cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@unw.ac.id
Phone
+62246925408
Journal Mail Official
lppm@unw.ac.id
Editorial Address
Jl. Diponegoro No.186, Ngablak, Gedanganak, Ungaran, Kabupaten Semarang
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Informatika dan Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 30470250     DOI : 10.35473
Core Subject : Health, Science,
IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan merupakan peer reviewed journal di bidang informatika dan Kesehatan. Jurnal ini oleh Universitas Ngudi Waluyo, Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 24 Documents
Relaksasi Napas Dalam dan Vulva Hygiene pada Pengelolaan Ketidaknyamanan Ibu Post Partum Spontan dengan Episiotomi Regina Adwitia; Eka Adimayanti
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v1i2.3368

Abstract

Postpartum discomfort is the discomfort experienced after vaginal delivery, one of which is episiotomy pain due to stitches. Episiotomy is the act of making an incision between the birth canal and the anus which will cause discomfort. This paper aims to describe the management of discomfort in spontaneous post partum primigravida women with episiotomy at Pandan Arang Boyolali Hospital. The method of writing this scientific paper is descriptive using a case study design with a nursing care approach which includes assessment, formulating nursing diagnoses, interventions, implementation and evaluation. Data collection techniques were carried out at the assessment stage using interview, observation, physical examination and documentation techniques. Management of discomfort in spontaneous post partum primigravida with episiotomy was carried out for 3 days. Actions taken to overcome this problem are pain management by identifying the location, characteristics, duration, frequency, intensity of pain, identifying pain scales, teaching non-pharmacological techniques with deep breathing relaxation techniques and perineal care by inspecting perineal incisions or tears, keeping the perineum dry, cleaning the perineal area regularly by means of vulva hygiene and providing a comfortable position. Based on the problem of postpartum discomfort in patients resolved, it is proven by patients who say they are more comfortable and have no pain. Suggestions for post partum patients with post partum discomfort problems can apply deep breathing relaxation techniques to reduce pain and maintain vaginal hygiene so as not to cause infection.   ABSTRAK Ketidaknyamanan pasca partum merupakan rasa tidak nyaman yang dialami setelah persalinan pervaginam, salah satunya yaitu nyeri episiotomi karena adanya jahitan. Episiotomi adalah tindakan membuat sayatan di antara jalan lahir dan anus yang akan menyebabkan ketidaknyamanan. Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan ketidaknyamanan pada ibu primigravida post partum spontan dengan episiotomi di RSUD Pandan Arang Boyolali. Metode penulisan Karya Tulis Ilmiah ini adalah deskriptif menggunakan rancangan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan yang meliputi pengkajian, merumuskan diagnosa keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan pada tahap pengkajian menggunakan teknik wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan dokumentasi. Pengelolaan ketidaknyamanan pada primigravida post partum spontan dengan episiotomi dilakukan selama 3 hari. Tindakan yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah manajemen nyeri dengan cara mengidentifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, intensitas nyeri, mengidentifikasi skala nyeri, mengajarkan teknik nonfarmakologis dengan teknik relaksasi napas dalam dan perawatan perineum dengan menginspeksi insisi atau robekan perineum, mempertahankan perineum tetap kering, membersihkan area perineum secara teratur dengan cara vulva hygiene dan memberikan posisi yang nyaman. Berdasarkan masalah ketidaknyamanan pasca partum pada pasien teratasi dibuktikan dengan pasien mengatakan lebih nyaman dan tidak nyeri. Saran bagi pasien post partum dengan masalah ketidaknyamanan post partum dapat menerapkan teknik relaksasi napas dalam untuk mengurangi nyeri dan mempertahankan kebersihan vagina agar tidak menyebabkan infeksi.
Analisis Kadar Total Flavonoid pada Ekstrak Etanol Biji Alpukat (Persea americana Mill.) Siti Khoiriyah; Indah Kurniawati; Andi Pradana; Setiaji Wisnu Wardana
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2024): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v1i2.3386

