinasi tanaman, penyedian sampel, pembuatan simplisia rimpang kunyit, pembuatan ekstrak rimpang kunyit, formulasi masker gel peel off, evaluasi sifat fisik, uji stabilitas, uji hedonik dan uji efektivitas sediaan dalam mengencangkan kulit. Hasil pengujian sifat fisik dan uji stabilitas menunjukkan bahwa sediaan masker ekstrak rimpang kunyit dengan kombinasi madu pada F1,F2 dan F3 menunjukkan hasil yang berada pada rentang yang sesuai dengan parameter dan stabil selama penyimpanan. Dari hasil uji hedonik, F1 lebih disukai panelis dibandingkan dengan formula lain, F1 efektif dalam meningkatkan kekencangan kulit wajah tiap minggu selama pemakaian empat minggu ditandai dengan peningkatan persentase kekencangan kulit setiap kali pemakaian.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN LOTION EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) DENGAN METODE DPPH (2,2-difenyl-1-piksrylhidrazyl): FORMULATION AND TESTING OF ANTIOXIDANT ACTIVITY LOTION ETHANOL EXTRACT OF MANGGIS FRUIT (Garcinia mangostana L.) WITH METHOD DPPH (2,2-diphenyl-1-piksrylhydrazyl) Yayan Rizikiyan; Lela Sulastri; Sulistiorini Indriaty; Khofifah; Yuniarti Falya
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.330

Abstract

Kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) terbukti memiliki aktivitas antioksidan. Kandungan xanton dalam kulit buah manggis dapat bersifat sebagai antioksidan. Senyawa lain dalam kulit buah manggis yang diketahui mempunyai aktivitas antioksidan adalah polifenol, antosianin, dan tannin.  Penelitian memformulasikan lotion ekstrak etanol kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.), dan menguji stabilitas serta aktivitas antioksidannya.  Simplisia kulit buah manggis diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas dan nilai IC50 lotion ekstrak etanol kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) dengan konsentrasi 0,5%; 1%; 1,5% dan 2%. Prosedur penelitian ini meliputi persiapan simplisia, pengujian pendahuluan, pembuatan ekstrak etanol kulit buah manggis, pembuatan sediaan lotion ekstrak etanol kulit buah manggis, uji stabilitas lotion dan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Lotion ekstrak etanol kulit buah manggis konsentrasi 0,5%; 1%; dan 1,5% memiliki stabilitas pada pengamatan organoleptis, pH, homogenitas, tipe emulsi dan sifat alir, sedangkan untuk pengamatan daya sebar dan viskositas tidak stabil dan tidak memenuhi syarat. Hasil uji  aktivitas antioksidan lotion ekstrak etanol kulit buah  manggis dengan konsentrasi 0,5%; 1%; dan 1,5% dengan nilai IC50 19,15 ppm,17,94 ppm, dan 17,38 ppm. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit buah manggis (Garcinia mangostana L) dapat dibuat dalam sediaan lotion. Lotion ekstrak etanol kulit buah manggis konsentrasi 0,5%,1% dan 1,5% memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.
ANALISIS LOGAM BERAT DAGING IKAN BANDENG (Chanos chanos Forsk) MENGGUNAKAN METODE SPEKTOFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) : ANALYSIS OF HEAVY METALS IN MEAT MILKFISH (Chanos chanos Forsk) USING ATOMIC ABSORPTION SPECTROPHOTOMETRY (AAS) METHOD Diana Sylvia; Dina Pratiwi; Deasyani Fauziyah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.331

Abstract

Perairan laut di Desa Tanjung Burung Kabupaten Tangerang memiliki kekayaan sumber daya laut yang sangat penting untuk mendukung perekonomian masyarakat karena sebagian besar pokok pendapatan masyarakatnya sebagai nelayan, salah satu hasil tangkapan nelayan berupa ikan bandeng. Ekosistem ikan bandeng yang terdapat diperairan dapat menyebabkan ikan bandeng tercemar oleh logam berat. Ikan bandeng merupakan sumber protein bermutu tinggi yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan, pemeliharaan tubuh serta pengembangan daya pikir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar logam berat (As, Sn, Pb, Cd dan Hg) pada ikan bandeng (Chanos chanos Forsk). Sampel yang dianalisis sebanyak 2 sampel dengan menggunakan metode Spektofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil rata-rata pada ikan bandeng (Chanos chanos Forsk) ikan bandeng A logam berat As -5,9432 mg/kg, Sn 0,1235 mg/kg, Pb 1,6605 mg/kg, Cd -0,0861 mg/kg dan Hg -1,4377 mg/kg. Untuk sampel daging ikan bandeng B logam berat As -5,6718 mg/kg, Sn 0,5820 mg/kg, Pb 1,2195 mg/kg, Cd -0,0958 mg/kg dan Hg - 0,4281 mg/kg. Kadar tersebut masih dalam batas maksimum yang diperbolehkan oleh Standar Nasional Indonesia 7387:2009. Logam As, Cd dan Hg pada sampel ikan bandeng didapatkan hasil minus (-) karena kandungan logam masih dibawah batas deteksi alat Spektofotometri Serapan Atom.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SELADA MERAH DAN DAUN SELADA HIJAU (Lactuca sativa L.) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli: ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF RED LETTUCE LEAVES AND GREEN LETTUCE LEAVES ETHANOL EXTRACT (Lactuca sativa L.) AGAINST Staphylococcus aureus AND Escherichia coli Nastiti Utami; Prashinta Nita Damayanti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.335

