cover
Contact Name
Harya Gusdevi
Contact Email
p3m@utb-univ.ac.id
Phone
+6282118357887
Journal Mail Official
p3m@utb-univ.ac.id
Editorial Address
https://sistemik.utb-univ.ac.id/index.php/sistemik/EditorialBoard
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
ISSN : 23373636     EISSN : 25276425     DOI : https://doi.org/10.53580
Core Subject : Engineering,
SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik merupakan Jurnal yang diterbitkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Universitas Teknologi Bandung. Jurnal Sistemik terbit dalam jangka waktu satu tahun sebanyak dua kali yaitu pada bulan Juni dan Desember. Cakupan ilmu yang dibahas dalam Jurnal Sistemik meliputi : 1. Manajemen Industri 2. Modeling & Simulation 3. Sistem Manufaktur 4. Ergonomi 5. Riset Operasi Jurnal Sistemik merupakan jurnal dengan open access atau akses terbuka yang memungkinkan pembaca dapat dengan bebas membaca dan mengakses jurnal ini tanpa dipungut biaya.
Articles 89 Documents
PENGUKURAN WAKTU STANDAR KERJA PADA STASIUN KERJA POTONG MATERIAL PADA PERUSAHAAN KT MENGGUNAKAN METODE SNAPBACK Teguh Aprianto
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 1 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i1.84

Abstract

Perusahaan KT merupakan sebuah perusahan yang bergerak di bidang kerajinan tangan. Produksi beragam tas dan kotak yang terbuat dari anyaman pandan dan enceng gondok. Target produksi 1200 produksi per bulan. Keberlanjutan perusahaan jasa atau industri sangat bergantung pada tenaga kerjanya. Oleh karena itu, sangat penting bagi bisnis dapat menempatkan prioritas tinggi pada keadaan dan kemampuan karyawannya untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh bisnis. Setiap orang memiliki kapasitas unik untuk melaksanakan pekerjaan yang ada. Perencanaan dan penjadwalan proses produksi melalui perhitungan waktu standar sangat terkait dengan peningkatan kualitas, kinerja, dan produktivitas karena waktu standar dapat dicapai oleh operator untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan jadwal dan kualitas yang telah ditetapkan. Permintaan yang semakin meningkat permasalahanpun timbul, diantaranya perusahaan tidak dapat menyelesaikan target permintaan, tidak mengetahui secara pasti seberapa besar kemampuan atau kapasitas produksi yang mereka miliki, tidak mengetahui secara tepat berapa waktu yang diperlukanntuk pembuatan satu produk dari awal sampai akhir, dan tidak terdapat standar waktu tetap operator untuk menyelesaikan satu buah produk. Penelitian ini dilakukan pada stasiun kerja potong material. Metode penelitian menggunakan metode snap back. Hasil penelitian pada stasiun kerja potong pada perusahaan KT diperoleh performance rating sebesar 1,17, kelonggaran pada stasiun kerja potong 24,27% yang terdiri dari kebutuhan pribadi sebesar 8,42%, fatigue sebesar 3,5%, dan keterlambatan 12,35%. Waktu normal stasiun kerja potong sebesar 6,23 menit dan waktu standar 8,27 menit.  
ANALISIS KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA DEPARTEMEN PRODUKSI DENGAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESMENT CONTROL DI PT. PUX PURWAKARTA Hady Sofyan; Intan Hamidah
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 1 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i1.86