Abstract

Avocado plants (Persea americana Mill.) are plants that can be widely used as medicinal plants. Avocado seeds are often used empirically as traditional medicine, namely anti-inflammatory, overcoming constipation, maintaining endurance and treating diabetes mellitus. The use of avocado seeds as traditional medicine is because they have secondary metabolic compounds, one of which is flavonoids. This study aims to determine the total levels of flavonoid compounds in avocado seed ethanol extract using the UV-Vis spectrophotometry method. The study was conducted using qualitative and quantitative testing. The results of the study on avocado seed ethanol extract using qualitative testing with the Wilstater Cyanidin method and the  reagent method showed positive flavonoid content. While qualitative testing using the UV-Vis spectrophotometry method, it was obtained that the avocado seed ethanol extract had flavonoid content with an average level of 101.70 mgQE/g extract.   ABSTRAK Tanaman alpukat (Persea americana Mill.) merupakan tanaman yang secara luas dapat digunakan sebagai tanaman obat. Biji alpukat secara empiris sering digunakan sebagai obat tradisional, yaitu anti radang, mengatasi sembelit, menjaga daya tahan tubuh dan mengobati diabetes mellitus. Pemanfaatan biji alpukat sebagai obat tradisional karena memiliki senyawa metabolik sekunder, salah satunya yaitu flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui total kadar senyawa flavonoid pada ekstrak etanol biji alpukat menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pengujian kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian pada ekstrak etanol biji alpukat menggunakan pengujian kualitatif dengan metode Wilstater Cyanidin dan metode pereaksi  menunjukkan positif memiliki kandungan flavonoid. Sedangkan pengujian kualitatif menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis, diperoleh bahwa ekstrak etanol biji alpukat memiliki kandungan flavonoid dengan rata-rata kadar yaitu sebesar 101,70 mgQE/g ekstrak.
Hubungan Peran Orang Tua dengan Kemampuan Sosialisasi Anak Usia Prasekolah Evita Meriana; Fiki Wijayanti
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v2i1.3388

Abstract

Preschool children have the ability to move actively because their physical and motor development is getting better. During this period, significant biological, psychological, cognitive growth and development and socialization abilities occur.  Socialization ability is a child's ability to adapt to the wider social world. One of the factors that influences the socialization abilities of preschool children is the role of parents. Meanwhile, the impact of the lack of parental role is that children become egoistic and individualistic. The purpose of this research to determine the relationship between the role of parents and the socialization abilities of preschool children. This research usesCorrelational analyticswith approachcross sectional. The population of this research was 128 respondents. The sample in this research was 97 respondents. Sampling techniquepropotionate random sampling, data collection tools using questionnaires. Test analysis using testskendall’s tau-b with p < α 0.05. The research results showed that the role of parents was in the good category as many as 66 people (68.0%). Most children's socialization abilities are in the sufficient category, namely 51 people (52.6%). Obtaining a p value = 0.000 < 0.05, it can be concluded that there is a relationship between the role of parents and the socialization abilities of preschool children. . The correlation coefficient value for socialization ability is 0.356, so it can be concluded that the relationship between the socialization ability variables is quite strong at a significance of 0.05, and the two variables have a positive relationship. There is a relationship between the role of parents and the socialization abilities of preschool children. It is hoped that parents can maintain stimulation, especially in the socialization aspect, to optimize children's socialization abilities.   ABSTRAK Anak prasekolah mempunyai kemampuan untuk bergerak aktif karena perkembangan fisik – motoriknya sudah semakin baik. Pada masa ini, terjadi pertumbuhan dan perkembangan biologis, psikologis, kognitif, dan kemampuan sosialisasi yang begitu signifikan.  Kemampuan sosialisasi merupakan kemampuan anak dalam beradaptasi dengan dunia sosial yang lebih luas. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan sosialisasi anak usia prasekolah adalah peran orang tua. Sementara itu, dampak dari kurangnya peran orang tua adalah anak-anak menjadi egoisme dan individualisme. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan peran orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia prasekolah. Penelitian ini menggunakan  Analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi peneltian ini adalah 128 responden. Sampel dalam peneltian ini 97 responden Teknik pengambilan sampel propotionate random sampling, alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Uji analisis menggunakan uji kendall’s tau-b dengan p < α 0,05 Hasil penelitian menunjukkan peran orang tua dalam kategori baik sebanyak 66 orang (68,0%). Kemampuan sosialisasi anak paling banyak pada kategori cukup  yaitu 51 orang (52,6%). Diperoleh nilai p value = 0,000 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara peran orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia prasekolah. . Nilai koefisiensi korelasi kemampuan sosialisasi sebesar 0,356 maka dapat disimpulkan bahwa hubungan anatara variable kemampuan sosialisasi cukup kuat pada signifikansi 0,05, dan kedua variable memiliki hubungan yang positif. Ada hubungan peran orang tua dengan kemampuan sosialisasi anak usia prasekolah. Diharapkan orang tua dapat mempertahankan stimulasi terutama pada aspek sosialisasi untuk mengoptimalkan kemampuan sosialisasi anak.
Gambaran Pemilihan Bahan dan Higienitas Pengolahan Makanan Balita di Posyandu Wonotingal Kecamatan Candisari Semarang Devi, Chindya Paramitha; Untari
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v2i1.3389

