cover
Contact Name
Riris Setyo Sundari
Contact Email
ririssetyo@upgris.ac.id
Phone
+628112720214
Journal Mail Official
jurnalliterasipgsd@gmail.com
Editorial Address
Gedung Utama Lantai 2, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Jalan Sidodadi Timur no. 24, Dr. Cipto - Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar)
Core Subject : Education,
Literasi ( Jurnal Pendidikan Dasar) is managed by the Primary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education, PGRI University Semarang. The focus and scope of the journal are the results of research on education and learning at all levels, such as 1. Early Childhood Education 2. Basic Education 3. Secondary Education 4. Higher Education 5. Inclusive Education
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2024)" : 23 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PERKALIAN DAN PEMBAGIAN PECAHAN BERBASIS APLIKASI KELAS V SEKOLAH DASAR Nenden Mutya Zahrain; M. Yusuf Setia Wardana; A.Y Soegeng Ysh
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20471

Abstract

Pembelajaran pengembangan perlu dilakukan karena pengajaran sebelumnya sebagian besar dilakukan secara online, dengan buku dan papan tulis masih digunakan sebagai alat pengajaran. Hal ini menyebabkan motivasi siswa menurun dan rasa bosan sehingga masih banyak siswa yang belum memahami materi. Untuk membantu siswa meningkatkan keterampilan perkalian dan pembagian pada materi pecahan, penelitian bertujuan untuk: (1) mengkaji dan menganalisis media pembelajaran Rima; (2) mengembangkan aplikasi media pembelajaran Berima (berhitung) berbasis karakteristik; dan (3) mengetahui keefektifan dan kelayakan media pembelajaran Diamond (pembelajaran perkalian dan pembagian) untuk pembelajaran berbasis aplikasi Kelas V. Pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) model ADDIE  analysis, design, development, implementation, and development adalah metodologi yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian dilakukan di Kecamatan Tembalang Kota Semarang di MI Al Hikmah. Data penelitian ini berasal dari wawancara dan observasi. Hasil uji praktikalitas respon guru sebesar 100% (sangat layak), rata-rata hasil uji validitas ahli media sebesar 97% (sangat layak), rata-rata hasil uji validitas ahli materi sebesar 100% (sangat layak), dan respon siswa sebesar 96% (sangat layak). Setelah melalui beberapa tahap pengujian kelayakan dan kevalidan maka media Berima dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran dikelas dan di rumah untuk mendukung pembelajaran siswa.
ANALISIS PENGARUH GAME ONLINE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD NEGERI PEGANDAN 02 Iqbal Teguh Triadi; Sukamto Sukamto; Ervina Eka Subekti
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20487

Abstract

Game online adalah permainan yang dimainkan secara online via internet. game online adalah permainan video yang dimainkan selama beberapa bentuk jaringan komputer, menggunakan komputer pribadi atau konsol video game. Permainan online adalah jenis permainan komputer maupun smartphone dengan menggunakan jaringan internet sebagai medianya. Permainan online terdiri dari dua unsur utama, yaitu server dan client. Adapun permasalahan penelitian ini adalah “bagaimana pengaruh game online terhadap hasil belajar anak?”. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh game online terhadap hasil belajar siswa di SD Negri Pegandan 02. Peneliti menggunakan metode pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa-apa yang saat ini berlaku. Di dalamnya terdapat upaya mendeskripsikan, mencatat, analisis dan menginterpretasikan kondisi-kondisi yang sekarang ini terjadi atau ada. Sampel yang diambil adalah 30 siswa SD Negri Pegandan 02. Hasil penelitian yang diperoleh di lapangan menunjukkan bahwa game online yang dimainkan siswa siswa SD Negri Pegandan 02 berdampak terhadap hasil belajar siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya siswa yang kurang dalam hal memanfaatkan waktu belajar dan keseriusan siswa dalam bersekolah. Orang tua siswa juga merasakan dampak yang ditimbulkan dari game online yang dimainkan oleh anaknya. Game online dapat mengurangi hasil belajar siswa karena siswa merasa lelah bermain game online sehingga mempengaruhi hasil belajar..
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN ARTICULATE STORYLINE 3 PADA ASPEK KOGNITIF MATA PELAJARAN IPAS HARMONI DALAM EKOSISTEM KELAS V SD NEGERI KLUMPIT Berlyan Salsabilla Anindyta Susanto; Joko Sulianto; Ferina Agustini
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20494

