cover
Contact Name
Agung Rorhi Prayudha
Contact Email
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Phone
+6281947933377
Journal Mail Official
agungrorhiprayudha@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee, Darussalam, Banda Aceh.
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : -     EISSN : 26566060     DOI : https://doi.org/10.24815/jimpkk
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (JIMPKK) FKIP Universitas Syiah Kuala adalah jurnal elektronik yang berfungsi sebagai wadah untuk publikasi hasil penelitian mahasiswa S1 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga FKIP Universitas Syiah Kuala. Artikel yang ditulis oleh mahasiswa bersama dosen pembimbingnya ini diterbitkan setelah melalui proses review oleh reviewer dan editor JIMPKK. JIMPKK Universitas Syiah Kuala ini diterbitkan 4 (empat) kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Articles 272 Documents
Preferensi Konsumen Terhadap Dimsum dengan Penambahan Labu Siam (Sechium edule) Sulissinawari, Sulissinawari; Suhairi, Laili; Faudiah, Nurul; Maryam, Siti; Hamid, Yuli Heirina
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i3.34814

Abstract

Masyarakat masih kurang memanfaatkan dan mengolah labu siam (Sechium edule) atau labu jipang dalam kehidupan sehari hari. Labu siam hanya diolah menjadi sayuran. Tujuan penelitian ini mengetahui (1) karakteristik organoleptik dimsum yang ditambahkan labu siam ditinjau dari aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa; (2) mengetahui resep standar dimsum dengan penambahan labu siam; (3) mengetahui tingkat daya terima konsumen terhadap dimsum dengan penambahan labu siam. Penelitian ini dilakukan dengan tiga perlakuan yaitu: tanpa penambahan labu siam 0% (0 gr), penambahan 20% (50 gr), dan 40% (100 gr) labu siam dalam campuran adonan isian dimsum. Hasil uji pengamatan yang dilakukan oleh narasumber terhadap karakteristik (warna, aroma, tekstur dan rasa) pada dimsum dengan diperoleh bahwa nilai yang tertinggi dari segi warna adalah 6,21 pada perlakuan III, nilai yang tertinggi dari segi aroma adalah 6,08 pada perlakuan III, nilai yang tertinggi dari segi tekstur adalah 6,13 pada perlakuan III, nilai yang tertinggi dari segi rasa adalah 6,29 pada perlakuan III. Penambahan labu siam memberikan pengaruh terhadap mutu organoleptik dimsum, khususnya pada tekstur dan rasa.
Penambahan Kulit Melinjo (Gnetum gnemon Linn) Pada Topping Pizza Lestari, Riska Anggi; Hamid, Yuli Heirina; Maryam, Siti; Indani, Indani; Suhairi, Laili
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i3.34830

Abstract

Gnetum gnemon Ladalah jenis tanaman berbiji terbuka (Gymnospermae) yang biasa disebut dengan Melinjo. Buah melinjo biasanya dikonsumsi sebagai pelengkap sayuran rumah tangga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh standardisasi resep dan daya terima konsumen melalui uji organoleptik terhadappizza dengan penambahan kulit melinjo.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui uji pengamatan oleh lima narasumber dengan menggunakan Sensory Evaluation Card, dan uji penerimaan kepada 30 panelis konsumen dengan menggunakan Hedonic Scale Card. Hasil data uji pengamatan dianalisis dengan menghitung rata-rata (mean) yang diperoleh dari narasumber, sedangkan data uji penerimaan konsumen dianalisis menggunakan analisis of variance (ANOVA) satu jalur, apabila ada pengaruh yang signifikan maka dilanjutkan dengan uji LSD pada taraf signifikansi 0,05. Hasil uji pengamatan narasumberdiketahui warnayang disukai pada perlakuan ketiga (PK2) dengan nilai rata-rata 22,18 dan menyukai rasa pada perlakuan pertama (PK0) dengan nilai rata-rata 21,22, sedangkan pada konsumen menyukai warna pada perlakuan kedua (PK1) nilai rata-rata uji 4,4 dan menyukai rasa pada perlakuan kedua (PK1) dengan nilai rata-rata uji pengamatan rasa 4,16. Penilaian pada aroma yang disukai oleh narasumber dan konsumen yaitu pada perlakuan ketiga (PK2) dengan nilai rata-rata uji aroma panelis narasumber 22,16, dan nilai rata-rata aroma panelis konsumen 4,36. Penilaian tekstur yang disukai panelis narasumber dan konsumen yaitu pada perlakuan pertama (PK0) dengan nilai rata-rata uji tekstur oleh narasumber 21,18 dan nilai rata-rata uji tekstur panelis konsumen 4,4. Hipotesis penelitian dapat diterima (H1) karena terdapat pengaruh pada warna, aroma, tekstur dan rasa. Kesimpulan bahwa hasil penerimaan panelis konsumen terhadap warna, aroma, tekstur, dan rasa pizza dengan penambahan kulit melinjo menunjukkan bahwa terdapat perbedaan karakteristik organoleptik pada setiap perlakuan.Kata Kunci: Karakteristik Organoleptik, Kulit Melinjo, Pizza
Penciptaan Busana Exotic Dramatic Style Dengan Batik Bermotif Pakan Nan Rami Putri, Rayosha Nabilla; Rahmanita, Nofi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i3.35417

