cover
Contact Name
Ade Herman Surya Direja
Contact Email
adehermansuryadireja@gmail.com
Phone
+6282182997717
Journal Mail Official
admin@journal.mandiracendikia.com
Editorial Address
Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia Bengkulu, Indonesia Jl. Padat Karya No 25 Kelurahan Sumur Dewa Kecamatan Selebar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia
ISSN : -     EISSN : 29642434     DOI : 10.70570
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.
Articles 887 Documents
Edukasi Coping Stress Pada Perawat Shift Malam Melalui Media Booklet Zalsa Dwi Ramdhani; Hermawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1899

Abstract

Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam memberikan asuhan keperawatan 24 jam, termasuk pada shift malam yang rentan menimbulkan stress kerja akibat ketidakseimbangan beban kerja dan jumlah tenaga, yang jika tidak tertangani dapat berdampak pada penurunan kualitas pelayanan dan kesehatan mental. Salah satu strategi yang dapat digunakan untuk mengatasinya adalah edukasi coping stress melalui media booklet yang praktis, ringkas, dan mudah diakses. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengembangkan media booklet berjudul “Coping Kuat, Stress Lewat” sebagai sarana edukasi untuk meningkatkan pengetahuan perawat shift malam dalam mengenali dan mengelola stress kerja. Metode : Metode yang digunakan adalah pembuatan media Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dengan bentuk booklet menggunakan media Canva. Hasil : Hasil luaran kegiatan ini adalah booklet tentang coping stress perawat shift malam yang diajukan untuk mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dari Direktorat Hak Cipta Indonesia, yang diharapkan dapat digunakan secara mandiri oleh perawat, mahasiswa keperawatan, dan tenaga kesehatan lain sebagai panduan praktis dalam mengelola stress kerja
Penerapan Metode Slow Deep Breathing Exercise Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Diah Dewi Retnowati; Ida Nur Imamah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1900

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang berisiko tinggi menimbulkan komplikasi serius seperti stroke dan gagal jantung. Slow Deep Breathing Exercise (SDBE) adalah metode non-farmakologis yang dapat menurunkan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi dan stimulasi baroreseptor. Tujuan : penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan metode SDBE dalam menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode : metode yang digunakan adalah studi kasus terhadap dua responden dengan tekanan darah tinggi di Desa Kedungupit. Intervensi SDBE dilakukan selama 3 hari berturut-turut, dua kali sehari selama 15 menit. Hasil : menunjukkan adanya penurunan tekanan darah signifikan: responden pertama dari 148/99 mmHg menjadi 123/75 mmHg, dan responden kedua dari 161/98 mmHg menjadi 134/84 mmHg. Kesimpulan: studi ini menunjukkan bahwa penerapan metode Slow Deep Breathing Exercise efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi, dan dapat digunakan sebagai intervensi mandiri keperawatan yang aman dan mudah dilakukan.
Penerapan Teknik Relaksasi Nafas Dalam Untuk Melihat Perubahan Intensitas Nyeri Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar Zahra Diah Ayu Permatasari; Irma Mustika Sari
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1901

Abstract

Tindakan operasi sectio caesarea dialami lebih dari 80% wanita yang mengalami masalah dengan munculnya insiden nyeri setelah tindakan operasi sectio caesarea. bahwa sebanyak 78,4% hingga 92% ibu melahirkan secara sectio caesarea mengalami nyeri sedang hingga berat. Salah satu terapi non farmakologi yang bisa dilakukan adalah teknik relaksasi nafas dalam yang dapat menurunkan skala nyeri pasien post operasi sectio caesarea. Tujuan; Mendeskripsikan hasil penerapan teknik relaksasi nafas dalam sebelum dan sesudah pada 2 responden. Metode; Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus dengan 2 responden post operasi sectio caesarea di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar yang dilakukan dengan penerapan teknik relaksasi nafas dalam selama 3 kali sehari dan diterapkan selama 2 hari dengan durasi 10 menit. Instrumen yang digunakan adalah dengan menggunakan skala pengukuran nyeri NRS dan SOP teknik relaksasi nafas dalam. Hasil; Hasil penerapan menunjukkan bahwa kedua responden sebelum dan sesudah diberikan teknik relaksasi nafas dalam mengalami penurunan skala nyeri dari kategori sedang menjadi ringan. Kesimpulan; skor intensitas nyeri pada kedua responden menunjukkan adanya penurunan skor intensitas nyeri setelah dilakukan relaksasi nafas dalam.
Pengetahuan Tentang Menarche Dengan Tingkat Kecemasan Dalam Menghadapi Menarche Pada Siswi Kelas VII SMPN 6 Tuban Donna Tarwiyyati Qoiriyyah; Wahyu Tri Ningsih; Wahyuningsih Triana N; Teresia Retna P
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1902

