Science: Indonesian Journal of Science
Science: Indonesian Journal of Science adalah jurnal multidisiplin ilmu, Indonesian Journal of Sciences merupakan jurnal peer review, open accses yang menerbitkan artikel Penelitian, hasil karya Disertasi, Tesis, Skripsi, Karya Tulis Ilmiah, Makalah Penelitian, Resensi Buku, Study Kasus, Laporan Kasus, Sistematik Review, dll. Jurnal ini berguna bagi tenaga Profesi, mahasiswa, tenaga pengajar, peneliti dan lainnya. Fokus dan scope: Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Promosi Kesehatan, Kesehatan dan keselamatan Kerja, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Manajemen K3, Keperawatan, Farmasi, Ilmu Gizi, Fisioterapi, Radiologi, Psikologi, Kebidanan, Rekam Medis, Teknik Laboratorium Medik, Profesi Kesehatan, Kedokteran umum, Epidemiologi dan aspek kesehatan lainnya, Biologi, Kimia, Fisika, Statistik, Matematika, Peternakan, Pertanian (Agribisnis dan Agroteknologi) Indonesian Juornal of Science terbit 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November
Articles
273 Documents
Pengaruh Latihan Stimulasi Sensomotorik dan Exergame-Virtual Reality terhadap Fungsi Motorik Ekstremitas Atas dan Bawah pada Pasien Pasca Stroke di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional
Aghnia Tazkiriani, Rahma;
Kurniawati, Nia;
Sariana, Erna;
Trioclarise, Rovika
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i3.367
Gangguan motorik menjadi masalah yang sering terjadi pada pasien pasca stroke dan 55-75% diantaranya menyebabkan adanya keterbatasan fungsional. Exergame- virtual reality merupakan metode intervensi yang saat ini banyak digunakan untuk pemulihan fungsi motorik ekstremitas atas, namun belum ada penelitian yang menggabungkan pengaruh exergame-virtual reality terhadap fungsi motorik ekstremitas atas dan bawah. Tujuan: Mengetahui pengaruh latihan stimulasi sensomotorik dan exergame-virtual reality terhadap fungsi motorik ekstremitas atas bawah pada pasien pasca stroke. Metode: Penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan one group pre-posttest. Penelitian dilakukan 2 kali seminggu selama 4 minggu. Sampel penelitian sebanyak 13 orang. Pengukuran fungsi motorik ekstremitas atas dan bawah menggunakan FuglMeyer Assessment (FMA) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Uji paired sample t-test terhadap fungsi motorik ekstremitas atas dan bawah sebelum dan sesudah intervensi didapat p-value 0,004 (<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh stimulasi sensomotorik dan exergame-virtual reality terhadap fungsi motorik ekstremitas atas dan bawah pasien pasca stroke di RS PON.
Pengaruh Pursed Lip Breathing Exercise dengan Semi Fowler Positioning terhadap Penurunan Dyspnea pada Pasien Post Long Covid-19
Ayu Pratama, Desta;
Karel Lina, Ratu;
Trioclarise, Rovika;
Sariana, Erna
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i3.368
Penyakit coronavirus atau Covid 19 adalah penyakit yang disebabkan oleh novel coronavirus. Pasca-Covid 19 adalah penyakit berkelanjutan yang masih hidup dan diderita pasien yang telah dinyatakan sembuh dari Covid-19 selama 12 minggu. Salah satu masalah pasca Covid-19 adalah sesak napas., yatu kondisi tidak nyaman yang membuat paru-paru sulit untuk bernapas secara lengkap dan menyebabkan dispnea. Cara untuk mengembalikan pernafasan normal adalah dengan breathing exercise dalam hal ini ialah pursed lip breathing exercise dengan semi fowler positioning. Metode Penelitian: pre eksperimen dengan one group prepost test, sampel dipilih dengan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 11 orang. Hasil: Hasil penelitian memiliki rerata modified borg scale sebelum intervensi adalah 4,3636 dan sesudah intervensi 2,1818. Kemudian di uji dengan Uji Wilcoxon test, didapatkan p-value 0,003 (p<0,05). Simpulan: Terdapat pengaruh pursed lip breathing exercise dengan semi fowler positioning terhadap penurunan dyspnea pada pasien post covid mahasiswa Poltekkes Kemenkes Jakarta III.
Gambaran Kualitas Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Klinik dalam Perspektif Islam
Anggreny, Dian Eka;
Musaddas, Rahmi
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i4.369
Pelayanan kesehatan yang Islami merupakan penerapan penyelenggaraan pelayanan kesehatan melalui pendekatan professional dan Islami dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bekerja sebagai ibadah dan menciptakan ukhuwah Islamiyah di lingkungan pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran kualitas pelayanan Kesehatan Masyarakat di klinik dalam perspektif Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien atau keluarga pasien yang mendapatkan pelayanan di klinik dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian didapatkan variabel lingkungan fisik (tangibles), kehandalan (realibility), daya tanggap (responsiveness), jaminan (assurance) dan kepedulian (emphaty) diperoleh kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dalam perspektif Islam dinyatakan baik oleh pasien.
