Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles
1,193 Documents
Penggunaan Media Puzzle Dalam Layanan Klasikal Untuk Meningkatkan Pola Pikir Yang matang
Yuspa Kurnia;
Akhmad Harum;
Naki
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.873
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ekspresi perasaan diri sendiri secara bebas dan terbuka tanpa menimbulkan konflik dalam penelitian tersebut menggunakan metode kualitatif dengan pengumpilan data dilakukan dengan Teknik observasi yang dimaksud adalah metode pengumpulan data yang dilaksanakan secara langsung di lapangan dengan menentukan hal yang dibutuhkan dan mencatat semua yang berkaitan dengan penelitian. dan wawancara dilaksanakan untuk memperoleh data yang sangat akurat karena bersumber langsung dari pemilik tempat penelitian. Penggunaan media puzzle dalam pelaksanaan layanan klasikal tersebut dapat melibatkan peserta didik dalam kegiatan layanan yang dimana dalam proses pemberian layanan klasikal tersebut sangat terlihat bahwa peserta didik mampu berpikir kritis, lebih aktif dalam berdiskusi, membangun kerjasama peserta didik, dan melatih keterampilan komunikasi peserta didik.dalam pemberian layanan klasikal denggan menggunakan media puzzle peserta didik dapat mengembangkan ekspresi perasaan diri sendiri secara bebas dan terbuka tanpa menimbulkan konflik dengan memiliki pola pikir yang matang.
Konseling Individu Teknik WDEP System untuk Meningkatkan Kedisiplinan Peserta didik
Wahidatul Jannah;
Abdullah Pandang;
Juwaeriah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.874
Pendidikan menjadi tempat yang dapat mengoptimalkan potensi peserta didik, catatan kehadiran merupakan salah satu hal yang penting dalam mengatur ketertiban peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran, kehadiran peserta didik dalam proses belajar mengajar diperlukan agar peserta didik mengikuti secara langsung proses kegiatan yang ada dalam kegiatan pendidikan. Penelitian ini dilakukan karena masih sering ditemukan fenomena peserta didik yang tidak hadir megikuti proses belajar disekolah. Penelitian ini membahas tentang kurangnya kedisiplinan kehadiran peserta didik berinisial MAA salah satu peserta didik di SMP Negeri 2 Pangkajene. dalam penelitian menggunakan metode kualitatif. Pengambilan data melalui hasil observasi dan wawancara guru Pamong dan konseli berinisial MAA.dalam menganalisis data penelitian ini dengan melakukan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang diperolah adalah dengan memberikan alternatif solusi yaitu konseling individu dengan Pendekatan realitas teknik WDEP system yang bertujuan untuk menyelesaikan masalah konseli tujuan pendekatan ini adalah membantu menetapkan tujuan dan berperilaku realitas, meningkatkan hubungan, bertanggungjawab,mandiri dan menikmati hidup. Penggunaan teknik WDEP system ini bertujuan untuk membantu konseli agar memiliki kontrol yang lebih besar terhadap kehidupannya sendiri dan mampu membuat pilihan yang lebih baik nantinya.Teknik WDEP ini digunakan untuk mengeksplorasi keinginan konseli dan apa yang mereka lakukan untuk mencapai keingianan itu, mengevaluasi apakah apa yang mereka lakukan bermanfaat atau tidak terhadap tujuan konseli, dan akhirnya membuat rencana konseli.kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini bahwa pemberian konseling individu dengan pendekatan realitas teknik WDEP system mampu meningkatkan kedisiplinan kehadiran MAA disekolah
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learnig Melalui Aktivitas Two Stay Two Stray (TSTS) dalam Meningkatkan Mktivitas dan hasil Belajar Peserta Didik
Indriani Limbong Langi';
Andi Rahmat Saleh;
Selvina Janti Pangloli
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.878
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar biologi dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning melalui aktifitas Two stay two stray (TSTS). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Tana Toraja di kelas X-2 semester ganjil tahun ajaran 2023/2024 subjek berjumlah 36 Peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning Melalui aktivitas TSTS. Data akitivitas belajar siswa dikumpulkan dengan metode observasi Data aktivitas belajar siswa yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Data aktivitas siswa secara individu dianalisis berdasarkan presentase kemunculan tiap item aktivitas belajar yang dilakukan siswa selama proses pembelajaran. Sedangkan untuk mengukur data hasil belajar siswa digunakan metode tes berupa butir- butir soal sesuai dengan pokok bahasan yang telah diberikan. Tes diberikan pada setiap akhir pembelajaran. Penerapan model pembelajaran discovery learning melalui aktivitas TSTS dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran biologi kelas X-2 SMA Negeri 1 Tana Toraja semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa dari 74% dalam kategori cukup aktif pada siklus I menjadi 84% atau berada pada kategori sangat aktif pada siklus II. Penerapan model pembelajaran discovery learning juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi kelas X-2 SMA Negeri 1 Tana Toraja semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata rata-rata hasil belajar siswa dari 53% dalam kategori kurang baik pada siklus I menjadi 89 % atau berada pada kategori sangat baik pada siklus II.