Abstract

Salah satu pengembangan alternatif antibakteri yang baru adalah dengan pemanfaatan bahan alam seperti tumbuhan. Pemanfaatan tumbuhan untuk penyembuhan suatu penyakit didasarkan pada pengalaman yang diwarisi secara turun menurun. Obat-obatan dari bahan alam juga terus berkembang untuk perawatan kesehatan yang dekat dengan antarbudaya. Salah satu tanaman yang berpotensi memiliki potensi sebagai obat herbal adalah selada (Lactuca sativa L.). Tujuan   dari   penelitian   ini   adalah   untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun selada merah dan daun selada hijau pada konsentrasi   10%; 20%; 40%; 60%; 80%; dan 100% terhadap   bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Uji aktivitas antibakteri yang digunakan yaitu metode difusi agar. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan  ekstrak etanol daun selada merah dan daun selada hijau mempunyai aktivitas antibakteri dengan kategori sedang terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan diameter zona hambat tertinggi pada konsentrasi 100% masing-masing sebesar 9,27 mm dan 9,30 mm dan Escherichia coli dengan diameter zona hambat tertinggi pada konsentrasi 100% masing-masing sebesar 7,87 mm dan 7,67 mm.`
STUDI IN SILICO SENYAWAhMETABOLIThSEKUNDER DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L) SEBAGAI INHIBITOR ENZIM MAINhPROTEASE (Mpro) PADA SARS-CoV-2: IN SILICO STUDY OF SECONDARY METABOLIC COMPOUNDS OF GREEN BETAL LEAVES (Piper betle L) AS MAIN PROTEASE ENZYME INHIBITORS (Mpro) IN SARS-CoV-2 Akhmad Parhan Naja; Andika; Mi’rajunnisa
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.337

Abstract

Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus-2 (SARS-CoV-2) adalah virus penyebab COVID-19. Salah satu target potensial untuk pengobatan SARS-CoV-2 ialah Main protease (Mpro). Daun sirih hijau (Piper betle L.) adalah tanaman yang terbukti secara ilmiah mempunyai efek sebagai antibakteri dan antivirus. Bagian dari tanaman sirih (Piper betle L.) seperti akar, biji, dan daun bermanfaat untuk pengobatan, tetapi yang paling umum digunakan adalah bagian daun. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui potensi dan interaksi senyawa metabolit sekunder daun sirih hijau sebagai antivirus penghambat Mpro pada SARS-CoV-2 dengan protein ID: 5R84 menggunakan uji penambatan molekul. Pengujian ini meliputi penambatan molekul, pengujian Lipinski dan prediksi ADMET. Metode yang digunakan berbasis oriented docking dengan kompleks protein ligand dibuat semi fleksible docking menggunakan software Autodock4. Hasil secara keseluruhan diperoleh dua puluh lima senyawa uji dari metabolit sekunder daun sirih hijau berpotensi sebagai penghambat Mpro dan senyawa uji yang mempunyai nilai energi binding (energi ikat bebas (?G)) terbaik yang berasal dari Piperine sebesar - 8,27..kcal/mol, disusul oleh Piperlonguminine sebesar..-8,07..kcal/mol serta Kaempferol - 7,95..kcal/mol. Piperine sendiri diprediksi memiliki absorbsi yang bagus, distribusi pada VDss tinggi, tetapi bukan subtrat dan inhibitor dari CYP 450, memiliki total klerens yang tinggi, berpotensi menimbulkan iritasi pada kulit dan toksik pada uji protozoa T.pyriformis. Residu asam amino HIS 41, MET 49, PHE 140, HIS 163, MET 165, GLU 166, ASN 142, ARG 188, dan GLN 189 banyak berkontibusi terbentuk ikatan hydrogen.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI N-HEKSAN PROPOLIS LEBAH KELULUT (Geniotrigona thoracica): ANTIOXIDANT ACTIVITY ON N-HEKSANE FRACTION OF STINGLESS BEE’S PROPOLIS (Geniotrigona thoracica) Muhammad Alib Batistuta; Azzah Fatimah Zulfa; Paula Mariana Kustiawan
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.340

