cover
Contact Name
Lingga Nico Pradana
Contact Email
nicopgsd@unipma.ac.id
Phone
+6285856053202
Journal Mail Official
semnasfkip@unipma.ac.id
Editorial Address
Jl. Setia Budi No.85, Kanigoro, Kec. Kartoharjo, Kota Madiun, Jawa Timur 63118
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA
ISSN : -     EISSN : 29873940     DOI : -
Core Subject : Education,
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) merupakan program tahunan yang wajib diselenggarakan. Kegiatan ini merupakan wadah bagi para dosen dan mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya. Selain itu dalam rangka pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen karena dalam seminar nasional terdapat luaran yaitu artikel ilmiah publikasi. Dengan diadakannya seminar nasional ini, kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi dosen dan mahasiswa di lingkup FKIP khususnya dan seluruh dosen dan mahasiswa di Indonesia pada umumnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 610 Documents
Peningkatan Hasil Belajar IPA Melalui PjBL dengan Media Ecoprint pada Siswa Kelas IV Clarita Vim Kamswara; Raras Setyo Retno; M. Soeprijadi Djoko Laksana
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan model PjBL dengan media ecoprint dalam pembelajaran IPA siswa kelas IV SD Negeri Kepuhrejo; dan (2) peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD Negeri Kepuhrejo dengan model PjBL dengan media ecoprint. Jenis penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan dikenal sebagai penelitian tindakan kelas. Informasi dikumpulkan dengan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa 39% siswa telah menyelesaikan hasil belajar pra-siklus, yang memenuhi syarat sebagai masih belum memuaskan. Hasil belajar pada siklus I memiliki tingkat ketuntasan siswa sebesar 72% yang dinilai cukup baik. Dan hasil belajar siklus II memperoleh persentase 83% dengan kualifikasi sangat baik. Hasilnya, hasil belajar meningkat secara signifikan. Menurut penelitian, pembelajaran menggunakan media PjBL dengan media ecoprint dapat mempermudah anak dalam memperoleh informasi tentang struktur dan fungsi daun di kelas IPA sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.
Meningkatkan hasil belajar Matematika siswa kelas IV dengan penerapan blended learning Nurul saila; Abdul Basit; Ayu Wulandari; Siti Nur Hidayati; Siti Maryam
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika kompetensi FPB dan KPK dengan menggunakan model pembelajaran Blended learning yang akan menjadikan siswa memiliki keleluasaan untuk mempelajari materi atau bahan ajar dengan memanfaatkan bahan ajar yang tersimpan secara online. Di dalam pelaksanaan pembelajaran matematika pada saat ini ditemukan masalah seperti siswa merasa bosan, siswa kesulitan dalam memahami materi, siswa selalu dihadapkan dengan soal-soal dan juga rumus-rumus, karena dalam proses pembelajaran tidak menggunakan model yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SDN Kanigaran 3 kelas IV yang diterapkan dalam 2 (dua) siklus. Setiap siklus terdiri dari 4 (empat) empat tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap pengamatan (Observasi) dan tahap refleksi, dengan teknik pengambilan data kualitatif melalui wawancara dan data kuantitatif melalui tes hasil belajar. Berdasarkan hasil penelitian, hasil yang di capai pada setiap siklus mengalami peningkatan. Pada siklus I presentase ketuntasan siswa dalam mencapai KKM 75 adalah 72% dengan rata-rata kelas 80. Pada siklus II presentase ketuntasan siswa dalam mencapai KKM 75 adalah 94% dengan rata-rata kelas 96. Dengan demikian dapat diketahui bahwa penerapan model pembelajaran Blended Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika materi FPB dan KPK kelas IV di SDN Kanigaran 3.
