cover
Contact Name
Agung Rorhi Prayudha
Contact Email
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Phone
+6281947933377
Journal Mail Official
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : -     EISSN : 26566060     DOI : https://doi.org/10.24815/jimpkk
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (JIMPKK) FKIP Universitas Syiah Kuala adalah jurnal elektronik yang berfungsi sebagai wadah untuk publikasi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FKIP Universitas Syiah Kuala. Artikel yang ditulis oleh mahasiswa bersama dosen pembimbingnya ini diterbitkan setelah melalui proses review oleh reviewer dan editor JIMPKK. JIMPKK Universitas Syiah Kuala ini diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS" : 9 Documents clear
PEMANFAATAN DAGING IKAN TONGKOL (Euthynnus affinis) DALAM PEMBUATAN STICK Sarah Maidinar; Yuli Heirina Hamid; Laili Suhairi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikan tongkol merupakan salah satu jenis ikan yang mengandung kadar lemak yang rendah namun tinggi akan kandungan protein. Selain dapat diolah menjadi lauk, ikan tongkol juga dapat diolah menjadi cemilan, salah satunya dalam bentuk cemilan berupa stick ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) mengetahui karakteristik organoleptik (warna, aroma, kerenyahan, dan rasa) stick ikan tongkol (2) mengetahui daya terima konsumen terhadap stick ikan tongkol (3) memperoleh resep standar pembuatan stick ikan tongkol. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah uji pengamatan (Sensory Evaluation) yang dilakukan pada 7 orang narasumber dan uji penerimaan (Acceptability Test) yang diuji cobakan kepada 30 orang panelis konsumen. Data dari uji pengamatan dianalisis dengan cara menentukan nilai rata-rata (mean) total yang diperoleh dari narasumber. Data dari kartu uji penerimaan dianalisis dengan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur pada stick ikan yang diperoleh dari narasumber dan panelis konsumen. Berdasarkan pengamatan oleh narasumber diketahui bahwa, stick ikan yang disukai adalah stick ikan dengan penambahan 50 gram ikan tongkol (DS1) dengan nilai warna 23.71, aroma 23.14, kerenyahan 23.00, dan rasa 23.29. Hasil analisis penerimaan konsumen menunjukkan bahwa stick ikan dengan penambahan ikan tongkol yang disukai adalah perlakuan yang kedua (DS1) dengan nilai rata-rata pada warna 4.36, aroma 4.57, kerenyahan 4.13, dan rasa 4.60. Kesimpulan dari penelitian ini, stick ikan yang disukai narasumber dan panelis konsumen adalah perlakuan kedua (DS1) baik dari segi warna, aroma, kerenyahan, dan rasa. Hipotesis penelitian ini diterima dibuktikan dari H1 diterima karena terdapat pengaruh karakteristik organoleptik dan daya terima konsumen terhadap stick ikan dengan penambahan ikan tongkol. Kepada peneliti berikutnya disarankan untuk melakukan uji proksimat dan uji mutu simpan terhadap stick ikan tongkol.Kata Kunci : Ikan Tongkol, Stick
ANALISIS PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG JANENG (Dioscorea Hispida Dennst.) DALAM PEMBUATAN KUE ADEE Lisa Khairina; Yuli Heirina Hamid; Zuraini Mahyiddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Janeng (Dioscorea hispida dennst) merupakan tanaman banyak mengandung karbohidrat, mineral dan vitamin. Janeng bisa dimanfaatkan menjadi bahan dalam membuat penganan, terutama penganan tradisional khas Aceh, salah satu penganan khas Aceh adalah kue adee. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh standarisasi resesp, mengetahui karakteristik organoleptik dan daya terima konsumen terhadap kue adee dengan penambahan tepung Janeng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di laboratorium Tata Boga Prodi PKK FKIP Unsyiah. Data uji Deskriptif menggunakan analisis WMS dan SD dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan analisis of variance (anova) satu jalur dari konsumen. Kemudian dianalisis dengan menggunalan LSD pada taraf 0,05. Hasil penelitian diperoleh kue adee pada perlakuan kedua (AJ1) dengan penambahan tepung Janeng 30% merupakan perlakuan yang diterima oleh narasumber berdasarkan uji deskriptif dengan nilai rata-rata sebanyak 5,075 dari skala 1-7. Hasil penelitian uji