cover
Contact Name
Rifal
Contact Email
rifalmattirodeceng@gmail.com
Phone
+6282347281745
Journal Mail Official
rifalmattirodeceng@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kompleks IKIP Blok B5 No. 11 Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran
Published by Rayhan Intermedia
ISSN : 26849860     EISSN : 26848384     DOI : https://doi.org/10.31970/pendidikan.v6i3
Core Subject : Education,
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Pembelajaran (JP-3) merupakan media publikasi karya ilmiah yang diterbitkan oleh Rayhan Intermedia. Jurnal ini diterbitkan dalam rangka untuk mempromosikan dan menyebarluaskan pengetahuan serta teknologi yang berhubungan dengan pembelajaran dan dunia pendidikan umumnya. Jurnal ilmiah ini terbit 3 (tiga) edisi dalam setahun yaitu Januari-April, Mei-Agustus, dan September-Desember.
Articles 1,193 Documents
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI IPA 1 pada Mata Pelajaran Biologi Yulince Ferderika Mayahi; Yusmina Hala; Daniel Kondorura
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.941

Abstract

Tujuan penelitian ialah untuk meningkatkan hasil belajar siswa biologi dengan model pembelajaran discovery learning. Penelitian ini ditujukan kepada siswa yang berada di kelas XI IPA 1 SMA Negeri 2 Biak pada tahun akademik 2023/2024. PTK adalah pendekatan yang digunakan. Studi ini dilakukan dalam 2 siklus, dengan 4 tahap : perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Hasil belajar siswa meningkat dari kedua siklus pembelajaran. Pada siklus pertama, siswa memiliki hasil belajar yang memenuhi KKM sebesar 71,4%. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran tidak efektif. Oleh karena itu, siklus kedua menghasilkan hasil belajar yang lebih baik, dengan siswa memenuhi KKM sebesar 85,7%. Ini menyatakan bahwasanya model pembelajaran discovery learning bisa meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA 1.
Konseling Gestald Teknik Kursi Kosong untuk Meningkatkan Keterbukaan Komunikasi Konseli St. Mushawwira Salju; Abdullah Pandang; Hardiansyah Hardiansyah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.943

Abstract

Konseling Gestald teknik kursi kosong untuk meningkatkan keterbukaan komunikasi karena adanya unfinished business. Penelitian ini berawal dari ketidakmampuan konseli untuk mengungkapkan keinginannya menjadi desainer sebagai cita-citanya kepada orang tuanya, yaitu ibunya. Sehingga dia merasa tertekan ketika membahas mengenai karir lanjutan setelah SMP kedepannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan berkomunikasi konseli dengan orang tuannya, khususnya Ibunya sebagai single parent. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan observasi pada seorang konseli berinisial O. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukan konseling gestalt dalam intervensi yang dilakukan pada kasus ini menggunakan teknik kursi kosong, konseli dapat mengungkapkan pendapatnya kepada ibunya dengan menerapkan intervensi yang dilakukan menggunakan teknik kursi kosong. Pada saat pelaksanaan kursi kosong yang dilakukan, konseli berhasil meluapkan emosi serta perasaan yang dipendam selama ini kepada ibunya. Melalui kursi kosong pula konseli berkesempatan memerankan sosok orang lain dan membuat konseli menjadi tahu posisi sudut pandang dari orang yang berkonflik dengan konseli. Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan dalam pelaksanaan konseling individual menggunakan pendekatan gestalt dengan teknik kursi kosong mampu meningkatkan keterbukaan komunikasi konseli dengan orang tuanya, yaitu ibunya.
Meningkatkan Motivasi Siswa Mengikuti Bimbingan Konseling Klasikal Dengan Teknik Permainan Tebag kata/Gaya Peserta Didik kelas XI SMA Negeri 5 Makassar Fitri Andriani; Abdullah Sinring; Saniasa
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.944

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana efek atau bagaimana mengimplementasikan metode permainan kedalam layanan bimbingan klasikal pada siswa SMA. Bermain dan permainan sudah ada sejak jaman prasejarah sampai masa kini. Teknik dan polanya semakin bervariasi sesuai dengan peradaban saat ini. Dari berbagai permainan tradiosional hingga permainan modern. Permainan tebag kata ini sudah popular di stasiun TV dan bahkan tayangan tersebut menjadi hiburan bagi masyarakat. Ruang lingkup dari pembahasan dalam artikel ini yaitu meliputi bagaimana permainan tebak kaya/gambar ini dapat meningkatkan motivasi siswa untuk mengikuti layanan bimbingan dan konseling dengan menyenangkan dan udah dipahami. Metode penelitian yang digunakan yaitu kajian literature, buku, jurnal , dan observasi langsung.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Biologi melalui Model Problem Based Learning Kelas X.3 di SMAN 7 Pinrang Deny Romadhon Badaring; Muhiddin P; Arni Hamzah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.945

