cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
medicalsains@gmail.com
Phone
+6285691055898
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.ummada.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25482114     EISSN : 25412027     DOI : https://doi.org/10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry . All papers submitted to medical science journals will be examined by peer review partners who are tailored to their respective fields.
Articles 523 Documents
IMPLEMENTASI STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN BERDASARKAN PMK NO. 74 TAHUN 2016 DI PUSKESMAS KOTA SEMARANG: IMPLEMENTATION OF PHARMACEUTICAL CARE STANDARD BASED ON REGULATION OF HEALTH MINISTER OF REPUBLIC INDONESIA NO. 74 2016 AMONG PUBLIC HEALTH CENTERS IN SEMARANG Fildza Huwaina Fathnin; Indriyati Hadi Sulistiyaningrum; Arifin Santoso; Arina Kautsari; Nida Fauziyah Azzahroh
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.560

Abstract

Standar pelayanan kefarmasian adalah tolak ukur dalam melaksanakan pelayanan kefarmasian. Akibat dari pelaksanaan pelayanan kefarmasian yang tidak sesuai standar adalah medication error dan pemakaian obat yang tidak tepat guna, terdapat obat kadaluarsa serta tumpang tindih anggaran. Tujuan riset ini adalah mengetahui tingkat implementasi standar pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP dan pelayanan farmasi klinik berdasarkan PMK No. 74 Tahun 2016 di Puskesmas Kota Semarang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 27 apoteker penanggung jawab di puskesmas yang berada di wilayah Kota Semarang sebagai responden. Responden melakukan pengisian kuesioner yang berisi pertanyaan mengenai pelaksanaan standar pelayanan kefarmasian. Jawaban responden dari kuesioner diukur dengan skala Likert. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa standar pelayanan kefarmasian telah terimplementasikan dengan baik, untuk pengelolaan sediaan farmasi dan BMHP mendapatkan presentase 98,83% dan pelayanan farmasi klinik mendapatkan persentase 76,16 meskipun untuk MESO dan PTO masuk kategori cukup dan visite kategori kurang. Kesimpulan yang dapat diambil yaitu standar pelayanan kefarmasian di Puskesmas Kota Semarang telah terlaksana sesuai PMK No 74 Tahun 2016 dengan persentase implementasi sebesar 86,49% yang mana termasuk dalam kategori baik. Kata kunci : Implementasi; Standar; Pelayanan; Farmasis; Puskesmas
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS DEODORAN SPRAY EKSTRAK ETANOL HERBA KEMANGI TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus: FORMULATION AND ACTIVITY TEST OF DEODORANT SPRAY OF BASIL HERB ETHANOL EXTRACT AGAINST Staphylococcus aureus Sulistiorini Indriaty; Nina Karlina; Nur Rahmi Hidayati; Deni Firmansyah; Rima Yulia Senja; Yasmin Zahiyah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.566

Abstract

Kemangi (Ocimum sanctum L.) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun kemangi dapat diformulasikan menjadi deodoran spray dan pada konsentrasi berapa uji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus menunjukkan hasil paling baik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Ekstrak diperoleh dengan metode perkolasi menggunakan etanol 96%. Deodoran spray dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol herba kemangi 8%, 10%, dan 12%. Sediaan dilakukan pemeriksaan skrining fitokimia (alkaloida, flavonoida, steroid/triterpenoid, saponin, dan tanin), uji stabilitas dengan metode cycling test (organoleptis, pH, bobot jenis, viskositas, dan waktu mengering), dan uji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi sumuran. Ekstrak etanol herba kemangi konsentrasi 8%, 10%, dan 12% dapat diformulasikan menjadi sediaan deodoran spray dan formula yang memiliki hasil uji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus paling baik ditunjukkan oleh formula 3.
ANALISIS KANDUNGAN TIMBAL DAN MERKURI DALAM LIPSTIK YANG DIGUNAKAN OLEH MAHASISWI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BANDUNG: ANALYSIS OF LEAD AND MERCURY LEVELS IN LIPSTICK USED BY STUDENTS OF MUHAMMADIYAH UNIVERSITY BANDUNG Nurul Ambardhani; Nadhila Zakiya Raharja; Nanda Raudhatil Jannah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.567

