cover
Contact Name
Rizka Awaluddin
Contact Email
rizkaawaluddin30@gmail.com
Phone
+6285333342074
Journal Mail Official
rizkaawaluddin30@gmail.com
Editorial Address
Desa Rasabou Rt. 006/ Rw. 004 Kecamatan Bolo Kabupaten Bima
Location
Kab. dompu,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Published by STKIP Al-Amin Dompu
ISSN : -     EISSN : 29637986     DOI : -
Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan menerbitkan artikel ilmiah pendidikan, Sosial dan Lingkungan berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Terbit 2 kali setiap tahun pada bulan Maret dan September
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
KONFLIK KOMUNAL ANTAR WARGA DESA RENDA DAN DESA NGALI (STUDI DI KEC. BELO KAB. BIMA) Baharudin; Aidin; Wahyuddin
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2020)
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan yakni: (1) Untuk mengidentifikasi Faktor Penyebab terjadinya Konflik Komunal antar Desa Renda dan Desa Ngali di Kec Belo, Kab. Bima. (2) Untuk mengetahui Pola Resolusi Konflik Komunal antar Desa Renda dan Desa Ngali di Kec. Belo, Kab. Bima. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif metode studi kasus. Wawancara serta dokumentasi yakni dua metode utama penghimpunan data yang diterapkan pada penelitian ini. Setelah itu, data melalui proses analisis yang mencakup tiga tahap yakni melakukan reduksi data, melakukan penyajian data, serta melakukan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menjabarkan terkait (1) Faktor Penyebab Konflik Komunal di Kec. Belo, Kab. Bima terdiri dari; a) Perubahan Sosial , b) Perbedaan Kepentingan, dan c) Perbedaan Antar individu,; (2) Pola Resolusi Konflik Komunal di Kec. Belo, Kab. Bima menemukan ; (1) Kompromi, (2) Mediasi.
Use Of Jarimatics Method In Improving Primary School Students' Numerical Abilities Imam Setiadi Putra
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2023): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the contribution of using the Jarimatika method to improve students' numerical abilities. This research is an experimental quantitative research with a Quasi Experiment Design research design or quasi-research. This research was conducted in a school in Bima Regency, West Nusa Tenggara, Indonesia. The sample in the study consisted of 35 students who were all taken from the total population. Instruments in the study using multiple choice tests and essays. The data analysis technique used simple linear regression and t test. The results of this study indicate that the Paired-Sample T-test value is -12.887 and ttable is -1.753 with a significance level of 5%, so -26.88> -1.753 or -26.88 < - 1.753) which means that there can be a contribution using the Jarimatika method to improve students' numerical ability, with a large contribution of the Jarimatika method of 66.6%.
Analisis Kebijakan Diklat Berjenjang Pendamping Guru Muda Pada Kualifikasi Akademik Guru Paud Qurban Hajar
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2023): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Syarat untuk menjadi pendidik di Pendidikan Anak Usia Dini sesuai dari peraturan yang telah dikeluarkan adalah minimal lulusan dari SLTA. Namun kualifiksi dengan banyaknya lulusan SLTA menjadi problematika akan profesionalitas dari guru tersebut dalam mengembangkan PAUD. Jumlah guru yang belum memiliki kualifikasi S1 pada tahun 2017 sejumlah 160.061 orang dengan persentase 68%, Sedangkan guru yang sudah memiliki kualifikasi S1 sebanyak 76.380 orang dengan Persentase 32%. dari data tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu diklat berjenjang pendamping guru muda. Metode yang digunakan pendekatan deskriptif yang bersifat kualitatif dengan teknik pengumpulan data wawancara, dan didukung dari beberapa literatur yang berkaitan. Diklat berjenjang tersebut memiliki tingkatan pada levelnya yang akan disetarakan dengan diploma. Pelaksana kegiatan adalah dinas pendidikan di masing-masing daerah dan lembaga/organisasi non pemerintah. Diklat berjenjang ini dapat memperkecil jumlah guru yang belum memiliki kualifkasi persyaratan Strata-1.
