cover
Contact Name
syamsul muqorrobin
Contact Email
syamsulrobin@gmail.com
Phone
+6289603002091
Journal Mail Official
semogaberkahya579@gmail.com
Editorial Address
semogaberkahya579@gmail.com
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research
ISSN : -     EISSN : 30324890     DOI : -
The Hikamatzu Journal of Multidisciplinary Research stands as a beacon of intellectual exploration and collaboration, providing a scholarly platform for the intersection of diverse fields of study. Rooted in the pursuit of knowledge across a broad spectrum, this esteemed journal fosters a dynamic exchange of ideas, encouraging researchers, scholars, and professionals to contribute to the collective advancement of human understanding.The journal embraces an expansive definition of multidisciplinarity, recognizing the interconnectedness of various academic domains. As a result, Hikamatzu serves as a bridge, facilitating dialogue and collaboration among disciplines ranging from natural sciences, social sciences, and humanities to technology, arts, and beyond. By showcasing research that transcends traditional boundaries, the journal contributes to a richer and more holistic understanding of complex issues facing our world.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach" : 22 Documents clear
Dampak Pendekatan Pengajaran Konstruktivisme terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Ilmu Pengetahuan Alam pada Siswa Kelas VI SDN Klender 03 Pagi Asep Sutisna Sanjaya
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menentukan dampak dari pendekatan konstruktivisme sekaligus membandingkannya dengan metode pengajaran tradisional. Penelitian ini bersifat eksperimental. Populasi penelitian adalah siswa kelas 6 di SDN Klender 03 Pagi. Enam puluh siswa dipilih secara acak. Setelah pretes, siswa-siswa tersebut dibagi menjadi dua kelompok. Perlakuan ditentukan secara acak untuk kedua kelompok. Kelompok eksperimen diajarkan melalui pendekatan konstruktivisme, sementara kelompok kontrol diajarkan melalui pendekatan tradisional. Waktu perlakuan berlangsung selama 8 minggu. Topik-topik terpilih dalam ilmu pengetahuan diajarkan kepada kedua kelompok. Tes prestasi dibuat dan validitas serta reliabilitas tes dipastikan melalui pendapat ahli dan uji coba awal. Conquest 4 digunakan untuk menentukan sifat psikometrik item berdasarkan IRT. Item-item terpilih digunakan dalam tes prestasi. Setelah menjalani post-tes, independent t-test digunakan untuk menghitung perbedaan antara kedua kelompok. Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara prestasi kedua kelompok. Kelompok eksperimen memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan metode tradisional. Oleh karena itu, disarankan bahwa karena konstruktivisme mengubah siswa dari pembelajar pasif menjadi peserta aktif dalam proses pembelajaran, peran guru adalah memfasilitasi siswa dalam mengonstruksi pengetahuan bukan hanya secara mekanis mengonsumsi pengetahuan dari guru atau buku teks
Pelatihan Teknik Dasar Bulutangkis bagi Anggota PB Squad Pringsari kab. Semarang (Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Bermain Bulutangkis) Ilham Sthepanus Zai; Fredy Eko Setiawan; Aristiyanto; Guntur R.P Herdinata
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bulutangkis merupakan salah satu cabang olahraga yang sangat digemari masyarakat Indonesia, baik sebagai kegiatan rekreasi maupun kompetitif. Namun, pada tingkat komunitas seperti PB Squad Pringsari, masih banyak pemain yang belum memahami teknik dasar dengan benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknik dasar bulutangkis melalui kegiatan coaching clinic. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sebanyak 32 anggota PB Squad Pringsari berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dari kategori “kurang” (44%) sebelum pelatihan menjadi “baik” (87,5%) sesudah pelatihan. Antusiasme peserta juga tinggi dengan tingkat kehadiran 90%. Kesimpulannya, pelatihan coaching clinic terbukti efektif meningkatkan kemampuan dasar bermain bulutangkis dan dapat menjadi strategi pembinaan olahraga di tingkat komunitas
Implementasi Pendidikan Dan Pelatihan Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru Di Smk Negeri 2 Palopo Nur Aliya Putri; Firman; Firmansyah; Abdul Pirol; Taqwa