Abstract

Menarche merupakan masa datangnya menstruasi pertama yang ditandai oleh beranjaknya perubahan secara fisiologis mencakup perubahan fisik dan psikologis. Banyaknya remaja yang merasa tidak siap secara mental dan emosional disebabkan oleh kurangnya pengetahuan yang memadai terkait proses ini, serta minimnya edukasi kesehatan reproduksi baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas VII SMPN 6 Tuban. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas VII SMPN 6 Tuban TA. 2024/2025 dengan besar sampel sejumlah 117 siswi dan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Variabel pada penelitian ini meliputi, variabel independen yaitu pengetahuan tentang menarche dan variabel dependen yaitu tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan dan kuesioner tingkat kecemasan. Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil penelitian mengindikasi sebagian besar siswi mempunyai pengetahuan tentang menarche kategori cukup dan sebagian besar siswi memiliki tingkat kecemasan kategori sedang. Hasil uji spearman rank didapatkan p-value = 0,001 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan tentang menarche dengan tingkat kecemasan dalam menghadapi menarche pada siswi kelas VII SMPN 6 Tuban. Pengetahuan memiliki keterkaitan yang signifikan dengan tingkat kecemasan. Dengan kata lain, semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang, maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami. Hal ini disebabkan karena pengetahuan yang baik memungkinkan individu untuk mengetahui, memahami, serta mengaplikasikan informasi dengan tepat, sehingga terbentuk perilaku yang positif.
Faktor Body Image Pada Remaja Kelas X Di SMAN 3 Tuban Happy April Yanita; Padoli; Anita Joeliantina; Teresia Retna Puspitadewi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1903

Abstract

Body image merupakan gambaran atau penilaian yang dimiliki oleh seseorang terhadap kondisi fisik yang dimilikinya. Body image sendiri terbagi menjadi dua, yaitu body image positif dan body image negatif. Body image remaja dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu jenis kelamin, media sosial, hubungan interpersonal dan self esteem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor body image pada remaja kelas X di SMAN 3 Tuban. Desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 3 Tuban yaitu sebanyak 331 remaja. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling. Penelitian ini menggunakan sample sebanyak 154 remaja. Variabel penelitian adalah faktor body image pada remaja. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner faktor body image pada remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (60%) faktor-faktor yang mempengaruhi body image remaja adalah media massa dan berjenis kelamin perempuan. Media massa sangatlah berpengaruh pada body image remaja. Perempuan sangat mudah terpengaruh body image-nya baik melalui media massa, hubungan interpersonal maupun self-esteem. Namun media massa paling besar perannya bagi body image remaja. Remaja harus lebih selektif dalam penggunaan media massa, pembekalan tentang rasa syukur dan body image perlu diajarkan di sekolah maupun keluarga untuk meningkatkan body image yang positif
Studi Hygiene Sanitasi Pengolahan Makanan Dan Minuman Di BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau Tahun 2025 Zelyn Rizkiyah Zarui; Rahma Cahyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 6 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i6.1904