Abstract

Nutritional problems in Indonesia occur due to various factors, such as food intake, environment including hygiene and sanitation, socio-economic, family characteristics, and the presence of infection. Children who have poor nutritional status are susceptible to infection, because children were lack of immunity. Conversely, children who suffer from infections do not have sufficient appetite, resulting in children being malnourished and falling into poor nutritional status. So, infection and nutritional status were correlated. Malnutrition in children is influenced by the level of knowledge, attitudes and behavior of mothers in choosing the right food ingredients. The practice of selecting ingredients and hygiene of food processing is closely related to the emergence of certain diseases or infections, so further research is needed. This descriptive study focused on the description of the selection of ingredients and processing of toddler food by mothers, which wass carried out using a research instrument in the form of a questionnaire. The results of the study of 20 respondents (mothers of toddlers) conducted at the Posyandu of Wonotingal Village regarding the practice of mothers in preparing food for children (toddlers) were classified as "Defficient" in terms of the aspect of selecting ingredients and hygiene aspects of food processing, namely with indicators of selecting types of spices and toddler snacks, as well as the implementation of Clean and Healthy Living Behavior.   ABSTRAK Masalah gizi di Indonesia terjadi karena beragam faktor, seperti asupan makanan, lingkungan termasuk higiene dan sanitasi, sosial ekonomi, karakteristik keluarga, adanya infeksi. Anak yang mempunyai status gizi kurang mudah terkena infeksi, karena anak tidak mempunyai daya tahan tubuh yang cukup. Sebaliknya, anak yang menderita infeksi tidak mempunyai nafsu makan yang cukup, akibatnya anak kekurangan gizi dan jatuh pada status gizi kurang, sehingga keterkaitan infeksi dengan status gizi mempunyai hubungan timbal balik yang kuat. Kurangnya gizi pada anak dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku ibu dalam memilih bahan makanan yang benar. Praktik pemilihan bahan dan higienitas pengolahan bahan pangan erat kaitannya dengan munculnya penyakit atau infeksi tertentu, sehingga dibutuhkan penelitian lebih lanjut. Penelitian deskriptif ini berfokus pada gambaran pemilihan bahan dan pengolahan bahan makanan balita oleh Ibu, yang dilakukan dengan instrumen penelitian berupa kuisioner. Hasil penelitian terhadap sejumlah 20 responden (ibu balita) yang dilaksanakan di Posyandu Kelurahan Wonotingal terkait praktik ibu dalam penyiapan makanan anak (balita) tergolong “Kurang Baik” ditinjau dari aspek pemilihan bahan dan aspek higienitas pengolahan pangan, yaitu dengan indikator pemilihan jenis bumbu dan makanan selingan balita, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Pattern Recognition untuk Klasifikasi Penyakit Kanker Kulit menggunakan Artificial Intelligence (AI) Sari Handayani Pusadan; Suriyanti; Andriar Makahrun; Mohammad Yazdi; Zakiani Sakka
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v2i1.3563

