JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan menerbitkan artikel ilmiah pendidikan, Sosial dan Lingkungan berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Terbit 2 kali setiap tahun pada bulan Maret dan September
Articles
52 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPAS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH SISWA KELAS IV SDN 21 MANGGELEWA
Suradin;
Awaluddin, Rizka;
Aidin
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini didasarkan pada hasil observasi yang dilakukan penulis di kelas IV SDN 21 Manggelewa yang menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran yang diterapkan di sekolah tersebut belum menggunakan model pembelajaran inovasi yang memanfaatkan media pembelajaran sehingga mengakibatkan siswa pasif, kurang bersemangat dan menganggap bahwa mata pelajaran IPAS adalah pelajaran yang sulit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat hasil belajar IPAS siswa kelas IV SDN 21 Manggelewa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di kelas IV SDN 21 Manggelewa yang terdiri dari 29 siswa pada mata pelajaran IPAS dengan menggunakan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah tes dan observasi. Dari hasil analisis data dapat dilihat dari nilai rata-rata prasiklus yaitu dengan ketuntasan belajar 37,93%. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata dengan ketuntasan belajar 51,72%. Dan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata dengan ketuntasan belajar 89,65%. Dengan demikian terjawab hipotesis tindakan dalam penelitian yang telah dilakukan bahwa penerapan strategi pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN 21 Manggelewa tahun ajaran 2023/2024.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Metakognitif Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV SDN O9 Kilo
Afifah, Nurul;
Lala Intan Komalasari;
Rizka Awaluddin
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran metakognitig terhadap Kemampuan Berpikir Kritis siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA materi Gaya di SDN 09 Kilo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasy experimental dengan desain post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV SDN 09 Kilo, terdiri dari dua kelas dengan jumlah 32 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster random sampling karena anggota populasi diasumsikan homogen. Sehingga terpilih kelas yang akan dijadikan sampel yaitu kelas IVB yang berjumlah 16 siswa sebagai kelas eksperimen yang diajar dengan strategi pembelajaran metakognitif dan kelas IVA yang berjumlah 16 sebagai kelas kontrol yang diajar dengan strategi pembelajaran konvensional. Proses pengumpulan data peneliti menggunakan instrumen tes kemampuan kemampuan berpikir, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Nilai Rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa pada kelas eksperimen sebesar 84,06 sedangkan pada kelas kontrol sebesar 75,94. Hasil uji hipotesis kemampuan berpikir kritis ditemukan nilai sig 2-tailed 0,029. Oleh karena nilai sig < 0,05, artinya Ha diterima Ho ditolak, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran IPA dengan strategi pembelajaran metakognitif berpengaruh terhadap Kemampuan Berpikir kritis siswa kelas IV mata pelajaran IPA pada materi Gaya di SDN 09 Kilo.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK
rati, Nursidrati
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This research is development research which aims to produce interactive media based on guided discovery learning for class VII students. The validation test results show that the student worksheet is valid with a score of 82%. On the other hand, product trials with students showed that the media was practical with a score of 84.4%. Therefore, the scientific approach-based student worksheets developed meet the quality aspects, namely valid and practical. Research also shows that media can facilitate and motivate student learning.
Analisis Sosial Terhadap Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Anak Di SDN Kamunti.
Aidin
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gadget merupakan sebuah perangkat untuk ruang semua bisa memanfatkan, bermain game,nonton video dan hal itu di lakukan oleh anak-anak pada usia 2-3 tahun sudah bisa bermain handphone, apalagi anak di usia 13 tahun mereka sudah bisa bermain aplikasi slot, game online. Maka dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode yang di gunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian ini merupakan aktifitas menguntungkan tetapi merugikan, anak-anak yang bermain slot tentu di kalangan SMA dan SMP. Hal tersebut akan mempengaruhi pola pikir anak di usia dini,. Klaster anak Paud dan SD sudah menguasi teknologi, mereka sudah bisa membuka youtuber, membuka pola handphone
Improving English Vocabulary By Using Picture Media For Class VII Students of MTs NW Karang Juli
St. Hartini;
Wahyudin;
Moh. Zalhairi
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine the use of images in improving students' vocabulary mastery and to investigate students' perceptions of the use of images. This study was conducted at MTs NW Karang Juli Kadindi. The subjects of this study were 29 students of MTs NW Karang Juli. This study was conducted using Classroom Action Research by Kemmis and Mc Taggart which consisted of 2 cycles. The data of this study are qualitative data. Qualitative data were obtained from students' main scores in the test; pre-test, post-test I and post-test II. While qualitative data were obtained from observation sheets, interviews and documentation that had been compiled by researchers during the teaching and learning process. The results of the data analysis showed that there was an increase in students' vocabulary mastery from each cycle. This is indicated by the average pre-test score of 54.31. Where, there were 7 students who obtained a successful criterion score or only 24.13% and 24 students were unsuccessful or 75.86%%. After conducting cycle I using images, there was an increase in students' average results of 67.27%. Where, 19 students obtained a successful criterion score or only 65.51% and 10 students obtained a failed criterion score or 34.48%. Then making improvements for the second cycle after reflection on the first cycle, there was an average increase in students of 76.03%. Where, 24 students obtained a successful criterion score or 86.20% and 4 students obtained a failed criterion score or 13.79%.
