cover
Contact Name
Purniadi Putra
Contact Email
sambarajurnal@gmail.com
Phone
+6285252101729
Journal Mail Official
sambarajurnal@gmail.com
Editorial Address
Dusun Turusan RT/RW 004/002 Desa Lorong Kecamatan Sambas
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by CV putra publisher
ISSN : -     EISSN : 29855373     DOI : https://doi.org/10.58540/sambarapkm.v2i3.595
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Service is a scientific publication published by CV Putra Publisher publishing various fields of community service, covering various disciplines, including education, human resource development, poverty alleviation based on local resources; management of rural and coastal areas based on local resources, economic development, entrepreneurship, cooperatives, creative industries, development of environmentally sound technology, health, nutrition, art, literature and culture
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 143 Documents
Pelatihan Media Permainan Edukatif: Panduan Praktis Berwudhu Dalam Meningkatkan Keterampilan Anak Usia Dini di TK Nurul Islam Majidi Masiroh, Masiroh; Ashari, Moh. Alwi; Rusmiati, Rusmiati; Sakinah, Sakinah; Safira, Hikmidaria Ayu; Alawiyah, St Ro’fatul
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1318

Abstract

Pelatihan ini mengkaji pelatihan media permainan edukatif dalam meningkatkan keterampilan anak usia dini dalam pembelajaran berwudhu. Studi dilakukan pada anak usia 4-6 tahun dengan fokus pada aspek motorik halus, pemahaman kognitif, dan pembentukan karakter religius. Metode pembelajaran melalui bermain digunakan untuk menstimulasi perkembangan anak. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa media permainan edukatif berwudhu efektif meningkatkan keterampilan motorik halus, pemahaman urutan berwudhu, serta meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri anak. Implementasi pembelajaran ini memerlukan dukungan guru, keluarga, dan media yang sesuai agar hasil optimal tercapai.
Edukasi Peningkatan Peran Kepemimpinan Perempuan Dalam Organisasi Di Kelas X dan XI SMA Swasta Nusantara Lubuk Pakam Pardede, Lukman; Simanjuntak, Hotmaida; Panggabean, Bunga Ria; Nadapdap, Delfi Elfrida; Marpaung, Dameria; Sirait, Gloria; Pardede, Dewi Lestari
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1338

Abstract

Kepemimpinan merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak usia remaja, terutama dalam lingkungan sekolah. Namun, observasi di SMA Swasta Nusantara Lubuk Pakam menunjukkan bahwa partisipasi siswi dalam peran kepemimpinan organisasi masih relatif rendah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan peran kepemimpinan perempuan di kelas X dan XI melalui pembinaan, pelatihan, dan pendampingan dalam organisasi sekolah. Metode yang digunakan mencakup tahap persiapan, pelatihan workshop dan simulasi kepemimpinan, pendampingan individu dan kelompok, praktik proyek kepemimpinan, serta evaluasi melalui angket, observasi, dan wawancara. Hasil yang diharapkan berupa peningkatan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, kemampuan pengambilan keputusan, serta partisipasi aktif siswi dalam organisasi. Program ini juga diharapkan mendorong terciptanya budaya sekolah yang lebih inklusif, partisipatif, dan mendukung kesetaraan gender
Edukasi Gizi Seimbang Bagi Ibu hamil untuk Pencegahan Stunting di Puskesmas Praya Herawati, Erni; Apriani , Leni; Mardianti, Lina; Nurhayati; Baiq Reni Pratiwi
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1392

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang serius di tingkat global maupun nasional, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor risiko utama stunting adalah status gizi ibu selama kehamilan, sehingga ibu hamil menjadi sasaran strategi dalam upaya pencegahan stunting sejak dini. Observasi awal di wilayah kerja Puskesmas Praya menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai gizi seimbang selama kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya menyediakan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting. Metode yang digunakan adalah edukasi kesehatan melalui penyuluhan dan diskusi interaktif. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Praya dan diikuti oleh ibu hamil trimester II dan III. Materi disampaikan secara lisan dengan bahasa sederhana, meliputi konsep gizi seimbang, kebutuhan zat gizi selama kehamilan, serta dampak kekurangan gizi terhadap pertumbuhan janin. Hasil kegiatan menunjukkan respon yang positif dari peserta, ditandai dengan antusiasme selama penyuluhan dan keaktifan dalam sesi diskusi. Peserta mampu mengingat kembali informasi yang disampaikan dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik terkait gizi seimbang selama kehamilan. Dapat disimpulkan bahwa edukasi gizi seimbang melalui penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil dan berpotensi mendukung upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi promotif dan preventif yang berkelanjutan pada tingkat pelayanan kesehatan primer.
Edukasi Gizi Seimbang dan Demonstrasi MP-ASI sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Posyandu Jelateng Pratiwi, Dita Retno; Patimah, Siti; Siti Asiah; Margiana Saputri
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1410

