SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Universitas Teknologi Bandung. Jurnal Sistemik terbit dalam jangka waktu satu tahun sebanyak dua kali yaitu pada bulan Juni dan Desember. Cakupan ilmu yang dibahas dalam Jurnal Sistemik meliputi : 1. Manajemen Industri 2. Modeling & Simulation 3. Sistem Manufaktur 4. Ergonomi 5. Riset Operasi Jurnal Sistemik merupakan jurnal dengan open access atau akses terbuka yang memungkinkan pembaca dapat dengan bebas membaca dan mengakses jurnal ini tanpa dipungut biaya.
Articles
96 Documents
KONTRIBUSI KOMPENSASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DISPUSIPDA PROVINSI JAWA BARAT DIVISI PUSTAKAWAN
Jeferson Siahaan;
Edi Supriyadi;
Annisa Muharomah
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 10 No 1 (2022): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v10i1.69
Penelitian ini dilaksanakan di DISPUSIPDA (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah) Provinsi Jawa Barat pada Divisi PUSTAKAWAN yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai secara parsial dan pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai secara parsial dan pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai secara simultan. Metode pengolahan data pada penelitian ini merupakan metode penelitian yang bersifat kuantitatif dimana datanya berupa angka angka sebagai alat menganalisis keterangan mengenai apa yang ingin diketahui dan juga variabel pada penelitian ini ada yang dipengaruhi dan yang mempengaruhi. Variabel yang dipengaruhi pada penelitian ini adalah kinerja pegawai, sedangkan variabel yang mempengaruhi adalah kompensasi dan motivasi kerja. Populasi dari penelitian ini yaitu berjumlah sebanyak 34 orang pegawai DISPUSIPDA (Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah) Provinsi Jawa Barat pada Divisi PUSTAKAWAN dan sampel yang digunakan adalah berjumlah 34 orang pegawai dengan menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan pengisian kuesioner yang diisi oleh pegawai yang kemudian di uji validitas yaitu untuk menunjukkan derajat ketepatan antara data yang sesungguhnya terjadi pada objek dengan data yang dikumpulkan oleh peneliti untuk mencari validitas sebuah item, dan uji reliabilitas yaitu untuk menguji data sejauh mana hasil pengukuran dengan menggunakan objek yang sama akan menghasilkan data yang sama atau reliabel. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kompensasi terhadap kinerja pegawai yang ditunjukkan dari hasil uji T hitung sebesar 3,769 dengan signifikansi 0,001. Terdapat pengaruh yang positif namun tidak signifikan antara motivasi kerja terhadap kinerja pegawai yang ditunjukkan dari hasil uji T hitung sebesar 1,932 dengan signifikansi 0,063. Terdapat pengaruh signifikan antara kompensasi dan motivasi kerja secara simultan terhadap kinerja pegawai yang ditunjukkan dari hasil uji F yaitu sebesar 8,699 dengan taraf signifikansinya sebesar 0,001. Pengaruhnya sebesar 36% dan sisanya 64% dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
ANALISIS RESIKO KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DI BAGIAN PRODUKSI PT XYZ
Jeferson Siahaan;
Edi Supriyadi
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 10 No 2 (2022): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v10i2.70
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui resiko yang terjadi mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dibagian produksi pada PT XYZ. Berdasarkan observasi yang telah dilakukan bahwa kecelakaan kerja sering kali terjadi, namun banyak sekali yang belum terlalu menganggap pentingnya penerapan K3 yang mana dalam periode 2021 sebanyak 142 jenis kecelakaan kerja yang terjadi di PT XYZ. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Failure Mode And Effect Analysis (FMEA). Sampel yang diambil pada penelitian ini menggunakan metode sampling jenuh yaitu seluruh jumlah populasi dijadikan sampel, sebanyak 30 responden yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah Terdapat 8 jenis kejadian resiko K3 pada unit kerja Mechanical Assembler di PT XYZ, yang mana hal ini kemudian dibagi menjadi 3 faktor resiko kerja yaitu terbakar, gangguan pada mata, luka/memar/terpeleset. Hasil pengolahan data dan analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diperoleh nilai RPN tertinggi pada faktor resiko gangguan pada mata dengan kejadian resiko mata terkena chips pengeboran yaitu dengan nilai RPN sebesar 59.11 atau sebesar 18%. Skala penilaian Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk kejadian resiko tertinggi yaitu mata terkena Chips pengeboran masuk kedalam range 27-60 yang mana hal ini berarti masuk kedalam prioritas ketiga dan perlu adanya kontrol proses. Sebagai bentuk upaya perbaikan dan pencegahan mengenai keselamatan kerja maka perusahaan perlu memberikan pelatihan mengenai K3, memenuhi fasilitas perlengkapan APD, memberikan penyuluhan, serta kontrol secara berkala yang dilakukan. Kata Kunci: Keselamatan, Kesehatan, dan FMEA
PERANCANGAN MESIN PENGUPAS CERI KOPI DENGAN PENGGERAK MULA MOTOR LISTRIK MENGGUNAKAN METODE FRENCH
Dewi Mulyasari Sumarta;
Sri Erina Damayanti;
Tarsinah Sumarni
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 10 No 2 (2022): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v10i2.71
Kopi merupakan minuman yang mulai banyak digemari, karena memiliki kandungan berupa energi, protein dan lemak. Selain kandungannya kopi juga memiliki cita rasa yang kuat dan unik. Pengolahan kopi yang beragam jenis membuat orang banyak tertarik untuk mempelajarinya, termasuk dalam membuat alat perkakas yang mendukung pengolahan kopi tersebut. Salah satu alat tersebut adalah mesin pengupas yang berfungsi untuk memisahkan biji kopi dari kulitnya. Langkah-langkah dalam perancangan mesin ini mengacu pada metode French, mulai dari mengidentifikasi masalah, perancangan konsep, pemberian bentuk dan sketsa, pendetailan serta gambar kerja. Pada perancangan konsep dan pemberian bentuk dihasilkan blok fungsi diagram, dimana komponen-komponen utama itu ditentukan sesuai dengan kebutuhan. Penggerak mula mesin ini menggunakan motor listrik berdaya 4 Hp dan putaran 1450 rpm. Sistem transmisi yang terpilih adalah pasangan puli dan sabuk V dengan diameter puli penggerak 77 mm dan diameter puli yang digerakkan adalah 110,5 mm, sedangkan jenis sabuk yang terpilih adalah jenis sabuk tipe A dengan panjang sabuk 413 mm. Pada pendesaianan poros didapatkanlah material poros yang terbuat dari baja karbon S45C dengan panjang 1000 mm dan diameter 26 mm. Untuk desain akhir adalah pembuatan gambar kerja menggunakan software solidwork.
IMPLEMENTASI METODE SIMPLEX DALAM OPTIMALISASI HASIL PRODUKSI CEMILAN KHAS NTT PADA IRT SIMA INDAH
Vera Selviana Adoe;
Junius P.R. Rooroh;
Maria A. Maya;
Imelda Inang
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 10 No 2 (2022): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v10i2.72
IRT Sima Indah merupakan salah satu indutri rumah tangga yang beroperasi di kota Kupang. IRT Sima Indah memproduksi berbagai macam cemilan khususnya yang berbahan dasar jagung dan kacang. Produk yang dihasilkan berupa Marning Jagung, Jagung Rasa Udang, Emping jagung, Kacang Telur Dan Kacang Bawang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimalisasi produksi pada IRT Sima Indah dengan menggunakan linear programming metode simpleks dibantu menggunakan aplikasi POM QM for Windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa untuk dapat memaksimumkan produk dalam optimasi produksi, menggunakan metode simpleks menunjukkan emping jagung merupakan produk pilihan dengan valuenya 0, untuk jagung udang dan marning jagung merupakan produk yang lebih optimal dalam produksi dengan value masing-masing 4 dan 2,8889 sedangkan untuk cemilan berbahan dasar kacang yaitu kacang bawang dan kacang telur mempunyai nilai yang optimal pada iterasi ketiga dalam melakukan produksi. Banyaknya jumlah produksi optimum yang diproduksi dapat mencapai keuntungan yang maksimum.
