cover
Contact Name
Rizka Awaluddin
Contact Email
rizkaawaluddin30@gmail.com
Phone
+6285333342074
Journal Mail Official
rizkaawaluddin30@gmail.com
Editorial Address
Desa Rasabou Rt. 006/ Rw. 004 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima
Location
Kab. dompu,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Published by STKIP Al-Amin Dompu
ISSN : -     EISSN : 29637986     DOI : -
Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan menerbitkan artikel ilmiah pendidikan, Sosial dan Lingkungan berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Terbit 2 kali setiap tahun pada bulan Maret dan September
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 52 Documents
Tantangan dan Peluang Pengembangan Filsafat Pendidikan Pancasila di Indonesia Ardiansyah
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat Pendidikan Pancasila merupakan landasan penting dalam membangun karakter dan identitas bangsa Indonesia. Namun, pengembangan filsafat ini menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman komprehensif tentang nilai-nilai Pancasila, globalisasi yang menggeser budaya lokal, serta minimnya integrasi Pancasila dalam kurikulum pendidikan formal. Di sisi lain, peluang pengembangan filsafat pendidikan ini masih terbuka lebar melalui revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan, optimalisasi teknologi digital untuk penyebarluasan pemahaman, serta kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan metode pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Artikel ini membahas tantangan dan peluang tersebut dengan tujuan memberikan rekomendasi strategis untuk memperkuat peran Filsafat Pendidikan Pancasila dalam membentuk generasi yang berkarakter, bermoral, dan berwawasan kebangsaan.
Membangun Keterampilan Metakognitif dan Berpikit Kritis Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah Sebagai Upaya Mengatasi Kesulitan Belajar Abdul Haris
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan menelaah hubungan teoritis antara keterampilan metakognitif dan berpikir kritis sebagai proses kognitif dalam kegiatan pembelajaran berbasis masalah untuk mengatasi kesulitan belajar. Lembaga Pendidikan Islam masih menghadapi tantangan dalam menghasilkan lulusan yang mampu berpikir kritis dan menguasai keterampilan metakognitif. Berdasarkan hasil telaah, maka dikemukakan temuan berikut. Keterampilan metakognitif merupakan kemampuan untuk mengelola strategi berpikir yang digunakan untuk memecahkan masalah, meliputi keterampilan memonitor, mengontrol, dan mengevaluasi proses berpikir. Sedangkan berpikir kritis merupakan kemampuan menganalisis, mensintesis, dan mengevaluasi yang berlangsung utuh-menyeluruh dalam suatu aktivitas berpikir. Aktivitas berpikir kritis harus melibatkan keterampilan metakognitif, yang memungkinkan pemanfaatan pengetahuan awal yang telah dipahami secara terstruktur dan seimbang (equilibrium). Kegiatan pembelajaran berbasis masalah mendukung berlangsungnya kegiatan berpikir kritis dan keterampilan metakognitif yang saling menopang keutuhan langkah-langkah pembelajaran, yakni; pengenalan masalah melibatkan aktivitas berpikir kritis untuk mengenali-memahami masalah, merencanakan strategi pembelajaran sebagai bagian keterampilan metakognitif, menganalisis informasi terkait, mengidentifikasi faktor pengaruhi dan mempertimbangkan berbagai perspektif (aktivitas berpikir kritis), mengevaluasi informasi, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan argumen dan memilih solusi (berpikir kritis), mengembangkan solusi dengan menggunakan keterampilan metakognitif untuk memantau kemajuan dan mengevaluasi hasil, menerapkan solusi dan memantau hasilnya (berpikir kritis) untuk mengevaluasi keefektifan solusi, serta merefleksikan pengalaman belajar, mengidentifikasi kekuatan-kelemahan dan memperbaiki strategi pembelajaran (keterampilan metakognitif).