Abstract

Lipstik termasuk salah satu jenis kosmetik yang paling banyak digunakan oleh wanita Indonesia. Penggunaan lipstik bertujuan untuk mempertahankan penampilan pengguna dan memberi warna pada bibir sehingga tidak terlihat pucat. Bahan dasar lipstik terdiri dari bahan alami dan sintesis serta adanya penambahan logam berat untuk menunjang daya tahan dan kinerja produk. Logam berat yang biasa ditambahkan yaitu timbal (Pb) dan merkuri (Hg). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan Pb dan Hg dalam lipstik yang digunakan oleh mahasiswi Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Bandung dan menentukan apakah kandungan logam tersebut berada pada batas aman yang telah ditetapkan. Lima lipstik dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Pengamatan kualitatif secara organoleptis dan menggunakan reagen KI 0,5N; NaOH 2N; dan HCl 37%. Hasil analisis kualitatif menunjukkan lipstik 1, 2, 3, dan 5 mengandung Pb serta lipstik 1, 2, dan 5 mengandung Hg. Analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometer serapan atom menunjukkan lipstik mengandung Pb dan Hg dengan masing-masing konsentrasi pada rentang 0,0300-0,1000 ppm dan 0,0021-0,0049 ppm. Kelima lipstik yang dianalisis mengandung Pb dan Hg tidak melebihi batas yang telah ditetapkan BPOM RI, yaitu 20 dan 1 ppm. Kata kunci : lipstik, logam Pb, logam Hg, spektrofotometer serapan atom
REVIEW JURNAL: GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN OBAT CACING: REVIEW JOURNAL: OVERVIEW OF PUBLIC KNOWLEDGE ABOUT THE USE OF WORM MEDICINE Aan Kunaedi; Salma Audhita Santana; Selly Nurul Azmi; Taufik Al Fazri; Adinda Aprillia; Amanda Permatasari; Putri Ayu Fiddiyana
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.568

Abstract

Kecacingan merupakan penyakit yang disebabkan oleh cacing dan dapat menular. Kecacingan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia karena menyebabkan anak menderita kurang gizi. Selain itu dapat mengurangi kecerdasan dan produktivitas, serta salah satu faktor penyebab stunting. Prevalensi kecacingan masih sangat tinggi mulai dari 2,5% hingga 62% di Indonesia. Tujuan dari review jurnal ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat mengenai penyakit kecacingan dan pengobatannya. Metode yang digunakan yaitu dengan pengumpulan berbagai hasil jurnal penelitian. Berdasarkan 10 jurnal yang di-review dengan total 722 responden, terdapat sebanyak 402 atau 55,7% responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai penyakit kecacingan dan pengobatannya. Obat yang paling sering digunakan dalam pengobatan penyakit kecacingan yaitu albendazol dan pirantel pamoat.
UJI AKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN SIRIH (Piper betle L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus): ACTIVITY TEST OF BETEL LEAF EXTRACT GEL (PIPER BETLE) TOWARD ON WOUND HEALING IN RABBITS (Oryctolagus cuniculus) Ika Buana Januarti; Kiki Waluyo Wahyu Ningsih; Aries Badrus Sholeh
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.574

