SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Service is a scientific publication published by CV Putra Publisher publishing various fields of community service, covering various disciplines, including education, human resource development, poverty alleviation based on local resources; management of rural and coastal areas based on local resources, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, development of environmentally sound technology, health, nutrition, art, literature and culture
Articles
132 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Penanganan Mual Muntah Trimester Pertama pada Ibu Hamil melalui Media Leaflet di Dusun Karang Baru, Desa Pemenang
Diah Ratna Widiarti;
Antari, Gladeva Yugi;
Faizah, Nurul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.781
Mual dan muntah pada trimester pertama kehamilan merupakan kondisi umum yang dapat berdampak pada kesehatan ibu hamil. Edukasi mengenai penanganan gejala ini diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan pemahaman ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang mual dan muntah pada trimester pertama. Metode yang digunakan adalah edukasi berbasis leaflet dengan desain pre-test dan post-test yang melibatkan ibu hamil di Dusun Karang Baru, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman ibu hamil setelah diberikan edukasi menggunakan leaflet. Selain itu, ibu hamil juga lebih mampu mengenali penyebab dan cara mengatasi mual muntah secara mandiri. Edukasi berbasis leaflet terbukti sebagai metode yang efektif, mudah diakses, dan dapat diterapkan di berbagai wilayah, terutama di daerah dengan keterbatasan akses informasi kesehatan. Kesimpulannya, penggunaan media leaflet dalam edukasi kesehatan ibu hamil dapat meningkatkan pengetahuan serta kesiapan ibu dalam menghadapi perubahan fisiologis selama kehamilan. Strategi ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengintegrasikan teknologi digital untuk memperluas jangkauan edukasi
Edukasi Anemia Ringan dengan Leaflet di Dusun Krujuk, Pemenang
Hardianti, Laily;
Antari, Gladeva Yugi;
Faizah, Nurul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.782
Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap angka kematian ibu dan bayi. Kurangnya pemahaman mengenai penyebab, dampak, dan pencegahan anemia masih menjadi tantangan dalam upaya menurunkan angka kejadian anemia di masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi menggunakan media leaflet dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia ringan di Dusun Krujuk, Desa Pemenang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman melalui pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 40% menjadi 87,7%, dengan peningkatan tertinggi pada pemahaman dampak anemia terhadap kehamilan (53%) dan pengenalan tanda serta gejala anemia ringan (52%). Meskipun edukasi ini efektif, beberapa tantangan masih ditemukan, seperti kekhawatiran terhadap efek samping tablet tambah darah dan kurangnya dukungan keluarga dalam pemenuhan gizi ibu hamil. Oleh karena itu, keterlibatan kader posyandu, tenaga kesehatan, dan tokoh masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung keberlanjutan edukasi dan memastikan ibu hamil mendapatkan informasi yang akurat dan berkelanjutan. Edukasi kesehatan yang berkelanjutan dan berbasis komunitas diharapkan dapat menurunkan angka kejadian anemia ringan pada ibu hamil, sehingga berkontribusi dalam pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang kesehatan ibu dan anak.
Edukasi Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) Sebagai Upaya Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil
Shintawati;
Sri Wulandari;
Dina Muliana Sanjaya;
Yulastini, Fitria
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.783
Anemia kehamilan merupakan masalah yang banyak ditemukan di semua negara berkembang. Tren prevalensi kejadiannya selalu meningkat. WHO menganjurkan penggunaan Tablet Tambah Darah (Fe) sebagai langkah untuk mencegah anemia defisiensi besi pada ibu hamil. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi terjadinya anemia adalah ketidakpatuhan ibu hamil dalam mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya ibu hamil mengenai pentingnya kepatuhan dalam mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (Fe) sebagai upaya pencegahaan anemia dalam kehamilan. Kegiatan ini dilakukan di Dusun Wage, kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah dengan sasaran ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah dan media leaflet. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan dan motivasi ibu hamil untuk mematuhi anjuran konsumsi Tablet Tambah Darah (Fe). Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada pencegahan anemia dan meningkatkan kesehatan ibu serta janin. Kata kunci : Edukasi Kesehatan; Tablet Tambah Darah (Fe); Anemia; Ibu Hamil
Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Melalui Pendidikan Kesehatan Tentang Anemia Kehamilan di Desa Sikur
Baiq Siti Aliyah;
Ni Putu Erawati;
Ria Styawati;
Baiq Reni Pratiwi
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.785
Salah satu hal yang banyak diketahui oleh ibu hamil, keluarga ataupun masyarakat awam pada umumnya yang sering terjadi pada ibu hamil yaitu kurang darah (anemia). Di Puskesmas Sikur, angka kejadian anemia pada ibu hamil yaitu sebanyak 135 kasus atau 17,65% pada tahun 2024, yang mayoritas terjadi pada trimester III. Dengan rendahnya pengetahuan akan penanganan anemia pada ibu hamil serta cara pencegahannya, maka sebagai petugas kesehatan (bidan) untuk memberikan pendidikan informative mengenai anemia pada ibu hamil. Tujuan: Setelah dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat kepada ibu hamil di desa Sikur diharapkan ibu hamil dapat memberdayakan diri dalam mencegah dan mendeteksi dini terjadinya anemia. Metode: Tahap pelaksanaan dilakukan dengan metode pembentukan masyarakat (Kader Posyandu), Pelatihan dan Pendampingan yang meliputi kegiatan teori, praktek dan pendampingan pada tanggal 12 Februari 2025 di Poskesdes Sikur yang di hadiri oleh 20 ibu hamil dengan anemia beserta 5 kader. Media yang digunakan adalah kuesioner. Sumber data Bidan dan Kader. Hasil: adanya peningkatan pengetahuan ibu tentang anemia dalam kehamilan, cara pencegahan dan deteksi dini terjadinya anemia pada kehamilan serta keterampilan ibu sebelum kegiatan dengan nilai kurang dan setelah kegiatan meningkat menjadi lebih baik. Kesimpulan: Hasil evaluasi kuesioner pengetahuan ibu hamil dan kader (peserta) didapatkan ada peningkatan yang signifikan sebelum dan setelah kegiatan pengabdian. Peserta yang terlibat yang terlibat sebanyak 25 orang. Rata-rata peserta (ibu hamil dan kader) memiliki pengetahuan kurang yaitu sebanyak 76% dan setelah diberikan penyuluhan atau edukasi terjadi perubahan hasil yang lebih baik sekitar 96% peserta berpengetahuan baik.
Edukasi Tentang Pentingnya Asi Eksklusif Untuk Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung
Nindy Faradila;
Nurwidiawati;
Omiati Natalia;
H. Menap
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.789
ASI merupakan sumber nutrisi pada bayi, yang mana pemberiannya eksklusif yaitu diberikan usia 0-6 bulan. Dengan pemberian ASI eksklusif, ibu dapat menghindari kemungkinan salah pengenceran seperti susu formula yang dapat menyebabkan bayi tidak mendapatkan gizi seimbang. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat setempat khususnya di Dusun Karang Bayan tentang pentingnya ASI Eksklusif untuk Bayi. Metode: dalam kegiatan pengabdian ini metode yang digunakan adalah penyuluhan atau ceramh diskusi kepada masyarakat di desa Tanjung Dusun Karang Bayan pada tanggal 8 Februari 2025. Objek sasaran adalah Masyarakat atau Ibu Bayi Balita yang datang ke Posyandu Dusun Karang Bayan Desa Tanjung sebanyak 30 orang. Media yang digunakan adalah leaflet dan kuesioner. Sumber data dari Bidan Desa. Hasil: Secara keseluruhan, ada peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai ASI Eksklusif, tercermin dalam perbandingan antara hasil pre-test dan post-test. Kesimpulan: di dapatkan hasil kesimpulan bahwa adanya peningkatan pengetahuan ibu yang signifikan tentang pentingnya ASI Eksklusif untuk bayi di wilayah kerja Pukesmas Tanjung. Dimana dapat terlihat dari hasil pengolahan data meningkat dari 0% yang berpengetahuan kurang baik menjadi berpengetahuan baik, artinya terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 43.33%.