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Implementasi Pendidikan dan Pelatihan Dalam Meningkatkan Kompetensi Guru di SMK Negeri 2 Palopo. Penelitian ini bertujuan: Untuk mengetahui kompetensi guru di SMK Negeri 2 Palopo; Untuk mengetahui implementasi pendidikan dan pelatihan di SMK Negeri 2 Palopo; Untuk mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat dalam implementasi pendidikan dan pelatihan di SMK Negeri 2 Palopo.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kompetensi guru di SMK Negeri 2 Palopo yaitu penguasaan terhadap pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang direfleksikan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak dalam menjalankan profesi sebagai guru. 2) Implementasi pendidikan dan pelatihan di SMK Negeri 2 Palopo dilakukan melalui 6 tahapan pendidikan dan pelatihan yang meliputi yaitu: (a) Analisis Kebutuhan Pelatihan, (b) Menetapkan tujuan pelatihan, (c) Pengembangan kurikulum, (d) Persiapan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, (e) Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, dan (f) Evaluasi. 3) Faktor pendukung dan penghambat, faktor pendukung, yaitu: respons positif dari sekolah dalam mendukung dan mendorong peningkatan SDM, serta adanya dukungan dan kontribusi dari kepala sekolah dalam melakukan program pendidikan dan pelatihan yang diikuti guru sedangkan Faktor penghambatnya yaitu masalah kesehatan guru, adanya guru yang tidak memenuhi unsur persyaratan pendidikan dan pelatihan, serta keterbatasan anggaran.kewibawaan dan kedisiplinan untuk memotivasi siswa untuk belajar
Meningkatkan Literasi Dan Inklusi Keuangan Digital Melalui Pemahaman Dasar Tentang Fintech Bagi Keluarga  Penerima Manfaat PKH Nurhayati Lubis; Nurhayanti; M. Wahyu Pratama Putra; Liza Ulfiana
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The advancement of digital financial technology has transformed the distribution of social assistance programs, including the Family Hope Program (Program Keluarga Harapan/PKH), which increasingly relies on digital financial services. This shift requires PKH beneficiaries to have adequate digital financial literacy and a basic understanding of financial technology (fintech) to independently and securely access and manage assistance funds. However, limited digital financial literacy among beneficiaries remains a significant challenge, potentially hindering program effectiveness and increasing the risk of transaction errors and digital fraud. This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) aims to enhance digital financial literacy and inclusion by providing fundamental fintech education to PKH beneficiaries. The program employed a participatory and educational approach through stages of preparation, education and socialization, mentoring, and evaluation. Activities were conducted in selected villages and urban areas involving PKH facilitators and local government partners. The results demonstrate improved participants’ understanding of basic fintech concepts, utilization of digital financial services, and awareness of transaction security and personal data protection. This program is expected to support sustainable financial inclusion and promote greater independence among PKH beneficiaries in managing social assistance funds effectively and responsibly.
Implementasi Strategi Pembelajaran Aqidah Akhlaq Dalam Mewujudkan Budaya Religius Di Sekolah Mts Persis Tarogong Garut Jajang; Ilhamsyah Mukhtar; Lismawati; Deden Nasihin; M Tajudin Zuhri
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi strategi pembelajaran Aqidah Akhlak dalam mewujudkan budaya religius di MTs Persis Tarogong Garut. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena menurunnya akhlak dan adab siswa yang tercermin dalam berbagai bentuk perilaku menyimpang di lingkungan pendidikan, sehingga diperlukan upaya pembelajaran yang tidak hanya berorientasi kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi terstruktur serta studi pustaka yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Aqidah Akhlak di MTs Persis Tarogong Garut diimplementasikan secara terintegrasi dengan budaya religius sekolah melalui konsep SIMANIS (Sinergi Mandiri Islami). Strategi pembelajaran yang diterapkan meliputi pembiasaan religius, keteladanan, serta penggunaan metode pembelajaran yang variatif seperti ceramah interaktif, tanya jawab, praktik, dan pembiasaan. Implementasi pembelajaran Aqidah Akhlak tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga diperkuat melalui kegiatan religius sekolah seperti muroja’ah Al-Qur’an, shalat berjamaah, kultum, serta pembudayaan sikap sopan santun, ta’awun, dan tarahum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara pembelajaran Aqidah Akhlak dan budaya religius sekolah berperan penting dalam menanamkan nilai aqidah dan akhlak Islami pada siswa, meskipun efektivitasnya memerlukan konsistensi pelaksanaan dan evaluasi berkelanjutan agar nilai-nilai tersebut benar-benar terinternalisasi dalam perilaku siswa.
