cover
Contact Name
Himawan Tri Bayu Murti Petrus
Contact Email
jurnal.rekpros@ugm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.rekpros@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Grafika No. 2, Yogyakarta, Indonesia
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Proses
ISSN : 1978287X     EISSN : 25491490     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Proses is an open-access journal published by Chemical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Gadjah Mada as scientific journal to accommodate current topics related to chemical and biochemical process exploration and optimization which covers multi scale analysis from micro to macro and full plant size. Specialization topics covered by Jurnal Rekayasa Proses are: 1. Kinetics and Catalysis Includes simulations and experiments in reaction kinetics, catalyst synthesis and characterization, reactor design, process intensification, microreactor, multiphase reactors, multiscale phenomena, transfer phenomena in multiphase reactors. 2. Separation and Purification System Includes phase equilibrium, mass transfer, mixing and segregation, unit operation, distillation, absorption, extraction, membrane separation, adsorption, ion exchange, chromatography, crystallization and precipitation, supercritical fluids, bioprocess product purification. 3. Process System Engineering Includes simulation, analysis, optimization, and process control on chemical/biochemical processes based on mathematical modeling; multiscale modeling strategy (molecular level, phase level, unit level, and inter-unit integration); design of experiment (DoE); current methods on simulation for model parameter determination. 4. Oil, Gas, and Coal Technology Includes chemical engineering application on process optimization to achieve utmost efficiency in energy usage, natural gas purification, fractionation recovery, CO2 capture, coal liquefaction, enhanced oil recovery and current technology to deal with scarcity in fossil fuels and its environmental impacts. 5. Particle Technology Includes application of chemical engineering concepts on particulate system, which covers phenomenological study on nucleation, particle growth, breakage, and aggregation, particle population dynamic model, particulate fluid dynamic in chemical processes, characterization and engineering of particulate system. 6. Mineral Process Engineering Includes application of chemical engineering concepts in mineral ore processing, liberation techniques and purification, pyrometallurgy, hydrometallurgy, and energy efficiency in mineral processing industries. 7. Material and biomaterial Includes application of chemical engineering concepts in material synthesis, characterization, design and scale up of nano material synthesis, multiphase phenomena, material modifications (thin film, porous materials etc), contemporary synthesis techniques (such as chemical vapor deposition, hydrothermal synthesis, colloidal synthesis, nucleation mechanism and growth, nano particle dispersion stability, etc.). 8. Bioresource and Biomass Engineering Includes natural product processing to create higher economic value through purification and conversion techniques (such as natural dye, herbal supplements, dietary fibers, edible oils, etc), energy generation from biomass, life cycle and economic analysis on bioresource utilization. 9. Biochemistry and Bioprocess Engineering Includes biochemical reaction engineering, bioprocess optimization which includes microorganism selection and maintenance, bioprocess application for waste treatment, bioreactor modeling and optimization, downstream processing. 10. Biomedical Engineering Includes enhancement of cellular productions of enzymes, protein engineering, tissue engineering, materials for implants, and new materials to improve drug delivery system. 11. Energy, Water, Environment, and Sustainability Includes energy balances/audits in industries, energy conversion systems, energy storage and distribution system, water quality, water treatment, water quality analysis, green processes, waste minimization, environment remediation, and environment protection efforts (organic fertilizer production and application, biopesticides, etc.).
Articles 273 Documents
Peningkatan jumlah paper tiap edisi Jurnal Rekayasa Proses Petrus, Himawan Tri Bayu Murti
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.86317

Abstract

Seiring peningkatan kesadaran untuk berbagi informasi dan berkontribusi di bidang rekayasa proses baik dari peneliti dan perekayasa industri, terindikasi peningkatan jumlah paper yang masuk di Jurnal Rekayasa Proses. Memberikan ruang dan kesempatan yang seluas luasnya untuk semua stakeholder, maka Jurnal Rekayasa Proses pada terbitan volume 17(1) menambahkan jumlah paper yang akan terbit menjadi 15 paper untuk setiap edisi. Dengan meningkatkan jumlah paper per edisi, kami berharap dapat mendorong inklusivitas dan kolaborasi lintas disiplin ilmu. Kami yakin bahwa terobosan dan sudut pandang baru akan muncul di persimpangan berbagai bidang keilmuan yang diakomodasi oleh Jurnal Rekayasa Proses. Bersama-sama, mari kita tembus batas pengetahuan menghasilkan integrasi bidang keilmuan, membangkitkan kolaborasi, dan mempercepat kemajuan ilmiah. Terima kasih atas dukungan para peneliti dan perekayasa industri yang terus menerus, dan kami dengan antusias menantikan kontribusi para stakeholder saat kami memulai babak baru dalam perjalanan penerbitan jurnal kami.
Increase of papers number on each edition of Jurnal Rekayasa Proses Petrus, Himawan Tri Bayu Murti
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.86318

