cover
Contact Name
Sofyan Mustoip
Contact Email
sofyanmustoip@gmail.com
Phone
+628818241383
Journal Mail Official
sofyanmustoip@gmail.com
Editorial Address
Jl. Widarasari III Tuparev-Cirebon Tlp. 0231-246215
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
EduBase: Journal of Basic Education
ISSN : -     EISSN : 27221520     DOI : https://doi.org/10.47453/edubase.v5i1.2020
Core Subject : Education,
Journal of Basic Education (Edubase) is an international peer-reviewed journal that publishes original research papers and reviews in the field of basic education conducted by educational practitioners such as teachers, lecturers, basic education observers, basic education policy makers and students. This journal is dedicated to promoting global scientific and technological progress by providing a platform for researchers, scientists and academics to publish their research findings and share their knowledge with the wider scientific community. Edubase receives input from researchers, scientists and academics around the world on topics including: Basic Education: Learning Strategies, Learning Models, Learning Methods, Learning Media, Teaching Materials, Learning Resources, and School Management in the basic education domain. All submissions to Edubase undergo a rigorous peer review process to ensure the quality and validity of published research. This journal encourages the submission of papers that present innovative and original research, and contribute to the development of new theories, methodologies and techniques in the field of elementary education science. Edubase is committed to promoting open access to scientific research and aims to make research accessible to a wider audience, including researchers and students in the global arena, especially developing countries who may not have access to expensive scientific journals. This journal also seeks to foster collaboration and partnerships between researchers around the world and facilitate the exchange of ideas and knowledge between scientific disciplines.
Articles 148 Documents
Aktualisasi Pengembangan Nilai Demokrasi Siswa SDN 03 Bengkulu Tengah Ady Darmansyah; atika susanti; Helen Sianturi
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.864

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktualisasi pengembangan nilai demokrasi siswa SDN 03 Bengkulu Tengah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas VI SDN 03 Bengkulu Tengah. Instrumen penelitian menggunakan lembar pedoman observasi, lembar pedoman wawancara dan dokumentasi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui data colection, data reducation, data display, consclusion drawing/verification. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan nilai demokrasi siswa SDN 03 Bengkulu Tengah teraktualisasi dalam: (1) integrasi dalam pembelajaran PKn SD; (2) pemilihan ketua kelas dengan cara voting atau musyawarah; (3) pemilihan jadwal piket; dan (4) penentuan anggota kelompok belajar/teman sebaya. Aktualisasi pengembangan nilai demokrasi dilaksanakan baik dalam kurikulum nasional maupun beberapa kegiatan yang dilakukan siswa selama di sekolah. Sekolah dalam hal ini guru harus proaktif membimbing dan mengarahkan kegiatan-kegiatan siswa tersebut sehingga dapat mengembangkan nilai demokrasi pada siswa sebagai bekal menjadi warga negara yang baik. Kata Kunci: nilai demokrasi; pendidikan kewarganegaran; sekolah dasar. Abstract This study aims to describe the actualization of the development of democratic values ​​in students at elementary school 03 Bengkulu Tengah. The type of research used in this research is qualitative with descriptive research methods. The research subjects were teachers and students of class VI at elementary school 03 Bengkulu Tengah. The research instrument used observation guide sheets, interview guide sheets and documentation. Data collection techniques using observation, interviews and documentation. Data analysis was carried out through data collection, data reduction, data display, drawing conclusions/verification. The results of this study indicate that the development of students' democratic values ​​at elementary school 03 Bengkulu Tengah is actualized in: (1) integration in civics learning in elementary schools; (2) the election of class leaders by voting or deliberation; (3) selection of picket schedules; and (4) determination of study/peer group members. Actualization of the development of democratic values ​​is carried out both in the national curriculum and in several activities carried out by students while at school. Schools, in this case teachers must be proactive in guiding and directing the activities of these students so that they can develop democratic values ​​in students as a provision to become good citizens. Keywords: democratic values; civic education; elementary school.
Pengaruh Ice Breaking Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPA di Kelas III Sekolah Dasar Islam Terpadu Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon Tiyara Khoerunisa; Amirudin Amirudin
EduBase : Journal of Basic Education Vol 1 No 1 (2020): Edubase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v1i1.47