Menanamkan Perspektif Global pada Anak melalui Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar Aryan Trisna Wibisono; Hana Arikah; Muhammad Syahrul; Vatma Vadilatun Nisa; Bny Dwi Lukitoaji5
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalisasi menuntut siswa sekolah dasar memiliki perspektif global sejak dini tanpa kehilangan identitas budaya lokal. Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) menjadi pendekatan yang relevan karena menghubungkan materi pembelajaran dengan pengalaman nyata murid. Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan implementasi pembelajaran kontekstual dalam menumbuhkan pemahaman siswa terhadap isu-isu global di sekolah dasar. Metode yang dipakai ialah kualitatif deskriptif lewat kajian pustaka. Hasil kajian memperlihatkan bahwasanya pembelajaran kontekstual mampu membantu siswa memahami isu global melalui keterhubungan konteks lokal dan global, penghargaan terhadap keberagaman budaya, serta penanaman nilai etika sosial dan kemanusiaan. Pembelajaran ini dilaksanakan melalui integrasi lintas mata pelajaran, penggunaan media kontekstual, pembelajaran berbasis proyek, dan penilaian autentik. Dengan demikian, pembelajaran kontekstual berperan penting dalam membentuk siswa yang berwawasan global dan berkarakter.
Analisis Pengaruh Media Video Pembelajaran terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerita Fantasi Siswa Kelas V SDN 11 Riau Silip Ulyma Tahara Arisandi; Sindy Sataroh; Irpan Zuhri
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penggunaan video edukasi terhadap kemampuan menulis teks cerita fantasi bagi siswa kelas V di SDN 11 Riau Silip. Latar belakang penelitian ini didasari oleh penemuan bahwa banyak siswa mengalami kesulitan saat menulis teks cerita fantasi, terutama terkait dengan pengembangan imajinasi, terbatasnya ide cerita, alur yang tidak teratur, dan penggunaan bahasa yang belum maksimal. Selain itu, metode pembelajaran menulis yang masih cenderung tradisional dianggap kurang efektif dalam mendorong kreativitas siswa. Untuk itu, video edukasi dianggap sebagai alternatif media pembelajaran yang dapat memberikan rangsangan visual dan membantu siswa membentuk gambaran konkret mengenai tokoh, latar, dan kejadian dalam cerita fantasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan kelompok kontrol tidak setara. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari dua kelas V, di mana satu kelas dijadikan kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran menulis dengan video edukasi, sementara kelas lainnya berfungsi sebagai kelompok kontrol yang belajar dengan metode konvensional. Instrumen penelitian mencakup tes menulis teks cerita fantasi, lembar observasi aktivitas belajar, dan dokumentasi hasil tulisan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest, observasi selama proses belajar, serta pengumpulan dokumen tulisan siswa. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk mengevaluasi perbedaan kemampuan menulis antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa siswa yang belajar menggunakan video edukasi menunjukkan perkembangan dalam keterampilan menulis teks cerita fantasi yang lebih signifikan dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode tradisional. Peningkatan ini terlihat dalam aspek pengembangan ide, kelancaran alur cerita, kreativitas, serta penggunaan bahasa. Video edukasi terbukti efektif membantu siswa memvisualisasikan elemen-elemen dalam cerita fantasi dengan lebih jelas, sehingga memudahkan mereka dalam menyalurkan ide ke dalam bentuk tulisan. Oleh karena itu, video edukasi dapat direkomendasikan sebagai salah satu strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis teks cerita fantasi di tingkat sekolah dasar..