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar kognitif biologi melalui model Problem Based Learning pada peserta didik kelas X SMA Negeri 7 Pinrang Tahun Pelajaran 2023/2024. Jenis penelitian ini adalah PTK yang terdiri dari 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan dokumentasi, tes dan lembar observasi kegiatan pembelajaran. Data dan sumber data berasal dari peserta didik yang dijadikan subjek penelitian dan guru mata pelajaran biologi. Teknik analisis data dengan menggunakan deskriptif komparatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa hasil siklus 1 ketuntasan hasil belajar kognitif sebesar 73% (19 peserta didik tuntas KKTP). Hasil tersebut belum memenuhi indikator keberhasilan sebesar 80% (21 peserta didik tuntas KKTP). Pada siklus 2 mengalami peningkatan ketuntasan hasil belajar kognitif 81% (21 peserta didik tuntas KKTP) sudah memenuhi indikator keberhasilan yaitu 80%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model PBL dapat meningkatkan hasil belajar kognitif mata pelajaran biologi pada materi virus.
Penerapan Model Pembelajaran Guided Inquiry dalam Upaya Meningkatkan Literasi Sains di Kelas VIII SMPN 1 Pallangga Rijal; Ramlawati; Suryanti Tahir
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.946

Abstract

Penelitian ini mencerminkan kesadaran akan rendahnya kemampuan literasi sains di antara siswa kelas VIII di SMPN 1 Pallangga, terutama pada mata pelajaran IPA. Melalui fokus pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024, penelitian ini berusaha menjawab permasalahan tersebut dengan menerapkan pendekatan pembelajaran berupa guided inquiry. Tujuan utama penelitian adalah untuk mengevaluasi pengaruh guided inquiry terhadap literasi sains siswa dan mengukur sejauh mana peningkatan tersebut terjadi.Penelitian ini mengadopsi metodologi Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus melibatkan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengukur literasi sains adalah soal literasi sains yang menitikberatkan pada tiga indikator literasi sains. Skor dari setiap pertanyaan disesuaikan dengan ranah kognitifnya masing-masing.Data yang terkumpul berupa data kualitatif, khususnya nilai tes literasi sains. Pada prasiklus, hasil menunjukkan nilai rata-rata sebesar 49.78, yang masuk dalam kategori cukup. Namun, dengan diterapkannya guided inquiry pada siklus I, terjadi peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata mencapai 73.20 dan kategorinya menjadi baik. Siklus II tetap menunjukkan hasil positif dengan nilai rata-rata sebesar 70.78, tetapi tetap dalam kategori baik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model guided inquiry dalam proses pembelajaran memiliki dampak positif terhadap kemampuan literasi sains peserta didik kelas VIII di SMPN 1 Pallangga. Hasil ini mengindikasikan bahwa pendekatan ini dapat efektif membantu siswa meningkatkan pemahaman dan keterampilan literasi sains peserta didik
Studi Kasus Tentang Kecanduan Game Online, Faktor Penyebab dan Upaya Memperbaiki dengan Menggunakan Konseling Individual Miftahul adnin; Suciani Latif; Supiati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.947

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah peserta didik bermain game secara berlebihan sehingga mempengaruhi kegiatan belajarnya di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah salah satu siswa kelas XI yang terindikasi kecanduan game online. Ananlisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1) gambaran kecanduan game yang dialami oleh konseli yaitu minat belajar kurang sehingga tak jarang bolos pada kegiatan belajar mengajar di kelas, bermain game saat pembelajaran sedang berlangsung yang berlangsung secara terus menerus, dan tidak berinteraksi dengan teman sekelasnya. (2) faktor yang mempengaruhi kecanduan game pada konseli terdiri dari faktor eksternal dan intenal. (3) upaya yang dilakukan terhadap peserta didik yang terindikasi kecanduan game online yaitu pemberian Teknik self management melalui pendekatan behavioral dengan fokus memperbaiki cara peserta didik mengatur waktu dan kegiatan sehari-harinya. kesimpulan dari pemberian Teknik self management pada konseli yaitu konseli F tidak pernah lagi membolos saat jam pembelajaran berlangsung, dari kesepakatan antar konselor dan konseli pada saat proses konseling, konseli F telah membuat jadwal kegiatan setiap harinya, interaksi sosial mengalami peningkatan disbanding sebelumnya dan intensitas membuka aplikasi game online mulai berkurang
Pengaruh Penggunaan LKPD Elektronik (e-LKPD) Berbasis Multimedia Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X.5 SMA Negeri Khusus Keberbakatan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan Muh. Adi Gunadi Wahab; Andi Faridah Arsal; Isyana Sartika Sari
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.948