penerimaan konsumen terhadap kue adee dengan penambahan tepung Janeng dengan nilai rata-rata tertinggi terdapat pada kue adee perlakuan kedua (AJ1) dengan nilai 4,25 dengan skala 1-5. Simpulan penelitian ini adalah berdasarkan hasil uji yang dilakukan, baik narasumber maupun konsumen lebih menyukai perlakuan kedua (AJ1) karena pengaruh warna yang bersih, aroma Janeng tidak terlalu kuat, tekstur lembut, serta memiliki rasa manis. Hasil uji daya terima konsumen terhadap warna, aroma, tekstur dan rasa kue adee lebih diterima dengan penambahan tepung Janeng sebanyak 75 gram (30%).Kata Kunci: karakteristik organoleptik, kue adee, tepung Janeng
DAYA TERIMA KONSUMEN TERHADAP CITA RASA RANGGINING UBI JALAR UNGU (Ipomea batatas P) Dede Rosadi; Suryati Sufiat; Yuli Heirina Hamid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ubi jalar merupakan tanaman umbi-umbian dan tergolong tanaman semusim atau berumur pendek.Ubi jalar ungu merupakan sumber karbohidrat dan sumber energi yang cukup tinggiuntuk memenuhi kebutuhan gizi bagi kesehatan tubuh. Serta mudah diolah untuk dijadikan sebagai olahan cemilan tradisional salah satunya Ranggining.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon konsumen terhadap ranggining ubi jalar ungu terhadap karakteristik organoleptik yaitu warna, aroma, rasadan tekstur.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain rancangan acak lengkap (RAL), yaitu satu kali resep kontrol dan dua kali perlakuan. Besar ukuran gram ubi jalar ungu adalah 200 gram dan 250 gram dengan dua kali perlakuan dari tiga produk ranggining yang diberikan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah uji penerimaan (Hedonic Scale) oleh 30 panelis konsumen.Data uji penerimaan dianalisis dengan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur yang diperoleh dari panelis konsumen.Hasil uji penerimaan oleh konsumen yang disukai adalah ranggining dengan menggunakan ubi jalar ungu 200 gram pada perlakuan (Ru2) yaitu dari segi warna ungu pekat (3,9), aroma harum (3,7), tekstur renyah (4,1) dan rasa manis (3,9). Hipotesis penelitian ini diterima (H1) karena terdapat pengaruh pada warna,aroma, tekstur dan rasa. Kesimpulan konsumen lebih menyukai perlakuan ke dua Ru2 terhadap produk ranggining ubi jalar ungu berdasarkan warna, aroma,tekstur, dan rasa.Kata Kunci:Daya Terima, Konsumen, Ranggining, Ubi Jalar Ungu
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BOH GADNG (Diocorea alata ) DALAM PEMBUATAN COOKIES Mulia Sukmawati Bahruni; Izwani .; Yuli Heirina Hamid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKBoh gadng merupakan tanaman umbi-umbian yang merambat dan banyak tumbuh di Aceh.Umbi ini memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi dan dapat diolah menjadi berbagaimacam makanan, salah satunya cookies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik(warna, aroma, rasa dan tekstur), resep standar, daya terima konsumen, kandungan gizi (karbohidrat, protein dan lemak), serta daya simpan cookies tepung boh gadng. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan uji pengamatan (Sensory Evaluation ) yang dilakukan oleh 7 orangnarasumber, uji penerimaan (Accetaptability Test ) oleh 30 orang panelis konsumen. Data ujipengamatan dianalisis dengan menentukan nilai rata-rata (mean) dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan menggunakan analisis varian (anava) satu jalur. Hasil analisis data dari narasumber menunjukkan bahwa cookies tepung boh gadng (BR1) memperoleh nilai yangtinggi de ngan nilai rata-rata (23,58) dari segi tekstur, rasa (23,15), warna(23), dan aroma (23). Hasil analisis data terhadap penerimaan konsumen menunjukkan bahwa cookiestepung boh gadng(BR1) mempe ur (4,6), aroma(4,57), dan rasa (4,37). Hasil analisis nilai gizi cookies tepung boh gadng mengandung energi total 449,1 kkal, lemak 24,02%, karbohidrat 6,61%, protein 9,13%. Daya simpan cookies tepung boh gadng(BR1) selama 8 minggu. Diharapkan pembaca dapat mencoba membuat cookies tepung boh gadng sebagai produk untukdijadikan sebuah peluang usaha, kepada peneliti lainnya dapat mencoba mengolah penganan lain dengan dengan bahan dasar tepung boh gadngKata Kunci: tepung boh gadng, cookies.
