cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay-Two Stray (Ts-Ts) di Kelas XII MIPA1 SMA Negeri 4 Parepare Mrs Rosmawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA1 SMA Negeri 4 Parepare Semester ganjil tahun ajaran 2016-2017, sebanyak 26 orang. Pelaksanaan penelitian ini terdiri atas dua siklus. Data yang terkumpul di analisis dengan menggunakan analisis kuantitatif. Hasil analisis data tersebut adalah sebagai berikut (1) Persentase rata-rata hasil belajar biologi setelah penerapan pembelajaran kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) meningkat pada siklus I sebesar 53,85 menjadi 96,15 pada siklus II.(2) Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I menjadi 76,75 pada siklus II. Aktivitas belajar siswa terkait dengan model pembelajaran kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) berupa aktif berdiskusi, mengerjakan LKS tepat waktu, memberikan penjelasan dalam kelompoknya saat pembahasan, memberikan penjelasan saat bertamu ke kelompok lain, dan mempresentasikan jawaban di depan kelas, sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa di kelas XII MIPA1 SMA Negeri 4 Parepare setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS).
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe CIRC (Cooperative Integrated And Composition) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia pada Topik Menikmati Cerita Sejarah Indonesia Siswa Kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare Mr Hariulang
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh kenyataan di lapangan bahwa masih banyak siswa SMA mengalami kesulitan dalam Menikmati Cerita Sejarah Indonesia. Untuk mengatasi kesulitan ini dilakukan tindakan dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe CIRC. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran kooperatif tipe CIRC dalam Menikmati Cerita Sejarah Indonesia pada siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare, (2) mengetahui tingkat pencapaian siswa Kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare dalam Menikmati Cerita Sejarah Indonesia melalui model pembelajaran kooperatif tipe CIRC, dan (3) melalui model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan kemampuan siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare dalam Menikmati Cerita Sejarah Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare, sebanyak 36 orang siswa pada tahun pelajaran 2016/2017 disemester ganjil. Hasil analisis data disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam Menikmati Cerita Sejarah Indonesia pada siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare. Model pembelajaran kooperatif tipe CIRC perlu dijadikan referensi dalam kegiatan pembelajaran, khususnya dalam Menikmati Cerita Sejarah Indonesia pada siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Structured Numbered Heads dalam Meningkatkan Hasil Belajar PKn Materi Perlindungan dan Penegakan Hukum di Indonesia Siswa Kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare Mrs Asriaty
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar PKn siswa kelas XII MIPA5. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimanakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Structured Numbered Heads dalam meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Structured Numbered Heads pada siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare. Pendekatan penelitian adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan dengan prosedur kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek 36 siswa. Fokus penelitian ini adalah penerapan model kooperatif tipe Structured Numbered Heads dan hasil belajar PKn. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan dalam pembelajaran PKn, baik pada aktivitas guru dan siswa maupun hasil belajar mata pelajaran PKn pada siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare . Peningkatan itu dapat dilihat dari siklus I hasil belajar PKn pada siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare berada pada kategori cukup dan pada siklus II hasil belajar siswa telah mencapai KKM yang telah ditentukan dan berada pada kategori sangat baik, dan juga terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah hasil belajar PKn melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Structured Numbered Heads dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas XII MIPA5 SMA Negeri 4 Parepare.
Penerapan Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam pada Materi Hari Akhir di Kelas VI SD Negeri 212 Bontobangun Kabupaten Bulukumba Mrs Humaya
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 1 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Subjek penelitian ini adalah 30 orang siswa kelas VI SD Negeri 212 Bontobangun Kabupaten Bulukumba pada semester ganjil 2013/2014. Pelaksanaan penelitian ini terdiri atas dua siklus dan data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Contextual Teaching and Learning (CTL) meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 212 Bontobangun Kabupaten Bulukumba. Peningkatan persentase hasil belajar murid yang tuntas dari 36,36% menjadi 90,91%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri 212 Bontobangun Kabupaten Bulukumba.