Kedisiplinan Belajar Dalam Aktivitas Belajar Mengajar Siswa Kelas IV SDN 24 Woja Aidin; Rizka Awaluddin
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2023): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi nilai-nilai kedisiplinan yang dilakukan oleh guru kepada siswa, serta mendeskripsikan hambatan-hambatan yang dialami oleh guru dalam mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan pada kelas IV SD Negeri 24 Woja. Fokus penelitian adalah Kedisiplinan Belajar Dalam  Aktifitas Belajar Mengajar Siswa Kelas IV SD Negeri 24 Woja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian guru kelas dan siswa kelas IV SD Negeri 24 Woja . Penelitian inimenggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas IV Sekolah Dasar memiliki nilai kedisiplinan pada siswa dengan menggunakan komunikasi nilai yang meliputi; kegiatan rutin, pendekatan secara emosional, pembinaan. Pada penerapannya guru menggunakan peraturan. Tantangan yang di alami guru dalam mengimplementasikan  nilai kedisiplinan yaitu pelaksanaan implementasi masih terpaku pada aturan sekolah, program belum berjalan jika belum ada perintah dari sekolah.
PENGARUH PENDEKATAN CONTEXSTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS Roswati
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2023): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneliti memperoleh nilai pretest yang dilakukan oleh guru mata pelajaran sebelum perlakuan dan tes sesudah perlakuan (O2) sebagai pembanding. Subjek penelitian ini adalah siswa/siswi kelas Vb SDN Inpres Bontokape yang berjumlah 25 orang. Pembelajaran Contekstual Teahing and Learning(CTL) adalah pendekatan pembelajaran yang mengaitkan antara materi yang di pelajari dengan kehidupan nyata siswa sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, sekolah masyarakat maupun warga negara dengan tujuan untuk menemukan makna materi tersebut bagi kehidupannya dan hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang di dapat dari kebiasaan dan keterampilan dalam belajar sehingga menambah pengetahuan siswa. Melalui hasil penelitian ini didapatkan bahwa Pendekatan Contekstual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS SDN Inpres Bontokape lebih berpengaruh dibanding dengan hasil belajar siswa yang diajar dengan metode konvensional dalam meningkatkan hasil blajar pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa kelas Vb IPS SDN Inpres Bontokape. Karena skor rata-rata hasil belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) SD Inpres Bontokape yang diajar dengan menggunakan pengaruh pendekatan Contekstual Teaching And Learning (CTL) lebih tinggi dari pada yang diajar dengan menggunakan metode konvensional.
A Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas VII: Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Melalui Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) Pada Siswa Kelas VII rati, Nursidrati
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of class VII students at SMP Negeri 5 Woha in Mathematics subjects using the TGT type Cooperative Learning Model. This research is collaborative classroom action research. The subjects in this research were class VII students at SMP Negeri 5 Woha with a total of 18 students. This research took place in two cycles. Cycle 1 consists of 3 meetings and cycle 2 consists of 2 meetings. Data collection techniques in this research are observation and objective tests. The data analysis techniques used are quantitative descriptive and qualitative descriptive. The success indicator is determined if the class average increases from pre-action, cycle I and cycle II. The research results show that students' Mathematics learning outcomes have increased. This is shown by an increase in the class average value, namely at the time of pre-action it was 6.8, increasing to 7.5 in cycle I, then increasing again in cycle II to 8.05. Apart from that, from the observation data obtained before the action was given, students seemed less active in learning activities, learning activities were more dominated by the teacher. After being given action, students looked active both during question and answer activities and during group activities.
Fenomena Kenakalan Siswa Dan Altenatif Penanggulangan Dalam Proses Belajar Mengajar Di SMP Negeri 7 IT Kelurahan Kandai Satu Aidin; Baharudin; Awaluddin, Rizka
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kenakalan siswa di SMP Negeri 7 IT Kelurahan Kandai Satu. Secara teoritis penelitian ini merupakan sumbangan pemikiran penulis dalam mengembangkan teori-teori yang telah penulis dapatkan selama kuliah dan secara praktis penulis harapkan karya tulis ini dapat bermanfaat bagi pembacanya, khususnya bagi guru maupun orang tua dalam menanggulangi kenakalan siswa. Hasil penelitian bahwa fenomena kenakalan siswa di SMP IT terdapat pelanggaran tata tertib sekolah, seperti tidak memasukkan baju, membolos, merokok, dan menyemir rambut. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan kenakalan siswa adalah factor pribadi dan sekolah. Alternatif penanggulangan kenakalan siswa dapat ditempuh dengan beberapa langkah diantaranya siswa memerlukan bantuan orang lain yang dianggap lebih mampu dalam hal ini adalah guru Bimbingan konseling. Pihak sekolah dalam menanggulangi kenakalan siswa dengan dimaksimalkan secara penuh dalam artian fungsi guru tidak hanya sebagai pengajar saja tetapi juga memberikan pengawasan terhadap siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung,  juga kesadaran tata tertib sekolah ditanamkan pada siswa. Pihak sekolah juga menjalin hubungan dengan masyarakat khususnya yang memiliki anak yang cenderung menyimpang.  