ANALISA FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONTAMINASI PROSES PENGOLAHAN SUSU DENGAN METODE ANALISIS KORELASI KANONIK
Ai Nurhayati
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 10 No 2 (2022): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v10i2.77
Berdasarkan data dari Biro Pusat Statistik ada sekitar 12.183 desa yang penduduknya kekurangan gizi dari semua jenjang usia teutama anak-anak. Kekurangan gizi dapat diatasi dengan cara meminum susu karena dalam kandungan susu terdapat karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang lengkap. Susu merupakan sumber gizi yang sangat dibutuhkan oleh setiap orang terutama anak-anak balita karena pada masa tersebut adalah tahap golden age yang mana perlu pemasukan gisi yang cukup besar. Pengolahan susu merupakan bisnis yang menguntungkan untuk rencana bisnis jangka panjang. Pengolahan susu dengan meninjau beberapa aspek penting seperti tingkat hygiene dan sanitasi sangat diprioritaskan oleh pihak pengolah susu di masa pasca pandemic covid-19. Permasalahan yang sering dihadapi oleh pihak pengolah susu adalah banyaknya faktor-faktor yang mengkontaminasi kandungan susu yang menyebabkan kadar susu menjadi cepat basi dan membusuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi besar korelasi faktor-faktor dalam proses kontaminasi susu dan kecepatan basi. Variabel independen dari penelitian ini adalah frekuensi jumlah cuci tangan pekerja, penggantian sarung tangan dan masker. Variabel dependen penelitian ini adalah jumlah kontaminasi susu dan kecepatan basi susu. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode analisis korelasi kanonik dengan alat bantu software SPS versi 24. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukan bahwa faktor hygiene dan sanitasi terutama variabel cuci tangan para pekerja susu sapi perah memiliki pengaruh signifikan terhadap kontaminasi bahan baku susu dan kecepatan basi susu.
ANALISIS PENGARUH KOMPETENSI DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT KAYO MAKMUR INDONESIA
Rohman Agus Jatnika;
Jeferson Siahaan;
Saepudin Saepudin
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 10 No 2 (2022): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v10i2.78
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh kompetensi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan bagian produksi di PT Kayo Makmur Indonesia. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan rumus slovin yaitu dengan memilih langsung karyawan produksi sebanyak 60 orang dengan hasil 38 0rang. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh kompetensi terhadap kinerja karyawan PT Kayo Makmur Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dari hasil ujiparsial dimana nilai t hitung (1,403) < t tabel (1,68957) dan nilai signifikansi 0,169 > 0,05. Terdapat pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan PT Kayo Makmur Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dari hasil uji t dimana nilai t hitung (2,940) > t tabel (1,68957) dan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Namun dari uji simulatan terdapat pengaruh kompetensi dan gaya kepemimpinan terhadap kinerja karyawan PT Kayo Makmur Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dari hasil uji f dimana nilai f hitung (5,852) > f tabel (3,26) dengan signifikansi 0,006 < 0,05. Maka untuk meningkatkan kompetensi perlu diadakan pelatihan secara berkala serta pemberian bonus bagi karyawan yang berkinerja baik. Dan gaya kepemimpinan disarankan untuk diadakan pelatihan kepemimpinan dan pemberian kepercayaan dari pimpinan terhadap bawahannya.
