cover
Contact Name
M. Iswahyudi
Contact Email
m.iswahyudi@untag-banyuwangi.ac.id
Phone
+6282335357256
Journal Mail Official
jurnal.analisa@untag-banyuwangi.ac.id
Editorial Address
Jl. Adi Sucipto 26 Banyuwangi
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Analisa: Jurnal Manajemen dan Akuntansi
ISSN : 23390603     EISSN : 30327660     DOI : https://doi.org/10.1945/analisa.v12i2
ANALISA : Jurnal Manajemen dan Akuntansi merupakan jurnal peer review yang diterbitkan tiga kali setahun (April, Agustus dan Desember) oleh Fakultas Ekonomi Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi. Tujuan Analisa adalah ikut serta dalam kemajuan penelitian dan pengembangan di bidang ekonomi dengan menerbitkan penelitian-penelitian berkualitas dan mengikuti tren masa kini. Topik Analisa dibatasi pada ilmu ekonomi bisnis antara lain Akuntansi Keuangan, Pasar Modal, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Sektor Publik, Auditing, Perpajakan, Sistem Informasi Manajemen, Sistem Informasi Akuntansi, Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Operasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Strategis dan Kewirausahaan. Setiap artikel yang masuk ke redaksi akan dievaluasi oleh redaksi sesuai topiknya. Reviewer tidak mengetahui identitas penulis dan penulis tidak mengetahui identitas reviewer. Selanjutnya artikel akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi, kemudian editor mengambil keputusan berdasarkan rekomendasi reviewer.
Articles 131 Documents
PENGARUH PERSEPSI HARGA, PERSEPSI KUALITAS DAN CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SEPATU COMPASS: (STUDI KASUS: MAHASISWA UNIVERSITAS MERDEKA PASURUAN) Novaiatut Diana; Agnes Ratna Pudyaningsih; Vita Fibriyani
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1068

Abstract

Sepatu telah menjadi salah satu item fashion yang diminati karena mampu menyatukan unsur kenyamanan, estetika, serta status sosial. Sepatu Compass adalah salah satu merek lokal yang sempat mengalami peningkatan minat signifikan pada tahun 2020, namun beberapa tahun terakhir menunjukkan penurunan tren minat yang stabil pada level rendah. Fenomena ini tercermin di media sosial TikTok melalui berbagai keluhan konsumen mengenai kualitas produk dan harga yang dianggap tinggi, sehingga berpotensi menurunkan citra merek dan keputusan pembelian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi harga, persepsi kualitas, dan citra merek terhadap keputusan pembelian sepatu Compass pada mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan. Populasi penelitian adalah mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan yang pernah membeli sepatu Compass, dengan jumlah sampel 89 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dengan teknik purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determinasi R2 sebesar 0,573. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa persepsi harga, persepsi kualitas, dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (sig. 0,000). Secara parsial, persepsi harga berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,029 (kontribusi 13,7%); persepsi kualitas berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,042 (kontribusi 15,7%); dan citra merek berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi 0,000 (kontribusi 27,8%). Citra merek ditemukan sebagai variabel yang berpengaruh paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian
ANALISIS PENGELOLAAN PIUTANG MACET ANGGOTA PADA KSU ANUGERAH JAYA ABADI BERBASIS AKUNTANSI Ni Putu Puspa Yanti; Sintia N. Korompis; Mohammad Rianto Talamati
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1081

Abstract

Piutang macet merupakan salah satu masalah penting pada koperasi simpan pinjam karena berdampak pada likuiditas dan kesehatan keuangan koperasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan piutang macet anggota di KSU Anugerah Jaya Abadi dari perspektif akuntansi, meliputi faktor penyebab, sistem pengelolaan, dan perlakuan akuntansi piutang bermasalah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pengurus koperasi, bagian keuangan, serta anggota. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2025 total piutang anggota sebesar Rp1.146.300.000 dengan piutang macet Rp190.000.000 (16,58%). Penyebab utama berasal dari faktor eksternal seperti penurunan pendapatan dan kegagalan usaha anggota, serta faktor internal seperti lemahnya analisis kelayakan kredit dan pengawasan. Pengelolaan piutang dilakukan melalui prosedur pemberian pinjaman, pengawasan, penagihan kekeluargaan, dan restrukturisasi. Perlakuan akuntansi mencakup pencatatan piutang, pembentukan penyisihan piutang tak tertagih Rp19.000.000, penghapusan piutang macet, serta penyajian piutang bersih Rp1.127.300.000 dalam laporan posisi keuangan. Secara umum, perlakuan akuntansi telah sesuai prinsip dasar, namun masih perlu penyempurnaan dalam penentuan cadangan kerugian berbasis kolektibilitas.
TRAINING AND DEVELOPMENT, KNOWLEDGE SHARING, AND INNOVATIVE WORK BEHAVIOR AMONG SELLING EMPLOYEES IN A MANUFACTURING COMPANY Yasyfa Maghfyra; Sri Raharso
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1101

