cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
zulhendripoenya@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl.Tambusai No 23. Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 30631076     EISSN : 30631114     DOI : https://doi.org/10.31004/a3pb6486
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publishes papers regularly bimobthly in a year, in Januari, Maret, Mei, Juli, September and November. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Education accepts scientific articles with the scope of research on: Mathematics Education Realistic Mathematics Education Elementary School Teacher Education Early Childhood Education (ECE) Special Education Out of School Education Kindergarten Teacher Education Educational Psychology Educational Measurement and Evaluation Curriculum Development Education Technology Education Administration (Education Management) Curriculum and Educational Technology Guidance and Counseling Media Education Other relevant study topics on education
Articles 97 Documents
Peningkatan Kemampuan Berbicara Anak Melalui Media Boneka Tangan Interaktif Di PAUD Limpapeh Kota Sawahlunto Epalinda, Epalinda; Mahyuddin, Nenny
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/a1sqyy32

Abstract

Kemampuan berbicara merupakan “aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini. Pengamatan di PAUD Limpapeh Kota Sawahlunto menunjukkan bahwa sebagian anak kelompok B masih mengalami keterbatasan dalam keberanian berbicara, kelancaran mengucapkan kalimat sederhana, dan penguasaan kosakata”. Pembelajaran yang konvensional belum memberikan stimulasi optimal terhadap kemampuan berbicara anak. Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B di PAUD Limpapeh Kota Sawahlunto melalui penggunaan media boneka tangan interaktif”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain “Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B usia 4-5 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi kemampuan berbicara anak, lembar observasi kegiatan guru, dan pedoman wawancara”. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan berbicara anak. Pada kondisi awal, anak cenderung pasif dan kurang berani berbicara. Siklus I menunjukkan peningkatan minat dan perhatian anak, meskipun belum merata. Pada Siklus II, hampir seluruh anak menunjukkan peningkatan nyata dalam keberanian berbicara, kelancaran mengucapkan kalimat, dan penguasaan kosakata. “Media boneka tangan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan aman sehingga mendorong anak untuk lebih aktif berbicara”. Penggunaan media boneka tangan interaktif terbukti efektif meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penggunaan media kreatif dan interaktif dalam pembelajaran bahasa di PAUD untuk mengoptimalkan perkembangan kemampuan komunikasi verbal anak.
Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Membutsir  Di PAUD Marhamah Sawahlunto Misriyeni, Misriyeni; Mahyuddin, Nenny
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/j4f01k15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan membutsir. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan koordinasi mata dan tangan serta kelenturan otot jari tangan anak dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak pada kelompok tertentu (misal: Kelompok B) di instansi terkait. Kegiatan membutsir dilakukan dengan menggunakan media seperti playdough, tanah liat, atau plastisin untuk melatih gerakan jari-jemari anak dalam menekan, meremas, dan membentuk objek. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keterampilan motorik halus anak di setiap siklusnya. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya persentase ketuntasan indikator kemampuan anak dalam memanipulasi benda dan koordinasi visual-motorik yang mencapai kriteria keberhasilan yang ditetapkan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan membutsir secara efektif dapat meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini. 
Peningkatan Perilaku Jujur Anak Usia Dini Melalui Media Boardgame Al-Hikmah Puspita, Ira; Mahyuddin, Nenny
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpv2na62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku jujur anak usia dini melalui penggunaan media Boardgame Al-Hikmah. Kejujuran merupakan salah satu nilai karakter yang penting ditanamkan sejak usia dini karena menjadi dasar dalam pembentukan sikap dan perilaku anak di masa selanjutnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah anak usia dini di TK Aisyiyah III Sawahlunto yang berjumlah 10 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dengan menggunakan lembar observasi perilaku jujur anak. Data dianalisis secara deskriptif dengan  membandingkan capaian prilaku juur anak pada setiap siklus. Hassil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Boardgame Al-Hikmah mampu meningkatkan perilaku jujur anak usia dini. Peningkatan tersebut terlihat dari peerubahan sikap anak dalam mematuhi aturan permainan, mengakui kesa;ahan, serrta brsikap jujur selama kegiatan pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media Boardgame Al-Hikmah dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif dalam menannamkan niali kejujuran pada anak usia dini. perilaku jujur, anak usia dini, boardgame Al-Hikmah, media pembelajaran
Kemampuan  Motorik  Halus  Anak  Usia  Dini Melalui  Media  Rumah – Rumahan  Edukatif Di  PAUD  Marhamah Novita, Ria; Marlina, Serli
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/dzg7z058