Abstract

AbstrakPenciptaan busana berjudul Exotic dramatic style dengan Batik Bermotif Pakan nan Rami bertujuan menghadirkan karya fashion yang menggabungkan unsur budaya lokal Minangkabau melalui motif batik dalam gaya exotic dramatic. Inspirasi utama berasal dari suasana pasar tradisional Sumatera Barat yang ramai dan penuh warna, direpresentasikan melalui motif Pakan nan Rami yang dibuat dengan teknik batik tulis. Proses penciptaan meliputi sumber ide, landasan penciptaan, tinjauan, eksplorasi, observasi ke lapangan, perancangan desain, pemilihan bahan, teknik pewarnaan batik, hingga penggarapan dan penyajian dalam fashion show. Karya ini busana ready to wear menggunakan siluet H dengan bahan dril, lurik, dan katun primisima batik tulis. Dengan karya ini, pelestarian budaya lokal diharapkan dapat berjalan beriringan dengan inivasi fashio modren. Selain itu karya ini memberikan kontribusi pada pengembangan desian mode yang berbasis budaya Minangkabau, sekaligus memperkenalkan keunikan budaya Sumater Barat ke dunia fashion yang lebih luasAbstractThe creation process includes the source of ideas, the basis of creation, review, exploration, field observation, design planning, material selection, batik coloring techniques, to the processing and presentation in a fashion show. This work is a ready-to-wear clothing using an H silhouette with drill, lurik, and primisima cotton hand-drawn batik materials. With this work, the preservation of local culture is expected to go hand in hand with modern fashion innovation. In addition, this work contributes to the development of fashion design based on Minangkabau culture, while introducing the uniqueness of West Sumatran culture to the wider fashion world.The creation of a fashion entitled "Exotic dramatic style with Pakan nan Rami Batik Motif" aims to present a fashion work that combines elements of local Minangkabau culture through batik motifs in an exotic dramatic style. The main inspiration comes from the bustling and colorful atmosphere of the traditional markets of West Sumatra, represented through the "Pakan nan Rami" motif made with hand-drawn batik techniques.
Hubungan Pengetahuan Mahasiswa Tata Busana Terhadap Pakaian Tradisional Aceh Dan Pelestariannya Nahrisyah, Putri Ratu; Fadhilah, Fadhilah; Fitriana, Fitriana; Dewi, Rosmala; Prayudha, Agung Rorhi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i3.34889

