cover
Contact Name
Juli Hadiyanto
Contact Email
julihadiyanto43@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalstandardisasi@gmail.com
Editorial Address
Gedung 1 BSN, KST BJ Habibie, Setu, Tangerang Selatan, Banten, 15314.
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Standardisasi
ISSN : -     EISSN : 23375833     DOI : 10.31153
Jurnal Standarisasi (hence JS) is a journal aims to be a leading peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original study or research papers focused on standardization policies, development of standards, harmonization of standards, implementation of standards (accreditation, certification, testing, metrology, technical inspection, pre and post market supervision, socio-economic impacts, etc.), standardization of standards, technical regulations, and aspects related to standardization that has neither been published elsewhere in any language, nor is it under review for publication anywhere.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 227 Documents
KAJIAN STANDAR NASIONAL INDONESIA BIJI PALA Latifa Dinar; Atris Suyantohadi; M. Affan Fajar F
JURNAL STANDARDISASI Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v15i2.111

Abstract

PENGKAJIAN KARAKTERISTIK BAHAN BAKU (RAW MATERIAL) LEMBARAN BAJA (STEEL PLATE) UNTUK TABUNG GAS 3KG PRODUK LOKAL & IMPOR SECARA METALURGI Winarto Winarto; Johny Wahyuadi s
JURNAL STANDARDISASI Vol 10, No 3 (2008): Vol. 10(3) 2008
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v10i3.629

Abstract

Nowadays, use of steel sheet material for gas tube 3kg in gas tube manufacture industry is increase in order tosupport governmental program about conversion of energy from kerosene to gas (LPG). Characteristic whichqualify for material of gas tube have been arranged in SNI 1452:2007 or JIS G3116 SG295 (standard of Japan).In JIS standard, it is arranged quality of raw material to be used in gas tube application steel like chemicalcomposition and tensile test. In other side production of local gas tube manufacturer is limited, while demand ofgas tube is increased, that’s why government gives opportunity to import tube of LPG 3kg. Meanwhile control ofraw material quality (steel plate) paid less attention so there are much gas tube damage like leaking and burstingin using. Therefore the study of raw material characteristic done to produce gas tube 3kg for both local and importproduct in metallurgy. The tests taken are tensile test, elongation, micro structure. This study aim to compare andanalyze the product in the metallurgy & valid standard in Indonesia, that is harmonies to Standard of IndonesiaNational (SNI) 1452:2007 and Japan Industrial Standard (JIS) G3116 SG295.
VALIDASI METODA PENGUJIAN KANDUNGAN KALSIUM, MAGNESIUM, DAN SENG DALAM PELUMAS DENGAN SPEKTROMETRI SERAPAN ATOM (SSA) MENGGUNAKAN TEKNIK PELARUTAN LANGSUNG OLEH XILENA Deni Cahyadi; Eny Susilowati; M. Arsyansyah; Indra Hadiwijaya; Azio Oka Darmana; Keke Wanda Manola; Rijal Desiana
JURNAL STANDARDISASI Vol 23, No 1 (2021)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v23i1.823

Abstract

Pengujian kandungan unsur logam kalsium, magnesium, dan seng di dalam minyak pelumas menggunakan spektrometri serapan atom dengan teknik pelarutan langsung oleh xilena telah dilakukan. Kandungan unsur logam tertentu (seperti: kalsium, magnesium, dan seng) merupakan salah satu parameter syarat mutu SNI wajib pelumas yang harus dipenuhi. Menurut SNI, terdapat dua pilihan metode uji yang dapat dijadikan acuan untuk melaksanakan pengujian kandungan unsur logam dalam minyak pelumas, yaitu dengan menggunakan ICP-AES atau AAS. Pada penelitian ini contoh minyak pelumas dilarutkan secara langsung dengan xilena, kemudian dilakukan pengukuran dengan AAS. Penggunaan teknik persiapan contoh dengan pelarutan secara langsung menggunakan xilena, diharapkan dapat menyederhanakan proses pengujian dibandingkan dengan menggunakan cara pelarutan asam. Hasil pengukuran pada percobaan yang dilakukan menunjukkan bahwa, linearitas kurva kalibrasi (R2) untuk Ca = 0,99640; Mg = 0,99968; dan Zn = 0,99938; dengan nilai presisi untuk Ca = 2,168 (%RSD) < 3,914 (0.67*CV-Horwitz); Mg = 1,265 < 5,670; dan Zn =  0,665 < 4,736; %rekoveri Ca = 101%, Mg = 98%, Zn = 98%; batas deteksi (LoD): Ca = 0,013 mg/L; Mg = 0,002 mg/L; dan Zn = 0,014 mg/L; dan nilai LoQ: Ca = 0,043 mg/L; Mg = 0,007 mg/L; dan Zn = 0,048 mg/L. Parameter validasi (linearitas, presisi, akurasi, batas deteksi, dan batas kuantifikasi) yang diperoleh dari hasil pengujian ini relative dapat diterima. Proses persiapan larutan untuk pengujian dengan AAS dengan menggunakan xilena jauh lebih cepat dan sederhanan dibandingkan dengan pelarutan menggunakan asam.  
UJI COBA PEMBUATAN PELAT KUNINGAN SESUAI TARGET STANDAR PERUSAHAAN Prihadi Waluyo
JURNAL STANDARDISASI Vol 12, No 2 (2010): Vol. 12(2) 2010
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v12i2.144