Pendampingan Guru Dalam Meningkatkan Kualitas Pengajaran Melalui Analisis Gaya Belajar Siswa di SDN 3 Palangsari Pasuruan
Itsna Noor Laila;
Arofatul Muawanah
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Januari
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.790
Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran seorang guru dalam menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan. Metode PkM yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif dari para pendidik. Hasil dari kegiatan ini memberikan kontribusi bagi guru dalam menentukan metode pembelajaran yang lebih efektif dan efisien dengan mengidentifikasi tipe belajar siswa. Pelaksanaan kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan pengetahuan, pemahaman, serta kompetensi kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan lainnya khususnya di SDN 3 Palangsari dalam upaya mewujudkan kualitas pengajaran yang lebih baik guna mendukung peningkatan mutu pendidikan secara keseluruhan.
Penyuluhan Kehamilan Dengan Resiko Tinggi 4t di Dusun Karang Bayan Desa Tanjung Kecamatan Tanjung
Nanik Wijayanti;
Sri Wahyuni;
Fuji Khairani;
H. Sastrawan
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.791
Kehamilan dengan resiko tinggi adalah kehamilan yang dapat menimbulkan dampak pada ibu hamil dan bayi menjadi sakit dan bahkan meninggal sebelum kelahiran terjadi. Aspek pemicu resiko kehamilan harus segera ditangani karena dapat mengancam keselamatan ibu, bahkan dapat terjadi kematian pada ibu dan bayi. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mengetahui tentang Kehamilan dengan Resiko Tinggi, pencegahan dan pengenalan tanda bahaya kehamilan resiko tinggi 4T. Metode: Metode kegiatan penyuluhan pengabdian ini adalah dengan cara ceramah dan diskusi. Sasaran dalam kegiatan ini adalah para ibu wanita usia subur/ WUS yang berjumlah 30 orang yang datang ke Posyandu Dusun Karang Bayan Desa Tanjung. Media yang digunakan adalah leaflet. Sumber data Bidan Desa. Hasil: Secara keseluruhan, ada peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu tentang kehamilan resiko tinggi 4T, terlihat dari perbandingan antara hasil pre-test dan post-test. Kesimpulan: ibu sudah mengetahui dan memahami tentang apa itu kehamilan resiko tinggi, ibu sudah mengetahui tentang faktor resiko tinggi pada kehamilan, ibu sudah mengetahui dampak dari kehamilan resiko tinggi, serta ibu sudah mengetahui tentang bagaimana pencegahan dan penatalaksaan kehamilan resiko tinggi.
Edukasi Tentang Tanda Bahaya Dan Komplikasi Pada Ibu Hamil
Gina Marliani;
Anggi Cahyani;
Husna Waziadah;
Eli Arsanah
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.792
Penyulit atau komplikasi selama masa kehamilan dapat dicegah dengan mengenali tanda bahaya selama masa kehamilan. Salah satu cara mengenali tanda bahaya tesebut adalah dengan melakukan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) tentang tanda bahaya dalam kehamilan. Tujuan: untuk memberikan informasi kepada masyarakat khususnya ibu hamil tentang tanda-tanda bahaya dan komplikasi kehamilan pada ibu hamil serta untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran kepada ibu hamil akan pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilannya sehingga ibu mengetahui bagaimana upaya dalam mecegah komplikasi pada kehamilan. Metode: dengan penyuluhan atau ceramah dan diskusi tentang tanda bahaya dan komplikasi pada kehamilan menggunakan media buku KIA dan lembar balik. Sasaran kegiatan ini adalah 15 orang ibu hamil. Sumber data dari bidan dan kader. Hasil: Diperoleh hasil dalam kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan ibu yang signifikan tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan pada ibu hamil serta serta memberikan dampak positif dan mempengaruhi sikap serta perilaku ibu hamil menjadi lebih baik dalam melakukan praktik pencegahan komplikasi pada kehamilan. Kesimpulan: dengan adanya kegiatan pengabdian ini: ibu hamil sudah mengetahui dan memahami tentang tanda bahaya dan komplikasi kehamilan pada ibu hamil, ibu sudah mengetahui dan memahami tentang bagaimana cara pencegahan dan penatalaksanaan jika terjadi adanya tanda bahaya dan komplikasi kehamilan pada ibu hamil.