Abstract

ABSTRAKPutri Ratu Nahrisyah (2025) Hubungan Pengetahuan Mahasiswa Tata Busana Terhadap Pakaian Tradisional Aceh Dan Pelestariannya. [Skripsi.Universitas Syiah Kuala]. Dibawah bimbingan Dr. Fadhilah, M.Pd dan Dra. Fitriana, M.SiPenelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian pakaian tradisional Aceh sebagai bagian dari warisan budaya yang mencerminkan identitas, nilai historis, dan simbolis masyarakat. Dalam era globalisasi, minat generasi muda terhadap pakaian tradisional semakin menurun, tergantikan oleh preferensi terhadap busana modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan mahasiswa Tata Busana FKIP Universitas Syiah Kuala terhadap pakaian tradisional Aceh dan kesadaran mereka dalam upaya pelestariannya.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 63 responden dari mahasiswa angkatan 2020 dan 2021. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara statistik untuk melihat hubungan antara variabel pengetahuan dan pelestarian. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan mahasiswa tentang pakaian tradisional Aceh dengan kesadaran mereka dalam melestarikannya.Mahasiswa yang memiliki pemahaman yang baik tentang pakaian tradisional lebih cenderung berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian melalui karya desain, kampanye budaya, serta keterlibatan dalam kegiatan budaya lokal. Pengetahuan yang diperoleh dari pembelajaran di kelas, media, dan pengalaman langsung menjadi landasan penting dalam mengembangkan inovasi pelestarian yang tetap mempertahankan nilai budaya meskipun dikemas secara modern. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan dapat mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya.Kata kunci: Pakaian tradisional Aceh, pelestarian budaya, pengetahuan mahasiswa, tata busana, budaya lokal
Efektivitas Penerapan Sistem Blok Terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Batik di Jurusan Kriya Tekstil SMKN 1 Mesjid Raya Munauarah, Syakila; Fitriana, Fitriana; Fadhilah, Fadhilah; Nurbaiti, Nurbaiti; Mahyiddin, Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i3.35153

Abstract

Pembelajaran dengan sistem blok menciptakan pembelajaran yang lebih sedikit setiap hari, namun bertemu untuk waktu yang cukup lama dalam satu blok. SMKN 1 Mesjid Raya sudah menerapkan pembelajaran dengan sistem blok untuk meningkatkan fokus peserta didik terhadap penguasaan kompetensi tertentu, tetapi dalam penerapannya masih terjadi dan dijumpai beberapa kendala.Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan pembelajaran dengan sistem blok terhadap hasil belajar Mata Pelajaran Batik, , dan kendala yang dihadapi dalam proses pembelajaran dengan sistem blok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI Kriya Tekstil SMKN 1 Mesjid Raya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebar secara offline kepada responden. Untuk menguji instrument butir soal, dilakukan uji validitas dan uji realibilitas. Selanjutnya, dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji linearitas. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji analisis deskriptif dan uji korelasi pearson product moment. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem blok pada pembelajaran efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam Mata Pelajaran Batik. Hambatan yang terjadi dalam proses pembelajaran dengan sistem blok adalah peserta didik dapat tertinggal banyak materi walaupun tidak hadir hanya sehari dikarenakan panjangnya durasi pembelajaran dalam sekali pertemuan, dan kurangnya variasi metode mengajar dari guru.
Penerapan Model Berbasis Proyek untuk Mengembangkan Inovasi dan Estetika Mahasiswa di Mata Kuliah Kerajinan Jurusan PKK Universitas Negeri Medan Saragih, Vina Gabriella; Daryana, Aditiya Pratama; Akita, Amalia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i3.35432

Abstract

The Craft subject in the Culinary Education Study Program at Universitas Negeri Medan plays a crucial role in shaping students creativity, innovation, and aesthetic sensitivity. However, conventional teaching methods are often less effective in fostering active student engagement. This study aims to analyze the implementation of the Project-Based Learning (PjBL) model in the Craft course and its impact on the development of students innovation and aesthetics. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through classroom observation, in-depth interviews with two lecturers and six students, and documentation in the form of project reports and photos of students works. The learning process was conducted over one semester through stages of planning, implementation, evaluation, and reflection. The findings reveal that PjBL encouraged students to become more active, creative, and innovative. The projects produced, such as beaded tissue boxes, keychains, graduation flowers, and braided bags, demonstrated significant improvement in innovation and aesthetics. Challenges such as limited materials and time did not diminish the quality of the outcomes; instead, they motivated students to develop creative solutions. Overall, the application of PjBL proved effective in enhancing students collaborative skills, aesthetic abilities, and problem-solving capacities, making it a suitable method for sustainable implementation in Craft learning.
Substitusi Tepung Terigu Dengan Tepung Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dalam Pembuatan Choux Pastry Maulidina, Cut Dikha; Indani, Indani; Hamid, Yuli Heirina; Faudiah, Nurul; Mahyiddin, Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 3 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i3.34508