Penerapan Model Pbl Berbasis Media Pop Up Book Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Ipas Siswa Kelas 4 Di Sd Negeri Terung Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan Juniar Eka Damayanti
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini diarahkan untuk meningkatkan capaian pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kalangan siswa kelas 4 SD Negeri Terung melalui implementasi model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dengan penggunaan buku pop-up. Metodologi yang dipilih adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang terbagi dalam dua siklus yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, observasi, dan wawancara. Temuan penelitian menandakan adanya peningkatan signifikan dalam prestasi belajar siswa, dimana 68,1% siswa menunjukkan kemajuan pada trimester pertama pasca-implementasi model, dan nilai rata-rata meningkat menjadi 76,8%. Efektivitas buku pop-up dalam merangsang minat dan motivasi belajar serta dalam memudahkan pemahaman konsep-konsep kompleks juga terbukti. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa model PBL yang menggunakan buku pop-up merupakan metode yang efektif untuk memperbaiki hasil belajar IPAS pada siswa kelas 4, sehingga direkomendasikan kepada guru-guru untuk mengadopsi buku pop-up sebagai media pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif.
Analisis perbandingan isi materi teks laporan observasi kelas x kurikulum merdeka dan kurikulum 2013 Mutiara Halimatu’s Sadiyah; Khaerunnisa Khaerunnisa
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergantian kurikulum bukan hal baru di dunia Pendidikan Indonesia. Peningkatan teknologi menjadi satu dari sekian banyak faktor yang memengaruhi pergantian kurikulum. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengesahkan kurikulum merdeka pada tahun 2022. Adanya perubahan ini otomatis mendongkrak semua lintas pelajaran, termasuk mata pelajaran Bahasa Indonesia di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sejenisnya. Terciptanya capaian pembelajaran, profil pelajar pancasila, dan alur tujuan pembelajaran secara tidak langsung mempengaruhi tatanan isi materi seperti yang ditemukan dalam materi teks laporan hasil observasi untuk siswa kelas X SMA versi kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan isi materi teks laporan observasi di buku Bahasa Indonesia kurikulum 2013 dengan versi kurikulum merdeka, dan apakah perubahan ini menciptakan gagasan positif untuk pengetahuan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif dan studi Pustaka terhadap buku Bahasa Indonesia versi kurikulum merdeka dan kurikulum 2013. Penelitian ini akan menghasilkan perbandingan isi pada materi teks laporan observasi kelas X yang bermanfaat sebagai penunjang pembelajaran guru maupun mahasiswa dalam menganalisis buku teks Bahasa Indonesia terkhusus materi teks laporan observasi pada tingkat kelas X SMA.
Pengaruh Dukungan Sosial Dan Kematangan Karir Terhadap Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Adin wira astanu; Dahlia Novarianing Asri; diana ariswanti triningtyas
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Quarter life crisis sebuah periode krisis kala seorang merasakan kecemasan serta kegelisahan yang disebabkan  mulai mempertanyakan tujuan serta arah hidupnya, pencapaian yang di raih, kepuasan yang lagi dijalani. Berdasarkan fakta dilapangan banyak mahasiswa yang mengalami fenomena tersebut, salah satunya adalah pada mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Universitas PGRI Madiun tingkat akhir.  Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada pengaruh dukungan sosial dan kematangan karir terhadap quarter life crisis pada mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling total. Sampel yang diambil yaitu mahasiswa semester 8 program studi Bimbingan dan Konseling kelas A dan B dengan 63 mahasiswa. Metode penelitian ini menggunakan ex post facto. Berdasarkan output hipotesis uji F SPSS diketahui nilai signifikansi buat pengaruh X1 serta X2 secara simultan terhadap Y merupakan sebesar 0,000 < 0,05 serta nilai F hitung 612,434 > F tabel 3,15, sehingga bisa disimpulkan kalau uji F diterima yang berrarti ada pengaruh X1 Dukungan Sosial serta X2 Kematangan Karir secara simultan terhadap Y Quarter Life Crisis.