Budaya Hadrah Dalam Upacara Adat di Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima (Kajian Literasi Budaya Lokal Bima)
Bima, Ardiansyah;
Mujiono Sang Putra
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pokok masalah tentang bagaimana Budaya Hadrah dalam Upacara Adat di Desa Simpasai? .Adapun sub masalah yaitu : sejarah lahirnya Budaya Hadrah?. Bagaimana proses pelaksanaan Budaya Hadrah?. Tanggapan masyarakat tentang Budaya Hadarah?. Jenis penelitian ini tergolong penelitian Kualitatif dengan pendekatan penelitian yang digunakan adalah, pendekatan Sejarah, Pendekatan Sosiologi, Pendekatan Antropologi dan pendekatan Agama, selanjutnya metode pengumpulan data dengan Menggunakan field research, penulis berusaha untuk mengemukakan mengenai objek yang dibicarakan sesuaikenyataan yang terjadi di masyarakat. Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka pokok permasalahan Bagaimana Budaya Hadrah dalam Upacara Adat di Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima. Agar pembahasan lebih terfokus maka penulis menjabarkan beberapa sub masalah yakni :1) Bagaimana eksistensi Budaya Hadrah dalam Upacara Adat di Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima?, 2) Bagaimana pelaksanaan Budaya Hadrah dalam Upacara Adat di Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima? 3 ) Bagaimana pandangan masyarakat tentangm Budaya Hadrah terhadap masyarakat di Desa Simpasai Kecamatan Lambu Kabupaten Bima? Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dengan data dan wawancara bahwa mengenai adat istiadat dan Budaya Hadrah yang biasa dilaksanakan oleh masyarakat Bima. Tradisi ini merupakan suatu acara yang dilakukan apabila ada seseorang yang hajatan, maka keluarga yang melaksanakan hadrah. Sedang urusan upacara adat mempunyai aturan dalam agama islam, oleh sebab itu apabila kita boleh terlepas dari tuntunan serta petunjuk yang ada dan di benarkan menurut agama islam, karena agama bukanlah sebuah alat, akan tetapi sama sekali tidak menentang adat, sepanjang adat itu tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip yang telah dibenarkan agama. Oleh karena diharapkan supaya tradisi hadrah yang biasa dilaksanakan oleh masyarakat khususnya masyarakat Bima, adalah merupakan suatu adat yang berdasarkan dan dibenarkan merurut agama. Hadrah ditinjau dari nilai-nilai Islam pada prinsipnya tidak bertentangan dari syariat Islam.
Analisis Teori Pendidikan Sosial Kognitif Albert Bandura dan Implikasinya pada Pendidikan Sekolah Dasar
Ardiansyah;
Mujiono Sang Putra
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Teori Pendidikan Sosial Kognitif dari Albert Bandura sangat relevan dalam pendidikan karena menekankan pada pengaruh interaksi sosial, observasi, dan modeling dalam proses belajar. Teori ini memandang bahwa belajar tidak hanya didapat dari pengalaman langsung saja, tetapi juga melalui pengamatan terhadap orang lain. Rumusan masalah terkait analisis teori pendidikan sosial kognitif Albert Bandura dan implikasinya pada pendidikan sekolah dasar dapat dirumuskan sebagai berikut:1) Bagaimana konsep dasar teori sosial kognitif yang dikembangkan oleh Albert Bandura?2) Bagaimana teori sosial kognitif Albert Bandura dapat diterapkan dalam konteks pembelajaran di sekolah dasar? 3) Apa dampak dari penerapan teori sosial kognitif terhadap perkembangan kognitif dan sosial siswa di sekolah dasar? 4) Bagaimana implementasi teori sosial kognitif dapat meningkatkan efektivitas metode pembelajaran di sekolah dasar? 5) Apa kendala dan tantangan yang mungkin dihadapi dalam menerapkan teori sosial kognitif di sekolah dasar? Adapun temuan hasil penelitian sebagai berikut : 1) Individu dapat belajar dari mengamati perilaku orang lain, tanpa harus melakukannya sendiri. 2) Pembelajaran tidak hanya terjadi melalui pengalaman langsung, tetapi juga melalui proses kognitif seperti atensi, pemrosesan informasi, dan memori. 3) Lingkungan dan interaksi sosial memainkan peran besar dalam pembentukan perilaku dan pemahaman. Melalui interaksi sosial, individu mendapatkan pandangan baru dan mempelajari perilaku sosial yang dianggap sesuai. Dalam teori ini, tidak semua perilaku dipengaruhi oleh penguatan langsung. Penguatan dan hukuman dapat terjadi secara tidak langsung atau melalui observasi terhadap konsekuensi yang dialami oleh orang lain. Perilaku seseorang dipengaruhi oleh lingkungannya, namun perilaku tersebut juga dapat mengubah lingkungan.