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Rizka Awaluddin; Edi Firmansyah; Gulbudi
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran sains yang masih mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik dan masih berpusat pada guru, mengakibatkan tidak diperolehnya pengalaman untuk memahami konsep, perlu adanya perbaikan terhadap proses pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran yang efesien dan aktif, salah satunya dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy experimental dengan desain post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VII SMPN 5 Dompu, terdiri dari tiga kelas dengan jumlah 108 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling karena anggota populasi diasumsikan homogen. Sehingga terpilih kelas yang akan dijadikan sampel yaitu kelas VIIB yang berjumlah 36 peserta didik sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas VIIA yang berjumlah 36 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Proses pengumpulan data peneliti menggunakan instrumen tes kemampuan literasi sains, wawancara, observasi, dan dokumentasi.Nilai Rata-rata literasi sains siswa pada kelas eksperimen sebesar 84,11 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 77,89. Hasil uji hipotesis kemampuan literasi sains ditemukan nilai sig 2-tailed 0,00. Oleh karena nilai sig < 0,05, artinya H0 ditolak H1 diterima, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran biologi dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap Kemampuan Literasi Sains siswa kelas VII pada materi keanekaragaman hayati di SMPN 5 Dompu.
Pengaruh Kerapatan Tanaman dan Pupuk Urea Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung (Zea mays L) Bima, Ardiansyah; Aidin
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman Jagung (Zea Mays L) merupakan komoditas hortikultura termasuk  dalam family Poaceae yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis tinggi. Dalam upaya mengoptimalkan hasil dan produktivitas tanaman Jagung dapat ditempuh dengan peningkatan hasil per satuan luas. Perlu dilakukan beberapa usaha berupa jumlah populasi yang sesuai, pemupukan yang tepat serta teknik budidaya yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan interaksi antara kerapatan tanaman dan pupuk urea terhadap pertumbuhan dan hasil panen tanaman Jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada Bulan Maret sampai dengan Bulan April 2024 di Desa Sandue Kecamatan Sanggar, NTB. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Faktor pertama ialah kerapatan tanaman (K) yaitu: K1: 20 x 20 cm2, K2: 20 x 25 cm2, dan K3: 25 x 25 cm2. Sedangkan faktor kedua ialah pupuk urea, yaitu N1: 100 kg ha-1, N2: 200 kh ha-1, dan N3: 300 kg ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara perlakuan kerapatan tanaman dan pupuk urea kecuali pada komponen pertumbuhan panjang tanaman (17 hst) dan jumlah daun (24 hst). Komponen pertumbuhan dan hasil yang lebih baik ditunjukkan oleh perlakuan kerapatan 25 x 25 cm2 dan pupuk urea 200 kg ha-1.
Memahami Wacana Media Melalui Kacamata Teun A. van Dijk Moh. Zalhairi
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media massa menyediakan berbagai informasi tentang isu yang sedang berkembang di tengan masyarakat. Dewasa ini, media massa tidak dapat dilepaskan dari kepentingan yang berada di baliknya. Apalagi, perusahaan media massa yang ada banyak dikuasai oleh pengusaha yang merangkap sebagai politisi. Oleh sebab itu, wacana media sulit dilepaskan dari kepentingan siapa yang berkuasa di balik media itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model analisis wacana dalam pandangan Teun A. Van Dijk. Ia merupakan salah satu pemikir yang telah memberikan sebuah pemahaman bagaimana wacana media seharusnya diperlakukan. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat, sedangkan dalam analisisnya peneliti menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, gagasan tentang analisis wacana media yang dikemukakan Teun A. van Dijktidak hanya melokalisir teks dari konteks yang melingkupinya, tetapi merupakan satu kesatuan yang melahirkan makna. Menurutnya, wacana terdiri dari tiga dimensi yang melingkupi language use, communication of beliefs (cognition), dan interaction in sosial situation. Sehingga, Teun A. van Dijkmelihat bahwa makna wacana media dikonstruksi sedemikian rupa agar sesuai dengan kepentingan pihak-pihak yang berada di baliknya. Hal itu sekaligus menunjukkan kelemahananalisis teksyang memisahkan teks dari kontes sosial serta ideologi yang melingkupinya.