cover
Contact Name
Sumardi Efendi
Contact Email
fanshurinstitute@gmail.com
Phone
+6285260083890
Journal Mail Official
jurnaljimmi@gmail.com
Editorial Address
Jl. Daud Dariah Komplek Perumahan Cinta Kasih Paya Peunaga Kec. Meureubo Kab. Aceh Barat – Indonesia, Kode Pos 23687
Location
Kab. aceh barat,
Aceh
INDONESIA
JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Published by FANSHUR INSTITUTE
ISSN : 3063427X     EISSN : 30632706     DOI : -
JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin merupakan Jurnal yang diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Juni dan Desember oleh FANSHUR INSTITUTE: Research and Knowledge Sharing in Aceh. JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin adalah publikasi akademis yang menyajikan karya-karya ilmiah dari mahasiswa Indonesia dalam berbagai disiplin ilmu untuk sebagai syarat kelulusan dari perguruan tinggi. Jurnal ini menjadi platform bagi mahasiswa untuk berbagi penelitian, pemikiran, dan temuan mereka dalam berbagai bidang, mulai dari ilmu sosial, ilmu alam, hingga ilmu humaniora. Dengan cakupan multidisiplinernya, JIMMI menampilkan artikel-artikel yang mencerminkan keberagaman dan inovasi di kalangan mahasiswa, memberikan kontribusi berharga bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. JIMMI tidak hanya menjadi wadah untuk mengungkapkan potensi akademik mahasiswa, tetapi juga memperkuat jaringan kerjasama antarpeneliti serta mendorong pertukaran ide dan pengetahuan di antara komunitas akademik di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
Pembinaan Etika Siswa Melalui Pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Amarasi Barat Bureni, Estalin Nepa; Daro, Katarina; Khotimah, Khusnul; Wandal, Yufani Rambu Liga; Radja, Daud Christo Luis; Mas’ud, Fadil
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i2.286

Abstract

Etika adalah prinsip dasar yang membimbing perilaku manusia dalam berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Rendahnya kesadaran etika siswa pada era digital juga berdampak pada kehidupan siswa di SMA Negeri 1 Amarasi Barat. Sebagai upaya strategis dalam rangka menangani rendahnya kesadaran etika di lingkungan pendidikan, pembelajaran PPKn menjadi salah satu sumber dalam membina siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai moral dan sosial sebagaimana yang ada dalam lingkungannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa setuju bahwa PPkn menjadi salah satu sumber belajar mengenai etika dan membantu siswa dalam memahami etika dalam aplikasinya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana PPKn dapat menjadi sumber maupun media dalam pembinaan etika siswa di SMA Negeri 1 Amarasi Barat agar dapat terwujud generasi muda yang memiliki sikap dan perilaku etis. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui platform digital dengan penyebaran kuisioner google form bagi subjek penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini memberikan gambaran terkait proses dan hasil pembinaan etika siswa dalam pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Amarasi Barat. Berdasarkan penelitian ini, dapat diambil kesimpulan bahwa melalui pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Amarasi Barat dengan pendekatan kontekstual dan aplikatif yang mengintegrasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila efektif dan mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap etika dalam kehidupan di lingkungan sekitar siswa yang diaplikasikan dengan perilaku positif dalam interaksi sehari-hari.
Etika Dalam Media Sosial Antara Kebebasan Ekspresi Dan Tanggung Jawab Digital Mas’ud, Fadil; Jeluhur, Helda; Negat, Katharina; Tefa, Alencia; Uly, Marselina; Amtiran, Morgan
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i2.289

Abstract

Perkembangan media sosial telah menghadirkan ruang baru bagi masyarakat untuk mengekspresikan pendapat secara bebas. Namun, kebebasan ini sering kali tidak diimbangi dengan kesadaran etika digital, sehingga memunculkan berbagai permasalahan yang terjadi seperti ujaran kebencian, hoaks, dan pelanggaran privasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab digital dalam penggunaan media sosial, serta pentingnya etika digital sebagai landasan interaksi daring yang sehat. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa penguatan literasi digital, reformulasi regulasi yang adil, serta kesadaran individu merupakan kunci dalam menciptakan ruang digital yang inklusif dan juga bertanggung jawab. Jadi, kebebasan berekspresi ini harus berjalan dengan baik seiring dengan etika, agar media sosial yang digunakan dapat menjadi sarana demokrasi yang beradab.
Membangun Karakter Moral Melalui Pendidikan Etika Di Sekolah Ence, Eufrasia; Mas’ud, Fadil; Tonis, Marselina; Payong, Emilia Waha; Openg, Wiliam Fenoli Kituk; Laga, Oskar Enjelius
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i2.291