Abstract

This study refers to the lack of student learning motivation in science subjects. This is due to the lack of interesting teacher innovations in learning, so students easily feel bored while learning. Ice breaking is a simple, lightweight and concise activity that functions to change the composition of freezing, rigidity, boredom or drowsiness in learning so that it can build an atmosphere of learning that is full of enthusiasm and fun. This research uses a quantitative approach with a correlational method. The population used is class III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon, which amounted to 23 students. Sampling is done by population research techniques which are used if the subject is less than 100. Statistical data analysis used is the Person Product Moment Correlation Test (PPM). The conclusions of this study are: 1) The application of Ice Breaking in natural science subjects obtained 90% the results of the questionnaire recapitulation means that the application of Ice Breaking is included in the excellent category. 2) Student learning motivation in science subjects in Class III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon obtained 86% (very high). In this study, there is a significant influence of the application of Ice Breaking in Natural Sciences as indicated by the results of the correlation analysis of 0.65% with the level of strong relationship and hypothesis testing obtained by tcount of 3, while ttable () so as to reject Ho and Ha accepted. Keywords: Effect of Ice Breakin; Student Learning Motivation; Sains Abstrak Penelitian ini mengacu pada kurangnya motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Hal ini disebabkan guru kurang membarikan inovasi yang menarik dalam pembelajaran, sehingga siswa mudah merasa bosan saat belajar. Ice breaking merupakan kegiatan sederhana, ringan dan ringkas yang berfungsi untuk mengubah susunan kebekuan, kekakuan, rasa bosan atau mengantuk dalam pembelajaran sehingga bisa membangun suasana belajar yang penuh semangat dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi yang digunakan yaitu kelas III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon yang berjumlah 23 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik penelitian populasi merupakan teknik yang digunakan bila subjeknya kurang dari 100. Analisis data statistik yang digunakan yakni uji korelasi Person Product Moment (PPM).Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Penerapan Ice Breaking pada mata pelajaran IPA diperoleh 90% dari hasil rekapitulasi angket artinya penerapan Ice Breaking termasuk dalam kategori sangat baik. 2) Motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA di Kelas III SDIT Nuurusshiddiiq Kedawung Cirebon diperoleh 86% (sangat tinggi). Dalam penelitian ini, terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan Ice Breaking pada mata pelajaran IPA yang ditunjukkan dengan hasil analisis korelasi sebesar 0,65% dengan tingkat hubungan kuat dan uji hipotesis diperoleh harga thitung sebesar 3, sedangkan ttabel () sehingga dengan demikian tolak Ho dan Ha diterima. Kata kunci : Pengaruh Ice Breaking; Motivasi Belajar Siswa; IPA
Bentuk Implementasi Kolaborasi Sekolah dan Orang Tua dalam Menanamkan Karakter Profil Pelajar Pancasila Uzlifatun Ni'mah; Imaniar Purbasari; Rani Setiawaty
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1102

Abstract

Penelitian ini memiliki latar belakang terkait merosotnya perilaku siswa SD Negeri Prawoto 02 di era New Normal. Seperti kurangnya bertanggung jawab dalam pegerjaan tugas sekolah, bertengkar dengan temannya, datang terlambat ke sekolah, berkata kotor, kurangnya sopan santun siswa terhadap guru dan orang tua. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan dan menganalisis bentuk implementasi kolaborasi sekolah dan orang tua terhadap penanaman karakter profil pelajar Pancasila. Metode penelitian kualitatif naratif dilakukan dengan menggali data dari hasil wawancara kepala sekolah, guru kelas V dan orang tua siswa yang berjumalah 5 orang, mengamati aktivitas selama 5 kali pertemuan. Kemudian data yang diperoleh dianilisis menggunakan analisis sumber dan analisis dari berbagai referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kolaborasi sekolah dan orang tua seperti memberikan pembiasaan dan keteladanan baik di sekolah maupun di rumah, melakukan komunikasi dua arah, pertemuan wali murid, home visit, dan kunjungan orang tua ke sekolah. Oleh karena itu, dengan adanya bentuk kolaborasi dapat memberikan berdampak positif bagi siswa terutama pada perubahan sikap siswa sebagaimana karakter profil pelajar Pancasila yang meliuti karakter beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkebinekaan global, gotong royong, dan mandiri. Selain itu bagi guru berdampak positif melalui kegiatan yang dijalankan di sekolah, guru mampu mengawasi tingkah laku siswa dan perkembangan siswa di sekolah. Bagi orang tua mampu mendorong dan mendukung progam kegiatan yang dijalankan di sekolah yang selanjutnya diaplikasikan di lingkungan rumah. Hal itu, kegiatan yang dijalankan baik di sekolah dan rumah akan seimbang.
Pola Asuh Orang Tua Singleparent dalam Menumbuhkan Kemandirian Anak Marlina Marlina; Agus Prayitno
EduBase : Journal of Basic Education Vol 2 No 1 (2021): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v2i1.317