Pemanfaatan Gulma sebagai Sumber Daya Alternatif untuk Mendukung Kehidupan Manusia: Kajian Potensi dan Implementasi
Muharyati, Yully;
Khatimah, Ainul
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Gulma merupakan tumbuhan yang tidak dikendaki keberadaannya karena menyebabkan persaingan penyerapan unsur hara, air, dan tempat tumbuh antara gulma dan tanaman budidaya. Gulma lebih sering dimusnakan daripada dimanfaatkan. Informasi pemanfaatn gulma perlu dilakukan untuk menentukan teknik pengendaliannya. Review ini berisi tentang pemanfaatan beberapa jenis gulma seperti pemanfaat gulma sebagai pupuk organik kompos, pupuk organik cair, pestisida nabati, pewarna pakaian, adsorben logam berat dan lainnya.
Implikasi Aliran Filsafat Pendidikan Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan
Sang Putra, Mujiono
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas tentang Fenomena pendidikan yang dituangkan dalam berbagaijenis dan bentuk yang telah lama berkembang di masyarakat memiliki landasan filosofi yang kokoh. Berfilsafat juga bisa dikemukakan sebagai pola fikir tentang sesuatu secara kritis hingga ke akar masalah demi mendapatkan kebenaran. Dan sejatinya filsafat merupakan pembelajran terkait hakikat kebenaran dan keberadaan sesuatu hingga terkait perilaku benar / buruk seseorang. Dengan adanya Aliran filsafat dalam pendidikan maka dapat berimplikasi pada pengembangan kurikulum pendidikan dengan memunculkan inovasi-inovasi baru terkait pengembangan kurikulum. Karena adanya aliran filsafat dalam pendidikan juga mampu menyelesaikan problematika yang ada di bidang pendidikan.
Konsep Pengembangan Epistemologi Dalam Filsafat Pendidikan Islam
purnamansyah;
Nurafiah
JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan Vol. 3 No. 1 (2024): JPSL : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Lingkungan
Publisher : STKIP Al-Amin Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Menciptakan pendidikan Islam yang berkualitas dan berdaya saing tinggi agar dapat bertahan dan memimpin. Upaya menggali, menemukan dan menegakkan pendidikan Islam dapat efektif dan efisien jika dilandasi oleh epistemologi ajaran Islam. Sehingga pengembangan pendidikan Islam secara konseptual dan aplikatif harus dibangun dari epistemologi pendidikan Islam secara utuh. Epistemologi beorientasi pada bagaimana membangun paradigma pendidikan Islam yang tetap sesuai dengan alqur’an dan hadis. Berlandaskan kerangka filsafat pendidikan Islam ini maka diharapkan potensi intelektual dan spritual manusia itu tumbuh dengan baik sehingga tercipta manusia super yang mempunyai kecerdasan spritual sekaligus emosional-spritual. Epistemologi Indra dan akal secara bersama-sama memperkuat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai ilmu yang niscaya dalam kehidupan. Tuhan adalah sumber dari segala obyek yang diilmui. Ilmu diperoleh melalui indra (indra lahir dan indra batin) disebut ilmu yang empiric. Secara umum epistemologi kedisiplin ilmu yang membicarakan dan menyelidiki sumber, kaedah, proses dan batasansuatu ilmu ataupun pengetahuan sehingga membawa kepada pemahaman terhadap kebenaran yang hakiki. Mempunyai unsur-unsur kebenaran secara mutlak. Pengembangan terdapat kesadaran bahwa cita-cita mewujudkan pendidikan Islam ideal itu baru bisa dicapai bila ada upaya membangun epistemologinya. Untuk mengatasi kelemahan-kelemahan, pembaharuan secara komprehensif agar terwujud Pendidikan Islam ideal yang mencakup berbagai dimensi, pengambil kebijakan pendidikan Islam