Abstract

Labu kuning segar memiliki daya simpan relatif pendek sehingga perlu dilakukan pengolahan agar lebih tahan lama. Penelitian bertujuan untuk mengetahui (1) Pengaruh substitusi tepung labu kuning terhadap karakteristik organoleptik warna, aroma, tekstur, dan rasa (2) menstandarisasikan resep choux pastry dengan substitusi tepung terigu dengan tepung labu kuning (3) pengaruh substitusi tepung terigu dengan tepung labu kuning terhadap daya terima konsumen pada choux pastry. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan uji anova satu jalur. Terdapat tiga perlakuan substitusi tepung terigu dengan tepung labu kuning yang berbeda digunakan dalam penelitian ini dengan substitusi tepung terigu dengan tepung labu kuning: 10%, 15%, dan 20%. Hasil uji pengamatan narasumber terhadap choux pastry substitusi tepung terigu dengan tepung labu kuning (Clk1) mempunyai nilai rata rata warna (6,2) sangat kuning oranye, tekstur (6,2) sangat renyah, aroma (5,7) kuat labu kuning, dan rasa (6,2) gurih manis. Nilai rata-rata hasil uji konsumen memberikan nilai rata-rata choux pastry subtitusi tepung terigu dengan tepung labu kuning (Clk2) warna (4,16), aroma (4,03) tekstur (3,9) dan rasa (3,9). Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat pengaruh terhadap karakteristik organoleptik choux pastry substitusi tepung terigu dengan tepung labu kuning dengan demikian hipotesis diterima (Ha).
Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran PjBL Pada Mata Kuliah Tata Hidang Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Universitas Syiah Kuala Lingrung, Andi Putri Elviana; Indani, Indani; Hamid, Yuli Heirina; Suhairi, Laili; Mahyiddin, Zuraini
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i1.34100

Abstract

ABSTRAKTata hidang adalah cara menyajikan makanan dan minuman kepada tamu dengan banyak pelayanan, seperti keramahan, kecepatan, dan ketelitian. Penelitian ini bertujuan mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Project-Based Learning pada mata kuliah Tata Hidang selama proses pembelajaran dan apakah penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa Departemen PKK FKIP USK. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara, mengobservasi kelas tata hidang selama proses pembelajaran dan mewawancarai 5 informan yaitu 2 orang dosen dan 3 orang mahasiswa. Teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PjBL pada mata kuliah tata hidang sesuai dengan langkah-langkah PjBL, meskipun terdapat beberapa kendala menggunakan model pembelajaran PjBL, namun kelebihan nya lebih mendominan. Berdasarkan Daftar Peserta dan Nilai Akhir (DPNA) Tata Hidang Semester Ganjil 2024/2025 terbukti adanya peningkatan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah tata hidang yang menggunakan model pembelajaran PjBL. Penerapan model pembelajaran PjBL ini terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa.Kata Kunci : Model pembelajaran PjBL, Tata Hidang, Hasil Belajar
Transformasi Desainer Fashion Pada Asosiasi Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Aceh Terhadap Pemanfaatan Desain Digital Natasyarah, Fatia Bilqis; Dewi, Rosmala; Nurbaiti, Nurbaiti; Novita, Novita; Fadhilah, Fadhilah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i1.32745