Abstract

Luka sayat adalah luka yang disebabkan oleh objek yang tajam, biasanya mencakup seluruh luka akibat benda-benda tajam. Daun Sirih banyak digunakan dalam pengobatan tradisional salah satunya yaitu mempercepat penyembuhan luka dengan kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menentukan karakteristik sifat fisik gel dan untuk mengetahui aktivitas gel ekstrak daun sirih terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci. Penelitian ini dilakukan dengan desain pre-post. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis dilanjutkan uji pairwise comparisons untuk melihat ada tidaknya perbedaan rerata yang bermakna antara panjang luka sebelum perlakuan dan setelah perlakuan yang terdiri dari 5 perlakuan, yaitu kontrol positif (Bioplacenton®), kontrol negatif, basis gel, dan 3 konsentrasi yaitu gel ekstrak konsentrasi 5%, 10%, dan 15% dengan masing-masing 5 kali pengulangan. Perlakuan dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari selama 16 hari. Hasil pengukuran panjang luka pada kelinci menunjukkan bahwa gel ekstrak daun sirih memiliki potensi sebagai penyembuh luka sayat dengan nilai p-Value <0,05 yaitu 0,024. Formula gel ekstrak daun sirih dengan konsentrasi 15% memiliki efek penyembuhan luka yang setara dengan kontrol positif (Bioplacenton®) dan lebih efektif dibandingkan dengan gel ekstrak konsentrasi 5% dan 15%. Kata Kunci: Gel ekstrak daun sirih, luka sayat
POTENSI GEL EKSTRAK DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) SEBAGAI PENYEMBUH LUKA SAYAT PADA KELINCI: POTENTIAL OF PAPAYA LEAF (Carica papaya L.) EXTRACT GEL TOWARD INCISED WOUND HEALING PROCESS IN RABBITS Ika Buana Januarti; Komalasari; Aries Badrus Sholeh
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i3.576

Abstract

Luka adalah terputusnya kontinuitas jaringan akibat substansi jaringan yang rusak atau hilang sehingga dapat menyebabkan kerusakan fungsi perlindungan kulit dan dapat disertai dengan kerusakan jaringan lain. Ekstrak daun pepaya merupakan salah satu alternatif untuk dapat mempercepat pembentukan epitel luka. Hal ini dikarenakan pada daun pepaya terdapat saponin yang merupakan senyawa yang dapat memacu pembentukan suatu kolagen dalam proses penyembuhan luka.  Penelitian ini bertujuan Menentukan konsentrasi ekstrak daun pepaya dalam sediaan gel yang efektif terhadap penyembuhan luka sayat pada kelinci. Penelitian ini dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan Wilcoxon,  Kruskall Wallis dilanjutkan dengan uji lanjut Mann Whitney.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah prepost design. Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan, yaitu 1 kontrol positif (Bioplacenton®), 1 kontrol negatif (tanpa pengobatan), basis gel dan 3 konsentrasi bertingkat yaitu gel ekstrak konsentrasi 5%, gel ekstrak konsentrasi 10% dan gel ekstrak konsentrasi 15% dengan masing-masing 5 kali pengulangan. Perlakuan dilakukan sebanyak dua kali dalam sehari selama 13 hari. Hasil Pengukuran Panjang Luka pada kelinci berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak daun papaya memiliki potensi sebagai penyembuh luka sayat pada kelinci dengan nilai P-Value <0,05 yaitu 0,000. Formula gel ekstrak daun pepaya dengan konsentrasi 10% memiliki efek penyembuhan luka yang setara dengan kontrol positif (Bioplacenton®) dan lebih efektif dibandingkan dengan gel ekstrak konsentrasi 5%, gel ekstrak konsentrasi 15% dan basis gel. Kata Kunci: Gel, Ekstrak Daun Pepaya, Penyembuh Luka.
PENGARUH BOOKLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA TENTANG PENTINGNYA ASUPAN MIKRONUTRIEN SELAMA PANDEMI COVID-19: THE EFFECT OF BOOKLETS ON STUDENTS' KNOWLEDGE LEVEL AND ATTITUDE ABOUT THE IMPORTANCE OF MICRONUTRIENT INTAKE DURING THE COVID-19 PANDEMIC Fadli; Gusti Wardianto
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.582