Abstract

This research is motivated by the difference in the level of independence of children who are cared for by single parent parents, both from the father and the mother, this is because the time that must be divided between raising children and earning a living to meet their daily needs, so that there are some children who low independence, so they still have to depend on other people, especially parents, but there are also children who are very independent in carrying out their own activities. know the problems faced by single parent parents in carrying out family roles and fostering children's independence, as well as knowing solutions to problems faced by single parent parents in carrying out family roles and fostering children's independence. This research method uses qualitative research methods, where this qualitative method is more to collect various information through interviews with informants accompanied by documentation, data collection techniques use interviews and observations and documentation to strengthen the results of this study, in addition to using case studies where the case study. is to conduct an in-depth examination of a situation or event to obtain information. The results of the interviews showed that the parenting style that was given would cause different impacts and risks. These parenting styles include democratic parenting, permissive parenting, and authoritarian parenting. Each of these parenting styles has its own advantages and disadvantages. So that parents must be clever in dealing with the impact of this parenting style. The conclusion that can be obtained from this research is about the diversity of parenting styles provided by parents such as the several types of parenting that have been mentioned above, it can cause different levels of children's independence. Besides that, there are also some problems regarding the lack of time in controlling children's development because they have to be divided by earning a living and not being able to fully control the child's development both at home and outside the home. Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan dari tingkat kemandirian anak yang diasuh oleh orang tua single parent baik dari pihak ayah maupun pihak ibu, hal ini dikarenakan waktu yang harus terbagi antara mengasuh anak dan mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga terdapat beberapa anak yang memiliki tingkat kemandirian yang rendah, sehingga masih harus bergantung dengan orang lain terutama orang tua, tetapi ada juga anak yang sudah sangat mandiri dalam melakukan aktivitasnya sendiri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola asuh yang diberikan oleh orang tua single parent dalam menumbuhkan kemandirian anak, untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi orang tua single parent dalam menjalani peran keluarga dan menumbuhkan kemandirian anak, serta mengetahui solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh orang tua single parent dalam menjalani peran keluarga dan menumbuhkan kemandirian anak. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dimana metode kualitaif ini lebih kepada mengumpulkan berbagai informasi melalui wawancara dengan narasumber disertai dengan dokumentasi,teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi serta dokumentasi untuk memperkuat hasil penelitian ini, selain itu juga menggunakan studi kasus dimana studi kasus itu adalah melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap sesuatu keadaan atau kejadian untuk mendapat suatu informasi. Hasil wawancara menujukkan bahwa pola asuh yang diberikanakan menyebabkan dampak dan resiko yang berbeda-beda. Pola asuh tersebut diantaranya adalah pola asuh demokratif, pola asuh permisif, dan pola asuh otoriter. Dari setiap pola asuh tersebut pasti mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sehingga orang tua harus pandai dalam menyiasati adanya dampak dari pola asuh tersebut. Kesimpulan yang bisa didapat dari penelitian ini adalah tentang keberagaman pola asuh yang diberikan oleh orang tua seperti beberapa jenis pola asuh yang sudah disebutkan di atas, hal itu dapat menyebabkan tingkat kemandirian anak berbeda-beda. Disamping itu juga terdapat beberapa permasalahan tentang waktu yang kurang dalam mengontrol perkembangan anak karena harus terbagi dengan mencari nafkah dan tidak sepenuhnya dapat mengontrol perkembangan anak baik itu di rumah maupun di luar rumah.
Pendampingan Orang Tua dalam Proses Belajar Anak pada Pembelajaran Daring di SD Negeri 1 Kaliwulu Kabupaten Cirebon Amirudin Amirudin; Jamila Jamila
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 1 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendampingan orang tua terhadap proses belajar anak dalam pembelajaran daring di SD Negeri 1 Kaliwulu tahun pelajaran 2020/2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 5 orang tua siswa kelas IV di SD Negeri 1 Kaliwulu Tahun Pelajaran 2020/2021. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis data reduksi data, display data dan verifikasi data. Untuk mengetahui pendampingan orang tua terhadap proses belajar anak dalam pembelajaran daring diambil dari observasi dan wawancara dan peneliti berperan sebagai pewawancara untuk menggali data melalui 5 orang tua siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan orang tua terhadap proses belajar anak dalam pembelajaran daring di kelas IV SD Negeri 1 Kaliwulu yaitu bentuk pendampingan orang tua sangat diperlukan dengan cara meluangkan waktu untuk menemani anak belajar, memantau perkembangan belajar, dan memberikan arahan kepada anak untuk belajar dengan rajin. Kendala dalam pendampingan belajar anak yaitu orang tua mengalami kesulitan dalam membagi waktu antara anak dan pekerjaan, serta latar belakang pendidikan orang tua mempengaruhi tingkat kemudahan dan kesulitan orang tua dalam mendidik anak, sedangkan kendala pada anak yaitu anak kurang memahami materi yang disampaikan oleh guru dan anak kurang antusias untuk memulai belajar.
The Strategic Role of the School Committee in Islamic Education at MI Al-Barkah North Sumatra Mursal Aziz; Anggi Putri Utami; Isal Salbila; Usna Aulia
EduBase : Journal of Basic Education Vol 5 No 2 (2024): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The establishment of school committees is an important strategy to strengthen community involvement in education and improve the effectiveness of school management. This research aims to investigate the process of forming and establishing committees at MI Al-Barkah. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, field observations, and documentation studies (library literature). The research results show that the committee at MI Al-Barkah has been formed since 2007 and remains active to this day. The formation and establishment of this school committee has had a positive impact in increasing parent participation, the quality of education, and the effectiveness of school management.
Pengembangan Media Video Animasi Zepeto untuk Materi Metamorfosis Kupu-Kupu untuk SD/MI Iim Impronah; Hamdan Husein Batubara
EduBase : Journal of Basic Education Vol 2 No 2 (2021): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v2i2.392

