cover
Contact Name
Norminawati Dewi
Contact Email
norminadewi@politala.ac.id
Phone
+6283155674513
Journal Mail Official
norminadewi@politala.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 06, Pelaihari, Kalimantan Selatan 70815
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Konstruksi
ISSN : 30260388     EISSN : 30251621     DOI : https://doi.org/10.34128/jrk.v2i2
Core Subject : Engineering,
Journal Engineering Construction (JRK) is published by Program Study of Road and Bridge Construction Engineering (TRKJJ), State Polytechnic Tanah Laut. The Journal Engineering Construction (JRK) is a multidisciplinary journal, with open access, peer-reviewed related to aspects of civil engineering and architecture, covering: Hydrology, Structure Material , Technology, Geotechnics and Transportation, Construction Management, *Architecture, Physical Building, Green Architecture, Behavior Studies
Articles 30 Documents
PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON DENGAN PASIR DICUCI DAN TIDAK DICUCI Rizki Hartanto, Panca; Safitri, Intan; Tekad; Alam Sur, Widiya Astuti; Nugroho, Rio
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i2.1

Abstract

Sifat lumpur beton dapat mengurangi kekuatan. Kadar lumpur pasir dicuci turun sebesar 2,9 persen setelah diperiksa. Oleh karena itu, pasir yang telah dicuci memenuhi standar kadar lumpur yang diizinkan. Bahan yang diperlukan: Sampel silinder pasir yang dicuci dan tidak dicuci dari JMF mutu beton rencana K-250 dengan umur 21 hari. Untuk 1 m3 diperlukan 430,23 kg semen, 633,59 kg pasir, 1.151,18 kg kerikil, dan 185 liter air. Pasir dicuci memiliki kekuatan tekan 273,67 kg/cm2, sedangkan pasir tidak dicuci mengalami penurunan kekuatan tekan 208,54 kg/cm2. Pasir yang tidak dicuci dapat menurunkan kekuatan tekan beton dibandingkan dengan rencana. Diharapkan pelaksana lapangan mencuci pasir sebelum using pasir sebagai campuran untuk mencapai mutu beton yang direncanakan.
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PEMBANGUNAN KANDANG AYAM PETELUR SISTEM CLOSED HOUSE POLITEKNIK NEGERI TANAH LAUT Kurniawan, Budi; Tjitradi, Darmansyah; Adriana, Marlia
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v3i1.2

Abstract

Teknologi Pakan Ternak, salah satu program studi baru di Politeknik Negeri Tanah Laut, memiliki kesempatan untuk mengusulkan pembangunan Kandang Ayam Petelur Sistem Closed House untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan prasarana praktikum dengan berbagai manfaat. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis kelayakan proyek untuk menentukan tingkat kelayakan proyek tersebut. Studi kelayakan finansial ini didasarkan pada beberapa parameter, termasuk produksi daya, keuntungan, biaya investasi, dan biaya operasional dan pemeliharaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa layak proyek pembangunan Sistem Kandang Ayam Petelur Tertutup. Penelitian ini dimulai dengan menyusun cash flow. Setelah itu, metode seperti Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Periode (PP) digunakan untuk melakukan analisis dengan suku bunga 12% maka pembangunan Kandang Ayam Petelur Sistem Closed House tersebut layak dibangun, dengan nilai positif untuk NPV yaitu Rp. 4.003.786.246, BCR > 1 yaitu 1,184, IRR > dari suku bunga 21 % dan PP 5,025 tahun.
MODEL HARGA SATUAN DASAR MATERIAL SETEMPAT DI WILAYAH KABUPATEN KOTABARU Kurniawan, Budi; Machfiroh, Ines Saraswati; Sofiyyah, Sofa
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i1.3

Abstract

Model harga satuan dasar dalam penelitian ini diperolehnya suatu nilai dengan membandingkan harga satuan material setempat dengan harga satuan material setempat lainnya di masing-masing region di Kabupaten Kotabaru. Mendapatkan nilai indeks pada material ialah membandingkan harga satuan setiap region dengan harga wilayah dasar atau region kategori mudah. Harga yang dimaksud harga survei yang didapat di toko/suplier di tiap wilayah Kabupaten Kotabaru. Harga dasar pembagi sebagai nilai harga satuan termurah sesuai dengan isian formulir yang diterima. Pembagi sendiri antara harga satuan material di setiap region sesuai dengan jenisnya. Hasil dari pembagi antara harga satuan material dengan jenis yang sama menjadi nilai indeks region. Secara umum harga dasar yang dijadikan patokan standar harga satuan material adalah region I. Standar harga satuan material di region II sampai dengan region VII dilakukan dengan bertambahnya prosentase indeks terhadap harga satuan material. Di region I dengan mempertimbangkan faktor-faktor tambahan yang berpengaruh kepada region II, sampai dengan region VII. Dengan mempertimbangkan seperti tersebut diatas maka standar harga satuan material di region II lebih tinggi dari region I dan seterusnya sampai dengan region region VII lebih tinggi dari region I. Dalam pembuatan model, peneliti menggunakan metode matriks. Pada perhitungan model harga satuan dasar material setempat baris (X) yaitu material utama, jumlah kolom (Y) yaitu region atau wilayah pembangunan. Dimana jumlah masing-masing cells sama. Diperolehnya berupa bentuk matrik 7x7 dengan 7 kolom region (Y) dan 7 baris jenis material (X). Dengan mengetahui indeks harga satuan dasar material setempat maka akan mudah dilihat perbandingan di berbagai region.
Penyusunan Detail Engineering Design (DED) Gedung Laboratorium Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Utara Abdullah, Ayub
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i1.4

Abstract

Provinsi Kalimantan Utara merupakan provinsi termuda di Indonesia, dengan adanya provinsi ini permasalahan di perbatasan dapat langsung terkontrol dan diatasi. Meningkatnya ekonomi masyarakat dan pendapatan daerah didasari jumlah lapangan kerja, pabrik dan tambang yang merupakan salah satu sumber penghasil limbah yang mencemari lingkungan. UPTD Laboratorium Lingkungan menjadi salah satu fasilitator dalam mengontrol dan menjaga dampak lingkungan. Penyusunan Detail Engineering Design (DED) menjadi langkah awal untuk menyiapkan wadah uji sampel berupa bangunan khusus tidak sederhana memiliki perlakuan berbeda, karena didesain ruang-ruang khusus berdasarkan fungsinya. Peran arsitek dibutuhkan menjadi perancang bangunan gedung laboratorium standar yang sesuai dengan peraturan pemerintah. Metode pekerjaan penyusunan DED menggunakan metode kerja untuk mengerjakan seluruh rangkaian kegiatan yang diberikan dan tertuang dalam Kerangka Acuan Kerja (KAK) dengan melalui urutan metodologi pendekatan pekerjaan. Hasil yang diperoleh berupa analisa kebutuhan ruang, fungsi, dan pengguna ruang pada gedung tersebut yaitu terdapat 17 ruang (lantai 1) dan 15 ruang (lantai 2). Selain itu, didapatkan gambar pendukung DED seperti gambar denah lantai, gambar tampak, dan gambar 3D.
ANALISIS SHEAR CONNECTOR PADA JEMBATAN PERKUWEN BERDASARKAN SNI 03-1729-2002 Afrila, Humaira; Budi, Budi Kurniawan; Safitri, Intan; Adriana, Marlia; Permadi, Bima
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i1.5

Abstract

Shear Connector (penghubung geser) berfungsi sebagai penahan untuk menghindari terangkatnya slab beton sewaktu dibebani. Karena sedikitnya standar perencanaan khusus untuk struktur jembatan, maka standar perhitungan pada struktur jembatan baik material beton, baja ataupun lainnya merujuk pada standar bangunan Gedung yaitu SNI 03-1729-2002. Berbeda dengan perhitungan pada jurnal Desain Jembatan Sungai Perkuwen Ruas Jalan Long Ikis-Lambakan Kabupaten Paser, Tanah Paser Provinsi Kalimantan Timur”. Perhitungan penghubung geser pada jurnal tersebut membagi jembatan komposit bentang 25 meter tersebut menjadi tiga bagian perhitungan. Oleh karena itu, penulis mencoba untuk menganalisa kembali penghubung geser jembatan perkuwen berdasarkan SNI 03-1729-2002. Analisis penghubung geser yang digunakan pada penelitian ini mengikuti tata aturan yang tertuang pada SNI 03-1729-2002 tentang standar tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Baja untuk Bangunan Gedung. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan ukuran stud yang digunakan adalah ½ “sebanyak 380 buah dengan jarak antar stud adalah 65 cm. Efisiensi yang didapat sebesar 35% jika menggunakan SNI 03-1729-2002 sebagai dasar perhitungan penghubung geser.
PENILAIAN SARANA DAN PRASARANA LINGKUNGAN PERUMAHAN SEHAT BERDASARKAN ASPEK PERATURAN PEMERINTAH Misnawati; Dewi, Norminawati; Kartadipura, Retna Hapsari; Sahlan , Chudori
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i1.7

Abstract

A healthy home is one of the basic human needs which is an important factor in increasing human dignity, so it is necessary to create conditions that can encourage the development of healthy housing. The results of observations in the field can be concluded whether or not the requirements of a housing, in this case the Ketapang Asri Complex, are met or not. Health requirements (not located in a former landfill, air quality, drainage facilities, playground, clean water. Based on regulation of No. 829/MENKES/SK/VII/1999 Ketapang Asri Complex only around 80% of these requirements because there is a shortage in air quality, playgrounds, and garbage disposal while the location and greening requirements have met these requirements.
PERENCANAAN MASTERPLAN EMBUNG WISATA DESA KUNYIT KECAMATAN BAJUIN KABUPATEN TANAH LAUT Kuswoyo , Anton; Budi, Budi Kurniawan; Zein , Mufrida; Adriana, Marlia; Fitriati , Siti
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i1.8

Abstract

Kunyit Village, Bajuin District, Tanah Laut Regency, South Kalimantan, has the potential to become a tourist village. This is because Kunyit Village is topographically and geographically very supportive to be developed into a tourist village. Kunyit Village Tourism Reservoir is designed to be the only Reservoir in Tanah Laut Regency even in South Kalimantan which has complete facilities for visiting. It is necessary to make an initial stage in the form of planning masterplan to become a guide for the development of the Kunyit Village Tourism Reservoir for the next five years. The method used is a qualitative technique, which is used in identifying the characteristics of tourist objects and formulating a concept. Data collection techniques using primary surveys and secondary surveys. The results of the discussion are regional conditions, existing tourism conditions in the form of SWOT analysis, potential analysis (economic, social, cultural, environmental, educational), and planning analysis masterplan in the form of planning for 16 building facilities at the Kunyit Village Tourism Reservoir.
SUPERVISI PEMBANGUNAN JARINGAN REKLAMASI RAWA DIT. TANAH MERAH KABUPATEN TANA TIDUNG, KALIMANTAN UTARA Irhami, Rahman
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i2.10

Abstract

Supervisi lanjutan Pembangunan Jaringan Reklamasi Rawa Daerah Irigasi Tambak Tanah Merah Tahap III dilaksanakan dalam rangka mendukung misi menyukseskan Budidaya Tambak, khususnya untuk keperluan konsumsi lokal dalam mengimbangi peningkatan jumlah penduduk Kalimantan Utara, peningkatan kegiatan ekspor, mendukung upaya-upaya pemerintah dalam rangka peningkatan kesejahteraan petani Tambak, penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas lingkungan hidup khususnya di daerah pedesaan dan pengentasan kemiskinan. Penulisan karya tulis ini dibuat dengan maksud dan tujuan untuk memaparkan metode dan detail kegiatan supervisi dari paket Lanjutan Pembangunan Jaringan Reklamasi Rawa DIT. Tanah Merah Tahap III. Metode yang digunakan berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan serta telah melalui tahapan – tahapan yang dilaksanakan sesuai dengan aturan dalam melakukan pendampingan, pengawasan, pengendalian serta pelaksanaan. Untuk tercapainya keberhasilan program Balai Wilayah Sungai Kalimantan V berkat kerjasama tim yang kompak, solid, serta dapat saling bekerjasama dan saling mendukung antara Konsultan,Kontraktor,dan Balai Wilayah Sungai Kalimantan V dukungan dari warga Desa setempat dan Pemerintahan Daerah pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tepat sasaran, tepat waktu dan akuntabel.
PENGARUH PASIR PANTAI SEBAGAI PENGGANTI PASIR PADA UMUMNYA TERHADAP ASPHALT CONCRETE – BINDER COURSE (AC-BC) Ansyari, Akbar; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i2.12

Abstract

Penggunaan bahan batuan yang terus menerus menyebabkan semakin sulit untuk didapatkan, sehingga peluang untuk memanfaatkan material alternatif dimana mempunyai spesifikasi yang hampir mirip terhadap agregat campuran perkerasan lentur dengan harga yang ekonomis dan mutu yang sama. Pengujian Marshall Test pada benda uji aspal dengan bahan pengganti pasir umum dipakai untuk perkerasan lentur menjadi pasir pilihan yaitu pasir pantai daerah Takisung, Tanah Laut terhadap karakteristik uji Marshall Test campuran Asphalt Concrete – Binder Course (AC-BC). Material agregat kasar dan agregat halus batu pecah yang digunakan dari ex. PTP dari Kabupaten Tanah Laut. Material Pasir umumnya digunakan yaitu Pasir Barito. Material Pasir yang digunakan sebagai alternatif yaitu pasir pantai, Tanah Laut sebagai pasir pengganti. Aspal yang digunakan adalah produk shell dengan penetrasi 80/100. Hasil pengujian Marshall Test didapat Rongga dalam campuran (VIM) Pasir Barito 3,8% dan Pasir Pantai dengan nilai 4,1%. Rongga terisi aspal (VFB) Pasir Barito 74% dan Pasir Pantai 75%. Stabilitas Marshall Pasir Barito 1150 kg dan Pasir Pantai 1140 kg. Pelelehan (Flow) dari kedua material yang berbeda dengan nilai yang sama yaitu 34%, dan Rongga dalam campuran pada kepadatan membal (refusal) Pasir Barito 3,2% dan Pasir Pantai 2,8%. Maka Pasir Pantai dapat digunakan sebagai bahan alternatif perkerasan campuran aspal yang memenuhi Spesifikasi Jalan dan SNI.
PENINGKATAN DAN PEMELIHARAAN JALAN SEI PINANG – RANTAU NANGKA KABUPATEN BANJAR Riduan, Muhammad
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v1i2.13

Abstract

Jalan merupakan salah satu sarana yang sangat penting bagi masyarakat, karena jalan sangat dibutuhkan untuk memperlancar dan mempermudah pekerjaan dan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Oleh karena itu, sudah seharusnya jalan dalam keadaan baik dan tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan. Proyek pemeliharaan jalan Sei Pinang – Rantau Nangka Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan dengan proses tender pelelangan umum. Pelaksanaan kegiatan lapangan meliputi pengukuran, penghamparan material, sampai dengan pengaspalan. Hasil identifikasi jenis kerusakan pada perkerasan adalah retak blok (block cracking), keriting (corrugation), retak memanjang (longitudinal cracking), retak tambalan (patching), dan lubang-lubang (potholes). Perbaikan penanganan kerusakan jalan dari hasil analisis kondisi pada ruas Jalan Sei Pinang - Rantau Nangka Kabupaten Banjar ini dilakukan urutan prioritas perbaikan kerusakan perkerasan jalan untuk meningkatkan kekuatan struktural pada lapisan lentur.

Page 1 of 3 | Total Record : 30