Abstract

Employee innovation has become increasingly important for manufacturing companies seeking to remain competitive in rapidly changing business environments. This challenge is particularly relevant for selling employees, whose direct interactions with customers provide valuable market knowledge that can stimulate innovation. This study examines the effects of training and development and knowledge sharing on innovative work behavior among selling employees at PT X. A quantitative research design was adopted using a census of 171 selling employees. Data were gathered through a five-point Likert questionnaire and analyzed using multiple linear regression. The findings reveal that both training and development and knowledge sharing positively and significantly influence innovative work behavior. Among the two predictors, knowledge sharing demonstrates the stronger contribution, indicating that continuous exchange of knowledge and experience plays a more prominent role in encouraging innovative behavior than formal competency development alone. The regression model also confirms that the two variables jointly explain a substantial proportion of the variance in innovative work behavior. These results highlight the importance of integrating structured employee development with an organizational climate that encourages continuous knowledge exchange. This study extends the literature by providing evidence from selling employees in Indonesia's manufacturing sector and emphasizes that combining competency development with knowledge-sharing practices can strengthen employees' innovative work behavior.
PENGARUH GREEN FINANCE DAN KINERJA KEUANGAN TERHADAP PROFITABILITAS BANK DENGAN MEDIASI CREDIT RISK Zakia Malika Salsabila; Aprelia Nur Kumalasari; Mega Barokatul Fajri
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Keuangan Hijau dan kinerja keuangan terhadap profitabilitas bank-bank Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX), dengan Risiko Kredit sebagai variabel mediasi. Keuangan Hijau diwakili oleh Rasio Keuangan Hijau (GFR) , kinerja keuangan oleh CAR, Risiko Kredit oleh NPL, dan profitabilitas oleh Return on Asset (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder dari laporan tahunan, laporan keberlanjutan, laporan keuangan, dan publikasi resmi perusahaan perbankan untuk periode 2020–2024. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Keuangan Hijau dan kinerja keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Keuangan Hijau juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Risiko Kredit. Namun, kinerja keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Risiko Kredit, dan Risiko Kredit berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Hasil mediasi menunjukkan bahwa Risiko Kredit tidak mampu memediasi pengaruh Keuangan Hijau atau kinerja keuangan terhadap profitabilitas.
PENGARUH LIKUIDITAS DAN SALES GROWTH TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN MODERASI STRUKTUR MODAL: Studi Pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024. Zahwa Auria Nazua Cita; Andriyanto Andriyanto; Yulie Wahyuningsih
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan sales growth terhadap financial distress dengan struktur modal sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh melalui metode dokumentasi. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Variabel financial distress diukur menggunakan Interest Coverage Ratio (ICR), likuiditas menggunakan Current Ratio (CR), sales growth diukur berdasarkan pertumbuhan penjualan tahunan, dan struktur modal diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER). Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh positif terhadap financial distress, sedangkan sales growth berpengaruh negatif terhadap financial distress. Selain itu, struktur modal tidak mampu memoderasi pengaruh likuiditas maupun sales growth terhadap financial distress. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan likuiditas dan pertumbuhan penjualan menjadi faktor utama dalam menentukan kondisi financial distress perusahaan.
PENGARUH PROFITABILITAS, LEVERAGE, DAN SALES GROWTH TERHADAP FINANCIAL DISTRESS DENGAN GCG SEBAGAI MODERASI DI BEI Jumiati Winningsih; Susmita Dian Indiraswari; Doni Wirshandono Yogivaria
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1123

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda sejak awal tahun 2020 memicu peningkatan risiko financial distress pada berbagai perusahaan publik di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, leverage, dan sales growth terhadap financial distress, serta menguji peran Good Corporate Governance (GCG) sebagai variabel moderasi. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dengan menggunakan metode purposive sampling, diperoleh sampel akhir sebanyak 117 observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA) melalui aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap Z-Score, yang berarti semakin tinggi profitabilitas maka semakin rendah risiko perusahaan mengalami financial distress. Sebaliknya, leverage dan sales growth tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kondisi financial distress pada periode pengamatan ini. Selain itu, GCG yang diproksikan melalui proporsi komisaris independen tidak terbukti mampu memoderasi pengaruh profitabilitas, leverage, maupun sales growth terhadap financial distress. Keterbatasan pengawasan dan perubahan pola kerja selama masa pandemi ditengarai melemahkan fungsi pengawasan tata kelola tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemampuan menghasilkan laba tetap menjadi faktor paling krusial untuk menjaga kesehatan keuangan perusahaan di masa krisis.
DETERMINAN KEPUASAN KERJA PEGAWAI PADA DINAS KETAHANAN PANGAN DAN PERTANIAN KABUPATEN LAMONGAN Hirdha Dwi Ariyanti; Abdul Majid; Aprelia Nur Kumalasari
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1124