Diversitas Perifiton pada Lokasi Pepohonan dan Non Pohon di Wisata Coban Putri Desa Tlekung, Junrejo, Kabupaten Batu, Jawa Timur AINUL KHATIMAH; Annisa Zakiyah Darojat
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is an exploratory study that illustrates the diversity of periphyton in Coban Putri in Batu Regency dan measures the physical and chemical parameters including temperature, turbidity, light intensity, DO/BOD, nitrat, and orthophosphate. This study was conducted at 4 stations namely NPMA (non pohon mengalir/non tree-flowing), PMA (pohon mengalir/tree-flowing), NPMG (non pohon menggenang/non tree-welled up), and PMG (pohon menggenang/tree-welled up) by brushing epiphyte of periphyton on surfaces of stone and wood. Periphyton was identified by matching the identification book and 23 species were found. The highest periphyton abundance was found at NPMG 14395,16 n/ml. Physical parameters were pH 7,95-8,25, turbidity 5,5-18,6 NTUs, conductivity 0,13-0,14 mS/cm, temperature 20-22oC, and water brightness 5-24 cm. While chemical parameters were DO 4,80-5,30 mg/l, BOD 2,08-6,72 mg/l, nitrat 0,24-0,44 mg/l, and orthophosphate 0,01-0,06 mg/l. The species of periphyton found at 4 stations indicated the highest periphyton diversity at NPMG.
Merangkul Produk Dalam Negeri: Implementasi Sila Ketiga Pancasila Berchah Pitoewas, Berchah Pitoewas; Abdul Halim, Abdul Halim; Atika Fadiyah, Atika Fadiyah
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the practices of the third principle of Pancasila is to love local products. Embracing domestic products is in line with the principle of promoting inclusivity and mutual respect in Indonesia. The Indonesian economy is a dynamic and dynamic society characterized by ethnic, religious and cultural diversity. The Indonesian economy is an important contributor to the development of the country. A major contribution of the MSME sector is its ability to survive and improve performance even in the face of economic crises. By embracing and celebrating our cultural heritage in this way, we lay the foundation for a vibrant and thriving society that values ​​and cherishes its past while looking forward to a bright and promising future. Education and awareness campaigns to promote the importance of buying local and supporting local businesses can also play an important role in stimulating economic growth and sustainability. By educating the public about the positive impacts of choosing locally made goods and services, we can drive change towards a more sustainable and resilient economy.  
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENGGUNAAN MEDIA MISYU CATUNG PADA SISWA KELAS IV SD rati, Nursidrati
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SDN 24 Dompu. Beberapa penyebabnya adalah proses pembelajaran yang tidak menarik dan kurangnya penggunaan media dalam menyampaikan materi pelajaran. Hal ini mengakibatkan siswa tidak termotivasi dalam belajar dikelas yang berdampak pada rendahnya hasil belajar matematika siswa. Hal inilah yang mendorong peneliti melakukan penelitian pada kelas IV dengan tujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan menggunakan media misyu catung. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data hasil aktivitas guru didapatkan dari lembar aktivitas guru. Data hasil aktivitas siswa didapatkan dari lembar aktivitas siswa. Hasil belajar siswa didapatkan melalui tes tertulis berupa soal essay. Hasil dari penelitian diperoleh jumlah skor dalam dua siklus mengalami peningkatan. Pada siklus 1 jumlah skor pada aktivitas guru adalah 11,5 dalam kategori cukup baik, aktivitas siswa 45 dengan kategori cukup aktif, serta ketuntasan klasikal mencapai 61%. Sedangkan pada siklus II aktivitas guru berada pada kategori sangat baik dengan skor 19, kategori sangat aktif dengan skor 64 untuk aktivitas siswa serta ketuntasan belajar klasikal siswa yaitu 88%. Disimpulkan bahwa penggunaan media misyu catung dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika dikelas IV SDN 24 Dompu Tahun Pelajaran 2024/2025.
Dampak Negatif Penggunaan Handphone Terhadap Pertumbuhan Dan Pendidikan Anak Wahyuddin; Aidin
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of mobile phones among children is increasing along with the development of technology. Although mobile phones have benefits in supporting learning, excessive and uncontrolled use can have negative impacts on children's physical, mental, and educational growth. This study aims to identify and analyze the negative impacts of mobile phone use on children, especially in terms of physical development (such as sleep disorders, body posture, and eye health) and in terms of education (decreased concentration in learning, game addiction, and decreased academic achievement). The method used is qualitative descriptive with observation, interviews and documentation in the field of children. The results of the study indicate that the use of mobile phones without parental supervision can hinder the learning process, reduce social interaction, and have a negative impact on children's physical health. Therefore, the active role of parents and teachers is needed in controlling and guiding children in using technology wisely.