Penerapan Model Pembelajaran PBL untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Pelajaran Siklus Air Kelas 5 SDN 01 Madiun Lor Taupik Hidayat; Sri Lestari
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Temuan utama observasi ini dapat diimplementasi pada tahapan pendidikan IPA pada kasus-kasus berikut: 1) sebagian besar guru memakai cara konvensional; 2) guru tidak menerapkan model pendidikan; 3) anak agak menyendiri selama tahapan pendidikan; 4) makin melimpah anak yang jadi pasif selama tahapan pendidikan; 5) anak cenderung memiliki harga diri yang rendah ketika mengikuti aktivitas pendidikan; dan 6) banyaknya anak yang memperoleh nilai di bawah KKM <75. Tuk menjawab tantangan yang muncul, metodologi pendidikan efektif dan inovatif yang diimplementasi pada kelas IPA dengan memakai bahan pendidikan berbasis udara disini disebut Problem Based Learning (PBL). Subjek observasi adalah Madiun Lor, murid kelas 5. Madiun Kota Observasi ini meruppada bagian dari observasi Aktivitas Kelas Kolaboratif (PTKK), dimana murid, guru, dan staf lainnya bekerja sama tuk menyelesaikan proyek PTK. Observasi ini dilaksanpada dengan memberi aktivitas pra-siklus tuk mengerti kinerja awal dan dilanjutkan dengan penerapan dua siklus. Observasi ini memakai teknik pengumpulan data berupa tes tuk mengukur hasil studi, khususnya pre dan post test. Penerapan metodologi Problem Based Learning (PBL) diyakini dapat menaikkan hasil studi murid kelas 5 dan 6 apabila diajar dengan buku ajar IPA. Oleh sebab itu mekanisme pendidikan pada model ini sangat efektif dan direkomendasikan tuk diimplementasi.
Implementasi Pendekatan TaRL untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas IV Alfina Risanjani; Rosita Ambarwati; Nunik Widiastutiningsih
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 1 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS dengan mengimplementasikan pendekatan Teaching At The Right Level (TaRL). Jenis penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian dengan menggunakan 1 kelas yaitu pada kelas IV sebanyak 13 siswa di SDN Tempursari 02. Penelitian ini merupakan jenis penelitian Tindakan Kelas dengan observasi di kelas dan memberikan angket motivasi belajar siswa dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendekatan TaRL dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dimana pada prasiklus motivasi belajar siswa ada pada presentase 40 % dengan kategori rendah, pada siklus I presentase motivasi belajar siswa meningkat menjadi 59,9 % dengan kategori sedang dan pada siklus  II meningkat menjadi 75,19% dengan kategori tinggi. Dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran IPAS dengan Implementasi Pendekatan TaRL dapat meningkatkan motivasi siswa, karena siswa dikelompokkan sesuai dengan tingkat kemampuannya, siswa menyukai kolaborasi dengan berdiskusi dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas yang diberikan, dan siswa bebas dan berani dalam mengemukakan pendapat selama proses pembelajaran berlangsung.
Implementasi profil pelajar pancasila sebagai salah satu bentuk pendidikan karakter pada siswa SMP Rahmaniar Kurniastuti; Nuswantari Nuswantari; Yoga Ardian Feriandi
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 1 (2022)
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan gambaran bagaimana  Implementasi Profil Pelajar pancasila sebagai salah satu bentuk pendidikan Karakter pada siswa SMP. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan menerapkan Profil pelajar pancasila dapat digunakan sebagasalah satu bentuk pendidikan karakter pada siswa.Karena dengan adanya Profil Pelajar Pancasila, dapat menumbuhkan karakter pada siswa yang sesuai dengan sila-sila dalam pancasila.Sehingga para siswa dapat memiliki karakter yang baik sesuai dengan sila-sila dalam Pancasila sebagai pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara.Sebagai contohnya yakni dengan adanya kegiatan Gerakan Disiplin Siswa (GDS), Baca Buku Menyenangkan (BBM), Kamis Menulis (Literasi), Religi hari Jum’at.