Abstract

Significant increase of awareness to share information and to contribute to the field of process engineering from both researchers and industrial engineers, has been indicated by the increase of papers submitted to the Jurnal Rekayasa Proses. To provide ample space and opportunity for all stakeholders, the Jurnal Rekayasa Proses has decided to increase the number of papers published in each edition to 15 papers, starting from volume 17(1). By increasing the number of papers per edition, we aim to promote inclusivity and interdisciplinary collaboration. We believe that breakthroughs and new perspectives will emerge at the intersection of various disciplines, which will be accommodated by the Jurnal Rekayasa Proses. Together, let us push the boundaries of knowledge, foster interdisciplinary integration, ignite collaboration, and accelerate scientific progress. We sincerely appreciate the continuous support from researchers and industrial engineers, and we eagerly look forward to the contributions of all stakeholders as we embark on this new chapter in our journal’s publication journey.
Analisis keekonomian skenario pengelolaan sampah di TPA Gunung Panggung Tuban Jawa Timur Ula, Rahmah Arfiyah; Haryanto, Imam; Prasetya, Agus
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.69657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis keekonomian pada skenario alternatif pengolahan sampah yang melibatkanan aerobic digestion (AD), pengomposan, dan landfilling. Penanganan sampah menggunakan beberapa metode alternatif selain dumping dan landfilling atau keduanya diperlukan untuk mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan. Penelitian terdahulu menggunakan pendekatan life cycle assessment (LCA) menunjukkan bahwa skenario tersebut memberikan dampak potensi pemanasan global yang lebih rendah di TPA Gunung Panggung, Kabupaten Tuban. Analisis kelayakan ekonomi menunjukkan hasil positif dengan nilai benefit cost ratio (BCR), net present value (NPV), dan internal rate return (IRR) masing-masing sebesar 1,62, Rp34.893.409.826,37, dan 34,07%. Analisis sensitivitas dilakukan dengan memvaria- sikan harga produk dan biaya produksi. Adanya perubahan harga tidak menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap nilai kelayakan investasi ini.
Analisis perilaku hidrodinamik kolom absorber pada laju alir gas umpan rendah terhadap perubahan laju alir pelarut dan wash water pada unit penghilangan senyawa sulfur Adhi, Tri Partono; Nurfebriartanto, Aditya; Indarto, Antonius; Kariem, Muhammad Agus
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.73441

Abstract

Metode absorpsi merupakan metode yang banyak digunakan dalam pemurnian gas alam dari senyawa pengasamnya. Unit pemisahan senyawa sulfur pada PT BCD dirancang untuk menurunkan konsentrasi H2S pada gas alam dari 9957 ppm menjadi kurang dari 10 ppm dengan laju alir gas umpan pada rated condition adalah 327,7 MMSCFD. Keseluruhan sistem pengolahan gas didesain dengan turndown ratio 40%. Karena alasan operasi, laju alir gas umpan perlu diturunkan hingga 20% kapasitas desain (65,54 MMSCFD). Analisis dilakukan untuk mengetahui perilaku hidrodinamik kolom absorber dan sistem pendukungnya pada pengoperasian di 20% kapasitas desain. Simulasi dilakukan menggunakan perangkat lunak ASPEN HYSYS V11 untuk mengetahui parameter operasi kolom absorber dan kondisi untuk mendukung pengoperasian di 20% kapasitas desain. Dengan desain operasi peralatan saat ini, weeping terjadi pada laju alir gas umpan 28% desain (91,59 MMSCFD). Pada laju alir gas umpan 28% desain, wash water pump sudah mencapai kapasitas minimum, yaitu 78 gpm. Semakin kecil laju alir gas umpan, maka laju sirkulasi wash water perlu dikurangi untuk menghindari weeping. Untuk dapat beroperasi di gas umpan 20% desain, kapasitas wash water pump perlu diturunkan hingga 25 gpm.
Microplastics pollution in sediment of Serang River Kulon Yogyakarta Province Ismiyati; Utami, Inggita; Tricahya, Fahmi Hermawan; Pidianto; Rahmawati, Suci; Ramadhanti, Annesa Mahsa; Sakti, Anjar Dimara
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.73233