Abstract

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease 19 (Covid-19) mengonfirmasi bahwa Indonesia telah mencapai 4.241.090 kasus dengan kematian sebanyak 143.270 per tanggal 26 Oktober 2021. Penyebaran virus Covid-19 memiliki dampak yang cukup parah bagi semua kalangan terutama dalam hal status gizi. Status gizi yang bermasalah akan mempengaruhi kondisi seseorang dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Hal ini bisa disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman seseorang terkait pemenuhan asupan zat gizi dalam mempertahankan imunitas tubuh mereka. Permasalahan tersebut dapat dikendalikan dengan memberikan edukasi menggunakan media penyampaian sebagai alternatif dalam meningkatkan pengetahuan serta pemahaman terkait asupan zat gizi yang dibutuhkan.  Penelitian ini bertujuan untuk memastikan apakah pengetahuan dan sikap siswa tentang pentingnya mengkonsumsi zat gizi mikro selama pandemi Covid-19 dipengaruhi oleh media booklet. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperiment dengan rancangan desain one group pretest and post-test. Google Forms digunakan untuk menyampaikan pernyataan tentang pengetahuan dan sikap. Proportional stratified random sampling adalah metode yang digunakan untuk pengambilan sampel.  Sampling dilakukan pada 415 mahasiswa Akfar Yarsi Pontianak, kemudian diperoleh sampel sebanyak 204 responden. Analisis data yang digunakan yaitu dengan Analisis Univariat (distribusi frekuensi) dan Analisis Bivariat (Uji Wilcoxon). Nilai sebelum dan sesudah tes menunjukkan peningkatan dalam pengetahuan dan sikap. Nilai Asymptotic significance 2-tailed untuk variabel pengetahuan dan variabel sikap adalah 0,000. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Media Booklet berpengaruh pada tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa Akfar Yarsi Pontianak terhadap konsumsi mikronutrien selama masa pandemi Covid-19. Kata kunci : Booklet, Media, Mikronutrien, Pengetahuan, Sikap
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA KOMBINASI CANDESARTAN-AMLODIPIN DENGAN CANDESARTAN-FUROSEMIDE PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP RS XXX: COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS OF COMBINATION OF CANDESARTAN-AMLODIPINE WITH CANDESARTAN-FUROSEMIDE IN HYPERTENSION PATIENTS XXX HOSPITAL Nur Rahmi Hidayati; Rinto Susilo; Tomi; Sulistiorini Indriaty; Dewi Kartika
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.585

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang membutuhkan perawatan jangka panjang, sehingga perlu dilakukan pengontrolan pada semua pasien hipertensi agar biaya terapi hipertensi tersebut dapat efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien (usia, jenis kelamin, status pembayaran, lama perawatan dan tekanan darah), jenis kombinasi obat hipertensi dan efektivitas biaya pengobatan pasien hipertensi di Instalasi Rawat Inap RS XXX Tahun 2021 berdasarkan metode Avarage Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Sampel yang digunakan adalah rekam medik pasien yang terdiagnosis hipertensi dan nota pembayaran pasien di Instalasi Rawat Inap RS XXX tahun 2021 yang memenuhi kriteria inklusi, sebanyak 45. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis hasil menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk tabel disertai dengan penjelasan. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien yang terbanyak berusia 46 - 61 tahun (44,44%), perempuan (51,11%), BPJS kelas III (66,67%), tekanan darah drajat III (33,33%), lama perawatan lebih singkat kombinasi Candesartan-Furosemide rata-rata lama rawat inap 5,37 hari. Berdasarkan jenis kombinasi obat hipertensi paling banyak digunakan yaitu kombinasi CCB+ARB yaitu Amlodipin tab 10 mg + Candesartan tab 16 mg (62,23%). Nilai ACER yang paling cost-effective dan efektivitas terapi tinggi yaitu kombinasi Candesartan-Furosemide sebesar Rp.42.113,58. Berdasarkan perhitungan Nilai ICER bila pasien menginginkan peningkatan efektivitas penyembuhan hipertensi dengan menggunakan kombinasi Candesartan-Furosemide maka pasien harus mengeluarkan biaya tambahan yang dikeluarkan sebesar Rp.14.712,05 per hari lama rawat inap.
FORMULASI TABLET EKSTRAK ALGA COKLAT (Sargassum sp.) DENGAN VARIASI POLIVINIL PIROLIDON SEBAGAI BAHAN PENGIKAT METODE GRANULASI BASAH: FORMULATION OF BROWN ALGAE EXTRACT TABLETS (Sargassum sp.) WITH VARIATIONS POLYVINYL PYROLIDONE AS BINDING MATERIAL WITH WET GRANULATION METHOD Dea Eka Rina; Agung Giri Samudra; Dwi Dominica
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.590