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis di Provinsi NTB yang mencapai prevalensi 29,8% pada tahun 2024, di mana wilayah kerja Puskesmas Muncan mencatat angka tertinggi sebesar 30,06%. Salah satu penyebab utamanya adalah praktik pemberian MP-ASI yang tidak adekuat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita terkait gizi seimbang dan praktik pemberian MP-ASI yang tepat. Metode yang diterapkan adalah pendekatan andragogi melalui Participatory Learning and Action (PLA) dan demonstrasi memasak berbasis Social Cognitive Theory (SCT). Sasaran kegiatan adalah 25 ibu balita di Posyandu Jelateng. Hasil kegiatan menunjukkan seluruh peserta (100%) mengikuti kegiatan dengan antusias, mampu menjelaskan kembali empat pilar gizi seimbang, dan terampil menyusun menu MP-ASI menggunakan bahan pangan lokal seperti daun kelor dan ikan. Kesimpulannya, metode edukasi partisipatif yang dikombinasikan dengan demonstrasi praktis efektif dalam meningkatkan efikasi diri ibu untuk mencegah stunting di tingkat rumah tangga.
Pelatihan Penggunaan Canva Untuk Meningkatkan Pemahaman Guru Dengan Memanfaatkan Digital Dalam Mendesain Pembelajaran Interaktif Di Tk Pembina Kec, Labuhan Haji Kurnia, Endang; Yuliastri, Nur diyah; Maghfirani, Seftiana; Anggraini, Anisa; Adisa, Aulia; Rahmawati, Ika; Zikrina, Nur Puri
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1416

Abstract

Canva menjadi salah satu platform desain grafis online yang mudah di aplikasikan, muncul sebagai alternatif yang tepat, yang dimana aplikasi ini dapat membatu guru dalam menghasilkan media visual yang berkualitas tinggi, mulai dari presentasi, infografis, hingga video pembelajaran, tanpa memerlukan keahlian desain tingkat tinggi. Pelatihan Canva bagi guru menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan pemahaman dalam mendesain pembelajaran yang interaktif. Dengan menggunakan Canva, guru dapat membuat media pembelajaran yang menarik dan efektif, sehingga meningkatkan minat dan partisipasi siswa. Artikel ini akan membahas tentang manfaat pelatihan Canva bagi guru, cara menggunakan Canva untuk membuat media pembelajaran interaktif, dan contoh-contoh desain pembelajaran yang dapat dibuat dengan Canva. Karakteristik peserta didik yang sangat dekat dengan teknologi saat ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi guru. Oleh sebab itu guru berperan penting dalam menyampaikan pemahaman tentang perkembangan yang terjadi, guru juga dituntut untuk memiliki kompetensi digital yang memadai, yaitu pemahaman dan kemampuan untuk memanfaatkan teknologi sebagai bagian integral dari media pembelajaran. inovasi dan kreativitas adalah kunci untuk menghadapi tantangan pendidikan di zaman ini, yang dimana guru harus mampu menjadikan pembelajaran yang lebih bervariasi dan menyenangkan agar jauh dari kesan monoton
Pengenalan Permainan Tradisional Melalui Kegiatan Selasa Budaya “Bekedek Bareng” Di Tk Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor Irhamni, Uliya; Ismi, Lailatul; khairunnisa, Astuti; Irania, Irania; Yulianingsih, Yulianingsih; Kinanti, Rahma
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1419