Penerapan Model Structured Inquiry (Inkuiri Terstruktur) untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Kelas VIII
Sitti Zaenab Rahmansyah;
Sitti Rahma Yunus;
Mardiana Mardiana;
Ratna Wahyuni
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.879
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan kolaborasi peserta didik melalui penerapan model Structured Inquiry (Inkuiri Terstruktur). Adapun jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek peneltian kelas VIII A UPT SPF SMP Negeri 32 Makassar yang berjumlah 33 orang. Pengambilan data menggunakan 3 cara yaitu observasi dan pemberian angket melalui observer. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan persentase rata-rata dari keterampilan kolaborasi, kemudian dibandingkan menggunakan tabel pengkategorian keterampilan kolaborasi. Dalam pelaksanaannya terdapat 3 siklus yaitu Pra Siklus, Siklus I dan Siklus II. Berdasarkan hasil penelitian model Structured Inquiry (Inkuiri Terstruktur) dapat menjadi cara untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik. Peningkatan ini dapat dibuktikan dari persentase keterampilan kolaborasi yang di setiap siklusnya mengalami peningkatan. Dimana pra siklus sebesar 55% masuk kategori sedang, lalu meningkat pada siklus I menjadi 62% masuk kategori tinggi. Kemudian pada siklus 2 mengalami peningkatan sebesar 77% masuk kategori tinggi.
Konseling Individu Dengan Pendekatan Realita Teknik WDEP Untuk Mengurangi Perilaku Merokok Siswa
Velin Violine;
Farida Aryani;
Muhammad Taslim Taswin
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.880
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling individu realitas teknik WDEP untuk mengurangi perilaku merokok pada siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian case study. Subjek penelitian ini ada satu siswa yang teridentifikasi memiliki perilaku merokok di sekolah. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, menggunakan teknik tringulasi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perubahan perilaku konseli sebelum dan sesudah mengikuti layanan konseling individu realitas teknik WDEP. Sebelum mengikuti konseling konseli memiliki kehadiran yang kurang, sering membolos saat mata pelajaran berlangsung, memanjat pagar untuk merokok. Setelah dilakukan konseling individu terlihat perubahan perilaku yakni konseli telah mengikuti pembelajaran dan tidak lagi sering meminta izin keluar sehingga hal ini dapat membantu mengurangi perilaku konseli untuk merokok pada saat jam pelajaran berlangsung. Hasil konseling individu realitas teknik WDEP menunjukkan menurunnya perilaku merokok. Perubahan tersebut terjadi karena adanya perubahan kesadaran dalam diri konseli yang berfokus pada kejadian saat ini, konseli mampu membuat perencanaan sebagai langkah-langkah perubahan dan komitmen konseli untuk mengurangi perilaku merokok, menekankan pada kekuatan pribadi atau apa yang diinginkan konseli, dan mendorong konseli untuk mengembangkan perilaku yang lebih baik agar dapat bermanfaat kedepannya.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik menggunakan Model Problem Based Learning berbantu Media Wordwall pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X SMA Negeri 3 Enrekang
Nur Alam Nur;
Adnan Adnan;
Sitti Sohrah Wahab Sohrah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.881
Pembelajaran Biologi di sekolah menengah seringkali mendapati beberapa kendala, yang salah satunya adalah keaktifan peserta didik dalam mengikuti pembelaja ran. Kondisi tersebut dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Biologi dengan menggunakan media wordwall dan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian sebanyak 36 peserta didik kelas X-4 SMA Negeri 3 Enrekang. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan media Wordwall di SMA Negeri 3 Enrekang kelas X-4 dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran Biologi materi Keanekaragaman Hayati. Pada kegiatan siklu 1s, hasil belajar peserta didik hanya 20%, sedangkan pada siklus 2 meningkat menjadi 66%. Sedangkan pada siklus 3 hasil belajar peserta didik sangat meningkat menjadi 100%. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dengan media Wordwall dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran Biologi materi keanekaragaman hayati di sekolah menengah.
Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Pembelajaran Biologi Kelas X.9
Sri Rahmawati Umsini;
Yusminah Hala;
Saudi Saudi
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.882
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik kelas X.9 SMAN 2 Sidrap. Model pembelajaran yang cendrung kurang inovatif dan relevan dengan kehidupan nyata. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini bertujuan untuk menganalisis model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar pada pembelajaran biologi kelas X UPT SMAN 2 Sidrap. Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, setiap siklusnya terdiri dari tahap perencanaan, Tindakan observasi dan refleksi. Data dianalisis dalam bentuk analisis deskriptif kuantitatif dalam bentuk analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik, yakni dari data pra-siklus dengan ketuntasan 30% mengalami peningkatan menjadi 61% pada siklus I, dan mencapai ketuntasan 95% pada siklus II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajraan Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X.9 SMAN 2 Sidrap dalam pembelajaran Biologi yang dapat dibuktikan dengan hasil belajar biologi yang signifikan.
Pengembangan Media Random Cards untuk Mengatasi Kebimbangan Sekolah Lanjut atau Bekerja setelah Lulus Sekolah Menenga Atas
Adilla Fajriani;
Abdullah Pandang;
Jusma Rajjab
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.883
Tujuan Penelitian ini adalah untuk membantu peserta didik mengatasi keraguan dalam memilih sekolah lanjut atau bekerja yang dilaksanakan dalam bentuk layanan bimbingan klasikal di kelas XII IPA 1 SMAN 2 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan adalah research and development model Borg and Gall, yang meliputi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, perbaikan desain, uji coba desain, revisi produk, uji pelaksanaan lapangan, penyempurnaan produk akhir,serta dimensi dan implementasi. Hasil penelitian dari uji validitas dari ahli media, ahli materi dan ahli layanan mendapatkan nilai rata-rata yaitu 86,44 yang termasuk dalam kategori sangat baik. kesimpulan dari penelitian ini yaitu media random cards dapat meningkatkan wawasan dan kesiapan karir peserta didik dan dapat membantuk mengatasi kebimbangan antara sekolah lanjut atau bekerja setelah lulus SMA.
Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI di SMAN 9 Makassar Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning Berbantu Media Powerpoint
Wahdaniyyah;
Adnan
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.884
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar Siswa melalui model pembelajaran Discovery Learning berbantu media powerpoint. Penelitian ini dilakukan di SMAN 9 Makassar Kelas XI Biologi 7 semester genap tahun ajaran 2023/2024 dengan subjek penelitian berjumlah 34 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi yang dilaksanakan sebanyak 2 kali siklus dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Data aktivitas belajar siswa yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Sedangkan untuk mengukur data hasil belajar siswa digunakan metode tes berupa butir- butir soal sesuai dengan pokok bahasan yang telah diberikan, dengan pengukuran nilai ketuntasan minimal (KKM) sebesar 70. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Biologi kelas XI Biologi 7 SMAN 9 Makassar. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa dari 3,4 dalam kategori baik pada siklus I menjadi 4,1 atau berada pada kategori sangat baik pada siklus II. Penerapan model pembelajaran Discovery Learning berbantu media powerpoint juga dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia kelas XI Biologi 7 di SMAN 9 Makassar. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata rata- rata hasil belajar siswa dari 50% dalam kategori tidak tuntas pada siklus I menjadi 82,35% atau berada pada kategori tuntas pada siklus II.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Konsep Keanekaragaman Hayati Melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Kelas X IPA 4 SMA Negeri 1 Sinjai Kabupaten Sinjai
Rasda Gustianto;
Faisal;
Sitti Waidzah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.885
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom action research) yang dilaksanakan selama dua siklus. Tujuan penelitian ini untuk meningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Subjek penelitian yaitu siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 1 Sinjai Kabupaten Sinjai. Pengumpulan data dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Data penelitian yang dikumpulkan yaitu hasil belajar peserta didik. Data hasil belajar peserta didik diperoleh melalui tes hasil belajar pada pertemuan ketiga setiap siklus. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian mengenai hasil belajar mengalami peningkatan yaitu persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 66,67% dan pada siklus II meningkat menjadi 76,19%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.