Abstract

Pendidikan karakter moral merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian peserta didik yang berintegritas. Latar belakang dari tulisan ini adalah meningkatnya kekhawatiran terhadap degradasi moral di kalangan pelajar, yang ditandai dengan perilaku menyimpang dan menurunnya rasa tanggung jawab sosial. Permasalahan yang dikaji dalam tulisan ini adalah bagaimana pendidikan etika di sekolah dapat menjadi sarana dalam membentuk karakter moral siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, di mana data dikumpulkan dari berbagai literatur terkait pendidikan etika dan karakter. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendidikan etika yang terintegrasi dalam kurikulum dan didukung oleh keteladanan guru mampu menumbuhkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati pada peserta didik. Kesimpulan dari kajian ini menekankan bahwa pendidikan etika di sekolah perlu dirancang secara sistematis dan berkelanjutan agar dapat membentuk karakter moral yang kuat dan relevan dengan tantangan zaman.
Penerapan Etika Bisnis Islam Dalam Transaksi Jual Beli Pada Aplikasi Tiktok Shop Mahyunita, Weni; Hamsa, Amrizal; Rahma, Ida
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i2.334

Abstract

Transaksi jual beli secara online harus mematuhi prinsip etika bisnis sesuai syariat Islam. Salah satu platform yang banyak digunakan saat ini adalah TikTok Shop, di mana pelaku usaha dituntut untuk bersikap jujur, amanah, dan bertanggung jawab. Penelitian ini merupakan studi pustaka (library research) yang mengkaji konsep etika bisnis Islam dari berbagai sumber literatur seperti buku dan jurnal, kemudian mengaitkannya dengan praktik jual beli di TikTok Shop. Hasil studi menunjukkan bahwa masih terdapat penjual di TikTok Shop yang tidak menjalankan prinsip etika bisnis Islam, seperti memposting gambar produk yang tidak sesuai dengan kenyataan, tidak memberikan deskripsi produk secara rinci, dan kurang transparan terhadap konsumen. Hal ini bertentangan dengan prinsip kejujuran dan keterbukaan dalam Islam. Konsep etika bisnis dalam Islam meliputi nilai ketuhanan, kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan. Penerapannya dalam transaksi di TikTok Shop harus mencerminkan sikap jujur, tanggung jawab atas produk, dan peningkatan kualitas sesuai kritik konsumen. Etika bisnis Islam menuntut kejujuran dan amanah dalam berdagang. Penjual di TikTok Shop harus menyajikan produk secara realistis agar sesuai syariat dan membangun kepercayaan konsumen.
Sopan Santun Dalam Komunikasi Antar Budaya Di Nusa Tenggara Timur Ludung, Goden Harna Hadia; Mas’ud, Fadil; Uki, Lion Edison; Jetia, Yovita Erliana; Berek, Kristiana Yanti; Atamukin, Kanisius Kedan Kian
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i3.293