Abstract

Penyelenggaraan makanan di rumah sakit sangat bergantung pada hygiene dan sanitasi makanan agar yang diolah tidak berubah menjadi sumber penyakit bagi pasien yang mengkonsumsi makanan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hygiene sanitasi pengolahan makanan dan minuman di BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau Tahun 2025.Metode penelitian menggunakan jenis penelitian survey observasional yang meliputi prinsip I pemilihan bahan makanan, prinsip II penyimpanan bahan makanan, prinsip III pengolahan makanan, prinsip IV penyimpanan makanan jadi/masak, prinsip V pengangkutan makanan, dan prinsip VI penyajian makanan. Jumlah sampel sebanyak 16. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menujukkan pada hygiene dan sanitasi pengolahan makanan dan minuman di BLUD Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau Tahun 2025 yaitu prinsip I pemilihan bahan makanan, prinsip II penyimpanan bahan makanan, prinsip III pengolahan makanan, prinsip IV penyimpanan makanan jadi/masak, prinsip V pengangkutan makanan, dan prinsip VI penyajian makanan telah memenuhi syarat sesuai dengan Permenkes RI No. 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang mengenai hygiene sanitasi jasaboga.
Hubungan Pengetahuan Anastesi Terhadap Kecemasan Ibu Hamil Menghadapi Intra Operasi SC Di RS Ar Bunda Prabumulih Tahun 2025 Lusi Fitriani; Tuti Rohani; Danur Azissah Roesliana Sofais
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1905

Abstract

Sectio Caesarea (SC) adalah persalinan yang dilakukan dengan proses pembedahan pada perut dan Rahim untuk mengeluarkan janin (Cunningham et al., 2018). Pada ibu hamil, kecemasan menjelang operasi SC sering kali terjadi akibat ketidaktahuan, ketidakpastian hasil operasi, dan kekhawatiran terhadap keselamatan diri dan bayi yang dikandung. Kecemasan yang dirasakan ibu hamil dapat menimbulkan dampak fisiologis dan psikologis, seperti peningkatan denyut jantung, tekanan darah, gangguan tidur, bahkan gangguan dalam proses penyembuhan pascaoperasi (Rahmah et al., 2023). Desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, yaitu penelitian yang mempelajari dinamika korelasi antara variabel dependen dan variabel independen dengan model point time approach (Notoatmodjo, 2012). Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil TM3 yang akan menghadapi operasi SC di RS AR Bunda Prabumulih dengan jumlah sampel sebanyak 90 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian responden memiliki pengetahuan kurang, Lebih sebagian responden memiliki kecemasan ibu hamil berat dan ada hubungan pengetahuan anastesi terhadap kecemasan ibu hamil menghadapi intra operasi SC di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 (p=0,015) Peneliti menyarankan kepada pihak pihak Rumah Sakit untuk dapat menyusun program edukasi Pra SC terstruktur, melaksanakan kelas antenatal dengan topik SC dan pemberdayaan tenaga kesehatan dalam komunikasi terapeutik untuk memberikan penanganan terhadap pencegahan kecemasan pada ibu hamil menghadapi operasi
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Perawatan Luka Episiotomi Di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 Sri Willidiawati; Danur Azissah Roesliana Sofais; Erlina Panca Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1906

Abstract

Episiotomi merupakan tindakan insisi pada perineum yang dilakukan untuk memperlebar jalan lahir guna memperlancar proses persalinan, terutama pada persalinan pervaginam. Perawatan luka episiotomi yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko infeksi, memperpanjang masa penyembuhan, bahkan menimbulkan trauma psikologis pada ibu. Oleh karena itu, pengetahuan ibu mengenai perawatan luka episiotomi memiliki peran penting dalam mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi .(Sulstyawati, 2017). Desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, yaitu penelitian yang mempelajari dinamika korelasi antara variabel dependen dan variabel independen dengan model point time approach (Notoatmodjo, 2012). Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin yang mengalami luka episiotomi di RS AR Bunda prabumulih dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki pengetahuan kurang, lebih sebagian responden memiliki perawatan luka episiotomy cukup dan ada hubungan pengetahuan ibu dengan perawatan luka episiotomi di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 (p=0,030.) Peneliti menyarankan kepada pihak pihak Rumah Sakit untuk dapat menyusun program peningkatan kualitas hidup ibu bersalin setelah persalinan dan pencegahan risiko komplikasi luka episiotomi melalui peningkatan pengetahuan dan ketrampilan sumber daya tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan pada ibu bersalin dan nifas
Hubungan Pelaksanaan Pelayanan Obstetri Neonatal Terhadap Kegawatdaruratan Maternal Di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 Nisa Susila; Danur Azissah Roesliana Sofais; Erlina Panca Putri
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1907