Pengembangan Media Digital Web Learning Giko Berbasis Aplikasi Google Sites pada Materi IPAS Siswa Sekolah Dasar Puspita Siwi Murtikaningrum; Fifin Mustika Kusriati Rahayu; Ayu Arinda; Pinkan Nuzul Dui Charisma; Febiola Dwi Miranda; Bela Puji Astuti; Liya Atika Anggrasari
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 2 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun teknologi berkembang pesat dan semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari melalui perangkat digital seperti smartphone, dunia pendidikan juga harus beradaptasi. Salah satunya adalah dengan mengembangkan media berbasis aplikasi multiplatform untuk mengajarkan Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) kepada siswa Sekolah Dasar, khususnya materi tentang ekosistem. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap : a. Analisis yaitu mengumpulkan informasi yang diperlukan untuk membuat produk media yang efektif, b. Design, Merancang aplikasi berdasarkan informasi yang telah dikumpulkan, termasuk struktur, konten, antarmuka pengguna, dan strategi penyampaian materi, c. Pengembangan, mengembangkan produk media sesuai dengan desain yang telah dibuat, d. Implementasi, menguji aplikasi yang telah dikembangkan dalam kelompok kecil dengan melibatkan dua ahli, yaitu ahli materi dan ahli media, untuk memastikan aplikasi berjalan dengan baik, e. Evaluasi, melakukan evaluasi menyeluruh untuk menilai efektivitas program pembelajaran. Dalam penelitian ini, tahap pengembangan mencakup analisis kebutuhan dan konteks penggunaan aplikasi, desain struktur dan konten, pengembangan aplikasi, pengujian oleh para ahli, dan evaluasi efektivitas. Hasil dari pengembangan aplikasi GIKO menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat baik dan layak digunakan sebagai media pembelajaran, baik di kelas maupun secara mandiri. Menurut para ahli desain pembelajaran, media, dan materi, aplikasi ini memenuhi kriteria yang diperlukan. Selain itu, tanggapan dari siswa sangat positif, menunjukkan antusiasme, semangat, dan pemahaman yang baik terhadap materi yang diajarkan melalui aplikasi ini.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATERI PERKALIAN DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GEMERLAP TABEL PERKALIAN DI KELAS 3 SDN PANGONGANGAN MADIUN Nor Rohmah Kurniawati; Nurul Kusuma Dewi; Sutrisno Sutrisno
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 2, No 2 (2023): Implementasi kurikulum merdeka menuju transformasi pendidikan dalam mempersiapka
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini menggunakan jenis metode kualitatif. Teknik penelitian yang digunakan adalah tes. Penelitian didahului dengan observasi awal, perencanaan tindakan dan ditindaklanjuti dengan implementasi tindakan,observasi dan refleksi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar materi perkalian peserta didik dengan menggunakan media gemerlap tabel perkalian pada peserta didik. Di samping tujuan yang lain Penelitian Tindakan Kelas bertujuan memberi pengalaman bagi kepala sekolah merangkap guru pamong dan dewan guru dalam memperbaiki proses pembelajaran. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas III dalam satu kelas terdapat 23 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kesalahan yang dilakukan peserta didik diantaranya (1) peserta didik pada saat memahami masalah kurang baik. Penyebabnya adalah tidak pahamnya cara pengerjaannya dan tidak hafal tabel perkalian, (2) kesalahan ketrampilan proses, disebabkan peserta didik masih belum mahir dengan perhitungan dalam perkalian. Hasil pelaksanaan dievaluasi dalam refleksi untuk menyusun rencana perbaikan yang diikuti pelaksanaan,  observasi dan refleksi tahap berikutnya,sampai dua siklus. Data hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan media Gemerlap Tabel Perkalian dapat meningkatkan hasil belajar materi perkalian. Guru dan peserta didik aktif menyiapkan pembelajaran dan proses pembelajaran, porsi latihan soal relatif lebih banyak sementara waktu mencatat berkurang, kebiasaan belajar untuk meningkatkan hasil belajar meningkat, dan dapat menimbulkan rasa senang, percaya diri, dan sikap mandiri.