Abstract

Perkembangan keterampilan motorik halus merupakan “aspek penting dalam pertumbuhan anak usia dini. Keterampilan motorik halus mencakup kemampuan anak untuk menggunakan otot-otot kecil di tangan dan jari mereka dalam melakukan berbagai aktivitas, seperti memegang, menulis, membangun, atau memindahkan benda-benda kecil”. Keterampilan ini menjadi dasar untuk mendukung kesiapan anak dalam belajar pada tahap berikutnya, seperti menulis dan menggunakan alat tulis. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak anak usia dini yang belum mengembangkan keterampilan motorik halus secara optimal. Hal ini juga terjadi di Pusat Pendidikan Anak Usia Dini Marhamah di Kota Sawahlunto, di mana sebagian besar anak tampak kesulitan melakukan aktivitas seperti mengambil benda kecil, mengaitkan manik-manik, menyusun balok, atau memegang alat tulis dengan benar. Kemampuan motorik halus yang rendah dapat memengaruhi proses belajar anak secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk “meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui penggunaan rumah bermain edukatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilakukan dalam dua siklus, dengan 10 anak berusia 3–5 tahun sebagai subjek penelitian. Kinerja anak-anak diamati, dicatat, dan dievaluasi sebagai bagian dari metode pengumpulan data. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan motorik halus anak-anak pada setiap siklus setelah penerapan rumah bermain edukatif. Anak-anak tampak lebih bersemangat, aktif, dan segera berpartisipasi dalam aktivitas belajar. Media rumah bermain edukatif mampu melatih koordinasi mata-tangan, kelenturan jari, dan ketepatan anak melalui permainan peran dan latihan manipulatif. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media rumah bermain edukatif bermanfaat dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di PAUD Marhamah di Kota Sawahlunto”.
Penggunaan Video Animasi sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa Sofia Romadani; Shelvi Indriani; Sapriana; Fahiza; Elivia; A. S. Alonemarera
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/149j8e90

Abstract

Studi ini dimaksudkan guna menilai keberhasilan pemanfaatan tayangan animatif berbasis video dalam mendorong peningkatan capaian akademik pada mata pelajaran biologi peserta didik. Pendekatan yang diterapkan berupa Systematic Literature Review (SLR) melalui mengkaji lima artikel ilmiah yang selaras, yang diperoleh melalui platform Google Scholar, baik dari data utama maupun pelengkap. Proses pengolahan informasi dilakukan menggunakan teknik deskriptif-analitis dengan merujuk pada temuan penelitian terdahulu secara komprehensif. Temuan kajian memperlihatkan pemanfaatan media berbasis animasi visual secara berkelanjutan mampu berdampak positif bagi peningkatan capaian kognitif, dorongan belajar, sekaligus partisipasi aktif para murid selama kegiatan belajar berlangsung. Penggunaan tayangan animatif ini mempermudah para murid guna menangkap sejumlah konsep biologi yang sifatnya abstrak melalui penyajian visual yang lebih nyata, atraktif, dan mudah dicerna. Di samping itu, media ini juga berkontribusi dalam meningkatkan fokus, ketertarikan, serta kemandirian belajar karena menghadirkan pengalaman belajar yang dinamis, adaptif, serta tidak monoton. Kondisi tersebut menegaskan pemilihan media pembelajaran yang sesuai dapat mengoptimalkan proses penerimaan serta pengolahan informasi secara lebih maksimal. Dengan demikian, dapat disimpulkan pemanfaatan video animatif memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam pembelajaran biologi karena mampu meningkatkan capaian akademik sekaligus mewujudkan iklim belajar yang lebih hidup, partisipatif, serta berarti secara mendalam.
Pemanfaatan Media Poster untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Pembelajaran Biologi Nabila Aulia Saputri; Sekar Aulia Amanda; Suci Regina Putri; Mawar Mawar; A. S. Alonemarera
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jzn1n253

Abstract

Studi ini mendeskripsikan penggunaan poster dalam pelajaran biologi dan meneliti pengaruhnya terhadap pemahaman siswa. Metodologinya didasarkan pada tinjauan pustaka yang mengevaluasi berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti jurnal dan artikel penelitian. Data dikumpulkan melalui pencarian di basis data ilmiah dan kemudian dianalisis secara kualitatif (reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan). Hasil ini menunjukkan bahawa poster dapat meningkatkan pemahaman konten biologi, khususnya konsep abstrak. Poster memungkinkan penyajian informasi yang visual, ringkas, dan terstruktur, sehingga memfasilitasi pemahaman dan retensi materi pembelajaran. Lebih lanjut, poster meningkatkan motivasi, minat, dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Namun, keberhasilan penggunaan poster sangat bergantung pada kreativitas guru dalam mendesain dan mengimplementasikan poster tersebut. Oleh karena itu, poster merupakan alat pembelajaran yang tepat.
Inovasi Pembelajaran IPA Berbasis Inkuiri dan STEAM untuk Mengembangkan Keterampilan Proses Sains Siswa di SD Islam NU 07 Wuluhan Widya Duta Aulia; M Suwignyo Prayogo; Durrotul Badriyah; Anas Tasya Dwi Qobayesi
Jurnal Inovasi Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kj0jn388

Abstract

Pembelajaran IPA di sekolah dasar masih kerap didominasi metode ceramah, sehingga siswa kurang memiliki kesempatan untuk mengembangkan keterampilan proses sains secara optimal. Berangkat dari kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi inovasi pembelajaran IPA berbasis inkuiri yang dipadukan dengan pendekatan STEAM dalam mengembangkan keterampilan proses sains siswa di SD Islam NU 07 Wuluhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, dengan subjek penelitian berupa guru dan siswa yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan inkuiri dan STEAM mampu mendorong peningkatan keterampilan proses sains siswa, khususnya dalam kemampuan mengamati, mengajukan pertanyaan, merumuskan hipotesis, melakukan eksperimen, serta menarik kesimpulan. Selain itu, pendekatan ini juga memberikan ruang bagi siswa untuk lebih terlibat aktif, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan kreativitas melalui kegiatan kolaboratif yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan mereka. Dengan demikian, pembelajaran berbasis inkuiri dan STEAM dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam menciptakan pengalaman belajar IPA yang lebih hidup, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan siswa sekolah dasar.

Page 10 of 10 | Total Record : 97