Abstract

This research aims to classify skin cancer images using an artificial intelligence method called Convolutional Neural Networks (CNN). The study focuses on classifying skin cancer into 7 categories, using data from the International Skin Imaging Collaboration (ISIC). We employed the CNN algorithm to train the model, which involved learning features, classifying images, and optimizing the model. To evaluate the model's performance, we experimented with different training data proportions (70%, 80%, and 90%), dropout rates (0.5, 0.6, 0.7, and 0.8), and batch sizes (8, 16, 32, 64). The best results were achieved with 80% of the data for training, a dropout rate of 0.4, and a batch size of 16, resulting in an accuracy of 83.22%.   ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode kecerdasan buatan melalui algoritma Convolution Neural Network (C-NN) untuk mengklasifikasikan citra kanker kulit. Objek pada penelitian ini adalah klasifikasi kanker kulit dengan berdasarkan 7 kategori kanker kulit, sedangkan Data yang digunakan oleh peneliti adalah data  yang bersumber dari The International Skin Imaging Collaboration (ISIC). Metode yang digunakan peneliti adalah Algoritma Convolutional Neural Networks (CNN). Pada data training dilakukan pembelajaran fitur, klasifikasi, dan optimum model, dimana proses ini merupakan implementasi algoritma yang digunakan. Skenario pengujian dengan indikator skenario pengujian yaitu pembagian data training 70%, 80%, dan 90%, inisialisasi Dropout layer bernilai 0.5, 0.6, dan 0.7, dan 0,8 dan Batchsize bernilai 8, 16, 32, 64. Kesimpulan dari Penelitian ini adalah mendapatkan model terbaik dengan nilai akurasi 83.22% dari komposisi  data Taining 80%, Dropout 0.4 dan Batchsize 16.
Basis Data untuk Meningkatkan Efisiensi Manajemen Produk pada UMKM Online Diva Riyandini; Lailatul Fadhila; Agung Wibowo; Eko Nur Hermansyah
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v2i1.3690

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in Indonesia's economy by contributing significantly to GDP and job creation. With the advancement of information technology, the use of data is becoming increasingly important to enhance product management effectiveness for MSMEs operating online. Through the utilization of data, MSMEs can track inventory in real-time, avoid overstocking, and better understand customer preferences and behavior. Additionally, optimizing the supply chain can reduce operational costs, while data-driven decision-making ensures that strategies are more accurate and responsive to market dynamics. Efforts to improve customer experience through more personalized services can also strengthen customer loyalty. Therefore, data has become a vital tool in supporting the growth and competitiveness of MSMEs in the digital age.   ABSTRAK UMKM memiliki peranan krusial dalam ekonomi Indonesia dengan memberikan andil besar terhadap PDB serta dalam penciptaan lapangan kerja. Dengan kemajuan teknologi informasi, penggunaan data semakin penting untuk meningkatkan efektivitas manajemen produk bagi UMKM yang berjalan di dunia daring. Melalui pemanfaatan data, UMKM dapat melacak persediaan secara langsung, menghindari penumpukan barang, serta lebih memahami selera dan perilaku pelanggan. Selain itu, pengoptimalan rantai distribusi dapat menurunkan biaya operasional, sementara keputusan yang didasarkan pada data memastikan bahwa strategi yang diambil lebih akurat dan responsif terhadap dinamika pasar. Usaha untuk meningkatkan pengalaman pelanggan melalui layanan yang lebih personal juga dapat memperkuat kesetiaan para konsumen. Oleh karena itu, data menjadi instrumen vital dalam mendukung kemajuan dan daya saing UMKM di zaman digital ini.
Studi Literatur Komparasi SQL dan NoSQL dalam Pemilihan Basis Data Ideal untuk Skalabilitas Tinggi Afif Muhamad, Armana; Dega Adhi Kusuma; Idham Renaldi; Agung Wibowo
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v2i1.3693

Abstract

This research compares SQL and NoSQL databases in terms of high scalability and data management efficiency. SQL, with its relational model and ACID principles, excels in data consistency and integrity, making it suitable for high-transaction applications such as financial and business systems. Conversely, NoSQL offers schema flexibility, horizontal scalability, and high performance in managing large, unstructured data, making it an ideal choice for modern applications like social media and e-commerce. Using the Systematic Literature Review (SLR) method, this research analyzes performance aspects, data models, transaction consistency, and response time based on various sources from 2018 to 2024. The findings indicate that SQL is more effective for structured data and high consistency needs, while NoSQL is more efficient in handling large data growth and dynamic workloads. In conclusion, database selection should be tailored to application needs, with SQL excelling in data integrity and NoSQL offering flexibility and scalability for modern applications. ABSTRAK Penelitian ini membandingkan basis data SQL dan NoSQL dalam hal skalabilitas tinggi dan efisiensi pengelolaan data. SQL, dengan model relasional dan prinsip ACID, unggul dalam konsistensi dan integritas data, sehingga ideal untuk aplikasi yang membutuhkan transaksi tinggi seperti sistem keuangan dan bisnis. Sebaliknya, NoSQL menawarkan fleksibilitas skema, skalabilitas horizontal, dan performa tinggi dalam pengelolaan data besar yang tidak terstruktur, menjadikannya pilihan ideal untuk aplikasi modern seperti media sosial dan e-commerce. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menganalisis aspek performa, model data, konsistensi transaksi, dan waktu respon berdasarkan berbagai sumber antara tahun 2018 hingga 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SQL lebih efektif untuk data terstruktur dan kebutuhan konsistensi tinggi, sementara NoSQL lebih efisien dalam menangani pertumbuhan data besar dan beban kerja dinamis. Kesimpulannya, pemilihan basis data harus disesuaikan dengan kebutuhan aplikasi, di mana SQL unggul dalam integritas data dan NoSQL menawarkan fleksibilitas serta skalabilitas untuk aplikasi modern.
Manajemen Hipertermia (Kompres Hangat) pada Anak Usia Sekolah dengan Demam Typhoid di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa Nabila Serli; Eka Adimayanti
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2025): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v2i1.3771