GAYA BELAJAR MAHASISWA TATA BUSANA YANG MERAIH PREDIKAT PUJIAN Nanda Sukma; Anizar Ahmad; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wisuda sarjana srata 1 Universitas Syiah Kuala pada periode ke empat tahun 2019 merupakan wisuda dengan lulusan Pujian terbanyak sejauh ini di Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui gaya belajar yang dominan yaitu gaya belajajar auditorial, visual, atau kinestik dan faktor-faktor pendorong mahasiswa berprestasi pada Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga kosentrasi Tata Busana, faktor-faktor yang diteliti adalah faktor internal berupa kondisi Fisiologis, minat, intelegensi dan motivasi dan faktor eksternal berupa Lingkungan sosial keluarga serta teman sejawat, kurikulum dan fasilitas di rumah dan di Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kualitatif dengan teknik purposive sampling, kriteria yang ditentukan adalah predikat pujian. Pada penelitian ini peneliti menemukan setiap subjek memiliki gaya belajar yang berbeda-beda, setiap subjek tetap dapat menyerap informasi yang diberikan di kelas walaupun kurang sesuai dengan gaya belajarnya. Minat serta pandangan subjek mengenai pendidikan juga sangat berpengaruh terhadap pencapaian prestasi subjek. Subjek dengan minat dan pandangan yang postif terhadap pendidikan di Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga memiliki prestasi yang lebih bagus. Sedangkan faktor eksternal yang paling berpengaruh adalah dukungan dari keluarga karena dengan adanya dukungan dari keluarga kemudahan dari segi fasilitas juga ikut tercapai. Subjek yang dengan kebutuhan berprestasi yang tinggi memiliki minat yang lebih tinggi serta tidak membutuhkan banyak dukungan moral dari teman sejawat.Kata kunci: gaya belajar, mahasiswa, predikat pujian
SIKAP SISWA DALAM PENGGUNAAN SERAGAM SEKOLAH DI SMP NEGERI 13 BANDA ACEH Ulva, Nadya; Ahmad, Anizar; Fitriana, F
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemakaian seragam sekolah sebagai salah satu alat kedisiplinan, kerapian dan keteraturan siswa dalam melaksanakan pendidikan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa menerima tata tertib dan mengidentifikasi kepatuhan siswa dalam menjalankan tata tertib berbusana muslim di SMP Negeri 13 Banda Aceh. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif dengan jumlah sampel 55 siswa dengan pengambilan sampel dengan menggunakan random sampling untuk mengetahui sikap di ukur melalui skala likert. Teknik pengumpulan data dengan cara membagikan angket (kueisioner) kepada siswa. Selanjutnya dianalisis data secara Kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman siswa di SMP Negeri 13 Banda Aceh dalam menerima tata tertib sekolah termasuk katagori kurang sebesar (46%). Hal ini dapat dari banyaknya siswa memodifikasi seragam sekolah. Siswa tidak menggunakan pakaian dengan rapi yang dampaknya siswa tersebut akan mendapatkan sanksi dan hukuman dari sekolah. Dan terkait dengan kepatuhan siswa dalam menggunakan busana muslim sebagian besar termasuk katagori cukup sebesar (60%) yaitu siswa dengan sengaja memodifikasi seragam sekolah di luar ketentuan yang diperbolehkan, bagi siswa perempuan memendekkan baju, menggunakan model kerudung yang tidak menutupi dada, serta kebiasaan menggunakan seragam sekolah yang modis agar tampil menarik. Bagi siswa laki-laki memodifikasi celana hingga menjadi kuncup agar tampil keren. Disarankan kepada orang tua dapat bekerjasama dengan pihak sekolah dalam upaya melatih kedisplinan sekolah dalam pemakaian seragam sekolah.Kata Kunci : Siswa, Seragam sekolah, Disiplin.