Abstract

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan daerah dengan beragam suku dan budaya, yang menciptakan tantangan unik dalam komunikasi antar budaya. Perilaku sopan santun menjadi aspek penting dalam menjaga hubungan baik antar individu dari latar belakang budaya yang berbeda. Namun, pengaruh globalisasi dan teknologi modern dapat mempengaruhi etika komunikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk perilaku sopan santun yang khas dalam komunikasi antar budaya di NTT, menganalisis perbedaan budaya yang mempengaruhi etika komunikasi, serta mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dalam menjaga sopan santun di era modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Data dikumpulkan dari berbagai kelompok masyarakat di NTT untuk mendapatkan perspektif yang komprehensif mengenai perilaku sopan santun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sopan santun yang beragam di NTT dipengaruhi oleh nilai-nilai lokal dan norma budaya masing-masing suku. Meskipun tantangan dari globalisasi ada, pendidikan dan kesadaran komunitas dapat berperan penting dalam mempertahankan integrasi nilai-nilai sopan santun dalam kurikulum pendidikan untuk membangun karakter generasi mendatang.
Etika Media Sosial dan Implikasinya bagi Individu dan Masyarakat Nana, Katarina Rensa; Mas’ud, Fadil; Gemian, Stefani Bita; Sanung, Florentina; Keba, Aprilini Dima; Jelita, Maria Trivonia
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i3.295

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa media sosial menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat modern. Penggunaan media sosial yang masih menimbulkan berbagai implikasi etis, baik pada tingkat individu maupun sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep etika dalam penggunaan media sosial serta dampaknya terhadap perilaku individu dan dinamika sosial. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, penelitian ini menemukan bahwa rendahnya kesadaran etika digital dapat memicu penyebaran informasi palsu, ujaran kebencian, serta pelanggaran privasi. Di sisi lain, media sosial juga berpotensi menjadi ruang positif untuk membangun solidaritas sosial, partisipasi publik, dan ekspresi diri, apabila digunakan secara etis dan bertanggung jawab. Etika media sosial memiliki dampak signifikan pada masyarakat dan individu, termasuk perubahan perilaku, persepsi, dan interaksi sosial. Pentingnya kesadaran etika digital dan penggunaan media sosial yang bertanggung jawab untuk menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan produktif. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan literasi digital dan etika bermedia sosial di era digital saat ini. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan kesadaran dan praktik etika dalam penggunaan media sosial, serta mengembangkan strategi untuk mengurangi dampak negatifnya. Dengan demikian, penting bagi setiap individu dan lembaga untuk mengembangkan literasi digital dan etika bermedia sosial guna menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.
Peran Etika dalam Pembentukan Karakter Moral Generasi Muda Lau, Clarisa Angelina Aeng; Keraf, Veronika Tiara Hingi; Nomeni, Netriana; Meo, Matrona; Tes, Hendri Septiano; Mas’ud, Fadil
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i3.296

Abstract

Di tengah arus modernisasi dan kemajuan teknologi, generasi muda menghadapi tantangan serius terkait degradasi moral yang tercermin dalam meningkatnya perilaku menyimpang, individualisme, dan menurunnya rasa tanggung jawab sosial. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pembentukan karakter moral sejak dini dengan menekankan peran etika sebagai fondasi nilai dan perilaku. Etika sebagai seperangkat nilai yang dapat berguna bagi kita dalam  membedakan mana yang benar dan mana yang salah dalam berperilaku dalam kehidupan mereka, etika juga dapat memainkan peran utama dalam membentuk kepribadian generasi muda dalam sikap serta tingkah laku generasi selanjutnya di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran etika dalam membentuk moral generasi muda yang mebentuk sikap dan tingkah laku mereka yang baik serta menghalangi penerapan nilai-nilai etis dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang dipakai adalah analisis literatur dan pendekatan kualitatif deskriptif. Temuan dari studi ini menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai etika dalam pendidikan, lingkungan keluarga, dan interaksi sosial sangat mempengaruhi pembentukan karakter moral remaja. Lebih lagi, tantangan dari kemajuan teknologi dan globalisasi mengharuskan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, dan lembaga sosial, untuk menanamkan nilai-nilai moral yang kokoh. Dengan demikian, penguatan etika menjadi dasar strategis untuk membangun generasi muda yang tidak hanya pintar secara intelektual tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab moral.
Kebijakan Pemangkasan Anggaran di Indonesia: Efisiensi Fiskal dan Kepentingan Politik Sapay, Yumri Agelvi; Mas’ud, Fadil; Pandu, Gita Larasti; Nuak, Angelina Seran; Indah, Elisabeth Yohana; Kian, Selviana Lipat Ara
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i3.297