Health-Related Quality of Life Among Sickle Cell Anemia Patients: Examining the Predictability of Coping Styles and Social Support
Roberts , Enyelunekpo;
George , Keyna;
Ekechi, Kingsley;
Uye, Emmanuel
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i4.370
Health-related quality of life (HRQoL) has remained a recurring issue when evaluating the effect of sickle cell anemia on individuals so affected. While studies have been conducted to determine the management of the disease with the use of physical and drug treatments, psychosocial factors tend to be limited. Therefore, this study examines the predictability of coping styles and social support on health-related quality of life (HRQoL) among individuals diagnosed with sickle cell anemia in selected hospitals and clinics in Port Harcourt, Rivers State, Nigeria. Cross-sectional survey design survey was adopted while data were collected from 200 participants using validated questionnaires. Data collected were analyzed using multiple regression to test one hypothesis which was accepted at p <.001 level of significance. The results showed that coping styles and social support jointly predicted HRQoL among study participants, R2= .372, F(3, 196) = 38.667, p <.001. Furthermore, coping style components of emotion-focused: β = .324, t = 5.062, p <.001; active coping: β = .251, t = 4.040, p <.001, and social support (β = .224, t = 3.506, p <.001) independently predicted HRQoL among study participants. The study concludes that coping styles and social support are robust predictors of HRQoL among sickle cell anemia in the study population. The study recommends that parents, government agencies and other stakeholders should proactively support sickle cell anemia patients with a social support system to manage their health situations to improve their overall quality of life.
Hubungan Frekuensi Kunjungan Posyandu dengan Status Imunisasi Balita Desa Karanganyar Kabupaten Probolinggo
Islami, Ica Maulina Rifkiyatul;
Adhawiyah, Sofiatun
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i4.371
Imunisasi merupakan upaya pencegahan penyakit yang efektif pada balita, namun cakupan imunisasi yang belum merata masih menjadi permasalahan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Probolinggo. Rendahnya kelengkapan imunisasi diduga berkaitan dengan frekuensi kunjungan balita ke posyandu sebagai layanan kesehatan berbasis masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara frekuensi kunjungan ke posyandu dengan status imunisasi balita di Desa Karanganyar Kabupaten Probolinggo. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian berjumlah 40 balita usia 0–60 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner serta diverifikasi menggunakan buku KIA atau catatan imunisasi posyandu. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara frekuensi kunjungan ke posyandu dan status imunisasi balita dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien kontingensi sebesar 0,595 menunjukkan keeratan hubungan kategori sedang hingga kuat. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kunjungan posyandu berperan penting dalam mendukung keberhasilan program imunisasi balita di tingkat desa.
Hubungan Konsumsi Garam dan Pola Makan Dengan Kejadian Hipertensi pada KelompokUsia Dewasa 45-59 Tahun di Dusun LengkokDesa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskesmas Tambang
Mawaddha, Mardha Tillah;
Nurman, Muhammad;
Mayasari, Endang
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i3.372
Data WHO (2022) mencatat sekitar 972 juta orang atau 15,4% menderita hipertensi. Salah satu faktor risiko hipertensi yang paling berpengaruh adalah konsumsi natrium atau garam dan pola makan yang tidak sehat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan konsumsi garam dan pola makan dengan kejadian hipertensi pada kelompok usia Dewasa 45-59 Tahun di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas Wilayah Kerja Puskesmas Tambang. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 22-28 oktober 2025 di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 218 orang responden kelompok masyarakat usia dewasa (45-59 tahun) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner dan alat pengukuran tekanan darah (Sphygmomanometer). Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara perilaku konsumsi garam (p value = 0,003) dan pola makan (p value = 0,002) dengan kejadian hipertensi pada kelompok usia dewasa (45-59 tahun) di Dusun Lengkok Desa Kualu Nenas wilayah kerja UPT. Puskesmas Tambang. Diharapkan kepada responden untuk mengubah pola hidupnya kearah yang lebih sehat, terutama tidak konsumsi garam berlebihan, mengurangi frekuensi konsumsi makan berlemak.