Abstract

Pelayanan obstetri dan neonatal regional merupakan upaya penyediaan pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir secara terpadu dalam bentuk Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) di Rumah Sakit dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) tingkat Puskesmas.(Kemenkes RI, 2022). Pelayanan obstetri dan neonatal yang optimal memiliki peran penting dalam menurunkan kejadian kegawatdaruratan maternal. Desain penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional, yaitu penelitian yang mempelajari dinamika korelasi antara variabel dependen dan variabel independen dengan model point time approach (Notoatmodjo, 2012). Sampel pada penelitian ini adalah seluruh tenaga kesehatan (dokter, perawat dan bidan) yang bertugas di Ruang Ponek, IGD, ICU dan HCU di RS AR Bunda Prabumulih dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Sebagian responden memiliki pelayanan obstetri neonatal sangat baik, Lebih sebagian responden tidak mengalami kegawatdaruratan maternal, dan ada hubungan pelaksanaan pelayanan obstetri neonatal terhadap kegawatdaruratan maternal di RS AR Bunda Prabumulih Tahun 2025 (p=0,018). Peneliti menyarankan kepada pihak Rumah Sakit dapat meningkatkan program PONEK dan memberikan peningkatan penanganan terhadap pelayanan kegawatdaruratan obstetric neonatal dalam Upaya mencegah resiko maternal dan meningkatkan keselamatan ibu dan bayi melalui peningkatan kualitas hidup setelah persalinan
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Deteksi Dini Kejadian Wasting Pada Balita Di Wilayah Puskesmas Semanding Kab.Tuban Tety Fajiro; Minarti; Sri Utami; Titik Sumiatin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 9 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i9.1908

Abstract

Wasting merupakan bentuk malnutrisi akut tandanya BB jauh rendah disandinglan TB (BB/TB). Deteksi dini kondisi ini fundamental guna mitigasi efek panjang berpeluang menghambat pertumbuhan anak. Kasus balita dengan wasting di wilayah kerja Puskesmas Semanding pada periode 2022 hingga 2024 menunjukkan angka peningkatan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menilai tingkat pengetahuan ibu mengenai deteksi dini kejadian wasting pada balita. Studi mempergunakan model deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi studi mencakup semua ibu mempunyai balita pada Desa Boto, daerah Puskesmas Semanding Kabupaten Tuban, dengan jumlah 78 orang. Sampel penelitian terdiri dari 65 responden yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen studi berbentuk kuesioner, sedangkan data dikaji deskriptif mempergunakan tabel, distribusi frekuensi, serta persentase. Temuan studi menggambarkan hampir setengah (46%) ibu berpendidikan SMA, sebagian besar (58%) ibu tidak memperoleh informasi wasting, Sebagian besar (54%) ibu bekerja, serta hampir setengahnya (45%) berumur 26-35 tahun. Sebagian besar (75%) ibu memiliki pengetahuan baik mengenai Deteksi Dini kejadian Wasting pada Balita. Berdasarkan Karakteristik, hampir seluruhnya ibu yang berpengetahuan baik memiliki Pendidikan di Perguruan Tinggi, pernah mendapatkan informasi tentang wasting, tidak bekerja, dan berusia 26-35 tahun. Pentingnya peran ibu dalam mendeteksi dini kejadian wasting sangat krusial, mengingat pengetahuan yang baik dapat mempengaruhi keputusan dalam mencari bantuan medis dan memberikan nutrisi yang tepat. Sehingga peningkatan akses informasi seperti program edukasi atau penyuluhan dan pendidikan bagi ibu sangat diperlukan untuk mendukung deteksi dini dan penanganan masalah gizi pada balita, guna mencegah dampak jangka panjang dari wasting.