Abstract

Propolis telah lama diketahui memiliki berbagai aktivitas terapi, salah satunya sabagai antioksidan. Pemanfaatan propolis lebah kelulut Geniotrigona thoracica di Samarinda masih terbatas. Sejauh ini penyarian bioaktivitas hanya terbatas pada proses ekstraksi dan masih sedikit yang bembahas fraksi nonpolar propolis.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada fraksi n-heksan propolis lebah kelulut (Geniotrigona thoracica) asal Samarinda. Ekstrak metanol propolis dilakukan fraksinasi dengan menggunakan partisi cair-cair menggunakan n-heksan dan diambil filtrat nya untuk didapatkan fraksi n-heksan. Fraksi tersebut dilakukan uji DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl) dengan menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan penentuan aktivitas antioksidan menggunakan parameter IC50. Hasil pengujian menujukkan bahwa nilai IC50 fraksi n-heksan propolis lebah kelulut adalah 143,637 ppm dan termasuk katagori sedang. Hal ini menunjukan fraksi n-heksan juga memiliki potensi pengembangan produk sebagai antioksidan.
SKRINING KESEHATAN JIWA, RELIGIUSITAS, DAN KUALITAS HIDUP MAHASISWA FARMASI DAN KEDOKTERAN PADA PANDEMI COVID-19: SCREENING OF MENTAL HEALTH, RELIGIUSITY, AND QUALITY OF LIFE OF PHARMACEUTICAL AND MEDICAL STUDENTS IN THE COVID-19 PANDEMIC Widea Rossi Desvita; Wiwara Awisarita; Muhammad Fikri; Akrom; Laela Hayu Nurani; Isabella Meliawati Sikumbang
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.342

Abstract

Kesehatan mental mahasiswa Farmasi dan Kedokteran perlu diskrining terhadap keberadaan COVID-19. Faktor internal yang perlu diperhatikan adalah aspek religiusitas dan kualitas hidup. Instrumen yang dikembangkan untuk pemeriksaan kesehatan mental adalah SRQ29 serta religiusitas dan kualitas hidup dengan EQ5D. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesehatan mental dan kualitas hidup mahasiswa Farmasi dan Kedokteran pada masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional diskriptif dengan metode survey terhadap 44 responden yang meliputi 36 mahasiswa Fakultas Farmasi dan 8 mahasiswa Fakultas Kedokteran. Metode yang digunakan untuk skrining kesehatan jiwa adalah instrumen kuesioner yaitu SRQ-29 untuk skrining kesehatan jiwa dan religiusitas yang berisi 29 pertanyaan terkait kesehatan jiwa responden, dan skrining kualitas hidup dengan instrumen EQ5D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari skrining SRQ29 mahasiswa farmasi dan FK  perguruan tinggi di Yogyakarta mengalami gejala PTSD (75%), cemas dan depresi (61,36%), gangguan psikotik (50%), penggunaan zat psikoaktif/ narkoba (2,27%). Berdasarkan hasil skrining religiusitas menunjukkan nilai yang tinggi terhadap keyakinan dan iman kepada Allah SWT (96,8%). Hasil EQ5D menunjukkan bahwa pandemi tidak berdampak besar pada aspek fisik, namun berdampak pada mental/ psikologis. Kesimpulan penelitian terkait kesehatan jiwa pada hasil skrining dengan instrumen SRQ29 menunjukkan bahwa mahasiswa farmasi dan FK  perguruan tinggi di Yogyakarta mengalami masalah psikososial.  Hal ini saat dikaitkan dengan religiusitas dan kualitas hidup menunjukkan adanya pengaruh faktor internal tersebut pada kesehatan jiwa.
SITOTOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI-FRAKSI DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP SEL KANKER PROSTAT DU 145 DENGAN METODE MTT ASSAY: CYTOTOXICITY OF ETHANOL EXTRACT AND FRACTION PAPAYA LEAF (Carica papaya L.) ON PROSTATE CANCER CELLS DU 145 USING MTT ASSAY METHOD Hesti Renggana; Asman Sadino; Risa Susanti; Rahmi; Dani Sujana
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.346