PENGGUNAAN BAHAN ALAMI DALAM PENCIPTAAN MOTIF PADA BAHAN TEKSTIL Nur Hikmah; Mukhirah .; Rosmala Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Warna merupakan salah satu unsur dalam kehidupan manusia, warna merupakan salah satu unsur kehidupan dalam seni dan desain, selain unsur-unsur visual lainnya seperti: garis, bidang, bentuk, barik (tekstur), nilai, dan ukuran. Motif mempunyai makna simbolik yang sejak dahulu digunakan untuk acara tersebut, Busana tekstil untuk busana memerlukan persyaratan khusus, karena itu tidak seluruh tekstil yang ada dapat digunakan untuk busana. Syarat tekstil untuk busana, ialah memberikan kenyaman dan layak dipakai. Penelitian ini bertujuan untukMengidentifikasi bahan alam yang dapat digunakan sebagai perwarnaan pada bahan tekstil, Mengetahui langkah langkah pembuatan zat pewarna alami dari bahan alam. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen (true experiment), Subjek dari penelitian ini adalah zat pewarna alami dari bahan alam yang sebagai bahan utama untuk dijadikan pewarna alami dalam penciptaan motif dengan teknik Ikat Celup sebagai teknik pewarnaan pada produk bahan tekstil dari pewarna alami, Pengumpulan data diperolehdariobservasi,dukumentasidanstudipustaka,BerdasarkanhasilpenelitiandaneksperimenyangtelahdilakukanTanamansecang,kunyitdanpinangdapatdigunakansebagaipewarnaalamidalampenciptanmotifpadabahantekstildenganprosespencelupanikatcelupyangmenggunakan berbagai proses mordanting dan jenis fiksasi, Hasil pewarnaan bahan alami pada bahan tekstil kualitas ketuaan warna adalah baik pada proses pre mordantingpada jenis bahan alami kayu secang menghasilkan warna merah muda, kunyit menghasilkan warna kuning cerah dan pinang menghasilkan warna coklat tua, Kualitas ketajaman motif adalah baik pada proses post mordanting dan pada jenis kain menggunakan mordan dan difiksasi dengan garam kasar menghasilkan warna muda, Kain yang difiksasi dengan tawas menghasilkan warna cerah.dan, Kainyangdifiksasidengankapurmenghasilkanwarnatua.Adapengaruhprosesmordantingdenganjenismordanpadapencelupanbahantekstildenganekstrakbahanalamipadaketahananlunturterhadappencuciandanketajamanmotif.Kata Kunci : Warna Alami, Motif, Bahan Tekstil
PENGAPLIKASIAN TEKNIK SHIBORI DENGAN PEWARNA SINTETIS PADA BUSANA ANAK Dinda Aulia; Rosmala Dewi; Novita .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peradaban manusia telah mengalami kemajuan dan terus berkembang hingga saat ini, salah satu bidang yang berdampak atas perkembangan tersebut adalah dunia fashion. Shibori merupakan kesenian dari Jepang, yaitu menghiasi kain dengan pola tertentu dengan cara mengikat, menjahit, melipat bahan kain kemudian dicelup kedalam pewarna. Pewarna sintetis merupakan zat pewarna kimia dengan berbagai variasi warna yang lebih menjanjikan dan mudah ditemukan. Kegiatan eksperimen pada penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan produk busana anak sebagai varian baru sekaligus menambah keberagaman serta dapat memberi inspirasi dalam dunia tekstil dan desain busana anak. Penulis memperhatikan pemilihan material tekstil, jenis pewarna, bahan kimia, susunan komposisi, seta jenis teknik Shibori yang digunakan pada penelitian ini. Hal ini bertujuan untuk menciptakan sebuah pembaharuan dalam produk busana anak yang lebih eksploratif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen terapan dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan teknik dokumentasi, teknik kepustakaan, eksperimen