cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 10 (2025)" : 47 Documents clear
Tingkat Pengetahuan Keluarga Dalam Pencegahan Penularan Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Tuban Lintang Padharani Atmajaningtyas; Wahyuningsih Triana Nugraheni; Wahyu Tri Ningsih; Teresia Retna Puspitadewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1935

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis, terutama menyerang paru-paru. Meski penanggulangan terus dilakukan, kasus TBC Paru di Indonesia masih tinggi. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya pengetahuan keluarga dalam mencegah penularan. Di wilayah Puskesmas Tuban, kasus TBC meningkat dari 51 (2022), menjadi 69 (2023), dan 75 kasus (2024). Penelitian ini bertujuan mengukur tingkat pengetahuan keluarga dalam pencegahan penularan TBC Paru. Desain pada penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan Crossectional. Populasi penelitian adalah seluruh keluarga pasien tuberkulosis paru tahun 2024 di Pukesmas Tuban berjumlah 75 orang dengan sampel 64 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Variabel penelitian yaitu tingkat pengetahuan keluarga dalam pencegahan penularan tuberkulosis paru. Data diambil dengan kuesioner dan diolah dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruhnya (95%) keluarga penderita Tuberkulosis Paru di Puskesmas Tuban berusia 19–59 tahun, sebagian besar (58%) berpendidikan SMA, dan sebagian besar (55%) memiliki pekerjaan. Namun, hampir setengahnya (41%) keluarga penderita memiliki pengetahuan yang kurang dalam pencegahan penularan TBC. Namun, seluruhnya (100%) keluarga penderita dengan pengetahuan kurang berumur 10–19 tahun, seluruhnya (100%) keluarga penderita berpendidikan SD, dan hampir setengahnya (48%) keluarga penderita dengan pengetahuan kurang memiliki pekerjaan. Upaya menurunkan angka TBC Paru dapat dilakukan melalui motivasi dan konseling selama pengobatan, serta peningkatan penyuluhan, motivasi, dan pelayanan oleh tenaga kesehatan, khususnya kepada keluarga yang memiliki anggota terinfeksi TBC Paru.
Efektivitas Pemberian Kompres Air Hangat Dan Kompres Hangat Jahe Terhadap Penurunan Nyeri Pada Penderita Asam Urat Di Desa Alassumur Lor Besuk Fitratul Aini; Nur Hamim; Nafolion Nur Rahmat
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1936

Abstract

Asam urat adalah suatu penyakit yang berkaitan dengan metabolik dimana kadar asam urat dalam tubuh sudah tidak bisa terkontrol. Nyeri sendi merupakan tanda dan gejala dari penyakit asam urat, nyeri ini sangat menganggu dan menyulitkan banyak orang dan juga dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian kompres air hangat dan kompres hangat jahe terhadap penurunan nyeri pada penderita asam urat. Penelitian ini menggunakan metode pre eksperimental design dengan two group pre post test design, setiap kelompok sebanyak 17 responden Populasi sebanyak 34 responden dengan pengambilan teknik total sampling. Skala data yang digunakan yaitu interval, menggunakan alat ukur lembar observasi Numeric Rating Scale (NRS). Menggunakan uji wilcoxon signed rank test.Hasil dari pre kompres air hangat skala nyeri tertinggi 5 (sangat menyedihkan), sedangkan kompres hangat jahe skala nyeri tertinggi 6 (intens). Hasil dari post kompres air hangat skala nyeri tertingginya 4 (menyedihkan), sedangkan kompres hangat jahe skala nyeri tertinggi 5 (sangat menyedihkan).Diharapkan untuk responden dapat menerapkan kompres air hangat dan kompres hangat jahe sebagai salah satu cara untuk menurunkan nyeri asam urat, selain bahan yang digunakan sangat mudah kompres air hangat dan kompres hangat jahe sangat efektiv dalam menurunkan nyeri asam urat.
Pengaruh Finger Painting Terhadap Perkembangan Kognitif Pada Anak Prasekolah Usia 3-4 Tahun Di PAUD TP Al Ikhlas Desa Plaosan Kecamatan Krucil Kabupaten Probolinggo Siti Sulaiha; Dodik hartono; Alwin widhiyanto
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1937

