cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Pengaruh Afirmasi Positif Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Primipara Di Puskesmas Kraksaan Rifka Yunita Ardiana; Rizka Yunita; Ana Fitria Nusantara
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI merupakan makanan pertama,utama,dan terbaik bagi bayi,yang bersifat alamiah. ASI mengandung berbagai zat gizi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan dan perkembangan bayi. Afirmasi positif adalah terapi psikologis dengan mengucapkan kalimat positif sederhana kepada diri sendiri secara berulang (Andi,.dkk, 2017).Tujuan penelitian adalah menganalis pengaruh afirmasi positif terhadap produksi ASI pada ibu primipara Di Puskesmas Kraksaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian one group pra – post test design. Populasi penelitian adalah ibu primipara berjumlah 30 orang, sampel pada penelitian ini sebanyak 22 responden dengan menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan pengukuran produksi ASI sebelum dan sesudah terapi afirmasi positif. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan bahwa data produksi ASI sebelum dilakukannya afirmasi positif pada ibu primipara yang terbanyak adalah ASI tidak lancar yaitu sejumlah 22 (100%), produksi ASI sesudah dilakukannya afirmasi positif pada ibu primipara yang terbanyak adalah ASI lancar yaitu sejumlah 16 (72,7%) Hasil uji statistik didapatkan dari uji wilcoxon nilai p=0,00 dengan taraf signifikan α=0,05 (ρ = 0.00< α = 0,05)maka artinya ada pengaruh afirmasi positif terhadap produksi ASI pada ibu primipara. Kata-kata positif yang ditanamkan dalam pikiran ibu dapat mempengaruhi kondisi fisik ibu sehingga mengakibatkan produksi hormon oksitosin meningkat. Hormon oksitosin merupakan hormon yang dapat memperlancar pengeluaran ASI. Kejadian tersebut mengakibatkan ASI yang keluar banyak sehingga ibu dapat memenuhi kebutuhan ASI untukbayinya
Faktor Yang Mempengaruhi Kemampuan Ibu Dalam Penatalaksanaan Chocking Pada Anak Usia 0-36 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru Stevani Susilia; Afrina Januarista; Yuhana Damantalm; Meylani A’naabawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keadaan tersedak dapat terjadi kapan saja dan umumnya mengakibatkan orang tua panik dan pengetahuan serta sikap ibu merupakan hal yang mempengaruhi tindakan yang dilakukan dalam menangani kejadian tersedak pada anak usia 0 – 36 bulan. Tujuan penelitian adalah dianalisisnya faktor yang mempengaruhi kemampuan ibu dalam penatalaksanaan chocking pada anak usia 0 – 36 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Biromaru. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi adalah semua ibu yang memiliki anak usia 0 – 36 bulan di Wilayah kerja Puskesmas Biromaru berjumlah 56 ibu dan sampel adalah sebagian populasi berjumlah 36 ibu. Pengambilan sampel proporsional stratifiet random sampling. Menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu memiliki pengetahuan baik tentang penatalaksanaan chocking pada anak usia 0 – 36 bulan yaitu 86,1%, memiliki sikap baik yaitu 77,8%, melakukan tindakan dengan baik yaitu 83,3%, memiliki kemampuan baik dalam penatalaksanaan chocking yaitu 75,0%. Hasil uji Fisher’s Exact pengetahuan didapatkan nilai p=0,009, sikap nilai p=0,001, tindakan nilai p=0,002 (≤ 0,05). Simpulan ada hubungan pengetahuan, sikap, tindakan ibu dengan kemampuan ibu dalam penatalaksanaan chocking pada anak usia 0 – 36 bulan di Puskesmas Biromaru khususnya Posyandu Anggrek dan Posyandu Flamboyan: Saran bagi Puskesmas Biromaru agar meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terutama ibu yang memiliki anak usis 0 – 36 bulan tentang penatalaksanaan chocking melalui kegiatan penyuluhan.