Abstract

TRANSFORMASI DESAINER FASHION PADA ASOSIASI INDONESIA FASHION CHAMBER (IFC) CHAPTER ACEH TERHADAP PEMANFAATAN DESAIN DIGITALABSTRAKPerkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap desainer fashion. Transformasi yang dialami oleh desainer fashion dari metode desain konvensional ke penggunaan teknologi desain digital menjadi fokus utama dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong peralihan tersebut, serta mengevaluasi pemanfaatan dan efisiensi aplikasi digital dalam proses desain fashion. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan desainer fashion yang tergabung dalam aosiasi IFC (Indonesia Fashion Chamber) chapter Aceh yang telah beralih ke penggunaan aplikasi digital, observasi langsung proses desain, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desainer fashion memilih untuk beralih ke aplikasi digital karena beberapa alasan utama, antara lain: kemudahan dalam modifikasi desain, efisiensi waktu, dan berbagai fitur yang dapat mempersingkat proses pengerjaan. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa aplikasi digital memungkinkan desainer untuk menghasilkan prototipe virtual yang akurat dan realistis, sehingga mengurangi biaya produksi sampel fisik. Efisiensi penggunaan aplikasi digital juga tercermin dari peningkatan produktivitas dan kualitas desain yang dihasilkan. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi kurva belajar untuk menguasai teknologi baru serta biaya lisensi perangkat lunak yang cukup tinggi. Secara keseluruhan, transformasi desainer fashion dari metode konvensional ke digital memberikan manfaat yang signifikan, meskipun juga menghadirkan tantangan tersendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan pelatihan yang tepat dan investasi dalam teknologi, desainer fashion dapat mengoptimalkan potensi aplikasi digital untuk menciptakan karya-karya yang inovatif dan berkualitas tinggi.Kata kunci : Transformasi Desainer Fashion, Desain Digital, Efisiensi1Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Universitas Syiah Kuala2Dosen Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Universitas Syiah KualaTHE TRANSFORMATION OF FASHION DESIGNERS IN THE ASSOCIATION OF INDONESIAN FASHION CHAMBER (IFC) CHAPTER ACEH TOWARDS THE UTILIZATION OF DIGITAL DESIGNFatia Bilqis Natasyarah1, Rosmala Dewi2, Nurbaiti2, Novita2,Fadhilah2Family Welfare Education Study ProgramFaculty of Teacher Training and EducationSyiah Kuala University, Banda Aceh, IndonesiaABSTRACTThe development of digital technology has brought significant changes to fashion designers. The transformation experienced by fashion designers from conventional design methods to the use of digital design technology is the main focus of this research. This study aims to identify the factors driving this transition and to evaluate the utilization and efficiency of digital applications in the fashion design process. The research method used is qualitative with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with fashion designers who are members of the IFC (Indonesia Fashion Chamber) Aceh chapter who have transitioned to using digital applications, direct observation of the design process, and analysis of related documents. The research results show that fashion designers choose to switch to digital applications for several main reasons, including: ease of design modification, time efficiency, and various features that can shorten the work process. Additionally, this study found that digital applications enable designers to produce accurate and realistic virtual prototypes, thereby reducing the cost of physical sample production. The efficiency of using digital applications is also reflected in the increased productivity and quality of the designs produced. However, challenges faced include the learning curve to master new technology and the relatively high software licensing costs. Overall, the transformation of fashion designers from conventional to digital methods provides significant benefits, though it also presents its own challenges. This study concludes that with proper training and investment in technology, fashion designers can optimize the potential of digital applications to create innovative and high-quality works.Keywords: Transformation Of Fashion Designers, Digital Design, Efficiency1Student of the Family Welfare Education Study Program FKIP Syiah Kuala University2Lecturer of the Family Welfare Education Study Program FKIP Syiah Kuala University
Pengaruh Event Flash Sale Pada Marketplace Shopee Terhadap Perilaku Konsumen dalam Membeli Produk Fashion Misnaiyah, Misnaiyah; Dewi, Rosmala; Prayudha, Agung Rorhi; Nurbaiti, Nurbaiti; Indani, Indani
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol 10, No 4 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpkk.v10i4.35921

Abstract

Flash sale memicu keputusan pembelian impulsif dari konsumen yang sering kali membeli barang karena harga diskon yang menarik dan waktu yang terbatas, sehingga konsumen merasa kurang puas terhadap produk yang dibeli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasi event flash sale pada marketplace Shopee mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli produk fashion, mengidentifikasi sejauh mana event flash sale Shopee dapat memicu pembelian implusif serta mengukur dan mengidentifikasi tingkat kepuasan konsumen. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa Departemen Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Syiah Kuala Angkatan 2021, 2022, 2023, 2024 berjumlah 311 mahasiswa untuk sampel ditentukan menggunakan Rumus Slovin sejumlah 76 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online melalui Google Form dan dianalisis menggunakan SPSS versi 23 melalui analisis deskriptif, uji t, dan uji F. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa urgensi waktu dan besaran diskon menjadi faktor pendorong utama keputusan pembelian cepat tanpa perencanaan, event flash sale berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumen, dengan t hitung 5,639 t tabel 2,048 dan signifikansi 0,000 0,05, serta F hitung 31,794 dengan signifikansi 0,000 0,05. Flash sale terbukti mendorong mahasiswa untuk melakukan pembelian, terutama karena adanya urgensi waktu, potongan harga besar, serta promosi visual yang menarik.