ANALISIS PENDISTRIBUSIAN AIR BERSIH MENGGUNAKAN METODE TRANSPORTASI DI IPA PURWAHARJA PERUMDAM TIRTA ANOM
Septiana Fauzi;
Abdul Fatah
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 10 No 2 (2022): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v10i2.79
Kenaikan jumlah penduduk Kota Banjar ke depan dapat mempengaruhi kenaikan dari jumlah pelanggan air bersih di IPA Purwaharja Perundam Tirta Anom, sekaligus juga dapat meningkatkan konsumsi air bersih di Kota tersebut. Oleh karena itu diperlukan analisa terhadap jalur pendistribusian air bersih yang efektif agar semua pelanggan bisa terpenuhi kebutuhannya dengan biaya distribusi yang rendah. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Transportasi. Pemecahan solusi awal menggunakan Northwest Corner Method, Least Cost Method, dan Vogel’s Approximation Method. Metode Vogel’s merupakan solusi awal terbaik dengan biaya yang rendah jika dibandingkan dengan solusi awal yang lain. Adapun untuk mencari solusi optimal menggunakan Stepping Stone. Hasil perhitungan yang diperoleh yakni total biaya operasional pendistribusian air bersih harian di IPA Purwaharja PERUMDAM Tirta Anom Kota Banjar adalah sebesar Rp.6.934.893, lebih kecil dari biaya operasional harian sebelumnya yaitu sebesar Rp.7.730.631. Jika dilihat dari jalur distribusinya, dihasilkan bahwa jalur pendistribusian air bersih yang efektif yang mampu mengurangi biaya operasional harian dapat dilakukan perubahan dari sebelumnya, dimana titik distribusi Intake 1, IPA WTP I, Tandon 2 dan Tandon 3 harus diistirahatkan terlebih dahulu untuk mengurangi kelebihan kapasitas produksi air dimana hal ini dapat membuat biaya operasional pendistribusian air bersih menjadi tinggi yang bersifat pemborosan. Selain itu kapasitas di Intake 5 dapat dikurangi untuk menyesuaikan dengan jumlah kebutuhan di setiap wilayah tujuan.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: PEMELIHARAAN MESIN DENGAN METODE RELIABILITY CENTERED MAINTENANCE (RCM) DI PERSEROAN TERBATAS
Edi Supriyadi;
Ruth Priskila Ayuni
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 1 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v11i1.80
Mesin yang tiba-tiba rusak saat produksi berlangsung atau saat sedang digunakan dapat menghambat bahkan menghentikan kegiatan produksi sampai waktu perbaikan selesai. Hal ini dapat menyebabkan hasil produksi menjadi tidak berkualitas, waktu produksi menjadi panjang, dan biaya produksi bertambah yang dapat berimbas pada harga produk yang menjadi lebih mahal. Perbaikan yang dilakukan sementara kegiatan produksi berhenti akibat terjadinya kerusakan mendadak disebut perbaikan korektif. Kegiatan ini perlu dihindari guna mengurangi kerugian akibat mesin produksi yang tidak beroperasi. Pemeliharaan berbasis keandalan umumnya digunakan untuk merencanakan interval pemeliharaan untuk mesin, peralatan, atau komponen yang sering mengalami kerusakan. Pembuatan interval pemeliharaan dengan mengetahui nilai keandalan juga dapat meningkatkan nilai keandalan mesin, peralatan, atau komponen tersebut. Sehingga, sistem pemeliharaan menjadi lebih efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil penerapan RCM pada pemeliharaan mesin. Metode penelitian ini adalah Systematic Literature Review yang mengumpulkan serta mengevaluasi suatu penelitian yang terkait pada topik tertentu. Proses data sintesis pada penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan 5 literature yang memenuhi kriteria penelitian dengan sumber database yaitu Dimensions dan Google Scholar. Data diolah dan disajikan dalam tabel. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, pemeliharaan mesin dengan metode RCM terbukti di semua artikel ilmiah yang telah ditelaah dapat menunjukkan nilai keandalan komponen kritis dan dapat menentukan interval pemeliharaan serta dapat meningkatkan nilai keandalan dengan menyimulasikan penerapan jadwal atau interval pemeliharaan tersebut. Metode RCM berperan penting dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan mesin di industri manufaktur, menawarkan alternatif untuk pemeliharaan 'run to failure'. Studi kasus telah membuktikan efektivitasnya, meski memerlukan pemahaman mendalam terkait masalah spesifik mesin atau peralatan. Penelitian ini menekankan pentingnya RCM dan menyarankan penggunaan Big Data, IoT, realitas virtual dan augmented reality dalam pemeliharaan. Lebih banyak studi kasus, pemeliharaan berbasis risiko, dan peningkatan pelatihan RCM juga disarankan untuk penelitian dan implementasi mendatang.