Abstract

Microplastics that can harm living things have been found in large rivers in Yogyakarta Province to the digestive tract of fish. However, rivers in the suburban areas of the province, such as the Serang River, have not yet been identified, although many local communities still use them. This study aimed to analyze the abundance, type of polymer, and characteristics of microplastics found in Serang River sediments. Sampling was carried out in December 2019 in the upstream, midstream, and downstream areas of the river. Six sediment samples were taken from each area and randomly divided into two stations. Each sediment sample was then dried, weighed dry, separated the microplastics, observed visually, calculated the abundance of microplastics, grouped shape, size, and color (characteristics), identified the type of polymer by Fourier-transform infrared spectroscopy (FTIR) test, and analyzed quantitatively descriptively and inferentially. The results showed that microplastics were present in all samples with an abundance range of 148.88 to 384.58 particles kg-1. The abundance of microplastics in Serang River sediments was highest in the downstream area, with an average of 321.99 ± 46.76 particles kg-1. The microplastic was identified as a polyethylene polymer as the main ingredient for making single-use plastics. The characteristics of microplastics in Serang River sediments are dominated by a size range of 10-50 m, in the form of fragments and films, and transparent colors.
Evaluasi kinerja kalsium borat sebagai pengganti proppant pada abrasive perforation menggunakan coil tubing unit Hafidz, Abdurrahman; Yerizam, Muhammad; Purnamasari, Indah
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.72977

Abstract

Metode perforasi konvensional yang melibatkan bahan peledak memiliki banyak kekurangan terutama pada sisi transportasi dan penanganan, pengoperasian yang sulit serta kondisi berbahaya lain yang menyebabkan bahan peledak terjatuh kedalam sumur. Oleh karena itu, metode perforasi abrasif menjadi pilihan yang tepat untuk masa yang akan dating. Penggunaan proppant sebagai media abrasif yang umumnya digunakan, menimbulkan permasalahan pada pembersihan endapan di lubang sumur. Sehingga, penggunaan kalsium borat yang memiliki sifat abrasif dan dapat larut didalam HCl diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang ada pada proppant agar tidak memerlukan tindakan pembersihan dan dapat mengehemat waktu operasi, biaya dan meningkatkan keamanan pada sisi operasional secara sekaligus. Pada studi kasus ini bertujuan untuk menganalisis efektifitas dari penggunaan kalsium borat pada perforasi abrasif. Data-data yang dijadikan sumber yaitu data primer yang didapat melalui pengamatan langsung pada saat eksekusi dan Data sekunder yang diperoleh dari sumber kedua dengan mengambil parameter-parameter yang dibutuhkan untuk hal analisis dan pembahasan ataupun melalui kajian pustaka yang mendukung studi kasus. Hasil analisis kedua data tersebut di bagi kedalam dua tahapan, pada tahapan eksekusi diperoleh bahwa durasi rata-rata dari 37 stages perforasi yang telah dilakukan sebesar 13,7 menit melebihi durasi yang dibutuhkan secara analisis yaitu 12,9 menit. Hal ini menunjukkan bahwa semua stage perforasi berhasil terlubangi. Sedangkan pada tahapan pasca perforasi abrasif, dilakukan pengamatan parameter produksi sumur selama 7 hari berupa laju alir produksi, kadar air, tekanan alir dan dan ukuran choke. Dari parameter tersebut dilakukan analisis sehingga diperoleh angka persentase yang menunjukkan efektivitas perforasi pada perforasi abrasif menggunakan kalsium borate berada diangka 84% atau 93 lubang yang efektif memproduksi dari total 111 lubang yang diperforasi. Dimana sangat memenuhi ekspektasi dari perusahaan berdasarkan Saudi Aramco Workover Manual.
Pengaruh kondisi operasi proses pemekatan litium dari geothermal brine sintetis dengan metode Direct Contact Membrane Distillation (DCMD) Utomo, Dimas Bagus Galih; Sujoto, Vincent Sutresno Hadi; Astuti, Widi; Mufakhir, Fika Rofieq; Tampubolon, Aron Pangihutan Christian; Syamsumin; Utama, Andhika Putera; Petrus, Himawan Tri Bayu Murti; Fahrurozi, Mohammad; Sutijan
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.79559