Abstract

PT. PUX Purwakarta merupakan perusahaan precast industri besar di Indonesia. Sebagian besar proses produksinya melibatkan penggunaan mesin, peralatan, dan area kerja yang memiliki risiko bahaya tinggi jika tidak dikontrol dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya yang ada, mengevaluasi tingkat risiko dari bahaya-bahaya tersebut, serta menyusun langkah pengendalian menggunakan metode HIRARC, yang mencakup identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional. Data primer diperoleh melalui pengamatan dan wawancara, kemudian disusun dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat temuan pada produksi precast jenis PC-I Girder yang menunjukkan bahwa terdapat 40 temuan hazard dengan 40 risiko kecelakaan akibat kerja dari 11 aktivitas pekerjaan. Berdasarkan hasil penilaian, dari 40 risiko pada proses produksi precast jenis PC - I Girder terdapat 21 jenis risiko pada level low, 11 jenis risiko pada level medium, dan 8 jenis risiko pada level high. Perusahaan telah melakukan beberapa upaya untuk mengurangi risiko terjadinya hazard, adapun dari hasil penelitan mengusulkan beberapa upaya pengendalian yang dapat dilakukan oleh perusahaan diantaranya melakukan substitusi yaitu penggantian sarung tangan yang semula sarung tangan kain menjadi sarung tangan karet tebal anti listrik (electrical gloves) untuk menanggulangi kecelakaan akibat arus listrik, melakukan administrative control yaitu melakukan pengendalian dari sisi operator dengan memberikan pelatihan dan pemahaman mengenai kesehatan dan keselamatan kerja secara berkala, serta pendisiplinan dalam prosedur kerja serta penggunaan alat pelindung diri.
ANALISIS RISIKO K3 KETINGGIAN PENGECORAN PIPA BETON BERDIAMETER 3500 MENGGUNAKAN METODE HIRARC DI PT BONNA INDONESIA Nadila Zulpa; Mochamad Saidiman; Ai Nurhayati; Saepudin Saepudin
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 1 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i1.87

Abstract

Analisis risiko keselamatan dan kesehatan kerja merupakan objek penting yang perlu diperhatikan dalam sistem manajemen perusahaan, karena menyangkut kegiatan atau aktivitas yang melindungi dalam menjaga sumber daya dan input yang dimiliki perusahaan seperti peralatan teknologi, fasilitas dan sumber daya manusia dari kecelakaan yang dapat membahayakan dan merugikan suatu perusahaan. Dalam penelitian ini, mengambil data kecelakaan kerja mulai tahun 2022, kecelakaan tersebut disebabkan oleh kondisi yang tidak aman, tindakan yang tidak aman dan kombinasi keduanya, data. Pengamatan hasil metode HIRARC (Hazard identification, Risk assessment dan Risk control) sebelum data observasi dan data dari analisis dokumen (literatur), observasi lapangan dan wawancara. Dengan terjadinya kecelakaan tersebut, diterapkan metode HIRARC (Hazard identification, Risk assessment and Risk control) di PT Bonna Indonesia dalam penerapan pekerjaan tinggi pengecoran pipa beton berdiameter 3500 yang bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko di K3 serta meminimalisir tingkat kecelakaan kerja di PT Bonna Indonesia pada divisi HSE (Health Safety Environment) dan dihasilkan dari analisis risiko kerja menggunakan Metode HIRARC (Identifikasi bahaya, Penilaian risiko dan Pengendalian risiko). Penelitian ini dilakukan di PT Bonna Indonesia, bagian dari divisi HSE (Health Safety Environment) di bagian produksi, yaitu divisi yang rawan kecelakaan kerja. Dengan banyaknya kecelakaan kerja yang terjadi pada divisi HSE (Health Safety Environment) PT Bonna Indonesia. PT Bonna Indonesia HSE (Health Safety Environment) memiliki forum khusus yang menangani masalah kecelakaan kerja, yaitu departemen lingkungan keselamatan dan kesehatan kerja (K3LH) yang bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya di lingkungan industri dan cara mencegah kecelakaan kerja di divisi HSE (Health Safety Environment).
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TEKSTIL DI PT NAGASAKTI KURNIA TEXTILE MILLS MENGGUNAKAN METODE SQC DAN FMEA Noegraha, Indra Sapta
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 2 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i2.92