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh media yang digunakan dalam pembelajaran IPAS masih kurang optimal. Hal ini menjadi salah satu penyebab minimnya pemahaman materi yang diterima oleh peserta didik. Maka perlu adanya pengembangan media pembelajaran interakti yang mampu meningkatkan pemahaman dalam belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketersediaan media pembelajaran pada mata pelajaran IPAS serta menganalisis kelayakan media pembelajaran interaktif berbasis android menggunakan Articulate Storyline 3. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian ini adalah guru kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data berupa angket validasi ahli konstruksi, angket validasi ahli isi, angket validasi ahli praktisi konstruksi, dan angket validasi praktisi isi. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran mendapat skor rata-rata dari ahli konstruksi yaitu 98%, ahli isi yaitu 95,33%, ahli praktisi konstruksi yaitu 96,33%, dan ahli praktisi isi yaitu 97,33% dengan kategori kualifikasi kevalidan sangat baik. Jadi, dapat dikatakan bahwa media pembelajaran berbasis android menggunakan Articulate Storyline 3 valid dan layak digunakan dalam pembelajaran IPAS Harmoni dalam Ekosistem kelas V sekolah dasar.
EFEKTIVITAS MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA RAKYAT SISWA KELAS V SD NEGERI KETANGGI REMBANG Siti Nur Cholifah; Ikha Listyarini; Suyitno Suyitno
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20489

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu belum optimalnya kemampuan keterampilan berbahasa siswa terutama keterampilan menyimak pada materi cerita rakyat di kelas V SD Negeri Ketanggi Rembang. Permasalahan pada penelitian ini yaitu Bagaimana efektivitas media boneka tangan terhadap keterampilan menyimak cerita rakyat siswa kelas V. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan menyimak siswa pada materi cerita rakyat setelah menggunakan media pembelajaran boneka tangan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk True Experimental Design jenis Posttest Only Control Design. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dari hasil observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan rata-rata nilai posttest kelas eskperimen yaitu 83,83 dan rata-rata nilai posttest kelas kontrol yaitu 70,55. Berdasarkan hasil analisis dengan uji-t, dalam perhitungan uji-t diperoleh ¬¬thitung = 10,605 dan ttabel = 2,1098 maka thitung > ttabel berarti Ho ditolak dan Ha diterima, dapat dikatakan bahwa rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan menggunakan media boneka tangan lebih besar daripada rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol tanpa menggunakan media boneka tangan. Untuk ketuntasan belajar apabila siswa memenuhi nilai KKM 70 maka siswa dinyatakan tuntas. Dalam kelas kontrol terdapat 8 siswa tidak tuntas, sedangkan dalam kelas eksperimen terdapat 0 siswa tidak tuntas. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan media boneka tangan efektif untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita rakyat siswa kelas V di SD Negeri Ketanggi Rembang.
PENGARUH KOLABORASI SISWA DALAM MODEL PBL TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI VOLUME KUBUS DAN BALOK KELAS V SD Risza Nadiana Putri; Fajar Cahyadi; Ryky Mandar Sarry
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20501

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kolaborasi siswa dalam model PBL Terhadap hasil belajar materi volume kubus dan balok kelas V SDN Ngerjo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental Design dengan desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Ngerjo Tahun Pembelajaran 2022/2023. Sampel yang diambil adalah 32 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji regresi linear sederhana. Hasil angket kolaborasi siswa dalam model PBL terdapat 12 siswa dengan presentase 38% dengan kategori sangat tinggi, 18 siswa dengan presentase 56% dengan kategori Tinggi dan 2 siswa dengan presentase 6% dengan kategori sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa kolaborasi siswa pada model PBL kelas V SD Negeri Ngerjo termasuk dalam kategori Tinggi dengan presentase 56%. Berdasarkan hasil data menunjukan nilai signifikan (Sign.) sebesar 0.000 < 0.05 yang berarti bahwa ada pengaruh antara variabel X terhadap Y. Nilai R square (R2) sebesar 0.520, nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh kolaborasi siswa dalam model PBL (X) terhadap hasil belajar (Y) siswa sebesar 52% sedangkan sisanya 48% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Maka penelitian ini dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan antara kolaborasi siswa dalam model PBL terhadap hasil belajar pada materi volume kubus dan balok kelas V SDN Ngerjo.
PROFESIONALIME GURU DITINJAU DARI TINGKAT PENDIDIKAN DAN KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGERI BOTOSENGON 1 Erie Shania Umu Rachmawati; Prasena Arisyanto; Intan Rahmawati
Literasi (Jurnal Pendidikan Dasar) Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20490