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu Timur Siska Yudiarti; Firmansyah; Alimuddin; Tasdin Tahrim; Firman Patawari
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu Timur. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui penerapan kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu Timur; (2) Untuk mengetahui pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, guru, dan siswa. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu Timur berjalan sesuai dengan prinsip pembelajaran kurikulum Merdeka Belajar, yaitu pada kegiatan pembelajaran Intrakurikuler, Kokurikuler dan Ekstrakurikuler. Siswa merasa lebih bebas berekspresi,  mengembangkan minat dan bakat. Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Luwu Timur telah berjalan dengan dukungan beberapa perangkat keras seperti komputer, Smart TV, LCD (Liquid Crystal Display), dan akses internet untuk mengakses berbagai kebutuhan pembelajaran. Sekolah masih terus melakukan perbaikan terkait penyediaan perangkat keras dan pemerataan akses internet, guru diberi dukungan melalui berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kemampuan literasi digital dan penggunaan beberapa aplikasi pembelajaran
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 1 PALOPO Wahdania Nasri; Tasdin Tahrim; Rifa’ah Mahmudah Bulu; Taqwa; Firman Fatawari; Srmila6
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan : (1) Untuk mengetahui mutu pendidikan di SMP Negeri 1 palopo, (2) untuk mengetahui peran kepemimpinan kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Palopo, (3) untuk mengetahui faktor pendukung dalam peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Palopo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Palopo, Sulawesi Selatan. Sumber data diambil dari hasil wawancara dengan Kepala Sekolah, Wakasek Kesiswaan, Guru, Siswa dan melalui dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan Hasil Penelitian menunjukkan bahwa : (1) Mutu Pendidikan di SMP Negeri 1 Palopo telah memenuhi Standar Nasional melalui kepemimpinan kepala sekolah yang transformasional dan kolaborasi seluruh elemen pendidikan. Mutu pendidikan ditingkatkan melalui pengelolaan kurikulum, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana yang memadai, seperti ruang kelas nyaman dan teknologi pembelajaran canggih. Penerapan manajemen partisipatif memastikan fasilitas relevan dengan kebutuhan pembelajaran, mendukung prestasi siswa, dan menciptakan lingkungan sekolah yang sinergis dan berfokus pada pengembangan peserta didik secara menyeluruh. (2) Kepala sekolah di SMP Negeri 1 Palopo berperan krusial sebagai manajer, dengan gaya kepemimpinan transformasional yang menciptakan sinergi dan fokus pada peningkatan mutu pendidikan melalui pengelolaan terstruktur dan partisipasi aktif seluruh elemen sekolah. (3) Faktor pendukung peningkatan mutu pendidikan di SMP Negeri 1 Palopo meliputi sarana prasarana yang telah memadai, kepemimpinan kepala sekolah yang partisipatif
The Impact Board Attributes On ESG Disclosure Warsito; Rizka Putri Pebrianti; Adella Hafshah Sya’rani; Erezha Rezhilena Sitepu
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 3 No. 1 (2026): Multidisciplinary Approach
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

corporate behavior and ensuring business sustainability in relation to their investment decisions. This study aims to examine the board attributes that influence ESG disclosure. The board attributes analyzed include board size, gender diversity, and board independence. The research focuses on food and beverage subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2021–2023. Hypothesis testing was conducted using a multiple linear regression model. Results indicate that board attributes, board size have a positive and significant relationship with ESG disclosure. However, no significant association is found between gender diversity, board independence and ESG disclosure. In line with stakeholder theory, the disclosure of ESG information to all stakeholders is an important factor in creating the company’s competitive advantage

Page 2 of 3 | Total Record : 22