Abstract

PT Nagasakti Kurnia Textile Mills merupakan perusahaan di bidang tekstil, dimana ketika berproduksi banyak terjadi kecacatan pada produknya yang di produksi pada perusahaan tersebut. Pada penelitian ini metode analisis yang digunakan adalah Statistical Quality Control dan Failure Mode Effect Analysis, yaitu sebuah metode statistik yang digunakan pada suatu perusahaan, dimana hasilnya dibandingkan dengan standar yang diterapkan oleh perusahaan tersebut dan untuk mendefiniskan sebab akibat kecacatan kemudian membuat prioritas penanggulangannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecacatan produk tekstil di PT Nagasakti Kurnia Textile Mills masih belum terkendali, dengan rata – rata kecacatan produk sebesar 2,28 perminggunya. Jenis kecacatan produk yang paling banyak terjadi adalah jenis cacat listing sebanyak 61.511 meter dari total produksi 13.072.084 meter selama 6 bulan dari bulan Juli – Desember 2022. Dari hasil observasi lapangan dan wawancara, faktor – faktor yang menjadi penyebab terjadinya cacat adalah faktor mesin, manusia, metode dan material. Mesin menjadi faktor utama yang menjadi penyebab cacat dikarenakan oleh roll mesin macet, hal itu diperkuat dengan hasil RPN sebesar 504 sehingga faktor penyebab kecacatan dari mesin menjadi yang prioritas dilakukan perbaikan dengan rekomendasi perbaikan melakukan maintenance secara berkala agar proses produksi menjadi lebih baik lagi dan output yang dihasilkan sesuai dengan standar yang diinginkan.
ANALISIS BEBAN KERJA FISIK PETUGAS KEBERSIHAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN ERGONOMI Aprianto, Teguh; Rismayadi, Danny Aidil; Sugiatna, Angling; Fatah, Abdul; Dewi, Rimba Krishna Sukma
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 2 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i2.95

Abstract

Kebersihan lantai menjadi tugas pokok seorang petugas kebersihan. Dimana seorang petugas kebersihan harus memiliki skill dan kemampuan yang baik untuk dapat membersihkan lantai dari debu maupun kotoran alas kaki. Saat ini petugas kebersihan yang bekerja di kampus x berjumlah 6 orang. Jam Kerja Petugas kebersihan dibagi kedalam 2 satuan waktu. Kerja satu dimulai pukul 06.00-13.00 wib dan Kerja 2 dimulai pukul 13.00-20.00 wib. Tugas utama petugas kebersihan yaitu membersihkan seluruh lantai pada Gedung 1 dan Gedung 2. Gedung 1 memiliki 4 lantai dan Gedung 2 memiliki 3 lantai. Tingginya beban kerja dapat meningkatkan beban psikologis, fisiologis dan waktu begitu pula dengan rendahnya beban kerja dapat meningkatkan rasa bosan dan jenuh. Kerja fisik membutuhkan banyak energi. Metode pendekatan ergonomi perhitungan %CVL dan konsumsi energi. hasil penelitian pada petugas kebersihan satuan waktu kerja pagi dan satuan waktu kerja siang diperoleh kesimpulan bahwa % CVL pada rentang 22 % sampai dengan 37,39 % pada satuan waktu kerja pagi dan % CVL pada rentang 22,09 % sampai dengan 65,54 % pada satuan waktu kerja siang. Artinya %CVL petugas kebersihan pada klasifikasi tidak terjadi kelelahan sampai dengan kerja dalam waktu singkat. Konsumsi energi pada petugas kebersihan pada satuan waktu kerja pagi dalam rentang 1,55 Kkal/menit sampai dengan 2,63 Kkal/menit dan satuan waktu kerja siang dalam rentang 1,24 Kkal/menit sampai dengan 3,79 Kkal/menit. Artinya konsumsi energi petugas kebersihan pada kategori moderat sampai dengan sangat esktrim.
ANALISIS RISIKO K3 DENGAN METODE HIRARC PADA INDUSTRI TAHU PD MANUNGGAL Mulyadi, Riko; Saidiman, Mochamad; Dewi, Rimba Krisha Sukma
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 2 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i2.96