Abstract

This research was conducted due to the lack of media that used in science learning metamorphosis material in MI/SD, usually the teacher only explained the metamorphosis of a butterfly by drawing it on the blackboard or students were told to listen in the science textbook provided. Therefone, researcher had the initiative to provide new learning, of course, which can be carried out online or offline learning. Researcher developed learning media in the form of two-dimensional animated videos made from a combination of zepeto and kinemaster applications. The researcher used the R&D step. The object of this research was in 3rd grade of MI/SD. The results of this study were to describe what concepts were in making animated video learning media with the zepeto application used for butterfly metamorphosis shows an increase with the results of the percentage of material and media experts being 86 % then the percentage of users or students 96.5 %, so it can be concluded that animated video media is effective in learning metamorphosis. Abstrak Penelitian ini dilakukan karena kurangnya media yang digunakan dalam pembelajaran IPA materi metamorfosis di MI/SD, biasanya guru hanya menjelaskan metamorfosis kupu-kupu dengan cara digambar di papan tulis atau siswa disuruh menyimak di buku ajar IPA yang sudah disediakan. Oleh karena itu peneliti mempunyai inisiatif untuk memberikan pembelajaran yang baru tentunya yang bisa di laksanakan secara online maupun offline. Peneliti mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi dua dimensi yang dibuat dari perpaduan aplikasi zepeto dan kinemaster. Langkah penelitian ini menggunakan langkah R&D. Obyek penelitian ini dilakukan pada kelas III MI/SD . Adapun hasil dari penelitian ini adalah mendeskripsikan konsep-konsep apa saja dalam pembuatan media pembelajaran video animasi dengan aplikasi zepeto yang digunakan untuk materi IPA Metamorfosis kupu-kupu di kelas III MI/SD. Langkah-langkah penelitianya meliputi mengidentifikasi media yang telah ada, observasi lapangan, studi literature, pengembangan produk, validasi ahli, revisi video, uji coba produk, finalisasi produk hingga produk akhir. Tetapi dalam penelitian ini ada beberapa campuran atau adaptasi dari langkah-langkah penelitian pokok yang dicampur dengan langkah penelitian dari Arief S, (2010) yang isinya meliputi menganalisis kebutuhan dan karakter siswa, menentukan tujuan intruksional pembelajaran, merumuskan materi pembelajaran, mengembangkan alat pengukuran keberhasilan, praproduksi, adan produksi. Presentase kelulusan siswa pada pembelajaran media video animasi materi metamorfosis kupu-kupu menunjukan peningkatan dengan hasil presentase para ahli materi dan media 86% kemudian hasil presentase pengguna atau siswa 96,5 %, sehingga dapat disimpulkan bawasannya media video animasi lebih efektif digunakan dalam pembelajaran metamorphosis
Pentingnya Menerapkan Teori Belajar Humanistik dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Jenjang Sekolah Dasar Sela Saputri
EduBase : Journal of Basic Education Vol 3 No 1 (2022): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The writing of this article is done to provide a scientific contribution aimed at educators on the importance of applying humanistic learning theory in learning to improve student learning outcomes at the elementary school level. Humanistic learning theory in learning is a theory that prioritizes how to humanize humans and students so that the individual can develop his potential in learning. In humanistic learning theory, educators as facilitators are expected to become humanistic educators so that educators can guide students to increase their potential. Educators guide students by not burdening students in learning but instilling