cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Analisis Faktor Pemicu Kadar Gula Darah Pada (DM) Tipe 1 Di UOBK RSUD Dr. Mohammad Saleh Kota Probolinggo Vannifal Rizky Alfiandra; Alwin Widhiyanto; Dodik Hartono
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Melitus (DM) Tipe 1 merupakan kelainan metabolik yang disebabkan oleh reaksi autoimun, menyebabkan kerusakan pada sel beta pankreas yang ditandai dengan Hiperglikemi akibat kekurangan insulin berat. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis faktor pemicu kadar gula darah pada DM Tipe 1 di UOBK RSUD Dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi dengan pendekatan Cross Sectional Method. Penelitian ini dilakukan di UOBK RSUD Dr. Muhamad Saleh Kota Probolinggo pada tanggal 24-28 Agustus 2023 dengan jumlah populasi 31 responden. Sampel yang digunakan yaitu semua responden sebanyak 31 dengan syarat inklusi dan diambil dengan cara Teknik total sampling. Instrument penelitian ini menggunakan Kuesioner. Analisa data menggunakan uji Analisis Regresi Logistik Ordinal untuk mencari faktor dominan. Hasil penelitian disimpulkan bahwa sebanyak 31 responden (100%) menyatakan bahwa Tingkat Stress mengarah ke kategori rendah sebanyak 21 responden (67,7%), menyatakan bahwa Tingkat Pengetahuan mengarah ke kategori rendah sebanyak 15 responden (48,4%), menyatakan bahwa Tingkat Kepatuhan mengarah ke kategori cukup patuh sebanyak 15 responden (48,4%), menyatakan bahwa Aktivitas Fisik mengarah ke kategori sedang sebanyak 18 responden (58,1%), menyatakan bahwa Kadar Gula mengarah ke kategori normal sebanyak 18 responden (58,1%). Hasil uji statistik dapat diketahui bahwa Aktifitas Fisik adalah variabel paling dominan dengan nilai p value 0.070. Untuk meningkatkan kualitas hidup pada pasien DM Tipe 1 perlu melakukan hal-hal seperti mengontrol tingkat stress, lebih mendalami pengetahuan tentang penyakit yang di derita (DM Tipe 1), mematuhi kepatuhan minum obat serta diet makanan dan minuman manis, dan mengontrol aktivitas fisik atau rutin ber olahraga.
Hubungan Lama Penggunaan Gadget Dengan Kemampuan Motorik Halus Dan Pola Tidur Pada Anak Prasekolah Di TK Dewi Sartika Isye Eka Purwanti; Nafolion Nur Rahmat; Rizka Yunita
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gadget merupakan teknologi modern yang telah digunakan oleh berbagai kalangan serta dapat memberikan dampak positif maupun negatif bergantung pada lama penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara lama penggunaan gadget dengan kemampuan motorik halus dan pola tidur pada anak prasekolah di TK Dewi Sartika. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitic dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di TK Dewi Sartika Desa Muneng Kabupaten Probolinggo pada tanggal 17 Juni 2023 dengan jumlah populasi 55 orang. Sampel yang diambil sebanyak 48 responden dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan kuesioner. Analisa data menggunakan uji Spearman rank.Hasil penelitian disimpulkan bahwa mayoritas responden mengoperasikan gadget selama 2-3 jam/ harinya yaitu sebanyak 13 responden (27,1%), mayoritas kemampuan motorik halus responden berada pada tahap berkembang sangat baik yaitu 25 responden (52,1%), dan mayoritas pola tidur responden tergolong tidak ada gangguan sebanyak 35 responden (72,9%). Hasil uji statistik menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara lama penggunaan gadget dengan kemampuan motorik halus pada anak prasekolah di TK Dewi Sartika yang ditandai dengan nilai p value = 0,000 < 0,05 dan terdapat hubungan antara lama penggunaan gadget dengan pola tidur pada anak prasekolah di TK Dewi Sartika yang ditandai dengan nilai p value = 0,000 < 0,05.Kemampuan motorik halus dan pola tidur merupakan dua dari beberapa hal yang berhubungan dengan lama penggunaan gadget. Bagi peneliti selanjutnya disarankan untuk meneliti terkait konten yang ditonton anak, pengawasan orang tua, serta kebiasaan jam tidur anak.