Abstract

School-age children are those aged over 6 years to just before 18 years. One of the social behaviors of school-age children is often eating snacks at school and in unclean places. Personal hygiene becomes a crucial factor in the risk of typhoid fever occurrence. Typhoid fever is caused by infection with the microorganism Salmonella enterica subspecies enterica serotype typhi (Salmonella typhi) in humans. Hyperthermia is a condition where the human body temperature rises above normal. The purpose of this writing is to provide an overview related to the management of hyperthermia in school-age children with typhoid fever at RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. The method used by the writer in managing this case employs a descriptive case study. In nursing care management for hyperthermia in patients with typhoid fever, it was conducted for 3x24 hours. Data collection techniques included nursing methodology approaches such as nursing assessment, nursing diagnosis, nursing interventions, nursing implementation, and nursing evaluation. The results of managing hyperthermia through nursing interventions included identifying the causes of hyperthermia, monitoring body temperature, loosening or removing clothing, applying external cooling (warm compress), administering antipyretics, advising bed rest, and collaborating on intravenous fluid and electrolyte administration. The outcome showed resolution of the hyperthermia issue with a temperature of 38.2°C, and education was provided to the patient's family on how to apply warm compresses at home according to the instructions given during hospitalization. Recommendations for the family include being able to reapply warm compresses at home when a child experiences fever as an effort to prevent high fever and prevent recurrence of fever in children.   ABSTRAK Anak usia sekolah adalah anak yang berusia lebih dari 6 tahun hingga sebelum 18 tahun. Salah satu perilaku sosial anak usia sekolah adalah sering makan jajan di sekolah dan di tempat yang tidak bersih. Kebersihan diri menjadi faktor penting dalam risiko kejadian demam typhoid. Demam typhoid disebabkan oleh infeksi mikroorganisme Salmonella enterica subspesies enterica serotype typhi (Salmonella typhi) pada manusia. Hipertermia adalah kondisi dimana suhu tubuh manusia meningkat diatas normal. Tujuan penulisan ini untuk memberikan gambaran terkait manajemen hipertermia (kompres hangat) pada anak usia sekolah dengan demam typhoid di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. Metode yang digunakan penulis pada pengelolaan kasus ini menggunakan studi kasus deskriptif. Pada penatalaksanan asuhan keperawatan dengan hipertermia pada pasien dengan demam typhoid yang dilakukan selama 3x24 jam. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan pendekatan metodologi keperawatan meliputi pengkajian keperawatan, diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi keperawatan, dan evaluasi keperawatan. Hasil pengelolaan pada pasien hipertermia dengan intervensi keperawatan berupa identifikasi penyebab hipertermia, monitor suhu tubuh, longgarkan atau lepaskan pakaian, lakukan pendinginan eksternal (kompres hangat), pemberian antipiretik, anjurkan tirah baring, dan kolaborasi pemberian cairan dan elektrolit intravena. Diperoleh hasil masalah hipertermia teratasi dengan suhu 38,20 C dengan memberikan edukasi kepada keluarga pasien tentang cara melakukan koompres hangat di rumah sesuai dengan instruksi yang telah diberikan selama di rumah sakit. Saran untuk keluarga agar mampu mengaplikasikan kembali kompres hangat di rumah saat anak mengalami demam sebagai upaya untuk mencegah terjadinya demam yang tinggi dan mencegah terjadinya kekambuhan demam pada anak.
Sistem Informasi Manajemen Perpustakaan Digital Berbasis Web Menggunakan Framework Laravel Syafitri, Ajeng; Ameyriya Angraeni; Agung Wibowo
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v2i2.3699

