cover
Contact Name
Muhammad Nasir
Contact Email
nasirmuning@gmail.com
Phone
+6285251613000
Journal Mail Official
adminjurnal@globalpustakailmiah.com
Editorial Address
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
ISSN : -     EISSN : 30256941     DOI : https://dx.doi.org/10.61590/int
Core Subject : Religion, Social,
NTEGRASI Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah South Kalimantan. It contains writings from lecturers, education staff, education observers, and others. This journal is published biannually June and December in print and online. The journal focuses on publishing research results related to Islamic issues in connection with social matters such as the study of the Quran and Hadith Islamic philosophy education social studies local wisdom politics economics urbanism multiculturalism and more through interdisciplinary studies.
Articles 94 Documents
Tinjauan Pustaka terhadap Teknologi Informasi dalam Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam melalui Podcast Islami sebagai Media Pembelajaran Dian Aditya Suryani; Sunhaji Sunhaji
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengembangan materi Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui media podcast Islami serta menganalisis peluang dan tantangannya di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi informasi, khususnya podcast Islami, mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan pemahaman peserta didik karena penyampaian materi yang lebih komunikatif, fleksibel, dan menarik dibandingkan metode konvensional. Podcast memungkinkan materi PAI seperti akidah, akhlak, dan sejarah Islam dikemas secara kontekstual dan dapat diakses untuk pembelajaran mandiri kapan saja. Namun, implementasi ini menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi digital guru, keterbatasan infrastruktur internet, serta perlunya pengawasan terhadap validitas konten keagamaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa podcast Islami merupakan media inovatif yang efektif untuk mendukung pembelajaran PAI yang modern dan adaptif, asalkan didukung oleh kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana yang memadai.
Tradisi Mepahukh dalam Upacara Perkawinan dalam Suku Alas (Studi Kasus Desa Lawe Ger-Ger, Aceh Tenggara) dalam Tinjauan Al-Qur’an Surah An-Nur Ayat 30 (tentang Menjaga Pandangan) Indri Hasnur Kasturi; Jupri Naldo
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.382

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi Mepahukh dalam pernikahan masyarakat Suku Alas yang berada di Desa Lawe Ger-Ger, Aceh Tenggara, berdasarkan Surah An-Nur ayat 30 dari Al-Qur’an yang menekankan pentingnya menjaga pandangan. Mepahukh merupakan suatu bagian dari proses adat pernikahan yang masih dipertahankan oleh masyarakat Suku Alas sebagai elemen dari identitas budaya dan warisan nenek moyang. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana tradisi Mepahukh dilaksanakan serta menganalisis kesesuaiannya dengan nilai-nilai Islam, khususnya konsep ghaddhul bashar atau menjaga pandangan yang terdapat dalam Surah An-Nur ayat 30. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui cara observasi, wawancara, dan pengumpulan dokumen dari tokoh adat, tokoh agama, serta penduduk Desa Lawe Ger-Ger. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa tradisi Mepahukh memiliki nilai-nilai sosial dan budaya yang signifikan, seperti memperkuat hubungan antar keluarga, menjaga identitas budaya, dan meningkatkan solidaritas dalam masyarakat.
Transformasi Pendidikan Agama Islam: Toward Transhuman Pedagogy Norhapijah Norhapijah; Husnul Yaqin; Syaifuddin Sabda; Hamdan Hamdan
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.289

Abstract

Kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk kecerdasan buatan, Internet of Things, dan realitas virtual, telah mendorong munculnya transhumanisme dan secara signifikan memengaruhi paradigma pendidikan kontemporer. Perkembangan ini membutuhkan transformasi Pendidikan Agama Islam (PJK) agar tetap relevan dan responsif terhadap era digital sambil tetap melestarikan nilai-nilai inti Islam. Studi ini bertujuan untuk mengkaji konsep pedagogi transhuman, menganalisis urgensi transformasi PJK, dan mengeksplorasi integrasinya ke dalam pembelajaran PJK. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui riset pustaka, studi ini menemukan bahwa pedagogi transhuman menawarkan pembelajaran adaptif dan berbasis teknologi sambil menekankan nilai-nilai humanistik, etis, dan spiritual. Integrasi pedagogi transhuman dalam PJK dapat diimplementasikan melalui pembelajaran yang dibantu AI, simulasi ibadah berbasis realitas virtual, dan pendidikan moral digital. Pendekatan ini memiliki implikasi untuk mendefinisikan kembali peran guru, memperkuat moral dan literasi digital siswa, dan mengembangkan kurikulum PJK yang lebih integratif dan berorientasi masa depan.
Optimalisasi Layanan Bimbingan Rohani Bagi Pasien di Rumah Sakit Kota Palangka Raya dalam Mewujudkan Layanan Prima Wahyu Widianingsih; Farid Zaky Yopiannor
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.291