Abstract

PD Manunggal merupakan industri yang memproduksi olahan kacang kedelai yakni tahu menggunakan metode dan peralatan yang masih tradisional dengan waktu kerja selama 10 jam yaitu dari pukul 08:00 – 18-00 selama periode 6 hari kerja.. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bahaya-bahaya yang ada disetiap kegiatan kerja, risiko bahaya dan pengendaliannya. Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya mengetahui konsep keselamatan dan kesehatan kerja membuat pekerja menilai bahwa kecelakaan merupakan Nasib. Banyaknya kecelakaan yang terjadi seperti tergelincir, terpapar jamur dan lainnya masih belum dapat ditangani oleh perusahaan sehingga permasalahan serupa berulang. HIRARC adalah kombinasi dari identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan manajemen risiko untuk meminimalkan kecelakaan. Pada penelitian ini didapatkan jumlah bahaya-bahaya yang terjadi pada proses kegiatan kerja yaitu berjumlah 22 bahaya dengan nilai risiko bahaya 1 berstatus Extreme Risk, 6 bertatus High Risk, 9 bertatus Moderat Risk dan 6 bertatus Low Risk dimana bentuk pengendaliannya berupa pemberian APD. Bentuk pengendalian Administrasi yaitu memperbaiki prosedur pekerjaan yang berpotensi menjadi sumber bahaya dan pengendalian lain yaitu perancangan dengan cara memodifikasi peralatan atau mesin dengan tujuan untuk meminimalkan atau menghilangkan bahaya. Standar operating procedural dalam menjamin kesehatan pekerja dan kehigenisan produk yakni mencuci tangan sebelum bekerja, menggunakan penutup rambut saat bekerja, membersihkan peralatan sebelum dan sesudah digunakan dan membersihkan area kerja setelah pekerjaan selesai.
ANALISIS IDENTIFIKASI RESIKO KECELAKAAN KERJA DI PT. ABCD MENGGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION RISK ASSESMENT AND RISK CONTROL (HIRARC) Fajri, Nazar Isnu; Siahaan, Jeferson
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 2 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i2.98

Abstract

ABCD disiapkan untuk menangani bidang perawatan industri/maintenance dan perbengkelan. Selain itu, PT. ABCD sebagai perusahaan yang menaruh perhatian besar dalam kesehatan dan keselamatan kerja, hal yang telah dilakukan adalah ditetapkannya pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta telah menyediakan APD bagi tenaga kerja maupun orang lain yang berada ditempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis risiko bahaya dan pengendaliannya menggunakan metode Hazard Identification Risk Assesment and Risk Cotrol (HIRARC) untuk meminimalisir tingkat kecelakaan kerja, penulis melakukan pengambilan data melalui observasi dan wawancara pada karyawan, hasil yang didapat dari penelitian ini teridentifikasi 28 potensi bahaya dengan kategori tingkat resiko yaitu low risk, medium risk, high risk dan extereme risk dan pengendalian risiko (risk control) menggunakan hirarki alat pelindung diri (APD/PPE), eliminasi (Elimination), rekayasa (Engineering) serta substitusi (Substitution) dimana pada proses kerja harus mempersiapkan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dengan proses kerja nya, melakukan pengecekan lingkungan sekitar pada saat proses kerja agar percikan atau paparan tidak menyebabkan kebakaran serta memasang display K3 mudah terbakar, selain itu juga harus menggunakan peralatan listrik yang sesuai standar, ukuran kabel yang sesuai serta harus tertata rapih jangan berserakan dan isolator yang dipakai harus sesuai dengan kegunaan nya.
PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN DENGAN MOTIVASI KERJA DAN KESEHATAN KERJA DI PT. ABC BAGIAN LINE OTHER Siahaan, Jeferson
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 12 No 1 (2024): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan kembali kinerja karyawan PT.ABC di line other adanya kendala untuk meningkatkan kinerja yang optimal khususnya di line other PT ABC. Dengan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh motivasi kerja dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan, dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, untuk mengetahui adanya pengaruh atau tidak dengan menggunakan anali sis regresi linear berganda dan untuk alat hitung di bantu dengan aplikasi tinjauan pustaka (penelitian terdahulu), wawancara, dan kuisioner. Analisis data dengan menggunakan SPSS v.25, pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi (lapangan) dan cara uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda. Sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah sampel jenuh yang di mana populasi di line other sebanya 22 orang. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan secara signifikasi terhadap kinerja karyawan, sedangkan kesehatan kerja secara parsial tidak berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan namun secara signifikan berpengaruh r hitung < r tabel (-0,654 < 2,093) dengan nilai signifikasi t hitung > nilai signifikasi t tabel (0,520 > 0,05). Berdasarkan secara simultan (bersama-sama) yaitu variabel motivasi kerja dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan berpengaruh secara positif dan signifikan bisa di lihat dari  f hitung > f tabel (46,567 > 3,49) dan nilai signifikasi (0,000 < 0,05). Upaya meningkatkan kinerja karyawan maka PT.ABC di line other perlu memperhatikan dari kedua variabel yang di mana perusahaan dapat memberikan apresiasi atau pun hadiah terhadap kinerja, dan meningkatkan kebersihan di area kerja.
MANAJEMEN STRATEGI: PERAN PENTING DALAM KEBERHASILAN BISNIS (Studi Kasus Pada Perusahaan Retail Super Value Stores Limited di Papua New Guinea) Nurjanah, Erni; Purnawan, Benny
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 2 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i2.100