Abstract

Tanaman alga coklat (Sargassum sp.) dalam ilmu farmasi dapat dimanfaatkan sebagai salah satu zat aktif dalam obat. Obat yang dibuat dalam bentuk sediaan tablet ini memiliki komposisi alga coklat (Sargassum sp.) sebagai zat aktif utama obat dan bahan pengikat lainnya yang berupa polivinil pirolidon (PVP). Penelitian ini membahas lebih dalam mengenai keefektifan zat pengikat (PVP) dalam sediaan obat menggunakan metode granulasi basah. Ekstrak alga (Sargassum sp.)  yang pekat diperoleh dari ekstraksi dengan metode sokletasi menggunakan etanol 96%. Pembuatan tablet alga coklat (Sargassum sp.) diuji dengan zat pengikat (PVP) dalam 3 konsentrasi yang berbeda yaitu 3%, 5%, dan 9%. Sebelum memasuki tahapan pencetakan granul, sediaan obat harus melewati evaluasi sifat alir, sudut diam, dan kompresibilitas. Setelah itu dilakukan evaluasi sifat fisik tablet yang terdiri atas keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, waktu hancur, dan waktu paruh. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa evaluasi uji sifat fisik granul dengan 3 variasi konsentrasi formula telah memenuhi syarat. Pada uji waktu hancur, kekerasan, keseragaman bobot, dan keseragaman ukuran tablet hanya konsentrasi PVP 5% saja yang memenuhi syarat dalam tablet obat alga coklat.
EVALUASI TANAMAN DENGAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT KEPULAUAN SANGIHE DENGAN METODE STABILISASI MEMBRAN ERITROSIT: EVALUATION OF PLANTS WITH THE ANTI-INFLAMMATORY ACTIVITY USED BY THE SANGIHE ISLANDS COMMUNITY USING THE ERYTHROCYTE MEMBRANE STABILIZATION METHOD Donald Emilio Kalonio; Elvie Rifke Rindengan; Elisabeth Natalia Barung; Djois Sugiaty Rintjap
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.592

Abstract

Keanekaragaman flora dan fauna endemik serta kearifan lokal masyarakat Kepulauan Sangihe dalam pemanfaatan tanaman untuk pengobatan, khususnya sebagai antiinflamasi dapat dijadikan dasar penemuan dan pengembangan obat baru. Akan tetapi, untuk menyediakan bukti ilmiah, perlu dilakukan uji farmakologi untuk mengetahui mekanisme kerjanya. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antiinflamasi tanaman yang digunakan oleh masyarakat Kepulauan Sangihe dengan metode stabilisasi membran eritrosit. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksploratif dan eksperimen. Penelitian dilakukan di wilayah Kepulauan Sangihe. Informan pada penelitian ini adalah pengobat tradisional atau sesepuh masyarakat yang menggunakan tanaman sebagai antiinflamasi. Data yang diperoleh adalah persentasi aktivitas stabilisasi membran dianalisis menggunakan regresi linear untuk menentukan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sembilan tanaman obat yang dimanfaatkan secara tradisional sebagai antiinflamasi oleh masyarakat Kepulauan Sangihe. Tanaman tersebut adalah daun Limpa Dalreng, kulit batang Nonang, daun Bunalre, daun Duku Bunalre, duri Pasa, daun Bakeng, herba Malrunto dan herba Dumarela memperlihatkan aktivitas antiinflamasi yang diduga melalui mekanisme stabilisasi membran eritrosit dari hemolisis yang diinduksi panas, sedangkan kulit batang Pempararaeng bukan melalui melalui mekanisme tersebut.   Kata kunci : Tanaman dengan aktivitas antiinflamasi, Kepulauan Sangihe, stabilisasi membran eritrosit