Abstract

Perkembangan kognitif merupakan salah satu teori yang dapat mengungkapkan bagaimana anak mampu beradaptasi dan menginterpretasikan diri pada perkembangan kognitif kemampuan berfikir anak usia 3-4 tahun ialah mengelompokkan benda sesuai warna, membedakan besar kecil bola, membedakan warna. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh finger painting terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah usia 3-4 tahun.Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian pre experimental design dengan one group pre post test design. Jumlah Populasi sebanyak 30 anak dengan tekhnik pengambilan sample total sampling. Data yang di peroleh yaitu dengan uji Wilcoxon signed rank test.Hasil penelitian ini didapatkan perkembangan kognitif pada saat pre-post. Menunjukkan hasil perkembangan kognitif pada pretest mayoritas kategori mulai berkembang sebanyak 22 anak (73,3%).pada data post test mayoritas kategori mulai berkembang sesuai harapan 23 anak (76,7%). Hasil uji Wilcoxon didapatkan ada pengaruh finger painting terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah usia 3-4 tahun dengan P value = 0,000.untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan finger painting dengan cara mengaplikasikan setiap pembahasan dan kegiatan yang telah diberikan oleh peneliti yakni finger painting atau melukis menggunakan jari untuk meningkatkan perkembangan kognitif pada anak.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Lansia Di Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo Imroatul Maulidah Ayyub; Ro’isah; Iin Aini Isnawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1938

Abstract

Hipertensi merupakan peningkatan tekanan darah melebihi batas normal >140/90 mmHg. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi serius seperti stroke, gagal jantung, dan penyakit ginjal. Faktor-faktor seperti riwayat keluarga, tingkat stres, aktivitas fisik, dan pola makan diduga berperan dalam kejadian hipertensi pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian hipertensi di Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh lansia penderita hipertensi usia 55-64 tahun sebanyak 52 orang, sampel dihitung menggunakan rumus slovin diperoleh 46 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, lalu dianalisis menggunakan bantuan SPSS 27 dengan uji Spearman Rank untuk analisis bivariat dan regresi logistik untuk analisis multivariat.Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki riwayat keluarga hipertensi (24 orang), tingkat stres sedang (15 orang), aktivitas fisik sedang (24 orang) dan pola makan kurang (22 orang). Terdapat pengaruh signifikan antara riwayat keluarga (p = 0,028), tingkat stres (p = 0,010), dan pola makan (p = 0,022) dengan kejadian hipertensi. Sementara aktivitas fisik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p = 0,520). Dari uji regresi loistik riwayat keluarga merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian hipertensi dengan nilai signifikan p = 0,048 dan Odds Ratio (OR) = 5,752.Faktor riwayat keluarga, stres, dan pola makan berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada lansia, dengan riwayat keluarga sebagai faktor paling dominan. Intervensi promotif dan preventif yang melibatkan keluarga serta edukasi mengenai gaya hidup sehat sangat diperlukan untuk mencegah hipertensi pada lansia.
Care For Bronchopneumonia In An. RFM With Chest Physiotherapy In The Gardenia Room Of Muhammad Sani General Hospital Dewita Sinaga; Ratna Dewi Silalahi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1939

Abstract

Bronchopneumonia is one of the lower respiratory tract infections that often affects children and can cause serious complications if not treated properly. The accumulation of secretions in the respiratory tract can cause ineffective airway clearance, shortness of breath, and decreased lung ventilation function. This case study aims to describe the nursing care provided to 7-year-old RFM with bronchopneumonia who underwent chest physiotherapy in the Gardenia Room at Muhammad Sani Regional General Hospital. The method used was a nursing process approach that included assessment, diagnosis, intervention, implementation, and evaluation of nursing care. Three main nursing diagnoses were identified: ineffective airway clearance, hyperthermia, and nutritional deficiency. Interventions included chest physiotherapy, oxygen therapy, antipyretic administration, temperature monitoring, and nutrition and feeding position education. The three-day evaluation showed clinical improvement, including decreased respiratory rate, reduced additional breath sounds, improved body temperature, and increased appetite. This study emphasizes the importance of the role of nurses in applying chest physiotherapy as an effective non-pharmacological intervention to improve airway clearance in children with bronchopneumonia.
Hubungan Pengetahuan Dan Perilaku Remaja Putri Tentang Kebersihan Saat Menstruasi Di MTs Negeri 1 Tuban Jaquelyn Jasmine; Wahyu Tri Ningsih; Wahyuningsih Triana Nugrahaeni; Titik Sumiatin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1940