Pengaruh Terapi Musik Keroncong Terhadap Perubahan Tingkat Depresi Pada Usia Lanjut Di Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur Tahun 2022 Sri Wulandari; Khrisna Wisnusakti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi merupakan salah satu gangguan Mood yang ditandai oleh hilangnya perasaan kendali dan pengalaman subjektif adanya penderitaan berat. Mood adalah keadaan emosional internal yang meresap dari seseorang, dan bukan afek, yaitu ekspresi dari isi emosional saat itu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Terapi Musik Keroncong Terhadap perubahan Tingkat Depresi Pada Usia Lanjut Di Yayasan Rumah Ceria Repok Cianjur Tahun 2022. Pada design penelitian yang peneliti terapkan dalam penelitian ini adalah design penelitian pre-eksperimen one group pretest and postest, dengan menggunakan metode tersebut peneliti dapat lebih akurat dalam menentukan hasil penelitian karna dapat membandingkan secara langsung keadaan sebelum dan sesudah diberikan perlakukan pada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien depresi yayasan rumah ceria repok kabupaten cianjur dengan sampel 30 responden ( 15 0rang sesudah dan sebelum penelitian). Instrument yang di gunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Teknis pengambilan data dengan cara menggunakan Uji Wilxoson.
Hubungan Personal Hygiene Dengan Kejadian Pityyriasis Versicolor Pada Pekerja Penggilingan Padi Di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo Pranoto; Alwin Widhiyanto; Mariani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pityriasis versicolor dikenal dengan Tinea versicolor atau biasa disebut panu merupakan penyakit kulit umum yang hampir ditemukan di seluruh dunia, terutama pada daerah yang memiliki kelembaban yang tinggi seperti di Indonesia. Infeksi ini bersifat kronis, ringan, dan biasanya tanpa peradangan yang menyerang daerah dada, punggung, lengan, leher bahkan wajah. Banyaknya kegiatan di penggilingan padi dibawah terik matahari dan keringat berlebih serta menjaga kebersihan diri yang buruk merupakan salah satu faktor pemicu terjadinya pityriasis versicolor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan personal hygiene dengan kejadian pityriasis versicolor pada pekerja penggilingan padi di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo. Desain penelitian ini menggunakan kolerasional dengan pendekatan Cross Sectional dan teknik total sampling. Populasi sebanyak 40 responden pekerja di penggilingan padi. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner dan observasi. Analisa data menggunakan uji chi square dengan kolerasi product moment pearson. Hasil penelitian ini diperoleh data personal hygiene pada pekerja di penggilingan padi di Kecamatan Dringu adalah sebagian besar baik dengan jumlah 23 responden atau sebesar 57,5%. Kejadian penyakit kulit pityriasis versicolor sebagian besar tidak ada dengan jumlah responden 22 atau sebesar 55%. Adanya hubungan yang bermakna antara personal hygiene dengan kejadian penyakit kulit pityriasis versicolor pada pekerja di penggilingan padi di Kecamatan Dringu dengan nilai p-value sebesar 0,01, sehingga p-value 0,01 ≤ α = 0,05. Memberikan informasi tentang pencegahan terhadap kejadian pityriasis versicolor untuk meningkatkan pengetahuan pekerja sangat diperlukan. Pekerja di himbau untuk meningkatkan kesadaran diri tentang personal hygiene agar terhindar dari penyakit kulit khususnya penyakit kulit pityriasis versicolor.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia Penderita Hipertensi Puput Kusdiana; Madyo Maryoto; Dwi Novitasari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi adalah kondisi peningkatan tekanan darah, yang umum terjadi pada lansia. Hipertensi tanpa dilakukan perawatan dan kontrol yang tepat, dapat memperburuk kualitas hidup. Adanya dukungan keluarga sangat penting bagi kesehatan lansia. Dukungan keluarga dapat meningkatkan kepercayaan diri dan dorongan untuk mempertahankan kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu hubungan dukungan keluarga dengan kepuasan hidup lansia penderita hipertensi di Puskesmas Sumbang 1. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah cross sectional, Sampel pada penelitian ini sebanyak 50 pasien dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Kuesioner yang digunakan adalah dukungan keluarga dan kualitas hidup lansia (OPQOL-Brief). Penelitian dilaksanakan di wilayah pelayanan Puskesmas Sumbang I Kabupaten Banyumas terdapat hubungan antara dukungan keluarga pasien hipertensi lanjut usia dengan kualitas hidupnya. Hasil penelitian didapatkan usia 60-70 tahun (88,5%), jenis kelamin perempuan 33 (63,5%) status janda 26 (50,0%), tingkat pendidikan SD 43 (82,7%), tidak bekerja 40 (76,9%), tidak memiliki penyakit kronis 48 (93,3%), tinggal dengan anaknya 30 (57,7%), dengan dukungan keluarga baik 43 (82,7%), kualitas hidup baik 43 (82,7%). Terdapat hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup p-value 0,000. Saran peneliti diharapkan agar terus melibatkan keluarga dalam dukungan perawatan lansia yang mengalami hipertensi.
