Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles
1,193 Documents
Mengurangi Perilaku Terlambat Terlambat Datang Ke Sekolah Pada Peserta Didik Melalui Konseling Kelompok Dengan Media Habbit Tracker
Raodatul Jannah;
Akhmad Harum;
Kusnadi;
Mujnah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.925
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penerapan konseling kelompok dengan media habbit tracker kepada peserta didik di UPT SPF SMPN 2 Bulukumba. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode studi kasus. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini dihasilkan melalui teknik observasi secara langsung dan wawancara. Subjek penelitian yang digunakan adalah peserta didik yang terlambat datang ke sekolah di UPT SPF SMPN 2 Bulukumba dan diambil sebanyak 6 orang peserta didik yang terlambat melebihi 3 kali, 6 peserta didik tersebut diberikan penanganan menggunakan teori Behavioristik Self Manajement dengan bantuan media Habbit Tracker melalui konseling kelompok. Dari jangka waktu penelitian 1 bulan, 2 dari peserta didik mengulangi perilaku terlambatnya dan diberikan penanganan konseling individual dan penangan yang lebih mendalam.
Upaya Mengurangi Perilaku Disruptive Pada 1 Peserta Didik Kelas X RPL di SMK Negeri 7 Makassar Melalui Pendekatan Behavioral Teknik Token Ekonomi
Putri Nur Iqra Putri;
Sahril Buchori;
Erni Marlina
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.926
Esensi daripada penelitian ini adalah bentuk pemberian layanan konseling individual terhadap peserta didik yang terindikasi berperilaku disruptive terhadap teman kelasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi perilaku distruptive yang dilakukan oleh salah satu peserta didik sebagai akibat dari kesulitannya untuk menyesuaikan diri di dalam kelas menggunakan pendekatan behavior teknik token ekonomi. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif, dengan memanfaatkan penggunaan instrumen observasi dan wawancara sebagai alat pengumpulan data. Analisis hasil instrumen pengumpulan data tersebut dilakukan dengan 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta menarik kesimpulan. Hasil penelitian, menunjukkan adanya perubahan perilaku atas intervensi yang diberikan pada satu peserta didik dengan inisial IA kelas X RPL di SMK Negeri 7 Makassar. Pelaksanaan token ekonomi dilakukan dengan penukaran kepingan token ketika perilaku yangdiharapkan timbul (non disruptive). Penukaran kepingan token dilakukan sekali atau dua kali per hari selama tiga atau empat hari dan kemudian diturunkan frekuensi penukaran hadiahnya hingga hanya sekali per minggu selama 2 minggu pelaksanaan token ekonomi. Analisis data hasil penelitian tersebut, memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap perubahan perilaku (IA) sebagai individu. Hal ini dibuktikan pada setiap pekan pelaksanaan token ekonomi, keping token yang dimiliki (IA) sampai pekan ke 2 melebihi target penukaran, yang menunjukkan bahwa (IA) mampu konsisten terhadap perubahan perilakunya dari disruptive ke perilaku yang lebih positif di dalam kelas.