Abstract

PENGELOLAAN SNI CORNER DI PERPUSTAKAAN DAUN DAN PERPUSTAKAAN BUNGA Nihayati Nihayati; Luki Wijayanti
JURNAL STANDARDISASI Vol 23, No 3 (2021)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v23i3.905

Abstract

 Perpustakaan perguruan tinggi menjadi target donatur dengan beragam kepentingan, termasuk program SNI Corner. Pemanfaatan SNI Corner pada awalnya bagus, namun saat ini kurang maksimal. SNI terbaru sudah terbit, namun di outlet SNI Corner tidak diupdate. Sarana prasarana yang rusak tidak diperbaiki Meskipun demikian, program ini tetap dipertahankan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kaitan ekonomi politik media dalam praktik pengelolaan SNI Corner di perpustakaan Daun dan di perpustakaan Bunga dari perspektif Vincent Mosco. Metode analisis yang digunakan yakni pendekatan kualitatif konstruktivis dengan 8 (delapan) informan, yaitu 2 (dua) orang pimpinan dari BSN, Kepala Perpustakaan Daun, Direktur Perpustakaan Bunga dan 4 (empat) petugas SNI Corner. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SNI Corner membidik perpustakaan perguruan tinggi yang mempunyai banyak pengguna untuk memenuhi capaian jumlah pemanfaat informasi dan membangun kesadaran berbudaya standar. SNI Corner menjadi media spasialisasi BSN untuk menemui khalayak perguruan tinggi  dan mendiseminasikan produknya. BSN melakukan komodifikasi konten dalam bentuk koleksi dan fasilitas perpustakaan yang dikemas dalam SNI Corner. Rektor universitas Bunga maupun Universitas Daun mengubah pengguna perpustakaan kepada BSN untuk memperkuat kerjasama yang telah dijalin. BSN memperoleh target khalayak, sementara perpustakaan memperoleh SNI Corner beserta fasilitasnya dan sertifikat MoU yang dapat digunakan untuk berbagai kepentingan. Sampai saat ini, keberadaan SNI Corner dapat bertahan karena tercipta hubungan mutualisme BSN dan perpustakaan dalam aspek spasialisasi dan komodifikasi,
METODE RESISTANSI UNTUK PENGUKURAN KENAIKAN TEMPERATUR LILITAN BERDASARKAN SNI IEC 60335-1:2009, STUDI KASUS : MESIN CUCI Prayoga Bakti; Himma Firdaus
JURNAL STANDARDISASI Vol 16, No 3 (2014)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v16i3.192

Abstract

PERAN AKTOR DAN PEMANGKU KEPENTINGAN BIDANG ALSINTAN DALAM PROSES PENYUSUNAN KEBIJAKAN SNI Sri Mulatsih
JURNAL STANDARDISASI Vol 18, No 1 (2016)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v18i1.699