Edukasi Tanda Bahaya Persalinan Pada Ibu Hamil di Desa Prai Meke Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pengadang
Dita Retno Pratiwi;
Rofina Sufiyati;
Hardiyanti Kustrini;
Nunung Suryani
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.793
Komplikasi persalinan adalah keadaan yang mengancam jiwa ibu ataupun janin karena gangguan sebagai akibat langsung dari kehamilan atau persalinan yang membutuhkan manajemen obstetri tanpa ada perencanaan sebelumnya dan merupakan salah satu penyebab terbesar kematian ibu di Indonesia, tetapi dapat dicegah melalui deteksi dini terhadap kehamilan maupun persalinan dengan risiko. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, kesadaran, sikap dan perilaku kepada masyarakat tentang tanda-tanda bahaya persalinan terutama ibu hamil. Metode: Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Sasaran dalam pengabdian ini adalah ibu hamil sebanyak 15 orang. Media yang digunakan adalah lembar balik/leaflet dan kuesioner. Sumber data peserta dari bidan dan kader. Hasil: Ketercapaian tujuan pengabdian masyarakat dapat dikatakan baik. Adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan dari peserta tentang tanda-tanda bahaya persalinan pada ibu hamil, dimana nilai rata-rata pada pre-test peserta adalah 58,00 dan nilai rata-rata post-test sebesar 82,00 dari 15 peserta serta terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test (p-value = 0,000 < 0,005), serta sikap dan perilaku ibu menjadi baik. Kesimpulan: Program pengabdian kepada masyarakat mengenai edukasi tanda bahaya persalinan berdampak positif pada ibu hamil, didapatkan sikap masyarakat sangat kooperatif sehingga tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya ibu hamil yang kurang mengetahui tentang mengenai tanda bahaya persalinan dapat meningkat menjadi baik sehingga masyarakat khususnya ibu hamil bisa mempersiapkan persalinan yang aman dan mencegah komplikasi bagi ibu dan bayi.
Optimalisasi Pengembangan Pembelajaran Berbasis Kolaboratif Untuk Meningkatkan Kemampuan Pengaturan Diri Pada Anak Usia Dini
Isna Wahyuseptiana, Yetty;
Pertiwi Aje, Dina;
Widjanarko, Paulus
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Mei
Publisher : CV Putra Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58540/sambarapkm.v3i2.794
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada pendidik di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini mengenai pentingnya kemampuan pengaturan diri dikuasai oleh anak usia dini. Kemampuan pengaturan diri pada anak usia dini adalah kemampuan anak untuk mengontrol emosi, perilaku, dan pikirannya secara mandiri. Pengaturan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak karena memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk kemampuan anak untuk belajar, berinteraksi dengan orang lain, dan menghadapi situasi yang menantang. Kemampuan pengaturan diri berkembang seiring dengan pertumbuhan anak dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti lingkungan keluarga, pendidikan, dan interaksi sosial. Orang tua dan pendidik berperan penting dalam membantu anak mengembangkan kemampuan ini dengan memberikan dukungan dan bimbingan yang positif. Berdasarkan pada analisis awal dapat diidentifikasi permasalahan sebagai berikut: (1) masih rendahnya kemampuan pengaturan diri anak dalam melaksanakan aktivitas pembelajaran; (2) rendahnya pemahaman pendidik PAUD dalam melakukan stimulasikemampuan pengaturan diri pada anak usia dini; dan (3) pembelajaran yang masih konvensional dalam melatihkan kemampuan pengaturan diri pada anak usia dini. Pada kegiatan pengabdian ini digunakan metode diskusi dan pendampingan. Pelaksanaan kegiatan ini memberikan kontribusi yang luas, mulai dari peningkatan keterampilan anak, pengembangan metode pengajaran yang lebih efektif bagi guru, hingga keterlibatan orang tua dalam mendukung perkembangan anak. Dengan penerapan pembelajaran berbasis kolaboratif, diharapkan anak-anak usia dini dapat tumbuh menjadi individu yang lebih mandiri, mampu mengendalikan diri, dan siap menghadapi tantangan di masa depan