Abstract

Kegiatan Selasa Budaya “Bekedek Bareng” merupakan program inovatif yang dilaksanakan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Pancor sebagai upaya memperkenalkan dan melestarikan permainan tradisional pada anak usia dini. Program ini dirancang oleh mahasiswa asistensi mengajar Universitas Hamzanwadi bekerja sama dengan guru sekolah untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal serta mengembangkan aspek motorik, sosial, dan emosional anak melalui kegiatan bermain yang edukatif. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan pre-test untuk mengetahui tingkat pemahaman anak terhadap permainan tradisional. Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar anak lebih mengenal permainan digital dibandingkan permainan tradisional. Berdasarkan hasil tersebut, kegiatan dilaksanakan dengan memperkenalkan berbagai permainan seperti lompat karet, ketapel, pletokan, balap karung, pukul periuk, dan egrang batok kelapa. Setelah kegiatan selesai, dilakukan post-test untuk menilai hasil pelaksanaan program. Hasil post-test menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan kemampuan anak dalam mengenal serta memainkan permainan tradisional, disertai perkembangan motorik kasar, kerja sama, keseimbangan, dan rasa percaya diri yang lebih baik. Dengan demikian, program Selasa Budaya “Bekedek Bareng” terbukti efektif sebagai media pembelajaran berbasis budaya yang mampu mengintegrasikan unsur pendidikan, pengembangan karakter, dan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal sejak usia dini
Edukasi Anti Bullying Untuk Siswa-Siswi di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Fathimyah Ende Lina, Virgilius Bate; Sabhe, Yeremias Dakosta; Rasyid, Rasyada Ibrahim; Sa’aban, Jihadhatul Firmasyah; Wati, Ayu Rahmaria Susilo; Nadeng, Justin Jesika Pale; Tude, Ade Anggi Riwu
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1428

Abstract

Fenomena bullying (perundungan) merupakan masalah serius yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif signifikan terhadap perkembangan psikologis, sosial, serta prestasi akademik siswa. Minimnya pemahaman mengenai bentuk-bentuk bullying, cara pencegahan, dan langkah pelaporan yang benar menjadi tantangan utama, termasuk di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Fathimyah Ende. Bullying merupakan salah satu bentuk perilaku kekerasan yang sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat mengganggu perkembangan emosional, sosial, serta prestasi belajar peserta didik. Penelitian atau kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi anti bullying kepada siswa-siswi di MIS Fathimiyah Ende guna meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta keterampilan dalam mencegah dan menangani perilaku perundungan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi awal untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying yang terjadi, dilanjutkan dengan pemberian materi edukatif, diskusi kelompok, simulasi kasus, serta kampanye “Sekolah Ramah Tanpa Bullying”. Data dikumpulkan melalui angket pre-test dan post-test, wawancara dengan guru, serta dokumentasi kegiatan.Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman siswa mengenai konsep bullying, dampak perundungan, serta cara melapor dan menolong teman yang mengalami bullying. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif dalam berinteraksi, ditandai dengan meningkatnya empati dan menurunnya kecenderungan melakukan tindakan agresif. Program edukasi ini juga mendapat dukungan kuat dari pihak sekolah dan guru yang berkomitmen melanjutkan pembiasaan anti bullying secara berkelanjutan. Dengan demikian, edukasi anti bullying di MIS Fathimiyah Ende terbukti efektif dalam membentuk budaya sekolah yang aman, inklusif, dan berkarakter. Edukasi Anti Bullying yang dilaksanakan di MIS Fathimyah Ende juga berhasil meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa terhadap bahaya bullying dan cara penanggulangannya
Sosialisasi Anti Bullying di SDI Watujara Kecamatan Ende Timur Kabupaten Ende Sadipun, Berty; Mena, Sahail Usman; Mbejo, Yuyun Asri; Dole, Modesta Frosentia; Lalong, Oswaldus
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1429

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan yang kerap muncul di lingkungan sekolah dasar dan dapat menghambat perkembangan sosial, emosional, maupun akademik peserta didik. Fenomena perundungan yang teridentifikasi di SDI Watujara, Kecamatan Ende Timur, menunjukkan perlunya intervensi edukatif yang terstruktur guna meningkatkan pemahaman siswa, guru, dan orang tua mengenai bentuk-bentuk bullying serta langkah pencegahannya. Kegiatan sosialisasi anti bullying ini bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang konsep bullying, dampaknya terhadap perkembangan anak, serta strategi pengendalian yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal untuk memetakan kasus dan pola interaksi siswa, penyampaian materi melalui ceramah interaktif, pemutaran video edukatif, diskusi kelompok, dan simulasi peran, dilengkapi evaluasi berupa pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis bullying, dengan persentase penguasaan materi naik dari kategori rendah ke tinggi berdasarkan hasil angket. Guru juga melaporkan adanya perubahan perilaku positif pada siswa dalam hal empati, kepedulian terhadap teman, serta keberanian melapor ketika melihat perilaku perundungan. Pembahasan hasil mengonfirmasi bahwa pendekatan sosialisasi interaktif efektif menumbuhkan kesadaran dan kemampuan siswa dalam mencegah serta menghentikan tindakan bullying. Kegiatan ini disimpulkan berhasil mencapai tujuan peningkatan pemahaman dan perubahan perilaku siswa menuju lingkungan sekolah yang lebih aman dan inklusif. Sebagai tindak lanjut, disarankan agar sekolah mengadakan program pembiasaan anti bullying secara berkesinambungan melalui penguatan peran guru, pembentukan duta siswa anti bullying, serta pelibatan orang tua dalam pemantauan perilaku anak di rumah maupun di sekolah sehingga budaya sekolah bebas bullying dapat terjaga secara berkelanjutan
Pelatihan Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Soft Skills Siswa-Siswi di SMA Negeri 1 Sibolangit Sinaga, Nenni Triana; Lestari, Febrika Dwi; Sianipar, Maria Olivia Christina; Panggabean, Sarma
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1435