Pengaruh Pemberian Senam Rematik Dan Kompres Hangat Serai Terhadap Penurunan Kekambuhan Nyeri Pada Penderita Rematik Di Wilayah Desa Parakantugu Kec. Cijati Kab. Cianjur Tahun 2023 Lia Yuliawati; Sancka Stella; Bambang Suryadi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil data penelitian dibulan 7 Juni 2022 terdapat 201 orang penduduk di RT/RW 02/02 desa Parakantugu. Dari jumlah 201 penduduk 31 orang diantara nya merupakan lansia. Hamper 80% warga di rt tersebut menderita rematik dan sebagian besar mereka mengatakan nyeri tersebyr datang secara berulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas senam rematik dan kompres hangat serai terhadap penurunan kekambuhan nyeri pada penderita rematik di RT/RW 02/02 Desa Parakantugu, Cijati, Cianjur. Penelitian ini menggunakan jenis metode pre-eksperimen dengan design penelitian one group pretest and posttest tanpa menggunakan kelompok control. Hasil uji statistic menggunakan uji t-test dengan nilai hasil p-value 0,000 (α = 0,05) yang artinya nilai p-value lebih kecil dari α < 0,05 dengan begitu H1 diterima dan H0 ditolak. Disimpulkan bahwa senam rematik dan kompres hangat serai berpengaruh terhadap penurunan kekambuhan nyeri rematik pada lansia di wilayah Desa Parakantugu, Cijati, Cianjur.
Hubungan Secondary Prevention Terhadap Tingkat Keparahan Pada Pasien Coronary Artery Disease (Cad) Di Rs X Kabupaten Cianjur Negia Novia Rahmadanti; Yeni Koto; Rindu
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronary Artery Disease (CAD) adalah penyempitan atau penyumbatan arteri koroner yang menyalurkan darah ke otot jantung yang dapat menyebabkan kematian. Penyakit ini dapat diringankan atau dicegah lewat upaya secondary prevention atau pencegahan sekunder. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara secondary prevention dan tingkat keparahan pada pasien Coronary Artery Disease (CAD) di RS X Kabupaten Cianjur. Penelitian ini dilakukan dengan metode analitik kolerasi dengan rancangan cross sectional yang menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan hasil penelitian terhadap 30 orang responden, ditemukan bahwa pasien CAD terbanyak berada pada rentang usia 51-60 tahun (40%), berjenis kelamin laki-laki (70%), dengan tingkat pendidikan SMA (56,7%). Sebagian besar responden (63,3%) telah melakukan upaya secondary prevention dengan baik dibandingkan sebagian lainnya (36,7%). Ditemukan tingkat keparahan non fatal pada pasien lebih tinggi (53,3%) dibandingkan tingkat keparahan fatal (46,7%). Hasil uji chi square test didapatkan p value 0,001 > α 0,05 yang artinya Ho ditolak, dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Secondary Prevention terhadap tingkat keparahan pada pasien Coronary Artery Disease (CAD) di RSUD Sayang Cianjur.