Budaya Pendidikan Anak Pesisir di Wilayah Kepulauan Spermonde Khumairah Mansyur; Mrs Umrah; Mr Rifal
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak yang bertempat tinggal di wilayah Kepulauan Spermande di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Pada wilayah kepulauan jauh terakses dari wilayah perkotaan. Maka dari itu tidak semua anak-anak yang berada di wilayah kepulauan mendapatkan kesempatan belajar. Padahal adalah hak setiap anak untuk mendapatkan pendidikan. Pada artikel ini menjelaskan bagaiamana potret pendidikan bagi anak pesisir di wilayah kepulauan, terkait mengenai pendidikan formal dan informal. Terdapat beberapa faktor yang membuat anak-anak pesisir tidak mendapatkan kesempatan untuk merasakan bagaimana itu pendidikan, dikarenakan tidak adanya satuan pendidikan pada pulau tersebut, adapun beberapa pulau yang terdapat satuan pendidikan, beberapa diantara mereka yang bersekolah terkadang hanya sampai tingkat Sekolah Dasar saja. Hal lain yang mempengaruhi adalah perspektif masyarakat nelayan terkait pendidikan, dalam hal ini adalah orang tua anak-anak pesisir. Kemudian faktor ekonomi, faktor lingkungan dan lainnya yang menjadi alasan berikutnya. Pendidikan sangatlah penting, pendidikan merupakan suatu usaha untuk mempersiapkan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik, tentunya untuk menghadapi segala tantangan yang mendatang. Anak-anak pesisir yang cerdas dan berpendidikan akan membawa tingkat kehidupan keluarga menjadi lebih baik, dari sistem sosial dan ekonomi, bahkan dapat memajukan potensi sumber daya dibidang kelautan kelak.
Peningkatan Hasil Belajar Ekonomi Materi Manajemen dan Badan Usaha Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) Pada Siswa Kelas X IPA SMA Negeri 1 Soppeng Riaja Kabupaten Barru H Nojeng
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ekonomi melalui pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) siswa Kelas X-IPA SMA Negeri 1 Soppeng Riaja Kabupaten Barru pada Semester genap Tahun Pelajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa sebanyak 30 orang. Pengambilan data dilakukan dengan tes hasil belajar dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis yang diperoleh, yaitu: (1) pada tes awal, diperoleh skor rata-rata hasil belajar Ekonomi sebesar 56,00 dengan standar deviasi 16,04 pada skor ideal 100 dan berada pada kategori sedang. (2) pada Siklus I, diperoleh skor rata-rata hasil belajar Ekonomi sebesar 63,23 dengan standar deviasi 15,72 pada skor ideal 100 dan berada pada kategori sedang. (3) pada Siklus II, diperoleh skor rata-rata hasil belajar Ekonomi sebesar 65,57 dengan standar deviasi 12,82 pada skor ideal 100 dan berada pada kategori tinggi; hal ini berarti bahwa terjadi peningkatan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran yang diajarkan sebesar 7,23 pada Siklus I dan selanjutnya kembali terjadi peningkatan sebesar 2,34 pada Siklus II. (4) sikap murid terhadap terhadap pembelajaran yang dilaksanakan mengalami perubahan positif dilihat dari kehadiran, perhatian, keaktifan, dan rasa percaya diri siswa selama proses pembelajaran. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar Ekonomi siswa Kelas X-IPA SMA Negeri 1 Soppeng Riaja Kabupaten Barru.
Peningkatan Hasil Belajar Agama Kristen melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara Hermin Sampe
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tahun 2018 yang bertempat di SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang terdiri atas dua siklus dan bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya peningkatan hasil belajar Siswa yang diajar dengan menggunakan model kooperatif tipe Jigsaw. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara dengan subjek penelitian Siswa kelas IX dengan jumlah Siswa 35 orang. Jenis data yang diperoleh terdiri atas data kuantitif berupa tes hasil belajar Siswa setelah pembelajaran selesai berlangsung dan kualitif berupa hasil observasi tentang aktivitas belajar Siswa selama pembelajaran berlangsung yang meliputi: mendengarkan penjelasan guru/teman, kehadiran Siswa, membaca materi, mencatat materi penting, berdiskusi dengan teman, mengamati media yang digunakan oleh guru saat mengajar, mengerjakan latihan, mengganggu teman yang belajar, dan mengumpulkan tugas. Pengolahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara kualitatif dan kuantitatf. Untuk kualitatif dianalisis sesuai dengan perubahan dan kemandirian Siswa selama proses pembelajaran. Nilai Siswa kelas IX SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara yang mengikuti pembelajaran Agama kristen melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siklus I terdapat 0% Siswa yang memperoleh nilai yang berada pada kategorikan sangat tinggi; 51,43% dikategorikan tinggi; 37,14% dikategorikan sedang; 11,43% dikategorikan rendah dan 0% dikategorikan sangat rendah. Sedangkan dari 35 Siswa yang mengikuti pembelajaran Agama kristen melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada siklus Il yaitu 14,28% dikategorikan sangat tinggi; 82,86% dikategorikan tinggi; 2,86% dikategorikan sedang; 0% dikategorikan rendah dan 0% dikategorikan sangat rendah. Hasil di atas menunjukkan bahwa hasil belajar Siswa yang belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata basil belajar Siswa dari siklus I mengalami peningkatan pada saat siklus II yaitu dari 62,97 menjadi 77,46 sehingga dapat dikatakan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu memberikan peningkatan hasil belajar Siswa pada konsep sistem gerak di SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara.
Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman melalui Penerapan Metode Survey, Question, Read, Recite, dan Review (SQ3R) dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VIII-H SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara Retha Paombonan
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Melalui Penerapan Metode Survey, Question, Read, Recite, dan Review (SQ3R) dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas VIII-H SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Masalah dalam penelitian ini dirumuskan Apakah keterampilan membaca pemahaman dapat meningkat melalui penerapan metode Survey, Question, Read, Recite, dan Review (SQ3R) dalam pembelajaran bahasa Indonesia pada siswa kelas VIII-H SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara?Tujuan pemelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas VIII-H SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara dengan menerapkan metode Survey, Question, Read, Recite, dan Review (SQ3R). Penelitian ini adalah jenis penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam 2 siklus, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, tes, serta dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskripsi dengan teknik persentase. Penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan prosedur penelitian yang dilaksanakan melalui 4 tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaanm, tahap pemantauan dan evaluasi, serta tahap analisis dan refleksi. Sesuai hasil penelitian observasi awal dari 32 orang siswa terlihat penguasaan keterampilan membaca pemahaman siswa masih rendah yaitu sebesar 31%. Pada siklus I hasil keterampilan membaca pemahaman siswa yaitu 21 atau 65,63% yang berada dalam kategori baik mulai terlihat peningkatan akan tetapi belum mencapai KKM, maka dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II mengalami peningkatan dalam penguasaan keterampilan membaca pemahaman yaitu sebesar 32 atau 100%. Terdapat peningkatan dari siklus I ke-II sebesar 34,37%. Dengan demikian Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Metode Survey, Question, Read, Recite, dan Review (SQ3R) dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa di kelas VIII-H SMP Negeri 1 Rantepao Kabupaten Toraja Utara.
Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Melalui Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Pada Peserta Didik Kelas VIII B SMP Negeri 1 Rantepao Mrs Alfrida
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan proses penggunaan media pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA kelas VIII B SMP Negeri 1 Rantepao tahun pelajaran 2017/2018. Subjek penelitian ini adalah Peserta Didik kelas VIII B SMP Negeri 1 Rantepao tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini dikatakan berhasil jika pencapaian aktivitas belajar peserta didik mencapai 70,00% dari seluruh peserta didik untuk setiap indikator aktivitas belajar dan indikator pencapaian hasil belajar peserta didik mencapai skor rata-rata 70,00% dari skor ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase aktivitas belajar peserta didik pada siklus I 73,33% sedangkan pada siklus II 84,58%, sedangkan skor rata-rata hasil belajar peserta didik pada siklus I dan II berturut-turut 63,00% dan 71,50%. Berdasarkan indikator keberhasilan aktivitas belajar peserta didik sudah memenuhi standar yang ditetapkan dimana pencapaian aktivitas belajar peserta didik mencapai 70,00% dari seluruh peserta didik untuk setiap indikator aktivitas belajar, begitu pula dengan indikator keberhasilan hasil belajar IPA peserta didik dimana skor rata-rata hasil belajar telah mencapai 70,00% dari skor ideal, maka penelitian ini dihentikan pada siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran interaktif dapat meningkatkan aktivitas belajar peserta didik sebesar 11,25% dan hasil belajar peserta didik sebesar 8.50%.
Peranan Pengelolaan Kelas dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IX SMP Negeri 1 Suppa Kabupaten Pinrang Made Setoma
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 1 No. 2 (2019): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Peranan pengelolaan kelas dalam meningkatkan hasil belajar murid pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di Kelas IX SMP Negeri 1 Suppa Kabupaten Pinrang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan fokus penelitian 44 orang murid Kelas IX SMP Negeri 1 Suppa Kabupaten Pinrang. Pengumpulan data dengan teknik tes, observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil tes, observasi, wawancara dengan indikator-indikator pada tahap refleksi dari siklus-siklus penelitian. Hasil yang diperoleh murid Kelas IX SMP Negeri 1 Suppa Kabupaten Pinrang secara umum mengalami peningkatan hasil belajar murid ketika pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru sangat bagus dengan memperhatikan aspek-aspek yaitu: (a) meningkatnya hasil pembelajarn Bahasa Indonesia, (b) meningkatnya motivasi untuk belajar Bahasa Indonesia, (c) kemampuan murid dalam melakukan percakapan meningkat. Sedangkan upaya yang ditempuh guru bidang studi Bahasa Indonesia dalam meningkatkan hasil belajar kelas IX, yaitu (a) selalu memberikan motivasi kepada murid untuk meningkatkan hasil pembelajaran khususnya pelajaran Bahasa Indonesia, (b) melatih murid untuk selalu belajar mandiri.

Page 2 of 120 | Total Record : 1193