Abstract

Layanan bimbingan rohani di rumah sakit memiliki peran penting dalam mendukung penyembuhan pasien secara holistik, mencakup aspek fisik, psikis, sosial, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi aktual, tantangan, dan strategi optimalisasi layanan bimbingan rohani di rumah sakit Kota Palangka Raya dalam mewujudkan layanan prima. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, dengan sumber data berasal dari jurnal ilmiah, laporan rumah sakit, dan dokumen kebijakan. Hasil studi menunjukkan bahwa layanan bimbingan rohani di rumah sakit Kota Palangka Raya masih belum optimal, dengan keterbatasan tenaga rohani profesional lintas agama, tidak adanya jadwal pelayanan yang terstruktur, serta minimnya sarana pendukung seperti ruang konseling. Tantangan utama mencakup kurangnya integrasi antara tenaga rohani dan tim medis, serta belum adanya dukungan manajerial dan kebijakan institusional yang kuat. Untuk mengatasi hal tersebut, strategi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kapasitas SDM rohaniwan, pembentukan unit khusus layanan spiritual, kolaborasi lintas profesi, dan penyusunan SOP internal rumah sakit. Implikasi dari optimalisasi ini mencakup peningkatan kepuasan pasien, penguatan pendekatan holistik dalam layanan kesehatan, serta dukungan terhadap akreditasi dan mutu rumah sakit. Dengan demikian, optimalisasi layanan bimbingan rohani merupakan bagian integral dari transformasi layanan kesehatan yang humanistik dan bermartabat di Kota Palangka Raya.
Kurikulum Berbasis Cinta dalam Membangun Solidaritas Organik dan Integrasi Moral di Madrasah Ibtidaiyah Assalam Martapura Latifah Latifah; Masdar Hilmy; Desi Erawati
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.219

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kurikulum berbasis cinta di Madrasah Ibtidaiyah Assalam Martapura melalui tiga fokus utama. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kurikulum berbasis cinta yang menekankan empati dan martabat peserta didik, menilai perannya dalam membangun solidaritas sosial (mekanik dan organik), serta menganalisis kontribusinya terhadap integrasi moral, pembentukan karakter, dan kesadaran sosial siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum berbasis cinta diterapkan melalui praktik nyata di kelas dan aktivitas sekolah, membangun budaya sekolah yang humanis dan inklusif. Kurikulum ini menumbuhkan solidaritas sosial melalui kerja sama, partisipasi komunitas, dan interaksi yang saling mendukung. Selain itu, kurikulum berbasis cinta berkontribusi pada integrasi moral dan pembentukan karakter, sehingga peserta didik menunjukkan sikap jujur, disiplin, peduli, dan bertanggung jawab.
Peran Orang Tua dalam Membentuk Santri Penghafal Al-Qur’an Vindy Nuria Kusuma; Budi Haryanto
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran orang tua dalam membentuk santri penghafal Al-Qur’an di salah satu pondok pesantren tahfidz di wilayah Suko, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan wawancara mendalam. Informan penelitian berjumlah sebelas orang, terdiri dari lima wali santri, lima santri penghafal Al-Qur’an dengan capaian hafalan 3 hingga 10 juz, serta satu ustadzah pembimbing tahfidz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan melalui penyediaan fasilitas hafalan, pembentukan lingkungan religius sejak dini, pemilihan lembaga pendidikan tahfidz, penerapan disiplin dan pembiasaan murojaah, serta pemberian motivasi dan doa secara konsisten. Selain itu, keinginan anak menjadi penghafal Al-Qur’an pada awalnya banyak berasal dari dorongan orang tua yang kemudian berkembang menjadi kesadaran pribadi anak. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran orang tua tidak hanya sebagai fasilitator, tetapi juga sebagai pembentuk motivasi intrinsik dan karakter religius anak melalui dukungan emosional, spiritual, dan keteladanan yang berkelanjutan, sehingga menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan dan istiqamah santri dalam menghafal Al-Qur’an.
The Tingkeban Tradition and Islam-Jawa Acculturation Among the Javanese Community in North Sumatra Heny Fadillah; Hasnah Nasution
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.239

Abstract

This study aims to explore the Tingkeban tradition, which has undergone acculturation with religious values as a form of cultural adaptation among the Javanese community in North Sumatra. Its primary focus is on how the symbolic meanings of this tradition are perceived by Javanese people within the social environment in which they live. This research employs a qualitative method with a phenomenological approach to investigate in depth the practice of Tingkeban in Pangkalan Lunang Village, North Labuhanbatu. Primary data were obtained through observation, interviews, and documentation involving Javanese community members, religious leaders, and pinisepuh (customary elders). The findings show that Javanese migrants continue to preserve the Tingkeban tradition as an inherited cultural legacy, although its practice and meaning have shifted from those in the place of origin, even while its physical ritual elements still resemble the original form. Tingkeban is intended as a supplication for the safety of women who are seven months pregnant so that both mother and child may be granted health and protection. Each stage of the ritual is accompanied by prayers, shalawat, and dhikr, thereby integrating customary rites with Islamic principles. 
Perilaku Masyarakat dalam Melawan Arus Akibat Jarak Putar Balik yang Jauh di Rimbo Panjang Anggi Erina Putri; Ansharullah Ansharullah; Addini Islami; Yurike Prastica
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.321