Abstract

Alsintan menjadi bagian penting dalam mekanisasi pertanian bagi petani di Indonesia, bahkan kebutuhan, mengingat kondisi alam Indonesia yang masih tergolong agraris. Pemerintah menetapkan SNI produk alsintan mengingat banyak produk Cina yang dipasarkan di Indonesia. SNI adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia, dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh BSN. Ada 11 SNI dari berbagai mesin pertanian yang sudah diperbarui. Proses penyusunan SNI bidang alsintan ini dilakukan oleh aktor yang terkait dengan alsintan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan praktik proses pembuatan kebijakan standardisasi alsintan sebagai bagian dari kebijakan teknologi yang memfokuskan pada peran aktor-aktor yang terlibat dalam penyusunan SNI alsintan, dan memberikan gambaran tentang fenomena dalam proses penyusunan SNI bidang alsintan. Industri alsintan merupakan aktor pemangku kepentingan yang berperan mendukung dan mempengaruhi perumusan SNI wajib dan komersial menghadapi industri yang merangkap trader dari luar negeri. Hasil penelitian menggambarkan bahwa secara kelembagaan aktor yang berperan dalam bidang alsintan adalah kementrian teknis (Kementerian Perindustrian dari tingkatan Direktorat sampai dengan bengkel alsintan); BSN yang berperan besar pada proses perumusan SNI alsintan sebagai penyelenggara dan fasilitator karena tugas pokok dan fungsinya; pelaku usaha alsintan sebagai obyek dan subyek harus aktif mendukung dan mempengaruhi pemerintah dan pasar agar daya saing industri alsintan meningkat; dan Masyarakat Standardisasi Indonesia (Mastan) yang berpengaruh dalam proses perumusan SNI, karena menyalurkan kebutuhan masyarakat akan standar dan membangun jaringan ke wilayah-wilayah Indonesia untuk menyampaikan pendapat terkait standardisasi.
KONSEP SOP UNTUK PENANGANAN PASCAPANEN MANGGA Cv. GEDONG UNTUK TUJUAN EKSPOR Kun Tanti Dewandari; Ira Mulyani; Dondy A Setyabudi
JURNAL STANDARDISASI Vol 11, No 1 (2009): Vol. 11(1) 2009
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v11i1.636

Abstract

Mango is priority commodities in agribussines development. Production that overflow in 2006 achieve 1.621.997million ton with total land harvest 195.503 hectare has potential to developed especially for market exports. Oneof this is gedong mango. Now, volume exports of Indonesian mango only 0,22% from total export, in other sideIndonesia is sixth biggest country mango production in the world. This is caused by quality rules very tight fromexporter country and there is not procedure operational standard (SOP) mango handling from farmer up to readyexport to be barrier for marketing. Research from BB - Pascapanen in 2007 that does handling technology testgedong mango to export can be based for standard operational procedure. With this SOP, can increase qualityand volume export mango gedong. Research shows that handling postharvest process mango gedong to exportincluded harvest with stalk 10 - 15mm, sortasi and grading, waxing with concentration 6%, benomyl 1000ppm andglossy agent 0,125%, packaging with net foam and carton box, temperature adaptation 15°C, 24 hours withstorage in temperature 10°C. With this process during storage 3 weeks, fruits still fresh, expose at temperature 18- 20°C and ripe on weeks 6. During 4 weeks, fruit begins attacked postharvest disease with percentage 20 - 50%.
VALIDASI PENETAPAN ALUMINIUM DALAM VAKSIN COVID-19 DENGAN METODE TITRASI KOMPLEKSOMETRI Yuliana, Trisna; Hermana, Dudung; Lestari, Vinca Medica; Ridwan, Yohanes Susanto
JURNAL STANDARDISASI Vol 26, No 2 (2024)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v26i2.1031

Abstract

Vaksinasi merupakan upaya dalam menangani pandemi Coronavirus desease (COVID-19) yang disebabkan oleh respiratory syndrome coronavirus-2 (SARS-CoV-2).  Pada proses pembuatannya, aluminium ditambahkan ke dalam vaksin yang berfungsi sebagai penjerap. Kadar aluminium harus diperhatikan untuk menjaga keamanan dan kemanjuran vaksin. Kadar yang dimaksud yaitu (0,3 – 0,6) mg/mL. Metode titrasi kompleksometri merupakan metode yang umum digunakan untuk menetapkan alumunium dalam vaksin difteri, vaksin tetanus dan yang lainnya akan tetapi belum pernah dilaporkan pada vaksin COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan bahwa metode titrasi kompleksometri merupakan metode valid dan andal untuk dapat digunakan pada pengujian kadar aluminium dalam vaksin COVID-19 sehingga dapat digunakan sebagai metode analisis rutin. Hasil penelitian menunjukan: linearitas/ rentang kerja metode dengan (r) = 0,9999. Intra reprodusibilitas (KV) sebesar 3,62% dengan nilai perolehan kembali sebesar (95,39 ± 3,17) %. Metode titrasi kompleksometri untuk penetapan aluminium dinyatakan cukup tangguh pada variasi penambahan HNO3 dengan nilai ketidakpastian pengujian sebesar ± 0,044 mg/mL. Hasil validasi menunjukkan metode uji telah memenuhi syarat dan dapat digunakan sebagai metode pengujian rutin pada produksi vaksin COVID-19. Hasil penetapan kadar aluminium pada vaksin COVID-19 berada pada rentang (0,450 ± 0,044) mg/mL. Dari hasil pengujian kadar aluminium pada batch produksi dan hari yang berbeda, kualitas vaksin COVID-19 menunjukkan hasil yang konsisten.
PENGARUH PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) TERHADAP FUNGSI AUDIT INTERNAL (Survey pada Perusahaan Bersertifikasi ISO 9000 di Propinsi Sumatera Utara) Andri Zainal; Iskandar Muda
JURNAL STANDARDISASI Vol 11, No 3 (2009): Vol. 11(3) 2009
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/js.v11i3.670

