cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
nasirmuning@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
adminjurnal@globalpustakailmiah.com
Editorial Address
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 30256941     DOI : https://dx.doi.org/10.61590/int
Core Subject : Religion, Social,
NTEGRASI Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah South Kalimantan. It contains writings from lecturers, education staff, education observers, and others. This journal is published biannually June and December in print and online. The journal focuses on publishing research results related to Islamic issues in connection with social matters such as the study of the Quran and Hadith Islamic philosophy education social studies local wisdom politics economics urbanism multiculturalism and more through interdisciplinary studies.
Articles 94 Documents
Islamic Da’wah on Instagram: Impacts and Challenges Among Islamic Communication and Broadcasting Students at UIN Sumatera Utara Zurrahman Rifqi Nainggolan; Nashrillah Nashrillah
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.279

Abstract

This study aims to explore the utilization of Instagram as a medium for fulfilling religious information needs among Islamic Communication and Broadcasting (KPI) students at UIN Sumatera Utara, specifically concerning academic practices, religious learning, da’wah dissemination, and the formation of critical attitudes toward Islamic content in the digital space. This research employs a qualitative method with a phenomenological approach. Data were gathered through observation, semi-structured interviews, and documentation involving students who actively use Instagram as a source of religious information, a platform for Islamic learning, and a medium for da’wah outreach. The results indicate that KPI students at UIN Sumatera Utara utilize Instagram as an academic channel integrated into the learning process and Islamic communication practices. Instagram is leveraged to acquire religious information, da’wah messages, and academic-related materials. One of the prominent da’wah channels identified is the @dakwah_tauhid account, perceived as engaging, creative, accessible, and inspirational in fostering spiritual closeness to Allah. However, the findings also reveal that not all da’wah content on Instagram is accepted unconditionally. Students critically filter, evaluate, and verify religious content against credible sources and religious authorities, aligning with the scientific foundations of Islamic Communication and Broadcasting. Consequently, Instagram functions not only as a medium for religious information fulfillment but also as a space for digital learning and da’wah, as well as an arena that demands digital literacy and critical awareness in interpreting religious messages.
Hambatan Interaksi Sosial Penduduk Asli dan Pendatang dalam Masyarakat Desa Buluh Cina Dewi Ramadhani Aljufri; Ansharullah Ansharullah; Arina Vaella Sufa; Fransiska Evelyn Febriani
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.322

Abstract

Penelitian ini menganalisis hambatan-hambatan interaksi sosial antara penduduk asli dan pendatang di Desa Buluh Cina. Penelitian ini didasarkan pada perbedaan pola interaksi dan partisipasi sosial dalam kehidupan bermasyarakat, yang memengaruhi hubungan antara penduduk asli dan pendatang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi sifat hambatan-hambatan interaksi sosial antara dua kelompok tersebut di Desa Buluh Cina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara langsung dengan penduduk asli maupun pendatang di desa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan interaksi sosial muncul akibat rendahnya partisipasi sebagian pendatang dalam kegiatan komunitas, seperti gotong royong, inisiatif lingkungan, dan kegiatan sosial lainnya. Faktor lain meliputi perbedaan adat istiadat, kurangnya komunikasi, dan keterlibatan sosial yang minim. Penelitian ini menyimpulkan interaksi sosial yang harmonis dapat ditumbuhkan melalui peningkatan kesadaran, partisipasi aktif, dan komunikasi yang efektif antara penduduk asli dan pendatang.
Pengaruh Ulama Nusantara Abad XVIII pada Pendidikan di Nusantara Nur’aina Nur’aina; Munzir Hitami; Sri Norafiza
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.299

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengaruh dan kontribusi ulama Nusantara abad ke-18 terhadap perkembangan sistem pendidikan Islam di Nusantara. Pada periode tersebut, ulama tidak hanya berperan menyebarkan ajaran agama, tetapi juga aktif mengembangkan metode dan institusi pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library research, di mana data dikumpulkan dari berbagai sumber literatur tertulis untuk dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian ini mengungkapkan peran vital dari empat tokoh ulama utama. Pertama, Syekh Nawawi Al-Bantani yang merumuskan prinsip pendidikan holistik (ta'lim, tarbiyah, ta'dib) dan menekankan pentingnya adab serta metode pengajaran berbasis syariat. Kedua, Abd Al-Samad Al-Palimbani yang memperluas jaringan ulama di Haramayn dan menulis kitab rujukan penting berbahasa Melayu. Ketiga, Muhammad Arsyad Al-Banjari yang memelopori pendirian lembaga pesantren di Kalimantan dan mereformasi peradilan agama. Keempat, Daud bin Abdullah Al-Fatani yang konsisten mendidik kader ulama Nusantara di Makkah serta mewariskan puluhan karya tulis. Kesimpulannya, kontribusi ulama abad ke-18 sangat komprehensif, mencakup aspek keagamaan, pendirian institusi pendidikan, hingga penulisan literatur yang menjadi warisan intelektual.
Antara Espresso dan Azan: Perilaku Keagamaan Anak Muda di Kedai Kopi Kotabaru Muhammad Yusron; Sa’adatul Jannah; Melly Ariska; Rusiana Rusiana; Mahaliatul Hafizah; Sutra Ali
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.443