Abstract

Kebersihan kala menstruasi merujuk pada upaya menjaga kesehatan dan kebersihan area kewanitaan selama masa haid guna mencegah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) merupakan serangkaian tindakan yang bertujuan mengatur aspek kebersihan dan kesehatan wanita selama menstruasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku remaja putri dalam menjaga kebersihan saat menstruasi di MTS Negeri 1 Tuban. Metode penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian meliputi seluruh siswi kelas XI di MTS Negeri 1 Tuban yang berjumlah 300 orang. Dari jumlah tersebut, diperoleh 170 siswi sebagai sampel penelitian melalui teknik simple random sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah pengetahuan siswi tentang kebersihan menstruasi, sedangkan variabel dependen berupa perilaku siswi dalam menjaga kebersihan saat menstruasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner, sementara analisis data dilakukan melalui uji chi-square. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa sebagian besar responden dengan pengetahuan rendah (79%) menunjukkan perilaku negatif terkait kebersihan menstruasi. Sebaliknya, mayoritas responden memiliki pengetahuan baik (72%) menampilkan perilaku positif dalam menjaga kebersihan. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p = 0,001 < 0,05, sehingga hipotesis penelitian dapat diterima. Hal ini membuktikan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku remaja putri mengenai kebersihan saat menstruasi di MTS Negeri 1 Tuban. Secara keseluruhan, temuan penelitian menegaskan bahwa pengetahuan dan perilaku remaja putri terkait kebersihan menstruasi di MTS Negeri 1 Tuban masih cenderung kurang baik. Rendahnya pengetahuan terbukti berkorelasi erat dengan munculnya perilaku negatif dalam menjaga kebersihan menstruasi.
Pengetahuan Ibu Tentang Bayi Berat Badan Lahir Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Semanding Zahwa Aida Nirmaya; Wahyuningsih Triana Nugrahaeni; Wahyu Tri Ningsih; Su’udi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1941

Abstract

Seorang bayi dianggap memiliki berat lahir rendah (BBLR) jika berat lahirnya kurang dari 2.500 gram. Di Puskesmas Semanding pada tahun 2023 jumlah kasus BBLR yaitu 5,9% dan masih menjadi masalah serius dikarenakan kasusnya selalu mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Adapun tujuan studi ini ialah guna mengevaluasi tingkat pengetahuan ibu mengenai bayi dengan BBLR. Tujuan pendekatan deskriptif dalam studi ini adalah untuk menggambarkan secara mendalam pemahaman ibu-ibu terhadap LBW. Populasi yang diteliti terdiri dari lima puluh wanita hamil pada trimester pertama. Teknik pengambilan sampel yang diterapkan menggunakan total sampling yang banyaknya 50 orang. Instrumen penelitian memakai kuisioner. Data di analisa dengan analisis deskriptif table, presentasi, distribusi frekuensi. Sebagian besar ibu hamil, yaitu sekitar 84%, ada pada kisaran umur 20 sampai 35 tahun. Hampir setengah dari responden, yaitu 48%, memiliki latar belakang pendidikan SMA. Selain itu, mayoritas ibu hamil, sebanyak 62% bekerja. Dari perolehan studi diperoleh, bahwasannya 60% ibu hamil mempunyai wawasan yang baik mengenai bayi dengan BBLR. Berdasarkan karakteristik, mayoritas ibu dengan pengetahuan baik berada dalam kelompok usia 20 hingga 35 tahun. Selain itu, sebagian besar ibu dengan pengetahuan baik dari pendidikan SMA dan merupakan ibu yang bekerja. Ibu hamil yang domisilinya di wilayah pelayanan Puskesmas Semanding menunjukkan tingkat pengetahuan yang baik terkait BBLR dikarenakan hampir setengah ibu hamil berpendidikan SMA, dimana ibu dengan pendidikan SMA lebih mampu memahami materi yang disampaikan oleh tenaga kesehatan, mengikuti penyuluhan, serta lebih mudah mengakses informasi melalui berbagai media.
Hubungan Lama Menderita Hipertensi Dan Derajat Hipertensi Dengan Gangguan Fungsi Kognitif Pada Penderita Hipertensi Di Desa Alassumurlor Diana Susilowati; Achmad Kusyairi; Ainul Yaqin Salam
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1942