Abstract

Penggunaan lithium dalam pembuatan baterai meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Peningkatan kebutuhan tersebut memerlukan sumber litium lebih yang dapat dimanfaatkan. Target dari penelitian ini adalah untuk memekatkan konsentrasi dari litium sebelum dilakukan proses pemisahan lainnya. Perangkat direct contact membrane distillation (DCMD) ini menggunakan perbedaan tekanan uap dikedua sisi membran sebagai driving force. Larutan umpan divariasikan pada berbagai suhu dan laju alir sedangkan suhu sisi permeat dipertahankan pada 25 °C. Suhu umpan divariasikan pada 60, 50, dan 40 °C dan laju alir umpan pada 420, 260, dan 180 ml/menit. Untuk mengurangi penyumbatan pada membran, digunakan geothermal brine sintetis. Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa suhu operasi dan laju alir memberikan pengaruh yang signifikan pada proses pengkonsentrasian lithium dari geothermal brine sintetis. Kenaikan suhu operasi dan laju alir umpan pada sistem DCMD menunjukkan adanya kenaikan konsentrasi lithium pada retentat dan fluks permeat yang dihasilkan. Hasil optimum diperoleh pada suhu 60 °C dengan laju alir 420 ml/menit. Perolehan rerata fluks tertinggi dicapai pada 60 °C sebesar 7,3 L/m2 /hour (LMH), di ikuti suhu 50 dan 40 °C sebesar 5,3 dan 2,7 L/m2 /hour (LMH). Selain fluks diperoleh juga nilai Liquid enter pressure (LEP) 7,3 bar yang menunjukkan kekuatan membran dalam menahan tekanan uap, sehingga tidak terjadi wetting selama proses.
Optimization of low carbon steel coating with corrosion inhibitor method based on siwalan (Borassus flabellifer) fiber extract Khoirunnisa, Siti; Arifin, Fawaid Syamsul; Mayangsari, Nadia Erlina; Setiawan, Indra; Susanti, Evi
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.69851

Abstract

Siwalan fiber waste (SFW) has the potential as a source of lignin (7-25%) which is used as a green inhibitor to inhibit the corrosion rate of low carbon steel (LCS). The aims of this study were: (1) determine the optimum conditions (types of HCl and H2SO4, Cinhibitor and Cmedia, inhibition temperature, and coating time) for LCS coating process using the inhibitory method using lignin extract from SFW, and (2) knowing the resistance of LCS coated with inhibitor at optimum conditions. Empirical research through laboratory experiments explains the relation between variables by analyzing numerical data. 185g of SFW produced 52.289g (28.26%) fine brown powder. IR spectrum analysis on extract showed the wavelength was almost the same as the standard. IR spectrum analysis was also carried out on the extracted compounds that were adsorbed, and the absorption peaks confirmed the presence of lignin in the adsorbed compounds. Based on the results of the analysis of the weighing data of the specimen before and after inhibition, the inhibitor concentration of 0.2–0.3 g/L in H2SO4 at 313K is the optimum condition to suppress the corrosion rate on the surface of LCS by 76.2%.
Reductive leaching of low-grade manganese ores from Way Kanan using corncob as reductant Putri, Yolanda Dwika; Lesmana, Donny; Ginting, Simparmin Br; Sujoto, Vincent Sutresno Hadi
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.70372

Abstract

The processing of mining products in indonesia has not been utilized optimally. One of them is manganese ore. Way kanan is one of indonesia's potential manganese ore sites. The manganese leaching study used a -200 mesh way kanan manganese ore that was reacted with sulfuric acid at concentrations of 0.1 M, 0.5 M, and 1 M, as well as corncob as a reductant. To separate the dissolved iron in the leaching process, the manganese sulfate solution was purified with sodium hydroxide and then filtered to have a manganese sulfate solution free of iron. Manganese was precipitated using oxalic acid. The manganese oxalate precipitation was calcined at a temperature of 350 °c for two hours. The best manganese extraction obtained at 92.3% was at a sulfuric acid concentration of 1 M, a temperature of 80 °c, and a solution volume of 400 ml. Calcination of manganese oxalate converted the material into hausmannite (Mn3O4).
Pengaruh ekstrak kafein sebagai inhibitor laju korosi dan efisiensi inhibisi pada baja dalam larutan asam sulfat dan biosolar Maryanty, Yanty; Ifvournamasari, Adinda Dwi; Widjajanti, Kristina; Wulan, Dyah Ratna; Azkiya, Noor Isnaini
Jurnal Rekayasa Proses Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023
Publisher : Jurnal Rekayasa Proses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jrekpros.71831