Upaya Pencegahan Perilaku Cyberbullying Pada Peserta Didik di SMK Negeri Labuang Melalui Bimbingan Klasikal
Nadiah Ahrajabanur;
Abdullah Sinring;
Dian Meutiah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.927
Penggunaan sosial media banyak disalahgunakan sehingga menimbulkan banyak dampak negatif serta kurangnya kesadaran mengenai pentingnya menyaring sesuatu yang akan dibagikan di sosial media. Salah satu bentuk dari penyalahgunaan sosial media yang banyak terjadi saat ini adalah cyberbullying (perundungan dunia maya). Semua peserta didik di SMK Negeri Labuang memiliki akses dalam bersosial media, juga dalam mencari jati dirinya peserta didik usia SMK (remaja) sangat antusias untuk mencoba hal baru dan membangun relasi juga usia remaja berada dalam emosi yang masih labil sehingga mereka rentan terpengaruh dengan adanya cyberbulyying atau bahkan dapat berpotensi menjadi pelakunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan bimbingan klasikal dalam mencegah perilaku cyberbullying di kelas XI RPL SMK Negeri Labuang. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk penelitian tindakan kelas berbasis project based learning yang meliputi dua siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian tindakan kelas ini yakni peserta didik kelas XI RPL yang terdiri dari 36 orang. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan bimbingan klasikal yang berbasis project based learning efektif sebagai langkah preventif terhadap pencegahan perilaku cyberbullying pada peserta didik.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dengan Menggunakan Media Wordwall pada Pembelajaran Biologi Kelas X
Wirda Wulan;
Muhiddin Palennari;
Sundariati Sundariati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.929
Pembelajaran berdiferensiasi dapat menampung keragaman kemampuan peserta didik dan memberi kebebasan kepada anak dalam proses belajarnya. Hal tersebut salah satunya dapat diimplementasikan berdasarkan gaya belajar peserta didik. Adanya perbedaan gaya belajar peserta didik disebabkan keunikan masing-masing peserta didik. Perbedaan atau keunikan tersebut dapat dipengaruhi oleh factor lingkungan dan dominasi otak sehingga membentuk gaya belajar yang cenderung mengarah ke pengelihatan, pendengaran, atau gerak tubuh. Pembelajaran yang memperhatikan kebutuhan belajar dan karakteristik belajar peserta didik dapat menggunakan pendekatan Teaching at the right level (TaRL). Profiling peserta didik terakit kebutuhan belajar dan gaya belajar dilakukan dengan menggunakan instrument yang terdapat pada website akupintar.id, diperoleh data 10 orang dominan kinestetik, 11 orang visual, dan 12 orang auditorial. Selanjutnya dilakukan pembelajaran berdiferensiasi dengan berdoferensiasi produk dan proses dan terlihat penilaian hasil refleksi peseerta didik terhadap pembelajaran biologi yang awalnya mereka banyak menjawab bahwa biologi itu susah sebab banyak istilah-istilah asing yang susah dipahami dan diingat. Namun di akhir setelah pelaksanaan siklus, mereka lebih banyak menjawab bahwa belajar biologi menyenangkan. Begitu pula hasil dari analisis rekapan nilai akhir peserta didik yang menunjukkan bahwa sebanyak 12 peserta didik dengan kategori sangat tinggi, 14 peserta didik dengan kategori sedang, dan 2 peserta didik dengan kategori rendah.
Penerapan Pendekatan Behavioristik dalam upaya Menangani Perilaku Menghisap Lem Pada Peserta Didik
Riska Ananda;
Suciani Latif;
Hasriani
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.930
Permasalahan dalam penelitian ini yaitu terhadap salah satu siswa yang mengalami perilaku menghisap lem di UPT SMA Negeri 2 Bantaeng. Kajian utama penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Gambaran perilaku menghisap lem pada peserta didik di UPT SMA Negeri 2 Bantaeng (2) Upaya penanganan masalah perilaku menghisap lem. Pendekatan pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan teknik trianggulasi. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu : (1) Gambaran perilaku menghisap lem pada salah satu peserta didik di UPT SMA Negeri 2 Bantaeng dapat dilihat dari jangka pendek dan jangka panjang. (2) Upaya yang dapat dilakukan pada peserta didik yang mengalami perilaku menghisap lem di UPT SMA Negeri 2 Bantaeng yaitu teknik behavior contract dengan beberapa tahap; (a) Rasional kontrak perilaku, (b) Analisis ABC, (c) Menentukan jenis penguatan, (d) Berikan reinforcement, (e) Berikan penguatan, (f) Review kontrak.
Meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying dengan media ular tangga anti bullying
Zakiah Pratiwi;
Sahril Buchori;
Munawir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.933
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya permasalahan bullying yang terjadi di sekolah terutama pada siswa Sekolah Menengah Atas. Salah satu upya pencegahan bullying yaitu dengan memberikan layanan informasi mengenai bullying sebagai edukasi atau langkah preventif oleh guru Bimbingan dan Konseling kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media layanan dalam Bimbingan dan Konseling berupa Media Ular Tangga Anti Bullying yang digunakan untuk mencegah terjadinya bullying. Subjek penelitian 31 siswa kelas X MP 2 di SMK Negeri 1 Wajo. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Pengolahan dan analisis data menarik kesimpulan dengan metode deduktif. Hasil penelitian menunjukkan media Ular Tangga Anti Bullying dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying.