Asuhan Kebidanan pada Ibu Hamil dengan Kurang Energi Kronis (KEK) di PMB Betty Rofiqi Desa Silam Tahun 2025
Elisa, Elisa;
Afiah, Afiah
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i4.373
Seorang ibu hamil yang mengalamikurang energi kronis dapat mengakibatkan perdarahan, anemia, persalinan lama dan infesiksi. Kek juga dapat mengancam pertumbuhan janin yang berada didalam kandungan, resiko berat badan lahir rendah dan resiko cacat, jika terjadi maka dapat mengganggu keberlangsungan hidup. Tujuan penelitian adalah untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan kondisi kurang energi kronis di PMB Betty Rofiqi Desa Silam tanggal 14 Mei-9 Juni 2025. Hasil penelitian studi kasus diberikan pada Ny. N dengan 5 kunjungan rumah dalam 3 minggu yaitu ibu mengatakan kurang nafsu makan, badan lemas dan merasa cemas dengan kehamilannya. Asuhan kebidanan yang diberikan berupa melakukan pemerisaan fisik dengan pemeriksaan head toe to termasuk penilaian BB dan LILA sesuai dengan lembar observasi. dilanjutkan memberikan konseling pada pasien mengenai kehamilan yang sehat dan pola asupan gizi yang dibutuhkan saat kehamilan, kemudian memberikan makanan tambahan (PMT). Berdasarkan asuhan kehamilan yang dilakukan pada Ny. N usia 30 tahun G3P2A0 diperoleh bahwa nafsu makan sudah kembali normal berat badan dan LILA sudah mengalami kenaikan. Kesimpulannya adalah asuhan kebidanan yang diberikan pada kunjungan kedua sampai kunjungan selanjutnya selalu mengalami perembangan yang signifian, asuhan pada pasien tersebut terlasana dengan baik. Diharapkan studi kasus ini dapat sebagai referensi, menambah wawasan, dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan mengenai asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan KEK.
Efektivitas Terapi Origami dan Menggambar Terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Prasekolah di TK PKK Dewi Sartika
Pratiwi, Delfi Marta;
Ro’isah, Ro’isah;
Handayani, Erna
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i4.374
This study aimed to analyze the effectiveness of origami therapy and drawing therapy on the fine motor development of preschool children. A quasi-experimental design with a pre-test and post-test approach was applied to two intervention groups. The study involved 54 preschool children who were assigned to the origami therapy group and the drawing therapy group. Fine motor development was assessed using the Denver Developmental Screening Test II (DDST II). Data were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test. The results demonstrated a significant improvement in fine motor development in both groups after the intervention (p < 0.05). Origami therapy and drawing therapy were proven effective in enhancing preschool children’s fine motor skills through stimulation of finger coordination and visual–motor integration. This study concludes that both therapies can be utilized as practical non-pharmacological interventions to support fine motor development in preschool-aged children.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap dengan Kepatuhan Imunisasi Balita
Maulidia, Nasinatul;
Islami, Ica Maulina Rifkiyatul
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 4 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i4.376
Complete basic immunization is a primary preventive measure to reduce morbidity and mortality among children under five; however, immunization compliance remains uneven. Maternal knowledge is often considered an important factor in shaping immunization behavior, although its influence may vary across contexts. This study aimed to analyze the relationship between maternal knowledge of complete basic immunization and immunization compliance among children aged 0–24 months. A quantitative analytic design was employed, with primary data collected through structured instruments measuring maternal knowledge levels and children’s immunization status. Data were analyzed using appropriate inferential statistical tests to assess the association between variables. The results indicated a significant relationship between maternal knowledge level and immunization compliance, whereby mothers with higher knowledge levels tended to have children with more complete immunization status. Nevertheless, immunization compliance was not solely determined by maternal knowledge, as it was also influenced by variations in child age, immunization schedules, access to health services, and family support. This study highlights that maternal knowledge functions as an important enabling factor, but requires supportive service contexts and social environments to enhance the sustainability and effectiveness of immunization programs.
Gambaran Pencegahan Penyakit Pediculosis Capitis Pada Santriwati di PondokPesantren Assalam
Andriani, Putri;
Hamidi, Muhammad Nizar Syarif;
Syafriani, Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/science.v2i3.377
Pediculosis capitis merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak usia sekolah, terutama pada lingkungan komunal seperti pondok pesantren. Infestasi kutu kepala dapat menimbulkan rasa gatal, gangguan tidur, infeksi sekunder, hingga menurunkan konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pencegahan penyakit pediculosis capitis pada santriwati di Pondok Pesantren Assalam. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 69 responden yang dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup empat aspek pencegahan, yaitu kebersihan lingkungan, kepadatan hunian, kontak langsung, dan personal hygiene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar santriwati memiliki kebersihan lingkungan kategori kurang (59,4%), seluruh responden berada pada kategori kepadatan hunian tidak padat (100%), perilaku kontak langsung sebagian besar berada pada kategori tidak mencegah (68,1%), dan personal hygiene sebagian besar tergolong belum baik (62,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun kepadatan hunian sudah memenuhi standar, perilaku santriwati terkait kebersihan diri dan pencegahan kontak langsung masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini merekomendasikan edukasi kesehatan berkelanjutan, peningkatan sarana sanitasi, serta pengawasan lingkungan asrama untuk menurunkan risiko penularan pediculosis capitis.