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengujian ekstrak kafein dari kopi arabika, coklat, dan daun teh hitam sebagai inhibitor laju korosi pada baja dalam lingkungan yang mengandung asam dan dalam biosolar yang mengandung asam. Penyimpanan biosolar B30 dalam tangki dalam waktu lama mengakibatkan penurunan pH, pembakaran tidak sempurna, dan korosi pada tangki penyimpanan yang diduga disebabkan oleh komposisi konsorsium bakteri. Pada penelitian sebelumnya hasil penelitian menunjukkan bahwa genus yang dominan merupakan bakteri penghasil asam yang diduga menjadi penyebab penurunan kadar pH biosolar B30 selama masa penyimpanan. Berdasarkan Analisa metagenomik pada biosolar B30 ditemukan genus Eubacteria merupakan bakteri penyebab korosi pada kondisi anaerob. Sehingga pada penelitian dibuat kondisi keasaaman yang dihasilkan oleh mikroorganisme dengan penambahan H2SO4 12%. Ekstrak kafein diperoleh dari proses maserasi dengan variabel perbandingan pelarut etanol 70% : bahan organik yaitu 1 : 2 dan 1 : 3. Uji ekstrak kafein dilakukan dengan metode HPLC pada laju effluent 0,8 mL/min. Sedangkan uji efisiensi inhibisi korosi pada baja diamati pada kurun waktu perendaman 0, 1, 4, 7 dan 10 hari. Baja yang digunakan sebelumnya telah dikorosikan dengan H2SO4 12%. Hasil inhibitor terbaik pada baja yang direndam H2SO4 12% didapatkan inhibitor terbaik yaitu kopi 2100,793 ppm dengan laju korosi sebesar 84,7x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-1 menjadi 75,5x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-10 dengan efisiensi inhibisi sebesar 80%. Sedangkan pada baja yang direndam biosolaryang mengandung H2SO4 12% didapatkan inhibitor terbaik yaitu kopi 2.100,793 ppm dengan laju korosi sebesar 0,3x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-1 menjadi 0,2x10-4 g/cm2 hari pada hari ke-10 dengan efisiensi inhibisi sebesar 100%. Semakin lama waktu perendaman baja dalam media H2SO4 maupunbiosolar yang mengandung H2SO4 12% dengan penambahan inhibitor organik maka nilai laju korosi semakin rendah karena inhibitor membentuk lapisan yang melindungi baja.

Filter by Year

2007 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 19 No 2 (2025): Volume 19, Number 2, 2025 Vol 19 No 1 (2025): Volume 19, Number 1, 2025 Vol 18 No 2 (2024): Volume 18, Number 2, 2024 Vol 18 No 1 (2024): Volume 18, Number 1, 2024 Vol 17 No 2 (2023): Volume 17, Number 2, 2023 Vol 17 No 1 (2023): Volume 17, Number 1, 2023 Vol 16 No 2 (2022): Volume 16, Number 2, 2022 Vol 16 No 1 (2022): Volume 16, Number 1, 2022 Vol 15 No 2 (2021): Volume 15, Number 2, 2021 Vol 15 No 1 (2021): Volume 15, Number 1, 2021 Vol 14 No 2 (2020): Volume 14, Number 2, 2020 Vol 14 No 1 (2020): Volume 14, Number 1, 2020 Vol 13 No 2 (2019): Volume 13, Number 2, 2019 Vol 13 No 1 (2019): Volume 13, Number 1, 2019 Vol 12 No 2 (2018): Volume 12, Number 2, 2018 Vol 12 No 1 (2018): Volume 12, Number 1, 2018 Vol 11 No 2 (2017): Volume 11, Number 2, 2017 Vol 11 No 1 (2017): Volume 11, Number 1, 2017 Vol 10 No 2 (2016): Volume 10, Number 2, 2016 Vol 10 No 1 (2016): Volume 10, Number 1, 2016 Vol 9 No 2 (2015): Volume 9, Number 2, 2015 Vol 9 No 1 (2015): Volume 9, Number 1, 2015 Vol 8 No 2 (2014): Volume 8, Number 2, 2014 Vol 8 No 1 (2014): Volume 8, Number 1, 2014 Vol 7 No 2 (2013): Volume 7, Number 2, 2013 Vol 7 No 1 (2013): Volume 7, Number 1, 2013 Vol 6 No 2 (2012): Volume 6, Number 2, 2012 Vol 6 No 1 (2012): Volume 6, Number 1, 2012 Vol 5 No 2 (2011): Volume 5, Number 2, 2011 Vol 5 No 1 (2011): Volume 5, Number 1, 2011 Vol 4 No 2 (2010): Volume 4, Number 2, 2010 Vol 4 No 1 (2010): Volume 4, Number 1, 2010 Vol 3 No 2 (2009): Volume 3, Number 2, 2009 Vol 3 No 1 (2009): Volume 3, Number 1, 2009 Vol 2 No 2 (2008): Volume 2, Number 2, 2008 Vol 2 No 1 (2008): Volume 2, Nomor 1, 2008 Vol 1 No 1 (2007): Volume 1, Number 1, 2007 More Issue