Cognitive Behavior Therapy dengan Teknik Rekonstruksi Kogntif Untuk Mengurangi Perilaku Self-Harm Peserta Didik Di SMAN 2 Tarakan
Yuliyana;
Abdullah Sinring;
Juwarningsih
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.935
Perlakuan yang tidak baik yang didapatkan peserta didik di lingkungan keluarga maupun lingkungan pertemanan menjadi salah satu alasan peserta didik melakukan perilaku self harm. Cara orang tua atau teman sekitarnya memperlakukannya dapat menjadi beban pikiran bagi peserta didik yang tidak mampu untuk mengendalikan diri serta emosinya sehingga terlampiaskan ke hal-hal atau perilaku yang negatif yang dapat merugikan dirinya hingga melukai dirinya. Peserta didik dengan perilaku self harm akan menjadi pemicu awal dari keinginan seseorang untuk bunuh diri, jika tidak segera ditangani akan terus melukai dirinya dan berlanjut hingga bunuh diri. Maka dari itu penanganan sesegera mungkin perlu diberikan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pendekatan Cognintive Behavior Therapy teknik rekonstruksi kognitif dalam membantu subject mengubah pikiran, keyakinan, dan emosi negatifnya serta mengurangi perilaku self-harm. Metode kualitatif digunakan untuk menganalisis proses self harm pada subjek dengan wawancara dan observasi.Hhasil yang didapatkan dari subjek menuliskan intervensi perilaku menyakiti dirinya yang awalnya 6 kali dalam 4 minggu/sebulan menjadi 4 kali dalam satu bulan. Selanjutnya menjadi 2 kali dalam satu bulan. Hasilnya melalui Cognitive Behavior Therapy (CBT) teknik reskontrusi kognitif yang melibatkan manajement dapat mengurangi perilaku self-harm pada subjek.
Penerapan Model Discovery Learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar IPA Peserta Didik
Nuruldin Al Islami;
Ramlawati Ramlawati;
Halijah Halijah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.937
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar IPA peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level. Adapun jenis penelitian ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subyek penelitian pada kelas VIII C di SMP Negeri 2 Sungguminasa yang berjumlah 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan teknik observasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi keaktifan belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif statistik dimana data yang didapatkan dari 2 siklus pelaksanaan pembelajaran akan dikategorikan dan dijabarkan dengan lebih rinci. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh bahwa model pembelajaran Discovery Learning dengan pendekatan Teaching at the Right Level dapat meningkatkan keaktifan belajar IPA peserta didik. Peningkatan ini dapat dibuktikan dari persentase keaktifan belajar IPA di setiap siklusnya mengalami peningkatan. Dimana pada siklus I sebesar 37,50% yang termasuk dalam kategori rendah, lalu pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 52,83% yang berada dalam kategori sedang.
Peningkatan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas VII SMPN 2 Kota Parepare Melalui Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) pada Materi Merancang Percobaan
Muhammad Asnur Yenre;
Nurhayati B;
Nur Rahmi
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.939
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar peserta didik pada kelas VII.3 di SMPN 2 Kota Parepare melalui melalui model Project Based Learning. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, dan setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII.3 SMP Negeri 2 Kota Parepare tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 31 orang. Instrumen yang digunakan adalah angket kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik, di mana hasil pada siklus 1 memperoleh rata-rata skor sebesar 3,08 berada pada kategori baik dan pada siklus 2 yaitu 3,71 juga berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan Model Project Based Learning dalam pembelajaran IPA materi merancang percobaan dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Dan Mind Mapping
Andi Bulkis Azhari Wiraya;
Syamsiah;
Herawati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.940
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas. PTK Kolaboratif yang dilaksanakan terdiri dari tiga siklus dengan tahapan observasi, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di kelas X3 SMA Negeri 10 Makassar pada materi keanekaragaman hayati dengan subjek penelitian sebanyak 36 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik yang diukur melalui asesmen. Hasil dari penelitian ini menunjukkan peningkatan dengan nilai rata-rata 40,00 pada siklus 1, nilai rata-rata pada siklus II 79,46 dan nilai rata-rata pada siklus III yaitu 80,79. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan penerapan model pembelajaran discovery learning dan mind mapping.