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan TQM yang berpengaruh signifikan secara simultan dan parsial terhadap fungsi audit internal pada perusahaan bersertifikasi ISO 9000 di Propinsi Sumatera Utara. Penerapan TQM mencakup fokus pada pelanggan (customer focused)/(X1), perbaikan berkelanjutan (continuous improvement)/(X2), dan pemberdayaan karyawan (employee empowerment)/(X3). Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner yang didukung dengan wawancara dan teknik dokumentasi. Penelitian dilakukan berdasarkan metode explanatory survey dengan teknik sensus kepada keseluruhan perusahaan bersertifikasi ISO 9000 di Propinsi Sumatera Utara. Data penelitian juga diuji validitasnya dengan Rank Spearman dan uji reliabilitas menggunakan Alpha Croncbach. Metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur (path analysis). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa pengaruh langsung variabel fokus pada pelanggan terhadap penerapan fungsi audit internal sebesar 10,57% dan pengaruh tidak langsung sebesar 12,61%. Pengaruh langsung variabel perbaikan berkelanjutan terhadap penerapan fungsi audit internal sebesar 10,47% dan pengaruh tidak langsung sebesar 11,72%. Pengaruh langsung variabel pemberdayaan karyawan terhadap fungsi audit internal sebesar 11,59% dan secara tidak langsung 12,82%. Secara umum, penerapan TQM berdasarkan fokus pada pelanggan; perbaikan berkelanjutan; dan pemberdayaan karyawan, baik secara simultan dan parsial berpengaruh signifikan terhadap fungsi audit internal.

Page 7 of 23 | Total Record : 227


Filter by Year

2005 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 26, No 2 (2024) Vol 26, No 1 (2024) Vol 25, No 2 (2023) Vol 25, No 1 (2023) Vol 24, No 1 (2022) Vol 23, No 3 (2021) Vol 23, No 2 (2021) Vol 23, No 1 (2021) Vol 22, No 3 (2020) Vol 22, No 2 (2020) Vol 22, No 1 (2020) Vol 21, No 3 (2019) Vol 21, No 2 (2019) Vol 21, No 1 (2019) Vol 20, No 3 (2018) Vol 20, No 2 (2018) Vol 20, No 1 (2018) Vol 19, No 3 (2017) Vol 19, No 2 (2017) Vol 19, No 1 (2017) Vol 18, No 3 (2016) Vol 18, No 2 (2016) Vol 18, No 1 (2016) Vol 17, No 3 (2015) Vol 17, No 2 (2015) Vol 17, No 1 (2015) Vol 16, No 2 (2014): Vol 16, No 2 (2014) Vol 16, No 3 (2014) Vol 16, No 1 (2014) Vol 15, No 3 (2013) Vol 15, No 2 (2013) Vol 15, No 1 (2013) Vol 14, No 3 (2012): Vol. 14(3) 2012 Vol 14, No 2 (2012): Vol. 14(2) 2012 Vol 14, No 1 (2012): Vol. 14(1) 2012 Vol 13, No 2 (2011): Vol. 13(2) 2011 Vol 13, No 1 (2011): Vol. 13(1) 2011 Vol 13, No 3 (2011): Vol 12, No 3 (2010): Vol. 12(3) 2010 Vol 12, No 2 (2010): Vol. 12(2) 2010 Vol 12, No 1 (2010): Vol. 12(1) 2010 Vol 11, No 3 (2009): Vol. 11(3) 2009 Vol 11, No 2 (2009): Vol. 11(2) 2009 Vol 11, No 1 (2009): Vol. 11(1) 2009 Vol 10, No 3 (2008): Vol. 10(3) 2008 Vol 10, No 2 (2008): Vol. 10(2) 2008 Vol 10, No 1 (2008): Vol. 10(1) 2008 Vol 9, No 3 (2007): Vol. 9(3) 2007 Vol 9, No 2 (2007): Vol. 9(2) 2007 Vol 9, No 1 (2007): Vol. 9(1) 2007 Vol 8, No 3 (2006): Vol. 8(3) 2006 Vol 8, No 2 (2006): Vol. 8(2) 2006 Vol 8, No 1 (2006): Vol. 8(1) 2006 Vol 7, No 3 (2005): Vol. 7(3) 2005 Vol 7, No 2 (2005): Vol. 7(2) 2005 Vol 7, No 1 (2005): Vol 7(1) 2005 More Issue