Abstract

Penelitian ini mencoba untuk mengetahui manajemen strategi yang telah dilaksanakan di Super Value Stores Ltd mulai dari Perumusan Strategi, Penerapan Strategi dan Pengevaluasian Strategi dan membantu perusahaan dalam membuat sebuah rencana yang dibutuhkan dalam menghadapi kemungkinan perubahan lingkungan bisnis dan menganalisa seberapa besar peran manajemen dalam manajemen strategi. Kondisi sistem politik negara yang tidak stabil, tingkat kejahatan dan korupsi yang tinggi, layanan pendidikan dan kesehatan yang sangat rendah, infrastruktur seadanya, dan ditambah sengketa internasional, Papua New Guinea bergantung pada bantuan dari Australia untuk menjaga kegiatan lintas batas ilegal dari Indonesia termasuk penyelundupan barang, perdagangan narkotika ilegal, penghuni liar dan separatis, namun disamping itu, masih memiliki sumber daya alam yang masih tinggi. Dengan kondisi seperti itu, maka bisnis di Papua New Guinea tidak dapat dibandingkan dengan bisnis di Indonesia sekarang ini. Super Value Stores Ltd adalah sebuah perusahaan importir, grosir dan ritel dengan format Supermarket dan Department Store di Papua New Guinea. Setelah 37 tahun dalam bisnis, Super Value Stores Limited telah menjadi importir, grosir dan pengecer untuk barang dagangan terkemuka di Papua New Guinea. Super Value Stores Ltd merupakan distributor tunggal di Papua New Guinea untuk beberapa produk. Jenis penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif. Teknik pengambilan data yang digunakan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan terhadap pihak-pihak terkait di dalam perusahaan. Data-data yang telah diperoleh tersebut dianalisis menggunakan model perumusan strategi melalui matriks-matriks sebagai alat analisis yang dirumuskan secara berurutan yaitu audit eksternal, audit competitor, audit internal, penyusunan Matriks SPACE, Peta Positioning Hasil Analisa SPACE dan Peta Positioning Hasil Analisa SWOT (Strengths – Weaknesses – Opportunities – Threats). Dari hasil analisa SPACE terlihat posisi Super Value Stores Ltd berada pada kuadran Konservatif. Vektor arah berada di kuadran konservatif (kuadran kiri atas), artinya Super Value Stores disarankan untuk menggunakan strategi konservatif: 1) Untuk tetap berada dekat dengan kompetensi dasar perusahaan dan tidak mengambil risiko yang berlebihan. 2) Lakukan penetrasi pasar 3) Pengembangan pasar 4) Pengembangan produk 5) Diversifikasi konsentrik. Dari hasil Matriks Profil Kompetitif, dapat disimpulkan bahwa Super Value Stores Ltd dapat unggul dilihat dari aspek keragaman produk dan aspek manajemen dibandingkan dengan perusahaan lain sekelasnya. Evaluasi Strategi, dilihat dari Matrik Profil Kompetitif, Super Value Stores Ltd lebih unggul dibandingkan dengan perusahaan lain sekelasnya, namun secara umum diketahui faktor-faktor internal yang dapat mengakibatkan perkembangan yang lambat ke arah pencapaian tujuan, diharapkan agar perusahaan dapat melakukan evaluasi seperti pada teori, menerapkan teori yang ada sebagai sumber pedoman dalam melaksanakan Strategi Bisnisnya dengan memperhatikan temuan faktor-faktor penghambat pencapaian tujuan perusahaan di atas.
MERANCANG ULANG TATA LETAK GUDANG MENGGUNAKAN METODE SHARED STORAGE DI PT. XYZ Pardiyono, Ragil; Puspawardhani, Gianti
SISTEMIK (Jurnal Nasional Ilmu Teknik) Vol 11 No 2 (2023): SISTEMIK : Jurnal Ilmiah Nasional Bidang Ilmu Teknik
Publisher : Universitas Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53580/sistemik.v11i2.101