Abstract

This research examines the development of a web-based digital library management information system using the Laravel 8.0 framework, aimed at modernizing and optimizing conventional library services. The study addresses critical challenges in traditional library management, including physical access limitations, collection management inefficiencies, difficulties in circulation tracking, and the digital era's demand for more responsive and integrated services. Methodologically, the research adopts a modified waterfall development model comprising four main phases: (1) comprehensive requirements analysis through interviews with 50 stakeholders and observations at 5 pilot libraries, (2) system design utilizing user-centered design approaches, (3) implementation using a modern technology stack consisting of Laravel 8.0, MySQL 8.0 for database management, Bootstrap 5 for user interface, and Redis for caching, and (4) extensive testing encompassing unit testing, integration testing, performance testing, and user acceptance testing with a sample of 100 active users.Implementation results demonstrate significant improvements across various operational aspects: collection management and lending efficiency increased by 85%, collection search time reduced from an average of 5 minutes to 30 seconds, user satisfaction reached 90% based on usability testing, and paper usage reduced by 90%. System performance shows an average response time of 1.2 seconds with a throughput of 100 requests per second, and system availability reaching 99.9%. The integration of modern features such as advanced search, real-time notifications, and recommendation systems has resulted in a more personalized and effective user experience. The system successfully automates library administration processes and provides real-time digital access to library collections, supporting various digital document formats. However, certain limitations were identified, including high bandwidth requirements and complexity in historical data migration. This research makes a significant contribution to library service modernization and can serve as a reference for similar system development in other educational institutions.   ABSTRAK Penelitian ini mengkaji pengembangan sistem informasi manajemen perpustakaan digital berbasis web menggunakan framework Laravel 8.0, yang bertujuan untuk memodernisasi dan mengoptimalkan layanan perpustakaan konvensional. Studi ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan dalam pengelolaan perpustakaan tradisional, termasuk keterbatasan akses fisik, inefisiensi dalam pengelolaan koleksi, kesulitan dalam pelacakan sirkulasi buku, serta tuntutan era digital untuk layanan yang lebih responsif dan terintegrasi. Dalam aspek metodologi, penelitian mengadopsi model pengembangan waterfall yang dimodifikasi, meliputi empat tahap utama: (1) analisis kebutuhan komprehensif melalui wawancara dengan 50 stakeholder dan observasi di 5 perpustakaan percontohan, (2) perancangan sistem menggunakan pendekatan user-centered design, (3) implementasi menggunakan stack teknologi modern yang terdiri dari Laravel 8.0, MySQL 8.0 untuk basis data, Bootstrap 5 untuk antarmuka pengguna, dan Redis untuk caching, serta (4) serangkaian pengujian menyeluruh mencakup unit testing, integration testing, performance testing, dan user acceptance testing dengan sampel 100 pengguna. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek operasional perpustakaan: efisiensi pengelolaan koleksi dan peminjaman meningkat 85%, waktu pencarian koleksi berkurang dari rata-rata 5 menit menjadi 30 detik, kepuasan pengguna mencapai 90% berdasarkan pengujian usability, dan pengurangan penggunaan kertas hingga 90%. Performa sistem menunjukkan response time rata-rata 1.2 detik dengan throughput 100 request per detik, serta tingkat ketersediaan sistem mencapai 99.9%. Integrasi fitur-fitur modern seperti pencarian lanjutan, notifikasi real-time, dan sistem rekomendasi menghasilkan pengalaman pengguna yang lebih personal dan efektif. Sistem ini berhasil mengotomatisasi proses administrasi perpustakaan dan menyediakan akses digital terhadap koleksi perpustakaan secara real-time, dengan dukungan untuk berbagai format dokumen digital. Meskipun demikian, beberapa keterbatasan teridentifikasi, seperti kebutuhan bandwidth yang tinggi dan kompleksitas dalam migrasi data historis. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan dalam modernisasi layanan perpustakaan dan dapat menjadi referensi untuk pengembangan sistem serupa di institusi pendidikan lainnya.
Transformasi Digital E-Commerce di Era Post-Pandemic: Analisis Tren dan Dampak pada Perilaku Konsumen Indonesia Sari Handayani, Ratna; Gizka Alysah Diva; Eko Nur Hermansyah; Ari Siswati
Jurnal Informatika dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): IKN : Jurnal Informatika dan Kesehatan
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ikn.v2i2.3704

