cover
Contact Name
Wydha Mustika Maharani
Contact Email
garuda@apji.org
Phone
+6285646452016
Journal Mail Official
jurnaltransgenera@gmail.com
Editorial Address
Jalan Majapahit No. 4 Kec. Sananwetan, Blitar, Provinsi Jawa Timur, 66131
Location
Kota blitar,
Jawa timur
INDONESIA
Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : 30467659     EISSN : 30467675     DOI : 10.35457
Core Subject : Humanities, Social,
Birokrasi dan administrasi publik Desentralisasi dan otonomi daerah Kebijakan publik Manajemen publik Tata kelola pemerintahan Kepemimpinan Politik, demokrasi, dan kewarganegaraan Studi ekonomi dan manajemen Tata kelola bisnis Kewiraswastaan Gender dan seksualitas Gender dan masyarakat Keluarga, pernikahan, dan kajian budaya Pemberdayaan masyarakat kota dan desa Pembangunan berkelanjutan Media, teknologi informasi, dan komunikasi Literasi dan digitalisasi Humas dan manajemen komunikasi Komunikasi internasional dan budaya Komunikasi massa dan jurnalistik
Articles 37 Documents
Peran UPTD PPA Kota Blitar Dalam Perlindungan Perempuan Korban Kekerasan Di Kota Blitar: Analisis Struktural Fungsional Talcott Parsons Lutfatul, Azizah; Dyangga Pradeta, Fandu; Nasyirudin, Mohammad
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v2i2.4791

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan merupakan masalah sosial yang memerlukan penanganan sistematis dan berkelanjutan. UPTD PPA Kota Blitar hadir sebagai lembaga perlindungan yang memberikan layanan psikologis, hukum, dan sosial bagi perempuan korban kekerasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran UPTD PPA dalam memberikan perlindungan serta mengidentifikasi hambatan pelaksanaannya. Menggunakan teori struktural fungsional Talcott Parsons dengan skema AGIL (Adaptation, Goal Attainment, Integration, dan Latency), penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD PPA telah menjalankan fungsi adaptasi dengan layanan yang responsif, pencapaian tujuan melalui kepuasan korban, integrasi melalui hubungan positif antara korban dan petugas, serta pemeliharaan nilai lewat komitmen terhadap etika dan kerahasiaan. Namun, pelaksanaan peran UPTD PPA masih terhambat oleh keterbatasan tenaga profesional, anggaran yang minim, dan kurangnya koordinasi formal antarinstansi. Untuk meningkatkan efektivitas perlindungan terhadap perempuan korban kekerasan, diperlukan penguatan kelembagaan, kerja sama lintas sektor, dan edukasi publik secara berkelanjutan.
Wayang Kulit sebagai Media Pendidikan Moral untuk Generasi Muda : (Studi pada Dalang Senior Ki Sukron Suwondo) Ayu Trihapsari, Sukma; Anwar Hakim Darajat; Qomaruzzaman Azam Zami
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v2i2.4807

Abstract

Wayang kulit merupakan warisan budaya lokal yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapijuga sebagai media pendidikan moral yang sarat makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasiperan wayang kulit dalam menyampaikan nilai-nilai moral kepada generasi muda serta memahami persepsigenerasi muda terhadap pertunjukan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studikasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalampenelitian ini adalah Ki Sukron Suwondo, seorang dalang senior yang dikenal karena konsistensinya dalammenyisipkan nilai-nilai etika dan spiritual dalam setiap pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwatokoh-tokoh pewayangan seperti Semar, Bima, dan Kresna dimanfaatkan untuk merepresentasikan nilaikejujuran, tanggung jawab, dan kebijaksanaan. Persepsi generasi muda terhadap wayang kulit cenderungpositif, terutama ketika pesan moral disampaikan secara simbolik dan disesuaikan dengan konteks kekinianmelalui humor dan pendekatan komunikatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa wayang kulit memilikipotensi besar sebagai media pendidikan karakter yang kontekstual dan efektif dalam membentuk kesadaranmoral generasi muda.
Peran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Kota Blitar Dalam Pencegahan Kekerasan Pada Anak Octa Widianti, Mia; Dyangga Pradeta, Fandu; Catur Muspita, Novi
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v2i2.4827

Abstract

Peran merupakan aspek dinamis kedudukan (status), apabila seseorang melaksankan hak dan kewajibannya sesuai dengan kedudukannya, maka ia menjalankan suatu peranan. Maka dari itu peran penting karena menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab pada perannya masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peran DP3AP2KB terhadap pencegahan kekerasan pada anak di Kota Blitar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan awal berupa pengamatan terhadap fenomena yang dijabarkan secara mendalam dan ilmiah. Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Dinas P3AP2KB Kota Blitar dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak memberikan hasil yang positif, terbukti dari menurunnya jumlah kasus kekerasan anak hingga bulan Mei 2025.
Peran Konseling Pra-Nikah Di KUA Dalam Membentuk Ketahanan Keluarga Pada KUA Garum Santi Pramudhita; Anwar Hakim Darajat; Qomaruzzaman Azam Zami
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v2i2.4848