Abstract

Kanker prostat merupakan merupakan kanker yang paling umum diderita oleh pria selama 2016, kasus baru pada penderita kanker prostat sudah diperkirakan sebanyak 180.890 dan kasus kematian 26.120 kasus. Terapi yang sering digunakan pada penderita kanker prostat ini salah satunya adalah kemoterapi. Kemoterapi dapat menyebabkan senyawa antikanker tidak sensitif, karena terjadi resistensi sel kanker. Maka dari itu, diperlukan pula metode alternatif pengobatan tradisional atau herbal. Dalam terapi kanker, penggunan tanaman herbal dinilai memiliki efek samping yang lebih kecil dibandingkan dengan terapi menggunakan obat-obat kimia. Daun pepaya (Carica papaya L.) merupakan salah satu tumbuhan yang telah diteliti memiliki aktivitas sitotoksik MiaPaca-2 dan ASPC-1. Dalam penelitian ini, dilakukan uji sitotoksisitas ekstrak etanol dan fraksi-fraksi daun pepaya (Carica papaya L.) terhadap sel kanker DU 145 untuk mengetahui aktivitas antikanker  dengan menggunakan metode MTT Assay. Hasil uji sitotoksisitas terhadap sel kanker prostat DU 145 menunjukan esktrak etanol, fraksi n-heksan, fraksi etil asetat, dan fraksi air dengan berbagai konsentrasi 31.25, 62.5, 125, 250, dan 500 µg/mL.Fraksi N-heksan memiliki nilai IC50 sebesar 2,80 µg/mL dengan kategori sangat aktif. Hasil aktivitas sitotoksik tersebut dibuktikan dari hasil penafisan fitokimia dari daun pepaya. Metabolit sekunder yang bersifat nonpolar seperti alkaloid pada penafisan fitokimia memperoleh hasil positif. Hal ini membuktikan bahwa alkaloid (carpaine) berkhasiat melawan kanker. Sedangkan pada fraksi air dengan nilai IC50 sebesar 398 µg/mL, fraksi etil asetat  sebesar 134 µg/mL dan ekstrak etanol daun pepaya memiliki nilai IC50 sebesar 151 µg/mL bersifat cukup aktif terhadap sel DU 145.
REVIEW ARTIKEL : POTENSI JAMU GENDONG KUNCI SURUH SEBAGAI AGEN ANTIKANKER DAN KO-KEMOTERAPI: ARTICLE REVIEW : POTENTIAL OF JAMU GENDONG KUNCI SURUH AS ANTI-CANCER AND CO-CHEMOTHERAPY AGENT Raden Ajeng Nursamtari; Ade Zuhrotun
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i2.347

Abstract

Kanker merupakan penyakit mematikan sekaligus penyebab kematian paling tinggi di dunia. Untuk mengembangkan agen antikanker yang baru, efektif dan dapat mengurangi efek samping dalam penggunaanya maka dikembangkanlah produk menggunakan bahan alami yang mempunyai manfaat terapeutik serta keamanan yang lebih baik. Bahan alami dengan potensi yang menjadi alternatif agen antikanker dan ko-kemoterapi salah satunya adalah jamu gendong kunci suruh. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai manfaat lain dari jamu gendong kunci suruhaitu sebagai agen antikanker dan ko-kemoterapi. Pembuatan artikel ini menggunakan metode review artikel. Sumber datanya dengan menggunakan search engine (literatur) yaitu menggunakan PubMed, Mandley, serta Google Scholar. Berdasarkan data ilmiah, khasiat dan efektifitasnya telah dikonfirmasi melalui beberapa  penelitian dari jamu gendong kunci suruh dengan formula daun sirih hijau (Piper betle L.),temu kunci (Boesenbergia rotunda) dan kunci pepet (Kaempferia angustifolia). Tanaman tersebut menunjukkan sifat antikanker dengan mekanisme aksi berupa penghambatan proliferasi sel dan induksi apoptosis. Manfaat lain dari jamu gendong kunci suruh adalah sebagai ko-kemoterapi. Pemberian dengan ko-kemoterapi bertujuan untuk mengurangi efek samping yang ditimbulkan oleh obat kemoterapi. Efektivitasnya dalam penggunaan bersama dengan kemoterapi dilaporkan dapat mencapai efek obat yang maksimum, menurunkan viabilitas dan menghasilkan efek sinergis.

Page 2 of 3 | Total Record : 23