Abstract

Penelitian ini bermula fenomena pemborosan waktu di PT. XYZ perusahaan yang memproduksi spare part sepeda motor yang berbahan plat. Berdasarkan pengamatan, waktu rata–rata yang dibutuhkan operator untuk mencari produk adalah 7,74 detik/kemasan (100 pcs/kemasan). Sedangkan rata–rata setiap satu kali pengiriman mencapai 3.530 kemasan dengan berat mencapai 3,530 ton, artinya dalam setiap kali pengiriman diperlukan waktu mencari produk ditempat penyimpanan selama 27.322,2 detik atau 455,4 menit setara 7,5 jam. Lamanya waktu pencarian produk akan berdampak pada keterlambatan pengiriman produk dan kepuasan konsumen. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan merancang ulang tata letak gudang dan tata cara penyimpanan untuk mengurangi waktu pencarian produk. Metode yang digunakan adalah share storage yaitu metode untuk mengurangi kebutuhan ruang penyimpanan, produk yang berbeda menggunakan slot penyimpanan yang sama. Metode shared storage sangat sesuai untuk produk dengan permintaan yang relatif konstan dan validasi mengunakan promodel. Metode share storage untuk merancang rak, menentukan lokasi penyimpanan, dan diakhiri dengan menghitung jarak dari gudang penyimpanan ke mobil pengiriman. Hasil penelitian telah memberikan usulan dengan mengubah ukuran rak penyimpanan yang dapat menampung produk jadi sebanyak 3.960 kemasan. Setelah melakukan validasi dengan promodel diperoleh kesimpulan bahwa waktu pencarian produk dari 7,74 detik/kemasan menjadi 2 detik/kemasan. Perubahan ukuran rak penyimpanan dari 200 cm x 50 cm x 150 cm yang mempunyai 4 tingkatan dengan tinggi per level 30 cm menjadi 246 cm x 123 cm x 380 cm yang mempunyai 11 tingkatan dengan tinggi perlevel 34 cm. Peningkatan kapasitas rak penyimpanan dari 980 kemasan menjadi 3.960 kemasan yang mampu menampung pesanan produk sebanyak 3.530 kemasan. Perubahan tata letak gudang penyimpanan yang memudahkan mobilisasi pencarian produk yang tidak dihalangi oleh aktivitas pengemasan produk.