Abstract

Menjamurnya kedai kopi modern di kawasan urban menjadikan kedai kopi tidak hanya sebagai tempat konsumsi, tetapi juga sebagai ruang sosial bagi generasi muda. Fenomena menarik muncul ketika suasana kedai kopi bersinggungan dengan berkumandangnya suara azan yang memunculkan berbagai respons keagamaan di kalangan anak muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons anak muda terhadap suara azan di tengah suasana kedai kopi, mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan penundaan salat, serta mengetahui upaya anak muda dalam menjaga praktik keagamaan di ruang publik tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus di Kafe Serupa dan Kafe Nahla, Kotabaru. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan wawancara dengan pengelola kafe serta pengunjung dari kalangan anak muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons anak muda terhadap suara azan terbagi dalam beberapa bentuk, yaitu datang ke kedai kopi setelah salat, menghentikan percakapan sementara ketika azan berkumandang, dan menunda salat hingga kembali ke rumah. Faktor yang memengaruhi penundaan salat terdiri atas faktor internal berupa pilihan pribadi dan faktor eksternal seperti suasana nongkrong, pengaruh teman sebaya, penggunaan gawai, serta keterbatasan fasilitas ibadah di kedai kopi.
Internalisasi Nilai Kepemimpinan Islami Melalui Leadership Class pada Remaja PKBM Siti Khodijah
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan implikasi internalisasi nilai kepemimpinan Islami melalui program Leadership Class pada remaja PKBM Al Falah Kota Bekasi. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai Islam dalam membentuk kepemimpinan remaja di lembaga pendidikan nonformal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai kepemimpinan Islami berlangsung melalui tahapan transformasi, transaksi, dan transinternalisasi nilai yang didukung oleh strategi keteladanan, pembiasaan, serta pengalaman langsung. Nilai yang terinternalisasi meliputi amanah, tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, dan komunikasi. Implikasi dari proses ini terlihat pada peningkatan karakter kepemimpinan remaja, seperti meningkatnya kepercayaan diri, kemampuan bekerja sama, tanggung jawab sosial, serta kemampuan mengambil keputusan. Internalisasi nilai sebagai proses penghayatan nilai hingga menjadi bagian dari kepribadian terbukti efektif dalam membentuk perilaku kepemimpinan yang autentik.
Pengaruh Agama Yahudi terhadap Nabi Muhammad Saw dan Al-Qur'an Menurut Abraham Geiger Muhammad Agorrul Kirom; Muhammad Nur Aziz Saputra; Durrotul Iqomatin Ni'mah; Aswal Askah; Qonita Karima; Julia Agustin
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas pandangan Abraham Geiger mengenai pengaruh tradisi Yahudi terhadap kenabian Muhammad dan kandungan Al-Qur’an. Kajian ini penting karena pemikiran Geiger termasuk salah satu fondasi awal dalam studi orientalis tentang asal-usul Islam. Penelitian menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui penelaahan terhadap karya Judaism and Islam serta sejumlah literatur pendukung yang membahas pemikiran Geiger dan kritik terhadap orientalisme. Hasil kajian menunjukkan bahwa Geiger menganggap adanya pengaruh tradisi Yahudi dalam beberapa aspek, meliputi kosakata Al-Qur’an, doktrin keagamaan, aturan hukum dan moral, pandangan hidup, serta kisah-kisah keagamaan. Selain itu, Geiger juga memandang bahwa interaksi Nabi Muhammad dengan komunitas Yahudi di Arabia turut membentuk ajaran Islam. Namun, pandangan tersebut tidak dapat diterima begitu saja karena sangat dipengaruhi oleh pendekatan historis-kritis yang cenderung apriori dan reduksionis terhadap sumber-sumber Islam. Dengan demikian, pemikiran Geiger lebih tepat dipahami sebagai representasi awal kecenderungan orientalis dalam membaca Islam daripada sebagai kesimpulan final tentang asal-usul ajaran Islam.
Fenomenologi Komunikasi Pemimpin Adat dalam Penetapan Status Orang Asli Papua di Kampung Gamta Raja Ampat Muhammad Syeh Alqadry
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.240

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam pengalaman komunikasi pemimpin adat dalam penetapan status Orang Asli Papua (OAP) di Kampung Gamta, Raja Ampat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif fenomenologi untuk menyingkap makna pengalaman subjektif pemimpin adat dalam praktik komunikasi adat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling, serta dianalisis melalui tahapan reduksi fenomenologis guna menemukan esensi pengalaman komunikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi adat dalam penetapan status OAP tidak sekadar merupakan proses informasional, melainkan praktik sosial yang sarat makna dan berakar pada dimensi kultural, genealogis, dan moral. Proses tersebut merepresentasikan integrasi antara pengetahuan genealogis, otoritas adat, dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga legitimasi identitas masyarakat. Selain itu, komunikasi adat berfungsi sebagai mekanisme utama dalam memverifikasi keabsahan status OAP, sekaligus sebagai sarana reproduksi legitimasi sosial, penguatan otoritas pemimpin adat, dan pemeliharaan kohesi sosial dalam masyarakat Kampung Gamta.
Rekonstruksi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Contextual Teaching and Learning: Dari Pemahaman Kognitif Menuju Internalisasi Nilai Keagamaan Anisa Dwi Ramadani; Siti Anisah; Nur Aflakhati; M. Misbah
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.327

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah sering kali mengalami tantangan dalam bentuk pembelajaran yang terlalu berbasis teori dan kurang terkait dengan kehidupan sehari-hari siswa, yang pada akhirnya mengakibatkan rendahnya penerimaan dan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI dengan menerapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian studi pustaka, di mana data primer dan sekunder diperoleh melalui literatur teori pembelajaran kontekstual serta dokumen ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan CTL dengan tujuh komponen utama yaitu konstruktivisme, inkuiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman kognitif, kemampuan berpikir kritis, serta pembentukan karakter siswa. Penemuan utama menunjukkan bahwa ketika materi pelajaran dikaitkan dengan situasi dalam dunia nyata, siswa lebih termotivasi dan mampu menerapkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa CTL merupakan pendekatan strategis yang mampu mengubah pembelajaran yang pasif menjadi proses yang lebih bermakna dan bisa diterapkan dalam kehidupan nyata.
Analisis Pengaruh High Performance Work Practices dalam Perspektif Komunikasi Organisasi Terhadap Turnover Intention dengan Work Engagement Sebagai Variabel Intervening (Mediasi) Parvinasiva Khanzamalia Noushafarin; Nadya Wulan Saharani; Agustin Hayuning Indah Larasati
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.278

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh High Performance Work Practices (HPWP) dalam perspektif Komunikasi Organisasi terhadap turnover intention dengan work engagement sebagai variabel intervening pada karyawan PT Victoria Care Indonesia Cabang Semarang. HPWP meliputi pelatihan, pemberdayaan, dan penghargaan yang dikomunikasikan melalui penyampaian informasi yang jelas, umpan balik konstruktif, serta komunikasi dua arah yang terbuka. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 karyawan tetap yang telah bekerja minimal satu tahun. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HPWP berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention (β = -0,323; p = 0,001), HPWP berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement (β = 0,281; p = 0,004), serta work engagement berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention (β = -0,259; p = 0,014). Namun, work engagement tidak terbukti memediasi pengaruh HPWP terhadap turnover intention (β = -0,073; p = 0,147). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan HPWP yang didukung komunikasi organisasi yang efektif dapat meningkatkan keterikatan kerja dan menurunkan keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan.   
Analisis Perkara Pinjaman Online sebagai Faktor Pemicu Perceraian (Studi Putusan Nomor 123/Pdt.G/2024/PA.Prob) Ahmad Noor Raihan Rabbany; Mochammad Fahd Akbar
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.447

Abstract

Perkembangan teknologi digital di era modern, terutama dalam bidang teknologi finansial, telah melahirkan layanan pinjaman online yang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh dana tanpa harus mengunjungi lembaga keuangan secara langsung. Namun dibalik kemudahan tersebut kerap menimbulkan persoalan ekonomi dalam rumah tangga yang tidak jarang berujung pada perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana sistematika pinjaman online sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 40 Tahun 2024 dapat menjadi faktor penyebab terjadinya perceraian, serta untuk menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara perceraian dengan alasan pinjaman online pada Putusan Nomor 123/Pdt.G/2024/PA.Prob. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis normatif dan pendekatan kasus. Data diperoleh melalui studi kepustakaan dan analisis terhadap Putusan Nomor 123/Pdt.G/2024/PA.Prob kemudian  dianalisis  secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistematika pinjaman online sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 40 Tahun 2024 memiliki potensi menimbulkan konflik rumah tangga akibat kemudahan akses, minimnya persetujuan pasangan, serta tekanan ekonomi yang ditimbulkan. Dalam putusan yang dikaji, majelis hakim tidak menjadikan pinjaman online sebagai dasar hukum utama perceraian, melainkan sebagai faktor pemicu terjadinya perselisihan yang berkelanjutan.

Page 6 of 10 | Total Record : 94