Abstract

Pemangkasan anggaran sering di klaim sebagai bagian dari strategi efisiensi fiskal. Kebijakan pemangkasan anggaran dalam pemerintahan Indonesia bertujuan untuk meningkatkan efisiensi fiskal dan mengalokasikan anggaran untuk program prioritas, namun seringkali di pengaruhi oleh kepentingan politik. Pemangkasan anggaran yang tidak merata dapat menimbulkan pertanyaan tentang dasar kebijakan, dan dampaknya paling besar di rasakan oleh masyarakat yang bergantung pada program pemerintah. Pemangkasan anggaran merupakan kebijakan yang kompleks dan memiliki dampak yang beragam. Efisiensi anggaran pemerintah pada 2025 mencakup pemangkasan belanja kementerian dan lembaga sebesar Rp 256,1 triliun serta pemotongan transfer ke daerah senilai Rp 50,59 triliun, sesuai Surat Menteri Keuangan Nomor S- 37/MK.02/2025. Efisiensi anggaran 2025 didukung oleh beberapa faktor, yaitu untuk membayar hutang luar negeri yang jatuh tempo, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyerap anggaran besar, dan sistem kerja fleksibel yang diterapkan di beberapa kementerian dan lembaga. Manfaat efisiensi anggaran menghindari pemborosan, menjamin setiap pengeluaran memberikan hasil yang optimal, memastikan sumber daya keuangan digunakan secara maksimal, meningkatkan efektivitas penggunaan dana, mendukung kesejahteraan bersama. Efisiensi anggaran dihitung dengan membandingkan selisih antara pengeluaran seharusnya dan realisasi anggaran dengan alokasi anggaran. Agar efisiensi anggaran tetap mendukung pertumbuhan, pendekatan berbasis produktivitas harus menjadi prioritas.
Implemnetasi Prinsip Meaningful Participation Dalam Revisi Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 Tentang Tentara Nasional Indonesia Wangku, Juliano A; Taolin, Ainu P; Ola, Maria F. A. L; Tenmau, Delprila G; Kares, Antonius P; Mas’ud, Fadil
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i3.305

Abstract

Revisi Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI menimbulkan banyak polemik. Hal ini diakibatkan karena proses revisi undang-undang ini dianggap minim partsipasi masyarakat dan tidak memuat unsur tranparansi di dalamnya. Artikel bertujuan untuk melihat seberapa jauh implementasi prisnip meaningfill participation atau partisipasi masyarakat dalam proses revisi Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI. Menggunakan metode penelitian yurudis normative artikel ini akan membahas secara khusus tentang konsep meaningfull participation dalam proses pembentukan dan revisi undang-undang, membandingkan peran TNI pada masa orde baru dan masa reformasi serta peluang perluasaan jabatan sipil TNI pasca revisi Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, juga melihat implementasi prinsip meaningfull participation dalam proses revisi Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI.
Penciptaan Manusia menurut QS. Al-Mu’minun Ayat 12-14: Studi Tafsir dan Sains Irawan, Jimi; Hamzani, Ahmad Adil; Mujahid, Ahmad; Ramadhan, Hasan Gilang; Pratama, Irgi Putra
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i3.314

Abstract

Penafsiran dilakukan dengan mengkaji empat kitab tafsir representatif dari berbagai periode: al-Tabari, al-Razi, al-Maraghi, dan Quraish Shihab. Masing-masing mufassir menunjukkan pendekatan berbeda, dari naratif-riwayat dan rasional-filosofis hingga pendekatan ilmiah dan eksistensial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan adanya kesesuaian antara narasi al-Qur’an dan temuan embriologi modern, seperti tahapan nuthfah, ‘alaqah, dan mudghah. Lebih jauh, artikel ini mengidentifikasi tiga pola integrasi tafsir dan sains: korespondensi terminologis, sinkronisasi kronologis, dan komplementaritas epistemologis. Penciptaan manusia dalam ayat tersebut tidak hanya menggambarkan proses biologis, tetapi juga menyiratkan pesan ketauhidan, tanggung jawab moral, dan kemuliaan eksistensi manusia. Hasil penelitian ini memperkuat pentingnya pendekatan tafsir integratif dalam menjembatani pemahaman keislaman dan ilmu pengetahuan kontemporer