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKPD elektronik (e-LKPD) berbasis multimedia terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik Kelas X.5 di SMAN Khusus Keberbakatan Olahraga Prov. Sul – Sel. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas model Stephen Kemmis dan Robyn McTaggart yang terdiri dari perencanaan (plan), tindakan (act), observasi (observe) dan refleksi (reflect) yang dilakukan sebanyak 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari 2 kali pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X.5 dengan jumlah 30 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Independent t-tes dengan taraf signifikan (α) = 5%. Hasil yang diperoleh menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar peserta didik dimana penggunaan e- LKPD menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik dengan p=0,016 (p<0,05). Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan e-LKPD pada peserta didik dalam prose pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas X.5 di SMAN Khusus Keberbakatan Olahraga Prov. Sul – Sel.
Penerapan Model Pembelajaran Pjbl Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas X di SMAN 2 Makassar pada Materi Peranan Virus Nurazizah Nurazizah; Abd. Muis; Abdul Hajar
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.951

Abstract

Permasalahan motivasi belajar rendah merupakan hasil dari observasi yang telah dilakukan pada peserta didik kelas X di SMAN 2 Makassar. Oleh karena itu, dilakukan penelitian berupa tindakan kelas (action research) untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Salah satu hal yang dapat diterapkan adalah dengan menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhasn belajar peserta didik dengan menggunakan model pembelajaran PjBL pada materi peranan virus. Penilitan dilakukan dalam dua siklus yang masing - masingnya terdiri dari 2 pertemuan. Model pembelajaran dilakukan dengan beberapa langkah dan memberikan hasil abhwal PjBL terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar sebesar 8%. Siklus 1 sebesar 75% dan meningkatn menjadi 83% pada siklus 2. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa model PjBl mampu meningkatkan motivasi belaajr peserta didik kelas X di SMAN 2 Makassar
Peningkatan Keaktifan Belajar Melalui Penerapan Model Discovery Learning Berbasis Pendekatan TPACK pada Peserta Didik Kelas VIII.D Annisa Maulidia; Arie Arma Arsyad; Sukmawaty Rahman; Sri Yuniati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.952

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas VIII.D UPT SPF SMPN 52 Makassar melalui penerapan model discovery learning. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII.D UPT SPF SMPN 52 Makassar sebanyak 30 orang. Model penelitian tindakan kelas yang digunakan adalah model Hopkins yang terdiri dari 2 siklus. Instrumen penelitian adalah lembar observasi yang terdiri dari 6 indikator penilaian. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Tindakan pada siklus 1 yaitu penerapan model discovery learning dengan pendekatan TPACK berbantuan metode praktikum, dan tindakan pada siklus 2 yaitu penerapan model discovery learning dengan pendekatan TPACK dengan berbantuan metode diskusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kerjasama pada siklus 1 sebesar 43.33 (kategori rendah), siklus 2 sebesar 90.17 (kategori tinggi), dengan persentase peningkatan sebesar 83.1%. Hasil tersebut menunjukkan penerapan model discovery learning dapat meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas VIII.D UPT SPF SMPN 52 Makassar.
Penerapan Pemberian Reward untuk Meningkatan Motivasi Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII UPT SPF SMP Negeri 13 Makassar Rosna Wati; Ramlawati Ramlawati; Asika Hartini
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan pemberian reward dengan menggunakan model pembelajaran Discovery Learning. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian kelas VIII.8 UPT SPF SMP Negeri 13 Makassar dengan jumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi dan angket motivasi belajar. Instrumen penelitian berupa lembar observasi motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif statistik dimana data yang diperoleh dari 2 siklus pelaksanaan pembelajaran akan dikategorikan dan dijabarkan dengan lebih rinci. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diperoleh bahwa pemberian reward dapat meningkatkan motivasu belajar peserta didik. Peningkatan ini dapat dibuktikan dari persentase motivasi belajar di setiap siklusnya mengalami peningkatan. Dimana pada siklus I sebesar 50% yang termasuk dalam kategori sedang, lalu pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 80 % yang berada dalam kategori berhasil.

Page 74 of 120 | Total Record : 1193