Implementasi Metode Circ Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Mapel Bahasa Indonesia Siswa SDN 31 Woja Adiprasetio Prabowo; Swandi
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini diantaranya bagaimanakah penggunaan metode CIRC (cooperative intgrated reading and composition) dan apakah penggunaan metode CIRC (cooperative intgrated reading and composition) meningkatkan kemampuan membaca? Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Instrumen penelitian adalah buku catatan, alat perekam suara, daftar pertanyaan dan kamera dan peneliti itu sendiri dengan bantuan Guru yang dapat mencapainya. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi (content analysis) berdasarkan teori Krippendorff. Berdasarkan analisis data, diperoleh hasil simpulan bahwa penggunaan metode CIRC dalam pembelajaran bisa meningkatkan kemampuan membaca pemahaman Siswa kelas III SDN 31 Woja
Gaya Bahasa, Lirik Lagu, Iwan Fa GAYA BAHASA DALAM LIRIK LAGU IWAN FALS Moh. Zalhairi
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Iwan Fals merupakan salah satu legenda musik Indonesia. Lagunya tidak lekang oleh waktu bahkan masih akrab di telinga generasi sekarang. Tidak seperti musik yang banyak popular saat ini, lagu Iwan Fals tidak sekedar menghibur, melainkan mengandung kritik yang sangat kuat terhadap rezim pemerintah. Kekuatan itulah yang menjadikan lagu Iwan Fals masih sangat relevan didengar hingga sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah Gaya Bahasa Iwan Fals dalam beberapa lagi yang pernah dia ciptakan. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknikstudi kepustakaan, sedangkan analisisi data menggunakan teknik deskriptif analisis. Objek penelitian ialah lirik lagu Iwan Fals. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua jenis gaya bahasa dalam lirik lagu Iwan Fals. Pertama, berdasarkan langsung dan tidaknya makna diketahui melalui kehadiran bentuk anastrof dan personifikasi. Kedua ialah bedasarkan struktur kalimat ditemukan dua jenis, yakni repetisi dan antiklimaks.
Pengaruh Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Kolonialisme dan Imperialisme Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Dompu Hen Ardiansyah
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman siswa terhadap materi kolonialisme dan imperialisme di SMP Negeri 1 Dompu masih rendah, terlihat dari hasil belajar yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Salah satu penyebabnya adalah penggunaan metode pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap peningkatan pemahaman materi kolonialisme dan imperialisme. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Dompu. Instrumen yang digunakan berupa tes pemahaman yang terdiri dari 15 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 57,93 meningkat menjadi 81,73 pada posttest. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat peningkatan pemahaman siswa yang signifikan setelah penerapan model PBL. Dengan demikian, model Problem Based Learning terbukti efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa dan direkomendasikan dalam pembelajaran sejarah.
Transformasi Pendidikan di Era Digital Solusi Kreatif dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mujiono Sang Putra; I Wayan Lasmawan; I Gusti Putu Suharta; I Wayan Widiana
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2025): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era digital merupakan kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan era Society 5.0 yang menekankan pentingnya literasi digital, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan problem solving. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam dinamika transformasi pendidikan digital serta solusi kreatif yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui analisis terhadap berbagai literatur akademik, dokumen kebijakan nasional, serta laporan lembaga internasional seperti UNESCO dan OECD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan digital tidak hanya menuntut adopsi teknologi, tetapi juga perubahan paradigma pedagogis, peran guru sebagai fasilitator, dan penguatan kurikulum berbasis kompetensi abad ke-21. Tantangan yang diidentifikasi meliputi kesenjangan akses digital, rendahnya literasi teknologi pendidik, serta belum meratanya infrastruktur pembelajaran daring. Untuk menjawab tantangan tersebut, artikel ini menawarkan solusi berupa pengembangan kurikulum digital kontekstual, pelatihan guru berkelanjutan, penguatan platform lokal, serta pemanfaatan teknologi inovatif seperti gamifikasi dan augmented reality. Simpulan dari kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi pendidikan digital membutuhkan sinergi antara kebijakan, teknologi, inovasi pedagogis, dan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan.