cover
Contact Name
Norminawati Dewi
Contact Email
norminadewi@politala.ac.id
Phone
+6283155674513
Journal Mail Official
norminadewi@politala.ac.id
Editorial Address
Jl. A. Yani KM. 06, Pelaihari, Kalimantan Selatan 70815
Location
Kab. tanah laut,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Konstruksi
ISSN : 30260388     EISSN : 30251621     DOI : https://doi.org/10.34128/jrk.v2i2
Core Subject : Engineering,
Journal Engineering Construction (JRK) is published by Program Study of Road and Bridge Construction Engineering (TRKJJ), State Polytechnic Tanah Laut. The Journal Engineering Construction (JRK) is a multidisciplinary journal, with open access, peer-reviewed related to aspects of civil engineering and architecture, covering: Hydrology, Structure Material , Technology, Geotechnics and Transportation, Construction Management, *Architecture, Physical Building, Green Architecture, Behavior Studies
Articles 37 Documents
ANALISA KINERJA PELAYANAN TERMINAL TPE C H. SOEMARSONO P.A KABUPATEN TANAH LAUT KALIMANTAN SELATAN permadi, bima; Hafsha Yanti Siregar; Norminawati Dewi
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.53

Abstract

Terminal H. Soemarsono P.A yang terletak di Kabupaten Tanah Laut merupakan salah satu fasilitas penting dalam mendukung mobilitas angkutan umum di wilayah Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja operasional terminal berdasarkan indikator-indikator utama seperti kapasitas daya tampung, fasilitas pelayanan, sirkulasi kendaraan, dan tingkat kenyamanan pengguna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei lapangan, observasi langsung, dan wawancara dengan pengguna serta pengelola terminal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kinerja terminal masih belum optimal, ditandai dengan ketidakseimbangan antara kapasitas dan volume kendaraan, kurangnya fasilitas penunjang seperti ruang tunggu, sanitasi, dan sistem informasi penumpang, serta lemahnya pengelolaan arus kendaraan masuk dan keluar terminal. Rekomendasi dari studi ini mencakup peningkatan fasilitas fisik, perbaikan sistem manajemen operasional, serta penataan ulang zona terminal untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan. Dengan perbaikan tersebut, diharapkan Terminal H. Soemarsono P.A dapat berfungsi lebih maksimal sebagai simpul transportasi yang mendukung konektivitas regional. Secara keseluruhan, pelayanan di Terminal H. Soemarsono P.A dinilai sangat memuaskan, dengan 62% responden merasa sangat puas dan 38% puas terhadap pelayanan terminal, Secara keseluruhan Terminal H. Soemarsono P.A telah berfungsi dan melayani masyarakat, meskipun masih banyak aspek yang harus dibenahi. Proses pengembangan dan peningkatan fasiitas serta pengelolaan terminal perlu dilakukan secara bertahap untuk mencapai kenyamanan, keamanan, dan pelayanan yang optimal sesuai standar terminal angkutan tipe C.
Analisis Tingkat Kepuasan Kinerja Operasional Bus Trans Banjarmasin Dengan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis Putra, Hendra; Hendri Yani Saputra
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.64

Abstract

Banjarmasin City has a feeder-based public transportation mode, namely the Trans Banjarmasin Bus, which began to operate actively in February 2020 to reduce the increase in private vehicles, which caused a rise in traffic volume. With several operational as many as 3 (three) corridor routes that have been operational within 3 (three) years, it is necessary to assess operating performance and how the expectations of the community, especially passengers with facilities and services on the Trans Banjarmasin Bus, to know the extent of the value of conformity between performance and operational expectations by the community with the Trans Banjarmasin Bus service. Based on these problems, assessment steps are carried out related to the performance and functional expectations of the Trans Banjarmasin Bus based on perceptions or opinions by the community where the results of the assessment are analyzed using the level of a suitability assessment and the Importance Performance Analysis method which obtains results in the form of quadrant diagrams. Using a questionnaire containing as many as 60 question variables obtained based on SPM regulations and previous research studies, the questionnaire was distributed to 120 respondents, especially Trans Banjarmasin Bus passengers. The results of collecting operational performance assessment data and operational expectations carried out by analysis with conformity level assessment obtained the average value of Trans Banjarmasin Bus performance, and functional expectations of 98.4903, and with analysis using the Importance Performance Analysis method obtained as many as 14 variables in the position of Quadrant A, as many as 34 variables in the part of quadrant B, as many as 1 (one) variables that are in the amount of quadrant C, and 11 variables that are in the position of quadrant D. In conducting continuous research. It is expected to find solutions and efforts in making operational improvements to the performance of the Trans Banjarmasin Bus to community expectations.
Performance Evaluation of Trans Jatim Bus Corridor 2 (Surabaya-Mojokerto) Huda, Miftachul; Zainal Abidin; Rifqi Handi Saputra
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.66

Abstract

Kota Surabaya sebagai ibu kota Provinsi Jawa Timur memiliki permasalahan seperti kemacetan. Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan penyediaan angkutan umum massal yang menghubungkan Kota Surabaya dengan wilayah penyangga, salah satunya adalah Mojokerto. Pemerintah Provinsi Jawa Timur meluncurkan moda transportasi publik yaitu Bus Trans Jatim Koridor 2 yang menghubungkan Kota Surabaya dengan Kota/Kabupaten Mojokerto. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu SK Dirjen Perhubungan Darat Nomor 687 tahun 2002. Kriteria yang dilakukan penilaian yaitu faktor muat (load factor), kecepatan perjalanan, waktu antara (headway), waktu henti, sirkulasi, dan waktu tunggu. Hasil penelitian diperoleh nilai faktor muat (load factor) rute Surabaya-Mojokerto dan sebaliknya untuk hari efektif kerja yaitu 57%. dan 69%, sedangkan untuk hari libur yaitu 32% dan 49%. Rerata kecepatan rute Surabaya-Mojokerto dan sebaliknya untuk hari efektif kerja yaitu 32 km/jam dan 42 km/jam, sedangkan untuk hari libur yaitu 39 km/jam dan 42 km/jam. Rerata waktu antara (headway) rute Surabaya-Mojokerto dan sebaliknya yaitu 11 menit. Rerata waktu sirkulasi rute Surabaya-Mojokerto dan sebaliknya yaitu 84 menit dan 98 menit, sedangkan untuk hari libur yaitu 80 menit dan 100 menit. Jumlah armada yang dibutuhkan rute Surabaya-Mojokerto dan sebaliknya yaitu 18 armada.
The HOLOGRAM VIRTUAL MODEL WITH ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN ARCHITECTURE Poli, Jerry
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.68

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence AI memberikan dampak signifikan dalam dunia arsitektur, terutama dalam hal kecepatan, akurasi, dan efisiensi proses perancangan. Selama ini, proses desain arsitektur memerlukan tahapan panjang, mulai dari gambar dua dimensi 2D, konversi ke model tiga dimensi 3D, hingga visualisasi animasi virtual yang memakan waktu dan tenaga. Kehadiran AI mampu mengatasi kendala tersebut dengan mengotomatisasi analisis bentuk, fungsi, dan material bangunan secara cepat dan presisi. Integrasi antara AI dan teknologi hologram menghadirkan sistem desain yang lebih interaktif dan realistis. Arsitek dapat memvisualisasikan model bangunan dalam bentuk holografik tiga dimensi, melakukan perubahan konsep, material, dan tata ruang secara instan tanpa proses rendering yang kompleks. Teknologi ini memungkinkan arsitek untuk mengevaluasi desain secara langsung dan meningkatkan kolaborasi dengan klien. Secara keseluruhan, penerapan AI dan hologram menjadikan proses desain arsitektur lebih inovatif, adaptif, dan efisien, sekaligus meningkatkan kualitas hasil rancangan. Kombinasi kedua teknologi ini membuka peluang baru bagi arsitek untuk menciptakan desain yang lebih cerdas, berkelanjutan, serta sesuai dengan tuntutan perkembangan era digital.
EVALUASI PASCA HUNI KAWASAN REVITALISASI PANTAI PANGANDARAN Nuraida Oktaviana, Rezha
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.70

Abstract

Program Revitalisasi Pantai Pangandaran oleh Pemerintah Jawa Barat yang dilatar belakangi oleh upaya pemerintah dalam meningkatkan potensi Pangandaran sebagai area pariwisata, secara visual telah rampung dan terdapat perubahan yang signifikan dari keadaan sebelumnya. Perubahan besar yang terjadi pasti akan mempengaruhi penggunanya. Evaluasi Pasca Huni (EPH) merupakan langkah yang tepat untuk mengevaluasi fasilitas yang telah dibangun, tujuannya yakni untuk mengetahui perubahan apa saja yang terjadi, kelayakan performa fasilitas yang dibangun serta dampak sosial dan pariwisata setelah adanya Revitalisasi Pantai Pangadaran. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah studi pustaka, pengumpulan data gambar, serta observasi langsung yang menghasilkan data fisik seperti : lokasi, tata letak lingkungan, tata ruang, dan sistem sirkulasi. Pengamatan latar belakang lingkungan yang menghasilkan data non-fisik mencakup : perkembangan lingkungan, perkembangan sosial, pariwisata, dan perilaku pengguna. Hasil dari evaluasi menunjukan performa fasilitas setelah revitalisasi jika dibandingankan dengan, standar fasilitas, penggunaan, dan tujuan dari revitalisasi itu sendiri. Sehingga dapat menjadi acuan untuk proses pengembangan atau perubahan Pantai Pangandaran sebagai area pariwisata selanjutnya. Kata Kunci : Pantai Pangandaran, revitalisasi, EPH, kawasan wisata.
POTENSI DAN PEMANFAATAN PASIR PUTIH (PASIR KUARSA) SEBAGAI AGREGAT HALUS DALAM KONSTRUKSI BETON : TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Muhammad Rizan Adam; Norminawati Dewi; Hendra Putra Dipanegara
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.72