behavioral values or positive behavior or negative behavior. Humanistic theory has the aim of fully humanizing humans so that each individual can understand themselves as special humans. The purpose of writing this article is to discuss learning theory that is based on the flow of humanistic psychology and its implications for the learning process at the elementary school level. The writing in this article uses a qualitative method, namely using library research. The data collection technique carried out was using documentation techniques by collecting data sourced from books in libraries and the internet, as well as articles and journals related to the writings in research, and collected and summarized, then connected with research studies. Data analysis was carried out by examining various literature readings from documentation data related to the object of research articles on various data from research results. The results of writing this article prove that the application of humanistic learning theory in learning is able to improve student learning outcomes which can be proven through student circumstances, learning conditions, and the existence of other activities that support learning to apply humanistic learning theory. Abstrak Penulisan artikel ini dilakukan untuk memberikan sumbangsih ilmu pengetahuan yang ditujukan kepada pendidik pentingnya menerapkan teori belajar humanistik dalam pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada jenjang MI/SD. Teori belajar humanistik dalam pembelajaran merupakan teori yang mengutamakan cara memanusiakan manusia dan peserta didik sehngga individu tersebut dapat mengembangkan potensi dirinya dalam pembelajaran. Dalam teori belajar humanistik, pendidik sebagai fasilitator diharapkan menjadi pendidik yang humanistik sehingga pendidik bisa membimbing peserta didik untuk meningkatkan potensi dirinya. Pendidik membimbing siswa dengan tidak memberatkan peserta didik dalam pembelajaran tetapi menanamkan nilai-nilai tingkah laku atau perilaku positif maupun perilaku negatif. Teori humanistik memiliki tujuan untuk memanusiakan manusia seutuh-utuhnya supaya tiap-tiap individu dapat memahami diri mereka sendiri sebagai manusia yang istimewa. Tujuan penulisan artikel ini yakni untuk membahas mengenai teori belajar yang bersumber pada aliran psikologi humanistik serta implikasinya pada proses pembelajaran ditingkat SD/MI. Penulisan dalam artikel ini dengan metode kualitatif yakni menggunakan studi kepustakaan (library research). Teknik pengumpulan data yang dilakukan yakni menggunakan teknik dokumentasi dengan mengumpulkan data – data yang bersumber dari buku – buku yang berada di perpustakaan maupun internet, serta artikel dan jurnal yang berkaitan dengan tulisan – tulisan dalam penelitian, dan dikumpulkan serta diintisarikan, lalu dihubungkan dengan kajian penilitian. Analisis data yang dilaksanakan yakni dengan cara menelaah berbagai literature bacaan dari data dokumentasi yang berhubungan dengan obyek penelitian artikel terhadap berbagai data dari hasil penelitian. Hasil dari penulisan artikel ini membuktikan bahwa penerapan teori belajar humanistic dalam pembelajaran mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik yang dapat dibuktikan melalui keadaan siswa, keadaan pembelajaran, dan adanya kegiatan – kegiatan lain yang menunjang pembelajaran untuk menerapkan teori belajar humanistic.
Implementasi Supervisi Akademik Dalam Meningkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Guru Pada Tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Bandung Wahyu Sobirin; Siti Sarah Nurhasanah; N Dede Khoeriah; Eva Dianawati Wasliman
EduBase : Journal of Basic Education Vol 4 No 2 (2023): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v4i2.1083