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Mendeskripsikan profesionalisme guru ditinjau dari tingkat pendidikan dan kreativitas  di SD Negeri Botosengon 01.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru kelas I s/d VI yang berjumlah 6 guru. Instrumen yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik reduksi, penyajian data, dan conclusion drawing. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dapat dijadikan patokan dalam keprofesionalan guru karena tingkat pendidikan menunjang keprofesionalan seorang guru, akan tetapi tidak dominan. Sedangkan untuk kreativitas guru dalam pembelajaran dapat dijadikan patokan yang dominan terhadap profesionalisme guru. Artinya, bahwa tingkat pendidikan dan kreativitas dalam mengajar memiliki keterkaitan dengan profesionalisme guru karena keduanya menunjang dalam profesionalisme guru dengan perannya masing-masing.Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah guru kelas yang bersangkutan agar lebih berinovasi dan berkreasi lagi sehingga dapat menjadikan pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan. Guru hendaknya dapat menyeimbangkan tercapainya tingkat pendidikan dengan kreativitas mengajar dikelas. Guru dapat lebih banyak membaca tentang artikel pendidikan untuk memperya wawasan tentang dunia pendiidkan. Guru juga dapat mengembangkan dirinya dengan terus belajar IT dan memanfaatkan platfon online seperti canva,Quizz dan lainnya.
KEEFEKTIFAN MODEL THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTU MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPAS SD NEGERI KROMPAKAN Ulfiyana, Salsa Ulwiyah; Huda, Choirul; Saputra, Henry Januar
Literasi Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20480

Abstract

Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS yang disebabkan karena kurangnya penggunaan model dan media pembelajaran yang bervariatif, serta pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang antusias, merasa jenuh dan pasif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Think Talk Write (TTW) berbantu media Pop-Up Book terhadap hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPAS SD Negeri Krompakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre Eksperimental Designs jenis One Group Pretest-Posttest Design. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Berdasarkan perhitungan diperoleh rata-rata pretest yaitu 56 dan rata-rata posttest yaitu 81. Ketuntasan belajar klasikal yaitu sebesar 84,3% dengan 27 siswa tuntas dan sudah mencapai indikator keberhasilan dalam penelitian yaitu ≥ 75%. Hasil uji t, diperoleh thitung sebesar 13,277 sedangkan ttabel sebesar 2,039 db = N-1 = 32-1 = 31, dan taraf signifikan sebesar 5%, karena thitung ttabel yaitu 13,277 2,039 maka H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu model Think Talk Write (TTW) berbantu media Pop-Up Book efektif terhadap hasil belajar siswa kelas IV mata pelajaran IPAS SD Negeri Krompakan.
ANALISIS EKSTRAKURIKULER PRAMUKA UNTUK MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER SISWA SD NEGERI MOKAHA 01 KABUPATEN TEGAL Aziz, Rifki; Saputra, Henry Januar; Rahmawati, Intan
Literasi Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20473

Abstract

Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini adalah 1) penampilan siswa kurang rapi; 2) bertutur kata dan berperilaku kurang sopan terhadap guru; 3) kurang disiplin, misalnya berangkat sekolah dengan terlambat; 4) siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran; 5) Pembiasaan karakter belum ada di Sekolah. Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini adalah bagaimana proses pembentukan karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka untuk meningkatkan pandidikan karakter siswa Sekolah Dasar Negeri Mokaha 01 Kabupaten Tegal dan bagaimana hasil pembentukan karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di Sekolah Dasar Negeri Mokaha 01 Kabupaten Tegal. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana analisis kegiatan ekstrakurikuler pramuka untuk meningkatkan pendidikan karakter siswa Sekolah Dasar Negeri Mokaha 01 Kabupaten Tegal.Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi, metode wawancara, dan metode dokumentasi dengan guru kelas V, guru kelas VI, pembina pramuka, dan kepala Sekolah Dasar Negeri Mokaha 01 Kabupaten Tegal.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Mokaha 01 Kabupaten Tegal yang berjumlah 29 siswa dan siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Mokaha 01 Kabupaten Tegal yang berjumlah 27 siswa, masih banyak siswa yang tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka. Proses pembentukan karakter pada siswa yang dilakukan oleh pembina pramuka yaitu dengan melakukan pembiasaan, pengarahan, permainan, penerapan PBB, penerapan Tri Satya, penerapan Dasa Dharma Pramuka, dan pemberian nasihat yang dilakukan secara berulang-ulang oleh pembina pramuka kepada siswanya. Hasil pembentukan karakter siswa melalui kegiatan ekstrakurikiler pramuka di SD Negeri Mokaha 01 Kabupaten Tegal mengalami beberapa perubahan diantaran, siswa yang berangkat sekolah terlambat sekarang sudah mulai berangkat sekolah tepat waktu, siswa mulai berpakaian dengan rapi dan sesuai ketentuan, bertutur kata yang baik dan sopan, berkata jujur, membuang sampah pada tempatnya, berdoa sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran, mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, mengerjakan tugas atau soal yang diberikan oleh guru dengan tanpa mencontek, membantu orang lain ketika sedang mengalami kesulitan atau kesusahan, dan meminta maaf kepada orang lain ketika melakukan kesalahan.Berdasarkan hasil penelitian ini, saran yang dapat disampaikan adalah supaya kegiatan ekstrakurikuler pramuka selalu diadakan dan siswa diberikan motivasi serta dorongan agar selalui mengikuti kegiatan ekstrakurikuler pramuka, karena kegiatan ekstrakurikuler pramuka merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang dapat membentuk dan meningkatkan karakter pada siswa.
ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI TIKTOK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA DITINJAU DARI PENEMUAN DIKSI BARU SISWA KELAS V SDN 2 BULOH Jumaria, Siti
Literasi Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.19006