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dapat menyebabkan komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan fungsi kognitif. Gangguan fungsi kognitif pada penderita hipertensi dapat dimulai dari keluhan ringan seperti mudah lupa hingga gangguan berat seperti demensia, yang berdampak pada aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita hipertensi dan derajat hipertensi dengan gangguan fungsi kognitif pada penderita hipertensi di Desa AlassumurLor.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di Desa AlassumurLor yang berusia di bawah 45 tahun sebanyak 62 orang, dengan sampel sebanyak 54 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank dan regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden menderita hipertensi selama 1-5 tahun (61,1%) dan derajat hipertensi terbanyak adalah derajat 1 (64,8%). Sebagian besar responden memiliki fungsi kognitif normal 26 (48,1%), kognitif ringan15 (27,8%), sedang 9 (16,7%) dan berat 4 (7,4%). Analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara lama menderita hipertensi dan derajat hipertensi dengan gangguan fungsi kognitif (p-value <0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa lama menderita hipertensi merupakan faktor yang paling dominan berhubungan dengan gangguan fungsi kognitif (nilai wald 12.310). Semakin lama seseorang menderita hipertensi, semakin besar risiko mengalami penurunan fungsi kognitif karena hipertensi jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan pembuluh darah otak, gangguan perfusi, dan perubahan struktur otak yang berperan dalam fungsi memori dan kognitif.
Asuhan Keperawatan Gagal Ginjal Kronik Pada Tn. A Dengan Intervensi Inovasi Slimber Ice Di Ruang Flamboyan RSUD Muhammad Sani Siska Isabella
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1943

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan kondisi progresif yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal secara permanen dan berdampak sistemik. Pasien GGK yang menjalani hemodialisis umumnya menghadapi berbagai masalah keperawatan seperti hipervolemia, intoleransi aktivitas, perfusi perifer tidak efektif, serta rasa haus akibat pembatasan cairan. Salah satu upaya inovatif untuk mengatasi rasa haus tanpa menambah asupan cairan adalah dengan teknik Slimber ice. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan terhadap Tn. A, pasien dengan GGK yang menjalani hemodialisis di Ruang Flamboyan RSUD Muhammad Sani. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi. Intervensi difokuskan pada lima diagnosa keperawatan utama dan dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Hasil menunjukkan bahwa penerapan teknik Slimber ice terbukti membantu menurunkan rasa haus subjektif pasien (VAS dari 6 menjadi 3), mendukung kepatuhan terhadap pembatasan cairan, serta berkontribusi pada perbaikan tanda-tanda vital dan penurunan edema. Evaluasi harian juga menunjukkan adanya perbaikan dalam aspek nyeri, perfusi perifer, dan toleransi aktivitas. Dengan demikian, intervensi Slimber ice efektif sebagai pendekatan non-farmakologis dalam membantu manajemen cairan pada pasien GGK. Asuhan keperawatan yang holistik dengan pendekatan inovatif dapat meningkatkan kenyamanan pasien, menurunkan risiko komplikasi, serta memperkuat praktik keperawatan berbasis bukti.
Asuhan Keperawatan Pada Ny.F Dengan Post Sectio Caesarea Indikasi Pre-Eklamsia Di Ruang Anggrek RSUD Muhammad Sani Gustina
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 10 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i10.1944

Abstract

Sectio caesarea (SC) merupakan metode persalinan yang sering digunakan pada kehamilan risiko tinggi, termasuk pada kasus pre-eklamsia yang hingga kini masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi di Indonesia. Pasien post SC dengan pre-eklamsia membutuhkan pemantauan ketat dan asuhan keperawatan yang komprehensif karena berisiko mengalami berbagai komplikasi pascaoperasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan asuhan keperawatan pada pasien post sectio caesarea dengan indikasi pre-eklamsia. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang mencakup tahapan pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil studi menunjukkan tiga diagnosis keperawatan utama, yaitu nyeri akut, gangguan mobilitas fisik, dan menyusui tidak efektif. Intervensi keperawatan yang diberikan meliputi manajemen nyeri melalui pendekatan farmakologis dan nonfarmakologis, mobilisasi dini untuk mempercepat pemulihan fisik, serta edukasi dan dukungan menyusui guna meningkatkan keberhasilan laktasi. Evaluasi selama tiga hari menunjukkan adanya perbaikan klinis yang signifikan pada ketiga masalah keperawatan. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya asuhan keperawatan yang holistik, terintegrasi, dan berkelanjutan dalam mendukung proses penyembuhan pasien post SC dengan pre-eklamsia.