Abstract

The Covid-19 pandemic is the biggest global humanitarian challenge the world has ever faced. The Covid-19 pandemic has brought significant changes to various aspects of life, including people's consumption patterns, especially in shopping behavior. This study aims to analyze changes in online shopping behavior of retail consumers in Indonesia post-Covid-19 pandemic, while identifying the potential for sustainable digital transformation in the retail sector. Social restrictions during the pandemic have encouraged consumers to shift from traditional (offline) shopping methods to online shopping, especially in purchasing essential needs such as food, daily necessities, and fashion products. This shift has not only affected consumers, but also small and medium business actors, including food stalls, grocery stores, and convenience stores, which have begun to utilize digital platforms to survive the economic challenges. This study uses qualitative and quantitative approaches to explore consumer behavior, involving surveys, interviews, and analysis of online transaction data from various e-commerce platforms. The results of the study show significant changes in consumer preferences, where convenience, time efficiency, and ease of access are the main reasons for the increasing popularity of online shopping. In addition, digital transformation in the retail sector is accelerated by technological advances and consumer adaptation to safer and more practical digital payment systems. The findings of this study reveal that online shopping habits formed during the pandemic are likely to continue even after the pandemic ends. This shows the great potential of e-commerce as an important element in the future retail ecosystem. This study also provides recommendations for consumers and businesses to continue to adapt to the development of digital technology, and take advantage of new opportunities offered by digital transformation. The implications of this study include the importance of collaboration between the government, business actors, and digital platform providers to support a more inclusive and efficient retail ecosystem. Digital transformation is not only a short-term adaptation solution, but also a foundation for creating sustainable business models in the future. Thus, online shopping is expected to become a major component in the development of the Indonesian retail sector, along with the increasing adoption of digital technology by the community.   ABSTRAK Pandemi Covid-19 adalah tantang kemanusian global terbesar yang pernah dihadapi dunia. Pandemi Covid-19 telah membawa perubahan yang signifikan pada berbagai aspek kehidupan, termasuk pola konsumsi masyarakat, khususnya dalam perilaku belanja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan perilaku belanja online konsumen ritel di Indonesia pasca-pandemi Covid-19, sekaligus mengidentifikasi potensi keberlanjutan transformasi digital dalam sektor ritel. Pembatasan sosial selama pandemi mendorong konsumen untuk beralih dari metode belanja tradisional (offline) ke belanja online, terutama dalam pembelian kebutuhan esensial seperti makanan, barang kebutuhan sehari-hari, dan produk fashion. Pergeseran ini tidak hanya memengaruhi konsumen, tetapi juga pelaku usaha kecil dan menengah, termasuk warung makan, toko kelontong, dan toko serba ada, yang mulai memanfaatkan platform digital untuk bertahan di tengah tantangan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk mengeksplorasi perilaku konsumen, melibatkan survei, wawancara, serta analisis data transaksi online dari berbagai platform e-commerce. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam preferensi konsumen, di mana faktor kenyamanan, efisiensi waktu, dan kemudahan akses menjadi alasan utama meningkatnya popularitas belanja online. Selain itu, transformasi digital dalam sektor ritel dipercepat oleh kemajuan teknologi dan adaptasi konsumen terhadap sistem pembayaran digital yang lebih aman dan praktis. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa kebiasaan belanja online yang terbentuk selama pandemi kemungkinan besar akan terus berlanjut, bahkan setelah pandemi berakhir. Hal ini menunjukkan potensi besar e-commerce sebagai elemen penting dalam ekosistem ritel masa depan. Penelitian ini juga memberikan rekomendasi bagi konsumen dan pelaku usaha untuk terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi digital, serta memanfaatkan peluang baru yang ditawarkan oleh transformasi digital. Implikasi dari penelitian ini mencakup pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku bisnis, dan penyedia platform digital untuk mendukung ekosistem ritel yang lebih inklusif dan efisien. Transformasi digital tidak hanya menjadi solusi adaptasi jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi untuk menciptakan model bisnis yang berkelanjutan di masa depan. Dengan demikian, belanja online diperkirakan akan menjadi komponen utama dalam perkembangan sektor ritel Indonesia, seiring dengan semakin besarnya adopsi teknologi digital oleh masyarakat.

Page 2 of 3 | Total Record : 24