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan aplikasi Tik Tok oleh siswa kelas V yang mana menyuguhkan informasi berupa video dan menciptakan berbagai trend yang salah satunya diksi baru yang mudah ditirukan oleh siswa sekolah dasar ketika menonton video Tik Tok dan dibawa ke kehidupan sehari-hari dan berhubungan erat dengan kemampuan berbicara siswa kelas V SDN 2 Buloh.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kemampuan berbicara siswa kelas V SDN 2 Buloh dilihat dari penemuan diksi baru yang berasal dari aplikasi TikTok. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian diambil dengan teknik triangulasi menggunakan lima metode yaitu observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Setting penelitian dilakukan di SDN 2 Buloh Kecamatan Kunduran Kabupaten Blora. Subjek penelitian adalah siswa kelas V, wali kelas V, dan orang tua siswa kelas V. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyejian data lalu penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas V durasi rata-rata penggunaan aplikasi TikTok selama 2 – 3 jam sehari dengan berbagai konten.  Kemampuan berbicara siswa kelas V dilihat dari aspek kebahasaan 3 siswa dengan skor sempurna 5, 11 siswa dengan skor 4 dan 4 siswa dengan skor 3. Untuk aspek non kebahasaan 11 siswa dengan skor sempurna 5 dan 9 siswa dengan skor 4. Trend diksi baru yang lahir dari aplikasi TikTok sering diikuti di lingkungan sekolah, di lingkungan rumah dan pada saat bermain. Diksi tersebut diantaranya mang eak, slebew, chuaks, cogil, cekidot, nyenyenye, gacor, wir, zoo, menyala abangkuh, anjay, bjir, bund, afah iyah, gabut, jamet, kroco, dan sat set. Aplikasi TikTok dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. media pembelajaran ini akan membentuk pembelajaran aktif, kreatif dan inovatif.
ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD NEGERI SUMBEREJO 02 MRANGGEN DEMAK Salsabila, Ihda Lutfiana; Nuvitalia, Duwi; Mudzanatun, Mudzanatun
Literasi Vol 4, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/literasi.v4i2.20485

Abstract

Kemampuan membaca merupakan salah satu keterampilan berbahasa yang wajib dikuasai pada awal menempuh pendidikan yaitu pada jenjang sekolah dasar (SD). Kemampuan membaca diantaranya 1) mengenal dan membaca huruf, 2) membaca suku kata, 3) membaca kata dan 4) membaca kalimat. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri Sumberejo 02 Mranggen Demak dan untuk menganalisis faktor penghambat kemampuan membaca permulaan siswa kelas II SD Negeri Sumberejo 02 Mranggen Demak. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data diperoleh dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi bersama siswa kelas II dan guru kelas II SD Negeri Sumberejo 02 Mranggen Demak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas II SD Negeri Sumberejo 02 Mranggen Demak 21 siswa (77,7%) diantaranya sudah mampu membaca dengan lancar dan 6 siswa (23,3%) diantaranya belum mampu membaca permulaan dengan tepat dan lancar. Ketidak mampuan membaca dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi gangguan alat ucap (cadel), kurangnya minat baca siswa, kurangnya kebiasaan untuk membaca dan kurangnya rasa percaya diri siswa. Kemudian faktor dari luar yaitu lingkungan sekolah.

Page 2 of 3 | Total Record : 23