Abstract

Pasir putih atau pasir kuarsa merupakan material mineral berbutir halus dengan kandungan silika (SiO₂) tinggi yang memiliki karakteristik fisis dan kimia unggul untuk diaplikasikan pada konstruksi, khususnya sebagai agregat halus dalam campuran beton. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis potensi serta performa teknis pasir kuarsa sebagai substitusi parsial maupun total terhadap agregat halus konvensional melalui telaah sistematis terhadap literatur nasional dan internasional. Hasil peninjauan menunjukkan bahwa penggunaan pasir kuarsa mampu meningkatkan kekuatan tekan, ketahanan aus, dan densitas beton, serta mengurangi porositas apabila dikombinasikan dengan desain campuran yang tepat dan kontrol kadar impurities organik. Penggunaan aditif tertentu seperti superplasticizer dan silica fume ditemukan dapat memperbaiki workability sehingga beton tetap memenuhi syarat kemudahan pengerjaan meski kandungan pasir kuarsa tinggi. Selain aspek teknis, pemanfaatan pasir kuarsa sebagai material alternatif juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi ekonomi konstruksi dengan menekan kebutuhan transportasi material konvensional dan memperkuat kemandirian pasokan material lokal. Namun, optimalisasi pemanfaatannya masih memerlukan kajian keberlanjutan terkait dampak lingkungan penambangan, risiko reaksi alkali–silika jangka panjang, dan pengembangan standar teknis nasional yang lebih spesifik untuk material pasir kuarsa sebagai agregat konstruksi. Secara keseluruhan, temuan kajian ini menegaskan bahwa pasir putih/pasir kuarsa memiliki prospek besar sebagai material agregat halus dalam konstruksi beton yang unggul, ekonomis, dan berorientasi keberlanjutan, sehingga layak untuk ditingkatkan penggunaannya melalui riset lanjutan, inovasi teknologi, dan dukungan kebijakan sektor konstruksi.
PENGARUH KEAHLIAN DAN PENGALAMAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS TUKANG KONSTRUKSI: SUATU TINJAUAN NARATIF Noorfauzi, Ahmad Ridhani; Hidayat, Muya Ryan
Jurnal Rekayasa Konstruksi Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Rekayasa Konstruksi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jrk.v4i2.73

Abstract

Produktivitas tenaga kerja konstruksi merupakan faktor kunci yang menentukan keberhasilan proyek dari aspek waktu, biaya, dan kualitas. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa faktor manusia, khususnya keahlian dan pengalaman kerja tukang, memiliki pengaruh signifikan terhadap tingkat produktivitas. Namun, pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme pengaruh keahlian dan pengalaman kerja dalam berbagai konteks proyek konstruksi masih terbatas, terutama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mensintesis temuan-temuan ilmiah terkait pengaruh keahlian dan pengalaman kerja terhadap produktivitas tenaga kerja konstruksi melalui pendekatan narrative review. Penelusuran literatur dilakukan terhadap publikasi nasional dan internasional yang relevan dengan produktivitas tenaga kerja konstruksi, faktor manusia, keahlian, dan pengalaman kerja. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengalaman kerja berperan dominan dalam meningkatkan produktivitas melalui peningkatan penguasaan teknis, pemahaman alur kerja, serta kemampuan menyelesaikan permasalahan di lapangan. Selain itu, keahlian tenaga kerja dipengaruhi tidak hanya oleh lamanya pengalaman, tetapi juga oleh kualitas pengalaman yang didukung pelatihan, supervisi, dan komunikasi yang efektif. Studi ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi berbasis pengalaman sebagai strategi peningkatan produktivitas tenaga kerja konstruksi yang berkelanjutan.

Page 4 of 4 | Total Record : 37