Abstract

Penelitian ini menganalisis perilaku Masyarakat terkait pelanggaran lalu lintas berupa perbuatan melawan arus di area Rimbo Panjang. Fenomena ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti jarak putar balik yang jauh, kondisi jalan yang sempit, kemacetan, serta perubahan infrastruktur karena jalan tol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku ini, mengidentifikasi faktor-faktor yang memicunya, serta memahami dampaknya terhadap keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data didapatkan melalui wawancara dengan lima informan yang dipilih secara purposive, selanjutnya dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tindakan melawan arus dilakukan karena dianggap lebih efektif dalam mengurangi waktu dan jarak tempuh, sesuai dengan teori pilihan rasional. Di samping itu, rendahnya efektivitas hukum, lemahnya pengawasan, dan terbatasnya fasilitas jalan juga berkontribusi pada terjadinya pelanggaran. Dalam pandangan tindakan sosial, perilaku ini telah menjadi norma yang diterima oleh sebagian masyarakat. Akibatnya adalah meningkatnya kemungkinan kecelakaan, terjadinya gangguan ketertiban, dan menurunnya kenyamanan bagi pengguna jalan.
Munasabah sebagai “Rantai Emas” dalam Tafsir Al-Qur’an: Perspektif Ulama Klasik dan Kontemporer Muhammad Safri Jamal; Awaliah Musgamy; M. Rusdi T
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 1 : INTEGRASI (JANUARI-JUNI 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i01.298

Abstract

Munasabah merupakan salah satu cabang Ulūm Al-Qur’ān yang mengkaji tentang keterkaitan dan keserasian antar bagian Al-Qur’an. Artikel ini mengeksplorasi fenomena munasabah ayat sebagai mekanisme koherensi struktural dalam mushaf Al-Qur’an. Hal ini muncul akibat adanya gap dari definisi yang diutarakan oleh ulama klasik yang menekankan dimensi i’jaz nazm-dengan ulama kontemporer yang lebih beriorentasi pada aplikatif konrekstual, yang menciptakan kebutuhan sintesis metodologis untuk pemahaman holistik di era modern. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan dengan pendekatan kualitatif komparatf diterapkan melalui tinjauan pustaka mendalam terhadap beberapa sumber primer (kitab tafsir klasik seperti Al-Burhan karya Az-Zarkasyi dan Al-Itqon karya As-Suyuthi serta kontemporer seperti tafsir Al-Misbah karya Quraish Shihab). Hasil kajian menunjukkan bahwa munasabah merupakan hubungan integral lafal-makna-tema yang membentuk kesatuan nazm sebagai i’jaz dan hidayah kontekstual, ulama klasik memfokuskan kepada i’jaz internal dan ulama kontemporer memfokuskan kepada bagian aplikatif pedagogis sehingga menjadi munasabah sebagai rantai emas sebagai bagian integrasi metafor klasik (silsilah dzahabiyyah) dengan gradasi kontemporer.
Isti'arah dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Pemahaman Makna pada Pembelajaran Bahasa Arab Mely Rahmadani; Nabila Umayrah; Rihla Ilmiah Baso; Ramdani Nopandri; Dailatus Syamsiyah
INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/int.v4i02.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep isti'arah (metafora) dalam Al-Qur'an dan implikasinya terhadap pemahaman makna dalam pembelajaran bahasa Arab. Isti'arah merupakan salah satu uslub yang paling dominan dalam ilmu bayan yang berfungsi untuk memperindah ekspresi sekaligus memperdalam makna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis berdasarkan riset pustaka. Data dikumpulkan dari ayat-ayat Al-Qur'an yang mengandung isti'arah, khususnya isti'arah tasrihiyah, makniyah, tamtsiliyah, ashliyah, dan taba'iyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isti'arah dalam Al-Qur'an berfungsi sebagai perangkat retorika yang ampuh untuk menyampaikan makna yang mendalam secara estetis. Implikasi pedagogisnya adalah perlunya mengintegrasikan studi balaghah, khususnya isti'arah, ke dalam kurikulum pembelajaran bahasa Arab agar siswa dapat memahami teks-teks Al-Qur'an secara komprehensif. Pendekatan berbasis isti'arah telah terbukti dapat meningkatkan kemampuan analisis makna dan apresiasi siswa terhadap sastra Arab.

Page 4 of 10 | Total Record : 94