Abstract

Ketahanan keluarga merupakan konsep penting dalam masyarakat yang menggambarkan kemampuan keluarga untuk bertahan dan bangkit kembali dari tantangan hidup yang penuh tekanan. Ketahanan keluarga tidak hanya dipandang sebagai kemampuan individu, tetapi juga sebagai proses sistemik yang melibatkan interaksi dalam konteks ekologi dan perkembangan. Dalam konteks sosial yang lebih luas, ketahanan keluarga juga dipengaruhi oleh kelas sosial dan etnisitas, yang dapat mempengaruhi cara keluarga menghadapi perubahan dan situasi krisis. Kantor Urusan Agama (KUA) memainkan peran penting dalam memberikan pelayanan pernikahan dan konseling pra-nikah yang bertujuan untuk membentuk ketahanan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran dan fungsi konseling pra-nikah dalam membentuk ketahanan keluarga. Metode penelitian ini adalah kualtitatif deskriptif dengan tektnik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa konseling pra-nikah berperan dalam membentuk ketahanan keluarga dengan memberikan pemahaman seperti apa kehidupan rumah tangga. Konseling pra-nikah telah berhasil membentuk ketahanan keluarga dengan hasil menurunnya angka perceraian secara bertahap.
Implementasi Kebijakan Penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Perumahan dari Pengembang Kepada Pemerintah Daerah Dewi, Nova Siama; Jalu Sora Wicitra; Anwar Hakin Darajat
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v2i2.4851

Abstract

Salah satu kebijakan yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Blitar untuk mendorong penyediaan dan penyerahan PSU perumahan adalah dengan diterbitkannya Peraturan Walikota Blitar Nomor 24 Tahun 2020 tentang Penyerahan PSU Perumahan dari Pengembang kepada Pemerintah Daerah. Tujuan penyerahan prasarana, sarana, dan utilitas perumahan dan permukiman kepada pemerintah daerah untuk memastikan bahwa prasarana, sarana, dan utilitas tersebut akan dipertahankan dan dikelola secara berkelanjutan di wilayah perumahan dan permukiman. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan lokasi penelitian adalah Disperkim Kota Blitar dan Perumahan Tirtomadu Residence. Metode untuk mengumpulkan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang ada saat ini telah memberikan pedoman yang jelas, tetapi masih terdapat kendala yaitu termasuk masalah komunikasi dan koordinasi antar lembaga, waktu yang lama untuk dokumen seperti sertifikat PSU, dan jumlah sumber daya yang terbatas, hal tersebut berkontribusi pada penundaan proses penyerahan. Kurangnya pelatihan teknis juga mempengaruhi kualitas dan ketepatan waktu penyerahan. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi semua pihak, mempercepat proses sertfikasi, memperkuat kemampuan sumber daya, dan pelatihan teknis untuk pelaksana.
Strategi Pelayanan UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Blitar Dalam Menangani Remaja Putus Sekolah Juanda, Juanda Angkasa Wati; Ulva Roifatul Lailin; Mohammad Nasyirudin
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v2i2.4874

Abstract

Problem remaja putus sekolah merupakan masalah sosial yang rumit karena memengaruhi masa depan generasi muda dan pembangunan sosial daerah. Sebagai salah satu kota di Jawa Timur yang menghadapi masalah ini, Kota Blitar membutuhkan peran lembaga yang berpengalaman untuk memberikan layanan dan pembinaan yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pelayanan Sosial Bina Remaja Blitar, berperan dalam membina remaja di Kota Blitar dan mengetahui metode yang digunakan untuk membina dan membantu remaja yang putus sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara sebagai metode pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPT Pelayanan Sosial Bina Remaja Blitar memiliki peran yang signifikan dalam membimbing remaja melalui berbagai program, seperti asesmen sosial, pembinaan karakter, pelatihan keterampilan, rehabilitasi sosial, dan pendampingan psikososial dengan menggabungkan partisipasi masyarakat dan koordinasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), strategi yang digunakan bersifat integratif. Pelayanan berfokus pada pemulihan kondisi sosial remaja, membangun kepercayaan diri, dan membangun keterampilan untuk membantu mereka menjadi mandiri.
Pengaruh Pelayanan Publik Berbasis Aplikasi Jconnect Terhadap Kepuasan Nasabah Bank Jatim Syariah Kediri Meisya, Duta Meisya Kopdiarto; Eko Adi Susilo; Jalu Sora Wicitra
Transgenera: Jurnal Sosial, Politik dan Humaniora Vol 2 No 2 (2025): Transgenera: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, dan Humaniora
Publisher : Universitas Islam Balitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/transgenera.v2i2.4867

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pelayanan publik berbasis aplikasi JConnect berpengaruh terhadap tingkat kepuasan nasabah Bank Jatim Syariah Kediri. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 responden yang merupakan pengguna aktif aplikasi JConnect Mobile. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini telah melalui uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis dengan metode regresi linier sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa layanan yang disediakan melalui aplikasi JConnect Mobile memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 87%, yang berarti variabel pelayanan mampu menjelaskan sebagian besar variabilitas dalam kepuasan nasabah. Selain itu, uji hipotesis menghasilkan nilai signifikansi 6,667 yang lebih besar dari 1,675, menunjukkan hubungan yang kuat. Temuan ini menegaskan bahwa aspek keandalan, responsivitas, jaminan, empati, serta tampilan antarmuka aplikasi JConnect memainkan peran penting dalam membentuk pengalaman kepuasan pengguna layanan perbankan digital.

Page 4 of 4 | Total Record : 37