PENGARUH BAURAN PEMASARAN RITEL TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DAN IMPLIKASINYA PADA LOYALITAS PELANGGAN DI GRAND YOGYA KEPATIHAN
Erni Nurjanah
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 1 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v11i1.81
Loyalitas pelanggan adalah faktor utama bagi kesuksesan perusahaan dan proses kepuasan pelanggan merupakan fenomena yang kompleks. Pembelian barang atau jasa meliputi sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi setiap keputusan. Kepuasan pelanggan adalah lebih kompleks dan lebih penting bagi pengecer pada saat ini dibanding dengan masa lalu. Seiring meningkatnya globalisasi, pengecer lokal merasakan diri mereka harus dapat bersaing dengan pemain asing besar yang menyasar ceruk pasar. Bauran pemasaran ritel merupakan lensa ‘perantara’, dimana pelanggan kontemporer mempersepsikan nilai pada toko-toko ritel. Penelitian ini mencoba untuk menguji dampak dari dimensi bauran pemasaran ritel (yaitu, lokasi toko, prosedur operasi, barang atau jasa yang ditawarkan, taktik harga, suasana toko, layanan pelanggan, dan metode promosi) pada kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan di pusat perbelanjaan Grand Yogya Kepatihan Bandung. Data terkumpul melalui survei terhadap 100 pelanggan lama yang memperpanjang kartu keanggotaan. Menggunakan analisis data kuantitatif serta penelitian dikembangkan untuk menunjukkan hubungan dan akibat yang diuji melalui analisis jalur. Penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran ritel secara bersamaan berpengaruh pada kepuasan pelanggan sebesar 82.307% dimana 17.693% sisanya adalah pengaruh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini. Secara terpisah, didapat hanya empat dimensi yang positif berhubungan dengan kepuasan pelanggan. Juga ditemukan efek kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan sebesar 67,13% dan sisanya sebesar 32,87% adalah pengaruh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini. Batasan Penelitian: Data dikumpulkan dari satu pusat perbelanjaan; studi lebih lanjut diperlukan untuk mendapatkan kesimpulan yang efektif.
ANALISIS PERSEDIAAN OBAT DENGAN METODE ABC (STUDI KASUS PADA APOTEK JASA SEHAT)
Nanda Nur'aeni;
Angling Sugiatna
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 1 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53580/sistemik.v11i1.82
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan obat pada Apotek XYZ sehingga pihak apotek dapat mengetahui pengendalian persediaan secara efektif dan efisien. Penelitian dilakukan dengan menghitung analisis dengan metode ABC berdasarkan nilai pemakaian. Dari penelitian ini diketahui dari hasil analisis ABC nilai pemakaian dengan kelompok A terdiri dari 3 item atau 14,36% dengan jumlah pemakaian sebesar Rp. 88.090.000 atau 58,89%. Kelompok B terdiri 4 item atau 19,39% dengan jumlah pemakaian sebesar Rp. 46.236.000 atau 30,91%. Kelompok C terdiri 21 item atau 66,25% dengan jumlah pemakaian sebesar Rp. 15.263.300 atau 10,2%. Perencanaan persediaan obat pada Apotek XYZ menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ), merubah beberapa kebijakan perusahaan terhadap jumlah pemesanan obat. Berdasarkan metode EOQ dan reorder point (ROP) dengan mempertimbangkan buffer stock diperoleh titik pemesanan kembali atau waktu pemesanan kembali untuk obat Xanax 1 mg adalah 16 strip dengan safety stock sebanyak 10 strip dan jumlah pemesanan umum sebanyak 19 strip. Reorder point untuk obat Dumolid 5 mg adalah 8 strip dengan safety stock sebanyak 5 strip dan jumlah pemesanan umum sebanyak 10 strip. Reorder point untuk obat Alprazolam 1 mg adalah 11 strip dengan safety stock sebanyak 7 strip dan jumlah pemesanan umum sebanyak 16 strip. Reorder point untuk obat Calmlet 1 mg adalah 8 strip dengan safety stock sebanyak 5 strip dan jumlah pemesanan umum sebanyak 14 strip. Sedangkan reorder point untuk obat Ibu profen 400 mg adalah 24 strip dengan safety stock sebanyak 15 strip dan jumlah pemesanan umum sebanyak 119 strip.