Penerapan Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Di RSUD Gemolong Pesta Ari Pratiwi; Sitti Rahma Soleman; Fitria Purnamawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produksi ASI yang sedikit atau tidak lancar dapat membuat bayi mendapatkan nutrisi yang kurang optimal. Pengeluaran ASI dapat dipengaruhi oleh dua faktor yaitu produksi dan pengeluaran Ibu nifas seringkali mengeluh terkait produksi ASI pada hari-hari pertama melahirkan karena ASI tidak lancar atau hanya keluar sedikit. Ada beberapa paya untuk meningkatkan kelancaran produksi ASI pada postpartum salah satunya adalah pijat oksitosin. Tujuan : Mengetahui hasil implementasi pemberian pijat oksitosin terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu post partum. Metode : Menggunakan desain studi kasus, subjek pada 2 responden yang di rawat di RSUD dr. Soeratno Gemolong diberikan implementasi 3 kali berturut-turut. Alat ukur untuk mengetahui kelancaran produksi menggunakan kuisioner observasi kelancaran produksi ASI ibu postpartum. Hasil ; Terdapat perubahan kelancaran produksi ASI sebelum dan sesudah dilakukan pijat oksitosin di tandai dengan sebelum diberikan pijat oksitosin kelancaran produksi pada Ny.S adalah 40% dan setelah diberikan pijat oksitosin meningkat menjadi 60%. sedangkan pada Ny.N sebelum diberikan pijat oksitosin 30% dan setelah diberikan pijat oksitosin meningkat menjadi 60%. Kesimpulan ; Terdapat peningkatan kelancaran produksi ASI setelah diberikan pijat oksitosin pada kedua responden
Penerapan Relaksasi Otot Progresif Terhadap Kontrol Stress Fisiologis Dan Psikologis Pada Pasien Diabetes Melitus Di Ruang Akar Wangi Rumah Sakit Pandan Arang Boyolali Hani Mey Hastuti; Tri Susilowati; Panggah Widodo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes adalah penyakit kronis yang terjadi ketika tubuh tidak mampu memproduksi insulin yang cukup, atau tidak ada, atau insulin yang diproduksi tidak berfungsi dengan baik, mengakibatkan peningkatan kadar gula darah. Hasil prevalensi penderita diabetes melitus di Kabupaten Boyolali adalah sebesar 2,2 %. Secara umum, perkembangan diabetes dipengaruhi oleh kurangnya olahraga atau aktivitas. Terapi relaksasi otot progresif diketahui dapat membantu menurunkan gula darah pada penderita diabetes dengan menghambat produksi hormon seperti adrenalin, kortisol, glukagon, hormon adrenokortikotropik (ACTH), kortikosteroid yang meningkatkan gula darah. Tujuan : Untuk menurunkan tingkat stress fisiologis dan stres psikologis pada penderita diabetes mellitus. Metode : penerapan ini menggunakan metode study kasus deskriptif. Instrument pada penerapan ini menggunakan Numeric Fatigue Scale, Hamilton Anxiety Rating Scale/HARS. Hasil : Terdapat penurunan tekanan stress fisiologis dan psikologis pada klien diabetes mellitus setelah dilakukan penerapan selama 3 hari. Kesimpulan : Relaksasi otot progresif efektif dapat menurunkan stres fisiologis dan stres psikologis pada penderita diabetes mellitus.
Efektivitas Bueger Allen Exercise Berbasis Caring Education Terhadap Peningkatan Aktivitas Fungsional Ekstremitas Bawah Pada Lansia Di PSTW Husnul Khotimah Provinsi Riau Chindy Mariskha Andriani; Awaliyah Ulfah Ayudytha; Isna Ovari; Cucup Paradila
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia dan sering dikeluhkan oleh keluarga yang mempengaruhi ektremitas bawah yaitu kurang bergerak yang mengakibatkan gangguan pada sirkulasi, mudah jatuh akibat dari kekakuan sendi serta otot. Buerger Allen Exercise direkomendasikan sebagai salah satu pilihan dalam meningkatkan sirkulasi pada extremitas bawah dan bagi lansia. Masalah dalam kajian ini adalah bagaimana efektivitas Bueger Allen Exercise berbasis caring education terhadap peningkatan aktivitas fungsional ekstremitas bawah pada lansia di PSTW Khusnul Khotimah Provinsi Riau, dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas Bueger Allen Exercise berbasis caring education terhadap peningkatan aktivitas fungsional ekstremitas bawah pada lansia. Populasi berjumlah 66 orang. Menggunakan analisis PICOT dalam pencarian artikel penerapan EBNP (Evidance Based Nursing Practice). Setelah dilakukan kegiatan Bueger Allen Exercise terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan aktivirtas ekstremitas bawah pada lansia sebelum dan sesudah.
Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru Qory Efendi; Ardenny; Silvia Nora Anggreini
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang utama di seluruh dunia, terutama pada lansia adanya peningkatan berkelanjutan tekanan darah sistolik di atas 140 mmHg dan tekanan darah diastolik di atas 90 mmHg itu lah yang menimbulkan kekhawatiran. Penatalaksanaan hipertensi pada lansia selain dengan farmakologi dapat pula dilakukan dengan non farmakologi seperti senam hipertensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Senam Hipertensi Lansia Terhadap Tekanan Darah di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode pre-experimen dengan One Group Pre test-post test design. Jumlah sampel 30 orang yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan Sphygmomanometer, sedangkan analisis data yang digunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukan rata-rata tekanan darah sebelum melakukan senam hipertensi dengan medium rata-rata sistole 180,00 mmHg dan rata-rata diastole 110,00 mmHg dan rata-rata tekanan darah sesudah melakukan senam hipertensi dengan medium rata-rata sistole 150,00 mmHg dan rata-rata diastole 90,00 mmHg. Kesimpulannya ada pengaruh senam lansia terhadap penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam lansia pada lanjut usia yang mengalami hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru
Pengaruh Edukasi Tentang Sleep Hygiene Melalui Media Poster Terhadap Perilaku Pencegahan Insomnia Pada Remaja (Studi Kelas X Dan Xi Ma Model Zainul Hasan Probolinggo) Nur ‘Aini Khuirunnisa; Ro’isah; Nur Hamim
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insomnia adalah keadaan dimana menggambarkan individu sulit untuk tidur. Keadaan ini mencakup susah tidur, masalah tidur, pada malam hari sering terbangun, dan bangun terlalu pagi. Meningkatnya penyakit insomnia disebabkan karena masih rendahnya pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang sleep hygiene melalui media poster terhadap perilaku pencegahan insomnia pada remaja studi kelas X dan XI MA Model Zainul Hasan Probolinggo. Jenis penelitian ini quasy experiment dengan desain one-group pre-post test design. Jumlah populasi sebanyak 120 responden. Sampel yang digunakan yaitu sebagian siswa sejumlah 92 siswa sesuai dengan syarat inklusi dan diambil dengan cara tekhnik proportional random sampling. Instrument yang digunakan lembar kuesioner perilaku pencegahan insomnia. Uji statistic menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian didapatkan perilaku pencegahan insomnia sebelum diberikan edukasi tentang sleep hygiene dengan media poster adalah mayoritas cukup sebanyak 54 responden (58,7%) perilaku pencegahan insomnia setelah diberikan edukasi tentang sleep hygiene dengan media poster mayoritas baik sebanyak 76 responden (82,6%). Dari hasil uji analisis didapatkan ada pengaruh edukasi tentang sleep hygiene dengan media poster terhadap perilaku pencegahan insomnia pada remaja dengan nilai (ρ=0,000<α=0,05). Diharapkan edukasi Sleep hygiene dengan media poster dapat digunakan untuk memperbaiki perilaku pencegahan insomnia yang kurang baik menjadi baik dan disarankan kepada pihak sekolah dapat mengaplikasikan edukasi Sleep hygiene dengan media poster supaya lebih menarik.