Efektifitas Pemberian Susu Kedelai dan Juice Kacang Hijau Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Nifas Putri Rahma Dini; Dewi Mayangsari; Nur Fadilah HS
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi ASI merupakan hasil perangsangan payudara oleh hormon prolaktin. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi produksi ASI yaitu nutrisi ibu menyusui. Jika makanan yang ibu konsumsi tidak memenuhi asupan gizi yang cukup, maka kelenjar-kelenjar pembuat air susu dalam payudara ibu tidak akan bekerja dengan sempurna dan pada akhirnya akan berpengaruh terhadap produksi ASI. Salah satu upaya memperbanyak ASI dengan meningkatkan kualitas makanan yang berpengaruh secara langsung pada produksi air susu. Tujuannya untuk mengetahui efektifitas pemberian susu kedelai dan juice kacang hijau terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode quasi experiment dengan rancangan penelitian two group pretest posttest design. Populasi ibu nifas di Puskesmas Mulyoharjo Kabupaten Pemalang dengan jumlah 45 ibu nifas dengan teknik purposive sampling berjumlah 32 sampel ibu nifas. Analisa data menggunakan uji mann whitney dengan nilai ρ value sebesar 0,046 atau asym.sig <0,05. Hasilnya ada perbedaan efektifitas pemberian susu kedelai dan juice kacang hijau terhadap produksi ASI ibu nifas
Sikap Ibu Dalam Memberikan Pertolongan Pertama Pada Batita Yang Tersedak Di Desa Sukomoro Kecamatan Papar Kabupaten Kediri Vela Purnamasari; Shava Nanda Justitia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kasus tersedak sering terjadi pada anak-anak terutama pada anak berusia 0-36 bulan hal ini dikarenakan saluran pernafasan anak yang masih kecil dan sempit, serta kemampuan anak untuk mengunyah makanan belum sempurna, sehingga menyebabkan korban sulit bernafas dan kekurangan oksigen, bahkan apabila tidak tertangani segera akan menimbulkan kematian. Penanganan kasus tersedak membutuhkan sikap yang tepat, dalam hal ini sikap ibu sebagai orang yang paling dekat dengan anak. Tujuan untuk mengidentifikasi sikap ibu dalam memberikan pertolongan pertama pada batita yang tersedak di Desa Sukomoro Kecamatan Papar Kabupaten Kediri. Desain penelitian deskriptif, dengan populasi penelitian sebanyak 69 responden, sampel 59 responden, teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi, variabel yaitu sikap ibu dalam memberikan pertolongan pertama pada batita yang tersedak, instrument penelitian lembar kuesioner. Analisa hasil penelitian menggunakan prosentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar dari responden memiliki sikap baik (66%), hampir setengah dari responden memiliki sikap cukup (27%), dan sebagian kecil responden memiliki sikap kurang (7%). Sikap ibu yang dalam memberikan pertolongan pertama saat batita tersedak ini di pengaruhi oleh keaktifan mengikuti posyandu batita, pernah menolong batita yang tersedak, umur anak (0-12 bulan), umur ibu, jumlah anak, dan pendidikan terakhir ibu. Diharapkan ibu dapat meningkatkan sikapnya dengan cara aktif mencari informasi tentang tata laksana pertolongan pertama pada batita yang tersedak dari berbagai sumber contohnya dari penyuluhan, petugas kesehatan saat di posyandu atau di puskesmas, dan untuk petugas kesehatan di desa di harapkan dapat memberikan penyuluhan kesehatan tentang tata laksana pertolongan pertama pada batita yang tersedak.
Hubungan Sikap Ibu Bekerja Dalam Pemberian Asi Ekslusif Umur 0-6 Bulan Dengan Berat Badan Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe Novenda Dwi Hertanti; Grido Handoko; Tutik Hidayati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 7 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) ekslusif di Indonesia masih tergolong rendah yaitu hanya sekitar 37,3%. Salah satu faktor yang membuat pemberian ASI ekslusif masih rendah yaitu status pekerjaan ibu dimana ibu yang bekerja akan memiliki waktu lebih sedikit dengan anak sehingga mmereka juga jarang memberikan ASI ekslusif. ASI ekslusif yang diberikan pada usia 6 bulan pertama akan memperngaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Tujuan penelitian ini mengetahui Adakah Hubungan Sikap Ibu Bekerja Dalam Pemberian Asi Ekslusif Pada Bayi Umur 0-6 Bulan Dengan Berat Badan Bayi Di Wilayah Kerja Puskesmas Sumberjambe Kabupaten Jember. Desain dari penelitian ini mengunakan desain observasional korelatif dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini mengunakan non probability sampling. Kuisioner yang digunakan adalah Maternal Towards Breasfeeding questionery dan Alat ukur yang digunakan untuk mengetahui tingkat pertumbuhan anak dengan melihat buku KMS berat badan pada anak. Hasil Uji korelatif menunjukan jika nilai p=0,010 dimana nilai ini < 0,050 hal ini menunjukan jika ada hubungan yang signifikan antara pemberian ASI dengan status berat badan. Pemberian ASI eksklusif dapat memenuhi kebutuhan zat gizi bayi serta penunjang pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Balita dengan status gizi kurus lebih banyak merupakan balita yang tidak diberikan ASI eksklusif, demikian pula dengan balita gemuk. Sedangkan pada balita normal lebih banyak merupakan balita yang diberikan ASI eksklusif. Analisis mendapatkan adanya hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita Air Susu Ibu

Page 10 of 89 | Total Record : 887