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan soft skill siswa-siswi kelas 12 SMA Negeri 1 Sibolangit. Pelatihan kepemimpinan ini penting untuk terapkan pada siswa-siswi karena hasilnya dibutuhkan di dunia kerja dan di jenjang universitas. Metode penerapan pengabdian ini dilakukan dengan metode diskusi dan role-play. Hasil pelatihan ini menunjukkan bahwa siswa-siswi lebih dekat dengan tradisi lokal yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal berupa tanggung jawa, saling menghargai, cakap berkomunikasi, sopan, berkomitmen, taat aturan atau disiplin, pekerja keras, jujur, percaya diri, bersyukur, dan memiliki harapan kepada sang pencipta. Pelatihan ini juga menjadi insfirasi bagi guru dalam memilih dan menentukan metode yang tepat menyajikan materi sehingga disenangi oleh siswa-siswi. Novelty pelatihan ini terletak pada integrasi nilai-nilai tradisi budaya lokal dalam proses pengembangan kepemimpinan dan soft skill siswa. Pendekatan ini sangat relevan karena siswa-siswi belajar dari pengalaman yang dihormati oleh masyarakat lokal. Di samping itu, pelatihan ini merupakan sebuah inovasi dalam memperkuat identitas dan meningkatkan rasa cinta budaya. Pelatihan sejenis belum pernah dilakukan dengan pendekatan kearifan lokal di tingkat SMA khususnya di SMA Negeri 1 Sibolangit.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Eceng Gondok Untuk Bernilai Ekonomis Bagi Masyarakat Danau Toba: Perspektif Literasi, Teknologi Pendidikan, Kewarganergaraan-Kebijakan Publik Dan Sekolah Dasar Marpaung, Rindu Erwin; Gultom, Meliana Br.; Simanjuntak, Bernard; Siagian, Yosua Marasi Parningotan
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v4i1.1436

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi ancaman lingkungan serius di Danau Toba akibat proliferasi masif eceng gondok (Eichhornia crassipes) sekaligus menawarkan solusi ekonomi dan edukatif melalui sosialisasi pemanfaatan limbah eceng gondok menjadi produk bernilai ekonomis bagi masyarakat. Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas memerlukan pendekatan terpadu yang tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik gulma, tetapi juga pada peningkatan literasi, penguatan teknologi pendidikan, pembinaan kewarganegaraan ekologis, dan pendidikan lingkungan sejak sekolah dasar.Metode pelaksanaan menggunakan sosialisasi partisipatif dan demonstrasi langsung yang melibatkan 50 peserta dari kelompok peternak ikan, wiraswasta, ibu rumah tangga, dan guru SD di Desa Sibola Hotasas, Balige, Provinsi Sumatera Utara, dengan materi meliputi identifikasi potensi eceng gondok, teknik pengolahan menjadi pakan probiotik fermentasi, serta pengenalan peluang usaha dan model pembelajaran kontekstual berbasis eceng gondok. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dari rata-rata 45% menjadi 90%, mengindikasikan keberhasilan transfer teknologi, penguatan literasi lingkungan dan finansial, serta tumbuhnya kesadaran kewarganegaraan ekologis di kalangan peserta. Pemanfaatan eceng gondok sebagai pakan probiotik dan bahan ajar tematik di sekolah dasar berkontribusi pada mitigasi limbah ekologis di perairan Danau Toba dan membuka peluang penghematan biaya pakan, pengembangan usaha komunal, serta pembelajaran lingkungan hidup yang kontekstual dan berkelanjutan