Hubungan Peran Keluarga Dengan Kebersihan Toilet Training Pada Anak Usia Pra Sekolah Di Paud Negeri Pembina Padang Tahun 2022 Helmanis Suci
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Toilet training melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan latihan buang air kecil dan buang air besar. Data WHO didunia menujukkan sebesar 15% anak usia pra sekolah tidak berhasil menjalankan toilet training dan di Indonesia sebesar 60% anak usia pra sekolah tidak berhasil menjalankan toilet training, pada anak usia pra sekolah di PAUD Negeri Pembina Padang didapatkan ada 5 kasus anak belum berhasil menjalankan toilet training. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah di PAUD Negeri Pembina Padang tahun 2022. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional yang telah dilaksanakan pada tanggal 27 Juli-1 agustus 2022. Populasi ibu yang memiliki anak sebanyak 123 orang, dengan teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling berjumlah 55 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan menggunakan analisa univariat dan statistic dengan uji statistic Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan lebih dari separoh 50,9% peran keluarga kurang pada anak usia prasekolah. Lebih dari separoh (61,8%) keberhasilan toilet training pada anak usia pra sekolah terlambat. Terdapat hubungan peran keluarga dengan keberhasilan toilet training pada anak usia prasekolah (p = 0,001). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan peran keluarga dengan keberhasilan toilet training pada anak usia pra sekolah. Diharapkan kepada keluarga/ orang tua harus memberikan pendekatan yang intensif kepada anak untuk melatihnya ke toilet, setelah itu konsisten menjalankannya dikemudian hari, karena keberhasilan toilet training tidak terlepas dari kesiapan anakitu sendiri melainkan kerja sama yang baik antara keluarga.
Gambaran Kadar Ast (Aspartate Amino Transferase) Pada Penderita Hipertensi Di Rs Syafira Pekanbaru Kustiasih Lestari; Syafrisar Meri Agritubella; M. Berie
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 12 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah suatu gangguan pada sistem peredaran darah yang cukup banyak menganggu kesehatan masyarakat dan sangat merugikan. Dari hasil penelitian sebelumnya tekanan darah sistolik berhubungan secara positif terhadap peningkatan kadar SGPT dan SGOT. Dimana tekanan darah sistolik mampu mendeteksi 11,5% kadar SGPT dan tekanan darah sistolik mampu mendeteksi 11,3% kadar SGOT. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar AST (Aspartate Amino Transferase) pada penderita hipertensi di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, yaitu suatu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara obyektif. Hasil penelitian yang didapatkan adalah 23 serum pasien hipertensi yang diperiksa kadar AST, Rata-rata kadar AST pada pasien penderita hipertensi mengalami peningkatan, yaitu laki-laki 45,4 µ/L dan perempuan 43,8 µ/L. Hasil penelitian menurut kelompok umur menunjukan kelompok terbanyak pada kelompok 20-65 tahun sebesar 74% dan kelompok sedikit pada kelompok > 65 tahun sebesar 26%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kadar AST pada pasien hipertensi RS Syafira Pekanbaru diatas normal.
Gambaran Faktor Penyebab Kejadian Ikterik Pada Bayi Di Ruang NICU Eka Adithia Pratiwi; Fitri Romadonika; Bq. Nurul Hidayati; Ni Komang Ayudhya S
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ikterus atau jaundice merupakan peningkatan kadar bilirubin di dalam darah sehingga mengakibatkan perubahan warna menjadi kuning di sklera mata, mukosa dan kulit, terjadi pada bayi baru lahir (BBL) atau neonatus. Peningkatan kadar bilirubin yang berlebihan dan tidak keluar dari tubuh bayi, maka akan menimbulkan resiko terjadinya kerusakan otak (kernikterus), tuli, kelumpuhan otak (cerebral palsy), hingga kematian. Faktor-faktor penyebab terjadinya ikterus bisa dikarenakan oleh factor neonatal, perinatal dan maternal. Kejadian Ikterus neonatorum di Rumah Sakit Universitas Mataram menempati urutan kedua setelah BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuii gambaran faktor penyebab kejadian ikterus pada bayi di Ruang NICU Rumah Sakit Universitas Mataram. Desain penelitian ini adalah deskriptif, populasi adalah neonatus (usia 0-28 hari), dan Teknik sampling purposive sampling. Hasil penelitian : faktor yang menyebabkan ikterus neonatorum pada faktor maternal dengan umur kehamilan aterm (<37 minggu) sebanyak (55,9%). Faktor perinatal yaitu jenis persalinan dilakukan dengan tindakan SC (Section Caesarea) sebanyak (58,8%). Faktor neonatal memiliki berat bayi lahir rendah (BBLR) (52,9%). Diharapkan orang tua dapat mengetahui tanda dan gejala anak yang terlihat ikterus dan segera membawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk meminimalisir terjadinya komplikasi ikterus.