terapan dan kuesioner. Dalam menganalisis data, penulis menggunakan rumus distribusi frekuensi perhitungan persentase. Hasil analisis data dari eksperimen dinarasikan sesuai dengan langkah-langkah kerja dan hasil yang diperoleh. Tanggapan responden sangat menyukai produk hasil eksperimen teknik shibori dengan pewarna sintetis pada busana anak. Motif yang dihasilkan memakai teknik shibori kumo, shibori nui, dan shibori itajime. Menciptakan tiga produk busana anak usia 3-5 tahun yaitu dengan model dasar bosque, empire, dan princess, dari ketiga model ini yang paling disenangi ialah model dasar bosque dengan memakai teknik shibori nui. Diharapkan dengan adanya teknik shibori ini dapat membuka wawasan mahasiswa dan juga masyarakat dalam membuat produk-produk dengan motif-motif yang unik.Kata Kunci: Teknik Shibori, Pewarna Sintetis, Busana Anak
PENERAPAN MOTIF KERAWANG GAYO MENGGUNAKAN TEKNIK PRINTING PADA BUSANA PENARI Suraini .; Fadhilah .; Nurbaiti .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 5, No 3 (2020): AGUSTUS
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kerawang Gayo merupakan indentitas masyarakat Gayo. Kerawang Gayo adalah salah satu ragam atau motif dalam menghias kain. Menghias atau membordir kerawang Gayo ini merupakan suatu kerajinan yang dapat dimanfaatkan oleh para kaum wanita maupun kaum pria. Motif kerawang Gayo awal mulanya berasal dari penggambaran alam di daerah Gayo yaitu alam hewani (flora) dan alam tumbuh-tumbuhan (fauna). Penelitian ini bertujuan untuk Pertama Motivasi penari menggunakan busana kerawang Gayo dengan teknik printing kedua Mengetahui tanggapan tokoh adat tentang busana kerawang Gayo pada busana penari dengan teknik printing ketiga Mengetahui penerapan motif kerawang Gayo pada busana penari dengan teknik printing. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan subjek penelitian enam orang responden terdiri dua orang Tokoh adat, satu orang perancang busana tradisional Gayo dan tiga orang penari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Dari hasil analisis data, temuan dalam penelitian ini dapat dikemukakan yaitu ada Enam jenis motif pada kerawang Gayo yang sering digunakan. Emun Berangkat, Puter Tali, Peger, Ulen, Pucuk Rebung, Rante. Lima warna yang digunakan dalam kerawang Gayo pada busana penari yaitu Ilang(merah), koneng(kuning), Poteh(putih), Ijo(hijau), Item(hitam), dan bahan yang digunakan dalam teknik ptinting kerawang Gayo pada penari adalah bahan jenis mori primissima, katun primissima, kain satin dan pewarna batik sablon disebut Vigmen yang berfungsi untuk membuat penari lebih leluasa untuk bergerak. Jadi simpulan dari penelitian ini adalah memotivasi penari untuk menggunakan busana printing dengan kualitas yang tetap terjaga dengan harga yang terjangkau dan proses pembuatan busana printing dengan cepat. Penari sangat menerima dan merespon dengan baik terhadap pengembangan motif kerawang Gayo yang diterapkan pada busana penari menggunakan teknik printing. Penerapan motif kerawang Gayo pada busana penari menggunakan teknik printing merupakan salah satu cara untuk mempertahankan kebudayaan masyarakat Gayo dengan mengutamakan kenyamanan penari. Diharapkan kepada masyarakat Gayo agar selalau menjaga dan melestarikan salah satu budaya yang diwariskan nenek moyang termasuk Kerawang Gayo tanpa menghilangkan simbol demi kenyamanan.Kata Kunci: Kerawang Gayo, Teknik Printing, Busana Penari

Page 1 of 1 | Total Record : 9