Abstract

Supervisi akademik bertujuan untuk membantu guru dalam pengembangan kompetensi, mendorong guru dalam mengembangkan proses pembelajaran, serta memberikan bantuan kepada guru untuk memecahkan masalah yang dialami. Tujuan penelitian untuk peningkatan kompetensi dan Profesionalisme Guru diantaranya dengan mengimplementasikan Supervisi Akademik di Sekolah Dasar baik negeri maupun swasta di kabupaten Bandung. Karena pada saat ini masih banyak sekolah yang belum maksimal dalam kegiatan supervisi oleh Kepala Sekolahnya sehingga dibentuk dan disarankan lagi untuk memperbaiki metode supervisinya, agar dapat mencapai hasil dari tujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru. Tahapan dalam penulisan artikel ini meliputi studi literatur, observasilapngan, wawancara dan dokumentasi. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa ada tiga implementasi supervisi akademik tahapan yaitu, perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut untuk meningkatkan profesionalisme guru. Untuk meningkatkan profesionalisme guru, ketiga tahapan supervisi akademik tersebut harus dilaksanakan dengan semestinya dengan konsep dasar pengawasan. Sehingga upaya peningkatan profesionalisme guru melalui Supervisi akademik dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran supervisi akademik
Pengembangan Buku Cerita Anak Bermuatan Karakter untuk Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Rima Andini Khairiah; Syarip Hidayat; E. Kosasih
EduBase : Journal of Basic Education Vol 1 No 2 (2020): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : Jurnal IAI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/edubase.v1i2.161

Abstract

This research is based on student’s mathematical problem solving ability isn’t as expected. Using children’s storybook with mathematical concept is expected to be the one of many solutions to that problem, but unfortunately it’s still difficult to find children’s storybook that support mathematics learning in elementary school. The purposes of this research are : 1) to describe the information about children’s storybook with mathematical concept; 2) to describe the design principles of children’s storybook that will be developed; 3) the final product of children’s storybook. This research is using educational design research method with Reeves model which consist of 3 steps : 1) analysis and exploration; 2) design and construction; 3) evaluation and reflection. The results of this research are : 1) to tell the information about children’s storybook with mathematical; 2) design principles of the character based math storybook for elementary school; 3) final product of this research is produced a children’s storybook with “Weather” topic which contained about fraction and character building in the story. Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang belum sesuai dengan harapan. Penggunaan buku cerita yang mengandung konsep matematika diharapkan dapat menjadi salah satu solusi permasalahan tersebut, namun sayangnya masih sulit ditemukan buku cerita anak yang mendukung pembelajaran matematika di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini yaitu : 1) mendeskripsikan ketersediaan buku cerita anak yang mengandung konsep matematika; 2) mendeskripsikan prinsip desain dari buku cerita anak yang akan dikembangkan; 3) Produk akhir buku cerita anak. Penelitian ini menggunakan metode EDR (Educational Design Research) dengan model Reeves yang terdiri dari 3 tahap penelitian, yaitu : 1) Analisis dan Eksplorasi; 2) Desain dan Konstruksi; 3) Evaluasi dan Refleksi. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) menghasilkan data tentang ketersediaan buku cerita anak yang mengandung konsep matematika; 2) prinsip desain buku cerita anak bermuatan karakter untuk pembelajaran matematika; 3) produk akhir dari penelitian ini menghasilkan buku cerita anak bertema cuaca yang memuat konten pecahan dan pendidikan karakter melalui tokoh-tokoh dalam cerita.

Page 5 of 15 | Total Record : 148