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kepuasan kerja pegawai di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan. Kepuasan kerja dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain pengembangan karir, budaya organisasi, dan motivasi kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menjadi penentu kepuasan kerja pegawai, yaitu pengembangan karir, budaya organisasi, dan motivasi kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik total sampling, sehingga seluruh pegawai yang berjumlah 62 orang dijadikan responden. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Untuk menguji hipotesis, dilakukan uji t untuk melihat pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan karir dan motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai, sedangkan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dari ketiga variabel yang diteliti, hanya budaya organisasi yang memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja pegawai, sedangkan pengembangan karir dan motivasi kerja belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kata kunci : Pengembangan Karir, Budaya Organisasi, Motivasi Kerja, dan Kepuasan Kerja
ANALISIS KEPUTUSAN PEMBELIAN MELALUI KEPUASAN PELANGGAN DITINJAU DARI KUALITAS PELAYANAN DAN HARGA PADA CAFÉ AOLA Yuli Tata Alfin Hamidah; Rudi Wibowo; Yulie Wahyuningsih
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1127

Abstract

This study was motivated by the rapid growth of the culinary industry, which has intensified competition among cafés. In such a context, service quality and price are often considered key factors that influence consumers’ purchasing decisions. However, prior studies have produced inconsistent findings, creating a research gap that warrants further investigation by incorporating customer satisfaction as a mediating variable. Therefore, this study aims to analyze the effects of service quality and price on purchasing decisions through customer satisfaction at Cafe Aola Lamongan. This research employed a quantitative approach using a survey method. Data were collected through questionnaires administered to 100 respondents who had purchased products at Cafe Aola Lamongan. The sampling technique used was accidental sampling. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS 4.0 software. The results showed that service quality had no significant effect on purchasing decisions. Similarly, price also had no significant effect on purchasing decisions. In addition, service quality did not significantly affect customer satisfaction, and price did not significantly affect customer satisfaction. Conversely, customer satisfaction was found to have a positive and significant effect on purchasing decisions. Furthermore, the mediation analysis indicated that customer satisfaction was unable to mediate the effects of service quality on purchasing decisions or the effects of price on purchasing decisions at Cafe Aola Lamongan. In conclusion, purchasing decisions at Cafe Aola are more strongly influenced by customers’ satisfaction than by service quality and price directly. These findings support the Theory of Consumer Behavior, which suggests that consumers make purchasing decisions after evaluating the benefits and experiences they receive. Therefore, Cafe Aola is expected to prioritize strategies that can enhance customer satisfaction to strengthen customers’ purchasing decisions.
KEBERAGAMAN GENDER DEWAN, KOMITE KEBERLANJUTAN, DAN INISIATIF PENGURANGAN KARBON PERUSAHAAN ENERGI INDONESIA Izzatul Mu'thoyyah; Tatas Ridho Nugroho
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1130

Abstract

Penelitian ini menguji pengaruh keberagaman gender dewan dan komite keberlanjutan terhadap inisiatif pengurangan karbon di perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan. Sampel mencakup 81 perusahaan dengan total 286 observasi dalam struktur unbalanced panel. Hasilnya mengungkapkan bahwa keberagaman gender dewan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap inisiatif pengurangan karbon, mengindikasikan bahwa proporsi direktur perempuan yang relatif rendah belum mampu mendorong pengambilan keputusan strategis secara substantif. Sebaliknya, komite keberlanjutan berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa mekanisme tata kelola yang memiliki kapasitas fungsional mampu mendorong pelaporan inisiatif pengurangan karbon yang lebih substantif.
EKSPLORASI DIALEKTIKA KEPATUHAN EKSTERNAL DAN ETIKA KEBAJIKAN PENGEMUDI DALAM SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN BERBASIS PLATFORM Trisye Natalia Kilay; Sitti Nur Hidayah; Givenchy Muskita; Chatarina Fellyliya Aurelia; Christin Latuputty
ANALISA : JURNAL MANAJEMEN DAN AKUNTANSI Vol 14 No 2 (2026): Agustus 2026 (in press)
Publisher : Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62734/analisa.v14i2.1131

Abstract

Manajemen algoritmik dapat membantu dalam mengontrol perilaku etis eksternal dari mitra pengemudi, namun kapasitasnya dalam menumbuhkan perilaku etika kebajikan masih menjadi perdebatan dalam literatur akuntansi keperilakuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi apakah perilaku etis mitra pengemudi grab didorong oleh kepatuhan eksternal atau kesadaran moral internal (etika kebajikan). Penelitian menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap delapan mitra pengemudi grab dengan status akun anggota. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan metode GIOIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku etis mitra pengemudi terjadi pada dua lapisan moralitas yang berbeda. Lapisan pertama adalah kepatuhan eksternal yang didorong oleh kepatuhan terhadap pengendalian hasil dan pengendalian tindakan yang telah diatur melalui algoritma platform. Lapisan kedua kesadaran adalah etika kebajikan yang berasal dari mitra pengemudi jauh sebelum bergabung dengan platform, serta dipelihara secara kolektif di dalam komunitas sosial informal mitra pengemudi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dengan mengungkap adanya batas kemampuan pengendalian dari manajemen algoritmik untuk membentuk perilaku etis eksternal namun masih masih belum mampu membentuk perilaku etis internal dari mitra pengemudi grab. Secara praktis, riset ini memotret realitas dinamika motivasi mitra pengemudi di bawah kendali sistem platform.